- Advertisement -
Beranda blog Halaman 459

Ketua DPRD Tabanan Apresiasi Semangat Gotong Royong Krama Desa Adat Padangan

Puncak upacara Odalan Ageng Bhatara Turun Kabeh di Pura Puseh Bale Agung Desa Adat Padangan, Kecamatan Pupuan yang jatuh pada Purnama Kedasa, Minggu (24/3/2024).
Puncak upacara Odalan Ageng Bhatara Turun Kabeh di Pura Puseh Bale Agung Desa Adat Padangan, Kecamatan Pupuan yang jatuh pada Purnama Kedasa, Minggu (24/3/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga menghadiri puncak upacara Odalan Ageng Bhatara Turun Kabeh di Pura Puseh Bale Agung Desa Adat Padangan, Kecamatan Pupuan yang jatuh pada Purnama Kedasa, Minggu (24/3/2024).

Upacara yang dilangsungkan 5 tahun sekali tersebut, merupakan bentuk gotong-royong dari krama setempat dalam membangun upacara Dewa Yadnya.

Dengan iuran swadya dari krama sebesar Rp400 ribu rupiah yang terdiri dari 630 KK, begitu juga dukungan dan bantuan dari pemerintah. Kemudian total biaya yang dihabiskan dalam pelaksanaan upacara ini mencapai ratusan juta.

Made Dirga pun memberikan apresiasi terhadap semangat gotong royong krama dalam melaksanakan upacara yadnya.

“Saya berikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh krama atas semangatnya sehingga upacara bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ia pun berharap ini ini terus ditingkatkan di masa depan juga kebersamaan dan sinergi pembangunan juga harus ditingkatkan.

“Hal itu penting untuk menjaga pelestarian tradisi, adat, agama dan budaya yang ada,” ucap politisi asal Desa Sudimara tersebut.

Sementara itu, Bendesa Adat Padangan mewakili krama, menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya atas dukungan dari PJ. Gubernur Bali yang diwakili oleh Kepala Dinas Kebudayaan Bali, tentunya juga jajaran OPD dan DPRD Tabanan yang selalu menyempatkan diri hadir di tengah-tengah masyarakat.

Turut hadir dalam upacara PJ Gubernur Bali yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya, anggota DPRD Kabupaten Tabanan.

Kemudian, Jajaran Pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, Kepala Bagian terkait di lingkungan Setda beserta Camat Pupuan turut serta melaksanakan puja bhakti dalam puncak acara pujawali yang dipuput oleh Ida Sri Mpu Nabe dan Ida Sri Bhagawan. Hadir juga, Perbekel, Bendesa Adat, Prawartaka Karya dan Masyarakat setempat. (ana)

DPRD Tabanan Dukung Percepatan Realisasi Data Desa Presisi

Sekretaris Pansus I I Gusti Nyoman Omardani
Sekretaris Pansus I I Gusti Nyoman Omardani

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan kini tengah gencar mensosialisasikan penerapan Data Desa Presisi di 10 kecamatan se-Kabupaten Tabanan.

Hal tersebut mendapat dukungan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan. Seperti yang diungkapkan oleh Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Tabanan I Gusti Nyoman Omardani.

“Kami sangat mendukung dan mensupport langkah pemerintah dalam percepatan penerapan Data Desa Presisi karena ini menjadi salah satu visi dan misi daerah untuk mewujudkan pembangunan yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM),” ungkapnya, Senin (25/3/2024).

Menurut Omardani, pihaknya sangat berharap pemerintah bisa sesegera mungkin menerapkan Data Desa Presisi ini di 133 desa yang ada di Kabupaten Tabanan.

Mengingat aturan Data Desa Presisi sudah melalui proses pembahasaan di dewan hingga disahkan dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Bupati (Perbup).

“Kami di DPRD sudah mensupport melalui Perda yang sudah ditetapkan bersama. Terakhir juga kami kawal betul pembentukan Perpubnya. Oleh karena itu, kami ingin mendorong agar sesegera mungkin program Desa Presisi bisa diterapkan,” ujarnya.

Omardani yang juga Sekretaris Komisi I DPRD Tabanan mengaku bahwa memang selama ini pemerintah mengalami hambatan pada sistem dan regulasi Desa Presisi. Kendala pada sistem yakni terletak pada pengolahan data agar bisa terpadu untuk seluruh desa.

