- Advertisement -
Beranda blog Halaman 445

Satpol PP Sidak Kos-Kosan di Negara, Sasar Penduduk Pendatang 

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jembrana melakukan penertiban penduduk pendatang non permanen di beberapa kos-kosan di Kecamatan Negara, Jembrana, Selasa (16/4/2024).

Kasat Pol PP Jembrana I Made Leo Agus Jaya mengatakan, kegiatan pengawasan dan penertiban terhadap penduduk pendatang atau penduduk non permanen di Negara berdasarkan Perda Kabupaten Jembrana Nomor 3 tahun 2015 tentang Administrasi Kependudukan.

“Kami menjajaki tiga kos-kosan, dengan temuan sebanyak 8 orang, ” ungkapnya, Rabu (17/4/2024).

Pada kos-kosan diwilayah Kelurahan Baler Bale Agung ditemukan 3 penduduk lokal Jembrana.

Kemudian, di kos-kosan wilayah Desa Kaliakah ditemukan 3 penduduk non permanen, 1 penduduk lokal Jembrana, dan 2 penduduk luar Jembrana.

Selain itu, di sebuah kos-kosan di wilayah Desa Banyubiru ditemukan 2 penduduk non permanen, 1 penduduk lokal Jembrana, dan 1 penduduk luar Jembrana.

“Tiga penduduk non permanen diberikan Surat Pernyataan untuk segera mengurus surat keterangan penduduk non permanen melalui kaling setempat,” tegasnya.

Pihaknya tetap menyarankan dan menghimbau kepada penduduk non permanen untuk selalu melaporkan diri ke kaling setempat. (ana)

“Kami Satpol PP hanya pengawasan dan himbauan saja, ” pungkasnya.

Audiensi Perbekel dan Bendesa Se-Klungkung, Bupati Giri Prasta Acc Bantuan Dana Desa dan Karya Penyegjeg Jagat Pura Kentel Gumi Rp 2,8 Miliar

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menerima audiensi 53 Perbekel serta Bendesa Adat se-Kabupaten Klungkung di Rumah Jabatan Bupati Puspem Badung, Selasa (16/4/2024).

Audiensi ini merupakan wujud aspirasi Perbekel dan beberapa Bendesa Adat se-Klungkung yang ingin meminta petunjuk dan arahan terkait permohonan bantuan keuangan kepada Pemerintah Kabupaten Badung, agar Pemerintah Desa, Dinas dan Adat di Kabupaten Klungkung bisa meningkatkan program pembangunan di wilayahnya masing-masing.

Bupati Giri Prasta menjelaskan berdasarkan aspek filosofis sosiologis dan yuridis Pemerintah Kabupaten Badung diperkenankan memberikan bantuan keuangan kepada Pemerintah Desa di Kabupaten Klungkung.

Adapun berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial Yang Bersumber Dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.

Hibah adalah pemberian uang/barang atau jasa dari pemerintah daerah kepada pemerintah atau pemerintah daerah lainnya, perusahaan daerah, masyarakat dan organisasi kemasyarakatan, yang secara spesifik telah ditetapkan peruntukannya, bersifat tidak wajib dan tidak mengikat, serta tidak secara terus menerus yang bertujuan untuk mendukung terselenggaranya fungsi pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan dengan memperhatikan asas keadilan, kepatutan, rasionalitas, dan manfaat untuk masyarakat.

“Bagi saya yadnya tertinggi itu ketika kita bermanfaat bagi orang lain. Di Bali banyak orang pintar dan orang berani tapi sedikit orang yang bares (dermawan),” ujar Giri Prasta.

Pada kesempatan juga Bupati Giri Prasta turut menyetujui proposal permohonan bantuan dana karya Penyegjeg Jagat Pura Kentel Gumi sebesar Rp2,8 miliar dan proposal permohonan bantuan dana Karya dan Ngayum Sesuhunan Desa Adat Dawan sebesar Rp1,8 miliar.

Serta secara pribadi memberikan bantuan dana Rp50 juta untuk kegiatan operasional Forum Perbekel Kabupaten Klungkung.

Lebih lanjut Bupati Giri Prasta menyatakan, untuk mendorong pemerataan pembangunan di seluruh desa dinas maupun adat di Klungkung, dibutuhkan strategi berbeda yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing wilayah.

