- Advertisement -
Beranda blog Halaman 412

Bajra Sandhi Jadi Target Pembersihan dan Perawatan Perusahaan Pembersih Asal Jerman ‘Kärcher’

Kegiatan pembersihan Monumen Bajra Sandhi di Jalan Raya Puputan No.142, Panjer, Denpasar, Rabu (19/6/2024).
Kegiatan pembersihan Monumen Bajra Sandhi di Jalan Raya Puputan No.142, Panjer, Denpasar, Rabu (19/6/2024).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Penyedia sistem pembersihan yang efisien dan ramah lingkungan terkemuka di dunia yaitu Kärcher, saat ini sedang membersihkan Monumen Bajra Sandhi tanpa biaya, sebuah lambang bersejarah ikonik yang terletak di Jalan Raya Puputan No.142, Panjer, Denpasar, Rabu (19/6/2024).

Hal ini adalah bagian dari International Cultural Sponsoring Programme milik Kärcher yang dijadwalkan berlangsung dari 12 hingga 26 Juni 2024, sekaligus menunjukkan komitmen Kärcher untuk melestarikan monumen yang memiliki nilai sejarah atau budaya yang tinggi.

Proyek ini menandai inisiatif pembersihan kedua Kärcher di Indonesia, yaitu pertama adalah pembersihan Monumen Nasional (Monas) di Jakarta pada tahun 2014

Dipilihnya Monumen Bajra Sandhi tak luput dari negara yang beriklim tropis monsoon, kelembaban tinggi dan curah hujan yang sering sehingga Bajra Sandhi menjadi media sempurna bagi pembiakan (Proliferasi) alga, lumut, jamur, lumut kerak, dan bakteri.

Selain itu, fasad monumen yang rompal memungkinkan bibit tanaman untuk berakar melalui sambungan dan retakan di permukaannya. Jika tidak dihilangkan dan dibersihkan, pertumbuhan organisme hidup dengan akarnya dapat menyebabkan kerusakan pada substansi batunya.

Maka dari itu, Pemerintah Provinsi Bali bekerja sama dengan Kärcher Indonesia dan para ahli pembersih berpengalaman dari Jerman akan menggunakan alat model uap tanpa tekanan dari pembersih bertekanan tinggi dengan air panas super-class untuk menghilangkan kotoran yang disebabkan oleh pertumbuhan organisme hidup yang ada di permukaan bangunan.

Klaus Puhmeyer, Regional President of Kärcher ASEAN region, Korea dan Taiwan menyatakan, Bajra Sandhi dipilih karena sejarahnya yang penting serta bahan batu lava Bali yang unik dan tradisional.

Bajra Sandhi juga berfungsi sebagai ruang edukasi dan seni yang menjadi daya tarik pengunjung dari seluruh dunia yang harus dijaga dan dirawat.

“Mendukung pelestarian monumen ini untuk generasi mendatang membutuhkan pengetahuan dan alat yang tepat, Mengingat ukuran monumen yang cukup luas, kami tidak akan mampu membersihkan seluruh bangunan. Namun, kami akan mendirikan fondasi dan memberikan pelatihan untuk pengelola monumen guna memastikan pelestariannya di masa depan,” ujarnya.

Selanjutnya, digunakan Pembersih Tekanan Tinggi HDS 13/20-4S Super Class buatan Jerman dalam mode uap, untuk mengurangi pengikisan pada batu.

Berbeda dengan pembersihan bertekanan tinggi, pembersihan uap hampir sepenuhnya menghilangkan komponen tekanan. Hanya 0,5 hingga 1 bar yang diterapkan pada permukaan batu.

Efek pembersihan dengan suhu sekitar 95°C pada permukaan batu terutama dicapai melalui faktor suhu sehingga spora yang tertanam sangat dalam juga diminimalkan oleh uap panas, yang menunda kembalinya pertumbuhan.

Mateus Bernath, Managing Director Kärcher Indonesia mengungkapkan, Monumen Bajra Sandhi, yang menyerupai lonceng yang digunakan oleh pendeta Hindu (Bajra), memiliki eksterior yang kaya dengan detail ornamen Bali.