Namun, dengan dilakukannya sosialisasi dan perbaikan, pihaknya berharap data desa presisi ini bisa mudah diakses dan dipahami oleh siapapun.

“Sehingga kedepan tidak ada perencanaan yang salah dalam rangka melakukan pembangunan di Tabanan,” ucapnya.

Apalagi, sambung Omardani, tujuan desa presisi ini adalah untuk mendapatkan data yang benar-benar presisi dalam mendukung segala kegiatan pemerintah. Disamping itu juga untuk membangun masyarakat Tabanan khusus di desa agar bisa diangkat potensinya di wilayah tersebut.

“Kami berharap tahun ini proses penerapan Desa Presisi sudah bisa selesai dan sudah bisa diterapkan pada tahun berikutnya,” harapnya. (ana)

Kunjungan ke DTW Tanah Lot Menurun Selama Bulan Ramadhan

Suasana kunjungan ke DTW Tanah Lot saat bulan Ramadhan.
Suasana kunjungan ke DTW Tanah Lot saat bulan Ramadhan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Momen bulan suci Ramadhan ternyata berdampak pada menurunnya jumlah kunjungan wisatawan yang berkunjung ke Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot.

Itu terlihat dari catatan rata-rata kunjungan per hari mencapai 2.000 – 3.000 orang wisatawan. Sedangkan sebelum memasuki bulan Ramadhan kunjungan rata-rata mencapai 4.000 – 5.000 per hari.

Manajer Operasional DTW Tanah Lot I Wayan Sudiana mengatakan, seperti tahun-tahun sebelumnya, kunjungan ke Tanah Lot selama bulan Ramadan tengah mengalami koreksi dan telah menjadi hal yang lumrah bagi masyarakat dan wisatawan.

“Meskipun ada penyesuaian saat bulan Ramadhan, kegiatan wisata disini tetap berlangsung dengan lancar,” ujarnya, Senin (26/3/2024).

Ia menyebut, dalam persiapan menyambut Idul Fitri, pihaknya telah merencanakan strategi untuk mengoptimalkan pengamanan dan kenyamanan pengunjung.

Langkah-langkah ini diambil demi memastikan pengalaman yang aman dan berkesan bagi semua orang yang berkunjung ke objek wisata yang terletak di Desa Beraban, Kediri, Tabanan ini.

Selain itu, sebagai bagian dari merayakan Idul Fitri, Tanah Lot akan mengadakan acara hiburan joged bumbung bagi pengunjung.

“Ini akan menjadi momen yang istimewa di mana wisatawan dan masyarakat setempat dapat bersama-sama menikmati suasana festif dan kebersamaan,” ujarnya,

Pihaknya pun berharap kunjungan selama bulan Ramadan dan perayaan Idul Fitri ini akan memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi semua pengunjung, sambil tetap mematuhi nilai-nilai budaya dan tradisi lokal yang kaya. (ana)

Hadiri Pengukuhan Bendesa di 3 Desa Adat, Ini Pesan Bupati Jembrana

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA –  Bertepatan dengan rahina Purnama Kadasa, Minggu (24/3/2024), Bupati Jembrana I Nengah Tamba menghadiri acara Pengukuhan Bendesa dan Prajuru Desa Adat diwilayah kecamatan Melaya dan Negara.

Diawali dengan pengukuhan Bendesa dan Prajuru Desa Adat Melaya yang dilaksanakan di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Melaya, kemudian pengukuhan Bendesa dan Prajuru Desa Adat Tuwed di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Tuwed dan yang terakhir pengukuhan Bendesa dan Prajuru Desa Adat Puseh Agung Kecamatan Negara.

Pengukuhan Bendesa Adat masa ayahan 2024– 2029 dilakukan oleh Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Jembrana.  Ir. I Komang Suarditha dikukuhkan sebagai Bendesa Adat Melaya dan I Made Warken sebagai Bendesa Adat Tuwed.

Keduanya tersebut merupakan petahana yang kembali dipercaya mengemban tugas sebagai bendesa adat oleh krama di masing-masing desa.

Sedangkan untuk Bendesa Desa Adat Puseh Agung Kecamatan Negara kini dijabat oleh I Ketut Budiarsa  mengganti Bendesa yang lama I Ketut Sujana yang telah usai masa jabatanya.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengucapkan selamat atas dikukuhkannya Bendesa dan Prajuru Desa Adat. Pihaknya berpesan kepada Bendesa agar dapat bertugas dengan baik. Desa Adat dan Desa Dinas harus selaras dan harmonis.

