- Advertisement -
Beranda blog Halaman 485

Prabowo – Gibran Diklaim Unggul di Tabanan, Sementara Kemenangan Mendekati 60 Persen 

Proses perhitungan suara di TPS 09 Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan.
Proses perhitungan suara di TPS 09 Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Ketua Tim Pemenangan Prabowo – Gibran Kabupaten Tabanan I Ketut Carma mengklaim perolehan suara sementara Paslon 02 Prabowo – Gibran unggul di Tabanan.

Menurutnya, dari laporan beberapa saksi di sejumlah TPS, suara yang sudah masuk sudah hampir 90 persen dan kemenangan mendekati 60 persen.

“Saat ini jumlah suara sudah 59,4 persen,” ungkapnya, Rabu (14/2/2024).

Ia menjelaskan, jumlah suara yang sudah masuk ini hampir merata di seluruh kecamatan. Kemenangan didapat di Kecamatan Kediri, Baturiti, Selemadeg, Penebel dan Pupuan.

Sedangkan, di Peken Belayu, Marga kalah begitu juga di Desa Beraban, Kediri. “Karena disana basis banteng,” ucapnya.

Terkait klaim kemenangan tersebut, Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Gerindra, Kecamatan Pupuan itu sudah menduga berdasarkan hasil debat Capres yang sebelumnya berlangsung.

“Hasil debat pertama dan kedua membuat masyarakat percaya dengan Prabowo. Karena Prabowo dinilai tidak menyerang, polos, tulus dan punya partai sendiri,” ungkapnya.

Pihaknya pun berharap atas kemenangan ini bisa menambah kursi di DPRD Provinsi Bali dan juga menambah fraksi di DPRD Tabanan.

“Di DPRD Tabanan belum punya satu fraksi. Semoga dengan ini bisa dapat satu fraksi,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk perolehan suara Paslon 3 yakni Ganjar – Mahfud berdasarkan data yang dihimpun di TPS Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya yakni TPS 09 Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, perolehan suara Ganjar-Mahfud sebanyak 229, Prabowo-Gibran 23 dan Anies – Cak Imin 1 suara dari total DPT sebanyak 274 orang.

Kemudian, di TPS 14 Wakil Bupati Tabanan I Made Edi Wirawan. Perolehan suara untuk Ganjar-Mahfud sebanyak 278, suara Prabowo-Gibran 55 suara dan Anies-Cak Imin 3 suara dari 336 DPT.

Sementara itu, di TPS 17 Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga, perolehan suara Ganjar-Mahfud juga menang telak. Ganjar – Mahfud memperoleh suara 209, Prabowo-Gibran 15 dan Anies – Cak Imin 0 dari jumlah 209 DPT.

Namun, hingga berita ini ditulis, konfirmasi resmi dari pihak DPC PDIP Tabanan belum diterima. Dan dari pantauan di kantor DPC PDIP Tabanan, masih berlangsung rapat tertutup sejak pukul 16.30 WITA. (ana)

Bersama Istri, Nyoblos Pertama Kali di TPS 009 Banjar Kayumas Kaja

 

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Penjabat (Pj) Gubernur Bali S.M. Mahendra Jaya bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bali memantau pencoblosan pada sejumlah TPS di Kota Denpasar pada pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu), Rabu (14/2/2024). Usai melaksanakan pemantauan, Pj. Gubernur Mahendra Jaya beserta Pj. Ketua TP PKK Bali Ny. drg. Ida Mahendra Jaya menyalurkan hak pilih di TPS 009 Banjar Kayumas Kaja yang berlokasi di Jalan Surapati 31 Denpasar. Sebagai pensiunan polisi, ini pertama kalinya bagi Pj. Gubernur Mahendra Jaya menggunakan hak pilihnya dalam perhelatan pemilu.