Itu mencerminkan ajaran filosofis Hindu dan melambangkan nasionalisme dengan 17 gerbang utama, 8 pilar, dan total tinggi 45 meter, mewakili Hari Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 1945. Dirancang oleh arsitek Ir. Ida Bagus Gede Yadnya pada tahun 1981, monumen ini mencerminkan makna budaya yang mendalam.

“Dengan hal dan makna tersebut Tim Kärcher yang terlibat dalam pembersihan Monumen Bajra Sandhi merupakan orang-orang yang terlatih, terdiri dari lima anggota, termasuk satu spesialis dari Jerman.”

Kepala Dinas Kebudayaan Bali Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha melanjutkan, dengan adanya dukungan swasta, akan lebih mempermudah pemerintah dalam melestarikan cagar budaya yang ada, dan setelah ini akan dipertimbangkan apakah pemerintah akan membeli alatnya untuk digunakan atau akan bekerja sama terus.

“Kami menghargai upaya Kärcher untuk membantu melestarikan salah satu monumen penting di Bali. Bajra Sandhi adalah monumen yang ingin kami lestarikan sebagai bagian dari warisan budaya kami,” tambahnya. (jas)

Kabupaten Badung Catat Angka Kemiskinan Ekstrem 0 Persen 

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung menyebut perkembangan angka miskin ekstrem di Badung menunjukkan tren penurunan hingga 0 persen pada tahun 2024.

Angka tersebut berdasarkan data BPS Badung dan surat dari Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, 26 Februari 2024 menunjukkan angka 0 persen. Artinya tidak adanya kemiskinan ekstrem di badung.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Bupati Badung ai Ketut Suiasa dalam rapat Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) Pemkab Badung tahun 2024 bersama Tim Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) melalui in-depth interview (zoom) di ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Rabu (19/6/2024).

Wapub Suiasa menjelaskan pada tahun 2023 terdapat sebanyak 17.010 jiwa penduduk miskin. Angka ini menunjukkan terjadinya penurunan penduduk miskin jika dibandingkan tahun 2021 dan 2022.

“Persentase penduduk miskin di Badung pada tahun 2023 yaitu 2,30 persen, angka ini mengalami penurunan jika dibandingkan tahun 2022 sebesar 2,53 persen. Kemiskinan ekstrim juga melampaui target nasional yang ditargetkan tuntas 2024, namun Badung sudah tuntas di 2023,” jelasnya.

Wabup Suiasa mengatakan, tema pada evaluasi AKIP tahun ini mengusung tentang pengentasan kemiskinan, sebagaimana kebijakan ini merupakan salah satu program prioritas Presiden RI Joko Widodo.

Ditambahkan, sesuai surat Kemendagri, Pemkab Badung telah melakukan upaya dan langkah-langkah dengan memetakan program, kegiatan dan sub kegiatan guna menangani pengentasan kemiskinan.

Langkah nyata yang dilaksanakan yaitu menambahkan anggaran pada beberapa OPD untuk melaksanakan program yang membantu dalam pengentasan kemiskinan.

Selain itu, melakukan langkah-langkah percepatan pengentasan kemiskinan diantaranya; penyusunan rencana aksi daerah 2022-2026 dalam rangka penanggulangan kemiskinan.

Kemudian, penyusunan rencana kerja tahunan penanggulangan kemiskinan, pemutakhiran data DTKS, penyusunan pedoman umum pelaksanaan program percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem, dan program kegiatan dan sub kegiatan hasil pemetaan di badung.

“Kami menyadari upaya perbaikan yang telah dilakukan selama ini belum sesuai harapan kita bersama. Untuk itu kami mohon kepada tim evaluasi, disamping melakukan evaluasi. Kami juga harapkan dapat memberikan arahan serta pembinaan sebagai pedoman dalam meningkatkan kualitas penerapan SAKIP di Kabupaten Badung,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan KemenPAN RB, Hidayah Azmi Nasution didampingi Tim Evaluasi AKIP KemenPAN RB menjelaskan, evaluasi AKIP merupakan proses dalam upaya pembinaan dan melihat sejauh mana kemajuan dan hasil pembangunan yang telah dilakukan pemerintah daerah Provinsi, Kabupaten maupun Kota serta memberikan solusi bila ditemukan permasalahan yang dihadapi.

