- Advertisement -
Beranda blog Halaman 464

Pramella Pasaribu Gantikan Romi Yudianto Pimpin Kanwil Kemenkumham Bali

Pelantikan Pramella Pasaribu sebagai Kanwil Kemenkumham Bali.aq
Pelantikan Pramella Pasaribu sebagai Kanwil Kemenkumham Bali.aq

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia, Yasonna H. Laoly kembali melantik dan mengambil sumpah jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Kementerian Hukum dan HAM RI, Senin (18/3/2024).

Dengan adanya pelantikan ini, kepemimpinan di Kantor Wilayah Kemenkumham Bali pun turut berganti.

Dalam pelantikan tersebut, pucuk pimpinan Kantor Wilayah Kemenkumham Bali yang dipimpin oleh Romi Yudianto resmi digantikan oleh Pramella Yunidar Pasaribu, yang sebelumnya merupakan Direktur Lalu Lintas Keimigrasian pada Direktorat Jenderal Imigrasi.

Sedangkan, Romi Yudianto kini mengemban tugas baru sebagai Inspektur Wilayah VI pada Inspektorat Jenderal.

Dalam sambutannya Yasonna H. Laoly berpesan, saat telah menduduki jabatan baru agar segera melakukan konsolidasi dengan seluruh jajaran.

“Segera lakukan juga langkah-langkah strategis guna mempercepat capaian kinerja organisasi,” pesan Yasonna.

Selanjutnya, Yasonna juga menyampaikan, fokus utama kegiatan kementerian Hukum dan Ham, diantaranya menyusun kebijakan sebagai fondasi kebijakan dalam 5 tahun kedepan, memantapkan penerapan sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (SAKIP), menguatkan implementasi sistem pengendalian sistem intern pemerintah (SPIP), serta implementasi reformasi birokrasi tematik yang berdampak.

“Saya ingatkan untuk meningkatkan fungsi koordinasi dan komunikasi dengan semua stakeholder dan instansi, ciptakan inovasi dan terapkan fungsi manajemen dengan mengutamakan efektivitas dan efisiensi,” tutup Yasonna.

Hadir secara langsung di dalam kegiatan, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bali, Romi Yudianto dan diikuti secara daring oleh jajaran Kantor Wilayah Kemenkumham Bali Ruang Darmawangsa Kantor Wilayah. (jas)

Hari Keempat Pencarian Lansia Hilang di Desa Tangguntiti Masih Nihil, Keluarga Sempat Tempuh Jalur Niskala

Tim SAR Gabungan lakukan pencarian Ni Nyoman Mendri (83) warga Banjar Batannyuh Desa Tangguntiti, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan.
Tim SAR Gabungan lakukan pencarian Ni Nyoman Mendri (83) warga Banjar Batannyuh Desa Tangguntiti, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Hingga hari keempat pencarian terhadap Ni Nyoman Mendri (83) warga Banjar Batannyuh Desa Tangguntiti, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan yang sebelumnya dilaporkan menghilang belum membuahkan hasil.

Hingga Senin (18/3/2024), tim SAR gabungan masih mengupayakan pencarian di sekitar rumah korban.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan I Nyoman Srinadha Giri mengungkapkan, saat ini upaya pencarian dilakukan di seputaran kebun dan persawahan kawasan rumah korban.

“Kami juga menyusuri pinggir sungai dekat rumah korban. Namun hingga kini korban belum ditemukan,” ungkapnya.

Ia menyebut, pihak keluarga sebelumnya juga sudah menempuh pencarian secara niskala (meluasin) atau menanyakan kepada orang pintar terkait keberadaan korban.

“Hasil dari meluasin itu juga kami sudah jajaki ke lokasi, namun hasilnya tetap nihil,” ungkapnya.

Srinada menambahkan, saat ini tim masih terus melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi. Adapun tim gabungan terlibat selama proses pencarian yakni dari Basarnas Bali, Sar Polda, Polres Tabanan, Bali Buana Rescue, Potensi Sar Dog, BPBD Tabanan, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa Desa Tangguntiti serta dibantu masyarakat sekitar.

