- Advertisement -
Beranda blog Halaman 454

GOW Jembrana Ngayah Rejang Renteng di Karya Ida Betare Turun Kabeh Pura  Besakih

GOW Jembrana Ngayah Rejang Renteng di Karya Ida Betare Turun Kabeh Pura  Besakih
GOW Jembrana Ngayah Rejang Renteng di Karya Ida Betare Turun Kabeh Pura  Besakih

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Jembrana yang terdiri dari Tim Penggerak PKK, Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI), Dharma Wanita Persatuan (DWP) ngaturang ayah-ayahan tari Rejang Renteng pada Bakti Penganyar Pemerintah Kabupaten Jembrana di Pura Agung Besakih, Minggu (31/3/2024).

Kegiatan ini dalam rangkaian Upacara Tawur Tabuh Gentuh dan Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih, di desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem.

Tari Rejang Renteng dilaksanakan di Pura Penataran Agung, didefinisikan sebagai tari sakral yang dipentaskan pada upacara agama di pura yang dalam hal ini dipentaskan pada karya Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih.

Sebelumnya, seluruh penari melaksanakan persembahyangan bersama yang dipimpin langsung oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba dan Wakil Bupati Jembrana IGN Patriana Krisna bersama dengan Sekda Jembrana, Ketua DPRD Kabupaten Jembrana dan para pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah kabupaten Jembrana yang dipuput oleh Ida Peranda Gede Nyoman Tulikup dari Griya Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem.

Disamping merupakan wujud sradha bhakti kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang berstana di Pura Besakih, Bhakti Nganyarin ini juga sebagai salah satu upaya untuk memohon kerahayuan jagad serta meningkatkan spiritualitas diri sebagai umat beragama yang diharapkan mampu memberikan energi-energi yang positif serta memancarkan segala kebaikan kepada umat.

Rasa syukurpun terucap dari Bupati Tamba karena bisa berkumpul dalam keadaan sehat bersama jajaran guna melaksanakan Bhakti Penganyar di Pura Penataran Agung Besakih.
Selain itu juga sebagai momentum untuk memohon anugrah dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar semua masyarakat mendapat lindungan-Nya.

“Kami memohon agar semua masyarakat di Bali khususnya di kabupaten Jembrana selalu diberikan kesehatan dan keselamatan,” ucap Bupati Tamba didampingi Wabup Ipat.

Sementara itu, Pamucuk Pemangku Pura Agung Besakih I Gusti Mangku Jana menyampaikan setiap upacara besar seperti Ida Bhatara Turun Kabeh yang dilaksanakan di Pura Agung Besakih rutin dilaksanakan upacara penganyar.

Pihaknya pun menjelaskan bahwa bakti penganyar merupakan persembahyangan yang tulus ikhlas sebagai wujud bakti umat kepada Ida Bhatara yang berstana di Pura Agung Besakih.

“Tujuannya menghaturkan angayubagia wara nugraha dan nunas pasuecan Ida Bhatara semoga umat Hindu dapat diberkahi dan dituntun oleh Ida Bhatara agar tujuan tercapai dalam hal baik pembangunan secara mental maupun spiritual termasuk juga pembangunan fisik tetap dituntun oleh Ida Bhatara,“ tuturnya.

Jro Mangku Jana menambahkan setelah semua Kabupaten/Kota telah melaksanakan upacara bakti penganyar, upacara selanjutnya merupakan penyineban dimana Ida Bhatara kembali distanakan di Pura masing-masing.

