- Advertisement -
Beranda blog Halaman 456

Sekda Badung Buka Diskusi Penguatan Karakter Bangsa

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Penguatan karakter bangsa melalui toleransi dan moderasi beragama menjadi sangat penting untuk memastikan kelangsungan harmoni dan kedamaian sosial di Indonesia.

Toleransi beragama menegaskan pentingnya menghargai perbedaan keyakinan dan menghormati hak setiap individu untuk beribadah sesuai dengan kepercayaannya masing-masing.

Sementara moderasi beragama mengajak untuk menyeimbangkan antara ajaran agama dan kepentingan sosial, serta mendorong sikap saling menghormati dan berempati di antara umat beragama.

“Melalui kegiatan diskusi publik ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya toleransi dan moderasi beragama. Kegiatan ini pula diharapkan dapat menghasilkan strategi konkret dan rekomendasi kebijakan yang dapat diimplementasikan untuk memperkuat fondasi harmoni dan kedamaian sosial di Indonesia,” ujar Sekda Adi Arnawa mewakili Bupati Badung membuka Forum Penguatan Karakter Bangsa Melalui Toleransi dan Moderasi Beragama di Puspem Badung, Jumat (29/3/2024).

Sekda Adi Arnawa menambahkan, saat ini Bangsa Indonesia sedang menggalakkan moderasi beragama dalam rangka mewujudkan dan memperkuat toleransi sebagai implementasi penghargaan terhadap pluralisme, sesuai falsafah Bhinneka Tunggal Ika.

“Moderasi beragama di sosialisasikan antara lain melalui pelatihan karakter, yaitu menanamkan kembali core value atau inti ajaran agama untuk membentuk pribadi-pribadi manusia Indonesia yang baik, cinta tanah air, taat kepada ajaran agamanya termasuk patuh kepada pemerintah yang sah,” pungkasnya. (rls)

Longsor Tutup Akses Jalan di Banjar Pinge Marga

Tanah longsor di Banjar Pinge, Desa Baru, Kecamatan Marga, Tabanan pada Kamis (28/3/2024).
Tanah longsor di Banjar Pinge, Desa Baru, Kecamatan Marga, Tabanan pada Kamis (28/3/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Tanah longsor terjadi di Banjar Pinge, Desa Baru, Kecamatan Marga, Tabanan pada Kamis (28/3/2024).

Longsor tersebut menutup akses jalan utama Banjar Pinge menuju Banjar Tinungan, Desa Apuan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan I Nyoman Srinadha Giri mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WITA saat hujan deras yang menyebabkan tebing setinggi 6 meter longsor.

“Longsor menutupi penuh badan jalan di Banjar Pinge dengan panjang timbunan material  longsor kurang lebih 15 meter dengan tinggi 2,5 meter,” ujarnya, Jumat (29/3/2024).

Ia menyebut, upaya pembersihan material longsor akan dilakukan dengan alat berat pada Sabtu pagi, sebab ketinggian lumpur mencapai 2,5 meter serta jauhnya tempat pembuangan material longsor.

“Untuk sementara kendaraan tidak bisa melintas dan harus melalui jalur alternatif,” sebutnya. (ana)

Bupati Tabanan Hadiri dan Buka Dharma Santi Perayaan Nyepi Saka 1946

Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya serahkan bantuan dalam Dharma Santi Perayaan Nyepi Saka 1946 Kabupaten Tabanan 2024, yang digelar di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan, Kamis (28/3/2024). 
Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya serahkan bantuan dalam Dharma Santi Perayaan Nyepi Saka 1946 Kabupaten Tabanan 2024, yang digelar di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan, Kamis (28/3/2024). 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya hadiri sekaligus membuka Dharma Santi Perayaan Nyepi Saka 1946 Kabupaten Tabanan 2024, yang digelar di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan, Kamis (28/3/2024).

Kegiatan Dharma Santi yang digelar usai pelaksanaan hari Suci Nyepi sebagai norma tahunan ini bertujuan untuk melestarikan dan melaksanakan petunjuk-petunjuk sastra suci agama Hindu sebagai tuntunan dalam melaksanakan kehidupan sehari-hari.

Serta meningkatkan persatuan dan kesatuan antar dan intern umat beragama di Kabupaten Tabanan dan sekaligus sebagai momentum meningkatkan persaudaraan antar umat beragama di Tabanan.

