
PANTAUBALI.COM, TABANAN – Seorang ibu rumah tangga (IRT) asal Banjar Dinas Dangin Pangkung, Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga setelah meninggalkan rumah pada Senin (5/1/2026). IRT tersebut diketahui bernama Ni Putu Sari Mastini (51), yang sehari-hari bekerja sebagai petani.
Kabar hilangnya Ni Putu Sari Mastini sontak menggegerkan warga setempat. Pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Selemadeg Barat setelah korban tidak kunjung pulang hingga malam hari.
Proses pencarian pun dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Selemadeg Barat, BPBD Tabanan, relawan, serta warga setempat pada Selasa (6/1/2026) sore. Tim menyisir kebun dan aliran sungai di sekitar rumah korban dengan radius pencarian sekitar dua kilometer.
Selain itu, pencarian juga dilakukan hingga ke bawah Jembatan Shortcut Antosari-Bajera, menyusul adanya informasi warga yang sempat melihat korban di sekitar kawasan tersebut. Namun, upaya pencarian tersebut belum membuahkan hasil.
Pada Selasa malam, tim gabungan mendapat informasi bahwa korban sudah berada di rumah orang tuanya di Desa Wanasari, Kecamatan Tabanan.
Kepala Pelaksana BPBD Tabanan, I Nyoman Srinadha Giri, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan korban telah ditemukan dalam kondisi selamat. “Yang bersangkutan sudah ditemukan kemarin malam dalam keadaan selamat di rumah orang tuanya,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (7/1/2026).
Berdasarkan keterangan korban, ia meninggalkan rumah karena adanya permasalahan keluarga. Korban pergi dari rumah pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 09.00 Wita tanpa sepengetahuan keluarga, dan hingga malam hari tidak kembali serta tidak dapat dihubungi.
“Korban mengaku pergi karena masalah keluarga. Kondisinya saat ditemukan dalam keadaan baik dan saat ini sudah kembali ke rumahnya di Desa Antosari,” tambah Srinadha. (ana)





