“Setelah upacara penganyar yang dilaksanakan oleh masing-masing Kabupaten/Kota, maka pada tanggal 14 April 2024 dilaksanakan upacara Panyineban. Sesuai dengan rangkaian upacara penutup, pratima atau Ida Bhatara yang berstana di masing-masing Pura dikembali distanakan di Pesineban masing-masing,” tandasnya. (rls)

Bupati Tabanan Hadiri Turnamen Ceki di Desa Tunjuk

Turnamen Ceki yang diselenggarakan oleh Banjar Adat Panca Asrama Beng Pande dan berlangsung di Bale Banjar Beng Kelod, Desa Tunjuk, Tabanan, Minggu (31/3/2024). 
Turnamen Ceki yang diselenggarakan oleh Banjar Adat Panca Asrama Beng Pande dan berlangsung di Bale Banjar Beng Kelod, Desa Tunjuk, Tabanan, Minggu (31/3/2024). 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Semangat masyarakat bergotong-royong dalam membangun Tabanan yang dikemas melalui kegiatan bersifat menghibur dan kreatif, mendapat apresiasi yang sangat baik dari Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri dan membuka langsung kegiatan Turnamen Ceki yang diselenggarakan oleh Banjar Adat Panca Asrama Beng Pande dan berlangsung di Bale Banjar Beng Kelod, Desa Tunjuk, Tabanan, Minggu (31/3/2024).

Turnamen Ceki yang dewasa ini termasuk salah satu dari beragam jenis olahraga, yang masuk dalam Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) nampak sangat diminati oleh masyarakat Tabanan.

Ratusan masyarakat Desa Tunjuk terlihat sangat bersemangat mengikuti kegiatan hiburan yang dimulai sejak pagi hari di penghujung minggu saat itu.

Adapun tujuan penyelenggaraan turnamen ceki ini ialah dalam rangka penggalian dana renovasi Bale Banjar Suka Duka Panca Asrama Beng Pande, yang terbuka untuk masyarakat umum.

Diikuti oleh 125 peserta dengan biaya pendaftaran masing-masing sebesar 100 Ribu rupiah, kejuaraan ini juga memperebutkan hadiah jutaan rupiah yang terbagi dalam 3 kategori pemenang, yakni juara 1, 2 dan 3.

Tentunya apresiasi dan penghargaan setingginya diberikan oleh Bupati Sanjaya, terhadap semangat kebersamaan yang diusung oleh masyarakat Desa Tunjuk, dalam pembangunan Bale Banjar tersebut.

“Atas pembangunan ini sudah barang tentu saya berikan apresiasi dan penghargaan, atas gotong-royong yang dilaksanakan pagi hari ini, dalam rangka juga menunjang kegiatan pembangunan ini. Kegiatan masyarakat saya ini dalam pengalian dana sudah sangat luar bisa, patut saya berikan penghargaan,” ucap orang nomor satu di Tabanan pagi itu.

Di kesempatan itu, pihaknya juga ungkapkan terimakasih atas dukungan masyarakat dalam mewujudkan Visi membangun Tabanan Era Baru. Sanjaya juga menyampaikan, bahwa turnamen ceki sudah termasuk dalam olahraga rekreasi dan diijinkan, terutama dalam kegiatan-kegiatan penggalian dana di Tabanan. Patutlah diikuti dengan spirit dan rasa semangat yang tinggi.

“Gunakan waktu sebaik-baiknya untuk menghibur, meliang-liang di hari minggu, selain penggalian dana,” imbuh Sanjaya.

Ini dikatakan sangat luar biasa, kalau di Tabanan sudah berkali-kali Bupati Sanjaya membuka turnamen ceki serta mengapresiasi setiap lomba ceki yang pasti selalu ramai dan penuh antusias masyarakat.

“Artinya penggemar ceki luar biasa. Nanti sekali-kali buat tingkat Kabupaten, hadiahnya kita berikan yang besar dan saya berikan piala bergilir. Bila perlu jadikan tingkat Kabupaten,” pungkas Sanjaya penuh semangat.

Atas dukungan yang diberikan langsung oleh Bupati Tabanan, I Wayan Sukada selaku Kelian Adat Banjar Panca Asrama Beng Pande juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran yang hadir membuka dan menyaksikan turnamen saat itu.