“Tiap hari kami dari BPBD kirimkan empat orang personel untuk membantu proses pencarian,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Ni Nyoman Mendri (83) warga Banjar Batanbuah, Desa Tangguntiti, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan dikabarkan hilang sejak Rabu (13/3/2024).

Korban meninggalkan rumah sejak pagi. Saat itu ia mengenakan kebaya putih, kamen (kain) kehijauan kotak-kotak. Ciri-ciri fisiknya kurus, tinggi sekitar 165 cm, rambut lurus dan kulit sawo matang. Korban juga mengalami hilang ingatan.

Pihak keluarga lantas melaporkan kejadian tersebut kepada polisi pada Jumat (15/3/2024) untuk melakukan pencarian. (ana)

Usai WNA Tewas Tertimbun Longsor di Vila Yeh Baat, Subak Jatiluwih akan Gelar Pecaruan

Kondisi Vila Yeh Baat di Subak Jatiluwih, Penebel, Tabanan, usai peristiwa longsor.
Kondisi Vila Yeh Baat di Subak Jatiluwih, Penebel, Tabanan, usai peristiwa longsor.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Usai peristiwa tanah longsor yang mengakibatkan dua WNA meregang nyawa di Vila Yeh Baat, Banjar Jatiluwih Kangin, Desa Jatiluwih, Tabanan, aparat desa akan melaksanakan upacara pembersihan atau pecaruan.

Upacara ini dilakukan untuk membersihkan kembali kawasan Subak Jatiluwih sebab lokasi vila dibangun berada di area persawahan Subak Jatiluwih.

Bendesa Adat Jatiluwih Wayan Yasa mengatakan, pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan pemilik vila untuk menggelar upacara mecaru di lokasi terjadinya longsor.

“Kami berikan waktu dulu bagi pemilik untuk menyelesaikan permasalahan ini. Nanti akan diinformasikan jika sudah ada tanggal tetapnya,” ujarnya, Senin (18/3/2024).

Terpisah, Pekaseh Subak Jatiluwih Wayan Mustra mengatakan, lokasi vila dibangun memang berada di Subak Jatiluwih. Adapun saat ini secara keseluruhan lahan Subak yang ditanami padi mencapai 227,41 hektare.

“Saat ini sedang ditanami beras merah. Usia padi baru sekitar dua bulan,” ungkapnya.

Ditanya terkait penyebab longsor, Mustra mengaku, bukan disebabkan oleh saluran irigasi yang bocor tetapi karena air dari aliran irigasi meluap hingga meluber dan akhirnya mengikis tanah sehingga menyebabkan terjadinya longsor.

Selaim itu, petani di SubakJatiluwih rutin melakukan pembersihan saluran irigasi setiap harinya.

“Meluapnya karena saluran irigasi tersumbat sampah ranting dan daun pohon yang jatuh akibat angin kencang yang terjadi pada malam kejadian,” ucap Mustra. (ana)

Diskop Badung Gelar Diklat Uji Sertifikasi SDM Koperasi Tahap Pertama

Diklat Uji Sertifikasi dan Kompetensi Sumber Daya Manusia Koperasi Kabupaten Badung, pada Senin (18/3/2024).
Diklat Uji Sertifikasi dan Kompetensi Sumber Daya Manusia Koperasi Kabupaten Badung, pada Senin (18/3/2024).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan kembali menggelar Diklat Uji Sertifikasi dan Kompetensi Sumber Daya Manusia Koperasi, di Hotel Made Bali, Sempidi, pada Senin (18/3/2024).

Kegiatan tersebut diawali dengan pemukulan gong oleh Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung I Made Widiana, serta disaksikan oleh Ketua Dewan Koperasi Daerah (DEKOPINDA) Kabupaten Badung, I Made Sutarma, Kepala Pusat Koperasi (PUSKOP) Jagadhita Kabupaten Badung, I Putu Alit Suarsawan, serta perwakilan dari OPD terkait.

