- Advertisement -
Beranda blog Halaman 1059

Bupati Eka Apresiasi Saran, dan Masukan DPRD Tabanan terkait LKPJ Bupati Tabanan Tahun 2018  

????????????????????????????????????

TABANAN – Pantaubali.com – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti yang dalam hal ini diwakili oleh Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pimpinan dan anggota Legislatif Kabupaten Tabanan atas pembahasan yang telah dilakukan terhadap LKPJ yang telah disampaikan pihak Eksekutif sehingga menghasilkan rekomendasi atas keseluruhan penyelenggaraan.

Hal itu diungkapkan Wabup Sanjaya saat membacakan sambutan Bupati Tabanan dalam sidang Paripurna DPRD Kabupaten Tabanan yang dipimpin oleh Ketua DPRD I Ketut Suryadi didampingi Wakil Ketuanya. Hadir pula saat itu Perwakilan Forkompinda Tabanan, Instansi Vertikal dan BUMD, OPD di lingkungan Pemkab Tabanan serta beberapa awak media baik media massa ataupun online.

“Kami selaku Kepala Daerah sangat menghargai dan memaknai rekomendasi yang disampaikan oleh DPRD Kabupaten Tabanan sebagai wujud kepedulian dan kesungguhan dari segenap anggota DPRD Kabupaten Tabanan dalam rangka memperhatikan kinerja penyelenggaraan Pemerintahan, Pembangunan dan Kemasyarakatan di Kabupaten Tabanan,” ucapnya.

Atas segala saran, masukan, atau kritik yang tertuang dalam poin-poin rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Bupati Tabanan tahun 2018, dikatakatannya merupakan bahan yang sangat berharga, yang akan ditindaklanjuti demi optimalisasi kinerja Pemerintahan Kabupaten Tabanan kedepannya.

“Selanjutnya, atas rekomendasi ini kami beserta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan berkomitmen untuk terus memperbaikki kinerja penyelenggaraan Pemerintahan berdasarkan saran dan masukan yang telah tertuang di dalam rekomendasi, guna memantapkan visi dan misi menuju masyarakat Tabanan yang Sejahtera, Aman dan Berprestasi,” jelasnya.

Adapun rekomendasi DPRD Nomor 4 Tahun 2019 atas LKPJ Bupati Tabanan tahun Anggaran 2018, menjelaskan sebagaimana telah diketahui bersama Kabupaten Tabanan dalam RKPD Tahun 2018 telah menetapkan tema ‘Membangun Teknologi Informasi Untuk Meningkatkan Daya Saing Daerah Menuju Tabanan Serasi’ yang dijabarkan kedalam 7 prioritas pembangunan, diantaranya, Pendidikkan, Kesehatan, Pertanian, Pariwisata, Ekonomi Kerakyatan, Infrastruktur dan Tata Ruang, serta Tata Kelola Birokrasi.

“Dalam rangka perbaikan kinerja Pemerintahan, maka DPRD Kabupaten Tabanan menyampaikan rekomendasi berupa catatan-catatan strategis yang memuat saran, masukan dan/atau koreksi terhadap urusan Pemerintahan, berdasarkan azas desentralisasi, dekonsentrasi, dan tugas pembantuan, sebagai pedoman dalam perbaikan penyelenggaraan Pemerintahan,” tegas pihaknya.

Saran, masukan dan koreksi dari DPRD meliputi, 1. Kebijakan Umum Pengelolaan Keuangan Daerah yang meliputi, pengelolaan Pendapatan Daerah, Pengelolaan Belanja Daerah, Pembiayaan. 2. Kebijakan Pemerintah Daerah, yang meliputi 7 prioritas Pembangunan Pemerintah Kabupaten Tabanan. 3. Penyelenggaraan Tugas Pembantuan dan 4. Penyelenggaraan Tugas Umum Pemerintahan.

Terkait Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018 sebesar Rp. 2.214.812.691.827,97 dengan realisasi mencapai Rp. 1.909.975.375.775,88 atau sebesar 86,24 persen. “Berkenan dengan hal tersebut DPRD Kabupaten Tabanan menyampaikan catatan agar Pemerintah Kabupaten Tabanan lebih mengedepankan hal-hal yang menyentuh kepentingan masyarakat,” ungkap pihaknya.

Dan menyarankan agar Pemerintah Daerah mampu memanfaatkan lebih banyak program dari pusat untuk disinergikan dengan prioritas pembanguan daerah, sehingga dana yang bersumber dari pendapatan asli daerah (PAD) dapat dioptimalkan untuk kesejahteraan masyarakat.

Banyak hal yang disampaikan oleh DPRD Kabupaten Tabanan yang intinya agar Pemerintah mampu menggali potensi-potensi yang terpendam di Kabupaten Tabanan. Pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Tabanan atas upaya yang telah dilakukan untuk melibatkan pihak lain untuk ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan Pemerintahan di Kabupaten Tabanan, sehingga dapat mewujudkan masyarakat Tabanan yang Sejahtera, Aman dan Berprestasi. Dan diharapkan kedepannya apa yang sudah berjalan dan terjalin dengan baik ini bisa dioptimalkan dan lebih baik lagi, ungkap pihaknya.@humastabanan.

