- Advertisement -
Beranda blog

Bocah 12 Tahun Terseret Arus di Pantai Yeh Gangga, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Pencarian IKS di Pantai Yeh Gangga.
Pencarian IKS di Pantai Yeh Gangga.

TABANAN, PANTAUBALI.COM –  Seorang remaja berinisial IKS (12) terseret arus dan tenggelam di Pantai Yeh Gangga, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Korban diketahui merupakan warga Banjar Jambe Baleran, Desa Dajan Peken, Kecamatan/Kabupaten Tabanan.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi kejadian tersebut pada Kamis (28/5/2026) pukul 20.15 Wita , dari Putu Krisna selaku personel BPBD Tabanan.

Berdasarkan informasi yang diterima, kejadian bermula pada Kamis sore sekitar pukul 15.30 Wita , saat korban bersama seorang temannya pergi ke Pantai Yeh Gangga untuk berenang.

Setibanya di lokasi, keduanya bermain air di kawasan pantai. Namun, saat sedang berenang, korban tiba-tiba dihantam ombak besar dari arah laut dan terseret arus. Teman korban sempat berupaya memberikan pertolongan dengan menarik tangan korban.

Akan tetapi, derasnya arus membuat usaha tersebut tidak berhasil. Demi menyelamatkan diri, teman korban kemudian berenang menuju bibir pantai dan meminta bantuan kepada warga setempat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 20.30 Wita , Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar memberangkatkan empat personel menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi SAR. Setibanya di lokasi, mereka segera berkoordinasi dengan unsur SAR terkait serta pihak keluarga korban guna menentukan langkah pencarian.

“Sekitar pukul 22.05 Wita, pencarian dilakukan dengan metode penyisiran ke arah barat dari titik lokasi korban tenggelam sejauh kurang lebih 1,5 kilometer,” jelas I Nyoman Sidakarya, selalu Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.

Penyisiran sepanjang bibir pantai berlangsung hingga pukul 23.35 Wita. Namun, hingga operasi dihentikan sementara pada malam hari, korban masih belum ditemukan.

Hari ini, Jumat (29/5/2026), upaya pencarian kembali dilanjutkan oleh tim SAR gabungan “Hari ke dua operasi SAR kami tim SAR gabungan memperluas area pencarian di sekitar lokasi kejadian, dengan mengerahkan SRU laut dan darat,” ungkapnya. RAN

Kecelakaan Beruntun Libatkan Truk Tronton, Pick Up dan Motor di Denpasar

Kecelakaan Beruntun di Denpasar, Dua Orang Terluka.
Kecelakaan Beruntun di Denpasar, Dua Orang Terluka.

DENPASAR, PANTAUBALI.COM – Kecelakaan beruntun melibatkan truk tronton, mobil pick up, dan sepeda motor terjadi di Jalan Cokroaminoto, Denpasar Utara, Kamis (28/5/2026) sore. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.45 WITA itu mengakibatkan dua orang mengalami luka-luka dan sejumlah kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.

Insiden tersebut melibatkan truk tronton box Hino bernomor polisi P 8554 UU, mobil Suzuki Carry Pick Up DK 9722 AW, dan sepeda motor Honda Beat DK 6902 FBN.

Kasubnit 2 Gakkum Satlantas Polresta Denpasar, Ipda Nila Cahyaning Wisnu menjelaskan, kecelakaan bermula saat truk tronton yang dikemudikan pria berinisial M (46) melaju dari arah selatan menuju utara beriringan dengan mobil pick up yang dikemudikan IKS (69).

Saat tiba di lokasi kejadian, sopir truk tronton diduga berusaha mendahului kendaraan pick up dari sisi kanan. Namun, pengemudi truk diduga kurang memperhatikan jarak aman sehingga kedua kendaraan bersenggolan.

“Akibat serempetan tersebut, mobil pick up kehilangan kendali dan oleng ke kiri hingga menabrak sepeda motor Honda Beat yang berada di sisi kiri jalan,” ujar Ipda Nila, Jumat (29/5/2026).