Diawali dengan lantunan Shanti Puja oleh Ida Sulinggih serta pembacaan sloka dari penyuluh agama yang nampak menambah kesakralan, rangkaian acara pagi itu.

Pelaksanaan Dharma Santi mengambil tema ‘Sat Cit Ananda Untuk Indonesia Maju Menuju Tabanan Era Baru Yang Aman, Unggul dan Madani (AUM)’ yang secara umum memiliki arti kebahagiaan yang abadi dan bersumber dari Tuhan.

Diikuti oleh 300 orang peserta yang terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan perangkat daerah, organisasi subak, pecalang, yowana serta organisasi sosial kemasyarakatan lainnya.

Dalam acara ini juga sekaligus dilakukan penyerahan punia (genta) kepada Ketua Paruman Sulinggih Kabupaten Tabanan, Perwakilan Mangku Kahayangan Jagat se-Kabupaten Tabanan, sekaligus penyerahan bantuan BKK (Bantuan Keuangan Khusus) Tabanan kepada 349 Desa Adat se-Kabupaten Tabanan sekitar Rp2.094.000.000 dan kepada 428 subak se-Kabupaten Tabanan, terdiri dari 233 subak, 11 subak Gede, 1 Subak Agung, 183 Subak Abian sekitar Rp1.540.800.000

Bupati Sanjaya dalam sambutannya saat itu, sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak atas terselenggaranya perayaan dari berbagai kegiatan keagamaan.

“Kita ini di Kabupaten Tabanan dalam melaksanakan Dharma, sudah sering diberikan apresiasi dan dijadikan contoh harmonisasi kerukunan umat beragama di Kabupaten Tabanan. Ini patut kita bersyukur, bahwa kita tidak pernah ada gesekan agama apapun di Kabupaten ini. Inilah yang membanggakan kita di Tabanan. Jadi, harus tetap dijaga dan dipupuk, karena melaksanakan ini tidaklah mudah, nampak sederhana tapi jika masuk kedalamnya, sangatlah kompleks,” papar Sanjaya.

Sanjaya juga menerangkan, ada 5 Agama tapi dalam 1 wadah bisa duduk bersama-sama.

“Harapan saya sekali lagi di Pemerintah Kabupaten, bagaimana kita melakukan hubungan yang harmonis lintas sektor,” jelasnya, sembari berharap Dharma Santi kedepannya, memiliki cakupan yang lebih baik dengan ruang lingkup yang lebih besar.

Dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan pengamalan Roda Rohani umat dalam rangka meningkatkan sradha bhakti kita kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa, disajikan Dharma Wacana yang disampaikan langsung oleh Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana,M.Si yang merupakan rektor Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Surya Sugriwa Denpasar mengenai makna Hari Raya Nyepi dan Dharma Santi.

Pihaknya mengajak untuk memelihara kebahagiaan terus-menerus selaras dengan alam yang kita lakukan, salah satunya melalui hari raya Nyepi. Hari raya Nyepi yang selaras dengan alam Bhuana Agung dan Bhuana Alit yang juga memberikan dampak baik bagi alam seperti mengurangi produksi karbon.

Inti Sat Cit Ananda, terutama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan sangat mendapat apresiasi dari Prof. Sudiana. Disampaikannya juga agar tetap menunjukkan implementasi tema ini.

“Kesolidan antar pemimpin dengan yang dipimpin baik secara sekala maupun niskala, agar tetap solid dan memperbaiki kesalahan di Hari Nyepi ini kan kita beryoga untuk memperbaiki kesalahan, mengevaluasi kesalahan di masa lalu untuk keberhasilan di masa depan. Seperti dengan melakukan Yoga untuk menghilangkan noda, pikiran-pikiran yang tidak baik untuk mendapatkan Sat Cit Ananda dalam sekala kecil,” jelasnya.