Perlu adanya pendekatan yang tepat untuk merancang strategi dan intervensi yang spesifik dengan melihat akar permasalahan di masing-masing daerah. Strategi yang spesifik berupa collaborative governance diperlukan untuk merespon kondisi tersebut.

“Camat selaku kepala wilayah harus berkomunikasi bersinergi dengan pemerintah desa. Dengan kompak bersatu dipastikan pembangunan lancar. Semakin banyak kita ajak bekerja semakin ringan beban pembangunan yang kita pikul,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Forum Perbekel Kabupaten Klungkung Kadek Sudarmawa bersama Bendesa Adat Tusan Ngakan Putu Gede Bawa selaku panitia Karya Penyegjeg Jagat Pura Kentel Gumi menyampaikan terimakasih kepada Bupati Giri Prasta karena telah menyediakan waktu untuk menerima audiensi 53 Perbekel dan beberapa Bendesa Adat yang ada di Kabupaten Klungkung.

“Hari ini kami melaksanakan audiensi berdasarkan aspirasi temen-temen Perbekel yang ingin meminta petunjuk dan arahan terkait permohonan bantuan keuangan dari Pemerintah Kabupaten Badung agar kami bisa meningkatkan pembangunan di desa, karena APBDes di Klungkung saat ini maksimal Rp2,2 miliar,” ujar Sudarmawa.

Turut hadir Kepala BPKAD Badung Ida Ayu Yanti Agustini, Camat Nusa Penida, Camat Dawan, Camat Klungkung, Camat Banjarangkan, Bendesa Pesinggahan, Bendesa Dawan dan Bendesa Tusan. (rls)

Warung dan Gudang Rongsokan di Kediri Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kebakaran menimpa warung dan gudang rongsokan di Banjar Sema, Desa Kediri Gede, Kecamatan Kediri, Tabanan, pada Selasa (16/4/2024) malam.

Warung dan gudang rongsokan milik I Ketut Sujarta (51) tersebut ludes terbakar dengan kerugian ditaksir mencapai Rp75 juta.

“Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi, api diduga berasal dari korsleting arus pendek listrik,” ujar Kapolsek Kediri Kompol Ni Komang Sri Subakti, dikonfirmasi Rabu (17/4/2024).

Adapun peristiwa kebakaran ini pertama kali diketahui oleh salah seorang warga di sekitar lokasi pada pukul 23.00 WITA. Saat itu, saksi melihat api sudah berkobar di bagian atas warung. Saksi pun langsung memberitahu pemilik warung Ketut Sujarta yang tengah beristirahat.

Mengetahui kejadian itu, ia langsung menghubungi pemadam kebakaran untuk memadamkan kobaran api yang semakin membesar.

“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.45 WITA dengan bantuan dua unit pemadam kebakaran,” ujarnya.

Beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Namun, pemilik warung diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp75 juta karena semua barang-barang di warung miliknya ludes dilalap api.

“Korban sudah mengiklaskan kejadian ini sebagai musibah karena tidak ada unsur kesengajaan,” imbuh Subakti. (ana)

Sekda Adi Arnawa Hadiri Rapat Kerja Pimpinan dan Banggar DPRD Badung

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Sekda Badung Adi Arnawa menghadiri Rapat Kerja Pimpinan dan Anggota Badan Anggaran DPRD Kabupaten Badung terkait LKPJ Bupati Tahun 2023 di Ruang Rapat Gosana II Gedung DPRD Badung, Puspem Badung, Selasa (16/4/2024).

Adi Arnawa memberikan apresiasi kepada Dewan yang telah melaksanakan kewajiban sesuai amanat undang-undang melaksanakan verifikasi terkait dengan laporan pertanggung jawaban pemerintah untuk tahun 2023.

“Kita sudah mendengar banyak dari yang disampaikan Ketua DPRD Badung bahwa secara prinsip untuk laporan pertanggungjawaban yang berbasis dengan program dan kegiatan yang telah dirancang dan dilaksanakan di 2023 sudah bisa berjalan maksimal walaupun perlu juga adanya evaluasi kedepan,”

“Tentu tantangan kita kedepan bahwa melihat dari potret di tahun 2023 bahwa terjadi suatu lonjakan yang signifikan terutama terhadap peningkatan pendapatan walaupun tidak seratus persen tetapi dibandingkan dari tahun-tahun sebelumnya ini ada mengalami peningkatan,” ujarnya.