Benturan itu menyebabkan pengendara motor terjatuh di lokasi kejadian. Sementara mobil pick up terus melaju tak terkendali hingga menghantam neon box Alfamart di sisi barat jalan.

Pengendara Honda Beat berinisial NMJ (70), warga Darmasaba, Abiansemal, Badung mengalami luka lecet pada bagian perut, lebam di tangan kanan, serta mengeluh sakit pada pinggang dan kaki kanan. Korban kemudian dilarikan ke RSUD Wangaya Denpasar untuk mendapatkan penanganan medis.

Selain itu, penumpang mobil pick up berinisial NNS (65) juga mengalami sejumlah luka, di antaranya lecet di bagian dada dan bahu kiri, telinga kiri robek, serta luka lecet pada pipi dan leher kiri. Korban dievakuasi ke RSD Mangusada Kapal untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

Akibat kecelakaan tersebut, ketiga kendaraan mengalami kerusakan material. Bagian depan mobil pick up tampak ringsek, sementara neon box Alfamart mengalami kerusakan cukup parah akibat benturan keras.

Petugas Satlantas Polresta Denpasar yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta mengatur arus lalu lintas yang sempat mengalami kemacetan saat proses evakuasi berlangsung.

“Evakuasi kendaraan selesai sekitar pukul 21.30 WITA. Seluruh kendaraan yang terlibat sudah diamankan sebagai barang bukti guna proses penyelidikan lebih lanjut,” tambahnya.

Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan besar, agar lebih berhati-hati saat mendahului kendaraan lain demi menghindari kecelakaan lalu lintas serupa. RAN

Kampanyekan Gemarikan, Bunda Rai Harapkan Generasi Cerdas Bebas Stunting

Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai, turun langsung membagikan paket menu seimbang berbahan dasar ikan kepada siswa SD Negeri 1 Antosari, Selemadeg Barat, Tabanan, Selasa, (26/5/2026).

TABANAN, PANTAUBALI.COM – Upaya Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam membangun generasi sehat dan cerdas terus digencarkan, salah satunya melalui kampanye Gerakan Gemar Makan Ikan (Gemarikan). Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai, turun langsung membagikan paket menu seimbang berbahan dasar ikan kepada siswa SD Negeri 1 Antosari, Selemadeg Barat, Tabanan, Selasa, (26/5/2026). Kehadiran Bunda Rai disambut antusias oleh para guru dan ratusan siswa yang tampak bersemangat mengikuti kegiatan edukatif tersebut.

 

Dalam kegiatan itu, Bunda Rai didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tabanan, Camat Selemadeg Barat, jajaran Pengurus TP PKK dan Forikan Tabanan serta Perbekel Desa Antosari, juga tokoh masyarakat setempat. Sebanyak 85 paket makanan berbahan baku ikan dibagikan kepada seluruh siswa mulai kelas 1 hingga kelas 6. Menu yang disajikan pun dibuat menarik dan ramah anak, seperti olahan ikan gurami, fillet tepung, nugget, siomay, hingga sate ikan.

 

Selaku Ketua Forikan Kabupaten Tabanan, Bunda Rai menegaskan Pemerintah Kabupaten Tabanan memiliki komitmen kuat dalam meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui gerakan gemar makan ikan bagi balita, anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui. “Ikan mengandung protein berkualitas tinggi dengan asam amino esensial yang seimbang, serta omega 3 yang sangat penting untuk perkembangan jaringan otak anak. Pada masa pertumbuhan, anak-anak sangat membutuhkan asupan nutrisi seimbang dan protein hewani yang bersumber dari ikan,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Bunda Rai menyampaikan bahwa kegiatan Gemarikan dilaksanakan serentak di seluruh Kabupaten Tabanan. Ini komitmen pemerintah daerah dalam membudayakan konsumsi ikan di tengah masyarakat. “Kita ingin anak-anak Tabanan menjadi generasi yang pintar, sehat, cerdas, dan berdaya saing, karena ikan mengandung banyak vitamin, protein, dan omega 3 yang sangat baik untuk kecerdasan otak. Orang tua di rumah juga harus memperhatikan pola konsumsi anak dengan lebih banyak mengonsumsi ikan,” harapnya.

