- Advertisement -
Beranda blog Halaman 392

Laboratorium Narkoba Milik WNA di Gianyar Digerebek BNN, Ternyata Produksi Narkotika Jenis Baru 

Konferensi pers pengungkapan laboratorium narkotika milik WNA di Payangan, Gianyar. 
Konferensi pers pengungkapan laboratorium narkotika milik WNA di Payangan, Gianyar. 

PANTAUBALI.COM, GIANYAR – Keberadaan laboratorium rahasia milik Warga Negara Asing (WNA) asal Filipina dan Yordania di Mama House Villa, Jalan Keliki Kawan, Payangan, Gianyar berhasil diungkap.

Laboratorium tersebut memproduksi narkoba jenis baru bernama Dimethyltryptamine (DMT).

Pengungkapan ini merupakan bentuk sinergisitas dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia bekerja sama dengan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Bali, Bea Cukai, dan Polri.

Adapun pengungkapan bermula dari operasi siber BNN pada Kamis (18/7/2024).

Dalam penggerebekan tersebut, petugas mengamankan tiga orang asal Filipina, yakni DAS, PMS (ibu DAS), dan DOS (adik DAS). Sementara itu, WNA asal Yordania berinisial AMI masih dalam pengejaran.

Kepala BNN Komjen Pol. Marthinus Hukom mengungkapkan dalam konferensi pers di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Selasa (23/7/2024) bahwa keberhasilan ini menunjukkan komitmen negara dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkoba.

“Hari ini kita buktikan bahwa semua elemen bangsa masih memiliki kepedulian dan komitmen tinggi dalam melawan kejahatan narkotika,” tegasnya.

Kemudian, Deputi Pemberantasan BNN, Irjen I Wayan Sugiri menjelaskan laboratorium tersebut memproduksi narkoba jenis baru yang pertama kali ditemukan di Indonesia, yaitu Dimethyltryptamine (DMT).

“Ini pertama kalinya DMT diproduksi di Indonesia. Proses pembuatannya panjang hingga menghasilkan bentuk padatan maupun cairan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, Pramella Yunidar Pasaribu menyatakan, pengawasan terhadap WNA adalah aspek penting dalam pemberantasan narkoba.

“Kita akan terus memperkuat pengawasan terhadap orang asing yang masuk dan tinggal di Bali,” jelasnya.

Pramella menambahkan, Kanwil Kemenkumham Bali telah melakukan berbagai langkah sinergi melalui Tim Pengawasan Orang Asing (TimPORA).

Termasuk meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait seperti BNN Provinsi Bali, Polda Bali, pemerintah daerah, serta melakukan patroli rutin di lokasi yang sering dikunjungi orang asing seperti bandara, pelabuhan, dan tempat wisata.

Adapun akibat perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 (2) subsider Pasal 113 (2) subsider Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal mati atau penjara seumur hidup. (jas)

Dukungan Meluas, Nyoman Mulyadi Semakin Yakin Maju Pilkada Tabanan 2024

Beri dukungan, Pengusaha muda Tabanan kunjungi I Nyoman Mulyadi di kediannya. 
Beri dukungan, Pengusaha muda Tabanan kunjungi I Nyoman Mulyadi di kediannya. 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – I Nyoman Mulyadi, seorang tokoh masyarakat sekaligus politikus di Tabanan, semakin mendapatkan dukungan luas dari berbagai lapisan masyarakat untuk maju dalam Pilkada 2024 sebagai calon bupati.

Dukungan ini terlihat dari banyaknya tokoh masyarakat, termasuk kaum milenial, yang setiap hari berkunjung di kediamannya di Kecamatan Kediri, Tabanan.

Seperti pada Selasa (23/7/2024), Mulyadi yang akrab dipanggil Man Beruk itu dikunjungi oleh pengusaha muda I Nyoman Jana Yasa dari Kecamatan Baturiti bersama teman-temannya.

Mereka menyatakan dukungan agar Mulyadi maju dalam Pilkada Tabanan 2024. Jana Yasa mengaku, dukungan ini murni dari hati nurani tanpa intervensi pihak manapun.