Dalam lanjutan tantangan berikutnya adalah menyiapkan terutama peningkatan keamanan dan kenyamanan dikarenakan Badung berada di sektor tourism.

“Tentu berangkat dari pada kondisi tahun 2023 kita akan tetap melaksanakan evaluasi kembali terhadap program-program yang telah dilakukan termasuk beberapa yang perlu kita perbaiki di tahun 2024,” ucap Adi Arnawa.

Semenatara itu, Ketua DPRD Badung I Putu Parwata dalam Rapat Banggar menjelaskan, mekanisme yang harus dijalankan di DPRD Kabupaten Badung yang dimana laporan pertanggungjawaban merupakan amanah daripada peraturan undang-undang yang dijalankan sehingga ada kewajiban pemerintah untuk menyampaikan laporan keterangan pertanggungjawaban 2023 kepada DPRD paling lambat 3 bulan setelah anggaran berakhir.

“Maka dari itu kami di DPRD dan saya sebagai Ketua Badan Anggaran di DPRD Kabupaten Badung melakukan pembahasan dan koreksi kembali apakah ada hal-hal yang perlu diberikan catatan-catatan kepada pemerintah terutama satu tahun anggaran sesuai kesepakatan kita di APBD yang sudah kita sepakati dengan demikian kami melakukan kewajiban untuk melakukan pemeriksaan terhadap laporan pertanggungjawaban pemerintah di tahun 202,” jelasnya.

Hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Badung, didampingi Ketua II Made Sunarta, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat I Nyoman Sujendra, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ida Bagus Gede Arjana, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan I Gusti Ayu Agung Trisna Dewi, Kepala Bappeda I Made Wira Dharmajaya, Plt. Bapenda Ni Putu Sukarini. (rls)

Bupati Tabanan Apresiasi Semangat Gotong Royong Krama dalam Upacara Yadnya di Pura Puseh lan Bale Agung Desa Adat Pacung

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya ikut serta hadir dalam Karya Memungkah, Ngenteg Linggih, Ngusaba Desa lan Ngusaba Nini, Pedudusan Agung, Menawa Ratna, Tawur Balik Sumpah Madya ring Pura Puseh lan Bale Agung Desa Adat Pacung, Desa Senganan, Penebel, Tabanan, Selasa (16/4/2024).

Hal ini senantiasa dilakukannya sebagai upaya pelestarian Adat, Tradisi, Agama, Seni dan Budaya.

Setibanya di lokasi, Bupati Sanjaya yang saat itu didampingi oleh Sekda dan Para Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan langsung menuju bale pesandekan dan mengikuti prosesi mendem pedagingan di Palinggih Padmasana Pura setempat.

Selanjutnya rombongan mengikuti persembahyangan bersama dengan khusyuk dan damai.

Karya yang dipuput oleh delapan Sulinggih ini melalui rentetan rangkaian kegiatan yang panjang, mulai dari bulan Februrari lalu, hingga penghujung acara di 5 Mei 2024 mendatang.

Sebanyak 100 Kepala Keluarga (KK) bergotong-royong menyukseskan keberlangsungan acara, dengan urunan sebesar Rp3 juta rupiah per KK dan sisanya dari penggalian dana, tabungan adat dan donatur.

Tentunya apresiasi yang sangat baik diberikan oleh orang nomor satu di Tabanan saat itu. Pihaknya menekankan, pentingnya gotong-royong dan kebersamaan, terutama dalam rangka melestarikan Adat, Tradisi, Agama, Seni dan Budaya yang tertuang dalam Visi Kabupaten Tabanan.

Selain itu, pelaksanaan upacara yang berlangsung juga sebagai perwujudan sradha bhakti ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dan Ida Bathara, bagian penting sebagai umat Hindu Bali yang taat dalam menjalankan Pitra Yadnya.