Terima Penghargaan ACI 2019, Bupati Eka Sebut Ini Motivasi bagi Kaum Perempuan di Tabanan

Bupati Eka Terima Anugerah Citra Indonesia Tahun 2019, kategori The Most Inspiring Young Woman Entrepreneur of The Year.                                             

TABANAN – Pantaubali.com – Atas kerja keras dan sumbangsihnya di dalam membangun Bangsa dan Negara, Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti dianugerahi penghargaan Anugerah Citra Indonesia Tahun 2019, kategori The Most Inspiring Young Woman Entrepreneur of The Year, yang diselenggarakan oleh PT. Sembilan bekerja sama  dengan Media dan Majalah Indonesia Inspire.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Laksdya TNI (Purn.) Gunadi, M.Da, selaku Ketua Penyelenggara kepada Bupati Tabanan yang saat itu didampingi oleh Sekda Kabupaten Tabanan I Gede Susila, Asisten Perekonomian dan Pembangum Setda Kabupaten Tabanan AA. Dalem Tresna Ngurah, serta Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Tabanan I Putu Dian Setiawan, pada acara awarding ceremony yang digelar di Karaton Ballroom, Royal Ambarrukmo Hotel, Yogyakarta, Jumat, (12/4) malam.

Penghargaan Anugerah Citra Indonesia 2019 ini merupakan rekomendasi dari Kementrian RI, Lembaga Pemerintah, LSM, dan swasta. Yang dipersembahkan kepada pribadi, institusi maupun perusahaan yang kreatif dan telah berprestasi serta berperan signifikan dalam pembangunan di segala bidang untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa Indonesia. Dengan harapan mampu meningkatkan kinerja dan kreativitas pribadi, institusi maupun Perusaan tersebut, jelas Laksdya TNI (Purn.) Gunadi, M.Da, dalam sambutannya saat itu.

Dikatakannya juga bahwa penghargaan ini sudah diadakan mulai dari tahun 2012. Dan hadirin penerima penghargaan yang hadir saat itu sudah diseleksi oleh tim dari PT Sembilan bersama Media. Dan dijelaskannya mereka sangat pantas mendapatkan Penghargaan ini dan karena dharna bhaktinya saat ini, yang sudah memberikan sesuatu yang lebih terhadap Bangsa dan Negara.

“Walaupun hanya selembar kertas. Harapan kami, apa yang kami serahkan berdampak besar bagi Negara ini dan kami berharap selembar kertas ini mampu meningkatkan semangat kerja, mampu meningkatkan motivasi, mampu meningkatkan inovasi dan tentu saja berdampak kepada kemajuan bangsa dan negara yang kita cintai ini,” tegasnya.

Dengan diberikannya penghargaan ini kepada Bupati Eka, tentu menambah deretan penghargaan yang telah diterima Pemkab Tabanan selama ini di bawah kepemimpinanya. Secara pribadi, Bupati Eka mengatakan hal ini adalah sesuatu yang membanggakan bagi Tabanan, dan merupakan bonus dari kinerja semua pihak yang telah bekerja keras selama ini membangun Tabanan. “Jadi buat Saya secara pribadi penghargaan ini adalah suatu bonus, hasil dari apa yang sudah kita lakukan, terutama Rakyat Tabanan,” ucapnya.

Tapi yang lebih penting, Bupati Eka menekanan bahwa penghargaan ini bukanlah ajang untuk adu gengsi atau adu keberhasilan namun sebagai contoh dan motivasi, khususnya bagi kaum Perempuan agar bisa melakukan hal yang lebih baik lagi, yakni bersinergi dengan kaum laki laki dan bisa menjadi partnership yang baik di dalam membangun bangsa dan Negara ini. Dirinya menyarankan agar kaum Perempuan Indonesia khususnya di Tabanan mampu menunjukan segala kelebihannya, baik di keluarga, di Masyarakat, Pemerintahan dan juga di dalam membangun bangsa dan Negara sesuai dengan amanah RA. Kartini.

“Karena buat Saya pembangunan itu tidak akan sukses kalau hanya laki laki saja yang bekerja tetapi perempuan juga harus mensupport, harus mendukung dan bergotong royong bersama serta mempunyai visi misi untuk menciptakan Indonesia yang maju, Indonesia yang hebat. Sayang selama ini RA. Kartini berjuang untuk kaumnya kalau Perempuan hanya diam saja. Kaum Perempuan harus tetap maju, bersinergi dengan kaum laki-laki sehingga bisa menjadi partnership yang baik, sambung Bupati Eka.

Dirinya sangat berharap hal itu benar-benar terwujud, khususnya di Tabanan, sehingga penghargaan ini benar-benar bisa lebih meningkatkan kinerja dan motivasi dari Perempuan Tabanan untuk selalu bersinergi dan berpartisipasi membangun Tabanan khususnya dan Indonesia umumnya. Selain itu Perempuan diharapkannya harus hebat dan kuat sehingga sudah tentu akan berimbas pada meningkatnya kesejahteraan keluarganya masing-masing.