“Kami bersama rekan-rekan lainnya siap mendukung Bapak I Nyoman Mulyadi untuk maju menjadi Bupati Tabanan. Sekali lagi saya sampaikan ini murni dari hati nurani,” ujarnya.

Jana Yasa menjelaskan, dukungan terhadap Mulyadi didasarkan pada kredibilitasnya sebagai tokoh masyarakat dan pengusaha yang peduli terhadap masyarakat.

“Sebelum jadi bupati saja, beliau sudah sering membantu masyarakat. Apalagi nanti sebagai Bupati. Kami berharap beliau akan lebih memperhatikan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

“Dari dulu sebenarnya saya sudah berharap agar Bupati Tabanan berasal dari kalangan pengusaha yang memiliki kepedulian sosial tinggi, untuk membawa perubahan di Tabanan,” tambah Jana Yasa.

Terkait dukungan tersebut, Nyoman Mulyadi mengucapkan terima kasih dan sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat.

“Kami mohon doa masyarakat agar apa yang menjadi cita-cita luhur masyarakat untuk perubahan yang lebih baik bisa terwujud,” ucap Mulyadi, didampingi istrinya, Ni Luh In Sumariati.

Banyaknya dukungan yang diterima, Mulyadi optimis dapat membawa perubahan positif bagi Kabupaten Tabanan di masa mendatang. (ana)

Paslon Diingatkan Buat Visi Misi Sesuai Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah

Sosialisasi penyusunan visi, misi, dan program bagi bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan pada Pilkada serentak 2024.
Sosialisasi penyusunan visi, misi, dan program bagi bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan pada Pilkada serentak 2024.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tabanan mengadakan sosialisasi penyusunan visi, misi, dan program bagi bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024, Selasa (23/7/2024).

Sosialisasi yang dihadiri oleh seluruh perwakilan partai politik di Tabanan ini dibuka oleh Ketua KPU Tabanan I Wayan Suwitra bersama anggota komisioner KPU.

Narasumber dalam sosialisasi ini adalah Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tabanan I Gede Urip Gunawan.

Ketua KPU Tabanan I Wayan Suwitra mengatakan, sosialisasi ini bertujuan untuk menyelaraskan visi, misi dan program bakal pasangan calon Bupati dengan Rencana Pembagunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD).

Sebab, salah satu persyaratan dari calon yakni menyertakan visi dan misi yang sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD).

“Setiap calon wajib dia membuat visi misi yang sesuai dengan RPJPD,” ucapnya.

Wayan Suwitra menambahkan, terkait pelaksanaan debat nantinya akan disesuaikan dengan situasi. Jika calon bupati dan wakil bupati lebih dari satu maka diwajibkan debat.

“Namun, jika hanya ada satu calon, maka akan menyelenggarakan penyampaian visi dan misi saja oleh calon tersebut,” ucapnya. (ana)

Jajaran Pemkab Tabanan Laksanakan Bhakti Penganyar di Pura Luhur Giri Salaka Alas Purwo dan Pura Mandhara Giri Semeru Agung

Jajaran Pemkab Tabanan Laksanakan Bhakti Penganyar di Pura Luhur Giri Salaka Alas Purwo dan Pura Mandhara Giri Semeru Agung, Jawa Timur.
Jajaran Pemkab Tabanan Laksanakan Bhakti Penganyar di Pura Luhur Giri Salaka Alas Purwo dan Pura Mandhara Giri Semeru Agung, Jawa Timur.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan melaksanakan persembahyangan Bhakti Penganyar sekaligus tingkatkan sradha bhakti sebagai umat beragama.

Persembahyangan pertama dilakukan di Pura Luhur Giri Salaka Alas Purwo, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, Jawa Timur pada Minggu, (21/7/2024).

Dilanjutkan di Pura Mandara Giri, Semeru Agung, Lumajang, Jawa Timur pada Senin, (22/7/2024). Rombongan Nganyarin tersebut dipimpin langsung Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Istri, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya.

Perjalanan Sanjaya beserta rombongan diawali dengan mengikuti pujawali di Pura Luhur Giri Salaka yang terletak di tengah areal Taman Nasional Alas Purwo, dimana Pujawali ini dilaksanakan setiap 210 hari sekali dan puncaknya jatuh pada Rabu, 17 Juli 2024 sebelumnya yang bertepatan dengan rahina Pagerwesi.

