MANGUPURA, PANTAUBALI.COM – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus memperkuat literasi digital di kalangan pelajar. Salah satunya melalui kegiatan Literasi Psikologi Media yang digelar di SMP Negeri 1 Kuta Utara, Selasa (9/6/2026), guna meningkatkan kesadaran siswa terhadap penggunaan media digital secara sehat, aman, dan bertanggung jawab.
Kegiatan yang dilaksanakan Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik (PKP) tersebut menghadirkan dua narasumber dengan latar belakang berbeda, yakni psikolog Rumah Sakit Dharma Yadnya, Ida Bagus Jendra Wijaya, serta konten kreator Putu Gede Asrawijaya atau yang dikenal dengan nama Iluh Pucuk.
Dalam pemaparannya, Ida Bagus Jendra Wijaya menjelaskan bahwa media sosial memiliki manfaat besar apabila digunakan secara tepat. Namun, di sisi lain, penggunaan yang berlebihan dan tidak bijak juga dapat memengaruhi kondisi psikologis maupun kesehatan mental, khususnya pada kalangan remaja.
Menurutnya, pengguna media sosial perlu memiliki kemampuan mengendalikan diri, memilih informasi yang benar, serta memahami dampak dari setiap aktivitas yang dilakukan di ruang digital agar tidak menimbulkan pengaruh negatif terhadap kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Putu Gede Asrawijaya membagikan pengalamannya memanfaatkan media sosial sebagai wadah berkarya dan membangun kreativitas. Ia mengajak para pelajar melihat platform digital sebagai ruang untuk belajar, mengembangkan potensi diri, serta menyebarkan konten yang edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya bersikap kritis saat menerima informasi, menyaring konten sebelum membagikannya kepada orang lain, serta memahami konsekuensi psikologis yang dapat muncul akibat penggunaan media sosial secara berlebihan.
Melalui edukasi tersebut, Diskominfo Badung berharap para pelajar mampu menjadi pengguna media digital yang lebih cerdas, bijaksana, dan bertanggung jawab. Selain memahami perkembangan teknologi informasi, generasi muda juga diharapkan mampu memanfaatkan media sosial sebagai sarana belajar, berkreasi, dan membangun karakter positif di era digital. (rls/kmfbdg)
