“Tujuan dari acara ini adalah penggalian dana untuk melanjutkan renovasi Balai Banjar Panca Asrama sane dumun kapolihan dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Tabanan. Dan kegiatan juga terbuka untuk seluruh masyrakat umum. Bapak bupati yang telah berkesempatan hadir saat ini, saya mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih atas perhatiannya yang selalu diberikan,” sebutnya.

Turut mendukung keberlangsungan acara, saat itu nampak hadir Anggota Komisi IV DPR RI, Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Asisten II Setda Tabanan, Para Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan beserta Para Kepala Bagian di lingkungan Setda, Camat Tabanan dan juga Perbekel serta Kelian Adat setempat. (rls)

Sekda Adi Arnawa Buka Lomba Mancing Yowana Griya Dalem Sibanggede

Sekda Badung Wayan Adi Arnawa membuka lomba mancing yang diselenggarakan oleh Yowana Griya Dalem Banjar Dualang Sibanggede bertempat di aliran sungai Subak Duaji Banjar Srijati Desa Sibanggede Abiansemal Badung, Minggu (31/3).
Sekda Badung Wayan Adi Arnawa membuka lomba mancing yang diselenggarakan oleh Yowana Griya Dalem Banjar Dualang Sibanggede bertempat di aliran sungai Subak Duaji Banjar Srijati Desa Sibanggede Abiansemal Badung, Minggu (31/3).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa membuka lomba mancing yang diselenggarakan oleh Yowana Griya Dalem Banjar Dualang, Sibanggede bertempat di aliran sungai Subak Duaji Banjar Srijati, Desa Sibanggede, Abiansemal, Badung, Minggu (31/3/2024).

Pada Kesempatan itu Sekda Adi Arnawa didampingi anggota DPRD Kabupaten Badung Ni Putu Yunita Oktarini melakukan penebaran ikan secara simbolis sebagai tanda telah dibukanya lomba mancing.

Sebagai bentuk perhatian dan dukungan Pemda Badung, Sekda Adi Arnawa secara simbolis menyerahkan bantuan dana kegiatan Kesra bidang olahraga tingkat Kabupaten sebesar Rp 30 Juta serta dari  Ni Putu Yunita Oktarini membantu secara pribadi sebesar Rp5 Juta dan diterima panitia penyelenggara lda bagus Purwa Raditya disaksikan langsung oleh seluruh warga setempat.

Dalam sambutannya Sekda Adi Arnawa mengatakan dirinya mengapresiasi dan menyambut baik daripada kegiatan lomba mancing tersebut. Dikatakan bahwa lomba mancing merupakan pelestarian lingkungan dan pelestarian subak serta menghimbau kepada peserta lomba agar menghormati keputusan juri.

“Kegiatan lomba mancing hari ini juga merupakan bagian dari pelestarian Subak dan pelestarian lingkungan, oleh karena itulah Pemkab Badung akan selalu mensupport dan mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti kegiatan lomba mancing ini. Saya menghimbau kepada para peserta lomba mancing mania agar menghormati keputusan juri dan tidak lupa menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana Lomba Mancing lda Bagus Purwa Raditya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Sekda Adi Arnawa yang telah hadir pada kegiatan lomba tersebut.

”Selamat datang dan terima kasih kami sampaikan kepada Bapak Sekda Adi Arnawa serta peserta lomba mancing mania yang telah hadir pada acara lomba mancing ikan lele yang kami selenggarakan ini,” ungkapnya.

Purwa Raditya lebih lanjut melaporkan, bahwa kegiatan lomba mancing tersebut bertujuan untuk dapat merealisasikan segala bentuk Program Kerja di tahun 2024. Disampaikan juga bahwa Yowana Griya Dalem bukan hanya pemuda dari di Griya Dalem Sibanggede tetapi lebih mencakup pada segenap aspek pemuda yang ikut sebagai Pengemong dari Merajan Griya Delem.