Bupati Sanjaya menyambut baik pelaksanaan pujawali tersebut sebagai wujud syukur dan penghormatan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa serta ajang meningkatkan spiritualitas diri sebagai umat beragama.

Di hari berikutnya, rombongan kemudian melanjutkan menghaturkan bhakti penganyar dalam rangkaian karya Panca Wali Krama di Pura Mandara Giri Semeru Agung.

Karya Panca Wali Krama di pura yang menjadi salah satu Pura penting di Kabupaten Lumajang tersebut mencapai puncaknya pada, Sabtu, 20 Juli 2024 sebelumnya, yang bertepatan dengan Purnama Kasa, dan akan diakhiri dengan upacara nyineb pada 4 Agustus 2024.

Persembahyangan di pura tersebut juga berlangsung dengan penuh khidmat dengan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat umat sedharma dari berbagai daerah.

Melalui momentum tersebut, Bupati Sanjaya menyampaikan rasa syukurnya karena bisa bersama-sama jajaran Pemkab Tabanan melaksanakan bakti di dua Pura suci tersebut.

Bahkan di Pura Alas Purwo, Bunda Rai beserta Jajaran TP PKK Tabanan sempatkan Ngayah Nari Rejang, begitu juga di Pura Mandhara Giri Semeru Agung.

Pimpinan nomor satu di Kabupaten Tabanan dan Bunda Rai juga sempatkan ngayah megambel bersama sekaa gong wanita Pemkab Tabanan dalam rangkaian upacara persembahyangan di Pura Mandhara Giri Semeru Agung.

“Ini adalah bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam upaya pelestarian tradisi, adat, agama dan budaya sekaligus menjaga hubungan spiritual dan mempererat tali persaudaraan antar umat sedharma. Semoga kegiatan ini membawa berkah dan manfaat positif serta kedamaian bagi kita semua,” harap Sanjaya.

Bunda Rai menambahkan, kegiatan ini tidak hanya memperkuat nilai-nilai spiritual, tetapi juga mampu mempererat ikatan kebersamaan.

“Ini adalah momen yang sangat berarti bagi kita untuk bersama-sama memanjatkan doa dan memohon asung kerta wara nugraha dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa,” imbuhnya.

Terkait kehadiran Bupati Tabanan beserta rombongan dalam Bhakti Penganyar ini, Ketua PHDI Kabupaten Lumajang dalam kesempatan tersebut menyambut baik Bupati beserta rombongan di Pura Mandhara Giri Semeru Agung.

Pihaknya sampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Sanjaya beserta rombongan yang telah hadir menghaturkan Bhakti Penganyar dan terus memberikan dukungan pada umat sedharma khususnya di Lumajang.

“Sekali lagi saya haturkan terima kasih yang tinggi atas dukungan yang telah diberikan dalam persiapan Upakara Panca Wali Krama di Pura Mandara Giri, Semeru Agung dan dukungannya pada umat disini,” pungkasnya.

Turut mengikuti persembahyangan Wakil Bupati Tabanan I Made Edi Wirawan beserta Istri, beberapa anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda, para Asisten beserta Istri dan Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Tabanan beserta staf.

Jajaran TP PKK Tabanan, Instansi Vertikal dan BUMD di Tabanan, Forum Perbekel se-Kabupaten Tabanan serta undangan terkait lainnya. Rangkaian persembahyangan saat itu berlangsung dengan khidmat dan lancar. (rls)

Kick Off Imunisasi Polio Jembrana Resmi Dibuka, Sasar 28.703 Anak

Kick Off Pelaksanaan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di Kabupaten Jembrana
Kick Off Pelaksanaan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di Kabupaten Jembrana

PANTAUBALI.COM, JEMRANA – Kick Off Pelaksanaan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di Kabupaten Jembrana yang dilaksanakan di TK Negeri 1 Negara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), Selasa (23/7/2024).

Pembukaan kick off ditandai dengan pemberian imunisasi polio kepada anak oleh Wabup I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), didampingi Ketua TP PKK Jembrana Ny. Candrawati Tamba yang juga Bunda Paud Jembrana, Sekda Made Budiasa, serta perwakilan instansi terkait.