 

Selain itu, Bunda Rai juga menekankan gerakan gemar makan ikan menjadi langkah nyata dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Tabanan. Melalui edukasi sejak usia dini, ia juga berharap anak-anak semakin memahami pentingnya pola makan sehat demi menciptakan generasi emas yang unggul di masa depan. “Kita pemerintah, mulai dari sekolah agar bisa ditularkan ke rumah masing-masing. Dengan membiasakan makan ikan sejak dini, kita optimis dapat melahirkan generasi yang sehat, cerdas dan berkualitas,” tambahnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tabanan, I Made Yudiana, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendukung ketahanan pangan dan gizi nasional. “Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan edukasi kepada anak-anak bahwa mengonsumsi ikan sangat penting untuk kesehatan dan pertumbuhan. Ikan merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang dapat mendukung peningkatan gizi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

 

Di sisi lain, Kepala Sekolah SD Negeri 1 Antosari, Ni Nyoman Sunitri, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas kehadiran Bunda Rai beserta jajaran di sekolah yang dipimpinnya. Ia menyebut kegiatan tersebut sangat bermanfaat dalam memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya konsumsi ikan bagi kesehatan dan kecerdasan anak menuju generasi emas di masa depan. “Kegiatan ini sangat positif karena memberikan pengetahuan kepada anak-anak tentang pentingnya makan ikan untuk kesehatan dan kecerdasan menuju generasi emas,” pungkasnya. (rls/tbn)

WNA Jerman Tewas di Kamar Mandi, Diduga Tersengat Listrik

Petugas kepolisian melakukan olah TKP di lokasi ditemukannya WNA asal Jerman yang diduga meninggal akibat tersengat listrik di kawasan Sanur.
Petugas kepolisian melakukan olah TKP di lokasi ditemukannya WNA asal Jerman yang diduga meninggal akibat tersengat listrik di kawasan Sanur.

DENPASAR, PANTAUBALI.COM – Seorang warga negara asing (WNA) asal Jerman berinisial PP (53) ditemukan meninggal dunia di kamar mandi rumah tempat tinggalnya di Jalan Kutat Lestari Gang Pelanggi Nomor 14, Desa Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Senin (25/5/2026).

Korban diduga tewas akibat tersengat arus listrik yang berasal dari water heater di kamar mandi. Dugaan tersebut menguat setelah polisi menemukan luka bakar pada tubuh korban serta bekas kulit yang menempel pada selang shower.

Kasi Humas Polresta Denpasar IPTU I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh istrinya sendiri berinisial YP (54), warga negara Thailand.

“Sekitar pukul 17.40 Wita, saksi dan korban mandi di kamar mandi yang berbeda. Setelah selesai mandi, saksi mendapati korban belum keluar sehingga kemudian mengecek ke kamar mandi,” ujarnya.

Saat dicek, korban ditemukan dalam posisi seperti sujud dan tidak bergerak. Meski sempat dipanggil berkali-kali, korban tidak memberikan respons. Panik melihat kondisi tersebut, sang istri kemudian meminta bantuan warga sekitar.

Warga yang datang membantu mengevakuasi tubuh korban dari kamar mandi ke atas kasur. Namun saat proses evakuasi berlangsung, salah seorang warga mengaku sempat tersengat listrik ketika memegang besi selang shower.

“Hasil pemeriksaan awal Tim Identifikasi Polresta Denpasar nihil ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Ditemukan luka bakar di bagian punggung belakang dan pada selang shower terdapat bekas kulit korban yang menempel,” jelas IPTU I Gede Adi Saputra Jaya.

Polisi menduga korban meninggal dunia akibat korsleting listrik pada water heater kamar mandi. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Bali Mandara menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar. Namun saat diperiksa tim medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia. RAN

Bobol Minimarket di Sidakarya, Buruh Proyek Gasak Rokok dan Uang Tunai

Tangkapan layar rekaman CCTV memperlihatkan pelaku saat beraksi membobol Alfamart di kawasan Sidakarya, Denpasar Selatan.
Tangkapan layar rekaman CCTV memperlihatkan pelaku saat beraksi membobol Alfamart di kawasan Sidakarya, Denpasar Selatan.