“Evaluasi ini sangat penting dilakukan untuk mencapai hasil semaksimal mungkin. Kami berharap dapat memberikan pembinaan dan kontribusi yang baik bagi daerah, guna mewujudkan AKIP yang dapat memberikan dampak dan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Dikatakan pula, evaluasi tahun ini mengangkat tema ‘kemiskinan’sesuai dengan komitmen Presiden RI yang menginginkan kemiskinan ekstrem nol persen.

“Tahun ini fokus kita mengenai kemiskinan. Namun demikian, juga dilakukan evaluasi di bidang lainnya seperti digitalisasi maupun inflasi,” tambahnya. (ana)

Bupati Tabanan Tekankan Pentingnya Manajemen Risiko untuk Percepatan Proyek Strategis Nasional

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Daerah dalam menjalankan rencana pembangunan nasional, diperlukan penyelenggaraan manajemen risiko yang terintegrasi guna mewujudkan masyarakat Indonesia yang mandiri, maju, adil, dan makmur melalui percepatan pembangunan nasional di berbagai bidang sesuai dengan perencanaan pembangunan nasional.

Hal tersebut tertuang dalam Amanat Perpres No. 39 Tahun 2023 tentang Manajemen Risiko Pembangunan Nasional.

Pada Rabu, (6/19/2024) Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri langsung kegiatan rapat koordinasi terkait sosialisasi Perpres No. 39 Tahun 2023 tersebut di Ruang Rapat Utama Jayaning Singasana Kantor Bupati Tabanan.

Rapat tersebut diselenggarakan dalam rangka untuk meningkatkan pencapaian sasaran pembangunan nasional, kualitas tata kelola penyelenggaraan negara, efektivitas sistem pengendalian intern, serta inovasi pelayanan publik.

Bupati Sanjaya menekankan pentingnya manajemen risiko dalam rangka mewujudkan percepatan pelaksanaan proyek strategis nasional.

“Maka dari itu, dibutuhkan manajemen risiko yang terintegrasi, serta terstruktur dan komprehensif serta kolaboratif seperti yang tertuang dalam Perpres No. 39 tahun 2023 guna mensukseskan bersama, apa yang menjadi program, guna mewujudkan Tabanan Era baru yang Aman, Unggul Madani,” jelas Sanjaya.

Politisi asal Dauh Pala tersebut juga meminta kepada seluruh Pimpinan Perangkat Daerah, Kepala Bagian dan Camat agar dalam percepatan pelaksanaan proyek strategis nasional melalui kolaborasi baik dengan perangkat daerah terkait maupun lintas sektor.

“Saya selalu menyampaikan kolaborasi dalam mewujudkan proyek-proyek strategis, sehingga tidak ada keterlambatan, jika ada keterlambatan itu artinya kolaborasinya tidak jalan,” tegas Sanjaya.

Di kesempatan yang sama, Inspektur Tabanan, I Gusti Ngurah Supanji menyebutkan, manajemen risiko pembangunan nasional yang didasarkan atas tata kelola pembangunan nasional yang baik memerlukan pengawalan sejak di perencanaan.

“Banyak keputusan strategis di masa lalu yang tidak terinformasi risiko dan dampaknya baru terasa akhir-akhir ini. Maka dari itu, diperlukan adanya kolaborasi formal untuk berbagi tanggung jawab dan sumber daya, dengan kolaborasi, risiko bersama dapat dimitigasi secara lebih efektif,” ujarnya.

Supanji menambahkan, terdapat berbagai tantangan yang dihadapi oleh Pemerintah Daerah dalam penyelenggaraan manajemen risiko ini.

“Selain itu dipengaruhi juga oleh kompleksitas kelembagaan yang menjadi tantangan dalam proses identifikasi dan pengelolaan risiko secara efektif, terlebih lagi jika kurang jelasnya regulasi, koordinasi, dan perubahan struktural menyebabkan pembagian kewenangan menjadi tumpang tindih dan tidak efisien,” pungkasnya.