“Jangan sampai ada ketidakharmonisan, mari ajegan Adat dan Budaya Bali serta dukung dan sampaikan program – program pemerintah dalam mewujudkan Jembrana Emas 2026. Bendesa dan Prajuru adat yang telah dikukuhkan agar dapat mengemban tugas dan kewajibannya dengan baik,” ungkapnya.

Tamba menuturkan dewasa ini ditengah derasnya arus perubahan yang terjadi menjadi tantangan tersendiri bagi Desa Adat dalam mengembangkan perannya serta memperkuat jati diri sebagai modal utama mendukung pembangunan yang berwawasan budaya.

Dengan dilantiknya Bendesa dan Prajuru Desa Adat  , Ia mengajak bersama-sama menjaga dan memperkuat Desa Adat di era globalisasi ini.

“Ini merupakan wujud nyata memaksimalkan peran Desa Adat di dalam menentukan arah kebijakannya mendukung pembangunan dan memperkuat jati diri masyarakat Bali,” ucapnya.

Bupati Tamba juga menyampaikan terima kasih kepada Bendesa dan Prajuru sebelumnya yang sudah mengakhiri tugasnya dalam pengabdian .

“Karena kami di Kabupaten sangat berkepentingan, kalau desa adat aman dan lancar akan meringankan tugas kami di Pemkab Jembrana karena program yang dirancang akan berjalan lancar,” tutupnya.

Hadir pada kesempatan itu, Ketua MDA (Majelis Desa Adat) Jembrana, I Nengah Subagia, Kepala OPD terkait, Camat, perwakilan PHDI, Prebekel dan Bendesa serta krama masyarakat. (rls)

Sekda Badung Resmikan Gerai Pelayanan Publik dan Radio Desa Kutuh

Sekretaris Daerah I Wayan Adi Arnawa pujawali Pura Lingga Bhuana Sari Kantor Perbekel Kutuh, sekaligus meresmikan gerai pelayanan terkait Dukcapil dan Radio Desa (Podcast), Minggu (24/3/2024).
Sekretaris Daerah I Wayan Adi Arnawa pujawali Pura Lingga Bhuana Sari Kantor Perbekel Kutuh, sekaligus meresmikan gerai pelayanan terkait Dukcapil dan Radio Desa (Podcast), Minggu (24/3/2024).

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Mewakili Bupati Badung, Sekretaris Daerah I Wayan Adi Arnawa menghadiri pujawali Pura Lingga Bhuana Sari Kantor Perbekel Kutuh, sekaligus meresmikan Gerai Pelayanan terkait Dukcapil dan radio Desa (Podcast), Minggu (24/3/2024).

Kegiatan pujawali ini dipuput oleh Ida Pandita Mpu Jaya Wijayananda dari Griya Kutuh Kuta. Kantor Perbekel Kutuh dibantu dana BKK pembangunan sebesar Rp1,6 miliar pada anggaran perubahan tahun 2023 ditambah bantuan pribadi dari Sekda Adi Arnawa sebesar Rp5 juta.

Sekda Adi Arnawa menyampaikan, mewakili Pemerintah Kabupaten Badung pihaknya sangat mengapresiasi dan mendukung, serta memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Perbekel bersama masyarakat Kutuh yang sangat luar biasa. Hal ini ditunjukan dengan standar pelayanan yang diberikan oleh Kantor Desa Kutuh.

Ia berharap semua kantor desa di Badung memiliki standar minimal seperti Kutuh, bahkan lebih baik lagi.

“Kami selaku Pemerintah Kabupaten akan secara bertahap selalu membantu pemerintah desa dalam membantu sarana prasarana di Kabupaten Badung,” ucapnya.

Satu hal yang menjadi catatan bagi pihaknya terkait Kantor Desa Kutuh, yaitu belum adanya fasilitas Command Center yang kedepannya akan dibuat.

Sekda berkomitmen agar kedepannya setiap aktivitas yang dapat dilakukan secara virtual akan didorong. Selain sebagai percepatan, hal itu juga untuk meminimalisir kemacetan akibat jarak tempuh yang relatif jauh utamanya di kawasan pariwisata.