DENPASAR, PANTAUBALI.COM – Aksi pembobolan minimarket terjadi di Alfamart Sidakarya 61, Jalan Sidakarya No. 61, Desa Sidakarya, Denpasar Selatan, Selasa (5/5/2026) dini hari.

Seorang buruh proyek bernama Muktadir (32) ditangkap warga setelah kepergok mencuri ratusan bungkus rokok dan uang tunai dari dalam toko.

Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Agus Riwayanto Diputra mengatakan pelaku menjalankan aksinya sekitar pukul 03.05 Wita dengan cara memanjat atap bangunan minimarket lalu merusak plafon untuk masuk ke dalam toko.

“Pelaku masuk dengan cara naik ke genteng dan membobol plafon toko,” ujar Kompol Agus, Senin (25/5/2026).

Aksi pencurian tersebut pertama kali diketahui setelah pihak toko menerima informasi melalui ponsel inventaris bahwa telah terjadi pencurian dan pelaku sudah diamankan warga sekitar.

Mendapat laporan itu, pelapor bernama Muhamad Angga Nurvianto (22) bersama rekannya langsung mendatangi lokasi kejadian. Saat tiba di tempat kejadian perkara (TKP), suasana di depan minimarket sudah dipenuhi warga yang mengerumuni seorang pria dengan kedua tangan terikat.

Di sekitar lokasi, warga juga menemukan beberapa tas belanja bertuliskan Alfamart yang berisi barang hasil curian. Tidak lama berselang, aparat kepolisian datang dan langsung mengamankan pelaku beserta barang bukti.

Saat dilakukan pemeriksaan di dalam minimarket, kondisi toko tampak berantakan akibat aksi pembobolan tersebut. Polisi kemudian menyita sejumlah barang bukti berupa 258 bungkus rokok berbagai merek, uang tunai Rp357 ribu, satu unit ponsel Samsung warna biru, sebuah tang, dan pisau cutter yang diduga digunakan saat beraksi.

Akibat kejadian itu, pihak minimarket mengalami kerugian sekitar Rp10,5 juta. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui seluruh perbuatannya.

“Pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Denpasar Selatan guna menjalani proses hukum lebih lanjut,” ujar Kompol Agus. RAN

AMOR ING ACINTYA! Warga di Nusa Penida Ditemukan Tak Bernyawa Usai Terjatuh ke Sumur

Petugas SAR gabungan saat mengevakuasi jasad Wayan Lanang dari dasar sumur di Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, Klungkung, Senin (25/5/2026).
Petugas SAR gabungan saat mengevakuasi jasad Wayan Lanang dari dasar sumur di Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, Klungkung, Senin (25/5/2026).

KLUNGKUNG, PANTAUBALI.COM – Tim SAR gabungan mengevakuasi seorang warga yang terjatuh ke dalam sumur di Desa Bunga Mekar, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Senin (25/5/2026). Korban diketahui bernama Wayan Lanang (36), warga Banjar Pundukaha Kelod.

Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar sekitar pukul 13.00 Wita dari Babinsa Desa Bunga Mekar, Wahyu. Sebelumnya, korban dilaporkan belum pulang ke rumah sejak Minggu (24/5/2026), sehingga pihak keluarga bersama warga sempat melakukan pencarian secara mandiri.

Koordinator Unit Siaga SAR Nusa Penida, Cakra Negara menjelaskan, pada Senin pagi sekitar pukul 06.45 Wita, bibi korban menemukan sejumlah barang milik korban di sekitar sumur yang berada dekat lokasi kejadian.

“Mencurigai karena ada sandal dan rokok di sekitar sumur,” ujar Cakra Negara.

Temuan tersebut membuat warga menduga korban jatuh ke dalam sumur. Warga kemudian melakukan pengurasan air menggunakan pompa dan menemukan korban berada di dasar sumur dengan kedalaman sekitar empat meter. Namun, proses evakuasi terkendala sehingga bantuan SAR pun diminta.

Menindaklanjuti laporan itu, Tim Rescue Unit Siaga Pencarian dan Pertolongan Nusa Penida yang terdiri dari empat personel langsung diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 13.20 Wita dan tiba sekitar pukul 14.00 Wita.

