Diduga Lupa Matikan Kompor, Rumah Kontrakan di Bongan Ludes Terbakar

Polisi saat melakukan olah TKP.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Peristiwa kebakaran menghanguskan sebuah rumah kontrakan di Perumahan BCA Land, Banjar Bongan Puseh, Desa Bongan, Kecamatan/Kabupaten Tabanan, Minggu (22/2/2026) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kasi Humas Polres Tabanan, AKP Gusti Made Berata, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Laporan diterima Polsek Tabanan sekitar pukul 04.00 Wita, sementara kejadian diketahui terjadi sekitar pukul 02.30 Wita.

“Benar telah terjadi kebakaran sebuah rumah kontrakan di Perumahan BCA Land, Desa Bongan. Tidak ada korban jiwa, namun bangunan rumah beserta isinya terbakar,” ujar AKP Gusti Made Berata.

Baca Juga:  Penyegaran Organisasi, Bupati Sanjaya Rotasi Sejumlah Pejabat Pemkab Tabanan

Rumah tersebut diketahui dikontrak oleh Suhailik (70), seorang pedagang asal Banyuwangi. Saat kejadian, Suhailik sedang berada di luar daerah sehingga belum dapat dimintai keterangan. Sementara pemilik rumah, yang diketahui bernama Yeyen, juga belum berhasil dihubungi.

Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula sekitar pukul 00.30 Wita ketika Fuji Abduloh, karyawan dari pengontrak rumah, sedang memasak gula menggunakan kompor gas di dapur untuk keperluan berjualan es kelapa muda. Saat proses memasak berlangsung, saksi meninggalkan dapur dan menuju ruang tamu sambil bermain telepon genggam.

Diduga karena mengantuk, saksi tertidur dan lupa mematikan kompor. Sekitar pukul 02.30 Wita, saksi terbangun karena merasakan hawa panas di dalam rumah. Ketika mengecek ke dapur, ia mendapati api sudah berkobar dan membesar.

Saksi kemudian berlari keluar rumah untuk meminta pertolongan warga sekitar. Upaya pemadaman secara manual sempat dilakukan bersama warga, namun api dengan cepat membesar dan melahap seluruh bagian bangunan.

Baca Juga:  Tabrakan Dua Motor di Selemadeg, Satu Pengendara Meninggal Dunia

Sekitar pukul 03.30 Wita, dua unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Tabanan tiba di lokasi dan melakukan pemadaman. Api berhasil dikendalikan kurang lebih 45 menit kemudian.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan bangunan yang terbakar merupakan rumah permanen yang difungsikan sebagai tempat tinggal. Sejumlah barang elektronik seperti kulkas dan televisi ikut hangus terbakar. Selain itu, empat unit sepeda motor yang berada di lokasi juga tidak dapat diselamatkan.

Baca Juga:  Low Season dan Cuaca Jadi Faktor, Kunjungan Imlek di Tanah Lot Menurun

Akibat kejadian tersebut, pemilik rumah diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp250 juta, sementara pihak pengontrak mengalami kerugian kurang lebih Rp20 juta.

“Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat kelalaian penghuni yang lupa mematikan kompor gas saat memasak. Namun kami masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan saksi-saksi,” jelas AKP Gusti Made Berata.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan berbahan bakar gas serta memastikan kompor dalam kondisi mati sebelum meninggalkan dapur, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (pmc)