Hadir dalam acara Para Sulinggih dan Pemangku di Kabupaten Tabanan, Ida Tjokorda Anglurah Tabanan, Ketua DPRD Tabanan, Jajaran Forkopimda, Ketua KPU dan Ketua Bawaslu Tabanan, Sekretaris Daerah dan Para Asisten Setda serta Para Kepala OPD terkait, Para Camat beserta undangan terkait lainnya. (ana)

Pramuka Kwarcab Badung Gelar Dianpinru dan Dianpinsat 2024

Gladian Pimpinan Regu Penggalang dan Gladian Pimpinan Satuan Penegak Kwartir Cabang Gerakan Pramuka (Dianpinru dan Dianpinsat).
Gladian Pimpinan Regu Penggalang dan Gladian Pimpinan Satuan Penegak Kwartir Cabang Gerakan Pramuka (Dianpinru dan Dianpinsat).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Kegiatan Gladian Pimpinan Regu Penggalang dan Gladian Pimpinan Satuan Penegak Kwartir Cabang Gerakan Pramuka (Dianpinru dan Dianpinsat) Badung Tahun 2024, digelar Pramuka Kwarcab Badung yang dilaksanakan di Bumi Perkemahan Pondok Jaka Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Kamis (28/3/2024).

Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari dari 28 – 30 Maret 2024, yang diawali dengan upacara penyematan tanda peserta yang dilakukan oleh Kabid Kepemudaan dan Olahraga selaku Waka Bidang Orgakum Gerakan Pramuka Cabang Badung , I Gede Suwarjaya yang dalam kesempatan ini menjadi pembina upacara.

Kegiatan Dianpinru dan Dianpinsat ini diikuti oleh 100 orang peserta terdiri dari 50 orang anggota pramuka penggalang yang terdiri dari 25 orang Putra, 25 orang Putri dan 50 orang anggota Pramuka Penegak terdiri dari 24 orang Penegak Putra dan 26 Penegak Putri.

Dalam sambutannya I Gede Suwarjaya menyampaikan, gerakan pramuka adalah organisasi pendidikan non formal yang menyelenggarakan pendidikan kepramukaan bagi kaum muda.

Gerakan pramuka mempunyai tugas pokok bagi kaum muda dengan bimbingan anggota dewasa, guna menumbuhkan tunas bangsa agar menjadi generasi yang lebih baik, bertanggung jawab, mampu membina dan mengisi kemerdekaan nasional serta membangun dunia yang lebih baik.

“Saya berharap dengan adanya kegiatan ini dapat membawa kaum muda menuju masa depan yang lebih baik lagi, cinta terhadap bangsa, lingkungan, dan mampu hidup bermasyarakat yang memiliki adab dan watak yang mulia,” ujarnya.

Ia menerangkan, pendidikan kepramukaan adalah proses pendidikan yang praktis, diluar lingkungan keluarga, dan diluar lingkungan sekolah yang pelaksanaannya dilakukan dilingkungan alam terbuka dalam bentuk kegiatan yang menarik, teratur dan terarah dengan menetapkan prinsip dasar kepramukaan yang sasaran terakhirnya adalah terbentuknya watak kepribadian dan akhlak yang mulia.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung yang di wakili oleh Kabid Kepemudaan dan Olahraga selaku Waka Bidang Orgakum Gerakan Pramuka Cabang Badung I Gede Suwarjaya, Camat Abiansemal selaku Ketua Majelis Pembimbing Ranting Ida Bagus Putu Mas Arimbawa,

Kemudian, Kapolsek Abiansemal, Danramil Abiansemal, Kakak Ketua Kwartir Ranting Se-Badung, Kakak Ketua Harian Kwartir Ranting Se- Badung, Prebekel Desa Sangeh, Bendesa Adat Sangeh, Andala dan Pelatih Cabang Badung selaku Panitia Penyelenggara dan Tim Penyaji, serta peserta Kegiatan Gladian Pimpinan Regu Penggalang dan Gladian Pimpinan Satuan Penegak Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Badung Tahun 2024. (jas)

Tingkatkan Pemahaman Pengelolaan Dana BOS, Disdikpora Badung Gelar Sosialisasi untuk Satuan Pendidikan SMP 

Disdikpora gelar sosialisasi BOSP kepada Kepala Sekolah SMP se-Kabupaten Badung, Kamis (18/3/2024).
Disdikpora gelar sosialisasi BOSP kepada Kepala Sekolah SMP se-Kabupaten Badung, Kamis (18/3/2024).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas Pendidikan.

Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) kepada Kepala Sekolah SMP se-Kabupaten Badung. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang Kerta Gosana, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung Mangupraja Mandala, Kamis (18/3/2024).

Hal ini dilakukan berkaitan dengan pendidikan merupakan kunci utama untuk bisa maju, dimana pendidikan harus mampu mentransformasi Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menjadi produktif, kreatif, inovatif, dan terus memberikan yang terbaik untuk bangsa. Peningkatan mutu Pendidikan Nasional menjadi sangat penting.