Plt. Kepala Bidang Bina Lembaga Koperasi (BLK) I Made Subagiaharta dalam laporannya menyampaikan, tujuan pelaksanaan diklat adalah sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan serta pemahaman bagi Sumber Daya Manusia (SDM) koperasi di Kabupaten Badung secara bertahap dan terarah.

“Peserta pelatihan angkatan pertama ini berjumlah 25 orang dan dilaksanakan selama lima hari dari 18 – 22 Maret 2024, serta peserta akan mendapatkan sertifikat di akhir pendidikannya,” ujaranya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung I Made Widiana yang ditemui seusai membuka acara mengatakan, DISKOP UKM dan Perdagangan bersama Dewan Koperasi Daerah (DEKOPINDA) serta Pusat Koperasi Jagadhita Kabupaten Badung akan terus memacu untuk meningkatkan kapasitas SDM Koperasi, karena hal ini akan menjadi tolak ukur kemajuan Koperasi.

“Kami berharap kegiatan pelatihan ini dapat menghasilkan SDM yang kompeten serta meningkatkan jumlah Koperasi yang sehat dan aktif,” ujarnya.

Ia menyampaikan koperasi yang sehat bisa dinilai dari PENKES (Penilaian Kesehatan) Koperasi, pemeringkatannya, serta dukungan masyarakat di wilayah kerjanya masing-masing. Koperasi yang aktif bisa dilihat dari pertanggungjawaban koperasi kepada anggota dalam rapat anggota setiap tahunnya.

“Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar seiring dengan meningkatnya SDM Koperasi di Kabupaten Badung,” terangnya. (jas)

Pemilik Vila Yeh Baat Diperiksa Penyidik Polres Tabanan Terkait Izin Usaha

Pemilik Vila Yeh Baat, Nyoman Ayu Suratnasih (54), usai diperiksa di Polres Tabanan, Senin (18/3/2024).
Pemilik Vila Yeh Baat, Nyoman Ayu Suratnasih (54), usai diperiksa di Polres Tabanan, Senin (18/3/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Buntut peristiwa tanah longsor di Vila Yeh Baat, Desa Jatiluwih, Penebel, Tabanan yang menewaskan dua warga negara asing (WNA) pada Rabu lalu, Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tabanan memeriksa pihak pengelola vila, Senin (18/3/2024).

Pemeriksaan tersebut dihadiri langsung oleh pemilik Vila Yeh Baat yakni Nyoman Ayu Suratnasih (54). Adapun proses pemeriksaan berlangsung dari pukul 09.00 WITA hingga 12.15 WITA di ruang unit Tipidter Polres Tabanan.

Usai pemeriksaan, Nyoman Ayu Suratnasih saat ditemui enggan memberikan keterangan terkait pemeriksaan tersebut. Saat keluar dari ruang Tipidter IV, ia bersama rekannya langsung menuju mobilnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Komang Agus Dhamayana mengatakan pemanggilan ini dilakukan terkait permintaan keterangan izin usaha Vila Yeh Baat.

“Tadi pagi pukul 09.00 WITA sudah dilakukan permintaan keterangan kepada pemilik vila terkait dokumen atau ijin terkait beroperasinya vila,” ujarnya.

Ia menyebut, untuk selanjutnya pihaknya akan melakukan pendalaman terkait dugaan adanya unsur kelalaian dan pelanggaran pengelola vila dalam peristiwa tanah longsor tersebut sehingga menyebabkan dua WNA meregang nyawa.

“Selanjutnya kami melakukan koordinasi dengan Dinas Perijinan dan PUPR. Kami pastikan juga apakah ada unsur kelalaiannya atau memang murni karena bencana alam terkait tanah longsor tersebut,” ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pasangan WNA tertimbun longsor saat sedang menginap di Vila Yeh Baat yang berlokasi di Banjar Jatiluwih Kangin, Desa Jatiluwih Kecamatan Penebel, Tabanan, pada Kamis (14/3/2024) pagi.

Identitas WNA perempuan bernama Angelina (47) asal Australia. Sedangkan laki-laki bernama Luciano JH (51) asal Belanda.