“Saya sangat apresiasi krama di Tabanan yang terus melakukan pembangunan yang seimbang, baik sekala dan niskala. Karya kali ini merupakan wujud gotong-royong dari krama sekitar dan patutlah kita berbangga sebagai masyarakat Tabanan, atas kekompakan dan solidaritas yang terus terjaga, saling beriringan membangun,” ujar Sanjaya.

Sementara itu, Prawartaka Karya I Made Sutirtayasa menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati dan rombongan yang telah memberikan perhatian.

Pihaknya juga berkomitmen untuk terus mempertahankan persatuan warga Desa Adat Pacung, terutama dalam bidang pembangunan, adat dan istiadat serta hal-hal yang mendukung pewujudan Visi dan Misi Kabupaten Tabanan. (rls)

Distan Tabanan Genjot Vaksinasi PMK, Dua Kecamatan Ini Belum Tersasar

Sapi milik peternak di Desa Buahan, Tabanan yanh sudah mendapat vaksinasi PMK.
Sapi milik peternak di Desa Buahan, Tabanan yanh sudah mendapat vaksinasi PMK.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Tabanan terus menggenjot vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Sebab, hingga pertengahan April 2024 ini dua dari sepuluh kecamatan di Tabanan sama sekali belum tersasar vaksinasi PMK. Dua kecamatan tersebut yakni Pupuan dan Marga.

 

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan Tabanan I Gede Parta Ariana mengatakan, total estimasi populasi sapi di Kabupaten Tabanan mencapai 41.227 ekor.

Namun hingga saat ini, dari jumlah keseluruhan sapi yang sudah mendapat vaksinasi PMK tahap I, II,III hanya 14.606 ekor.

“Daerah capaian yang masih nihil adalah Kecamatan Marga dengan estimasi populasi sapi mencapai 4.794 ekor. Kemudian di Kecamatan Pupuan dengan populasi 307 ekor,” ujarnya, dikonfirmasi Selasa (16/4/2024).

Ia menegaskan, dua kecamatan tersebut dipastikan segera tercover. Disamping juga pihaknya terus berupaya menuntaskan capaian vaksinasi di kabupaten lain.

“Kami terus berupaya untuk menggenjot capaian vaksinasi PMK sebab ini arahan dari pemerintah Provinsi Bali,” akunya.

Ia menambahkan, vaksinasi PMK pada sapi ini merupakan upaya untuk memutus munculnya kembali virus PMK. Selain itu, vaksinasi PMK pada sapi tidak memiliki efek samping.

“Virus akan sirna jika dilakukan vaksinasi secara berturut-turut selama 4 hingga 5 tahun dari awal ditemukannya kasus,” terangnya. (ana)

Unggah Foto dan Percakapan Perselingkuhan, Seorang Pemilik Akun Media Sosial Diamankan Polresta Denpasar

Polresta Denpasar rilis kasus tindak pidana perkara bidang informasi dan transaksi elektronik.
Polresta Denpasar rilis kasus tindak pidana perkara bidang informasi dan transaksi elektronik.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Porlesta Denpasar mengamankan HSA, pelaku tindak pidana perkara bidang informasi dan transaksi elektronik.

Tersangka HAS selaku pemilik akun media sosial @ayoberanilaporkan6. Dalam hal ini, tersangka membuat postingan dan selanjutnya di unggah pada akun instagram miliknya dengan nama akun @ayoberanilaporkan6 tersebut.

Dalam unggahannya berisikan foto-foto milik korban inisial BA, serta screenshoot percakapan whatsapp antara korban inisial BA dengan tersangka AP.

Adapun dalam postingan tersebut, tersangka menambahkan dan menempelkan kata-kata serta narasi dengan mengatakan bahwa korban BA adalah selingkuhan dari Lettu CKM HMA yang merupakan suami dari tersangka AP.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol Wisnu Prabowo menerangkan, HSA melakukan ini atas dasar permintaan dari istri korban yaitu AP untuk mengupload permasalahan yang dilakukan oleh suaminya terkait KDRT, perzinahan dan asusila, tanpa sepengetahuan korban.

