- Advertisement -
Beranda blog

Remaja di Jembrana Hilang Usai Lompat ke Tukad Campuhan, Ditemukan Tak Bernyawa

Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad remaja yang tenggelam di Tukad Campuhan.
Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad remaja yang tenggelam di Tukad Campuhan.

JEMBRANA, PANTAUBALI.COM – Aksi berenang bersama teman-teman di Tukad Campuhan, Banjar Rangdu, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, berujung duka. Seorang remaja berusia 14 tahun ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam dan sempat hilang di dasar sungai pada Rabu (3/6/2026).

Korban diketahui bernama I Made Negara, warga Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 Wita saat korban bersama dua rekannya mandi di aliran Tukad Campuhan.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban diduga mengalami kesulitan setelah melompat dari sandaran dam. Remaja yang disebut belum mahir berenang itu kemudian tenggelam dan tidak muncul kembali ke permukaan.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Dewa Hendri, mengatakan laporan kejadian diterima pihaknya sekitar pukul 14.30 Wita. Tim rescue kemudian langsung diberangkatkan menuju lokasi untuk melakukan pencarian.

“Ada tiga orang yang mandi. Korban melompat dari sandaran dam dan langsung tenggelam,” kata Dewa Hendri.

Sebanyak 10 personel SAR diterjunkan dalam operasi pencarian. Setelah melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan di lokasi, tim memulai pencarian dengan metode penyelaman di titik yang dicurigai sebagai lokasi korban tenggelam.

Pada pukul 15.50 Wita, dua personel SAR melakukan penyelaman pertama hingga kedalaman sekitar enam meter. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil kurang dari 20 menit kemudian.

Korban ditemukan pada pukul 16.07 Wita di dasar Tukad Campuhan dengan kedalaman sekitar enam meter. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Jenazah selanjutnya dievakuasi ke darat dan dibawa ke RSU Negara untuk penanganan lebih lanjut.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur SAR gabungan, di antaranya Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Polsek Mendoyo, Bhabinkamtibmas, Babinsa, BPBD Jembrana, Tagana, Polair Polres Jembrana, potensi SAR, keluarga korban, serta masyarakat setempat. RAN

Aksi Curanmor di Kerambitan Digagalkan, Dua Pelaku Ditangkap Tak Jauh dari Lokasi Kejadian

TABANAN, PANTAUBALI.COM – Upaya pencurian sepeda motor yang terjadi di Banjar Dinas Jangkahan, Desa Batuaji, Kecamatan Kerambitan, Rabu (3/6/2026) dini hari, berhasil digagalkan berkat kesigapan warga dan respons cepat aparat kepolisian. Dua pelaku yang diduga terlibat dalam aksi tersebut berhasil diamankan hanya sekitar 200 meter dari lokasi kejadian.

Kedua terduga pelaku masing-masing berinisial JUH (32) dan FHHR (22). Mereka ditangkap setelah diduga mencuri satu unit sepeda motor Yamaha Xeon milik warga yang terparkir di garasi rumah korban.

Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 02.30 Wita. Saat itu, dua orang saksi melihat salah satu pelaku mengambil sepeda motor korban, sementara rekannya menunggu di atas sepeda motor lain yang digunakan sebagai sarana pendukung aksi tersebut. Menyadari adanya tindak pencurian, para saksi segera melakukan pengejaran sambil meminta bantuan warga sekitar.

Dalam upaya melarikan diri, pelaku yang membawa sepeda motor hasil curian bergerak ke arah selatan dari lokasi kejadian. Namun pelarian mereka tidak berlangsung lama. Sekitar 200 meter dari tempat kejadian perkara (TKP), kedua pelaku terjatuh ke dalam selokan bersama kendaraan yang mereka gunakan.

Anggota Polsek Kerambitan yang menerima laporan langsung menuju lokasi dan bersama warga berhasil mengamankan kedua pelaku. Polisi juga menyita barang bukti berupa sepeda motor Yamaha Xeon milik korban serta satu unit Honda Scoopy yang diduga digunakan pelaku saat menjalankan aksinya.

Karena mengalami luka akibat terjatuh, kedua pelaku terlebih dahulu dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis sebelum menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kapolsek Kerambitan Kompol I Kadek Ardika melalui Ps. Kanit Reskrim Iptu I Nyoman Sugiarta menjelaskan, keberhasilan pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil kerja cepat personel di lapangan yang didukung peran aktif masyarakat.

