- Advertisement -
Beranda blog Halaman 431

Revetment Pantai Pebuahan Jembrana Segera Dimulai, Anggaran Capai Rp18,3 dari APBN

Sosialisasi pengerjaan pengaman Pantai Pebuahan yang dilaksanakan oleh SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Bali - Penida di Balai Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Senin (13/5/2024).
Sosialisasi pengerjaan pengaman Pantai Pebuahan yang dilaksanakan oleh SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Bali - Penida di Balai Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Senin (13/5/2024).

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Masyarakat yang tinggal di sepanjang pesisir Pantai Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara akhirnya bisa bernapas lega. Pasalnya, pengaman pantai untuk mengatasi abrasi yang terjadi sepanjang pantai ini mulai dikerjakan.

Hal tersebut terungkap dalam sosialisasi pengerjaan pengaman pantai yang dilaksanakan oleh SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Bali – Penida di Balai Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Senin (13/5/2024).

Pembangunan pengaman pantai akan dikerjakan selama 240 Hari yang akan mulai dikerjakan pada bulan Mei ini dan ditargetkan rampung pada Desember 2024 mendatang.

Kadis PUPRPKP Jembrana, I Wayan Sudiarta mengatakan, anggaran pembangunan pengamanan pantai Pebuahan bersumber dari APBN.

“Dapat saya sampaikan anggaran pembangunan pengamanan pantai Pebuahan bersumber dari APBN, dengan nilai kontrak Rp18.346.068.000 dengan waktu kerja 240 hari,”
ujarnya.

Lebih lanjut, pihaknya menjelaskan pembangunan pengamanan pantai Pebuahan dimulai dari sebelah timur dengan panjang 770 meter.

“Kepada masyarakat yang rumahnya terdampak secara langsung dalam revetment dimohon permaklumannya, diharapkan masyarakat dapat bekerjasama dan mendukung untuk kelancaran pembangunan pengamanan pantai,” tegasnya.

Dilain sisi, masyarakat juga dengan antusias dan ikhlas merelakan sejumlah lahannya untuk kepentingan akses alat berat dan pelaksanaan proyek ini agar dapat berjalan dengan baik dan sesuai target waktu yang direncanakan.

Salah satu perwakilan warga yang tinggal di pesisir pantai Pebuahan Bapak Arianto, mengungkapkan ada sekitar lima rumah yang diikhlaskan masyarakat yang terdampak dalam pembangunan pengamanan pantai ini.

“Kami masyarakat sangat mendukung akan kelancaran revetment ini, walaupun ada beberapa rumah yang terkena jalur kami sudah kondisikan dan kami siap membongkar dengan swadaya demi kelancaran revetment ini,” ucapnya.

Terakhir, dirinya juga berterimakasih kepada Pemerintah Daerah karena perjuangan selama 10 tahun akhirnya terealisasi di tahun 2024 ini.

“Kami masyarakat pebuahan menjamin terlaksananya proyek ini akan berjalan dengan aman dan lancar,” pungkasnya. (rls)

Penataan Museum Subak Dikebut Jelang WWF 2024

Gedung Museum Subak Tabanan yang akan dikunjungi delegasi WWF ke-10 Bali.
Gedung Museum Subak Tabanan yang akan dikunjungi delegasi WWF ke-10 Bali.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Museum Subak yang terletak di Kecamatan Kediri, Tabanan, akan menjadi salah satu lokasi yang dikunjungi para Delegasi World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali yang berlangsung pada 18-25 Mei mendatang.

Khusus untuk Museum Subak sendiri akan difungsikan sebagai site event yang dikunjungi para Delegasi pada tanggal 25 Mei.

Untuk itu proyek penataan Museum Subak yang dikerjakan langsung oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan pelaksana satuan kerja Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida terus dikebut. Penataan museum subak tersebut menelan anggaran APBN senilai Rp101 miliar.

Pantauan di lokasi, Senin (13/5/2024), proyek penataan gedung museum hampir rampung. Bangunan gedung sudah berdiri megah dengan hiasan ornamen bata merah.

Situasi penataan Museum Subak Tabanan, Senin (13/5/2024).
Situasi penataan Museum Subak Tabanan, Senin (13/5/2024).