“Jadi tidak ada yang namanya lebih kuat, tidak ada yang namanya lebih pintar, lebih cerdas tapi yang ada hanya kebersamaan. Kalau laki-laki dan perempuan selalu beriringan dan selalu bersinergi, Saya yakin Indonesia akan sukses dan akan mencapai keinginannya tuk menjadi Indonesia yang hebat, Tabanan yang hebat. Go Perempuan Tabanan, be yourself and be strong,” tambahnya. @humastabanan.

Terbaik dalam Perencanaan Pembangunan, Tabanan Terima Penghargaan PPD dari Gubernur Bali

TABANAN – Pantaubali.com – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan dibawah kepemimpinan Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti. Tiga kali berturut-turut Pemerintah Kabupaten Tabanan meraih penghargaan PPD (Perencanaan Pembangunan Daerah) terbaik tingkat Provinsi yang sebelumnya bernama Anugerah Pangripta Nusantara sebelum diganti pada tahun 2018.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster, kepada Pemerintah Kabupaten Tabanan yang dalam hal ini diwakili oleh Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, didampingingi Kepala Bapelitbang Kabupaten Tabanan IB. Wiratmaja, saat menghadiri Pembukaan Musrenbang RKPD Provinsi Bali tahun 2019 di Gedung Wiswa Sabha Utama, Denpasr, Kamis (11/4) pagi.

Keberhasilan menjadi yang terbaik dari seluruh Kabupaten/Kota se-Bali dan dianugerahi penghargaan PPD dari Pemerintah Provinsi Bali tersebut tentu menambah deretan penghargaan yang diterima Pemerintah Kabupaten Tabanan sejauh ini. Dan, rasa bahagia pun terpancar dari wajah Wakil Bupati yang akrab disapa Sanjaya diikuti dengan rasa syukur saat menerima penghargaan tersebut.

Dirinya mengaku sangat bangga telah memiliki para OPD yang terampil di dalam perencanaan pembangunan di Tabanan. Meskipun dengan Dana yang tidak begitu besar dan bisa dibilang relative kecil, Pemkab Tabanan mampu meraih Penghargaan PPD tiga kali berturut-turut, berkat tangan-tangan terampil tersebut.

“Ini merupakan bonus dari komitmen dan kerja keras semua pihak di Tabanan dalam rangka mewujudkan Tabanan yang Serasi. Tabanan berhasil meraih penghargaan tiga kali berturut-turut. Kedepan kami berjanji akan terus mengembangkan program-program inovatif yang telah direncanakan yang tentunya pro rakyat,” ungkapnya.

Bersyukur penting untuk dilakukan karena di balik penghargaan yang selama ini diperoleh ada amanat dan pesan untuk terus memperjuangkan kesejahteraan dan martabat masyarakat Tabanan. Wabup Sanjaya menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak, baik di jajaran eksekutif maupun legislatif, serta semua komponen masyarakat yang sudah mengisi semangat perubahan di dalam membangun Kabupaten Tabanan.

Di tengah sedang gencar-gencarnya Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam membangun Tabanan melalui program-program yang inovatif dan pro rakyat. Dirinya menghimbau kepada seluruh elemen terkait untuk selalu bersinergi, menyamakan persepsi serta yang paling penting mengusung semangat gotong-royong dalam mewujudkan program-program tersebut menuju  Tabanan yang Sejahtera, Aman dan Berprestasi seperti yang selalu didengungkan.

Disamping itu, pihaknya sadar. tanpa sinergi dan kerjasama serta semangat gotong royong dari semua pihak, pembangunan di Tabanan tidak akan pernah terwujud seperti apa yang dicita-citakan. Pemerintah Kabupaten Tabanan hanya sebagai wakil yang menerima penghargaan. Sejatinya penghargaan ini adalah milik Rakyat Tabanan dan semua pihak yang terkait di dalamnya, tambah pihaknya.@humastabanan.

Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi menerima penghargaan sebagai “The Most Visionary CEO”

Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi menerima penghargaan sebagai “The Most Visionary CEO”

BADUNG – Pantaubali.com – Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi menerima penghargaan sebagai “The Most Visionary CEO” Kategori BUMN Merah Putih dalam Anugerah Indonesia Maju 2018 – 2019 yang diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke-20 Harian Rakyat Merdeka dan HUT ke-30 Warta Ekonomi. Penghargaan ini diterima Faik Fahmi di Hotel Pullman, Jakarta, Senin (8/4) malam.

“Saya menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Harian Rakyat Merdeka dan Warta Ekonomi atas penghargaan yang diberikan. Penghargaan ini tidak lepas dari peran serta seluruh insan Angkasa Pura I yang senantiasa bekerja sama untuk mewujudkan target dan cita-cita perusahaan,” ujar Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi.

Anugerah Indonesia Maju 2018 – 2019 merupakan ajang apresiasi untuk tokoh politik, ekonomi, dan bisnis Indonesia yang berhasil menjadi akselerator, motor, dan inovator di Tanah Air.

Ajang penghargaan ini terbagi dalam lima kelompok yang penerima. Pertama, Korporasi Merah Putih. Kedua, BUMN Merah Putih. Ketiga, Menteri dan Pejabat Negara Merah Putih. Keempat, Tokoh Merah Putih. Kelima, Anugerah Khusus.