Kedua korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh petugas evakuasi. Setelah proses evakuasi, kedua korban langsung di bawa ke RSUP Prof. Ngoerah, Sanglah. (ana)

5 Tips Ampuh Mengatasi Rasa Lemas saat Puasa

Cara mencegah rasa lemas saat saat puasa. (foto: Alodokter)
Cara mencegah rasa lemas saat saat puasa. (foto: Alodokter)

PANTAUBALI.COM – Rasa lemas saat berpuasa merupakan hal yang biasa terjadi. Rasa lemas tersebut timbul karena tubuh kekurangan asupan makanan dan minuman sebagai sumber energi.

Biasanya tubuh kemas dialami saat minggu-minggu pertama puasa karena proses adaptasi adanya penurunna kadar gula darah dalam tubuh yang menjadi tidak berenergi.

Tubuh lemas juga bisa menjadi pertanda dehidrasi yang disertai dengan gejala lain seperti rasa haus berlebihan, mulut kering, kulit kering, tidak buang air kecil, urine berwarna kuning tua, sakit kepala hingga kram otot.

Jika dibiarkan, rasa lemas ini akan menghambat semua aktivitas sehari-hari bahkan bisa menimbulkan penyakit.

Nah, agar tubuh tidak lemas dan bisa beraktifitas seperti biasa khususnya saat menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh maka lakukan tips-tips berikut ini.

  1. Atur pola tidur

Pola tidur yang baik menjadi kunci utama agar tidak lemas saat puasa. Hindari begadang dan tidur yang cukup tidak kurang dari empat jam saat malam.

Jika masih merasa mengantuk setelah sahur, maka tidur lagi tetapi tunggu beberapa saat agar makanan dicerna terlebih dahulu. Selain itu, tidur siang maksimal 20 menit juga dianjurkan saat puasa.

2. Perhatikan pola makan

Pilih makanan yang mengandung nutrisi seimbang, termasuk karbohidrat kompleks, protein, vitamin, mineral, dan lemak sehat untuk menu sahur dan berbuka puasa.

Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang akan memperkuat imunitas tubuh serta mengatasi lelah saat puasa.

Adapun pilihan makanan yang mengandung gizi baik yakni daging, gandum, sayur hijau, kacang-kacangan dan tahu. Jenis makanan tersebut lebih lambat dicerna tubuh sehingga bisa merasa kenyang lebih lama.

3. Mencukupi kebutuhan cairan tubuh

Kebutuhan cairan tubuh saat puasa dapat dipenuhi dengan minum air mineral kurang lebih sebanyak 2 – 3 liter atau 8 gelas setiap harinya.

Gunakan rumus 2-4-2, yaitu 2 gelas saat berbuka puasa, 4 gelas sebelum tidur, dan 2 gelas di waktu sahur untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi selama puasa.

Hindari mengonsumsi kopi, teh atau soda yang bisa meningkatkan risiko terjadinya dehidrasi.

4. Rutin olah raga

Olah raga saat puasa yang dilakukan dengan benar bisa membuat otot-otot tubuh lebih kuat dan membantumu lebih berenergi menjalani aktivitas sehari-hari.

Pilih jenis olahraga yang intensitasnya rendah, seperti jalan kaki, bersepeda santai, atau yoga. Lakukan dengan rutin selama 30 menit sehari, 3–5 kali seminggu.

5. Konsumsi suplemen

Mengonsumsi suplemen saat berpuasa dapat membantu mencukupi kebutuhan nutrisi harian dan mencegah tubuh lemas.

Namuan, sebelum mengonsumsinya, konsultasi ke dokter dulu mengenai pilihan suplemen yang cocok dan dapat membantu energi tubuh.

Adapun beberapa jenis vitamin yang bisa diresepkan dokter agar tubuh tidak mudah lemas saat puasa yakni vitamin D, vitamin B12, zat besi, dan kalsium.