Wabup Ipat mengungkapkan, pemberian imunisasi terhadap anak ini merupakan gerakan mutlak yang harus dilaksanakan. la mengatakan, pihaknya akan menyukseskan pelaksanaan Sub PIN di Kabupaten Jembrana.

“Tujuan dari pencanangan sub pin polio ini untuk membentuk herd immunity. Sehingga anak-anak Jembrana makin sehat terhindar dari penyakit polio,” ucapnya.

Mengingat ini hal penting, Wabup Ipat mengajak seluruh masyarakat untuk melakukan pemberian imunisasi polio terhadap anak umur 0-7 tahun agar terhindar dari penyakit polio.

“Penyakit polio tidak dapat disembuhkan tapi ini bisa dicegah, dicegahnya dengan diberikan dua tetes obat polio. Jadi saya rasa ya itulah mudah-mudahan khususnya anak-anak di Kabupaten Jembrana sehat, terhindar dari polio,” ujarnya.

Sementara itu, pencanangan sub pin polio ini, kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dr. Made Dwipayana menyasar sebanyak 28.703 orang anak dan dilaksanakan dua putaran.

“Pertama mulai tanggal 23 sampai 29 Juli dan nanti yang putaran kedua di bulan Agustus pada  tanggal 6 sampai 12,” imbuhnya.

Ditambahnya, untuk anak usia 0 sampai 8 tahun sub pin polio berlangsung di 584 pos PIN seperti Posyandu, TK/PAUD/RA, SD/MI sederajat serta pos PIN yang dibentuk lainnya.

“Vaksin tetes polio ini diberikan secara gratis. Untuk vaksinnya sendiri dari Kemenkes RI. Selain imunisasi, dibutuhkan juga peran aktif masyarakat dalam pencegahan penularan virus Polio dengan cara menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat,” pungkasnya.

Gerindra Tabanan Pertanyakan Dukungan Terbuka Forum Perbekel untuk Bupati 2 Periode

Postingan forum perbekel tunjukkan dukungan kepada Calon Bupati Komang Gede Sanjaya.
Postingan forum perbekel tunjukkan dukungan kepada Calon Bupati Komang Gede Sanjaya.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Ketua DPC Gerindra Kabupaten Tabanan I Putu Gede Juliastrawan mempertanyakan dukungan terbuka yang diberikan oleh forum perbekel se-Kecamatan Selemadeg Timur kepada salah satu bakal calon bupati.

Dukungan tersebut ditunjukkan melalui pembentangan spanduk yang tersebar di akun media sosial Facebook milik Made Widarma.

Dalam foto yang beredar, terlihat sejumlah perbekel dan beberapa OPD yang ikut berpose “Victory” dengan latar belakang candi bentar saat mengikuti Bhakti Penganyar di Pura Luhur Giri Salaka Alas Purwo, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, Jawa Timur, pada Minggu (21/7/2024).

Spanduk tersebut bertuliskan “Kami Forum Perbekel Kecamatan Selemadeg Timur sepakat mendukung Bapak Bupati DR I Komang Gede Sanjaya SE, MM. 2 Periode.”

I Putu Gede Juliastrawan, yang akrab disapa Wawan, mempertanyakan kepada Bawaslu Kabupaten Tabanan mengenai keabsahan dukungan tersebut.

“Kami mempertanyakan apakah diperbolehkan bagi forum perbekel untuk mendukung salah satu bakal calon bupati, mengingat tahapan pemilu sudah berjalan. Ini yang perlu kami ketahui, karena ASN tidak boleh berpolitik praktis,” ucap Wawan, Selasa (23/7/2024).

Sementara itu, Ketua Bawaslu Tabanan I Ketut Narta mengatakan, dengan adanya postingan di media sosial Facebook, dirinya belum bisa menyatakan hal tersebut sebagai pelanggaran.

“Kami akan mengkaji terlebih dahulu dengan melakukan rapat dan penelusuran akun media sosial yang bersangkutan, serta meminta petunjuk dari Bawaslu Provinsi Bali,” jelas Narta.