Beberapa tokoh penerima penghargaan yaitu Prof. Dr. H. Ahmad Syafii Ma’arif yang mendapat penghargaan pada kategori Anugerah Khusus sebagai “Tokoh Penyejuk”, K.H. Mustofa Bisri yang mendapat penghargaan pada kategori Tokoh Merah Putih sebagai “Kyai Merah Putih”, Ridwan Kamil yang mendapat penghargaan pada kategori Anugerah Khusus sebagai “Millenial Governor of the Year”, dan masih banyak tokoh lainnya.

“Tokoh-tokoh yang memperoleh penghargaan ini memiliki komitmen, semangat, dan langkah-langkah kongkrit untuk Indonesia Maju. Tokoh-tokoh itu tidak menginginkan Indonesia zigzag berspekulasi, mandek, apalagi mundur,” kata Direktur Utama dan Founder Harian Rakyat Merdeka, Margiono.

“Adanya Anugerah Indonesia Maju kali ini diharapkan dapat memberikan inspirasi kepada seluruh elemen bangsa ini untuk bertindak dan beraksi dalam kerangka yang sama. Bertindak dan beraksi untuk satu tujuan, Indonesia Maju,” tambah Presiden Komisaris Warta Ekonomi Fadel Muhammad.

Adapun, para pemenang di ajang penganugerahan ini didapatkan setelah melalui serangkaian kegiatan riset dan seleksi, yaitu riset kualitatif (desk research), media monitoring, penjurian awal bersama Tim Harian Rakyat Merdeka dan Warta Ekonomi, dan penjurian akhir.

Khusus untuk kategori Anugerah Khusus, penentuan penerima apresiasi dibantu oleh tiga juri, yakni Suryopratomo, tokoh pers Indonesia, Tjipta Lesmana, akademisi yang juga pakar politik terkemuka di Indonesia dan Hasnul Suhaemi, tokoh bisnis yang pernah menjadi direktur utama perusahaan papan atas.

 

Sekda Giri Putra Buka Asistensi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional Di Bangli

Asistensi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional

BANGLI – Pantaubali.com – Dalam upaya menindak lanjuti program nasional kemenpan-RB serta meningkatkan pelayanan publik tentang pelaporan dan pengaduan masyarakat, Rabu (10/4) digelar acara Asisitensi sistem pengelolaan pengaduan pelayanan publik nasional SP4N-LAPOR (Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat). Acara yang dipusatkan di ruang pertemuan Krisna Setda Kabupaten Bangli dihadiri oleh Sekda Kabupaten Bangli, kepala OPD beserta Admin di masing masing OPD, dengan narasumber Bapak Rosikin dari Kemenpan-RB.

Kepala Bagian Organisasi Sekretariat daerah Kabupaten Bangli Ir. I Made Kirman Jaya melaporkan bahwa Program SP4N adadalah Program Nasional dari Kemenpan-RB, menindak lanjuti hal tersebut Kabupaten Bangli juga sudah membentuk admin Kabupaten untuk menjalankan aplikasi SP4N-LAPOR dimana dari aplikasi tersebut pengaduan yang masuk dari semua unsur baik masyarakat dan perorangan kaitan dengan keluhan dan pelayanan semua masuk melalui aplikasi tersebut.Dari Aplikasi tersebut kemudian dipilah untuk diteruskan ke masing masing OPD yang menangani melalui Operator di OPD tersebut, pada akhirnya informasi baik yang sifatnya keluhan dari manapun bisa langsung ditanggapi sesuai dengan OPD yang membidangi.

Lebih lanjut Kabag Organisasi mengatakan dalam sistem ini juga ada indikator yang bisa dilihat dimana ketika aduan sudah masuk ke masing-masing OPD disana akan muncul sebuah tanda berwarna merah, berikutnya setelah aduan di buka dan telah di baca maka yang muncul adalah tanda berwarna Kuning sampai pada akhirnya apabila aduan yang masuk dan sudah dibaca apabila sudah ditanggapi maksimal sampai Lima (5) hari maka akan muncul warna hijau.

Sambuta Bupati Bangli yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bangli Ir. IB Giri Putra menyampaikan seperti yang kita ketahui bersama SP4N-LAPOR dibentuk untuk merealisasikan “no wrong door policy” yang menjamin hak Masyarakat agar pengaduan dari manapun dan jenis apapun akan disalurkan kepada penyelenggara publik yang berwenang menangani.

Pengaduan yang efektif dan memberikan penyelesaian bagi masyarakat berkontribusi secara langsung terhadap perbaikan tatakelola pemerintahan yang baik dan memperkuat fungsi pelayanan publik. lebih lanjut disampaikan pengawasan pelayanana publik melalui pengaduan masyarakat juga dapat mencegah terjadinya tindak pidanan korupsi serta mengurangi potensi konflik dan membantu terciptanya rasa aman di tengah-tengah masyarakat.

“Beberapa kendala praktek pengelolaan layanan publik di setiap OPD masih belum terkelola secara efektif dan terintegrasi, masing masing organisasi penyelenggara pengelola pengaduan secara parsial dan tidak terkoodinir dengan baik, yang berakibat dapat terjadi duplikasi pengaduan atau bahkan tidak dapat ditanggani oleh satupun organisasi dengan alasan bukan menjadi bidang tugasnya” kata Giri Putra.