Penataan taman dan jalan di luar gedung masih berlangsung. Beberapa patung sapi dan pembajak sawah juga dipasang di taman dekat area persawahan.

Sementara di sisi selatan kawasan Museum Subak dibangun seperti balai pertemuan yang beratapkan alang-alang dan menghadap langsung ke area persawahan. Di samping balai pertemuan tersebut juga sedang dibangun patung menyerupai Dewi Sri.

Tidak hanya itu, pembangunan gapura pintu masuk serta lahan parkir museum sudah selesai dikerjakan.

Kepala UPTD Museum Subak Tabanan Si Putu Putra Eka Santi mengatakan, proyek penataan museum untuk persiapan WWF seluruhnya dikerjakan oleh Kementerian Pusat.

Selama proyek berlangsung, Kantor UPTD Museum Subak telah dipindahkan sementara waktu di gedung sebelah selatan yang berada dekat SDN 6 Banjar Anyar.

“Proyek sepenuhnya dikerjakan oleh pusat. Untuk perkembangan proyek, BWS yang mengetahuinya,” ujarnya ditemui di kantor UPTD, Senin (13/5/2025).

Ia menyebut, semua kawasan museum mulai dari bangunan gedung Museum Subak, kantor, hingga pintu masuk ditata dan dipermak ulang. Untuk semua koleksi di Museum Subak juga telah dipindahkan sementara selama pembangunan berlangsung.

“Khusus koleksi yang ditampilkan di museum nanti berdasarkan pilihan pusat. Kami disini sifatnya hanya membantu,” imbuhnya. (ana)

Pendaftaran Ditutup, Pilpub 2024 Tabanan Ditanyatakan Nihil Calon Perseorangan 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tabanan telah menutup pendaftaran calon perseorangan untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilpub) 2024.

Hingga batas akhir pendaftaran pada Minggu (12/5/2024) pukul 23.59 WITA tidak ada satupun bakal calon yang mendaftarkan diri

Hal tersebut telah tertuang dalam Berita Acara Nomor : 708/PL.02.2-BA/5102/2/2024 KPU Tabanan.

Itu artinya di Kabupaten Tabanan nanti tidak ada calon perseorangan yang akan bertarung dalam Pilkada 2024 yang rencananya akan digelar pada bulan November mendatang.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tabanan I Wayan Suwitra mengatakan, hingga batas akhir dibukanya penyerahan dukungan syarat minimal bakal pasangan calon perseorangan untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tidak ada bakal pasangan calon yang mendaftarkan diri.

Adapun pendaftaran telah dibuka sejak Rabu (8/5/2024) sampai dengan Minggu (12/5/2024), sesuai dengan jadwal tahapan yang telah ditetapkan.

“Selama rentang waktu penyerahan dukungan syarat minimal Bakal Pasangan Calon Perseorangan tidak ada bakal pasangan calon perseorangan Bupati dan Wakil Bupati Tabanan yang datang untuk menyerahkan dokumen Kantor KPU Tabanan,” ujarnya, Senin (13/5/2024).

Ia menyebut, selama dibukanya pendaftaran, help desk KPU Tabanan hanya menerima kunjungan dan konsultasi dari warga yang ingin mengetahui informasi pencalonan ini.

“Bawaslu Tabanan pun telah melakukan pengawasan terhadap tahapan ini hingga batas akhir penyerahan dukungan yakni pada Sabtu (12/5/2024 hingg pukul 23.59 WITA,” imbuhnya.

Untuk diketahui, jumlah minimal dukungan pasangan calon perseorangan pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tabanan tahun 2024 adalah 31.652 orang dengan persebaran minimal di enam Kecamatan di Kabupaten Tabanan.

Jumlah itu setara dengan 8,5 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 yang mencapai 372.372 orang pemilih. (ana)

Jelang WWF Ke-10, Polres Tabanan Mulai Lakukan Persiapan Pengamanan

Kapolres Tabanan AKBP Leo Dedy Defretes.
Kapolres Tabanan AKBP Leo Dedy Defretes.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Polres Tabanan mulai melakukan persiapan pengamanan untuk menyambut pergelaran World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali yang akan digelar pada 18-25 Mei mendatang.

