TABANAN, PANTAUBALI.COM – Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) kembali mendorong pengembangan kreativitas masyarakat melalui Lomba Inovasi Daerah Jayaning Singasana Tahun 2026. Ajang tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menghadirkan gagasan dan terobosan baru yang mampu mendukung percepatan pembangunan serta meningkatkan daya saing daerah.
Mengusung tema “Membangun Ekosistem Inovasi Daerah Menuju Tabanan Kabupaten Terinovatif”, lomba ini terbuka bagi berbagai kalangan, mulai dari pelajar, komunitas kreatif, pelaku UMKM, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN). Melalui kegiatan tersebut, pemerintah ingin menjaring berbagai inovasi yang telah maupun sedang dikembangkan dan memiliki manfaat nyata bagi masyarakat.
Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, mengatakan inovasi menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya bergantung pada program pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat melalui ide-ide kreatif dan solusi inovatif.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tabanan berkomitmen membangun budaya inovasi di seluruh lapisan masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani.
“Melalui Lomba Inovasi Daerah Jayaning Singasana, kami memberikan ruang bagi masyarakat untuk menciptakan berbagai gagasan yang mampu memberikan manfaat langsung dan menjadi solusi terhadap berbagai kebutuhan pembangunan daerah,” ujar Sanjaya.
Menurutnya, sebuah inovasi tidak hanya dinilai dari unsur kebaruan, tetapi juga harus memiliki dampak positif, berkelanjutan, serta dapat diterapkan secara lebih luas untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala BRIDA Kabupaten Tabanan, I Gusti Made Darma Ariantha, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat ekosistem inovasi dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, hingga masyarakat.
“Melalui ajang ini, kami berharap dapat menemukan ide-ide terbaik yang dapat dikembangkan menjadi inovasi unggulan daerah. Inovasi yang lahir nantinya diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan sekaligus mendukung pembangunan Kabupaten Tabanan,” jelasnya.
Lomba Inovasi Daerah Jayaning Singasana 2026 menyediakan empat kategori peserta, yakni Komunitas Kreatif dan UMKM Desa, siswa SMP/sederajat, siswa SMA/SMK/sederajat, serta ASN (PNS dan PPPK). Peserta dapat mengikuti lomba secara individu maupun kelompok dengan jumlah anggota dua hingga lima orang.
Beragam bidang inovasi dapat diikutsertakan dalam lomba tersebut, di antaranya sektor pangan, kesehatan, pendidikan, jaminan sosial, budaya, pariwisata, infrastruktur, lingkungan hidup, pelayanan publik, teknologi tepat guna, komunikasi dan informatika, perekonomian, hingga pertanian dalam arti luas.
Untuk kategori pelajar SMP dan SMA/SMK, pendaftaran dibuka mulai 1 hingga 31 Juli 2026. Sementara kategori Komunitas Kreatif, UMKM Desa, dan ASN dibuka pada 1 hingga 30 Agustus 2026. Pendaftaran dapat dilakukan melalui aplikasi Jaring Indah maupun secara langsung di kantor BRIDA Kabupaten Tabanan.
Pemerintah Kabupaten Tabanan juga menyiapkan penghargaan bagi para pemenang berupa Piala Bupati Tabanan, piagam penghargaan, serta hadiah uang tunai dengan nilai puluhan juta rupiah sesuai kategori lomba. Selain itu, tersedia penghargaan juara favorit berdasarkan dukungan masyarakat melalui media sosial resmi BRIDA Tabanan.
Melalui penyelenggaraan Lomba Inovasi Daerah Jayaning Singasana 2026, Pemkab Tabanan berharap semakin banyak inovasi lokal yang berkembang dan mampu menjadi kekuatan baru dalam mewujudkan Tabanan sebagai kabupaten yang unggul dan berdaya saing di tingkat nasional. (rls/kmf)

