“Kami berharap dengan asistensi SP4N-LAPOR ini pelayanan tiap penyelenggara layanan publik dapat berjalan dengan baik sehingga para tim pengelola Pengaduan pelayanan publik Kabupaten Bangli serta para pejabat penghubung di masing masing OPD dapat mengambil informasi serta manfaat yang sebanyak banyaknya dari narasumber dari Kemenpan-RB untuk dapat memberi pelayanan terbaik untuk masyarakat Bangli ” tambahnya.

Mempunyai Kualitas Bagus, Beras Tabanan Laris Manis di Toko Modern Berjejaring hingga Mendunia

????????????????????????????????????
 Bupati Eka Pamer Produk Asli Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Setelah Kopi, semenjak mendapatkan sertifikat Pangan Segar Asal Tanaman (PSAT), varian Beras Sehat Wangi Mentik Susu, Beras Merah Cendana dan Beras Hitam, dengan brand Pertiwi Bali produk BUMDa Kabupaten Tabanan, kembali diminati Toko modern berjejaring di Bali bahkan akan mendunia dengan Go Digital.

Sebanyak masing-masing 173 box (1038 pcs) Beras Sehat Wangi Mentik Susu, Beras Merah Cendana dan Beras Hitam, dipesan perdana oleh PT. Sumber Alfaria Trijaya, Tbk, melalui Purchase Order (PO) yang akan disebar di outlet toko berjejaringnya, yakni pada 217 outlet Alfamart yang tersebar di seluruh Bali.

Tidak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui BUMDa PD. Dharma Shantika juga akan mengajukan produk miliknya ke toko berjejaring lainnya yang ada di Bali. Sehingga produk-produk milik PDDS yang bekerjasama dengan BUMDes yang ada di Tabanan bisa dipasarkan dengan maksimal, dan berefek positif terhadap kesejahteraan Petani di Tabanan.

Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti memyambut baik hal tersebut, mengingat Pemkab Tabanan sedang gencar-gencarnya membangun ekonomi kerakyatan baik dalam hal pemberdayaan UMKM maupun perlindungan terhadap petani agar petani memiliki ketahanan ekonomi menuju kesejahteraan menyongsong era globalisasi.

Berbagai kebijakan pro rakyat pula telah digalakan. Mulai dari program –program inovatif yang berujung untuk mensejahterakan masyarakat Tabanan. Misal melalui pemasaran melalui digital Uniknya juga, mendengar keberhasilan BUMDes, banyak menarik minat daerah luar yang justru ingin belajar tentang BUMDes yang dimilki Kabupaten Tabanan. Dan setidaknya ada kebanggaan tersendiri bagi Tabanan.

“Intinya Tabanan fokus dalam market digital, dalam artian menggunakan sistem digital sebagai basis datanya. Beras Tabanan akan mendunia dan GO Digital. Dan tentunya itu terwujud harus melalui kerjasama yang intens dari pihak terkait” tambah Bupati Eka, Rabu, (10/4) sore di sel-sela kegiatan.

Dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Tabanan agar mencintai produk-produk yang berasal dari Petani dan UMKM Tabanan, karena kualitas produk dari Petani dan UMKM Tabanan tidak kalah saing dengan produk serupa lainnya yang lebih dulu exist.

“Dan Saya tegaskan cintailah produk-produk dari Petani dan UMKM kita di Tabanan dengan cara membeli produk tersebut di toko berjejaring yang telah tersedia. Sebagai masyarakat Tabanan kita haraus berani membeli, bahkan ikut memasarkan produk-produk dari BUMDes kita, sebagai wujud cinta kita terhadap Tabanan,” cetus Bupati Eka.

Putu Sugi Darmawan selaku Direktur PD. Dharma Santhika menambahkan berbagai upaya telah dilakukan oleh pihaknya, termasuk menggunakan sistem digital di dalam pemasaran produk, mulai dari basis data menggunakan digital serta aktif di Media Sosial.Dijelaskan juga beras wangi Mentik Susu diambil dari Subak Timbul atau BUMDes Desa Gadung Sari, Seltim. Beras Merah Cendana dipasok dari BUMDes Babahan & BUMDes Mengesta, Penebel serta Beras Hitam dari BUMDes Tajen dan Jatiluwih, Penebel,

“Kiat kita adalah promosi lewat media sosial seperti instagram, facebook dan website yang kita miliki. Setiap aktivitas yang ada di PDDS kita share lewat medsos, termasuk aktivitas pemasaran, pengambilan produk ke BUMDes, petani dan UMKM Tabanan. Dan bagi yang berminat bergabung di dalam pemasaran atau pengajuan produk bisa kunjungi Website atau media sosial kami,” tambahnya. @humstabanan.

Bupati Suwirta Buka Musrenbang RPJMD Klungkung 2018-2023

KLUNGKUNG – Pantaubali.com – Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Klungkung Tahun 2018-2023. Musrenbang dibuka ditandai dengan pemukulan gong di ruang rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Rabu (10/4/2019).