Itulah 5 cara untuk mencegah rasa lemas saat puasa yang bisa menurunkan produktifitas sehari-hari. Lakukan kebiasaan sehat di atas agar tubuh lebih bertenaga dan ibadah puasa bisa berjalan dengan lancar. (ana)

Pj. Gubernur Mahendra Jaya Sebut Ajik Krisna Sebagai Pengusaha yang Menginspirasi dan Tidak Cepat Menyerah

 

PANTAUBALI.COM, Badung – Mampu bangkit saat terjadinya pandemi Covid-19 dan menginspirasi sebagai pengusaha Bali, bahkan berbuat banyak hal untuk kemajuan pariwisata Bali dan membantu dalam mengatasi persoalan sosial yang ada di masyarakat khususnya kemiskinan, membuat Gusti Ngurah Anom (Ajik Krisna) sebagai tokoh yang patut di teladani. Hal itu disampaikan Penjabat (Pj.) Gubernur Bali S.M. Mahendra Jaya dalam sambutannya pada acara Grand Launching Buku Ajik Krisna “Pandemi Membawa Berkah” di Bali International Convention Center, Westin, Nusa Dua, Badung pada Minggu (17/3) sore.

“Saya salut dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Bapak Gusti Ngurah Anom atau yang lebih familiar “Ajik Krisna” yang telah berbuat banyak hal untuk kemajuan pariwisata Bali dan membantu dalam mengatasi persoalan sosial yang ada di masyarakat khususnya kemiskinan. Ajik Krisna juga memiliki jiwa sosial yang luar biasa, semangat “Ngrombo”-nya sangat luar biasa, tidak banyak orang seperti Ajik Krisna, dari apa yang Ajik Krisna lakukan, berharap akan ada Ajik-Ajik Krisna yang lain,” jelasnya.

Mahendra Jaya yang pada acara ini didampingi Ny. drg. Ida Mahendra Jaya mengatakan jika Ajik Krisna juga telah menginspirasi kita untuk tidak cepat menyerah ketika dihadapkan masalah terutama saat terjadinya pandemi Covid-19.

Seperti diketahui, pada saat pandemi Covid-19 perekonomian Provinsi Bali mengalami kontraksi yang dalam pada tahun 2020 sebesar -9,33% (yoy), untuk tahun 2021 sebesar -2,46% (yoy), secara nasional untuk provinsi kontraksinya terdalam, apalagi Kabupaten Badung yang sangat mengandalkan sektor pariwisata mengalami kontraksi sangat dalam pada tahun 2020 sebesar -16,52% (yoy), untuk tahun 2021 sebesar -6,74% (yoy).

“Astungkara, pada tahun 2023 perekonomian Bali sudah bangkit. Bahkan pertumbuhan ekonomi Bali pada tahun 2023 sudah lebih baik dibandingkan tahun 2019 (sebelum pandemi Covid-19), sebesar 5,71% yoy, sementara pada tahun 2019 sebelum pandemi sebesar 5,60% yoy, padahal jika dilihat dari jumlah kunjungan wisatawan yang datang ke Bali baik wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara, angkanya dikisaran 85% dari tahun 2019. Pada tahun 2023 jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Bali lebih dari 5,3 Juta orang, sedangkan tahun 2019 lebih dari 6,2 Juta orang, sementara untuk wisatawan nusantara yang datang ke Bali pada tahun 2023 lebih dari 9,8 Juta orang, sedangkan tahun 2019 lebih dari 10,8 Juta orang,” ungkapnya.

Dikatakan Mahendra Jaya, hal ini dimungkinkan karena wisatawan datang ke Bali pada tahun 2023 lebih banyak menghabiskan uangnya dibandingkan pada tahun 2019, dan bangkitnya sektor ekonomi lainnya diluar pariwisata (pertanian/perkebunan, dan kelatuan/ perikanan, serta sektor keuangan).