Dirinya membuktikan melalui kegiatan lomba mancing tersebut dengan melibatkan Yowana Griya Dalem yang ada di seluruh Kabupaten Badung bahkan dari luar Kabupaten Badung yakni dari Kabupaten Gianyar, Tabanan serta Kota Denpasar.

“Event ini menjadi suatu kebanggaan bagi kami semua Yowana Griya Dalem meskipun dalam lingkup wilayah yang berjauhan namun semangat gotong royong yang kami miliki mampu mensukseskan event hari ini dengan mendatangkan pemancing mania sebanyak 1.200 penggemar dari seluruh Bali.” ungkapnya.

Selain penggalian dana dan merealisasikan program kerja tahun 2024 juga sebagai ajang silaturahmi antar penghobi mancing mania.

“Adapun tujuan lain kami tunjukan sebagai sarana silaturahmi antara penghobi pemancing yang ada di sibanggede khususnya Masyarakat umum,” imbuhnya.

Turut hadir dalam acara yakni  Camat Abiansemal yang diwakili Kasi Pelayanan Umum I Made Parmita, Tripika Abiansemal, Perbekel Desa Sibanggede I Wayan Darmika, Bendesa Adat Sibanggede Nyoman Surianta, Bhabinkantibmas Sibanggede Aiptu I Ketut Lodra, Babinsa Sibanggede Kopka I Ketut Candra serta peserta lomba mancing dan undangan lainnya. (rls)

Sekda Badung Ajak Muslimat Jaga Toleransi dan Moderasi Beragama 

Sekda Adi Arnawa saat menghadiri acara Buka Puasa Harlah Muslimat Ke-78 di Mesjid MT. Al Hikmah 3, Dalung Permai, Jumat (29/3).
Sekda Adi Arnawa saat menghadiri acara Buka Puasa Harlah Muslimat Ke-78 di Mesjid MT. Al Hikmah 3, Dalung Permai, Jumat (29/3).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Sekda Badung Wayan Adi Arnawa menghadiri acara Buka Puasa Harlah Muslimat Ke-78 di Mesjid MT. Al Hikmah 3, Dalung Permai, Jumat (29/3/2024).

Rasa senang dan bahagia ditunjukkannya saat mengikuti acara malam Buka Puasa di bulan Ramadhan 1445 Hijriah dan berharap selalu diberikan kesehatan dan keselamatan.

”Kepada para saudara-saudara muslim yang ada di wilayah Badung semoga selalu diberikan kesehatan dan keselamatan. Sekali lagi saya berpesan kepada para muslimat yang sedang menjalani ibadah puasa agar tetap menjaga kesehatan,” ucap Sekda Adi Arnawa.

Hal terpenting di dalam memaknai bulan puasa Ramadhan, lanjut Adi Arnawa, agar benar-benar dimaknai dengan sikap saling menjaga toleransi dan moderasi antar  beragama dijaga dengan baik.

“Bertepatan dengan bulan suci Ramadhan, mari bersama-sama menjaga Bangsa ini, dikarenakan Bangsa ini terdapat keberagaman agama dan harus dijaga secara bersama-sama,” ujarnya.

Jadikan acara buka puasa sebagai momentum untuk mengevaluasi diri, kontemplasi, merenung, berpikir kembali, apa yang sudah dilakukan selama ini.

“Sebagai daerah pariwisata, kita harus bersama-sama menjaga kerukunan beragama di Kabupaten Badung,“ ajaknya.

Sebagai bentuk dukungan, Sekda Adi Arnawa menyerahkan dana secara pribadi sebesar Rp 2 juta, yang diterima oleh Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat Kuta Utara Hj. Siti Partimah dihadapan para muslimat.

Sementara itu Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Kabupaten Badung Adhin Choiriah mengucapkan terimakasih kepada Bupati Badung dan Sekda Badung yang sudah selalu mendukung kegiatan-kegiatan Muslimat PC NU Badung. Dijelaskan kegiatan buka puasa ini dalam rangka Harlah Muslimat Ke-78 Tahun 2024.