Kapolres Tabanan AKBP Leo Dedy Defretes mengatakan, tengah mempersiapkan strategi pengamanan untuk mendukung kelancaran event tersebut. Salah satunya adalah pengamanan titik jalur rawan macet dan kecelakaan.

Sebab Kabupaten Tabanan nantinya akan menjadi lokasi site event oleh para Delegasi WWF pada 25 Mei. Ada tiga lokasi tempat yang dikunjungi yakni Museum Subak, Kecamatan Kediri; DTW Jaliluwih, Kecamatan Penebel; dan Ulun Danu Beratan, Kecamatan Baturiti.

“Tiga lokasi ini akan kami buatkan rencana pengamanan sekaligus Pam Rute dan pengamanan akan dimulai pada 25 Mei saja karena Tabanan menjadi lokasi site event,” ujarnya Minggu (12/5/2024).

AKBP Leo menyebut, dalam pengamanan nantinya akan disediakan Posko Pengamanan berupa ruang command center yang terhubung dengan posko pengamanan dari Polda Bali untuk memudahkan proses koordinasi.

“Tentunya kami terkoneksi dengan posko pengamanan di Polda. Ada beberapa CCTV yang akan kami sambungkan di lokasi kegiatan untuk pengamanan,” ungkapnya.

Terkait personel, Leo menyebut, nantinya semua personel baik dari jajaran Polres hingga Polsek akan dilibatkan untuk memaksimalkan pengamanan di lokasi.

“Untuk jumlah personel kami masih meramu karena strategi pengamanan baik pengamanan tempat, jalur, hingga orang masih masih proses perumusan. Jadi secara total belum bisa dipastikan,” imbuhnya. (ana)

Nekat Curi Emas Senilai Rp50 Juta, Perempuan 21 Tahun Diamankan Polres Tabanan

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Seorang perempuan bernama I Gusti Ayu Bintang Puspa Dewi (21) ditangkap usai mencuri perhiasan di sebuah toko emas di Jalan Pahlawan, Tabanan.

Perempuan asal Denpasar tersebut ditangkap di rumah kosnya yang berlokasi Gang Pipit VA, No.15, Batubulan, Gianyar pada Jumat (10/5/2024). Ia pun saat ini ditahan di Mapolres Tabanan.

“Modusnya pelaku mengambil perhiasan emas dengan tangan tanpa diketahui pemilik pada saat transaksi jual beli,” ujar Kapolres Tabanan AKBP Leo Dedy Defretes, dikonfirmasi Minggu (12/5/2024).

Adapun penangkapan terhadap pelaku berawal dari laporan adanya pencurian emas pada Senin (6/5/2024) siang di Toko Mas Sinas Berlian yang beralamat di Jalan Pahlawan. Atas kejadian tersebut, pemilik toko mengalami kerugian hingga Rp50 juta.

Kemudian, tim Satreskrim Polres Tabanan langsung melakukan olah TKP dan mengecek kamera pengawas CCTV di sekitar lokasi. Lalu, diketahui pelaku tinggal di sebuh rumah kos di wilayah Batubulan, Gianyar.

Pada Jumat (10/5/2024) malam, pelaku berhasil diamankan di kosnya dengan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Vario hitam dan uang tunai Rp6,9 juta.

“Pelaku mengakui melakukan pencurian emas karena motif ekonomi,” ungkap Leo Dedy.

Selanjutnya pelaku beserta barang bukti diamankan ke Mako Polres Tabanan untuk pengembangan lebih lanjut.

“Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” imbuhnya. (ana)

Beraksi di 5 TKP, Pelaku Pencurian Gabah Diringkus Polres Tabanan

Para pelaku pencurian yang berhasil diamankan Polres Tabanan dalam Operasi Sikat Agung 2024, Sabtu (11/5/2024).
Para pelaku pencurian yang berhasil diamankan Polres Tabanan dalam Operasi Sikat Agung 2024, Sabtu (11/5/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Satreskrim Polres Tabanan berhasil meringkus seorang pelaku pencurian gabah yang meresahkan petani di Tabanan dalam Operasi Sikat Agung 2024.