Pemantauan diawali sekitar pukul 10.30 WITA di TPS 018 Banjar Belaluan Desa Dangin Puri Kauh yang berlokasi di Jalan Veteran Denpasar. Di TPS ini, Pj. Gubernur Mahendra Jaya menyapa sejumlah petugas dan menyampaikan terimakasih karena mereka telah memberi sumbangsih dalam menyukseskan pelaksanaan Pemilu. “Terima kasih ya, tetap jaga kesehatan,” ujarnya sembari menanyakan kelengkapan logistik dan saksi di TPS itu. Dari petugas KPPS, Mahendra Jaya memperoleh informasi bahwa jumlah pemilih yang sudah melakukan pencoblosan di TPS itu telah mencapai 60 persen. “Wah, itu luar biasa. Syukurlah masyarakat antusias dalam menggunakan hak pilih,” cetusnya. Berikutnya di TPS 026 Banjar Tunjung Sari Desa Peguyangan Kangin dan TPS 019 Banjar Ratna Bhuana Desa Sumerta Kauh, diperoleh informasi bahwa realisasi penggunaan hak pilih sudah melampaui 50 persen.

Dalam wawancara dengan awak media, Mahendra Jaya menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Bali dan semua pihak yang terlibat aktif dalam penyelenggaraan Pemilu kali ini. Dari hasil pantauannya, secara umum situasi Bali dalam keadaan aman, damai dan kondusif. “Antusias masyarakat Bali dalam mengikuti Pemilu sangat luar biasa dan situasi juga kondusif. Saya berharap situasi damai ini tetap terjaga hingga proses perhitungan suara dan tahapan berikutnya,” ucapnya. Menurut dia, tingginya antusiasme dalam menggunakan hak pilih terkait erat dengan prinsip masyarakat Bali yang berpandangan bahwa keikutsertaan dalam Pemilu merupakan sebuah swadarma. Ia berkeyakinan, semua pihak memiliki harapan yang sama yaitu situasi keamanan tetap terkendali selama tahapan pelaksanaan Pemilu. Melihat tingginya antusiasme pemilih, pria kelahiran Singaraja ini optimis target keikutsertaan 83 persen yang ditetapkan KPU Bali dalam Pemilu kali ini akan tercapai. “Tingkat keikutsertaan pemilih ini penting karena menjadi indikator kuatnya legitimasi hasil Pemilu,” terangnya.

Pada bagian lain, ia juga menjawab pertanyaan awak media terkait kendala yang muncul selama proses pencoblosan. Dari hasil pantauannya, ia bersyukur karena sejauh ini belum menerima laporan tentang gangguan atau kendala pelaksanaan Pemilu. “Logistik sudah tersalurkan dengan baik, saksi ada. Saya tadi tanya tentang konsumsi untuk petugas, sudah disiapkan dengan baik,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolda Bali Irjen. Pol. Ida Bagus Kd Putra Narendra menyampaikan bahwa kegiatan pemantauan bersama Pj. Gubernur dan Forkopimda ini dimaksudkan untuk membantu KPU dalam melakukan pengawasan. “Kita membantu KPU dalam mengawasi Pemilu agar situasi tetap aman, nyaman dan Bali tetap ajeg,” cetusnya. Lebih jauh ia menambahkan, untuk menjaga kondusifitas Bali selama perhelatan Pemilu, unsur TNI/Polri dan Pecalang terlibat dalam patroli gabungan. “Terkait penebalan pasukan, kita lakukan di daerah strategis. Denpasar salah satunya dan Buleleng juga,” imbuhnya.

Usai melakukan pemantauan bersama Forkopimda, Pj. Gubernur Mahendra Jaya dan Ny. drg. Ida Mahendra Jaya menggunakan hak pilih dengan melakukan pencoblosan di TPS 009 Banjar Kayumas Kaja. Menjawab pertanyaan wartawan mengenai perasaannya setelah melakukan pencoblosan, Mahendra Jaya mengaku lega karena telah melakukan swadarma sebagai warga negara yang baik. Mengenai pilihannya, ia yakin seluruh calon yang bertarung dalam Pemilu kali ini adalah putra putri pilihan yang mampu membawa bangsa ke arah lebih baik dan maju.