Rapat turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, Inspektur, Para Asisten, Jajaran Pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, beserta Camat se-Kabupaten Tabanan. (rls)

Pemkab Jembrana Bakal Tata Kawasan Yeh Leh 

Bupati Jembrana I Nengah Tamba saat mengecek kawasan Yeh Leh, pada Rabu (19/6/2024).
Bupati Jembrana I Nengah Tamba saat mengecek kawasan Yeh Leh, pada Rabu (19/6/2024).

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Pemerintah Kabupaten Jembrana berencana melakukan penataan kawasan Yeh Leh yang merupakan pintu masuk strategis dengan Kabupaten Tabanan.

Hal itu disampaikan Bupati Jembrana I Nengah Tamba usai pengecekan kawasan Yeh Leh, Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, bersama Kepala Dinas PUPRPKP Jembrana I Wayan Sudiarta, pada Rabu (19/6/2024).

“Sekilas Yeh Leh saat ini tampak bagus, namun masih kurang representatif untuk mendukung visi Jembrana Emas 2026. Kawasan Yeh Leh juga sangat ramai dikunjungi warga maupun pelintas, sehingga sudah layak ditata ulang ,” ujar Bupati Tamba.

Orang nomor satu di Jembrana itu merencanakan agar kawasan ini memiliki tampilan yang lebih cantik, dengan pemandangan pantai yang jelas terlihat dari jalan raya.

Selain itu juga akan menyediakan fasilitas yang nyaman dan bersih, seperti toilet dan kantin modern, namun tetap mempertahankan nuansa lokal dan pedesaan.

Sementara bagi pelintas juga akan diberikan akses yang lebih luas bagi mereka yang hendak beristirahat usai berkendara.

Pelebaran akses itu juga menghindari penumpukan parkir yang dikhawatirkan membahayakan lalu lalang kendaraan dijalan nasional sekaligus memberikan kesempatan pengunjung lebih aman menikmati keindahan pantai Yeh Leh.

Penataan kawasan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pelayanan dan kenyamanan bagi pengunjung, dengan tetap menjaga dan menghidupkan konten lokal.

“Kami ingin memastikan bahwa hospitality yang ditawarkan di sini bisa memberikan pengalaman yang memuaskan bagi pengunjung,” tambahnya.

Namun, Tamba menyebut, rencana penataan ini akan dimatangkan lebih lanjut, terutama dari sisi anggaran.

“Jika anggaran tahun ini tidak memungkinkan, kami akan mengajukan rencana ini pada induk anggaran 2025,” jelasnya.

Sementara, terkait dengan penataan Melasti, telah dipindahkan dari Yeh Leh ke wilayah  rest area Pengeragoan.

Sehingga penataan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mewujudkan Jembrana sebagai destinasi yang tidak hanya indah tetapi juga nyaman dan ramah bagi semua pengunjung.

“Kami akan menata area ini dengan baik, termasuk memperpanjang trotoar hingga lima meter untuk memberikan ruang lebih bagi pengunjung yang ingin bersantai,” pungkasnya. (ana)

Ajukan Permohonan Sertifikat Halal, Dapur Lapas Tabanan Ditinjau LPPOM MUI

Tim Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonsia (LPPOM MUI) Provinsi Bali meninjau dapur Lapas Tabanan, Rabu (19/6/2024).
Tim Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonsia (LPPOM MUI) Provinsi Bali meninjau dapur Lapas Tabanan, Rabu (19/6/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan menerima audit atau pemeriksaan lapangan oleh Tim Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonsia (LPPOM MUI) Provinsi Bali, Rabu (19/6/2024).

Audit ini bertujuan untuk meminta data maupun informasi baik tertulis maupun wawancara serta mengecek lokasi untuk pengurusan Sertifikat Halal Dapur Lapas.

Proses Pengurusan Sertifikat Halal ini terkait dengan Surat Direktorat Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Nomor Tanggal 15 Mei 2024 Nomor PAS.6-PK.06.08-613 tentang Himbauan Kepemilikan Sertifikat Halal dalam Penyelenggaraan Makanan di UPT Pemasyarakatan.

Kepala Subseksi Perawatan Narapidana/Anak Didik Lapas, I Gede Komang Werdi mengatakan, pengajuan sertifikat dapur hala ini merupakan bentuk komitmen Lapas Tabanan memberikan layanan terbaik bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), khususnya dalam penyediaan makanan yang berkualitas dan halal.