Bupati Suwirta menyampaikan, pelaksanaan Musrenbang RPJMD Kabupaten Klungkung Tahun 2018-2023 sepatutnya menjadi perhatian bersama, karena akan menjadi pijakan untuk melaksanakan pembangunan di Kabupaten Klungkung dalam masa jabatannya. RPJMD yang segera akan ditetapkan merupakan penjabaran visi misi yakni terwujudnya Klungkung yang Unggul dan Sejahtera dengan lima (5) misinya yang disebut Panca Santi. Misi ini selanjutnya dijabarkan dalam 71 program prioritas. Beberapa diantaranya yakni terkait bantuan stimulant pelaksanaan ngaben massal, penuntasan rumah tidak layak huni melalui bedah rumah dan rehab rumah. Pelatihan kewirausahaan dan pengiriman tenaga kerja dari masyarakat berpenghasilan rendah ke luar negeri, pembangunan mall pelayanan publik dan pengembangan pertanian organik dan pemanfaatan pekarangan melalui pertanian hidroponik. Program lainnya yakni perbaikan Puskesmas dan Pustu, mengembangkan angkutan siswa gratis di seluruh kecamatan, mengembangkan eks kawasan galian c sebagai kawasan pariwisata terpadu terbesar di Bali, melaksanakan festival di empat kecamatan dan mengembangkan produksi garam beryodium. Ada pula program tentang pelayanan perijinan online, meningkatkan PAD, pengembangan pelabuhan segi tiga emas serta optimallisasi pengelolaan sampah melalui program TOSS.

Untuk mencapai target pembangunan tersebut, Bupati berharap keterlibatan dan perhatian semua pihak melakukan pembahasan serius dan mendalam dalam merumuskan strategi, arah kebijakan dan program pembangunan daerah. “Saya berharap ini menjadi perhatian semua pihak sehingga mampu menghasilkan pembangunan daerah yang menjadi landasan kuat pencapaian target pembangunan daerah jangka menengah,” ujar Bupati Suwirta.

Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) Kabupaten Klungkung, I Wayan Wasta menyebutkan RPJMD dimaksud akan dijadikan pedoman dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Renstra Perangkat Daerah, dimana setiap proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan tersebut diperlukan koordinasi antara instansi pemerintah dan partisipasi seluruh pemangku kepentingan pembangunan. “Semoga Musrenbang ini dapat mengakomodasi berbagi kepentingan dan kebutuhan masyarakat secara luas dalam mewujudkan cita-cita masyarakat Klungkung,” ujarnya.

Pembukaan Musrenbang RPJMD Klungkung 2018-2023 dihadiri Wakil Ketua DPRD Klungkung, Nengah Arianta, Kepala Bappedalitbang Provinsi, I Wayan Wiasthana Ika Putra, Sekda Klungkung, I Gede Putu Winastra bersama segenap jajaran OPD Pemkab Klungkung dan undangan lainnya. Musrenbang dilaksanakan selama dua hari hingga Kamis (11/4). (hmsklk/nom)

Teken Fakta Integritas ‘Janji’ Kepala OPD Optimalkan Pelayanan Publik di Tabanan

 

TABANAN – Pantaubali – Dalam rangka percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik dan sebagai implementasi amanat UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan Teken Fakta Integritas. Sebagai langkah perbaikkan dan menjadi komitmen bersama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan.

Selain penandatanganan Fakta Integritas, juga akan dilaksanakan pembinaan, monitoring dan evaluasi, yang dilakukan oleh Tim Pembina dan Evaluasi Pelayanan Publik Pemerintah Kabupaten Tabanan ke masing-masing Perangkat Daerah guna menyamakan persepsi. Sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Tabanan Nomor 180/34/01/HK&HAM Tahun 2019 tentang Pembentukan Tim Pembina dan Evaluasi Pelayanan Publik Pemerintah Kabupaten Tabanan.

Hal itu dilakukan mengingat hasil penilaian menunjukan masih rendahnya kepatuhan terhadap standar pelayanan publik dalam berbagai bentuk, yaitu ketidak jelasan proses dan prosedur, ketidakpastian jangka waktu pelayanan dan berdampak pada pelayanan publik yang kurang optimal dan hasil evaluasi kepatuhan terhadap standar pelayanan publik pada posisi kuning atas penilaian dari Ombudsman RI. Sehingga dengan dibuatnya Fakta integritas ini bisa mengikat seluruh OPD di Lingkungan Pemkab Tabanan untuk terus meningkatkan pelayanan publik di masing-masing OPD.

“Artinya Komitmen tersebut dilakukan agar kepatuhan standar pelayanan publik di Tabanan meraih Zona Hijau yang artinya kepatuhan terhadap pelayanan publik sangatlah tinggi, sesuai yang telah ditetapkan oleh Lembaga Ombudsman RI. Maka dari pihak Organisasi merancang untuk membuat Fakta Integritas sebagai salah satu upaya untuk mengikat seluruh OPD di Lingkungan Pemkab Tabanan dalam menindak lanjuti standar kepatuhan pelayanan publik di Kabupaten Tabanan sesuai amanat UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik,” jelas Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Tabanan, IGN. Suarya, Selasa (9/4) Sore, di Ruang kerjanya.

