- Advertisement -
Beranda blog Halaman 428

Siap Lawan PDIP, Tujuh Partai di Tabanan Berkoalisi di Pilkada 2024

Tujuh pimpinan partai politik yakni Golkar, Gerindra, Demokrat, NasDem, PSI, PAN, dan Gelora Tabanan berfoto bersama saat pembahasan koalisi pada Pilkada 2024 mendatang.
Tujuh pimpinan partai politik yakni Golkar, Gerindra, Demokrat, NasDem, PSI, PAN, dan Gelora Tabanan berfoto bersama saat pembahasan koalisi pada Pilkada 2024 mendatang.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kabupaten Tabanan tampaknya akan berlangsung seru.

Pasalnya, tujuh partai politik tengah merancang koalisi untuk mengusung calon bupati dan wakil bupati untuk melawan PDIP dalam Pilkada yang akan digelar pada bulan November 2024 mendatang.

Ketujuh partai tersebut yakni Golkar, Gerindra, Demokrat, NasDem, PSI, PAN, dan Gelora. Bahkan, para petinggi partai tersebut telah melakukan pertemuan awal dan menyepakati rencana koalisi tersebut pada Minggu (19/5/2024).

Meski demikian, koalisi tersebut masih belum resmi dibentuk dan masih memerlukan penyelarasan pandangan.

Ketua DPD II Partai Golkar Tabanan I Nyoman Wirya menyebut, seluruh pimpinan partai yang hadir dalam pertemuan tersebut sepakat berkoalisi menjaring calon bupati dan calon wakil bupati Tabanan untuk Pilkada 2024 yang akan digelar pada bulan November nanti.

“Tapi hari ini kami belum sepakat karena masih ada pandangan berbeda,” ujarnya.

Ia menyebut, perbedaan pandangan itu terkait dengan prioritas. Yang mana di satu sisi, ada beberapa partai memandang perlu mempersiapkan wadah terlebih dulu.

“Sedangkan, internal partai kami (Golkar) memandang perlu mempersiapkan figur terlebih dulu. Di sana titiknya belum ketemu,” sambung Wirya.

Namun Wirya menegaskan, semua partai yang hadir dalam pertemuan tersebut sepakat menginginkan adanya perubahan kepemimpinan. “Cuma polanya saja yang berbeda,” tegasnya.

Golkar memandang perlu figur mumpuni untuk menghadapi PDIP yang merupakan partai pemenang di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 lalu dengan perolehan 31 kursi.

Ia menggarisbawahi bahwa figur yang hendak dijagokan dalam Pilkada Serentak 2024 memiliki otak, ongkos, dan otot (3O).

“Kalau tanpa itu kita di Tabanan rasanya berat. Tapi teman-teman (partai) lain sepakat membentuk wadah dulu. Kami di internal Golkar akan rapat pada 22 Juni 2024 ini. Setelah itu kami akan kumpul lagi,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Tabanan I Wayan Adnyana mengatakan, partai-partai yang sepakat berkoalisi ini akan terbuka dalam menjaring calon bupati dan calon wakil bupati.

“Yang jelas kami terbuka untuk semua masyarakat. Tidak lihat dari partai mana,” ujar Adnyana menimpali.

Adnyana menambahkan, di luar Golkar dan Gerindra, beberapa partai menyadari tidak mungkin mengajukan figur kuat tanpa disertai dengan terbentuknya koalisi.

Ini ia dasarkan pada hasil Pemilu Legislatif 2024 di Tabanan. Di luar PDIP, hanya Golkar dan Gerindra yang berpeluang untuk membentuk calon. “Punya figur hebat kalau wadah tidak ada itu tidak berarti,” tegasnya.

Selain itu, rencana koalisi yang hendak dibentuk di Tabanan ini juga mengacu pada Koalisi Indonesia Maju (KIM) di tingkat nasional.