Pelaku pencurian yakni bernama Dimas (29) asal Kecamatan Kediri, Tabanan yang telah melakukan aksi pencurian gabah di lima TKP berbeda. Adapun pelaku berhasil ditangkap di kosnya yang berlokasi Jalan Farigata, Desa Dauh Peken, Tabanan, setelah aksinya terekam kamera CCTV.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan enam karung gabah dan satu unit mobil pikap sewaan yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya.

Kapolres Tabanan AKBP Leo Dedy Defretes yang didampingi Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Muhammad Said Husen mengatakan, penangkapan pelaku ini berawal dari adanya laporan masyarakat tentang adanya pencurian gabah di sebuah garase rumah milik Ini Luh Gede Kadek Novi Kristina Arianti di Banjar Gubug Belodan, Desa Gubug, Tabanan pada Minggu (21/4/2024) pagi.

“Pelaku mencuri dua karung gabah siap giling di garase rumah korban,” ujarnya, Sabtu (12/5/2024).

Mendapat informasi tersebut, Satreskrim Polres Tabanan langsung melakukan olah TKP dan introgasi saksi-saksi. Kemudian, diperoleh informasi bahwa pelaku Dimas tinggal di rumah kos yang berlokasi di Jalan Farigata, Desa Dauh Peken, Tabanan.

Selanjutnya pelaku beserta barang bukti di bawa ke Mapolres Tabanan untuk proses lebih lanjut.

“Dari hasil introgasi pelaku mengaku menjual gabah tersebut di sebuah penggilingan padi di daerah Senapahan, Kecamatan Kediri, Tabanan,” sambungnya.

AKBP Leo mengungkapkan, pelaku memanfaatkan peluang ekonomi saat melakukan aksinya. Ketika panen raya dan harga beras naik, disana pelaku beraksi melakukan aksi pencurian gabah.

“Peluang inilah yang dimanfaatkan pelaku, sehingga mencuri gabah petani yang berada di pinggir jalan, ” terangnya.

Pelaku juga mengakui telah melancarkan aksi pencuriannya di lima TKP berbeda. Diantaranya di pinggir jalan Desa Kutuh, Kerambitan; tempat penggilingan padi di Desa Riang, Penebel; garase mobil desa Gubug, Tabanan, pinggir jalan Desa Antosari, Selbar, dan pinggir jalan Desa Sudimara, Tabanan.

“Pelaku juga merupakan residivis dengan kasus pencurian. Dimana pelaku sekitar tiga tahun  keluar dari dalam penjara,” ungkap Leo Dedy.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP ayat (1) ke-3 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (ana)

Bupati Tabanan Lepas 34 Orang Kontingen KTNA PEDA 2024

Pelepasan kontingen KTNA Kabupaten Tabanan menuju Pekan Daerah (PEDA) XXVII Provinsi Bali Tahun 2024.
Pelepasan kontingen KTNA Kabupaten Tabanan menuju Pekan Daerah (PEDA) XXVII Provinsi Bali Tahun 2024.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sebanyak 34 orang peserta kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Tabanan dilepas menuju Pekan Daerah (PEDA) XXVII Provinsi Bali Tahun 2024 yang akan diselenggarakan Kabupaten Gianyar Tahun 2024, Jumat (10/4/2024).

Pelepasan dilakukan langsung Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya di Ruang Rapat Utama Jayaning Singasana. Dari 34 peserta tersebut terdiri dari 18 orang peserta utama, 12 orang peserta swadaya dan 4 orang Pendamping.

Adapun pelaksanaan PEDA akan berlangsung di Areal Pura Pesamuan Tiga, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar selama 5 hari mulai dari 13 sampai 17 Mei 2024.

Bupati Sanjaya mengatakan, dalam mempertahankan eksistensi sebagai lumbung berasnya Bali yang unggul dalam bidang pertanian, menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Tabanan.

Oleh karena itu, himbauan Pemerintah untuk senantisa berkolaborasi, memastikan di masa depan pertanian di Kabupaten Tabanan tetap menjadi ikon dan tulang punggung daerah terus digaungkan oleh Sanjaya.