“Dengan disiapkan Command Center, apapun yang bisa dilakukan secara virtual akan kita didorong. Sebab ini akan berdampak pada pelayanan publik di Badung,” imbuhnya.

Sementara Perbekel Kutuh, I Wayan Mudana menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan dukungan materi maupun doa dari pemerintah Kabupaten Badung maupun seluruh masyarakat di Desa Kutuh.

Dengan dibangunnya mal pelayanan publik ini diharapkan masyarakat akan lebih maksimal untuk mendapatkan pelayanan di Desa Kutuh.

Turut hadir Camat Kuta Selatan I Ketut Gde Arta, Perbekel Desa Kutuh I Wayan Mudana, Bendesa Adat Kutuh Jro Nyoman Mesir, beserta undangan lainnya. (rls)

Seniman di Desa Delod Peken Tabanan Hasilkan Cuan dari Lukisan Bakar

Wayan Purnawan, pengerajin lukisan bakar asal Desa Delod Peken, Tabanan, menunjukkan karyanya.
Wayan Purnawan, pengerajin lukisan bakar asal Desa Delod Peken, Tabanan, menunjukkan karyanya.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Karya lukis dengan teknik bakar pada papan kayu kini sedang digemari masyarakat. Lukisan ini banyak digunakan untuk dekorasi rumah, kafe atau suvenir.

Adapun lukis bakar sendiri menggunakan teknik pemanasan dimana menggunakan alat solder yang telah dimodifikasi.

Salah satu seniman pengrajin lukisan bakar yakni Wayan Purnawan asal Desa Delod Peken, Tabanan. Ia mengaku mulai menekuni usaha ini sejak pandemi COVID-19 melanda, sekitar tahun 2020.

Selain itu, ia memang memiliki kemampuan melukis dan tamat dari sekolah jurusan seni rupa di Kabupaten Gianyar.

“Teknik lukis warna kan sudah banyak. Saya lihat di Youtube ketemulah teknik lukis bakar ini. Karena basis sudah bisa menggambar saya otodidak belajar dan banting stir ke lukis bakar,” ungkapnya, Minggu (24/3/2024).

Ia mengaku, waktu belajar teknik lukis bakar hanya perlu sekitar tiga bulanan sampai akhirnya bisa menghasilkan karya lukis.

“Kanvas lukisnya ini kayu. Untuk bahan baku kayunya sendiri jenis Jati Belanda yang saya beli online,” ujarnya.

Untuk karya lukis bakarnya, dikatakan Purnawan, kebanyakan melukis wajah atau hewan sesuai dengan permintaan. Lama pengerjaannya juga tergantung jumlah wajah yang dilukis.

“Kalau satu wajah, rata-rata dua hari. Paling lama itu pernah sampai sebulan saat melukis wajah para Presiden RI,” ungkapnya.

Untuk harga tergantung banyaknya wajah dan kerumitan teknik yang diterapkan. Namun rentang harga yang ia patok termurah Rp100 ribu hingga Rp10 juta.

“Harga Rp10 juta itu yang lukisan bakar wajah para Presiden RI,” akunya.

Meskipun sudah cukup lama menekuni bisnis ini, Purnawan mengaku, masih mengandalkan promosi dengan cara dari mulut ke mulut. Disamping itu juga mengikuti pameran karya seni, seperti di pojok IKM Dekranasda DTW Tanah Lot.

“Selama ini yang memesan lukisan saya masih warga lokal. Semoga dengan mengikuti even pameran  wisatawan bisa mengetahui karya saya,” ucapnya. (ana)

DPRD Tabanan Minta Pemerintah Serius Tangani Sekolah Rusak

Ketua Komisi IV DPRD Tabanan I Gusti Komang Gede Wastana.
Ketua Komisi IV DPRD Tabanan I Gusti Komang Gede Wastana.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan meminta Pemerintah Kabupaten dalam hal ini Dinas Pendidikan untuk serius menangani sekolah rusak di wilayah Tabanan.

Hal ini menyusul adanya beberapa laporan sekolah yang mengalami kerusakan dan sudah lama tidak mendapat perbaikan.

Ketua Komisi IV DPRD Tabanan I Gusti Komang Gede Wastana mengatakan, pihaknya sangat prihatin karena saat ini masih ada laporan sekolah rusak di beberapa kecamatan di Tabanan.