Setelah melakukan briefing bersama unsur SAR gabungan lainnya, proses evakuasi korban akhirnya berhasil dilakukan sekitar pukul 14.40 Wita.

“Korban berhasil kita evakuasi dalam keadaan meninggal dunia dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga,” katanya.

Operasi SAR tersebut melibatkan Tim Rescue Unit Siaga Pencarian dan Pertolongan Nusa Penida, Babinsa Desa Bunga Mekar Koramil Nusa Penida, Bhabinkamtibmas Desa Bunga Mekar Polsek Nusa Penida, personel Polsek Nusa Penida, BPBD Kabupaten Klungkung, aparat desa, keluarga korban, serta masyarakat setempat. RAN

Dalam Sebulan, Polresta Denpasar Sikat 28 Kasus Kriminal, 34 Pelaku Digulung

Konferensi pers di Mapolresta Denpasar Senin (25/5/2026).
Konferensi pers di Mapolresta Denpasar Senin (25/5/2026).

DENPASAR, PANTAUBALI.COM – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polresta Denpasar berhasil mengungkap puluhan kasus kriminalitas yang terjadi di wilayah Denpasar dan sekitarnya selama periode April hingga Mei 2026. Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 34 terduga pelaku yang diduga terlibat dalam berbagai aksi pencurian.

Kapolresta Denpasar, Leonardo David Simatupang mengatakan pembentukan URC dilakukan untuk memperkuat upaya pencegahan dan penindakan terhadap tindak kejahatan 4C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian biasa, serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

“Berdasarkan analisa dan evaluasi perkembangan situasi kamtibmas, kami membentuk Unit Reaksi Cepat yang terdiri dari personel Satreskrim dan Unit Reskrim Polsek jajaran dengan total 90 personel,” ujar Leonardo saat konferensi pers di halaman Mapolresta Denpasar, Senin (25/5/2026).

Dari total 28 kasus yang berhasil diungkap, sebanyak 12 kasus merupakan curanmor, enam kasus curat, satu kasus curas, dan sembilan kasus pencurian biasa.

Dalam operasi tersebut, aparat kepolisian turut mengamankan 34 orang terduga pelaku yang terdiri dari 33 laki-laki dan satu perempuan. Polisi juga menyebut satu di antara para pelaku merupakan residivis.

Selain mengamankan pelaku, polisi turut menyita sejumlah barang bukti hasil tindak kejahatan. Barang bukti yang diamankan di antaranya 17 unit sepeda motor, uang tunai berbagai nominal, pakaian, rekening bank milik tersangka, empat tabung LPG tiga kilogram, sejumlah telepon genggam, besi-besi, hingga 258 bungkus rokok yang dikemas dalam kantong plastik.

Kapolresta Denpasar mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan barang agar segera melakukan pengecekan ke kantor polisi terkait. Ia memastikan pengambilan barang bukti oleh pemilik tidak dipungut biaya.

“Pengambilan barang bukti oleh pemilik tidak dipungut biaya apa pun,” tegasnya.

Leonardo juga mengungkapkan sebagian besar pelaku memanfaatkan lokasi yang minim penerangan, sepi, dan tidak dilengkapi kamera pengawas untuk melancarkan aksinya.

“Mereka biasanya mengamati situasi terlebih dahulu sebelum beraksi,” katanya.

Ia menambahkan keberhasilan pengungkapan kasus tersebut tidak lepas dari peran aktif masyarakat yang cepat melaporkan tindak kriminal kepada aparat kepolisian. Warga pun diminta memanfaatkan layanan darurat 110 untuk melaporkan setiap kejadian kejahatan.

“Layanan 110 ini gratis tanpa pulsa. Semakin cepat informasi diberikan, maka semakin cepat anggota kami bergerak,” tandasnya. RAN

Jaga Masa Depan Budaya Bali, Koster Ajak Krama Bali Kembali Punya Empat Anak

Gubernur Bali, Wayan Koster dalam HUT ke-6 Balapraja Tahun 2026 di Balai Budaya Giri Nata Mandala.
Gubernur Bali, Wayan Koster dalam HUT ke-6 Balapraja Tahun 2026 di Balai Budaya Giri Nata Mandala.