“Kami inginnya KIM plus. Tidak hanya koalisi yang dibentuk Pak Prabowo (Subianto) saja karena di pusat sudah cair. NasDem sudah mulai bergabung. Di daerah pun kami perluas lagi koalisinya,” imbuhnya. (ana)

Hadiri Halal Bihalal Forum Komunikasi Pegawai Muslim, Bupati Badung Ajak Umat Jaga Persatuan dan Kesatuan

Bupati Giri Prasta Menghadiri acara Halal Bihalal Forum Komunikasi Pegawai Muslim Pemkab Badung 1445 H / 2024 di Balai Budaya Giri Nata Mandala Puspem Badung, Minggu (19/5/2024).
Bupati Giri Prasta Menghadiri acara Halal Bihalal Forum Komunikasi Pegawai Muslim Pemkab Badung 1445 H / 2024 di Balai Budaya Giri Nata Mandala Puspem Badung, Minggu (19/5/2024).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Bupati Giri Prasta menghadiri acara Halal Bihalal Forum Komunikasi Pegawai Muslim Pemkab Badung 1445 H / 2024M sekaligus penyerahan Hibah Haji 1445 Hijriah/tahun 2024 sebesar Rp655.301.500 dan dana prestasi dibantu dana kegiatan Kesra sebesar Rp30 juta dalam rangka lomba Qasidah Rebana.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Giri Prasta memberikan dukungan secara pribadi kepada kelompok kesenian masyarakat Muslim sebesar Rp23 Juta. Acara Halal Bihalal dilaksanakan di Balai Budaya Giri Nata Mandala Puspem Badung, Minggu (19/5/2024).

Bupati Giri Prasta, hingga saat ini umat Muslim di Kabupaten Badung sangat mewarnai pembangunan Badung hingga target PHR bisa melampaui batas.

“Apabila semua sudah dapat tercapai yang saya lakukan melaksanakan Rahmatan Lil Alamin yang artinya rahmat bagi seluruh alam, kasih sayang bagi semesta alam,” ujarnya

Umat Muslim, lanjut Giri Prasta, dalam keberhasilan pembangunan bersama-sama yang sudah disepakati adalah hubungan antar umat beragama, hubungan antar intern umat beragama yang dijunjung tinggi. Empat pilar kebangsaan menjadi pedoman dalam kehidupan bernegara.

“Saya contohkan dalam Empat Pilar Kebangsaan yaitu Pancasila sila Kelima, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia yang artinya semua insan sama dapat dan sama rasa jadi yang beda jangan sesekali kita paksa kan untuk menjadi sama tetapi yang sudah sama jangan kita bedakan,” tutup Giri Prasta.

Sementara itu, Ketua Panitia Halal Bihalal H. Warta D Sandy mengatakan, Forum Komunikasi Pegawai Muslim Pemkab Badung yang setiap tahunnya menyelenggarakan Halal Bihalal.

Kegiatan yang diselenggarakan ini sepenuhnya dibiayai dari kas Forum dan dibantu sepenuhnya oleh Pemkab Badung melalui Bupati Badung.

“Tentu ini semua semangat dari yang digelorakan oleh Bapak Bupati dalam membina umat. Dalam pelaksanaan Halal Bihalal dilaksanakan lomba untuk menjaga budaya tradisional muslim terkait kesenian,” ucapnya

Hadir pula dalam acara tersebut Ketua DPRD Kabupaten Badung I Putu Parwata, Forkopimda Badung, Pengurus FKPM Kabupaten Badung, dan para Muslimat Nahdlatul Ulama Badung. (ana)

Delegasi WWF Ke-10 dari Tiongkok Kunjungi DTW Jatiluwih

Menteri Sumber Daya Air Republik Rakyat Tiongkok H. E. Mr. Li Guoying bersama rombongan saat berkunjung ke DTW Jatiluwih, Minggu (19/5/2024).
Menteri Sumber Daya Air Republik Rakyat Tiongkok H. E. Mr. Li Guoying bersama rombongan saat berkunjung ke DTW Jatiluwih, Minggu (19/5/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih kembali dikunjungi oleh Delegasi World Water Forum (WWF) ke-10 Bali.

Pada Minggu (19/5/2024), delegasi dari Tiongkok yakni Menteri Sumber Daya Air Republik Rakyat Tiongkok H.E. Mr. Li Guoying bersama rombongan sejumlah 8 orang melihat pesona keindangan DTW yang terletak di Kecamatan Penebel, Tabanan ini.