“Untuk memberikan layanan terbaik bagi teman-teman Warga Binaan khususnya kualitas makanan, salah satu upaya yang kami lakukan yaitu pengurusan sertifikat halal Dapur Lapas,” terangnya.

Tim LPPOM MUI melakakukan audiensi dan wawancara mengenai proses pengolahan makanan di Dapur Lapas.

“Pemeriksaan mulai dari proses proses permintaan bahan makanan ke vendor, serah terima, pemeriksaan dan proses pengolahan makanan sampai penyajian makanan serta pendistribusian kepada warga binaan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja Agung Wisnuputra Dalem menambahkan, pengurusan sertifikat halal ini merupakan langkah yang penting untuk memastikan makanan yang disajikan kepada warga binaan memenuhi standar.

“Komitmen kami jelas yaitu untuk memberikan segala bentuk pelayanan terbaik sesuai tugas dan fungsi Pemasyarakatan. Salah satunya yaitu mengupayakan kebersihan, higienis dan kehalalan makanan bagi Warga Binaan,” ujarnya.

Dari hasil audit ini terdapat beberapa rekomendasi dan catatan dari audit untuk perbaikan proses sertifikasi halal Dapur Lapas Tabanan.

Dengan diterbitkannya sertifikat halal tersebut tentunya akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas makanan yang disajikan di dalam Lapas. (ana)

Penderita Demam Berdarah Wajib Konsumsi 5 Buah Ini, Ampuh Naikkan Trombosit Darah

Ilustrasi buah jambu biji (Foto: Alodokter)
Ilustrasi buah jambu biji

PANTAUBALI.COM – Perubahan cuaca ekstrem yang belakangan ini terjadi menpengaruhi peningkatan penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia.

DBD merupakan salah satu jenis penyakit infeksi yang ditularkan melalui nyamuk Aedes Aegypti untuk menularkan virus dengue ke tubuh manusia. Virus itulah yang menjadi penyebab penyakit DBD.

Umumnya, penyakit DBD ditandai dengan gejala berupa demam tinggi, nyeri otot, sakit kepala, mual, dan muntah.

Penderita DBD juga akan mengalami gejala trombositopenia atau penurunan trombosit dalam darah.

Hal tersebut dapat memicu terjadinya perdarahan, seperti mimisan, pendarahan di gusi, muntah, atau buang air besar berdarah.

Maka, menaikkan kadar trombosit dalam darah perlu dilakukan. Biasanya, dokter akan memberikan obat untuk penaikkan trombosit.

Selain obat, mengonsumsi buah juga bisa menjadi salah satu pilihan tepat untuk menambah jumlah trombosit.

Berikut adalah beberapa jenis buah yang mampu membantu menaikkan kadar trombosit dilansir dari berbagai sumber.

1. Jambu biji

Jambu biji adalah buah yang sudah dikenal banyak orang untuk menaikkan trombosit. Penelitian juga menyebutkan vitamin C mampu menaikkan kadar trombosit dan sel darah putih pada penderita demam berdarah.

Kandungan vitamin C yang tinggi pada buah tersebut ampuh ntuk menaikkan trombosit. Untuk diketahui, dalam 1 buah jambu biji seberat 100 gram terkandung 87 miligram vitamin C.

Selain buahnya, daun jambu biji juga ampuh untuk meningkatkan kadar trombosit. Sebab kandungan Quercetin yang terdapat dalam daun jambu biji berperan sebagai antivirus yang dapat menghambat replikasi virus Dengue penyebab demam berdarah. Daun jambu biji dapat dikonsumsi lalapan atau meminum air rebusan daun jambu biji.

2. Mangga

Selain jambu biji, mangga juga mengandung vitamin C yang cukup tinggi. Dalam 1 buah mangga gedung dengan berat rata-rata 200 gram terdapat sekitar 60 miligram vitamin C.

Dengan berat yang sama, mangga manalagi bahkan mengandung 122 miligram vitamin C.
Vitamin C dalam mangga dapat memaksimalkan penyerapan zat besi yang berperan penting dalam pembentukan sel darah merah dan trombosit.