“Muslimat Kabupaten Badung, sebagaimana yang telah kami ikrarkan bersama untuk ikut berpartisipasi dalam program-program Pemerintah Kabupaten Badung,“ ucapnya.

Acara ini dihadiri juga oleh Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Kab. Badung Haji Mamat Edi, Wakil Ketua MUI Badung Haji Bambang Sumantri, Ketua AL Hikmah 3 Dalung Permai Sri Wardoyo, Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat Kuta Utara Hj. Siti Partimah, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Kab Badung Adhin Choiriah, Penceramah Ustadz Saifudin serta para Muslim setempat. (rls)

Empat Jenis Obat Alami untuk Meredakan Sesak Napas, Ada Jahe hingga Akar Manis

Obat alami pereda sesak napas. (Foto: Alodokter)
Obat alami pereda sesak napas. (Foto: Alodokter)

PANTAUBALI.COM – Sesak napas bisa disebabkan oleh adanya gangguan organ paru-paru atau jantung, seperti asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), aritmia hingga gagal jantung.

Selain itu, orang yang menderita gangguan kecemasan juga bisa mengalami sesak napas ketika serangan panik muncul.

Ada berbagai macam obat herbal yang bisa mengobati sesak napas, seperti jahe, jintan hitam, hingga akar manis. Bahan-bahan alami ini sudah lama dipercaya mampu mengatasi dan meredakan sesak napas dan mudah didapat di pasaran.

Dilansir dari situs Alodokter.com, berikut adalah beberapa macam obat herbal yang bisa digunakan untuk mengatasi sesak napas.

1. Jahe

Obat herbal jenis umbi-umbian ini sudah dipercaya sejak dulu memiliki manfaat kesehatan bagi tubuh. Salah satunya adalah meredakan gejala sesak napas terutama yang disebabkan oleh asma.

Berdasarkan penelitian senyawa gingerol dan shogaol dalam jahe dapat melegakan saluran pernapasan. Sehingga berbagai gejala asma, mulai dari mengi, batuk, hingga sesak napas akan reda dengan mengkonsumsi jahe.

Cara memanfaatkan jahe sebagai obat herbal sesak napas juga mudah yakni dengan dijadikan minuman jahe hangat dengan merebus jahe yang telah diiris tipis bersama secangkir air selama 10-20 menit.

Bisa juga ditambahkan perasan air lemon atau madu sesuai selera agar terasa lebih menyegarkan.

2. Jintan hitam

Riset menunjukkan bahwa mengkonsumsi ekstrak jintan hitam dapat mengurangi terjadinya asma dan gejala yang menyertainya, termasuk sesak napas alami.

Tidak hanya itu, antioksidan dalam jintan hitam juga bisa menjaga fungsi paru-paru dan mengurangi peradangan akibat paparan radikal bebas.

3. Ginseng

Kandungan zat yang bersifat antiradang, antioksidan, dan antibakteri dalam ginseng menjadikannya baik untuk meredakan sesak napas yang disebabkan oleh beberapa masalah kesehatan pada paru-paru, seperti penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) dan pneumonia.

Namun, efektivitas dan tingkat keamanan konsumsi ginseng sebagai obat herbal sesak napas masih perlu diteliti lebih lanjut.

4. Akar manis (licorice)

Jenis tanaman herbal ini mengandung zat glycyrrhizin yang memiliki efek antiradang dan antibakteri.

Kandungan tersebut membuat akar manis berkhasiat untuk meredakan berbagai gejala gangguan saluran pernapasan, tak terkecuali sesak napas. Biasanya akar manis dikonsumsi dalam bentuk teh herbal.

 

Selain bahan alami di atas, makanan yang mengandung vitamin C dan beta karoten juga diketahui mampu meredakan sesak napas. Itu dapat diperoleh dari beberapa jenis buah dan sayuran, seperti jeruk, lemon, stroberi, aprikot, brokoli, wortel, paprika, daun suji dan bayam.