“Kami mengapresiasi warga yang sigap memberikan informasi dan membantu proses pengejaran sehingga pelaku dapat segera diamankan,” ujarnya.

Saat ini kedua pelaku telah menjalani pemeriksaan intensif. Penyidik Polsek Kerambitan juga masih melakukan pendalaman guna mengungkap kemungkinan keterlibatan mereka dalam kasus tindak pidana lainnya.

Atas perbuatannya, kedua pelaku akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (pmc)

Terdesak Utang, Mantan Kontraktor Jadikan Dokter Muda Target Begal di Denpasar

Mobil merah milik dokter muda yang menjadi korban percobaan pembegalan di kawasan Panjer.
Mobil merah milik dokter muda yang menjadi korban percobaan pembegalan di kawasan Panjer.

DENPASAR, PANTAUBALI.COM – Tekanan ekonomi yang menghimpit diduga membuat seorang mantan kontraktor berinisial AF (37) nekat melakukan percobaan pembegalan terhadap seorang dokter muda di kawasan Panjer, Denpasar Selatan.

Pelaku disebut tengah terlilit utang dan berupaya mencari uang secara instan dengan menyasar korban yang dianggap mudah.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (31/5/2026) siang di Jalan Tukad Barito, Panjer. Korbannya, JJR (25), seorang dokter muda yang saat itu berada seorang diri di dalam mobil, menjadi sasaran aksi kriminal pelaku.

Hasil penyelidikan kepolisian mengungkap bahwa AF dan korban sama sekali tidak saling mengenal. Pelaku memilih target secara acak setelah melihat seorang perempuan yang berada sendirian di dalam kendaraan.

Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Arisandi, mengatakan pelaku memang telah berkeliling mencari sasaran sebelum akhirnya mendekati korban.

“Tidak ada hubungan antara pelaku dan korban. Pelaku mencari target secara acak, kemudian melihat korban seorang perempuan yang sendirian sehingga dijadikan sasaran,” kata Iptu Azel, Rabu (3/6/2026).

Menurut penyidik, motif utama aksi tersebut diduga berkaitan dengan persoalan ekonomi yang dialami pelaku. AF diketahui pernah bekerja sebagai kontraktor sebelum beralih ke sektor swasta. Namun, sejumlah kewajiban finansial yang belum terselesaikan membuatnya terjerat utang.

Sebagian utang tersebut disebut berasal dari tanggung jawab kepada sejumlah vendor proyek saat pelaku masih menjalankan usaha kontraktornya. Kondisi itu diduga menjadi pemicu hingga pelaku nekat melakukan tindak kejahatan.

“Salah satu alasan pelaku melakukan perbuatan tersebut untuk mendapatkan uang guna membayar utang-utangnya,” ungkap Iptu Azel.

Dalam menjalankan aksinya, AF sempat menyerang korban menggunakan alat setrum yang menyebabkan luka pada bagian dada. Namun upaya pelaku untuk menguasai kendaraan maupun barang berharga milik korban gagal setelah korban berhasil menyelamatkan diri.

Kasus ini sempat menjadi perhatian warga karena terjadi di kawasan padat penduduk. Setelah menerima laporan, polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku dan mengungkap motif di balik aksi percobaan pembegalan tersebut.

Saat ini AF masih menjalani proses hukum di Polsek Denpasar Selatan. Penyidik juga masih mendalami sejumlah keterangan untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke tahap berikutnya. RAN

Wisman Naik dan Devisa Tembus Rp68 Triliun, Pemerintah Pastikan Pariwisata Harus Menyejahterakan Rakyat

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat memaparkan perkembangan sektor pariwisata nasional dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI di Jakarta.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat memaparkan perkembangan sektor pariwisata nasional dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI di Jakarta.

JAKARTA, PANTAUBALI.COM – Di tengah ketidakpastian ekonomi global, sektor pariwisata Indonesia masih menunjukkan tren pertumbuhan positif. Pemerintah pun menegaskan bahwa keberhasilan sektor ini tidak hanya diukur dari jumlah wisatawan yang datang, tetapi juga dari sejauh mana manfaatnya dirasakan masyarakat hingga ke tingkat desa.