“Tersangka HSA telah mengupload beberapa foto milik korban BA yang sebelumnya diperoleh dengan cara mencarinya di google dan dari tersangka AP yang dikirimkan melalui pesan WA. Setelahnya dilakukan pengeditan dengan ditambahkan kata-kata lalu di upload,’’ ujarnya dalam press rilis di Lobby Polresta Denpasar, Senin (15/4/2024).

Adapum HSA ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan di Rutan Polresta Denpasar pada 25 Februari 2024. Dengan pasal yang disangkakan yakni Pasal 48 ayat (1) UU ITE dan Pasal 48 ayat (1).

H+4 Arus Balik Mudik, Sebanyak 324 Ribu Pemudik Belum Kembali ke Bali

Situasi arus balik lebaran di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana.
Situasi arus balik lebaran di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana.

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Memasuki hari keempat arus balik mudik Lebaran 2024, ribuan orang pemudik belum kembali ke Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana.

Berdasarkan data yang diterima, pada masa mudik lebaran yang dimulai tanggal 31 Maret – 9 April 2024, tercatat sebanyak 454.091 pemudik telah meninggalkan Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk.

Sedangkan, pada arus balik mudik lebaran yang dimulai tanggal 12 -14 April 2024 belum mencapai setengah dari jumlah pemudik yang meninggalkan Bali. Saat ini, baru sebanyak 130.554 orang yang telah kembali.

Sehingga, sebanyak 324.537 orang belum kembali ke Bali sampai saat ini. Adapun total kendaraan yang telah kembali ke Bali sebanyak 19.250 kendaraan roda 2, dan sebanyak 16.159 kendaraan roda 4, Bus dan truk.

“Pada H+3 tanggal 14 April kemarin, total sebanyak 54.804 orang telah kembali melalui Pelabuhan Gilimanuk, ” ungkap Manager PT. ASDP Gilimanuk, Djumadi, Senin (15/4/2024).

Meskipun demikian, jumlah pemudik pada arus balik ini kian meningkat setiap harinya. Karena hal itu, sebanyak 30 kapal dikerahkan, dengan total 223 kali trip pada H+3.

“Kendaraan roda 2 mendominasi dengan total sebanyak 9.340. Serta kendaraan roda 4, Bus dan Truk sebanyak 6.517 kendaraan pada tanggal 14 April kemarin, ” pungkasnya. (ana)

Bupati Tabanan Ngupasaksi Karya Ngenteg Linggih Pura Sang Hyang Landu 

Bupati Sanjaya hadir dalam upacara Karya Ngenteg Linggih Pedudusan Alit Tawur Wrespati Kalpa Pura Sang Hyang Landu yang terletak di  Banjar Gelagah Puwun, Desa Kekeran, Mengwi.
Bupati Sanjaya hadir dalam upacara Karya Ngenteg Linggih Pedudusan Alit Tawur Wrespati Kalpa Pura Sang Hyang Landu yang terletak di  Banjar Gelagah Puwun, Desa Kekeran, Mengwi.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Terus mendukung pelestarian adat, tradisi, agama dan budaya merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten dibawah kepemimpinan Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya,S.E.,M.M, dalam mewujudkan visi dan misi Kabupaten Tabanan.

Seperti pada Senin, (15/4/2024) Bupati Sanjaya hadir dalam upacara Karya Ngenteg Linggih Pedudusan Alit Tawur Wrespati Kalpa Pura Sang Hyang Landu yang terletak di  Banjar Gelagah Puwun, Desa Kekeran, Mengwi.

Krama Pengempon Pura Sang Hyang Landu, sebagian besar merupakan warga Banjar Carik Padang, Desa Nyambu, Kediri, Tabanan.

Sambutan hangat krama setempat dan pertunjukan tari-tarian mengawali kehadiran Bupati Sanjaya, sebelum mengikuti persembahyangan dan menyaksikan langsung rangkaian upacara sakral Melaspas dan Mendem Pedagingan yang dipuput oleh Ida Pedanda Mas Timbul dari Griya Tengah Kaba-Kaba.

Karya Ngenteg Linggih yang puncaknya jatuh pada Buda Cemeng Langkir, 17 April 2024 mendatang ini merupakan bentuk gotong-royong dari masyarakat tiga Banjar Adat selaku Pengempon serta dana dari APBDes Kekeran.