Namun, agar lebih aman disarankan berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu sebelum mencoba mengonsumsi obat herbal sesak napas, terutama jika memiliki kondisi atau masalah kesehatan tertentu. (ana)

Polres Tabanan Sediakan Layanan Penitipan Kendaraan untuk Pemudik

Waka Polres Tabanan Kompol I Gede Made Surya Atmaja Putra.
Waka Polres Tabanan Kompol I Gede Made Surya Atmaja Putra.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Polres Tabanan serta jajaran Polsek memberikan pelayanan penitipan kendaraan bermotor dan mobil bagi para pemudik Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah.

Selain, kendaraan, warga juga menitipkan barang-barang berharganya seperti surat berharga dan perhiasan.

Waka Polres Tabanan Kompol I Gede Made Surya Atmaja Putra mengatakan, pelayanan ini diberikan dengan tujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga pendatang yang melaksanakan mudik Lebaran ke kampung halamannya.

“Layanan penitipan ini kami sediakan secara gratis. Masyarakat tinggal datang ke petugas yang terseprint di Polres dan Polsek jajaran dengan membawa identitas diri dan bukti kepemilikan,” ungkapnya, Minggu (31/3/2024).

Ia menambahkan, layanan penitipan kendaraan bagi pemudik merupakan rangkaian Operasi Cipta Kondisi Agung 2024 yang berlanjut Operasi Ketupat Agung 2024 menjelang Idul Fitri.

“Selain memberikan pelayanan mudik berupa Pos Pam, Pos Yan, dan Res Area dengan menyediakan pelayanan kesehatan gratis,” ucapnya.

Kemudian, pihaknya di jajaran Polres dan Polsek juga akan meningkatkan patroli blue light ke rumah-rumah kosong yang ditinggal mudik.

Masyarakat juga diimbau untuk memastikan rumah terkunci dan perlengkapan listrik dan kompor gas dalam kondisi mati.

“Kami juga sudah sampaikan imbauan ini melalui Bhabinkamtibmas dan polisi banjar,” imbuhnya. (ana)

Masih Dibawah Umur, Satu Pelaku Pengeroyokan di Desa Nyambu Dikenakan Wajib Lapor

Pelaku pengeroyokan di Desa Nyambu, Kediri, Tabanan, digelandang di Polres Tabanan.
Pelaku pengeroyokan di Desa Nyambu, Kediri, Tabanan, digelandang di Polres Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Satu pelaku pengeroyokan di Desa Nyambu, Kecamatan Kediri, Tabanan, berinisial IPRY yang masih berumur 17 tahun dan berstatus siswa SMA tidak ditahan Polres Tabanan.

Waka Polres Tabanan Kompol I Gede Made Surya Atmaja Putra mengatakan, alasan tidak dilakukan penahanan terhadap palaku yakni karena masih dibawah umur.

“Terhadap satu pelaku dibawah umur hanya menjalani wajib lapor. Namun tetap dalam pengawasan supaya tidak melarikan diri sebelum tahap pelimpahan,” ungkapnya dalam press rilis, Sabtu (30/3/2024).

Seperti diberitakan sebelumnya, pihak kepolisian berhasil menangkap pelaku pengeroyokan di depan Pos Kamling Banjar Carik Padang, Desa Nyambu, Kecamatan Kediri, Tabanan.

Adapun ketujuh pelaku yakni I Gusti Komang Veri Agustina alias Biod (24), I Putu Kusuma Yana alias Sumo (24), I Putu Joni Purnama Putra alias Joni (27), I Putu Widianan alias Monyet (22), I Ketut Alit Adinata alias Angsa (21), I Ketut Sade Saputra alias Toke (18) dan IPRY (17) yang masih berstatus sebagai siswa SMA.