“Pada saat pandemi Covid-19, saya mengikuti di Youtube Ajik Krisna, bagaimana perjuangan Ajik Krisna membantu karyawannya untuk bisa bertahan di tengah kondisi usaha Ajik Krisna juga mengalami keterpurukan. Saya melihat di Youtube, Ajik Krisna berjuang dengan berkreasi menciptakan berbagai produk baru untuk dapat bertahan, dan astungkara cepat sekali bangkit kembali, dan saya mendengar bidang usaha Ajik Krisna bertambah banyak. Saya juga melihat bagaimana Ajik Krisna sangat perhatian dengan saudara-saudara kita yang kekurangan (miskin dan difabel),” terangnya.

Sebagaimana kita ketahui, Ajik Krisna merupakan pemilik dan pengelola Krisna Pusat Oleh-Oleh Khas Bali, bahkan mungkin pusat oleh-oleh terbesar yang ada di Indonesia.

“Saya mendengar, Krisna Oleh-Oleh menampung hasil produk unggulan UMKM, artinya Ajik Krisna sangat memahami UMKM sebagai penggerak ekonomi, sebagai Penjabat Gubernur Bali, saya harus belajar banyak kepada Ajik Krisna untuk dapat lebih menumbuhkan dan mengembangkan UMKM yang ada di Bali, dan tentu masih banyak lagi yang telah dengan tulus dilakukan Ajik Krisna untuk membangun perekonomian Bali dan membantu mengatasi persoalan sosial yang ada di masyarakat, terima kasih Ajik Krisna. Saya berharap Ajik Krisna tetap menjadi pribadi yang sekarang, semoga usaha Ajik Krisna semakin berkembang, maju, dan bermanfaat bagi banyak orang,” tutupnya.

Hadir pada kesempatan ini, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra, Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama, Pangdam XI/Udayana Bambang Trisnohadi, Kapolda Bali Irjen Pol. Ida Bagus Kade Putra Narendra, Wakapolda Bali Brigjen. Pol. I Gusti Kade Budhi Harryarsana, Kajati Bali Ketut Sumedana, Walikota Denpasar IGN Jaya Negara, Bupati Jembrana Nengah Tamba, Pj. Bupati Klungkung I Nyoman Jendrika, Ketua PHRI Bali Tjok Oka Sukawati serta beberapa tokoh masyarakat lainnya.

Pemkab Badung Gelar Grand Final Pemilihan Duta Anak Badung 2024

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) bersama Forum Anak Daerah (FAD) kembali menyelenggarakan Pemilihan Duta Anak Kabupaten Badung Tahun 2024 (ABHINAYA KUMARA #5), yang berlangsung di Ruang Kertha Gosana Puspem Badung, Sabtu (16/3/2024).

Pemilihan Duta Anak Kabupaten Badung Tahun 2024 (ABHINAYA KUMARA #5) mengusung tema ‘Danaya Aryaduta’ (Berani menginspirasi) dengan sub tema anak sebagai pilar masa depan bangsa dengan akhlak mulia dan berjiwa ksatria. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya pemenuhan hak-hak anak, menyalurkan aspirasi, serta mewujudkan visi Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Badung.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Badung dr. I Nyoman Gunarta menyampaikan, kegiatan pemilihan duta anak ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setahun sekali.

“Forum Anak Daerah (FAD) merupakan, salah satu wadah untuk mengembangkan potensi dan kreatifitas anak untuk berpartisipasi aktif dalam pengambilan keputusan pada setiap kebijakan yang berakibat dan berhubungan dengan nasib dirinya,” ujarnya.

Selanjutnya, terpilih sebanyak 5 putra putri terbaik yang akan mewakili Badung menuju mimbar anak Bali tahun 2024, dan siap menjadi teladan bagi anak-anak di Kabupaten Badung.

“Kami berharap Prestasi anak-anak Badung tetap bisa bertahan melalui acara-acara yang sudah dibuat oleh forum anak daerah badung dengan binaan dinas pengendalian penduduk, keluarga berencana, dan perlindungan anak Kabupaten Badung,” Harapnya

Sementara itu, Bupati Badung dalam sambutanya yang dibacakan oleh asisten perekonomian dan pembangunan setda Badung, Ida Bagus Gede Arjana menyatakan, atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Badung sangat mengapresiasi peranan penting dan strategis Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Badung.