Baginya, peran penting organisasi KTNA sangatlah penting, untuk dapat bergandengan tangan bersama Pemerintah, guna memastikan pertanian di Kabupaten Tabanan bisa bergerak selaras dengan denyut perubahan global.

“Tentunya ke depan, KTNA harus mampu menangkap tanda-tanda perubahan jaman dan bisa bertransformasi menjadi organisasi yang mampu memberikan motivasi, inovasi, melakukan transfer teknologi dan tentunya menjadi katalisator dalam pembangunan pertanian. Jika hal ini dapat kita lakukan, tentu gerakan mempercepat Visi Tabanan Era Baru, dapat kita capai bersama,” sebut Sanjaya.

Ia menambahkan, KTNA memiliki tugas dan tanggungjawab yang sangat penting sebagai garda terdepan dalam bidang pertanian.

“Untuk itu, saya juga menyampaikan apresiasi yang tinggi pada para KTNA Kabupaten Tabanan yang telah banyak menyandang prestasi dalam ajang Pekan Daerah pada tahun-tahun sebelumnya dan saya berharap prestasi ini dapat terus ditingkatkan,” imbuh Sanjaya.

Sebagaimana yang disampaikan dalam laporan Kadis Pertanian Kabupaten Tabanan I Made Subagia, ragam bimbingan teknis akan dilakukan, di antaranya seperti asah terampil, unjuk tangkas, pembinaan pada lomba temu karya, pembinaan pada lomba penyuluhan dan pembinaan pada lomba wira usaha.

“Lomba penyuluhan yang akan diikuti nantinya dengan tema Regenerasi Petani Dalam Pembangunan Pertanian di Kabupaten Tabanan, dan Lomba Kaji Terap Teknologi yang akan diikuti nanti dengan tema Pembuatan BIOCAR, sementara Lomba Wira Usaha yaitu produk VCO dari P4S Sriwijaya Desa Gadungan,” paparnya. (rls)

Geger Penemuan Jazad Bayi Laki-Laki di Mobil Pikap, Terbungkus Tas Berisi Uang dan Surat

Kondisi jasad bayi laki-laki terbungkus tas ditemukan di atas mobil pikap di Banjar Batu Bolong, Desa Padangsambian Kelod, Kecamatan Denpasar Barat, Jumat (10/5/2024) pagi.
Kondisi jasad bayi laki-laki terbungkus tas ditemukan di atas mobil pikap di Banjar Batu Bolong, Desa Padangsambian Kelod, Kecamatan Denpasar Barat, Jumat (10/5/2024) pagi.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Warga di Jalan Pura Duwe, Banjar Batu Bolong, Desa Padangsambian Kelod, Kecamatan Denpasar Barat, digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki di atas mobil pikap pada Jumat (10/5/2024) pagi.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi mengatakan, saat ditemukan, bayi tersebut sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan terbungkus tas, berbalut kain sarung coklat dan pada bagian kedua telinga, pusar dan alat kelamin ditutup perban.

Selain jasad bayi, didalam tas tersebut juga ditemukan uang pecahan Rp100 ribu sebanyak 10 lembar. Terdapat juga selembar surat yang berisikan pesan diduga orangtua dari bayi tersebut.

“Pada tempurung kepala bagian belakang pecah dan mengalami lebam mayat bagian perut,” ujarnya.

Sukadi menjelaskan, bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 05.30 WITA oleh saksi bernama Zulham (45). Saat itu, saksi hendak ke kamar mandi di gudang sekitar tempat kejadian dan melihat sebuah tas mencurigakan di atas mobil pikap hitam berpelat DK 1153 XX milik bosnya.

“Awalnya saksi mengira itu kain sarung. Namun saat diperiksa barulah terlihat wajah jasad bayi tersebut. Saksi kemudian melaporkan temuan tersebut ke rekan kerjanya,” ungkapnya.

Kemudian, saksi lainnya I Made Sutama (40) menerangkan bahwa mobil pikap tersebut ia gunakan untuk bekerja sehari-sehari.