3. Jeruk

Tidak hanya kaya kandungan vitamin C, buah jeruk kaya akan kandungan asam folat yang merulakan jenis vitamin untuk pembentukan sel darah merah dan trombosit. Satu buah jeruk berukuran besar mengandung 55 mikrogram asam folat.

4. Delima

Buah berikutnya yang dapat membantu menaikkan kadar trombosit dalam darah adalah delima. Buah delima mengandung banyak vitamin C dan folat yang berperan dalam pembentukan sel darah.

Dalam 1 buah delima dengan berat rata-rata 280 gram mengandung 30 miligram vitamin C dan 107 mikrogram asam folat. Manfaat ini hanya bisa didapatkan dengan mengonsumsi buah delima secara langsung.

5. Labu kuning

Labu kuning menjadi salah satu sumber vitamin K. Meskipun tidak secara langsung dapat meningkatkan trombosit, akan tetapi vitamin K bermanfaat bagi orang yang memiliki jumlah trombosit rendah dan berisiko mengalami perdarahan.

 

Itulah beberapa jenis buah yang berkhasiat untuk menaikkan trombosit darah. Berbagai jenis buah untuk menaikkan trombosit tersebut dapat dikonsumsi sehari-hari.

Selain mengonsumsi buah, penderita DBD juga harus mengonsumsi makanan lain yang dapat meningkatkan trombosit.

Terutama makanan yang mengandung zat besi, seperti daging sapi, daging kambing, ayam, ikan, telur, kacang-kacangan, dan sayuran berdaun hijau, serta makanan yang mengandung vitamin B12, seperti hati sapi, kerang, dan telur.

Asyik Berenang, WNA Qatar Tewas Terseret Arus di Pantai Kelingking

PANTAUBALI.COM, KLUNGKUNG – Seorang wisatawan Warga Negara Asing (WNA) laki-laki berumur 30 tahun asal Qatar ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus di Pantai Kelingking, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (18/6/2024).

Peristiwa nahas tersebut terjadi ketika korban bersama rekan lainnya asyik berenang di sekitar pantai.

Namun, sekitar pukul 13.00 WITA mereka terbawa ombak dan dua orang berhasil menyelamatkan diri. Sedangkan korban tenggelam dan hilang.

Kejadian tersebut lantas dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) pada pukul 14.00 WITA untuk permintaan bantuan evakuasi.

“WNA terseret arus saat berenang dan ditemukan dalam keadaan mengapung,” ujar Koordinator Unit Siaga SAR Nusa Penida Cakra Negara.

Selanjutnya, Basarnas Bali memberangkatkan 5 orang personel dari Unit Siaga SAR Nusa Penida menuju lokasi kejadian.

Usai dilakukan koordinasi dengan pihak keluarga, disepakati untuk evakuasi melalui jalur udara.

Kemudian, Basarnas Bali berkoordinasi dengan pihak Helly Air Bali agar bisa segera mengevakuasi korban beserta rekan lainnya.

Pada pukul 16.50 WITA korban bersama temannya berhasil di evakuasi dari Pantai Kelingking dan dibawa menuju Hellypad Air Bali di Pelabuhan Benoa.

“Proses evakuasi berjalan lancar. Korban meninggal lantas dibawa menuju rumah Sakit Umum Bali Mandara Denpasar menggunakan ambulance RS. Bali Mandara,” imbuh Cakra.

Proses evakuasi turut melibatkan tim SAR gabungan dari Basarnas Bali (Unit Siaga SAR Nusa Penida), TNI AL, BPBD Klungkung, Polsek Nusa Penida, Klinik Nusa Medika, RS Bali Mandara dan masyarakat setempat. (ana)

Inovasi TPS3R Desa Pangkung Karung, Olah Sampah Jadi Pupuk Organik Gratis untuk Warga

Pengolahan sampah organik menjadi pupuk di TPS3R Desa Pangkung Karung, Kecamatan Kerambita, Tabanan.
Pengolahan sampah organik menjadi pupuk di TPS3R Desa Pangkung Karung, Kecamatan Kerambita, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Desa Pangkung Karung yang terletak di Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan memiliki cara berbeda dalam mengelola Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R).