“Saya berpesan kepada pengurus Forum Anak Daerah Kabupaten Badung agar aktivitas Forum Anak Daerah Kabupaten Badung dilaksanakan secara berkelanjutan untuk memberikan ruang bagi anak-anak di Kabupaten Badung menyalurkan haknya untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan di Kabupaten Badung,” himbaunya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, asisten perekonomian dan pembangunan setda Badung Ida Bagus Gede Arjana, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Badung dr. I Nyoman Gunarta serta Forkompinda Kabupaten Badung. (jas)

Manfaat Buah Ciplukan bagi Kesehatan yang Jarang Diketahui, Ampuh Turunkan Kolesterol

Buah ciplukan (Foto:Schoolmedia)
Buah ciplukan (Foto:Schoolmedia)

PANTAUBALI.COM – Masyarakat Indonesia khusunya yang tinggal di wilayah pedesaan pasti sudah tidak asing lagi dengan buah ciplukan. Buah ini banyak tumbuh liar di kebun maupun hutan dan kadang dianggap sebagai tanaman gulma sehingga harus dibasmi.

Namun, siapa sangka, buah unik dengan tampilan tertutup lapisan mirip daun ini memiliki banyak manfaat dan bisa dijadikan obat herbal

Karena kaya vitamin dan mineral penting, termasuk antioksidan yang dapat membantu mencegah sekaligus memperlambat kerusakan sel tubuh.

Untuk tekstur daging buah ciplukan sendiri menyerupai tomat, dengan rasa manis dan sedikit asam, serta berwarna jingga kekuningan jika sudah matang.

Cara mengolah buah ciplukan juga tidaklah sulit sebab bisa dimakan langgung atau mengeringkannya setelah mengupas bagian kulitnya. Selain itu, bisa juga dijadikan campuran salad buah, topping salad sayur, minuman smoothie, hingga dijadikan selai.

Berikut adalah manfaat buah ciplukan atau Physalis peruviana yang jarang orang ketahui.

  1. Menurunkan kadar kolesterol

Kandungan fitosterol atau sejenis antioksidan dalam buah ciplukan dapat membantu menurunkan jumlah kolesterol jahat dalam darah. Terdapat pula asam lemak seperti asam linoleat dan asam oleat, yang bekerja dengan menurunkan kolesterol secara keseluruhan.

2. Meningkatkan imun tubuh

Penelitian menunjukkan bahwa buah ciplukan mampu membantu mengatur sistem kekebalan tubuh manusia. Khasiat ini berasal dari polifenol yang bekerja dengan menghalangi peradangan tubuh.

Selain itu, tanaman herbal ini juga merupakan sumber vitamin C yang baik. Bahkan, kandungannya dapat memenuhi 21 persen kebutuhan harian wanita dan 17 persen kebutuhan harian pria.

3. Menjaga kesehatan tulang

Ciplukan kaya akan vitamin K, jenis vitamin larut dalam lemak yang terlibat dalam metabolisme tulang. Vitamin K ini merupakan komponen penting dari tulang dan tulang rawan.

Selain itu, nutrisi tersebut juga turut serta dalam pergantian tulang yang sehat, yaitu proses pemecahan dan perbaikan tulang.

4. Menyembuhkan penyakit kuning

Penyakit kuning muncul dengan gejala utama yakni perubahan warna kulit menjadi kekuningan. Penyebabnya adalah tingginya kadar bilirubin dalam darah. Buah ciplukan mengandung antioksidan jenis saponin, fisalin, flavonoid, dan polifenol yang dapat membantu meredakan gejala tersebut.

Untuk mendapatkan manfaat buah ini dalam mengatasi penyakit kuning, jemur terlebih daluhu hingga kering. Kemudian, campurkan buah yang kering ini dengan air dan gunakan untuk memandikan bayi yang baru lahir.

5. Anti diabetes

Fungsi tanaman obat ini dalam sebagai anti diabetes karena senyawa yang bekerja dengan memperlambat asupan gula sederhana dari karbohidrat. Hal tersebut dapat mencegah masuknya gula ke dalam aliran darah.