Padahal sebelumnya, Komisi IV DPRD Tabanan bersama Disdik telah melakukan rapat koordinasi untuk mendata sekolah-sekolah dalam kondisi rusak ringan, sedang, hingga berat, agar segera ditindaklanjuti.

“Ketika ada kebencanaan sampai sekolah roboh dan lain sebagainya. Kami sarankan agar mengusulkannya ke pusat agar mendapat dana bantuan, mengingat anggaran APBD di Kabupaten Tabanan kecil,” ujarnya, Minggu (24/3/2024).

Ia menyebut, untuk mengatasi hal ini tidak terulang lagi, pihaknya di Komisi IV akan segera melakukan pertemuan kembali dengan Disdik Tabanan.

“Kami akan mengundang Disdik untuk membahas pendataan kembali dalam waktu dekat agar kami juga mendapat kepastian,” ungkapnya.

Wastana menambahkan, koordinasi perlu dilakukan kembali untuk memastikan sejauh mana pendataan sekolah rusak serta usulan-usulan bantuan sudah berjalan.

“Usulan bantuan itu apa sudah masuk ke pusat dan kapan dananya turun. Itu yang perlu dipastikan,” imbuhnya. (ana)

Toko AC hingga Rumah di Kesiman Hangus Dilalap Si Jago Merah

Kebakaran toko AC dan rumah di Jalan Turi No.14 Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur terbakar pada Sabtu (23/3/2024). 
Kebakaran toko AC dan rumah di Jalan Turi No.14 Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur terbakar pada Sabtu (23/3/2024). 

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Bangunan toko dan gudang AC Daikin CV Artic di Jalan Turi No.14 Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur terbakar pada Sabtu (23/3/2024).

Dengan cepat, si jago merah melalap satu unit bangunan lantai 3 tersebut beserta tiga rumah di sampingnya.

Kasi Humas Polresta Denpasar I Ketut Sukadi menerangkan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 23.00 WITA. Namun hingga kini, belum dapat dipastikan api berasal dari mana.

“Menurut keterangan saksi, api terlebih dahulu membakar atap dan mesin beserta komponen AC pada lantai 3 gedung,” ujarnya dikonfirmasi Minggu (24/3/2024).

Sukadi menjelaskan, berdasarkan pengakuan pemilik toko bernama Santoso (51), sekitar pukul 23.00 WITA korban mendengar ada suara benda jatuh dari lantai atas. Lalu saksi langsung menuju ke lantai 3.

“Setelah saksi mengecek situasi di lantai tiga, ia melihat bahwa ada kobaran api yang berasal dari atas pelapon dan sudah melahap barang komponen AC yang berada dilantai tiga,” terangnya.

Selanjutnya, saksi bersama masyarakat membantu untuk memadamkan api sebelum datangnya pemadam kebakaran ke lokasi.

“Api sudah merembet ke tiga rumah di sampingnya sebelum dapat dipadamkan,” sambungnya.

Kemudian, sekitar pukul 23.40 WITA, 15 unit mobil pemadam kebakaran Kota Denpasar dan Kabupaten Badung tiba di lokasi kejadian untuk memadamkan kobaran api.

“Syukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Untuk kerugian akibat tiga rumah dan satu toko yang terbakat belum dapat di akumulasikan,” imbuh Sukadi. (jas)

Simak Rekomendasi Olah Raga yang Tepat saat Puasa

Joging, jenis olah raga yang cocok saat puasa. (Foto: halodoc)
Joging, jenis olah raga yang cocok saat puasa. (Foto: halodoc)

PANTAUBALI.COM – Memang tidak mudah untuk melakukan aktivitas fisik khusunya olah raga saat berpuasa. Sebab tubuh akan terasa lemas akibat kurangnya asupan makanan dan minuman. Jika dipaksakan, tubuh akan mengalami dehidrasi yang tentunya sangat berbahaya bagi tubuh.

Namun, berolah raga saat berpuasa sangat penting untuk menjaga tubuh agar tetap sehat.

Maka dari itu penting untuk memilih olah raga yang tepat saat berpuasa. Simak beberapa jenis olah raga yang direkomendasikan saat berpuasa dilansir dari halodoc.com.

1. Jalan Santai

Olah raga pertama yang direkomendasikan saat berpuasa adalah jalan santai. Aktivitas fisik ini sangat membantu menjaga kesehatan tubuh, terutama kesehatan jantung, otot dan tulang.