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menyampaikan bahwa pembangunan pariwisata ke depan akan terus diarahkan untuk memperkuat ekonomi lokal, memberdayakan UMKM, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat kerja Kementerian Pariwisata bersama Komisi VII DPR RI terkait pembahasan program kerja dan anggaran tahun 2026.

Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) selama periode Januari hingga April 2026 mencapai 4,68 juta kunjungan. Angka tersebut meningkat 8,24 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Selain itu, sektor pariwisata juga berhasil menyumbang devisa sebesar US$4,05 miliar atau setara Rp68,28 triliun pada kuartal pertama 2026. Capaian tersebut meningkat 6,30 persen dibandingkan kuartal pertama tahun 2025.

“Pariwisata harus memberi manfaat langsung kepada masyarakat. Ekonomi yang dihasilkan sektor ini harus mengalir hingga ke desa-desa, menggerakkan UMKM, membuka peluang usaha, dan memperkuat ekonomi daerah,” ujar Widiyanti.

Salah satu fokus pemerintah adalah memperkuat peran desa wisata sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Melalui berbagai program pendampingan dan pemberdayaan, desa wisata didorong agar mampu berkembang secara berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada wisatawan.

Pemerintah juga menggandeng Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk memperluas akses sertifikasi halal bagi pelaku usaha di desa wisata. Hingga akhir Mei 2026, sebanyak 31.548 sertifikasi halal telah difasilitasi bagi pelaku UMKM yang tersebar di 1.116 desa wisata pada 34 provinsi di Indonesia.

Tak hanya melalui desa wisata, dampak ekonomi pariwisata juga diperkuat lewat penyelenggaraan berbagai event daerah. Program Karisma Event Nusantara yang telah berlangsung di 15 provinsi tercatat melibatkan lebih dari 20 ribu tenaga kerja dan hampir 4 ribu pelaku UMKM.

Dari kegiatan tersebut, perputaran ekonomi yang dihasilkan mencapai lebih dari Rp45,57 miliar. Menurut Widiyanti, event pariwisata tidak hanya berfungsi sebagai sarana promosi destinasi, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan manfaat ekonomi secara langsung.

Selain itu, Kementerian Pariwisata juga menjalankan berbagai program pendampingan di 38 provinsi melalui skema tugas pembantuan. Program tersebut meliputi pelatihan keselamatan berwisata, penguatan promosi destinasi, hingga dukungan penyelenggaraan event daerah.

Pemerintah berharap sektor pariwisata dapat terus tumbuh secara berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat luas.

“Pariwisata Indonesia harus tumbuh lebih merata dan berpihak kepada masyarakat. Sektor ini harus menjadi kekuatan ekonomi yang berkembang bersama rakyat dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi Indonesia,” tegas Widiyanti. RAN

Dishub Badung Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Pecatu, Antisipasi Kemacetan Menuju Uluwatu

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung mulai memberlakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan kawasan Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan.

BADUNG, PANTAUBALI.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung mulai memberlakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan kawasan Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, guna mengurangi kepadatan kendaraan yang selama ini kerap terjadi menuju kawasan wisata Uluwatu.

Penerapan rekayasa lalu lintas tersebut mulai diberlakukan sejak Selasa (2/6/2026) dan berlaku setiap hari pada pukul 14.00 hingga 22.00 Wita, waktu yang dinilai sebagai jam puncak kunjungan wisatawan menuju berbagai destinasi wisata di wilayah selatan Badung.

Kepala Dinas Perhubungan Badung, Anak Agung Gede Rahmadi, mengatakan langkah tersebut diambil sebagai upaya memperlancar arus kendaraan sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat dan wisatawan yang beraktivitas di kawasan Pecatu dan sekitarnya.

Menurutnya, kemacetan menuju kawasan Pura Uluwatu selama ini menjadi persoalan yang cukup serius, terutama pada sore hingga malam hari saat wisatawan berbondong-bondong menyaksikan pertunjukan Tari Kecak dan menikmati panorama matahari terbenam.

“Rekayasa lalu lintas ini dilakukan untuk mengurai kemacetan sehingga masyarakat maupun wisatawan dapat melakukan perjalanan dengan lebih nyaman,” ujarnya.