Langkah-langkah yang akan diambil termasuk kemungkinan klarifikasi terhadap ketua Forum Perbekel.

“Kami sudah mendapatkan informasi awal dan akan berdiskusi dengan anggota Bawaslu serta menunggu petunjuk dari Bawaslu Provinsi Bali untuk menentukan langkah selanjutnya. Saat ini, belum bisa menyatakan adanya pelanggaran tanpa kajian terlebih dahulu,” tegas Narta. (ana)

Kemiskinan Ekstrem di Tabanan Turun, Tersisa 72 Jiwa

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kabupaten Tabanan, I Gede Urip Gunawan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kabupaten Tabanan, I Gede Urip Gunawan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kabupaten Tabanan menunjukkan kemajuan signifikan dalam upaya menurunkan angka kemiskinan ekstrem.

Berdasarkan data dari Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda) Tabanan, kemiskinan ekstrem di Tabanan terbaru per 28 Mei 2024 mencapai 20 kepala keluarga (KK) atau sekitar 72 jiwa.

Jumlah tersebut tersebar di tujuh Kecamatan di Tabanan. Dengan rincian, Kecamatan Pupuan dan Kerambitan 9 jiwa, Marga 27 jiwa, Kediri 4 jiwa, Baturiti 6 jiwa, Selemadeg 10 jiwa dan Selemadeg Barat 7 jiwa.

Sedangkan, jika dibandingkan dengan dengan tahun sebelumnya yakni 2023, angka kemiskinan ekstrem tercatat 40 KK atau 145 jiwa.

Kepala Bappeda Tabanan I Gede Urip Gunawan mengungkapkan, jumlah warga yang berada dalam kategori kemiskinan ekstrem telah menurun drastis.

Dari jumlah 145 jiwa hingga akhir 2023 lalu, kini hanya tersisa 72 orang.

“Jika dibandingkan dengan tahun lalu, angka kemiskinan ekstrem menurun 50 persen,” ujarnya, Selasa (23/7/2024).

Urip Gunawan menyebut, ada beberapa hal yang menjadi indikator seseorang dikategorikan masuk kategori miskin ekstrem. Diantaranya jumlah penghasilan dan pengeluaran, kondisi tempat tinggal hingga kebutuhan pangan.

“Kemiskinan ekstrem penghasilan kurang dari 1 dolar per hari, atau sekitar Rp15 ribu dengan kurs saat ini. Namun, saat ini tidak ada yang berpenghasilan segitu di Tabanan. Tetapi berdasarkan hasil dari PMK (Penilaian Masyarakat Kemiskinan), diketahui ada sekian orang yang masuk kategori ini,” tambahnya.

Menurutnya, pemerintah Kabupaten Tabanan dalam upaya menuntaskan kemiskinan ekstrem dilakukan dengan berbagai langkah strategis, seperti program Corporate Social Responsibility (CSR), bedah rumah, serta program bantuan lainnya dari pemerintah daerah.

“Kami berharap dengan langkah-langkah ini, jumlah warga yang mengalami kemiskinan ekstrem dapat berkurang lebih banyak lagi. Bahkan kalau bisa hanya tersisa 10-20 orang pada akhir tahun ini,” jelasnya.

Urip mengaku, penyebab utama masih adanya kemiskinan ekstrem di Tabanan adalah disabilitas yang mengakibatkan mereka tidak mampu bekerja dan memperoleh penghasilan.

Disamping itu, salah satu tantangan utama dalam penuntasan kemiskinan ekstrem adalah keberadaan orang tua yang tidak memiliki keturunan.

“Untuk mereka yang tidak punya keturunan, kami arahkan ke panti jompo jika mereka bersedia,” ucapnya.

Dengan upaya yang terus dilakukan, Kabupaten Tabanan berharap dapat segera mencapai target penuntasan kemiskinan ekstrem, sehingga masyarakat dapat hidup dengan lebih layak dan sejahtera.