“Saksi mengaku memarkir mobil pada Kamis (9/5/2024) sekitar pukul 18.00 WITA, dalam keadaan bak kosong. Setelah itu, saksi tidak ada lagi keluar menggunakan mobil tersebut,” terang Sukadi.

Atas temuan tersebut lantas dilaporkan ke pihak kepolian. “Sekitar pukul 08.30 WITA, bayi tersebut dibawa ke ruang jenazah RSUP Prof. Ngoerah Sanglah dengan menggunakan ambulan BPBD Kota Denpasar,” imbuhnya. (ana)

Bupati Tamba Beri Penghargaan Tokoh Pendidikan Hindu di Jembrana

Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyerahkan Piagam Penghargaan Alm. I Ketut Nedeng, Jumat (10/5/2024).
Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyerahkan Piagam Penghargaan Alm. I Ketut Nedeng, Jumat (10/5/2024).

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Jembrana kepada tokoh, Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Alm. I Ketut Nedeng, Jumat (10/5/2024).

Piagam penghargaan tersebut diberikan atas jasa dan pengabdian sebagai tokoh pendidikan dan perintis sekolah Hindu di Kabupaten jembrana.

Piagam penghargaan diserahkan kepada Keluarga Almarhum di Rumah Duka Desa Manistutu.

Usai menyerahkan Piagam, Bupati Tamba menceritakan tentang jasa tokoh tersebut yang telah mendidik pihaknya sehingga bisa menjadi seperti sekarang.

“Saya sedikit bercerita tentang beliau, beliau adalah salah satu daripada yang mencetak saya sampai bisa seperti saat ini,“ ucapnya.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas jasa almarhum untuk pendidikan di Kabupaten Jembrana yang telah merintis sekolah Hindu dan berharap nantinya ada tokoh-tokoh lagi seperti beliau.

“Saya ucapkan terima kasih kepada almarhum yang telah berjasa dalam dunia pendidikan di Kabupaten Jembrana khususnya dalam merintis sekolah Hindu. Mudah-mudahan dedikasi beliau dapat kita teladani dan kita lanjutkan perjuangannya dalam meningkatkan dunia pendidikan di kabupaten Jembrana,” ujar Tamba.

Selanjutnya, Bupati Tamba mengajak seluruh yang hadir untuk memberikan doa agar beliau mendapat tempat yang baik disisinya dan bersedia memaafkan kesalahan yang mungkin belian lakukan. (rls)

Jelang WWF Ke-10 Bali, Polres Tabanan Cek Harga Sembako di Pasar Murah Candikuning Baturiti

Polres Tabanan cek harga barang kebutuhan pokok di Pasar Murah Candikuning, Baturiti, Tabanan.
Polres Tabanan cek harga barang kebutuhan pokok di Pasar Murah Candikuning, Baturiti, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Polres Tabanan melakukan pengecekan harga barang kebutuhan pokok di pasar murah umat muslim Candikuning, Kecamatan Baturiti, Tabanan, pada Jumat (10/5/2024).

Kegiatan ini dilakukan dalam rangkaian program Jumat Curhat yang rutin digelar setiap minggunya.

Kapolres Tabanan AKBP Leo Dedy Defretes mengatakan, pengecekan harga ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya lonjakan harga yang tidak terkendali menjelang digelarnya World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali.

Sebab, salah satu lokasi yang menjadi kunjungan delegasi WWF ke-10 ada di wilayah Candikuning yakni DTW Ulundanu.

“Kami lakukan pengecekan harga di pasar sebagai antisipasi terjadinya lonjakan harga agar tidak menimbulkan polemik ataupun gejolak sosial di masyarakat,” ujarnya.

AKBP Leo Dedy mengatakan, pelaksanaan pasar murah ini digelar selama satu hari dan diikuti oleh para pedagang kecil yang sudah berjualan sejak lama di sekitar lokasi.

Selain itu pengecekan harga, pihaknya juga melihat kerukunan antar umat muslim dan non muslim yang ada di Desa Candikuning, Baturiti.

“Terkait kerukunan umat muslim Candikuning Baturiti sangat toleransi sesama warga muslim maupun non muslim,” imbuhnya. (ana)