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung dalam sambutan yang dibacakan Pejabat Fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran SMP Agus Ariana Eka Putra menyampaikan, kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian pendampingan Pemkab Badung terhadap satuan pendidikan dibawah kewenangannya dalam hal pengelolaan dana yang dikelola oleh Sekolah.

“Pendampingan ini sejalan dengan surat edaran Menteri Dalam Negeri dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 907/6479 SJ dan nomor 7 tahun 2021 pada angka empat poin B dimana Kepala Daerah melalui Perangkat Daerah yang menyelenggarakan urusan Pendidikan wajib melakukan pendampingan, pengawasan, dan pembinaan kepada Satuan Pendidikan di Daerah masing-masing,” paparnya.

Selanjutnya, pihaknya berharap setelah sosialisasi ini para Kepala Sekolah sudah memahami mengenai teknis aplikasi Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Penerima Bantuan Operasional Sekolah (BOS) terdiri dari 28 SMP Negeri dan 26 SMP swasta di Kabupaten Badung. Untuk Bantuan Operasional Sekolah di satuan jenjang SMP per siswa diberikan bantuan dari Pemerintah Pusat sebesar Rp1.390.000 per tahun. Disalurkan secara bertahap yakni tahap pertama di bulan Januari dan tahap kedua di bulan Juli,” ujarnya.

Untuk diketahui, Pemerintah Pusat telah memberikan alokasi anggaran yang cukup besar untuk pendidikan. Salah satunya melalui program dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Program ini bertujuan untuk menyokong pendanaan biaya operasional bagi Satuan Pendidikan.

Kegiatan tersebut diikuti oleh kepala sekolah, bendahara BOS jenjang SMP se-Kabupaten Badung, serta dihadiri I Made Dwi Ariarta, S.Pd.,SD, Teja Nadirah, S.E selaku narasumber, dan jajaran Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung. (jas)

Dendam Karena Sering Dimanfaatkan, Pria Tusuk dan Bekap Rekan Kerja

Polisi periksa Diki Candra (27), pelaku penusukan rekan kerja di depo air isi ulang Tirta Jaya, Jalan Subur Gang Mirah Hati, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat.
Polisi periksa Diki Candra (27), pelaku penusukan rekan kerja di depo air isi ulang Tirta Jaya, Jalan Subur Gang Mirah Hati, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Penusukan terjadi di depo air isi ulang Tirta Jaya, Jalan Subur Gang Mirah Hati, Kecamatan Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, Kamis (28/3/2024).

Pelaku adalah Diki Candra (27) nekat menusuk dada sebelah kiri Nicolas Lelan (20) menggunakan gunting lantaran dendam karena merasa dimanfaatkan masalah uang makan oleh korban.

Kasi Humas Polresta Denpasar I Ketut Sukada menerangkan, kejadian ini berawal saat  korban dan pelaku tidur di warung air isi ulang Tirta Jaya sekitar pukul 01.00 WITA.

Kemudian, pada pukul 04.00 WITA, tiba-tiba wajah korban dibekap menggunakan bantal lalu ditusuk pada bagian dada kiri.

“Setelah korban ditusuk, korban berteriak meminta tolong. Sehingga pelaku kabur keluar warung,” terangnya.

Selanjutnya, saksi lainnya melihat pelaku keluar dari dalam toko tanpa menggunakan baju sambil berbicara ‘habis tak tusuk mau tak bunuh’. Lalu pelaku kabur ke arah Utara menuju gang.

Atas kejadian ini, pelaku kemudian ditangkap dan diamankan di Polresta Denpasar untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Sementara korban, dilarikan ke RSUD Wangaya untuk mendapatkan perawatan.

“Syukurnya korban tidak meninggal dunia, dengan tusukan di dada,” imbuh Sukadana. (jas)

Rakor Ops Ketupat Agung 2024, Tabanan akan Siagakan 554 Personel Gabungan dan Bangun Pos Pengamanan

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, Polres Tabanan bersama instansi terkait telah menggelar rapat lintas sektoral dalam rangka pengamanan Operasi Ketupat Agung 2024 bertempat di Aula Wisnu Hartono Mapolres Tabanan, Rabu (27/3/2024).

