Deklarasi Tertib Berlalu Lintas di Tabanan Dengan Touring Operasi Zebra Agung 2025

Deklarasi Tertib Berlalu Lintas dalam rangka Operasi Zebra Agung 2025 yang digelar di Lapangan Tathya Dharaka Polres Tabanan, Jumat (28/11/2025).
Deklarasi Tertib Berlalu Lintas dalam rangka Operasi Zebra Agung 2025 yang digelar di Lapangan Tathya Dharaka Polres Tabanan, Jumat (28/11/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Tabanan, I Gede Komang Sanjaya, mengikuti Deklarasi Tertib Berlalu Lintas dalam rangka Operasi Zebra Agung 2025 yang digelar di Lapangan Tathya Dharaka Polres Tabanan, Jumat (28/11/2025).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sanjaya hadir sebagai Inspektur Upacara (Irup) didampingi Wakil Bupati Tabanan, Kapolres Tabanan, Dandim 1619/Tabanan, Sekda dan para Kepala Perangkat Daerah terkait.

Kegiatan pagi itu, juga dirangkaikan dengan Peresmian Bhayangkara Singasana Riders Brotherhood serta pelaksanaan touring bersama dalam rangka HUT ke-532 Kota Singasana Tahun 2025. Dimana touring ini berakhir di DTW Tanah Lot Beraban, Kediri Tabanan.

Hal ini juga ditujukan untuk mempererat solidaritas antarpeserta sekaligus mempromosikan destinasi wisata unggulan Kabupaten Tabanan.

Dalam amanatnya saat apel, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Tabanan yang terus mendorong peningkatan ketertiban dan keselamatan lalu lintas, sekaligus mengajak seluruh masyarakat khususnya generasi muda untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama.

Baca Juga:  Ketua DPRD Tabanan Minta Pembahasan Skema Pengelolaan Tanah Lot Wajib Libatkan Semua Pihak

“Data hingga 18 November 2025 mencatat sebanyak 925 kasus kecelakaan di Kabupaten Tabanan dengan 62 korban meninggal dunia, 7 luka berat, dan 1.114 luka ringan. Angka ini menjadi penanda bahwa kita harus memperkuat edukasi keselamatan, terutama kepada anak-anak muda kita,” tegasnya.

Ia menambahkan, bahwa kelompok usia muda masih menjadi penyumbang tertinggi angka kecelakaan. Karena itu, peran komunitas, keluarga, dan seluruh pengguna jalan sangat penting dalam menghadirkan budaya tertib berkendara serta mendukung program pemerintah menuju Road Safety dan Zero Accident.

Sanjaya juga apresiasi atas terbentuknya Bhayangkara Singasana Riders Brotherhood yang diresmikan serangkaian HUT ke-532 Kota Singasana.

Komunitas ini diharapkan menjadi wadah persaudaraan sekaligus teladan dalam berkendara, serta mampu menghidupkan aktivitas positif melalui wisata motor dan pemberdayaan UMKM.

Baca Juga:  Eksekutif - Legislatif Tabanan Sepakati Empat Ranperda

“Komunitas motor telah menjadi salah satu ruang kreatif masyarakat. Tabanan siap menjadi titik kumpul komunitas motor seluruh Bali, sekaligus menjadi pintu bagi tumbuhnya UMKM dan IKM melalui meningkatnya kunjungan dan aktivitas wisata,” imbuh Sanjaya.

Politisi asal Dauh Pala Tabanan tersebut mengajak seluruh komunitas motor untuk berperan aktif menciptakan disiplin berlalu lintas.

“Riders Brotherhood bukan hanya soal hobi, tetapi soal keteladanan. Kita ingin hadir sebagai panutan bagi generasi muda agar berkendara dengan aman, sopan, dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Sekaligus Selaku Kepala Daerah menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menciptakan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan bersama.

Baca Juga:  Desa Adat Penatahan Ajukan Permohonan Hibah Aset Pasar, DPRD Tabanan Dorong Pengelolaan Optimal

“Keselamatan adalah prioritas kita. Ayo patuhi aturan lalu lintas, gunakan perlengkapan lengkap, dan jadikan keselamatan sebagai budaya bersama,” serunya.

Usai apel, Bupati Sanjaya bersama jajaran, dilakukan Penandatanganan Deklarasi Tertib Berlalu Lintas, sekaligus menyerahkan sembako kepada pengemudi ojek online, sarana kontak kepada Pocil dan PKS, serta hadiah Lomba Menghias Mako kepada Polsek jajaran, kemudian melanjutkan touring menuju Tanah Lot dan meninjau Pos Jaga Abiantuwung, Kediri.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan tertib, serta mendapat respons positif dari peserta apel maupun komunitas motor yang hadir. Kehadiran berbagai elemen ini sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas dan memperkuat sinergi antara pemerintah, kepolisian, serta masyarakat. (rls)