Manajer DTW Jatiluwih I Ketut Purna menjelaskan, kedatangan para delegasi WWF ke Jatiluwih ini sifatnya insidental saja karena kunjungan resmi ke Jatiluwih untuk delegasi WWF baru dimulai pada Senin besok (20/5/2024).

“Kunjungan ini bersifat insidental saja. Namun, kami tetap melakukan penyambutan bagi para delegasi yang berkunjung sebelum waktu kunjungan resmi dibuka pada Senin besok,” ujarnya.

Ia menjelaskan, delegasi diajak melihat areal persawahan yang saat ini sedang ditumbuhi padi dan akan memasuki masa panen sekitar satu bulan mendatang.

Menteri Tiongkok, dikatakan Purna, sangat tertarik dengan sistem pembagian air dalam organisasi subak.

“Para delegasi dari Tiongkok ini lebih tertarik bertanya tentang pembagian air yang ada pada sistem subak. Bagi mereka sistem pembagian air ini sangat baik mereka sangat tertarik belajar tentang sistem ini,” ungkapnya.

Selain mengunjungi areal persawahan yang ditumbuhi padi, para delegasi Tiongkok ini juga diajak mengunjungi Pura Dalem yang ada di sekitar DTW Jatiluwih.

“Sebenarnya mereka ingin mengunjungi Pura Ulun Subak. Tapi karena tidak ada pura Ulun Subak di dekat sini, maka kami ajak mereka ke Pura Dalem sebagai representasi Pura Ulun Subak,” imbuhnya. (ana)

Sehari Denpasar Kirim 144 Truk Sampah ke TPA Mandung Selama WWF ke-10

Truk pengangkut sampah dari Kota Denpasar berjejer di sepanjang jalan menuju ke TPA Mandung, Minggu (19/5/2024).
Truk pengangkut sampah dari Kota Denpasar berjejer di sepanjang jalan menuju ke TPA Mandung, Minggu (19/5/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mandung, Desa Sembung Gede, Kerambitan, Tabanan, menerima kiriman sampah dari Kota Denpasar selama perhelatan World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali yang digelar pada 18 – 25 Mei 2024.

Pengiriman sampah ini sudah mulai dilakukan sehari sebelum pergelaran WFF dimulai atau tepatnya pada Jumat (17/5/2024).

Dari pantauan pada Minggu (19/5/2024), puluhan truk pengangkut sampah dari Kota Denpasar berjejer dipinggir jalan untuk menunggu giliran membuang sampah ke TPA.

Namun, kepulan asap tebal masih membimbing tinggi di sekitar tumpukan sampah dan menyelimuti seluruh area TPA Mandung.

Asap ini muncul di sisi Utara TPA yang memang menjadi lokasi kemunculan titik api saat kebakaran sebelumnya.

Kepala UPTD Pengolahan Sampah dan Lumpur Tinja TPA Mandung I Wayan Atmaja mengatakan, pengirimanan sampah dari Kota Denpasar memang sudah dilakukan sejak tanggal 17 Mei lalu.

“Pengiriman rencana dilakukan sampai tanggal 25 Mei nanti,” ujarnya.

Ia menyebut, rata-rata pengiriman sampah dari Kota Denpasar sekitar 144 truk perhari. Satu truk bisa mengangkut hingga 8 meter kubik sampah.

Sedangkan khusus untuk wilayah Tabanan, dalam sehari menerima dari pihak swasta mencapai 20 truk dan dari DLH 40 truk dengan ukuran yang sama yakni 8 kubik.

“Sampah-sampah yang dikirim kesini (TPA Mandung) dibuang di sebelah Timur TPA,” ungkapnya.

Atmaja memperkirakan, TPA Mandung masih bisa menampung semua kiriman sampah dari Kota Denpasar sampai tanggal 25 Mei nanti.

Sementara itu, sebagai upaya antisipasi timbulnya kebakaran yang makin parah akibat pengiriman sampah dari Denpasar, Atmaja mengaku tetap melakukan penyemprotan sebanyak dua kali sehari. Khususnya pada pagi dan sore hari.

