
PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dalam upaya menjaga kesehatan serta mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan melalui tim medis mengintensifkan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di area blok hunian, Selasa (30/12/2025).
Kegiatan ini menyasar berbagai titik rawan yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti, seperti bak dan ember penampungan air, selokan, hingga area brandgang di lingkungan hunian Warga Binaan.
Selain melakukan pemeriksaan dan pembersihan lingkungan, tim medis Lapas Tabanan juga melakukan penaburan Mosnon TB pada tempat-tempat penampungan air yang berpotensi menjadi sarang jentik nyamuk.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya tambahan untuk memutus siklus perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD sekaligus meningkatkan efektivitas gerakan PSN.
Dokter Lapas Tabanan, Luh Putu Tresnadewi, mengingatkan pentingnya peran aktif Warga Binaan dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
“Botol bekas, wadah plastik, atau benda lain yang dapat menampung air sebaiknya segera dibuang atau dimanfaatkan kembali. Jika dibiarkan, tempat-tempat tersebut dapat menjadi sarang jentik nyamuk dan meningkatkan risiko penularan DBD,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, menegaskan bahwa kegiatan PSN dan penaburan Mosnon TB merupakan bagian dari komitmen Lapas dalam menjaga kesehatan Warga Binaan.
“Langkah ini kami lakukan sebagai upaya pencegahan agar Warga Binaan terhindar dari ancaman penyakit, khususnya DBD. Lapas Tabanan terus berupaya menghadirkan layanan yang maksimal dan humanis demi menjaga kesehatan serta kesejahteraan Warga Binaan,” tegasnya.
Selain tindakan langsung di lapangan, tim medis juga memberikan edukasi kepada Warga Binaan mengenai pentingnya menjaga kebersihan kamar dan lingkungan sekitar. Terwujudnya lingkungan Lapas yang bersih dan sehat diharapkan menjadi hasil kerja bersama antara petugas dan Warga Binaan.
Salah seorang Warga Binaan, Ketut, menyampaikan apresiasinya kepada pihak Lapas atas perhatian yang diberikan terhadap kesehatan penghuni.
“Kami bersyukur karena hak-hak kami selalu dipenuhi oleh Lapas Tabanan. Kami akan berperan aktif menjaga kebersihan dan kondisi lingkungan Lapas layaknya rumah kami sendiri,” ujarnya. (ana)































