Bule Jadi Guide di Tanah Lot Bali Viral, Ini Kata Imigrasi

Tangkapan video viral seorang bule menjadi pemandu wisata di obyek wisata Tanah Lot, Tabanan, Bali.
Tangkapan video viral seorang bule menjadi pemandu wisata di obyek wisata Tanah Lot, Tabanan, Bali.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Video seorang bule menjadi pemandu wisata (tour guide) di obyek wisata Tanah Lot, Kabupaten Tabanan, viral di media sosial. Dalam tayangan video yang beredar, pria bule itu mengenakan pakaian adat Bali lengkap dengan udeng di kepalanya terlihat sibuk memandu sejumlah turis asing.

Viralnya video itu membuat tim intelijen dan penindakan keimigrasian bergerak ke Tanah Lot. “Tim turun kemarin menelusuri,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar Tedy Riyandi, Minggu (27/8/2023).

Ia menjelaskan, dari hasil penelusuran terungkap, warga negara asing (WNA) itu bernama Alessandro Tanganelli. Saat diinterogasi, Alessandro mengatakan dirinya berstatus sebagai warga negara Indonesia (WNI).

Baca Juga:  Tragis, Mahasiswi Magang Asal Buleleng Tewas dalam Kecelakaan Maut di New Orleans

Imigrasi lalu melakukan koordinasi dengan Himpunan Pramuwisata Bali (HPI). Hasilnya, memang benar Alessandro telah menjadi warga negara Indonesia dan memiliki lisensi sebagai pemandu wisata dari HPI.

Awalnya, Alessandro merupakan WNA berkewarganegaraan Italia. Kemudian, ia menikah dengan warga negara Indonesia (WNI) bernama Indah Yuli Puspitasari WNI. Bahkan, awalnya sebagai pemegang Izin Tinggal Terbatas sebagai suami yang ikut istri WNI.

Baca Juga:  Rumah Warga di Tabanan Dibobol Maling Saat Pengarakan Ogoh-Ogoh, iPad dan Uang Tunai Raib

“Akhirnya Alessandro resmi menjadi WNI melalui proses sesuai peraturan perundangan-undangan yang berlaku,” ujar Tedy.

Sementara itu, Indah Yuli Puspitasari membenarkan suaminya sudah berstatus sebagai WNI sejak 2021 dan bekerja sebagai pemandu wisata yang berlisensi dari HPL. Selain itu, dirinya bersama suami juga memiliki bisnis usaha biro wisata yang memiliki izin dari Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA).

Baca Juga:  Curi Motor Scoopy di Desa Tiying Gading, Pelaku Tinggalkan Sepeda Polygon

Tedy sangat menyayangkan berita viral tersebut yang menyudutkan institusinya. “Berita viral itu tidak sesuai dengan fakta dan tidak dilakukan klarifikasi terlebih dahulu sebelum menerbitkan berita,” ujarnya. (ana)