Umumnya, TPS3R bertujuan mengolah sampah baik itu sampah organik dan anorganik untuk mengatasi masalah sampah di wilayah sekitar.

Namun, TPS3R Desa Pangkung Karung selain mengolah sampah juga membagikan hasil pengolahan sampah berupa pupuk organik kepada warga desa.

Pupuk organik ini dibagikan setiap tahunnya kepada warga yang memakai jasa pengangkutan sampah dari TPS3R Desa Pangkung Karung.

Selain pupuk organik, TPS3R juga memilah sampah anorganik dan menjualnya kembali ke pihak ketiga.

Bendahara Kelompok Pemeliharaan dan Pemberdayaan Desa Pangkung Karung Ni Made Suartini mengatakan, TPS3R Desa Pangkung Karung menerima 4 ton sampah organik setiap bulannya.

Semua sampah ini akan diolah menjadi pupuk organik dengan beberapa tahap.

Pertama, sampah organik yang masuk dipilah dulu, lalu dikeringkan. Setelah kering, baru dicacah menggunakan mesin.

Selanjutnya, sampah difermentasi selama dua bulan sebelum dikemas dan siap untuk dijual atau dibagikan.

“Dari 4 ton sampah organik yang masuk biasanya menjadi 1 ton pupuk organik,” ujarnya, Selasa (18/6/2024).

Ia mengatakan, warga yang memakai jasa pengangkutan sampah TPS3R, akan mendapatkan pupuk organik gratis sebanyak 5 kilogram setiap tahun. Mereka biasanya menjual pupuk organik seharga Rp1.250 per kilogram.

“Dari TPS3R sudah dikemas dengan berat 6 kilogram. Pembelinya masih warga sekitar terutama petani hingga ibu rumah tangga yang berkebun,” ungkapnya.

Selain melayani jasa pengangkutan sampah dan membuat pupuk organik, lanjut Suartini, TPS3R Desa Pangkung Karung juga sering melakukan pembinaan bagi warga mengenai cara pemilahan sampah. Sehingga, sampah yang dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mandung hanya tersisa residu saja.

Kini pihaknya sedang mengajukan penelitian kandungan unsur hara pupuk organik untuk membuat label. Label ini berguna agar mereka dapat menjualnya lebih luas lagi melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Untuk saat ini penjualan masih di sekitaran desa, utamanya petani di Desa Pangkung Karung,” ungkap Suartini.

TPS3R Desa Pangkung Karung menerima 7,6 ton sampah setiap bulan. Dari total sampah itu, sebanyak 221 kilogram sampahnya berupa anorganik yang kemudian dipilah untuk dijual kembali ke pihak ketiga.

“Untuk sampah anorganik yang dijual ke pihak ketiga itu sampah botol plastik dan kardus,” ujar Suartini.

Ia menambahkan, meskipun program TPS3R Desa Pangkung Karung dikatakan sudah berhasil dalam mengolah sampah, tetapi belum semua masyarakat memakai jasa pengangkutan sampah. Sebab dari 1.012 KK, baru sebanyak 352 KK yang terlayani atau sekitar 30 persen.

“Sisanya itu belum dilayani karena mereka masih membuang sampahnya di lahan perkebunan. Tetapi tentu diharapkan seiring waktu akan semakin banyak warga di desa akan terlayani pengangkutan sampah dari TPS3R,” harapnya. (ana)

Momen Hari Raya Idul Adha, Warga LDII Tabanan Ngejot Gulai Kambing

Warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Tabanan Ngejot Gulai Kambing saat Hari Raya Idul Adha Senin (17/6/2024).
Warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Tabanan Ngejot Gulai Kambing saat Hari Raya Idul Adha Senin (17/6/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Tabanan melakukan tradisi Ngejot saat perayaan Idul Adha 1445 H tahun 2024, Senin (17/6/2024).

Setelah melakukan Shalat Eid, warga LDII memotong hewan kurban berupa 6 ekor sapi dan 14 ekor kambing.

Kemudian, warga langsung mengolah daging hewan kurban tersebut tersebut menjadi beberapa jenis masakan, salah satunya adalah gulai kambing.