Dalam skema yang diterapkan, terdapat sejumlah pembatasan arus kendaraan. Kendaraan roda empat dari simpang Jalan Baler Setra–Jalan Belimbing Sari menuju arah barat di Jalan Uluwatu tidak diperkenankan melintas dan hanya dapat dilalui sepeda motor. Selain itu, kendaraan dari Jalan Uluwatu dilarang masuk ke Jalan Toya Ning II, sementara kendaraan dari Jalan Toya Ning II juga tidak diperbolehkan menuju arah barat Jalan Uluwatu.

Dishub Badung telah menyiapkan personel di sejumlah titik strategis guna memastikan pelaksanaan rekayasa lalu lintas berjalan optimal. Pengawasan dilakukan di Simpang Kantor Perbekel Pecatu, Simpang Belimbing Sari, Simpang Toya Ning, Simpang Matsuka, Simpang Nirmala, hingga Simpang Politeknik.

Rahmadi menjelaskan, pemberlakuan rekayasa hanya dilakukan pada sore hingga malam hari agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat pada pagi dan siang hari. Pasalnya, lonjakan volume kendaraan umumnya terjadi ketika wisatawan mulai bergerak menuju objek wisata di kawasan Uluwatu.

Ia berharap seluruh pengguna jalan dapat mematuhi pengaturan yang telah ditetapkan. Meski terdapat beberapa perubahan rute yang membuat perjalanan sedikit lebih jauh, langkah tersebut diyakini mampu memangkas waktu tempuh akibat kemacetan yang selama ini terjadi.

“Jarak perjalanan mungkin sedikit lebih panjang, tetapi waktu tempuh akan lebih singkat karena arus kendaraan menjadi lebih lancar. Tujuan akhirnya adalah memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Uluwatu,” katanya. (rls/kmfbd)

Tertipu Pesan Open BO di Kuta Selatan, Uang Melayang Teman Kencan Tak Datang

Ilustrasi open bo.
Ilustrasi open bo.

BADUNG, PANTAUBALI.COM – Niat mencari teman kencan berbayar justru membuat seorang pria berinisial TG mengalami kerugian. Pria tersebut melaporkan dugaan penipuan setelah uang yang ditransfer untuk memesan layanan Open BO diduga dibawa kabur oleh pelaku.

Laporan itu diterima melalui layanan Call Center 110 pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 07.00 Wita. Dalam laporannya, TG mengaku telah mentransfer sejumlah uang kepada seseorang yang menawarkan jasa perempuan panggilan di wilayah Kuta Selatan, Kabupaten Badung.

Peristiwa tersebut disebut terjadi di sekitar kawasan Jalan Siligita, tepatnya dekat JJ Pet House, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan. Berdasarkan informasi yang diterima petugas, korban awalnya berkomunikasi dengan seseorang yang menawarkan jasa perempuan panggilan melalui media komunikasi.

Setelah terjadi kesepakatan, korban diminta melakukan pembayaran terlebih dahulu sebagai syarat pemesanan. Namun setelah uang ditransfer, layanan yang dijanjikan tidak kunjung diberikan.

Korban kemudian berusaha menghubungi pihak yang menerima pembayaran, tetapi nomor kontak tersebut sulit dihubungi. Merasa telah menjadi korban penipuan, TG akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian melalui layanan darurat 110.

Menindaklanjuti laporan itu, Unit Kecil Lengkap (UKL) Polsek Kuta Selatan yang dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan pendalaman awal.

Namun saat petugas tiba di lokasi, pelapor tidak ditemukan. Polisi juga mengalami kendala karena nomor telepon yang tercantum dalam laporan sudah tidak aktif saat dihubungi kembali.

Kapolsek Kuta Selatan AKP Muhammad Said Husen mengatakan setiap laporan masyarakat yang masuk melalui layanan 110 akan ditindaklanjuti secara cepat dan profesional sebagai bagian dari pelayanan kepolisian.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang marak terjadi melalui transaksi daring maupun komunikasi digital.