“Kami siagakan tandon air dengan kapasitas 5.000 liter. Penyemprotan dilakukan oleh BPBD Tabanan dan petugas kami di UPTD,” ungkapnya. (ana)

Bupati Tabanan Hadiri Upacara Segara Kerthi Bali Nice WWF 2024

Bupati Komang Gede Sanjaya saat hadiri Upacara Segara Kerthi Bali Nice World Water Forum 2024 yang berlangsung di Bali Turtle Island Development Serangan Denpasar, Bali, Sabtu (18/5/2024).
Bupati Komang Gede Sanjaya saat hadiri Upacara Segara Kerthi Bali Nice World Water Forum 2024 yang berlangsung di Bali Turtle Island Development Serangan Denpasar, Bali, Sabtu (18/5/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dalam rangka pembukaan World Water Forum ke-10 Tahun 2024, sekaligus sebagai peringatan Rahina Tumpek Uye, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya hadiri Upacara Segara Kerthi Bali Nice World Water Forum 2024 yang berlangsung di Bali Turtle Island Development Serangan Denpasar, Bali, Sabtu (18/5/2024).

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Menteri Bidang Kemaritiman dan Investasi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Menteri PUPR, PJ Gubernur Bali, President of World Water Council beserta seluruh Delegasi WWF 2024, Para Bupati dan Walikota Se-Bali, serta Instansi Vertikal Provinsi Bali.

Pembukaan WWF Ke-10 tahun 2024 ditandai dengan Pemujaan dan Pagelaran Tari-tarian sakral seperti Tari Topeng Penasar, Tari Sang Hyang Dedari, Tari Sang Hyang Jaran, Tari Rejang Putri Maya, Tari Baris Cerekuak dan Tari Topeng Sidakarya, yang kaya akan nilai filosofis dan ciri khas budaya pulau Bali.

Dalam Sambutan PJ Gubernur, Sang Made Mahendra Jaya, Pulau Bali dipilih, selain karena memiliki alam yang indah juga karena kearifan lokal yang adiluhung, di mana keseharian masyarakat Bali menyatu dengan tradisi adat dan budaya warisan dari leluhur.

“Semoga taksu Pulau Bali dapat memberikan spirit positif untuk kelancaran dan suksesnya WWF ke-10 tahun 2024, serta memberikan memori yang menyenangkan dan indah,” sebutnya.

Upacara Segara Kerthi sore itu juga ditandai dengan rangkaian ritual yang dibalut dengan gelaran tradisi dan seni budaya termasuk pelepasan penyu dan burung sebagai penanda cinta kasih kita kepada satwa dan alam.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, penting halnya untuk mengikuti upacara Segara Kerthi guna memohon doa bagi kesuksesan acara, sekaligus sebagai upaya untuk memberikan penghargaan kepada alam dan lingkungan.

Hal tersebut juga didukung oleh pernyataan Loic Fauchon selaku President of World Water Council, bahwa Upacara ini sangat simbolis karena air adalah elemen suci dari kemurnian dan pembaruan.

“Kami mewakili begitu banyak bangsa dan budaya dan tradisi saling bersatu, melalui pelestarian dan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan dan dalam momen yang khidmat ini, memungkinkan kami untuk sepenuhnya memperhatikan tanggung jawab kami dan komitmen kami terhadap masa depan” terangnya.

Oleh sebab itu, Bupati Sanjaya memberikan tanggapan akan pentingnya kerjasama lintas sektoral dan lintas negara dalam menjaga keberlangsungan sumber daya air, sebagai sumber kehidupan yang tak ternilai.

Pihaknya juga mengingatkan tentang tanggungjawab bersama untuk melindungi dan melestarikan lingkungan bagi generasi mendatang.

Upacara Sagara Kerthi Bali Nice World Water Forum 2024 menjadi awal yang kuat untuk memulai perjalanan menuju pemulihan dan keberlanjutan sumber daya air dunia.

