
PANTAUBALI.COM, TABANAN – Seorang Warga Negara Asing (WNA) diduga menghipnotis karyawan Toko Dewi Seri di Jalan Wisnu Marga, Banjar basa, Desa Marga, Kecamatan Marga, Selasa (25/7/2023) malam.
Aksi WNA ini terekam CCTV toko dan ramai beredar di media sosial. Dalam video yang beredar, tampak ia melancarkan aksi tersebut bersama satu orang temannya.
Korban, Ni Luh Putu Helen Purnamasari (25) saat ditemui pada Rabu (26/7/2023) menuturkan, ia sedang berada di kasir toko dan satu orang temannya menata barang di belakang toko.
Sebelumnya, situasi di toko saat itu sedang ramai pembeli karena menjelang hari raya. Uangnya hasil penjulan juga banyak di laci kasir berisi pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu
Sekitar pukul 20.13 WITA datang dua orang WNA berbelanja ke Toko Dewi Seri.
“Saat masuk ke toko, bule itu senyum-senyum melihat saya sedang menghitung uang,” ujarnya.
Ia menyebut, WNA tersebut membeli satu makanan ringan dan membayarnya ke kasir.
“Saat itu, bule itu bayar dengan uang pecahan seratus. Waktu saya kasi uang kembaliannya, ia menawarkan saya uang kertas pecahan seribu. Dia bilang this is for you (ini untuk kamu), tapi saya tolak,” jelasnya.
Kemudian, WNA tersebut menunjukkan dompetnya sambil mengeluarkan uang pecahan Rp75 ribu. “Saya juga lihat ada mata uang dolar,” sambung Helen.
Ketika menunjukkan uang tersebut, fokus Helen teralihkan. Tidak hanya itu, saat perempuan asal Desa Geluntung, Kecamatan Marga itu mengambil uang di laci kasir, WNA juga berusaha ikut mengambilnya.
“Setelah itu saya lupa. Kalau diingat lagi saya trauma,” akunya.
Setelah WNA tersebut keluar dari toko, ia menaruh uang yang sempat dikeluarkannya dari dalam laci dan melayani teman WNA tersebut yang saat itu membeli satu minuman.
“Bule sebelumnya sempat masuk ke toko lagi menghampiri temannya. Setelah mereka berdua pergi, saya menghitung uang dan kaget uang yang saya pegang jumlahnya berkurang,” ungkap Helen.
Ia sempat keluar untuk menemui kedua WNA tersebut, tetapi telah menghilang.
“Saya tidak tahu mereka datang dengan motor atau mobil, tetapi teman saya melihat mereka datang dengan berjalan kaki,” katanya.
Adapun jumlah kerugian yang dialami Toko Dewi Seri yakni mencapai Rp3,5 juta.
Sementara itu, Kapolsek Marga AKP I Wayan Suta Arcana membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya juga sedang melakukan penyelidikan terkait kasus ini.
“Korban tidak mau melaporkan kasus ini. Namun, kami tetap melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi-saksi,” jelasnya. (ana)