“Jangan mudah percaya pada tawaran yang belum jelas keabsahannya, terutama jika diminta melakukan transfer uang terlebih dahulu. Masyarakat harus lebih waspada agar tidak menjadi korban penipuan,” ujarnya. RAN

Aksi Perampasan Mobil di Panjer: Dada Korban Disetrum, Pelaku Dibekuk

Polisi olah TKP percobaan perampasan mobil terhadap seorang dokter muda di Jalan Tukad Barito Timur, Panjer, Denpasar Selatan.
Polisi olah TKP percobaan perampasan mobil terhadap seorang dokter muda di Jalan Tukad Barito Timur, Panjer, Denpasar Selatan.

DENPASAR, PANTAUBALI.COM – Aksi kriminal yang menyasar pengendara mobil terjadi di kawasan Jalan Tukad Barito Timur, Panjer, Denpasar Selatan, Minggu (31/5) siang. Seorang dokter muda berinisial JRR (25) menjadi korban percobaan perampasan mobil yang dilakukan seorang pria saat korban baru selesai berbelanja.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 Wita. Korban yang diketahui merupakan perempuan asal Makassar datang ke sebuah toko kacamata dengan mengendarai mobil sedan merah dan memarkirkannya di depan toko.

Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan Iptu Azel Arisandi mengatakan, setelah selesai berbelanja, korban kembali ke mobilnya dan menyalakan mesin kendaraan. Namun, pintu mobil belum sempat dikunci.

“Saat itu korban datang dengan mengendarai mobil sedan warna merah dan parkir di depan toko,” ujarnya, Selasa (2/6).

Ketika korban berada di dalam kendaraan, seorang pria berinisial AF (37) yang berjalan kaki tiba-tiba mendekati mobil. Pelaku kemudian membuka pintu kendaraan dan langsung menyerang korban menggunakan alat setrum yang diarahkan ke bagian dada.

Serangan mendadak tersebut membuat korban panik. Pelaku bahkan berupaya menarik korban keluar dari mobil dengan maksud menguasai kendaraan yang sedang menyala.

Beruntung, korban segera berteriak meminta bantuan. Teriakan tersebut mengundang perhatian warga sekitar yang langsung berdatangan ke lokasi kejadian.

Warga kemudian berhasil menggagalkan aksi pelaku sebelum kendaraan sempat dibawa kabur. AF selanjutnya diamankan di tempat kejadian dan diserahkan kepada anggota Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan untuk diproses lebih lanjut.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga telah dipersiapkan pelaku untuk menjalankan aksinya. Barang bukti yang diamankan antara lain alat setrum, gunting, tang, lakban, dua utas tali, beberapa kabel ties, serta sepasang sarung tangan.

“Kami mengamankan barang bukti berupa sebuah alat setrum, sebuat gunting, sebuah tang, lakban, dua buah tali, beberapa tali tis, serta sepasang sarung tangan,” tandasnya.

Saat ini polisi masih melakukan pendalaman terhadap motif pelaku. Penyidik juga menelusuri kemungkinan adanya keterlibatan AF dalam kasus kejahatan serupa yang pernah terjadi di wilayah lain. RAN

Oleng dan Hantam Beton di Denpasar, Pemotor asal Asal Bogor Meninggal

Pengendara Vario Tewas Tabrak Beton Taman di Denpasar
Pengendara Vario Tewas Tabrak Beton Taman di Denpasar

DENPASAR, PANTAUBALI.COM – Kecelakaan lalu lintas tunggal yang terjadi di Jalan PB Sudirman, Denpasar, kembali memakan korban jiwa. Seorang pria berinisial AA (35), warga asal Bogor, Jawa Barat, meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak beton pembatas taman bunga di depan Kampus Universitas Udayana, Kelurahan Dauh Puri Klod, Senin (1/6/2026) malam.

Insiden maut tersebut terjadi sekitar pukul 23.35 WITA. Saat itu korban mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi DK 5514 ACC dari arah utara menuju selatan. Korban diketahui membonceng seorang rekannya berinisial R (30).

Kasubnit 2 Gakkum Satlantas Polresta Denpasar, Ipda Nila Cahyaning Wisnu, menjelaskan bahwa sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan yang dikendarai korban tiba-tiba oleng dan bergerak ke sisi kiri jalan hingga akhirnya menabrak beton taman bunga yang berada di tepi jalan.

“Diduga pengendara sepeda motor terpengaruh minuman beralkohol, korban tidak dapat mengendalikan kendaraannya sehingga oleng ke kiri dan terjadi kecelakaan,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).