Pelaku-pelaku ini merupakan warga Kecamatan Kediri, Tabanan.

Mereka melakukan penganiayaan terhadap dua korban yakni Rian Anggara (25) dan Maliki (32) yang berasal dari Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Hingga mengakibatkan Rian Anggara meninggal dunia dan Maliki luka parah di bagian wajah.

Dari hasil penyelidikan polisi, pelaku mengaku menganiaya kedua korban dengan tangan kosong dengan cara memukul, menendang dan menginjak kepala, punggung hingga leher korban.

Terkait motif penganiayaan, para pelaku mengaku emosi terhadap kedua korban karena ugal-ugalan mengendarai sepeda motor saat melintas di depan para tersangka yang sedang nongkrong di Balai Banjar Desa Kaba-Kaba. (ana)

Beraksi di 15 TKP, Empat Pelaku Sindikat Curanmor Diringkus Polres Tabanan

Motor hasil curian empat pelaku sindikat curanmor di wilayah Tabanan.
Motor hasil curian empat pelaku sindikat curanmor di wilayah Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Satreskrim Polres Tabanan meringkus empat pelaku sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang telah beraksi di beberapa kabupaten di Tabanan sejak awal tahun 2024.

Bahkan mereka telah melancarkan aksinya di 15 tempat kejadian yang mencakup Kecamatan Penebel, Kerambitan, Selemadeg, dan Selemadeg Barat.

Adapun pelaku yakni I KADEK ED (25), I MADE YG (26), I PUTU SJ (45) asal Desa Sangketan, Kecamatan Penebel, Tabanan. Kemudian MADE PJ yang masih berumur 17 tahun.

“Modus pencurian yakni mengambil sepeda motor yang parkir tidak dikunci stang atau kunci nyantol, dimasukan kedalam mobil kemudian dijual di facebook,” ujar Waka Polres Tabanan Kompol I Gede Made Surya Atmaja Putra dalam press rilis, Sabtu (30/3/2024).

Adapun penangkaan pelaku berawal dari laporan masyarakat bahwa pada 28 Februari 2024 pagi terjadi pencurian satu unit motor Yamaha Nmax di pinggir jalan jurusan Desa Rejasa – Bendungan Telaga Tunjung, termasuk Banjar Dinas Pacut, Desa Rejasa, Kecanatan Penebel, Tabanan.

Setelah menerima laporan, Satreskrim Polres Tabanan langsung mendatangi TKP untuk melakukan penyelidikan dan mendapat informasi ada seseorang menjual kendaraan tanpa surat-surat melalui Facebook.

Selanjutnya berhasil menangkap pelaku serta mengamankan barang bukti motor Nmax hasil curian pada Kamis (7/3/2024) malam. Pelaku lantas dibawa ke Polres Tabanan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Dari hasil interogasi, para pelaku mengaku telah mencuri 15 unit motor. Yang mana 11 unit motor telah dijual.

“Dari hasil pengembangan diakui oleh pelaku ED bersama YG telah melakukan aksi pencurian di 9 TKP, pelaku ED bersama PJ di 3 TKP dan pelaku ED sendiri di 1 TKP. Motifnya karena kebutuhan ekonomi,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, tersangka I KADEK ED (25) dan I MADE YG (26) disangkakan dengan pasal 363 ayat (1) ke 4 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. Tersangka I PUTU SJ, I NYOMAN KR dengan pasal 480 KUHP.

Kemudian, tersangka I MADE PJ dengan pasal 363 ayat (1) ke 4 KUHP jo UU 11 th 2012 tentang sppa, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

“Satu pelaku masih dibawah umur yakni MADE PJ (17). Kami tidak lakukan penahanan tetapi hanya menjalani wajib lapor,” imbuh Surya Atmaja. (ana)

Edarkan Narkoba Jenis Hasis di Tabanan, Dana Diringkus Polisi

Tujuh pelaku penyalahgunaan narkotika berhasil diringkus Polres Tabanan.
Tujuh pelaku penyalahgunaan narkotika berhasil diringkus Polres Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Satresnarkoba Polres Tabanan berhasil meringkus tujuh pelaku penyalahgunaan narkotika selama Maret 2024. Menariknya, satu orang diantaranya merupakan pelaku penyalahgunaan narkoba jenis baru yakni hasis.