“Target kami adalah mengurangi persentase kemiskinan ekstrem hingga mencapai 5 persen saja,” tutupnya. (ana)

Manfaat Biji Pepaya untuk Kesehatan, dari Mengatasi Sembelit hingga Mencegah Kanker

Manfaat biji buah pepaya. (foto:Alodokter)
Manfaat biji buah pepaya. (foto:Alodokter)

PANTAUBALI.COM – Pepaya adalah buah yang tumbuh subur di Indonesia yang memiliki iklim tropis. Daging buah pepaya yang segar dan lembut memberikan banyak manfaat bagi kesehatan.

Namun, tidak banyak yang tahu bahwa biji pepaya juga bisa dikonsumsi dan memiliki banyak manfaat kesehatan.

Biji pepaya mengandung protein, lemak sehat, vitamin, mineral, serta berbagai antioksidan seperti polifenol dan flavonoid.

Selain itu, biji pepaya juga memiliki sifat anti radang dan anti bakteri, sehingga mampu menjaga kesehatan tubuh dan mencegah berbagai penyakit seperti sembelit dan kanker.

Berikut beberapa manfaat biji pepaya untuk kesehatan yang dilansir dari situs Alodokter:

  1. Mengatasi sembelit

Biji pepaya kaya akan serat yang baik untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan. Serat ini membantu melancarkan pencernaan dan menjaga tekstur tinja agar lebih padat dan lembut, sehingga mudah dikeluarkan saat buang air besar.

2. Mengobati infeksi

Biji pepaya memiliki sifat anti-bakteri, anti-jamur, dan anti-parasit yang diyakini dapat mencegah pertumbuhan kuman dan jamur penyebab infeksi dalam sistem pencernaan.

Di beberapa negara, seperti Malaysia dan India, biji pepaya digunakan secara tradisional untuk mengatasi diare. Namun, efektivitas dan manfaat biji pepaya ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

3. Meningkatkan imunitas

Biji pepaya mengandung berbagai vitamin dan mineral seperti vitamin A, vitamin C, zat besi, zinc, magnesium, dan fosfor yang dapat menjaga imunitas tubuh tetap kuat.

Nutrisi ini membantu tubuh lebih jarang sakit karena lebih mampu melawan kuman, parasit, dan jamur penyebab infeksi.

4. Menurunkan kadar kolesterol

Biji pepaya mengandung asam oleat, yaitu asam lemak tak jenuh tunggal yang tergolong sebagai lemak sehat. Lemak ini membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh, sehingga dapat mengurangi risiko penyakit berbahaya seperti serangan jantung dan stroke.

5. Mencegah diabetes

Penelitian menunjukkan bahwa biji pepaya dapat membantu menurunkan kadar gula darah tinggi dan menjaganya agar tetap stabil.

Antioksidan dan anti-radang dalam biji pepaya diduga mendukung fungsi pankreas dalam menghasilkan insulin, hormon yang mengendalikan gula darah.

6. Menjaga kesehatan ginjal

Biji pepaya mengandung antioksidan yang melindungi berbagai organ tubuh dari kerusakan, termasuk ginjal. Mineral seperti kalium dalam biji pepaya juga membantu menjaga tekanan darah tetap stabil, sehingga fungsi ginjal tetap terjaga.

7. Mencegah penyakit liver

Hati atau liver berperan penting dalam menyaring serta membuang zat sisa dan kelebihan cairan dalam tubuh.

Biji pepaya mengandung flavonoid dan asam fenolat yang dapat mengurangi peradangan dan memelihara kesehatan liver.

Namun, konsumsi biji pepaya sebaiknya tidak berlebihan karena bisa berdampak buruk pada kesehatan liver.

8. Mencegah kanker

Kanker disebabkan oleh pertumbuhan sel yang tidak normal dalam tubuh yang merusak sel-sel sehat di sekitarnya.

Kandungan antioksidan dalam biji pepaya dapat mencegah kerusakan sel sehat sehingga mengurangi risiko kanker.

Selain mengonsumsi biji pepaya, penting juga menjalani pola hidup sehat seperti tidak merokok, menghindari alkohol, rutin berolahraga, dan makan makanan sehat.

 

Manfaat biji pepaya sangat beragam, sehingga mulai mengonsumsinya bisa memberikan banyak keuntungan bagi kesehatan.

Biji pepaya dapat dikeringkan dan diolah menjadi teh herbal atau dikonsumsi langsung setelah dihaluskan.