Pemantauan Pemilu 2024 dilaksanakan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bali yaitu Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Harfendi, Kapolda Bali Irjen. Pol. Ida Bagus Kd Putra Narendra, Kajati Bali Ketut Sumedana, Danlanud I Gusti Ngurah Rai Kolonel Pnb Agni Prayogo, Danlanal Denpasar Kolonel Marinir I Dewa Nyoman Gede Rake Susilo, Kabinda Bali Brigjen Pol Hadi Purnomo dan Danrem 163/Wirasatya Brigjen TNI Agus M. Latif. Pemantauan Pemilu juga melibatkan Tim Menkopolhukam RI.

Pada kegiatan itu, Pj. Gubernur Mahendra Jaya juga didampingi beberapa pimpinan OPD Pemprov Bali seperti Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Bali I Gusti Ngurah Wiryanata, Kepala Dinas Kominfos Prov. Bali Gede Pramana, Kalaksa BPBD Bali Made Rentin dan Kasatpol PP Prov. Bali Dewa Dharmadi.

Siswa SMP yang Tenggelam di Tukad Yeh Panaan Ditemukan Meninggal

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Siswa SMP laki-laki berinisial AS (13) yang tenggelam di Tukad Yeh Panaan, Banjar Jadi Desa, Desa Banjar Anyar, Kediri, Tabanan, akhirnya ditemukan.

Korban ditemukan dengan kondisi sudah meninggal dunia sekitar pukul 14.00 WITA.

“Korban ditemukan berjarak 2 meter dari lokasi korban melompat kedalam sungai,” ujar Kapolsek Kediri Kompol Ni Komang Sri Subakti, Rabu (14/2/2024).

Selanjutnya, atas permintaan pihak keluarga jenazah korban di bawa ke rumah duka yakni BTN Griya Mulitjadi Banjar Jadi Desa, Desa Banjar Anyar, Kediri, Tabanan.

“Keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan mengiklaskan kejadian ini sebagai musibah. Korban nantinya langsung disemayamkan,” ungkapnya.

Subakti menambahkan, proses pencarian melibatkan Satuan Polairud Polres Tabanan, Personil Polsek Kediri, Polsek Tabanan, Basarnas Denpasar, BPBD Tabanan, Bhuana Bali Rescue, keluarga dan warga sekitar.

“Pencarian dan penyisiran di dalam sungai terhadap korban menggunakan peralatan Aqua Eye milik Basarnas Denpasar untuk mendeteksi tubuh korban,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, anak laki-laki berumur 13 tahun tenggelam di Tukad Yeh Pane, Banjar Dinas Jadi Pisah, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, Rabu (14/2/2024).

Diketahui korban masih berstatus sebagai siswa SMP kelas 1 di SMP Al-Amin, Tabanan. Korban tinggal di Perumahan GMJ Blok VII No. 12 B, Banjar Jadi Desa , Desa Banjar Anyar Kediri Tabanan.

Jarak rumah korban dengan tukad sekitar 2 kilometer. Bahkan sebelumnya korban sempat menemani orang tuanya ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk mencoblos.

Sebelum tenggelam korban bersama tiga orang temannya pergi ke Tukad Yeh Panaan untuk mandi sekitar pukul 07.00 WITA.

Saat berada di dalam air, korban tiba-tiba menghilang dan tidak muncul lagi ke permukaan air. Teman-temanya sempat mencari keberadaan korban namun tidak ditemukan.

Lantas, ketiga orang temannya meminta bantuan kepada warga di sekitar lokasi kejadian. (ana)

Mantan Bupati Tabanan Eka Wiryastuti Nyoblos di TPS 14 Angseri, Ini Harapannya untuk Pemilu 2024

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Mantan Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti menggunakan hak pilihnya di TPS 14 yang berlokasi di SDN 2 Angseri, Banjar Tegeh, Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Rabu (14/2/2024).

Mantan Bupati yang menjabat dua periode yakni 2010-2015 dan 2016-2021 ini, tiba di TPS bersama asistennya dengan mengendarai mobil SUV hitam sekitar pukul 09.00 WITA.