Bupati Tabanan menyambut baik langkah tersebut sekaligus mendapat apresiasi dari pihak Ombudsman RI Perwakilan Daerah Bali yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Keasistenan Pencegahan Ombudsman Bali, Ida Bagus Kade Oka Mahendra. “Terkait dengan komitmen ini kami harapkan agar semua yang telah ditandatangani tersebut ditaati . Ketika masyarakat mencari pelayanan di perangkat daerah tersebut mereka harus mendapatkan pelayanan sesuai dengan standard yang mereka pasang,” ucapnya.

Dirinya menghimbau kepada seluruh OPD di Lingkungan Pemkab Tabanan agar menerapkan standar Pelayanan Publik dan syarat-syarat yang harus ditempuh oleh masyarakat dalam pelayanan tersebut. Setiap standard dan syarat-syarat dari masing-masing OPD harus ditempel disebuah dinding pengumuman di tempat itu, sehingga masyarakat paham betul dengan apa yang akan dicari, syaratnya bagaimana dan biayanya berapa, himbaunya.

“Apapun bentuk pelayanan yang diberikan perangkat daerah, dibuatkan standarnya agar masyarakat jelas apa sih syaratnya. Jadi transparansi itu ada dan mereka mau complain kemana itu ada karena sudah tertera dalam daftar. Jangan sammpai masyarakat kita complain tidak ditanggapi nanti Ombudsman masuk disitu dan masyarakat berhak mengadu kalau tidak ada transparansi,” jelasnya.

Syarat itu harus dipasang berikut standardnya, tambah pihaknya. Sehingga masyarakat tahu pelayanan yang mereka harus dapatkan. Masyarakat sudah bisa lihat, biayanya berapa dan jangka waktunya berapa. Jadi ketika masyarakat mendapatkan pelayanan tidak sesuai dengan standar maka dapat complain langsung keperangkat daerah tersebut. Kalau complain tersebut tidak ditindaklanjuti warga tersebut bisa segera melapor ke ombudsman, tegasnya lagi.

“Kita berharap komitmen ini tetap dijaga dan ditaati oleh semua Perangkat Daerah agar pelayanan publik di Kabupaten Tabanan membaik. Kami mengharapkan peran masyarakat untuk ikut mengawasi pelayanan publik di Tabanan, jika ada pelayanan yang diberikan oleh perangkat daerah tidak sesuai dengan standar layanan yang dipublish (seperti persyaratan, SOP, jangka waktu dan biaya) ayo langsung sampaikan ke perangkat daerah tersebut dan/atau ke Ombudsman Bali melalui tlp. 0361-2096942 atau sms/wa. 08113990222. Awasi, Tegur dan Laporkan,” jelasnya dengan tegas.

Adapun isi dari Fakta Integritas yang ditandatangani oleh seluruh OPD di Lingkungan Pemkab Tabanan, menyatakan : 1. Berjanji mentaati, dan melaksanakan kewajiban untuk memenuhi Standar Pelyanan Publik sesuai dengan jenis pelayanan yang tersedia; 2. Bertanggung jawab atas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat selaku pengguna layanan; 3. Bersedia menerima Sanksi Disiplin Pegawai Negeri Sipil sesuai ketentuan Pasal 7 Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 apabila tidak memenuhi kewajiban tersebut diatas. @humastabanan.

Wabup Sanjaya Hadiri Pemelaspasan Gong Banjar Adat Pasekan Baleran, Dajan Peken

Pemelaspasan Gong Banjar Adat Pasekan Baleran

TABANAN – Pantaubali.com – Upacara Pemelaspasan merupakan tradisi yang diwariskan turun-temurun oleh masyarakat Hindu di Bali. Seperti halnya setelah membangun rumah, dilaksanakan upacara pemelaspasan. Bukan saja rumah, benda yang mempunyai nilai sakral dan manfaat pun diplaspas, seperti Gong, Topeng dan lainnya.

Upacara melaspas bertujuan untuk membersihkan dan menyucikan benda ataupun bangunan baru secara niskala sebelum digunakan atau ditempati. Upacara Melaspas juga dilakukan dengan tujuan agar terciptanya ketenangan dan kedamaian sehingga terhindar dari hal-hal yang tidak diiginkan.

Seperti halnya kali ini, Senin, (8/4), Banjar Pekraman Pasekan Baleran, Desa Dajan Peken, Tabanan menggelar Upacara Pemlaspasan Gong yang dihadiri oleh Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, Camat Tabanan Putu Arya dan Tokoh Masyarakat.

“Saya yang dalam hal ini mewakili Pemerintah Kabupaten Tabanan sangat menyambut baik sekali, dengan apa yang telah dilaksanakan masyarakat Saya di Pasekan Baleran terhadap pelestarian seni, adat dan budaya,” ucap Wabup Sanjaya di sela-sela sehabis acara.

Dikatakannya bahwa masyarakat Pasekan seni budayanya sangat luar biasa, salah satunya banyak seniman yang lahir di Pasekan. “Seniman yang handal harus dibarengi dengan ornament pendukung yang bagus dan berkualitas. Maka dari itu kami di Pemerinah Kabupaten Tabanan berusaha untuk mengayomi masyarakat dalam rangka menjaga seni, adat dan budaya di Tabanan,” jelasnya.