Mengontrol kadar gula darah tetap stabil adalah kunci penting untuk menghindari hiperglikemia. Gangguan kesehatan ini berpotensi membahayakan pengidap penyakit kencing manis.

6. Meningkatkan kinerja saluran kemih

Ciplukan adalah obat diuretik yang bisa memperlancar buang air kecil, mencegah infeksi saluran kemih, dan menurunkan risiko batu kandung kemih. Selain itu, tanaman satu ini juga dapat menjadi obat alami penyakit kencing nanah.

7. Membantu meningkatkan kesehatan otak

Kandungan vitamin C pada buah ciplukan dapat membantu mencegah gangguan pada otak, termasuk demensia dan alzheimer. Kedua masalah kesehatan ini menyebabkan penurunan daya ingat.

Itulah manfaat buah ciplukan yang jarang diketahui. Buah unik ini banyak dijual di swalayan dengan harga yang cukup tinggi. Bukan tanpa alasan, buah tersebut memiliki ketersediaan yang sangat terbatas karena jumlahnya sekarang yang sangat sedikit. (ana)

Polisi Amankan 7 Pelaku Penganiaan di Desa Nyambu, Semuanya Asal Kecamatan Kediri

Penganiayaan di Banjar Carik Padang, Desa Nyambu, Kediri, Tabanan.
Penganiayaan di Banjar Carik Padang, Desa Nyambu, Kediri, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pelaku kasus penganiayaan hingga mengakibatkan satu orang meninggal dunia di Bajar Carik Padang, Desa Nyambu, Kecamatan Kediri, Tabanan pada Rabu (13/3/2024) lalu akhirnya berhasil diamankan.

Informasi yang dihimpun, pelaku berjumlah tujuh orang dan semuanya merupakan warga asal Kecamatan Kediri. Mirisnya lagi, ketujuh pelaku masih remaja dan dua orang diantaranya diketahui masih berstatus sebagai pelajar.

Adapun kasus pengeroyokan ini bermula saat kedua korban yakni Rian Anggara (26) dan Maliki (32) asal Lombok Timur menggeber kendaraanya di depan pelaku yang sedang minum-minuman keras.

Hingga akhirnya, para pelaku tersinggung lalu mengejar kedua korban. Hingga sampai di depan Pos Kamling Banjar Carik Padang kedua korban dianiaya oleh ketujuh pelaku dan mengakibatkan Rian Anggara tewas ditempat. Sedangkan Maliki mengalami luka parah di bagian wajah.

“Benar tujuh orang telah diamankan lengkap dengan barang bukti berupa lima sepeda motor, HP dan pakaian pelaku yang digunakan saat kejadian,” ujar Kapolsek Kediri Kompol Ni Komang Sri Subakti ketika dikonfirmasi Minggu (17/3/2024).

Adapun pengungkapan kasus ini, dikatakan Subakti, pihaknya dibantu oleh Tim Resmob Polda Bali bersama Tim Opsnal Polres Tabanan. Kini para pelaku ditahan di Polres dan kasus dilimpahkan ke Satuan Reskrim Polres Tabanan. “Untuk penyidikan lebih lanjut dilimpahkan ke Reskrim,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya,  warga Banjar Carik Padang, Desa Nyambu, Kediri dihebohkan dengan penemuan dua orang laki-laki tak dikenal penuh luka, Rabu (13/3/2024) pagi.

Satu orang kondisinya ditemukan telah tewas di pinggir jalan dan satu orang kondisinya sadar di Pos Kamling Banjar Carik Padang. Di lokasi kejadian juga ditemukan motor milik korban.

Warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke aparat desa dan Polsek Kediri. Kemudian, kedua korban dibawa ke RSUD Tabanan dengan mobil ambulance untuk penanganan lebih lanjut.

Kemudian, kepolisian Polsek Kediri melakukan rekonstruksi pada kasus ini. Hingga berhasil mengamankan para pelaku dan dibawa ke Mapolres Tabanan. (ana)