Pelaku bernama Dana (31) asal Pulau Jawa. Dari tangan pelaku diamankan dua plastik klip hasis seberat 2,11 gram netto.

Untuk diketahui hasis merupakan jenis narkotika yang diolah dari getah tanaman Ganja yang dijadikan bubuk atau menjadi lempengan padat seperti dodol. Biasanya digunakan dengan cara dilinting kertas seperti rokok dengan efek dari penggunaannya sama seperti ganja karena keduanya mengandung THC.

Waka Polres Tabanan Kompol I Gede Made Surya Atmaja Putra mengungkapkan, kasus penyalahgunaan hasis ini baru pertama kali diungkap di wilayah hukum Polres Tabanan. Adapun pelaku ditangkap pada Minggu (10/3/2024) atas laporan dari masyarakat adanya orang dengan gerak gerik mencurigakan di Jalan Desa Nyambu, Kediri Tabanan.

Kemudian, tim opsnal langsung melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku saat mengambil paket hasis yang ada di bawah Pohon Tangi.

“Ini menjadi kasus pertama di Tabanan karena umumnya narkotika jenis asis digunakan oleh bule. Selanjutnya kami akan lakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap dari mana pelaku mendapatkan barang bukti ini,” jelasnya dalam press rilis di Polres Tabanan, Sabtu (30/3/2024).

Selain itu, Satresnarkoba Polres Tabanan menangkap enam pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu dengan total barang bukti seberat 1,93 gram netto.

Keenam pelaku yakni Rudal (36), Tompel (32), Gung Mandrak (42), Fendy (33), Basir (34) dan Julius (46). Mereka ditangkap di waktu dan tempat yang berbeda-beda.

“Para pelaku ini memiliki paket sabu untuk diedarkan dan digunakan sendiri. Dan untuk sumbernya masih dalam penyelidikan,” ungkap Kompol Surya Atmaja.

Atas perbuatannya, ketujuh pelaku dijerat dengan Pasal 112 ayat 1 UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 4 Tahun dan paling lama 12 tahun. (ana)

Rumah Warga di Desa Baturiti Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp200 Juta

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sebuah rumah di Jalan Dukuh Gede, Banjar Dinas Dukuh Gede, Desa Baturiti, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, terbakar pada Jumat (29/3/2024) malam.

Rumah permanen berukuran 6 x 8 meter milik Ni Wayan Suerni (59) tersebut diperkirakan terbakar karena korsleting arus listrik. Adapun total kerugian material yang dialami korban mencapai Rp200 juta.

Kapolsek Kerambitan Kompol I Gusti Putu Sudara mengungkapkan, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 20.15 WITA dan saat itu korban tidak ada di rumah.

“Korban dihubungi oleh tetangganya bahwa rumahnya telah terbakar. Setelah mendengar informasi tersebut korban bersama anaknya langsung menuju rumah dan sesampainya di rumah api sudah besar hingga menjalar ke seluruh bagian rumah,” ujarnya saat dikonfirmasi Sabtu (30/3/2024).

Kemudian, warga sekitar langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kerambitan untuk penanganan lebih lanjut. Beberapa menit kemudian api berhasil dipadamkan dengan tiga armada pemadam kebakaran.

Beruntung tidak ada korban jiwa. Namun, rumah korban ludes terbakar dengan kerugian metarial diperkirakan mencapai Rp200 juta.

“Korban tidak melaporkan peristiwa yang dialaminya karena menganggapnya sebagai musibah,” imbuh Sudara. (ana)