Wabup Dirga Turun Langsung Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Kediri

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Banjar Jaga Satru, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Selasa (24/2/2026).

Penyerahan bantuan dilakukan Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga sebagai tindak lanjut arahan Bupati Tabanan untuk memastikan masyarakat yang tertimpa musibah mendapat perhatian dan penanganan langsung dari pemerintah daerah.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati didampingi Kepala BPBD Kabupaten Tabanan, Camat Kediri, Perbekel Desa Kediri, serta unsur terkait lainnya. Kehadiran jajaran pemerintah menjadi wujud respons cepat atas bencana banjir yang melanda wilayah tersebut akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga:  Villa di Sanur Terbakar Hebat, Satu Unit Ludes, Polisi Selidiki Penyebab

Berdasarkan data sementara, banjir merendam permukiman warga dengan ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa. Sebanyak 26 kepala keluarga terdampak, dengan tiga keluarga mengalami dampak paling parah sehingga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat untuk menghindari risiko yang lebih besar.

Wakil Bupati Dirga menyampaikan keprihatinan atas musibah yang dialami warga serta memastikan pemerintah daerah akan terus memberikan pendampingan dan bantuan sesuai kebutuhan di lapangan. Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi, serta mengikuti arahan petugas guna meminimalkan risiko.

Baca Juga:  Nuanu Cultural Week Semarakkan Lebaran dengan Ragam Budaya Nusantara

Selain menyerahkan bantuan, Wakil Bupati meninjau langsung lokasi terdampak untuk memastikan proses penanganan berjalan efektif dan tepat sasaran. Pemerintah Kabupaten Tabanan berkomitmen tidak hanya hadir dalam masa tanggap darurat, tetapi juga mengupayakan langkah pemulihan pascabencana agar aktivitas warga dapat kembali normal secepatnya.

Sementara itu, BPBD Kabupaten Tabanan bersama PMI Kabupaten Tabanan telah melakukan penanganan awal, evakuasi warga terdampak, serta pendistribusian bantuan. Koordinasi lintas instansi terus diperkuat guna mempercepat penanganan di lapangan dan memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi secara optimal. (rls)