Namun, penting untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan, cukup 1-2 sendok makan per hari.

Anjing Gigit 10 Warga Desa Batuagung Positif Rabies

Ilustrasi anjing rabies (Foto : Kompas.com).
Ilustrasi anjing rabies (Foto : Kompas.com).

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana masuk dalam
zona merah rabies usai seekor anjing yang menyerang 10 orang warga dinyatakan positif
rabies.

Kabid Keswan Kesmavet Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana I Wayan Widarsa mengatakan, hasil sample otak seekor anjing yang menyerang 10 warga di Desa Batuagung menunjukan hasil positif rabies pada Kamis 18 Juli 2024 lalu.

Karena anjing tersebut menunjukan hasil positif rabies, pihaknya kembali melakukan vaksinasi emergency di Desa Batuagung.

“Iya. Kita hari ini melaksanakan vaksinasi emergency sebanyak 66 HPR di Banjar Taman, dan Banjar Palungan Batu,” ungkapnya, Senin (22/7/2024).

Widarsa menjelaskan, vaksinasi emergency ini akan terus dilakukan hingga seluruh banjar yang ada di Desa Batuagung mendapatkan vaksinasi.

“Besok dilanjut lagi, dilanjut sampai semua banjar tersisir yang pertama tiga banjar dulu, ” jelasnya.

Sebelumnya, Desa Batuagung mengarah ke zona hijau rabies. Namun, dengan adanya kasus gigitan tersebut mengakibatkan Desa Batuagung memasuki zona merah rabies.

Karena hal itu, dirinya menghimbau masyarakat untuk tidak meliarkan hewan peliharaannya, dengan cara memberi makan yang cukup agar hewan peliharaannya tidak berkeliaran.

“Batasi kepemilikannya, serta minta vaksin rabies kepada medikvet yang ada disetiap kecamatan. Bila ada kasus gigitan mohon segera melaporkan ke Puskesmas atau tim Tisira di Desa,” imbuhnya. (ana)

Disbud Badung Konservasi Lontar, Lestarikan Naskah Kuno

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Kebudayaan, konsisten pelestarian dan perlindungan naskah-naskah kuno atau lontar yang tersebar di masyarakat, dengan menyasar sepuluh lokasi yang tersebar di enam kecamatan di Kabupaten Badung.

Dimulai sejak 2012 sampai akhir tahun 2023, jumlah lontar yang terdata sebanyak 3200 cakepan lontar, dengan kondisi baik berjumlah 2.462 cakepan lontar, dan dalam kondisi kurang baik berjumlah 736 cakepan lontar.

Kepala Bidang Sejarah Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung Ni Nyoman Indrawati menjelaskan, naskah kuno atau sering disebut manuskrip merupakan salah satu objek Pemajuan Kebudayaan sesuai dengan Undang-Undang nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan dan Peraturan Gubernur Bali Nomor 80 Tahun 2018 tentang Perlindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara dan Sastra Bali serta Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali.

“Kondisi kurang baik ini cukup memprihatinkan, lontar yang ada di masyarakat perlu kita gali, perlu kita lestarikan,” Ujarnya

Dirinya menerangkan, lontar merupakan salah satu sumber sejarah, sumber ilmu pengetahuan, ilmu pengetahuan itu tidak bisa kita nilai dengan rupiah, dan bila itu sampai hilang akan banyak ilmu pengetahuan akan lenyap tidak turun ke generasi berikutnya.

Berkolaborasi dengan Penyuluh Bahasa Bali, dalam membersihkan lembaran lontar menggunakan cairan alami yang terbuat dari tanaman sereh. Kemudian konservasi serta penyusunan katalog lontar.

“Kami lakukan upaya mereproduksi atau menyalin ulang terhadap beberapa lontar yang dinilai layak untuk di koleksi oleh Dinas Kebudayaan. Selanjutnya di digitalisasi untuk mempermudah mengakses informasi yang tersimpan dalam lontar melalui perangkat teknologi,” terusnya.

Selanjutnya, kegiatan ini akan berkelanjutan dengan menyasar lokus-lokus baru. Serta menyempurnakan kembali Jika tidak menemukan lokus baru. (jas)