BADUNG, PANTAUBALI.COM – Gubernur Bali, Wayan Koster mengajak masyarakat Bali kembali membangun keluarga dengan empat anak sebagai langkah menjaga keberlangsungan budaya, adat istiadat, dan identitas krama Bali di tengah menurunnya pertumbuhan penduduk asli Bali.

Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Dharma Santi dan HUT ke-57 Para Gotra Sentana Dalem Tarukan (PGSDT) serta HUT ke-6 Balapraja Tahun 2026 di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (24/5).

Menurut Koster, jumlah penduduk Bali yang hanya sekitar 4,4 juta jiwa atau sekitar 1,6 persen dari total populasi Indonesia menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga keberlanjutan budaya Bali apabila jumlah krama Bali terus menurun.

“Berkaca dari jumlah warga asli Bali yang semakin sedikit karena rata-rata satu kepala keluarga hanya memiliki dua anak, maka anak ketiga (Nyoman) dan anak keempat (Ketut) mulai jarang ditemukan. Kalau jumlah kita semakin sedikit, bagaimana kita mampu mempertahankan dan melestarikan budaya Bali? Untuk itu, saya mengajak setiap rumah tangga di Bali kembali memilih memiliki empat anak,” ujar Koster.

Ia menilai keberadaan generasi penerus sangat penting agar adat, budaya, dan tradisi Bali tetap terjaga di masa depan.

Selain itu, Koster mengungkapkan Pemerintah Provinsi Bali saat ini juga mulai menggerakkan program satu keluarga satu sarjana melalui kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Bali. Program tersebut disebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Bali.

Dalam kesempatan itu, Koster turut mengapresiasi paiketan PGSDT yang dinilai masih konsisten menjaga nilai persaudaraan dan semangat saling asah, asih, dan asuh di tengah masyarakat.

“Saya minta paiketan Para Gotra Sentana Dalem Tarukan turut mendukung pembangunan Bali, salah satunya dengan menjaga kelestarian budaya dan adat istiadat Bali agar Bali tetap menjadi tempat yang nyaman bagi semua orang, khususnya bagi krama Bali sendiri. Karena masa depan orang Bali tidak bisa dititipkan kepada orang lain dan hanya bisa dijaga oleh krama Bali itu sendiri,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar keberagaman pasemetonan tidak menjadi pemicu fanatisme maupun pengkotak-kotakan di tengah masyarakat Bali.

“Pasemetonan sangat penting karena merupakan wujud bakti kita kepada leluhur. Namun, jangan sampai menimbulkan fanatisme atau mengkotak-kotakkan diri,” imbuhnya.

Peringatan HUT ke-57 PGSDT Provinsi Bali yang dirangkaikan dengan Dharma Santi Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 itu menjadi momentum memperkuat rasa persaudaraan, introspeksi diri atau mulat sarira, serta mempererat kerja sama dalam mewujudkan kehidupan masyarakat Bali yang harmonis dan damai.

Sementara itu, Ketua Umum PGSDT Pusat, I Wayan Jarta mengatakan PGSDT saat ini memiliki ribuan anggota dan Balapraja yang tersebar di seluruh Bali.

Menurutnya, peringatan HUT ke-57 PGSDT menjadi momentum untuk mengevaluasi berbagai program organisasi sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam menjaga kehidupan masyarakat Bali yang harmonis, mandiri, sejahtera, dan berlandaskan nilai-nilai Tri Hita Karana. RAN

Api Hanguskan Rumah Joglo di Yeh Gangga, Mobil dan Motor Ikut Terbakar

TABANAN, PANTAUBALI.COM  – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah joglo milik warga di Banjar Yeh Gangga, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan, Minggu (24/5/2026) petang. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 18.00 Wita itu menghanguskan sebagian bangunan rumah beserta sejumlah barang berharga milik korban.