Benturan keras menyebabkan korban mengalami luka berat pada bagian kepala. Korban dilaporkan mengeluarkan darah dari telinga dan hidung akibat cedera yang dialaminya.

Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, penumpang yang dibonceng hanya mengalami luka lecet pada kedua lutut, jari kaki kiri, serta tangan kanan. Penumpang tidak menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Petugas Satlantas Polresta Denpasar yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar untuk penanganan lebih lanjut.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut. Polisi juga kembali mengingatkan masyarakat agar tidak mengendarai kendaraan dalam kondisi dipengaruhi alkohol serta selalu mengutamakan keselamatan saat berada di jalan raya.

Koster Ungkap Bali Sumbang 55 Persen Perputaran Ekonomi Pariwisata Nasional

Gubernur Bali Wayan Koster di acara BBTF 2026.
Gubernur Bali Wayan Koster di acara BBTF 2026.

BADUNG, BALINEWS.ID – Kontribusi Bali terhadap industri pariwisata nasional masih menjadi yang terbesar di Indonesia. Gubernur Bali Wayan Koster mengungkapkan, Pulau Dewata menyumbang sekitar 55 persen dari total perputaran ekonomi pariwisata nasional yang mencapai Rp320 triliun.

Hal itu disampaikan Koster saat menghadiri konferensi pers penutupan Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2026 di The Westin Resort Nusa Dua, Badung, Sabtu (30/5/2026).

Menurut Koster, besarnya kontribusi tersebut menunjukkan posisi Bali yang masih menjadi lokomotif utama pariwisata Indonesia, baik dari sisi kunjungan wisatawan maupun dampak ekonomi yang dihasilkan.

“Devisa pariwisata yang dihasilkan wisatawan mancanegara di Bali mencapai lebih dari Rp17 triliun, dengan total perputaran ekonomi sekitar Rp176 triliun. Itu berarti sekitar 55 persen dari total perputaran ekonomi pariwisata nasional,” ujar Koster.

Ia menjelaskan, performa sektor pariwisata Bali terus menunjukkan tren positif pascapandemi Covid-19. Pada 2025, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mencapai 7,05 juta orang, melampaui capaian sebelum pandemi yang berada di angka 6,2 juta kunjungan pada 2019.

Sementara secara nasional, Indonesia mencatat 15,3 juta kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang 2025. Dari jumlah tersebut, sekitar 45 persen masuk melalui Bali.

“Pulau Bali yang kecil ini memberikan kontribusi yang sangat besar bagi Indonesia. Angka-angka ini menunjukkan peran strategis Bali dalam menopang industri pariwisata nasional,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Koster juga mengapresiasi penyelenggaraan BBTF 2026 yang dinilai semakin memperkuat posisi Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia. Ia berharap cakupan kegiatan tersebut dapat diperluas pada tahun mendatang agar memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi Bali maupun daerah lain di Indonesia.

“Ke depan saya berharap BBTF memiliki jangkauan yang lebih luas. Apa yang masih kurang tahun ini agar dievaluasi dan diperbaiki untuk penyelenggaraan tahun 2027. Pemerintah Provinsi Bali siap memberikan dukungan penuh,” tegasnya.

Koster juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas pariwisata Bali melalui penanganan berbagai persoalan mendasar seperti sampah, kemacetan, dan ketahanan energi.

Menurutnya, program pengolahan sampah menjadi energi listrik dijadwalkan mulai beroperasi pada Juli 2026. Selain itu, pembangunan fasilitas pengolahan sampah regional Denpasar-Badung juga terus dipercepat untuk mendukung target Bali bebas masalah sampah.

Di sektor transportasi, Pemprov Bali bersama pemerintah pusat tengah mengakselerasi pembangunan sejumlah infrastruktur strategis guna mengurangi kemacetan, terutama di kawasan pariwisata Badung.

Terkait perkembangan industri pariwisata tahun ini, Koster menilai kondisi Bali masih cukup kuat meskipun sempat terdampak situasi global. Ia mengungkapkan bahwa hingga Mei 2026, pendapatan Pajak Hotel dan Restoran (PHR) mencapai Rp2,89 triliun, meningkat sekitar Rp300 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp2,6 triliun.