Mereka langsung menuju bilik suara setelah menyerahkan formulir C4 pemberitahuan kepada petugas KPPS. Setelah melalukan pencoblosan dan memasukan kertas suara ke kotak suara, Eka Wiryastuti langsung menuju kendaraannya.

“Tadi dari rumah langsung kesini (TPS),” ujar Eka Wiryastuti usai melakukan pencoblosan.

Ditanya terkait harapannya untuk Pemilu 2024, Eka Wiryastuti berharap masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya bisa menggunakan hati nurani dan pemimpin yang dilahirkan dari proses pemilu ini bisa melanjutkan perjuangan pemimpin sebelumnya.

“Harapannya proses ini bisa mewakili kepentingan bangsa, pemimpin yang dilahirkan melalui proses ini bisa melanjutkan perjuangan pemimpin sebelumnya, dan masyarakat bisa menggunakan hati nurani,” jelasnya.

Ditanya kesibukannya pasca bebas dari penjara, Eka Wiryastuti mengaku sibuk menjalankan beberapa bisnis dan usaha yang dikelolanya. Disamping mengurus anak serta Yayasan yang dikelolanya.

“Lagi sibuk bisnis, ada bebeberapa usaha yang aku jalankan sekarang. Aku ada di balik layar saja. Selain itu sibuk ngurus anak dan membuat program-program untuk yayasan,” ungkapnya. (ana)

Bupati Tabanan Nyoblos di TPS 09 Dauh Pala, Kenakan Pakaian Adat Bernuansa Hitam

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menggunakan hak suaranya di TPS 09 yang berlokasi di Balai Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Tabanan, Selasa (14/2/2024).

Didampingi istri dan kedua putrinya Bupati Sanjaya menuju TPS sekitar pukul 10.15 WITA dengan berjalan kaki dari kediaman yang berjarak kurang lebih 20 meter dari TPS 09. Mereka mengenakan pakaian bernuansa hitam.

Bupati Sanjaya mengaku, dalam pelaksanaan pencoblosan kali ini tahap yang paling menghabiskan waktu adalah saat melipat kembali surat suara.

“Agak ribet tadi melipatnya kembali. Ada yang terbalik jadi harus dibuka ulang lagi untuk dilipat lagi. Sekitar lima menit lah butuh waktu di bilik suara,” ucapnya usai melaksanakan pencoblosan.

Ditanya alasan mengenakan pakaian bernuansa hitam, Sanjaya mengaku tidak ada tujuan khusus. Namun, karena ia memang menyukai warna tridatu yakni hitam, merah dan putih.

Disamping itu, ingin menunjukkan simbol atau makna tersendiri sebab hitam menyimbolkan ketegasan dan kewibawaan.

“Jadi tegas dalam memilih tidak abu-abu,” ungkapnya.

Sementara itu, sebagai kepala daerah Sanjaya meyakini pelaksanaan Pemilu 2024 di Tabanan berjalan aman dan lancar. Serta partisipasi masyarakat di Tabanan juga sesuai target yang ditetapkan.

“Saya yakin pelaksanaannya akan aman dan lancar. Begitu juga partisipasinya astungkara tercapai,” imbuhnya. (ana)

Hendak Mandi, Siswa SMP Tenggelam di Tukad Yeh Panaan Tabanan

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Siswa SMP berumur 13 tahun tenggelam di Tukad Yeh Panaan, Banjar Dinas Jadi Pisah, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, Rabu (14/2/2024) pagi.

Informasi yang dihimpun di lapangan, korban berinisial AS tersebut masih berstatus sebagai siswa SMP kelas 1 di SMP Al-Amin, Tabanan. Korban tinggal di Perumahan Griya Multijadi, Banjar Jadi Desa, Desa Banjar Anyar, Kediri, Tabanan.

Jarak rumah korban dengan lokasi kejadian sekitar 2 kilometer. Bahkan sebelumnya korban sempat menemani orang tuanya ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk mencoblos.