Pura yang terletak di wilayah perbatasan Kediri Tabanan dan Mengwi Badung ini diempon oleh 55 KK dari Banjar Carik Padang, 45 KK Banjar Nyambu dan 10 orang Banjar Kekeran.

Sanjaya melalui sambrama wacananya berikan apresiasi penuh atas semangat Krama adat Banjar Carik Padang, Banjar Nyambu dan Banjar Kekeran dalam mewujudkan upacara Dewa Yadnya dan menjalankan sradha bahkti dengan memperbaiki pura khayangan Sang Hyang Landu tersebut dengan Lascarya dan penuh rasa tulus ikhlas.

“Tujuan kita yang utama terhadap Parahyangan niki adalah bhakti, dan titiang lihat tadi, walaupun letaknya dimanapun, bhakti semeton titiang ring Carik Padang sareng ring Nyambu dan Kekeran terhadap kahyangan sane mapralingga niki bhaktinya sangat luar biasa. Terbukti, titiang baru masuk, melihat parahyangannya niki megah pisan, upakara/upacaranya memargi, bagus dan luar biasa Karya Ngenteg linggih ini,” ujar Sanjaya

Ia menilai, dari pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih ini selain menunjukkan sradha bhakti masyarakat kehadapan Ida Bhatara/Ida Sang Hyang Widhi Wasa, juga bentuk bakti kepada alam lingkungan dimanapun itu, serta bhakti kepada sesama. Hal ini sejalan dengan konsep agama Hindu, yakni Tri Hita Karana.

“Jadi apa yang sudah dan telah dibangun serta dijalankan upakara/upacara Ngenteg Linggih ini telah dijalankan dengan baik oleh krama. Baik krama titiang di Tabanan dan krama titiang di Badung sampun kompak bersatu, dua Kabupaten menyatu. Sungguh sangat luar biasa,” sambung Sanjaya.

Atas apresiasi Sanjaya, I Wayan Brana Yasa selaku Ketua Panitia Upacara atau Prawartaka Karya, menyampaikan ucapan terima kasihnya mewakili krama atas kehadiran Bupati Sanjaya beserta jajaran Pemerintah kabupaten Tabanan selaku Guru Wisesa serta bantuan yang telah diberikan dalam mendukung pembangunan pura Sang Hyang Landu ini.

Pihaknya juga berharap persatuan ini semakin solid guna mewujudkan program-program pembangunan kedepan.

Turut hadir saat itu, Perwakilan anggota DPRD Tabanan, Sekda Tabanan, Sekda Badung, Asisten Perekonomian dan Pembangunan serta Jajaran Pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, Camat Kediri, juga hadir Perangkat desa Abiantuwung, Desa Nyambu dan Desa Kekeran disertai Jero Mangku Lanang istri dan seluruh krama pengempon Pura. (rls)

Polisi Selidiki Video Viral Aksi Keributan di Lapangan Renon Denpasar

Tangkapan layar aksi keributan di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar Timur pada Minggu (14/4/2024) malam.
Tangkapan layar aksi keributan di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar Timur pada Minggu (14/4/2024) malam.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Viral di media sosial aksi keributan terjadi di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar Timur pada Minggu (14/4/2024) malam.

Dari tayangan video terlihat, puluhan orang saling saling kejar dan pukul. Serta beberapa orang diantaranya berusaha untuk melerai perkelahian tersebut.

Kejadian itu sontak menjadi perhatian masyarakat yang tengah berada di sekitar lokasi.

Adapun informasi dalam video, yang terlibat keributan tersebut adalah sesama warga pendatang.

Namun, hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang terlibat dalam keributan tersebut.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Wisnu Prabowo membenarkan adanya peristiwa keributan tersebut.

“Untuk kejadian (keributan) kemarin malam di Lapangan Renon masih kami lakukan penyelidikan karena pada saat anggota hadir mereka sudah bubar,” ucapnya dikonfirmasi, Senin (15/4/2024).

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat agar sama-sama bisa menjaga situasi Kamtibmas agar tetap kondusif di wilayah hukum Polresta Denpasar.

“Apabila ada yang melakukan tindak pidana ataupun pelanggaran kami akan tindak tegas,” ujarnya. (ana)