Dengan semangat kerjasama dan kesadaran akan pentingnya air sebagai aspek vital dalam kehidupan, diharapkan bahwa langkah-langkah konkret dapat diambil untuk mewujudkan visi bersama akan masa depan yang lebih baik untuk generasi mendatang. (ana)

Mantan Presiden Hungaria János Áder Kagumi Keindahan Terasering Jatiluwih Tabanan

Mantan Presiden Hungaria, János Áder bersama rombongan melihat persawahan Jatiluwih, Penebel, Tabanan, Sabtu (18/5/2025).
Mantan Presiden Hungaria, János Áder bersama rombongan melihat persawahan Jatiluwih, Penebel, Tabanan, Sabtu (18/5/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Mantan Presiden Hungaria, János Áder mengunjungi Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Tabanan, Sabtu (18/5/2025).

Áder, yang menjabat sebagai kepala negara dari tahun 2012 – 2022, mengungkapkan rasa kagumnya terhadap keindahan terasering di kawasan Subak Jatiluwih.

Manager DTW Jatiluwih Ketut Purna mengatakan, rombongan mantan Presiden Hungaria tiba di Jatiluwih sekitar pukul 12.00 WITA. Kedatangan mantan Presiden Hungaria tersebut merupakan kejutan.

“Kami tidak menyangka akan kedatangan mantan Presiden János Áder. Beliau datang didampingi mantan Duta Besar Hungaria untuk Indonesia,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, para rombongan sangat terkesan dengan pemandangan terasering Jatiluwih serta sistem pengairan tradisional (subak) yang diterapkan di sana.

Áder juga bertanya mengenai upaya Desa Jatiluwih dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya lokal.

“Beliau sangat kagum, terutama melihat masyarakat lokal dalam mempertahankan warisan budaya ini,” kata pria yang akrab disapa John tersebut.

Pihaknya berharap, dengan persiapan yang matang dan kedatangan tamu kehormatan János Áder, DTW Jatiluwih bisa terus memukau para pengunjung. Terutama para delegasi World Water Forum (WWF) yang dijadwalkan berkunjung pada 25 Mei nanti.

“Selain itu, kami juga berharap Jatiluwih bisa menjadi contoh pelestarian budaya dan lingkungan,” imbuh john.

Sementara itu, sejumlah persiapan pengamanan di kawasan DTW Jatiluwih mulai dilakukan untuk menyambut delegasi World Water Forum (WWF) yang dijadwalkan akan berkunjung pada tanggal 20-25 Mei 2024.

Penjor, lelakut, sunari, pindekan dan kapuakan sudah dipasang di sepanjang jalur utama dan areal persawahan. Selain itu, Jatiluwih Gate juga akan dibangun untuk memberikan kesan khusus bagi para delegasi. (ana)

DTW Jatiluwih Tabanan Bersiap Sambut Delegasi WWF Ke-10

Suasana kunjungan di DTW Jatiluwih menjelang WWF ke-10.
Suasana kunjungan di DTW Jatiluwih menjelang WWF ke-10.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih, Tabanan akan dikunjungi oleh delegasi World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali yang akan digelar pada 18 – 25 Mei mendatang.

Untuk itu, beragam persiapan sudah dilakukan oleh pihak manajemen DTW, mulai dari memasang 100 penjor, Sunari, pindekan dan mempersiapkan beragam atraksi khas pertanian.

Manajer DTW Jatiluwih I Ketut Purna mengatakan, para delegasi dijadwalkan mulai berkunjung ke Jatiluwih pada 20 Mei dan secara keseluruhan DTW Jatiluwih sudah siap menerima kunjungan para delegasi.

Persiapan sarana dan prasarana sudah rampung, termasuk tempat parkir mobil dan lokasi kunjungan para delegasi sudah hampir rampung.

“Saat ini kami tinggal melakukan finishing saja, seperti melakukan dekorasi dengan memasang penjor, Sunari dan pindekan. Termasuk memasang Jatiluwih Gate di sisi Timur monumen Unesco,” jelasnya saat dikonfirmasi, Sabtu (18/5/2024).

Total ada sebanyak 100 Penjor yang akan di pasang di areal yang akan di kunjungi oleh para delegasi WWF. Pembuatan penjor dilakukan oleh krama dari sepuluh banjar di Desa Jatiluwih.