Warga LDII lantas Ngejot atau membagikan gulai kambing kepada umat Hindu dan umat agama lain yang ada di sekitar Gedung Sekretariat DPD LDII Tabanan.

Wakil Ketua I DPD LDII Tabanan H. Mariyono didampingi Wakil Ketua II Imam Kambali, mengatakan, tradisi Ngejot ini sudah dilakukan oleh Warga LDII sejak 30 tahun lalu.

“Inilah cara kami di Tabanan menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama. Jadi, daging kambing sengaja kami masak gulai agar saudara kami umat Hindu bisa menikmatinya langsung,” ujarnya.

H. Mariyono mengatakan, alasan dipilih daging kambing yang dimasak dan dibagikan kepada Umat Hindu karena beberapa umat Hindu yang tidak bisa memakan daging sapi.

“Kami berharap semua umat Hindu yang ada di sekitar lokasi bisa menikmati Jotan dari warga LDII pada momen perayaan Idul Adha 2024,” ucapnya.

Sementara itu, Imam Kambali menyebut, warga LDII juga membagikan daging sapi kepada sesama umat Muslim dan umat Katolik di Tabanan.

Salah satunya diberikan kepada pengurus di Gereja Immaculata Tabanan yang letaknya tidak jauh dari Gedung DPD LDII Tabanan.

Daging yang dibagikan kepada warga atau umat lain ditaruh dalam besek atau kotak yang terbuat dari anyaman bambu.

“Kami sudah menggunakan besek sejak lima tahun ini. Di dalam besek kami alasi daun pisang, sehingga kami meminimalkan pemakaian sampah plastik,” tambahnya. (ana)

KemenKominfo Bakal Blokir X, Imbas Perbolehkan Konten Pornografi 

PANTAUBALI.COM – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) tengah melakukan kajian untuk memblokir media sosial X.

Kajian ini dilakukan imbas kebijakan yang memperbolehkan unggahan konten pornografi di platform yang sebelumnya dikenal dengan Twitter tersebut.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan, peredaran konten pornografi di X sangat masif.

Pihaknya pun telah meminta agar platform tersebut menghapus konten-konten dewasa tersebut agar ruang digital tetap sehat.

“Kita bersurat itu ada konten pornografi tolong di take down. Itu sudah ratusan ribu yang di X itu, yang kita temukan banyak sekali, paling banyak di sana memang,” ungkap Samuel dikutip dari Antara, Selasa (18/6/2024).

Ia menegaskan, pemerintah akan mengambil tindakan tegas tegas terhadap platform yang tidak mematuhi aturan di Indonesia.

Ketika platform tersebut tidak memenuhi permintaan pemerintah untuk menghapus konten yang melanggar, maka pemblokiran adalah langkah yang akan diambil.

Pemblokiran bukan hanya pada konten atau akun pengunggah konten, tetapi akan dilakukan terhadap platform secara keseluruhan.

“Ini kita jalankan aturan, pemerintah wajib menjalankan aturan. Jadi yang kami blok ya X-nya, enggak bisa sava blok kontennya,” ucapnya.

Ia juga menambahkan jika platform X tidak mematuhi aturan, maka pengguna harus bersiap untuk bermigrasi ke platform lain.

“Jadi sekali lagi kalau X tidak patuh ya X-nya ditutup. Penggunanya mohon maaf mulai siap-siap migrasi saja ke (platform media sosial) yang lainnya,” katanya.

Rencana pemblokiran X muncul saat platform yang dimiliki pengusaha Elon Musk memperbaharui informasi di pusat bantuannya pada akhir Mei 2024 untuk memperbolehkan pengguna mengunggah konten asusila.

Dalam pusat bantuannya, disampaikan konten dewasa boleh diunggah di platformnya asal diproduksi dan disebarkan secara konsensual oleh pemilik akun.

Namun, bagi pemilik akun yang berusia di bawah 18 tahun dan tidak memasukkan data kelahiran di profilnya, X memastikan konten dewasa di platformnya tidak bisa diakses.

Hal itu tentunya bertentangan dengan aturan Indonesia mengenai penyebaran konten asusila antara lain tertuang dalam Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). (ana)