Ketika ada alat yang bagus untuk megambel, tambah Wabup Sanjaya nantinya akan betul-betul seni itu dilestarikan apalagi gambelan mampu menampilkan atau mengeluarkan suara yang begitu harmonis yang menenangkan jiwa. Gambelan dikatakannya  juga sangat banyak fungsinya, disamping untuk seni dan budaya, juga gambelan dipakai sebagai sarana pendukung di dalam kita (Hindu Bali) melaksanakan Upacara Yadnya.

“Maka dari itulah, Saya di Pemerintah Daerah sangat mensupport apa yang menjadi keinginan masyarakat Saya dalam rangka menjaga seni, adat dan budaya kita, khususnya di Tabanan,” bebernya.

Sebelumnya, IB. Alit Ketua Panitia kegiatan yang juga selaku kelian Adat Banjar Pasekan Baleran mengucapkan banyak-banyak terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Tabanan terhadap Masyarakat Pasekan Baleran. “Ten surut-surut manah tiang ngucapin terima kasih kepada Wabup Sanjaya. Suksma atas bantuan Pemerintah Kabupaten Tabanan beserta pihak terkait lainnya,” ucapnya.

Dirinya berharap agar Pemerintah selalu mebantu dan mendukung pembangunan yang dilakukan oleh masyarakatnya. “Besar harapan kami agar Wakil Bupati beserta undangan yang hadir agar bisa membantu krama titiang bukan hanya sekarang, tapi kedepannya kami tak akan lepas dari uluran tangan Pemerintah dan pihak terkait,” harapnya.

Percepat Informasi Gempa Bumi, Kabupaten Klungkung akan Pasang Seismograf

Bupati Klungkung Terima Audensi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Sanglah Denpasar

KLUNGKUNG – Pantaubali.com – Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klungkung, Putu Widiada menerima audiensi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Sanglah Denpasar, terkait pemasangan alat seismograf sensor perekam deteksi getaran gempa bumi di Kabupaten Klungkung. Bertempat di Ruang Kerja Bupati Klungkung, Senin (8/19)

Kepala Stasiun Geofisika Sanglah Denpasar  Ikhsan, mengatakan Indonesia secara umum dan Bali pada khusunya merupakan daerah yang rawan terjadi bencana gempa bumi, maka pemerintah melakukan penguatan peralatan pencatan gempa bumi di seluruh Indonesia. Pada tahun 2019 rencananya akan dipasang 100 sensor (seismograf) tersebar di seluruh pelosok Indonesia.

Untuk di Provinsi Bali mendapatkan 2 buah sensor yakni di Kabupaten Klungkung di Kepulauan Nusa Penida. Pemasangan seismograf di Nusa Penida yang akan dipasang di dekat Kantor Desa Batukantik dan Kantor Kepala Desa Klumpu.

“kami harapkan titik lokasi yang sudah ditentukan yakni lahan atau tanah milik pemerintah, karena terkait kaamanan alat tersebut. Tak hanya itu kami juga akan menambahan alat Seismometer sebanyak sembilan lokasi di Kabupaten Klungkung. Lima lokasi di Kepulauan Nusa Penida dan empat di Klungkungkung daratan” ujar Kepala Stasiun Geofisika Sanglah Denpasar Ikhsan

Pihaknya juga menambahkan secara umum seismograf adalah alat atau sensor getaran, yang biasa digunakan untuk mendeteksi gempa bumi atau getaran pada permukaan tanah. Pemasangan seismograf atau alat sensor deteksi getaran untuk mengetahui sejauh mana besar dan kecilnya gempa yang ditimbulkan.

Adapun tujuan pemasangan alat seismograf untuk mengetahui kedangkalan sedimen getaran yang dihasilkan akibat pergeseran kerak bumi, mendapatkan tambahan sensor seismograf dalam jaringan Ina-Tews di wilayah Bali. Getaran besar maupun kecil tergantung kerusakan di muka bumi disebabkan oleh besar kecilnya gempa tersebut.

“Dengan tambahan sensor dengan sudut gap yang mengecil maka analisa dan penyebaran informasi gempa bumi di wilayah bali dan Klungkung lebih khususnya dapat dilakukan dengan lebih cepat dan akurat. Kami berharap pemasangan seismograf atau alat sensor getaran untuk membantu mendeteksi gempa bumi yang terjadi pada permukaan tanah,” harap Ikhsan

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta sangat mengapresiasi pemasangan alat sensor getaran gempa bumi tersebut. Dan berharap alat tersebut mampu membantu Pemkab Klungkung dalam menangani maupun mengambil langkah cepat apabila terjadi bencana alam. Instansi terkait juga diminta agar mampu memaksimalkan dan memanfaatkan alat ini.

Untuk lahan yang diperlukan pemkab akan langsung mensurvei tanah milik pemerintah yang berdekatan dengan titik lokasi yang diinginkan sehingga proses pemasangan alat tersebut cepat terealisasi

“Kami akan berusaha mencarikan tanah pemerintah yang bisa dijadikan tempat untuk lokasi sensor dengan ukuran tanah 10×10 meter dengan bangunan dan pagar. Jikalau itu tanah milik desa, kami akan berkoordinasi dengan desa setempat” ujar Bupati Suwirta (Humasklk/yande)