Rumah yang terbakar diketahui milik I Nengah Alit Mustika. Kobaran api yang membesar dalam waktu singkat sempat membuat warga sekitar panik karena dikhawatirkan merembet ke bangunan lain di kawasan padat penduduk tersebut.

Mendapat laporan dari Bhabinkamtibmas Desa Sudimara, jajaran Polsek Tabanan bersama personel piket fungsi langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan pengamanan area kebakaran.

Saat petugas tiba di tempat kejadian perkara, tiga unit mobil pemadam kebakaran sudah berada di lokasi dan berupaya menjinakkan api. Setelah melakukan pemadaman selama kurang lebih dua jam, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 20.00 Wita dengan bantuan warga sekitar.

Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali muncul dari bagian belakang garasi mobil sebelum kemudian membesar dan membakar bangunan rumah. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera menghubungi petugas pemadam kebakaran di wilayah Yeh Gangga dan diteruskan ke Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tabanan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran menyebabkan kerugian material cukup besar. Sejumlah aset yang dilaporkan terbakar di antaranya satu unit rumah joglo dua lantai, satu rumah tinggal lantai satu, satu unit mobil Ford, satu sepeda motor, serta berbagai barang lainnya.

Hingga kini, nilai total kerugian masih dalam proses pendataan lantaran korban masih mengalami syok pascakejadian. Aparat kepolisian telah memasang garis polisi di lokasi untuk kepentingan penyelidikan.

Selain itu, polisi juga berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Tabanan guna melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut. (pmc)

DTW Tanah Lot Tetap Jadi Primadona Wisata, Ribuan Pengunjung Datang Setiap Hari di Tengah Tekanan Ekonomi

DTW Tanah Lot Tetap Jadi Primadona Wisata, Ribuan Pengunjung Datang Setiap Hari di Tengah Tekanan Ekonomi

TABANAN, PANTAUBALI.COM – Di tengah kondisi perekonomian yang belum sepenuhnya stabil, Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot masih menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu destinasi unggulan di Bali. Panorama matahari terbenam yang khas dipadukan nuansa spiritual yang kuat membuat kawasan wisata ini tetap ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara setiap harinya.

Meski pelemahan ekonomi dan fluktuasi nilai tukar rupiah berdampak terhadap daya beli masyarakat, minat wisatawan untuk berlibur ke Tanah Lot dinilai masih cukup tinggi. Pengelola DTW Tanah Lot mengakui kondisi tersebut sedikit mempengaruhi tren kunjungan wisatawan, namun tidak sampai menurunkan daya tarik kawasan wisata ikonik tersebut secara signifikan.

Berdasarkan data kunjungan, rata-rata wisatawan yang datang pada Mei 2025 mencapai sekitar 4.500 orang per hari. Sementara pada Mei tahun ini, angka kunjungan berada di kisaran 3.400 wisatawan per hari. Kendati mengalami penurunan, jumlah tersebut masih menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk menikmati keindahan alam dan suasana religi di Tanah Lot.

Pengelola pun terus berupaya menjaga kualitas pelayanan demi memberikan kenyamanan bagi para pengunjung. Menjelang musim liburan sekolah, berbagai persiapan telah dilakukan dengan menyiagakan personel di sejumlah titik strategis kawasan wisata.

Petugas tiket, keamanan, hingga kebersihan disiapkan secara maksimal guna memastikan wisatawan dapat menikmati suasana liburan dengan aman dan nyaman. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pengelola dalam menjaga pengalaman wisata yang berkesan bagi setiap pengunjung.

Manajer Operasional DTW Tanah Lot, I Wayan Sudiana, mengatakan pihaknya optimistis kondisi ekonomi akan berangsur membaik sehingga minat masyarakat untuk berwisata kembali meningkat.

Ia menegaskan DTW Tanah Lot siap menyambut wisatawan dengan pelayanan terbaik selama musim liburan sekolah berlangsung.

“Kami berharap kondisi ekonomi segera pulih sehingga daya beli masyarakat kembali meningkat. DTW Tanah Lot tetap berkomitmen memberikan pelayanan prima dan menyambut wisatawan dengan hangat agar mereka mendapatkan pengalaman liburan yang menyenangkan,” ujarnya. (rls/tl)