Kemudian, untuk Sunari dan pindekan yang dipasang sebanyak enam buah. Atraksi yang akan ditampilkan meliputi tari penyambutan yakni tari Rejang Kesari, tari Tebuk Lesung oleh Lansia yang berasal dari Banjar di sekitar DTW serta beberapa atraksi tradisional lainnya yang berkaitan dengan aktivitas pasca panen para petani di Jatiluwih.

“Untuk atraksi di tengah sawah tidak kami lakukan, karena saat ini areal sawah di Jatiluwih masih ditumbuhi padi,” ucapnya.

Terkait anggaran yang dikeluarkan DTW Jatiluwih untuk menyambut para delegasi, Purna mengaku, dana yang dianggarkan mencapai Rp250 juta.

Seluruh dana tersebut digunakan untuk keperluan dekorasi dan proses penyambutan, seperti membayar penari yang akan tampil, membeli perlengkapan dekorasi dan lain sebagainya.

“Anggaran untuk areal parkir itu anggarannya berbeda,” sambungnya.

Purna menambahkan, jadwal kunjungan delegasi WWF ke Jatiluwih sudah mulai dari tanggal 20 Mei 2025.

“Perkiraan per harinya, Jatiluwih akan dikunjungi sebanyak 50-100 orang delegasi. Sedangkan, untuk kepala negara, akan dijadwalkan pada tanggal 24 atau 25 Mei,” tambahnya.

Dari sisi keamanan, selain sudah berkoordinasi dengan stakeholder terkait, seperti TNI dan Polri, untuk aktivitas pengamanan pihak DTW juga akan menurunkan pecalang untuk membantu proses pengamanan. “Pecalang ini akan diturunkan mulai tanggal 20 Mei,” imbuh Purna. (ana)

Pemilik Lupa Matikan Kompor, 2 Unit Dapur di Denpasar Ludes Terbakar

Bangunan dapur milik warga di Kelurahan Kesiman, Denpasar Utara, Jumat (17/5/2024).
Bangunan dapur milik warga di Kelurahan Kesiman, Denpasar Utara, Jumat (17/5/2024).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Satu unit bangunan dengan dua blok dapur di Jalan Sedap Malam Gang Simantri no. 6 Kelurahan Kesiman, Denpasar Timur, terbakar pada Jumat (17/5/2024) sekitar pukul 10.15 WITA.

Diduga kebakaran berasal dari ledakan tabung gas yang berasal dari dapur korban yakni I Made Sastrawan (48). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Kasi Humas Polresta Denpasar I Ketut Sukadi menerangkan, kebakaran ini murni terjadi karena kelalaian korban yang lupa mematikan kompor dan ditinggal pergi ke puskesmas.

“Kebakaran pertama kali diketahui oleh anak korban yang sedang berada di rumah karena mendengar suara ledakan dan listrik di rumahnya mati,” ujarnya.

Api baru berhasil dipadamkan dengan dua unit mobil pemadam kebakaran.  “Api padam sekitar pukul 11.15 WITA,” imbuh Sukadi. (jas)

KPU Bali Targetkan Partisipasi Pilkada 2024 Capai 75 Persen

Komisioner KPU Bali Komisioner KPU Bali I Gede Jhon Darmawan.
Komisioner KPU Bali Komisioner KPU Bali I Gede Jhon Darmawan.

PANTAUBALI, COM, BADUNG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali menargetkan tingkat partisipasi masyarakat pada Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) 2024 mencapai 75 persen.

Komisioner KPU Bali Komisioner KPU Bali I Gede Jhon Darmawan mengungkapkan, target 75 persen itu dipasang dengan pertimbangan dua alasan yakni capaian proses Pemilu 2024 yang mencapai 83,3 persen dan capaian Pilkada 2020 lalu yang diikuti enam kabupaten/kota mencapai 75 persen.

“Capaian pada Pilkada sebelumnya di enam kabupaten ada ketimpangan 80 persen bahkan 54 persen. Jadi kami memasang target ini tidak kurang dari capaian sebelumnya,” ujarnya, Jumat (17/5/2024)

Ia menjelaskan, dalam mencapai target 75 persen tersebut, KPU akan melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat.