Dari hasil rapat yang dilakukan, sebanyak 554 personel gabungan akan disiapkan untuk melakukan pengaman. Selain itu akan dibangun pos pengamanan di jalur mudik serta jalur wisata.

Kapolres Tabanan AKBP Leo Dedy Defretes mengatakan, setiap tahun menjelang hari Taya Idul Fitri rutin melaksanakan Operasi Ketupat Agung. Adapun operasi ini sudah berlangsung pada 13 – 28 Maret 2024.

Kemudian, pada 28 Maret sampai 3 April 2024 akan dilaksanakan operasi Cipkon dan dilanjutkan Operasi Keselamatan Agung pada 4 – 16 April. Untuk mengantisipasi kemacetan dan titik poin wilayah yang menjadi perhatian yaitu di Kecamatan Selemadeg Barat.

“Selain itu, bulan Maret ini kita harus antisipasi peningkatan aksi kriminalitas, kunjungan wisata akan mengalami peningkatan dan bencana alam juga perlu di antisipasi dampak dari El Nino dan peredaran Narkotika,” jelasnya.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Tabanan Kompol I Nyoman Sukadana mengungkapan, terkait dengan time line Ops Ketupat Agung 2024 yang dimulai pada 4 April 2024 mendatang akan dibangun pos pengamanan yakni Posko Pelayanan (Pos Yan) di Selabih dan Posko Pengamanan (Pos Pam) di Daya Tarik Wisata (DTW).

“Untuk di Mesjid Kediri akan didirikan Pos Pam guna antisipasi kemacetan mengingat selama ini lokasi tersebut menjadi salah satu pusat kemacetan,” terangnya.

Adapun jumlah personel gabungan yang akan dilibatkan dalam Ops Ketupat Agung ini yakni mencapai 554 orang. Rinciannya 224 personel Polres Tabanan dan 330 dari instansi terkait lainnya.

“Dari unsur terkait dalam pelaksanaan tugas sarana pra sarana agat dilengkapi untuk kesiapan apabila terjadi masalah,” imbuhnya. (ana)

Pria 82 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Ayung Abianbase

Evakuasi pria 82 tahun ternggelam di Sungai Ayung Lingkungan Banjar Semate, Kelurahan Abianbase, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Rabu (27/3/2024).
Evakuasi pria 82 tahun ternggelam di Sungai Ayung Lingkungan Banjar Semate, Kelurahan Abianbase, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Rabu (27/3/2024).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Seorang pria ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Sungai Ayung Lingkungan Banjar Semate, Kelurahan Abianbase, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Rabu (27/3/2024).

Korban diketahui berinisial IGAGM (82) beralamat tinggal di Perum Mutiara V No. 86 Lingkungan Banjar Semate, Kelurahan Abiambase, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, yang sebelumnya dikabarkan hilang dari rumah.

Kapolsek Mengwi Kompol I Ketut Adnyana menerangkan, berdasarkan keterangan pihak keluarga, sekitar pukul 11.00 WITA korban diketahui pergi meninggalkan rumahnya tetapi tidak kunjung pulang.

Pihak keluarga langsung melakukan pencarian terhadap korabn. Lalu sekitar pukul 15.30 WITA korban ditemukan dengan kondisi sudah tak bernyawa di aliran Sungai Ayung.

“Kami segera menuju ke TKP setelah mendapatkan laporan dari warga terkait peristiwa tersebut untuk melakukan olah TKP serta meminta keterangan saksi-saksi,” ujarnya

Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Mangusada untuk dilakukan visum dan penyelidikan lebih lanjut. (jas)

Jelang Mudik Lebaran 2024, Dishub Tabanan Lakukan Ramcek Bus

Dishub Tabanan lakukan inspeksi keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan atau ramcek menjelang mudik Lebaran 2024 di Terminal Pesiapan, Tabanan, Rabu (27/3/2024).
Dishub Tabanan lakukan inspeksi keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan atau ramcek menjelang mudik Lebaran 2024 di Terminal Pesiapan, Tabanan, Rabu (27/3/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tabanan melakukan inspeksi keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan atau ramcek menjelang mudik Lebaran 2024 di Terminal Pesiapan, Tabanan, Rabu (27/3/2024). Pelaksanaan ramp check ini dilakukan untuk jenis kendaraan bus.

