Inflasi Badung Melandai Pada 2025, Dampak Bantuan Hari Raya 2 Juta Per KK

Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta menyerahkan secara simbolis bantuan Rp. 2 juta per KK di Wantilan Pura Dalem Khayangan Desa Adat Legian, Kuta dan di Wantilan Banjar Mumbul Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, Rabu (12/11).
Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta menyerahkan secara simbolis bantuan Rp. 2 juta per KK di Wantilan Pura Dalem Khayangan Desa Adat Legian, Kuta dan di Wantilan Banjar Mumbul Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, Rabu (12/11).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Program Bantuan Sosial menjelang Hari Raya Keagamaan berupa uang sebesar Rp2 juta per KK, berhasil menekan angka inflasi daerah Kabupaten Badung. Hal tersebut tertuang dalam laporan Inflasi Tahunan Wilayah Cakupan IHK se-Bali tahun 2024 dan 2025.

Dilansir melalui website resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Badung tahun 2024 dan 2025 angka inflasi tahun 2025 di Kabupaten Badung berangsur turun dibandingkan tahun 2024.

Terutama saat pemberian Program Bantuan Sosial menjelang Hari Raya Keagamaan, dimana pada tahun 2025, tekanan inflasi tetap terkendali pada setiap momentum hari besar keagamaan, yakni pada Februari saat Imlek, inflasi tercatat sebesar 0,98 persen, Maret saat Idul Fitri sebesar 1,32 persen, Hari Raya Galungan dan Kuningan bulan April sebesar 1,80 persen dan Nopember sebesar 1,61 persen saat Hari Raya Galungan dan Kuningan.

Baca Juga:  Kurangi Macet, Pemkab Badung Kebut Pembangunan 4 Ruas Jalan Baru

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengungkapkan, mendapatkan laporan dari Bagian Ekonomi Setda Badung bahwa angka inflasi di Kabupaten Badung menurun pada bulan Februari, Maret, April dan November yang bertepatan dengan hari besar keagamaan saat program bantuan sosial disalurkan kepada masyarakat.

“Berdasarkan data BPS Kabupaten Badung Tahun 2024 sebelum program ini dilaksanakan dan setelah program ini dilaksanakan di Tahun 2025, angka inflasi Kabupaten Badung mengalami penurunan secara keseluruhan terutama saat penyaluran bantuan sosial yang bertepatan dengan hari besar keagamaan misalnya Idul Fitri, Galungan dan Kuningan,” ujarnya.

Baca Juga:  Pelepasan Purna Tugas Kepala Perangkat Daerah di Pemkab. Badung

Arnawa juga menyampaika, salah satu faktor penurunan angka inflasi ini dipengaruhi dengan stimulus oleh Pemkab Badung melalui pemberian Bantuan Sosial menjelang Hari Raya Keagamaan. Hal ini sejalan dengan tujuan dari program ini untuk menekan angka inflasi dan mendorong daya beli masyarakat.

“Astungkara program ini dapat benar-benar meringankan beban masyarakat Kabupaten Badung menjelang hari besar keagamaan seperti apa yang kami cita-citakan, kedepan kami akan teruskan program ini, agar masyarakat bisa fokus menjalani ibadah dalam hari raya keagamaan,” harapnya. ‎ (rls)