“Artinya aktivitas ekonomi pariwisata Bali masih tumbuh positif. Tingkat hunian hotel dan pergerakan wisatawan juga tetap menunjukkan kinerja yang baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia BBTF 2026 I Putu Winastra menyampaikan bahwa penyelenggaraan tahun ini berhasil mencatat potensi transaksi bisnis pariwisata sebesar Rp6,9 triliun. Capaian tersebut akan menjadi modal untuk memperluas kolaborasi pada penyelenggaraan BBTF 2027 yang direncanakan melibatkan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Kami sangat bangga dengan perolehan BBTF tahun 2026 yang mencatat transaksi sebesar Rp6,9 triliun. Kami harap keberhasilan ini bisa lebih baik lagi di tahun 2027,” tandasnya. RAN

Dua WNA Rusia Terjebak Air Pasang di Pantai Padang-Padang, Dievakuasi SAR Dini Hari

Tim SAR gabungan mengevakuasi dua wisatawan asal Rusia yang terjebak air pasang di kawasan tebing Pantai Padang-Padang, Pecatu, Badung, Minggu (31/5/2026) dini hari.
Tim SAR gabungan mengevakuasi dua wisatawan asal Rusia yang terjebak air pasang di kawasan tebing Pantai Padang-Padang, Pecatu, Badung, Minggu (31/5/2026) dini hari.

BADUNG, PANTAUBALI.COM – Dua warga negara asing (WNA) asal Rusia yang terjebak akibat air laut pasang di kawasan Pantai Padang-Padang, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, berhasil diselamatkan Tim SAR gabungan pada Minggu (31/5/2026) dini hari.

Kedua wisatawan tersebut diketahui bernama Shumskikh Ariadna Anatolievna (22) dan Kristia Kirill Eduardovich (23). Mereka dilaporkan terjebak setelah menyusuri kawasan pantai sekitar pukul 17.00 Wita.

Tanpa menyadari kondisi air laut yang mulai pasang, keduanya terus berjalan menyusuri bibir pantai. Seiring bertambahnya malam, ketinggian air laut meningkat hingga menutup jalur yang sebelumnya mereka lalui, sehingga keduanya tidak dapat kembali ke titik awal.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan kejadian tersebut pada Sabtu (30/5/2026) pukul 21.20 Wita dari seorang pelapor bernama Wedi. Setelah menerima informasi, petugas segera berkoordinasi dengan Balawista dan Polsek Kuta Selatan.

Sebanyak tujuh personel rescue kemudian diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 21.30 Wita. Tim tiba sekitar pukul 22.05 Wita dan langsung melakukan koordinasi serta penelusuran berdasarkan titik koordinat yang dikirimkan.

Sekitar satu jam pencarian, keberadaan kedua korban berhasil diketahui. Namun proses evakuasi tidak bisa langsung dilakukan karena medan yang sangat sulit. Korban berada di area tebing curam dan berbatu tajam dengan kondisi minim penerangan.

Selama menunggu proses penyelamatan, tim SAR terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi korban. Keduanya dipastikan berada di lokasi yang relatif aman, jauh dari jangkauan ombak, serta masih dapat berkomunikasi dengan petugas.

Meski menghadapi risiko tinggi, Tim SAR gabungan terus mencari akses yang memungkinkan untuk menjangkau korban. Setelah melakukan penyisiran dan penilaian medan secara menyeluruh, petugas akhirnya memutuskan melakukan evakuasi menggunakan teknik penyelamatan di ketinggian (high angle rescue).

Satu personel diturunkan menggunakan sistem tali menuju lokasi korban. Selanjutnya, kedua wisatawan tersebut dievakuasi secara bergantian hingga berhasil dibawa ke area yang aman.

“Berdasarkan pertimbangan di lapangan, dengan memperhatikan keselamatan tim dan korban, sekitar pukul dua dini hari korban berhasil kita evakuasi dalam keadaan selamat,” ujar Koordinator Lapangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Wahyu.

Operasi penyelamatan ini melibatkan unsur gabungan yang terdiri dari tujuh personel Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, tiga personel Polairud Polresta Denpasar, dua personel Balawista, serta dukungan rekan korban dan masyarakat setempat.  RAN