Sebelum tenggelam korban bersama tiga orang temannya berencana untuk bermain bola dan melewati Dam Demung aliran Tukad Yeh Panaan sekitar pukul 07.000 WITA. Namun, korban mengajak ketiga temannya untuk mandi di sekitar Dam.

Ketika menyeburkan diri ke dalam air, beberapa saat kemudian korban tiba-tiba menghilang dan tidak muncul lagi ke permukaan air. Teman-temanya sempat mencari keberadaan korban namun tidak ditemukan.

Lantas, ketiga orang temannya meminta bantuan kepada warga di sekitar lokasi kejadian.

Kapolsek Kota Tabanan Kompol I Nyoman Sumantara yang hadir di lokasi membenarkan kejadian tersebut. Hingga siang pukul 12.00 WITA, proses pencarian korban masih dilakukan oleh personel dadi Basarnas Bali, dibantu warga dan juga keluarga korban.

“Korban umur 13 tahun dan masih sekolah di SMP Al-Amin. Hingga siang ini, proses pencarian masih berlangsung,” ujarnya. (ana)

Bupati Giri Prasta Bersama Forkopimda Badung Cek Kesiapan TPS Pemilu 2024

Bupati Nyoman Giri Prasta didampingi Sekda Wayan Adi Arnawa mengecek kesiapan sejumlah TPS di wilayah Kabupaten Badung, Selasa (13/2).
Bupati Nyoman Giri Prasta didampingi Sekda Wayan Adi Arnawa mengecek kesiapan sejumlah TPS di wilayah Kabupaten Badung, Selasa (13/2).

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Bupati Nyoman Giri Prasta bersama jajaran Forkopimda Badung, Sekda Wayan Adi Arnawa, anggota DPRD Badung Gusti Anom Gumanti, dan Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Badung, Selasa (13/2/2024), mengecek kesiapan sejumlah TPS yang akan digunakan masyarakat untuk mencoblos pada14 Februari 2024.

Hal itu dilakukan untuk mewujudkan Pemilu serentak tahun 2024 yang aman, damai, lancar, riang dan gembira di wilayah Kabupaten Badung.

Adapun TPS yang dikunjungi oleh Bupati Badung beserta rombongan antara lain TPS 49 Banjar Gaji Dalung, TPS 6 Gedung Wiswa Budaya Kelurahan Legian, TPS 13 Banjar Temacun Kelurahan Kuta, TPS 54, 55, 56 Banjar Mumbul Kelurahan Benoa dan TPS 19, 20 Banjar Tebe Kelurahan Jimbaran.

“Setelah kami mengecek secara detail sejumlah TPS di lapangan, memang semua sudah sangat siap sekali untuk melaksanakan pemilihan Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten. Saya kira Kabupaten Badung sudah sangat siap,” ujar Bupati Giri Prasta saat diwawancarai di Gedung Wiswa Budaya Legian.

Dirinya menyebut, kondisi ini bisa terwujud berkat kesiapan jajaran KPU dan Bawaslu dari tingkat pusat sampai ke tingkat kabupaten. Begitu juga dengan anggota KPPS yang ada di tiap TPS Desa/Kelurahan dinilai sudah sangat siap untuk mensukseskan menyelenggarakan hajatan demokrasi tahun 2024.

Oleh karena itu Bupati Giri Prasta meyakini perjalanan dan proses pemilu di wilayah Kabupaten Badung akan terlaksana dengan baik tanpa adanya intimidasi sehingga terwujud Pemilu yang langsung umum bebas rahasia.

“Kami juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Badung khususnya atau masyarakat yang menggunakan hak pilihnya di Kabupaten Badung, agar betul-betul meluangkan waktu, untuk sadar memilih pilihannya. Karena proses pemilihan lima menit dalam bilik suara akan menentukan nasib bangsa dan negara kita untuk lima tahun kedepan,” tutup Giri Prasta. (rls)

Posyankumhamdes Bresela Gianyar Berhasil Selesaikan Kasus KDRT Melalui Mediasi 

Mediasi kasus KDRT Pos Pelayanan Hukum dan HAM Desa (Posyankumhamdes) Bresela, Senin (12/2/2024).
Mediasi kasus KDRT Pos Pelayanan Hukum dan HAM Desa (Posyankumhamdes) Bresela, Senin (12/2/2024).