Salah satu disebutkannya yakni dengan menggencarkan sosialisasi ke masyarakat baik secara langsung ataupun melalui sosial media.

“Masyarakat cenderung lebih mengetahui informasi melalui media sosial sehingga kami akan gencarkan sosialisasi di sana,” ungkapnya.

Selain itu, KPU juga berharap para penyelenggara dan peserta Pilkada dalam melakukan kampanye lebih memperhatikan lingkungan. Misalnya mengurangi pemasangan baliho dan penggunaan plastik dalam proses pemungutan suara.

“Lebih baik kampanye di sosial media. Lagi pula, alat peraga kampanye sudah difasilitasi oleh KPU langsung atau lebih baik juga kampanye bertemu langsung dengan masyarakat,” ucap Jhon. (ana)

Momen Meliang-Liang Tingkatkan Kebersamaan Pegawai Pemkab Tabanan

Momen Meliang-Liang Tingkatkan Kebersamaan Pegawai lingkungan Pemkab Tabanan.
Momen Meliang-Liang Tingkatkan Kebersamaan Pegawai lingkungan Pemkab Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN –  Momen ‘Meliang-liang’ yang didahului dengan giat bersih-bersih kantor tetap mendapat sambutan luar biasa dari seluruh pegawai di Pemerintah Kabupaten Tabanan, terlebih saat dihadiri langsung oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya dalam gelaran istimewa tersebut, Jumat (17/5/2024).

Bertempat di Taman Jayaning Singasana, kegiatan ‘Meliang-liang’ ini bukan hanya sekedar ajang untuk berkumpul, tetapi juga menjadi momentum bagi para pegawai untuk merayakan kebersamaan dengan berbagai aktivitas, seperti karaoke bersama dan saling berbagi kebahagiaan. Seluruh OPD serta ASN di lingkungan Pemkab Tabanan turut serta memeriahkan acara ini dan memupuk tali silaturahmi.

Bagi Bupati Sanjaya, kegiatan rutin ini memiliki tujuan yang lebih dari sekadar hiburan semata.

“Meliang-liang menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan di antara para pegawai, serta membangun semangat kerja yang lebih baik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan,” ujar Sanjaya.

Kehadiran Bupati Tabanan saat itu turut memberikan warna tersendiri pada acara ini. Tak hanya memberikan semangat bagi para peserta dan berinteraksi langsung dengan para pegawai, tetapi orang nomor satu di Tabanan itu juga ikut menyanyi dan berjoget bersama dengan penuh sukacita.

Hal ini menunjukkan kedekatan dan kepeduliannya terhadap kesejahteraan dan kebersamaan di lingkungan kerja.

Dimulai dengan kegiatan bersih-bersih pagi di sekitaran lokasi kerja masing-masing, acara Meliang-liang ini juga menjadi ajang untuk melepas penat dan kejenuhan dari rutinitas kerja.

Dengan adanya aktivitas yang santai dan penuh keceriaan, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja para pegawai di masa mendatang. Acara ini juga menjadi wadah bagi para pegawai untuk mengeluarkan bakat dan kreativitas mereka.

Pagi bersih-bersih, bonusnya hiburan meliang-liang dan kembali bekerja. “Terima kasih semuanya atas semangatnya. Saya juga sampaikan tadi kepada para kepala OPD agar ajak serta stafnya, supaya semua bersemangat membangun Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani,” tegas Bupati Sanjaya dengan penuh semangat saat itu.

Pihaknya juga berpesan untuk para pegawai agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan kerja sebelum ikut meliang-liang.

Dengan demikian, kegiatan ‘Meliang-liang’ di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan bukan hanya sekedar acara rutin mingguan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, kegembiraan, dan semangat kerja yang tinggi.

Dukungan penuh dari Bupati Sanjaya serta partisipasi aktif dari seluruh pegawai, menjadikan acara ini sebagai bagian integral dari budaya organisasi yang positif dan berkelanjutan. (ana)