Jalan santai termasuk olah raga ringan sehingga tidak menyebabkan dehidrasi meskipun berkeringat.

Ada baiknya untuk melakukan jalan santai saat sore hari atau beberapa menit menjelang buka puasa.

2. Joging

Selain jalan santai, olah raga yang bisa dilakukan saat berpuasa adalah joging. Namun lalukan joging dengan intensitas yang santai.

Waktu terbaik melakukan aktivitas fisik ini juga saat sore hari atau menjelang buka puasa. Disarankan juga untuk melakukan joging kurang lebih 30 menit sehari atau disesuaikan dengan kondisi tubuh.

3. Bersepeda

Olah raga selanjutnya yang sangat direkomendasikan saat berpuasa adalah bersepeda. Cukup bersepeda santai bersama keluarga atau teman di dekat rumah bisa menjadi pilihan tepat sebelum berbuka puasa.

Selain bisa membakat kalori dan lemak dalam tubuh, bersepeda juga dapat mengencangkan otot dan menyehatkan jantung. Tidak hanya itu, olah raga ini juga bisa membuat pikiran menjadi lebih rileks.

4. Yoga

Yoga termasuk olah raga yang ringan dan tidak terlalu menguras energi. Karena gerakan yoga hanya fokus pada teknik pernapasan untuk meregangkan otot dan membuat otak menjadi rileks. Selain itu, setelah melakukan yoga, maka pikiran menjadi tenang dan memperbaiki kualitas tidur.

5. Pilates

Selain yoga, salah satu alternatif olah raga yang bisa dilakukan saat berpuasa adalah pilates. Olah raga ini dapat dilakukan sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan tubuh masing-masing orang. Aktivitas fisik ini sangat membantu memperbaiki postur tubuh, meningkatkan kekuatan otot dan menghilangkan stres.

6. Bowling

Olah raga bowling adalah olah raga yang bertujuan untuk menguatkan otot tangan dan melatih keseimbangan tubuh.

Olah raga ini sangat cocok dilakukan saat menjalani puasa karena tidak membutuhkan banyak energi. Olah raga ini juga termasuk mengasyikkan dan bisa dilakukan bersama teman-teman.

7. Angkat beban

Angkat beban juga bisa menjadi pilihan olah raga yang tepat saat berpuasa. Pilihlah beban yang tidak terlalu berat agar tidak terlalu menguras energi. Lakukan gerak angkat beban secara perlahan untuk menghindari otot keram.

 

Itulah beberapa pilihan jenis olah raga yang bisa dilakukan selama berpuasa. Yang perlu diingat asalah perhatikan waktu yang tepat untuk olah raga agar tidak mengganggu puasa dan aktivitas seharian.

Usahakan atur jam olah raga baik saat pagi hari setelah sahur atau menjelang buka puasa agar risiko dehidrasi bisa dihindari.

WNA Asal Amerika Tewas Tenggelam di Pantai Doble Six Seminyak

Ilustrasi tenggelam di pantai (Foto: Kompas.com)
Ilustrasi tenggelam di pantai (Foto: Kompas.com)

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Seorang warga negara asing (WNA) asal California, Amerika Serikat bernama Roman Galivo Flores JR (37) ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Pantai Doble Six Seminyak, Badung, Sabtu (23/3/2024).

Korban dikabarkan tenggelam dan terseret arus pantai saat korban sedang berenang di pantai tepatnya di depan Cafe & Bar Laplanca sekitar pukul 18.00 WITA.

Kasi Humas Polresta Denpasar I Ketut Sukadi menerangkan, menurut keterangan saksi I Nyoman Sutarga (50) yaitu seorang Balawisata di pantai tersebut, korban bersama dua orang temannya berenang terlalu ke tengah.

Sebelumnya sudah diperingatkan oleh saksi agar berenang lebih ke pinggir pantai, namun tidak diindahkan oleh korban.

“Setelah itu, berselang berapa lama saksi dan temannya melihat korban tenggelam. Lalu saksi langsung berenang untuk menyelamatkan korban dan dibawa ke pinggir pantai,” ungkapnya.

Selanjutnya saksi mencoba memberikan pertolongan pertama dan temannya meminta bantuan ke ambulance balawista untuk dibawa ke RS BIMC. “Setelah diperiksa, korban dinyatakan telah meninggal dunia,” terang Sukadi. (jas)