PANTAUBALI.COM, GIANYAR – Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang melibatkan salah satu warga di Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar berhasil diselesaikan Pos Pelayanan Hukum dan HAM Desa (Posyankumhamdes) Bresela, Senin (12/2/2024).

Mediasi tersebut dipimpin oleh Kepala Desa bersama tim paralegal dari Posyankumhamdes Bresela, dengan dukungan dari Babinsa setempat.

Proses mediasi ini menghasilkan kesepakatan damai dari semua pihak yang terlibat, mencakup komitmen untuk menyelesaikan konflik dengan cara yang baik dan mematuhi persyaratan yang telah disepakati bersama.

Langkah-langkah konkret yang diambil oleh Posyankumhamdes Bresela, dengan dukungan dari Babinsa setempat adalah contoh nyata dari upaya penyelesaian masalah/konflik jalur non litigasi dengan melakukan mediasi.

Hal ini sejalan dengan gagasan Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dan Mahkamah Agung untuk memberdayakan Kepala Desa sebagai mediator/hakim perdamaian desa.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bali Romi Yudianto mengatakan, Posyankumhamdes tersebut menjadi tempat pertama yang dikunjungi oleh warga desa yang membutuhkan bantuan hukum.

“Perannya tak hanya sebatas memberikan solusi, tetapi juga mendorong pemberdayaan masyarakat dalam memahami hak-hak mereka,” ucap Romi.

Dirinya menerangkan, Peran Posyankumhamdes tak berhenti di situ saja, dengan keberadaannya yang telah terbentuk di 325 Desa pada seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Bali, Posyankumhamdes juga turut berperan dalam meningkatkan kesadaran hukum di kalangan masyarakat desa melalui penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan hukum serta Bantuan Hukum Gratis.

“Posyankumhamdes bukanlah sekadar institusi hukum biasa, namun bisa dikatakan bahwa Posyankumhamdes dapat menjadi pelopor dan pahlawan keadilan di tingkat desa,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kanwil Kemenkumham Bali, Alexander Palti menambahkan, mediasi kasus KDRT ini merupakan salah satu upaya yg dilakukan di Posyankumhamdes sebagai ujung tombak penyelesaian masalah di tingkat desa.

“Melalui pemberdayaan peran Kepala Desa sebagai juru damai desa maka permasalahan hukum warga setempat diharapkan dapat tertangani secara lebih efisien baik waktu, tenaga maupun biaya dan sejalan dengan semangat restorat,” imbuhnya. (jas)

Kakanwil Kemenkumham Bali Lantik 9 Orang MPD Notaris Klungkung

Pelantikan Majelis Pengawas Daerah (MPD) Notaris Kabupaten Klungkung, Selasa (13/2/2024).
Pelantikan Majelis Pengawas Daerah (MPD) Notaris Kabupaten Klungkung, Selasa (13/2/2024).

PANTAUBALI.COM, KLUNGKUNG – Bertempat di Gedung Sekretariat bersama Pengda INI Kabupaten Klungkung, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Bali, Romi Yudianto, melantik dan mengambil sumpah jabatan Majelis Pengawas Daerah (MPD) Notaris Kabupaten Klungkung, Selasa (13/2/2024).

Sebanyak 9 orang anggota Majelis Pengawas Daerah Notaris, Unsur Notaris, Unsur Akademisi, dan Unsur Pemerintahan/Kepolisian Kabupaten Klungkung dilantik menjalankan tugasnya selama 3 tahun, yaitu dari tahun 2024 hingga 2027.

Pembentukan Majelis Pengawas Daerah Notaris merupakan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang perubahan Undang-undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris.