Kasi Angkutan Dinas Perhubungan Tabanan Dewa Nyoman Arsa Yana mengatakan, kegiatan ini sudah dilakukan sejak awal Maret ini dengan sasaran perusahaan otobus (PO) dan terminal.

“Hari ini kami mengecek kelengkapan bus di terminal. Sementara di PO bus sudah dilakukan dua minggu lalu di Gunung Harta dan Sarwo Nadi,” ujarnya, Rabu (27/3/2024).

Menurutnya, inspeksi ini menekankan pemeriksaan kelengkapan kendaraan seperti surat-surat kendaraan, ban cadangan, sabuk keselamatan dan kelengkapan lainnya.

“Tujuannya tentu untuk memastikan apakah (kendaraan) layak jalan atau tidak dan keselamatan pelaksanaan mudik lebaran karena ini menjadi program nasional menyambut lebaran,” ungkapnya.

Arsa Yana menyebut, total sudah ada 12 kendaraan yang diperiksa dan sejauh ini belum ditemukan adanya pelanggaran. Namun, jika nantinya ditemukan maka pemilik kendaraan akan diberikan teguran dan diminta untuk melengkapinya.

“Karena nanti mereka akan diperiksa kembali di terminal lain. Maka disana mereka lapor lagi bahwa kelengkapan kendaraan sudah dilengkapi,” ucapnya.

Ia menyebut kegiatan ini akan dilaksanakan hingga sebelum menjelang hari Raya Idul Fitri pada 10 April mendatang. “Kami laksanakan sampai seminggu sebelum hari raya,” imbuhnya. (ana)

Tekan Inflasi, Tabanan Gelar Operasi Pasar di Sepuluh Kecamatan 

Operasi pasar di Kecamatan Marga, Tabanan.
Operasi pasar di Kecamatan Marga, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Untuk menekan angka inflasi tinggi, Pemerintah Kabupaten Tabanan tengah gencar melakukan operasi pasar di seluruh kecamatan.

Seperti hari ini Rabu (27/3/2024) operasi pasar digelar di empat desa di Kecamatan Marga yang meliputi Desa Kuwum, Desa Dauh Puri, Desa Kukuh dan Desa Baru.

Camat Marga I Gede Nengah Sugiarta mengatakan, dalam operasi pasar ini ada tiga jenis komoditas yang disalurkan yakni beras dengan total 4 ton, gula pasir 200 kilogram, dan minyak goreng 100 kilogram.

“Harga beras 1 sak (5 kg) seharga Rp53.000, gula pasir Rp17.00p per kilo dan minyak 15.500 per liter,” ungkapnya.

Ia menyebut, antusias masyarakat sangat luar biasa bahkan banyak ada yang sampai tidak kebagian karena dari total bantuan yang didapat tersebut hanya cukup untuk 100 orang.

Pihaknya pun berharap, operasi pasar murah ini nantinya bisa diadakan kembali mengingat menjelang hari raya harga kebutuhan pokok pasti akan naik.

“Harapan masyarakat agar dilakukan tahap dua karena di Marga sendiri ada 16 Desa, namun baru tercover 4 desa itu saja,” ungkapnya.

Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Tabanan AA Dalem Tresna Ngurah mengatakan, operasi pasar dilakukan dalam rangka mengantisipasi tingginya angka inflasi. Yang mana, Kabupaten Tabanan menjadi daerah dengan tingkat inflasi tertinggi di Bali per bulan Februari mencapai 0,68 persen.

Adapun pelaksanaan pasar murah ini akan dilakukan sampai 1 April mendatang melalui kerjasama dengan Bulog.

“Total beras yang disubsidi oleh Bulog mencapai 32 ton. Selain itu ada gula pasir dan minyak goreng,” ujarnya.

Dari sepuluh kecamatan, operasi pasar ini telah dilakukan di delapan kecamatan. Adapun di masing-masing kecamatan akan ada dua hingga empat titik operasi pasar. “Kami sesuaikan dengan permintaan dan kondisi masyarakat,” sambungnya.

Tresna Ngurah menambahkan, rencananya operasi pasar ini akan dilakukan kembali dengan tujuan mengendalikan laju inflasi khususnya menjelang hari Raya Idul Fitri.

“Nanti kami koordinasikan lagi dengan Bulog. Sambil melihat kondisi harga beras. Kalau masih diberikan subsidi maka akan kami gelar lagi di beberapa kecamatan sesuai dengan permintaan masyarakat,” pungkasnya. (ana)