Aksi Pembobolan Rumah di Tabanan Terekam CCTV, Pelaku Berhasil Gasak Perhiasan

Pencurian di sebuah rumah di Sanggulan, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, pada Selasa (25/2/2025).
Pencurian di sebuah rumah di Sanggulan, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, pada Selasa (25/2/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Aksi pencurian terjadi di sebuah rumah di Sanggulan, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, pada Selasa (25/2/2025) sekitar pukul 11.30 WITA.

Bahkan, aksi terduga pelaku pencurian terekam kamera CCTV dan beredar viral di media sosial. Dalam video, terlihat pelaku mengenakan helm dan baju putih masuk ke areal rumah dengan meloncati pagar belakang. Lalu, ia mencongkel jendela dan pintu.

Setelah pintu berhasil dibuka, ia masuk ke rumah. Tidak berselang lama, pelaku terlihat lari keluar dari rumah karena anjing pemilik rumah menggonggong dan mengejar pelaku. Pelaku pun langsung kabur meloncati pagar.

Baca Juga:  SHU KPN Abdi Praja Singasana Jaya Meningkat Signifikan Capai 2,1 miliar

Kapolsek Kediri Kompol I Nyoman Sukadana membenarkan kejadian pencurian tersebut. Ia menyebut pencurian terjadi di sebuah rumah di perumahan Jalan Gatot Subroto 3, No.1, Sanggulan. “Kami sudah menerima laporannya. Kemarin anggota sudah ke TKP kemarin,” ujarnya dikonfirmasi Rabu (26/2/2026).

Kompol Sukadana menjelaskan, berdasarkan laporan pemilik rumah yakni I Made Suartana (58), asal Desa Wanagiri, Kecamatan Selemadeg, Tabanan, menemukan rumahnya dalam keadaan berantakan setelah seseorang tak dikenal memasuki rumahnya.

Baca Juga:  Oleng Saat Menyalip, PNS Tewas Terlindas Truk Tronton di Jalur Denpasar-Gilimanuk

Saat tiba di rumahnya, korban membuka gembok gerbang depan dan menuju pintu masuk. Saat membuka pintu, korban melihat seseorang dengan helm dan masker berlari dari kamar tamu menuju pintu belakang. Korban sempat mengejar, namun pelaku berhasil melarikan diri dengan melompati tembok belakang rumah.

Setelah itu, korban menghubungi menantunya dan memeriksa keadaan rumah. Mereka menemukan barang-barang di kamar menantu korban dalam keadaan berserakan.

Beberapa barang berharga milik korban, seperti satu kalung perak seberat setengah gram dan satu tempat badong kalung, hilang “Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp5 juta,” terangnya.

Dari hasil penyelidikan awal, pelaku diduga masuk dengan cara melompati tembok belakang rumah korban dan membobol pintu belakang menggunakan linggis.

Baca Juga:  Komisi I DPRD Tabanan Konsultasi Pengadaan PPPK Paruh Waktu ke KemenpanRB

Saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, menyisir rekaman CCTV di sekitar TKP, serta berkoordinasi dengan Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Tabanan untuk mengungkap identitas pelaku.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku,” pungkasnya. (ana)