Dalam sambutannya, beberapa poin disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bali Romi Yudianto, kunci terkait peran strategis majelis Notaris sebagai Garda Terdepan Dalam Melakukan Pengawasan dan Pembinaan Notaris di Kabupaten Klungkung.

“Majelis Pengawas Daerah Notaris akan menjadi wadah dalam mencari solusi terhadap pengaduan-pengaduan yang masuk terkait notaris,” ujar Romi.

Dirinya juga mengingatkan, agar Para Majelis Pengawas Notaris untuk aktif melakukan pembinaan guna meningkatkan kualitas pelayanan notaris di daerah.

“Majelis Pengawas Daerah Notaris diharapkan dapat selalu menjalin komunikasi baik dengan pemangku kepentingan di daerah, Majelis Pengawas Daerah dan Notaris,” tambah Romi.

Romi Yudianto menyampaikan, Bertukar informasi dan pengalaman merupakan hal yang penting dalam menjalankan tugas pengawasan dengan lebih baik.

“Saya ucapkan selamat bergabung menjadi bagian dari pengawasan dan pembinaan notaris, laksanakan tugas dengan baik dan lebih tegas demi terjaganya martabat Majelis Pengawas, bertindaklah sesuai aturan yang berlaku dan lakukanlah komunikasi dan koordinasi jika terdapat permasalahan yang memerlukan pemikiran bersama demi menghasilkan sebuah keputusan yang berkepastian dan berkeadilan,” tutup Romi. (jas)

Hadiri Apel Pergeseran Pasukan Operasi Mantap Brata Agung, Wabup Suiasa Harap Pemilu Berjalan Demokratis

Apel Pergeseran Pasukan Operasi Mantap Brata Agung 2023-2024 di Lapangan Puspem Badung, Selasa (13/2/2024).
Apel Pergeseran Pasukan Operasi Mantap Brata Agung 2023-2024 di Lapangan Puspem Badung, Selasa (13/2/2024).

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Menjelang pemilihan pada 14 Februari 2024 serta pengaman tempat pemungutan suara (TPS), Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Badung, melaksanakan Apel Pergeseran Pasukan Operasi Mantap Brata Agung 2023-2024 di Lapangan Puspem Badung, Selasa (13/2/2024).

Apel yang dipimpin Kapolres Badung AKBP Teguh Priyo Wasono tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Badung, Ketut Suiasa, Kepala Badan Kesbangpol Nyoman Suendi, Kasatpol PP IGN Suryanegara, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, Dandim 1611 Badung.

Wabup Ketut Suiasa mengatakan, Apel Serpas merupakan suatu langkah kesiagaan dan kesiapan bersama dengan bersinergi antara Polri, TNI dan Forkopimda Kabupaten Badung untuk menciptakan iklim yang kondusif selama pelaksanaan Pemilu di 1024 TPS.

“Kami berharap pelaksanaan Pemilu bisa berjalan secara demokrasi sesuai dengan Asas Pemilu yang Luber dan Jurdil, serta ini merupakan wujud nyata TNI Polri untuk senantiasa menjaga ketertiban dan keamanan yang dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab serta netralitas TNI Polri beserta jajaran Pemkab Badung,” ujarnya.

Lebih lanjut Suiasa mengatakan, pendistribusian Personil TNI Polri yang tersebar di seluruh TPS di Kabupaten Badung akan memudahkan koordinasi antara petugas di desa dan bersama masyarakat bersinergi untuk mewujudkan Pemilu yang kondusif, produktif, serta bersinergitas sebagai bentuk komitmen bersama.

“Kami juga mengimbau agar masyarakat tidak golput dan menyalurkan hak pilihnya sesuai hati nurani. Kita harapkan gesekan saat pemilu tidak terjadi dan semua bisa berjalan lancar. Kami juga berterima kasih kepada para semua petugas keamanan dari tingkat banjar, desa, kelurahan hingga kabupaten yang telah ikut menjaga keamanan di Pemilu ini,” imbuhnya. (rls)