- Advertisement -
Beranda blog Halaman 982

Wabup Sanjaya Kunjungi Penderita Radang Otak di Denbantas

 

TABANAN – Pantaubali.com – Wakil Bupati Tabanan yang juga Ketua DPC PDIP Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE.,MM melakukan kunjungan kemanusiaan di Banjar Denbantas, Desa Denbantas, Tabanan, Jumat (22/5). Yakni dengan mengunjungi Ni Komang Rima Berliani Putri (Ayu Rima) penderita penyakit radang otak.

Kehadiran pemimpin Tabanan yang memang dikenal merakyat ini didampingi Ketua Komisi IV DPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana, S.Pd. Turut pula para relawan Forkot, kepala kewilayahan setempat dan beberapa unsur lainnya.

Dihadapan Wabup Dr. Sanjaya, ayah Ayu Rima, Rai Wisnawa menceritakan kisah pahit yang dialami putri ketiganya tersebut. Dijelaskannya penyakit yang diderita putrinya tersebut berawal dari tahun 2015 silam.

“Saat itu putri saya duduk dikelas bangku SD. Suatu hari sepulang sekolah mengaku badannya demam,” ungkapnya.

Hingga kemudian, Ayu Rima segera dilarikan ke dokter dan sempat diopname dalam waktu yang cukup lama. Namun sayangnya, ia tidak sembuh dan justru sejak hampir lima tahun sudah Ayu Rima tersiksa dengan penyakitnya ini. Setiap saat tubuhnya menggeliat-geliat mirip kejang.

“Hanya saat tertidur badan putri saya tidak menggeliat-geliat,” jelasnya.

Oleh penyakitnya tersebut, Rai Wisnawa menyebutkan bahwa Ayu Rima harus rutin mengkonsumsi obat dari resep dokter yang harganya cukup mahal. Sementara perekonomiannya sendiri sebagai tukang las diakuinya menurun, terlebih lagi setelah mewabahnya virus corona.

Terhadap pengaduan warga yang dikunjunginya tersebut, Wabup Dr. Sanjaya mengatakan rasa keprihatinannya terhadap penderitaan yang dialami Ayu Rima. Ia juga membesarkan hati Rai Wisnawa dan istrinya untuk tetap tabah menghadapi ujian hidup.

“Ya, saya datang kesini ibaratnya sebagai orang tua yang prihatin mendengar dan melihat nasib anaknya. Sebagai pimpinan daerah tentu kami terpanggil untuk memberi solusi bagi warga yang sedang dilanda musibah,” ujarnya.

Sebagai solusi utama, yakni untuk meringankan beban jauhnya dan biaya pembelian obat Ayu Rima yang cukup mahal, Wabup Dr. Sanjaya bersama Ketua Komisi IV DPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana, S.Pd., akan memfasilitasi agar untuk kontol sekaligus mendapatkan obat bisa di BRSUD Tabanan. Terlebih lagi di BRSUD Tabanan juga tersedia dokter ahli saraf dan fasilitas pelayanannya juga memadai.

“Saya bantu agar Ayu Rima bisa diobati di BRSUD Tabanan. Fasilitas pelayanannya juga bagus,” jelasnya.

Mengakhiri kunjungannya ini Wabup Dr. Sanjaya kemudian menyerahkan bantuan berupa sejumlah dana tali kasih. Selain juga berupa sembako seperti beras, minyak goreng, telor dan lainnya. *

Pasien Positif Covid-19 Bertambah 3 Orang Sedangkan Pasien Sembuh Bertambah Orang di Bali

 

DENPASAR – Pantaubali.com – Pemerintah Provinsi Bali, melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 per Kamis,(21/5) di Provinsi Bali mencatat ada penambahan pasien positif Covid-19 sebanyak 3 orang WNI terdiri dari, 3 orang transmisi lokal.

“Untuk jumlah kumulatif total pasien positif sampai saat ini sebanyak, 374 orang bertambah 3 orang WNI, terdiri dari 3 orang Transmisi Lokal,” jelas Sekretaris Daerah Provinsi Bali yang juga selaku Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali,Dewa Made Indra,Kamis,(21/5) di Renon,Kota Denpasar,Provinsi Bali.

Sedangkan, untuk jumlah pasien yang telah sembuh sampai saat ini,sebanyak 280 orang. Bertambah 4 orang WNI, terdiri dari 1 orang PMI dan 3 orang Non PMI.

“Kabar gembiranya ada 280 orang telah sembuh sampai saat ini,” ujarnya.

Untuk jumlah pasien positif dalam perawatan kasus aktif ada sebanyak 90 orang yang berada di 7 rumah sakit dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT RS Nyitdah dan BPK Pering. Sedangkan sampai saat ini jumlah pasien yang meninggal sejumlah 4 orang.

Sembari Dia menambahkan, untuk angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh imported case, transmisi lokal bersejumlah 151 Orang.Hal tersebut menunjukan, masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan COVID-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya.

“Masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus ini,” tutupnya.

Curah Hujan Tinggi, Ancaman Tanah Longsor Berpotensi di Tabanan

 

TABANAN – Pantaubali.com – Curah hujan cukup tinggi menguyur beberapa daerah di Tabanan beberapa hari ini menurut, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tabanan,I Gusti Ngurah Made Sucita,Kamis,(21/5) di Tabanan menyampaikan, bisa saja kondisi ini berpotensi menimbulkan ancaman bencana. Salah satu potensi ancaman bencana bisa saja berupa tanah longsor,yang kemungkinan terjadi di daerah-daerah Kecamatan puncak di Tabanan.

“Bukan dalam hal ini kita berharap.Untuk potensi ancaman bencana kemungkinan bisa saja terjadinya tanah longsor terutama terjadi di daerah-daerah kecamatan puncak misal, di daerah Penebel, Baturiti, Pupuan termasuk juga di daerah Selemadeg. Tentu hal tersebut tetap menjadi atensi kita ditengah-tengah curah hujan yang tinggi saat ini, ” jelasnya.

Untuk di Kabupaten Tabanan jika dilihat dari potensi ancaman bencana sebenarnya lengkap, hampir semua Desa yang ada di Kabupaten Tabanan memiliki ancaman tersebut.

“Ada 9 ancaman yang berpotensi terjadi di Tabanan ini misal, Gempa Bumi, Kekeringan,Tanah longsor,Angin kencang dan lain-lainya. Yang mana ancaman ini ada di daerah desa,”ujarnya.

Dia menambahkan, meskipun dalam kondisi adanya pandemi covid-19 ditabah curah hujan yang tinggi.Tentu penanganan yang dilakukan tidak fokus dengan satu ancaman saja, keduanya tetap menjadi fokus.

“Walau saat ini kita fokus pada penanggulangan Covid-19, akan tetapi tetap ancaman bencana menjadi perhatian kita juga disini (Kabupaten Tabanan),” tutup Sucita.

Bupati Tabanan Tetap Menghimbau Umat Muslim Tabanan Tidak Mudik

 

TABANAN – Pantaubali.com – Di tengah pandemi Covid-19 yang saat ini melanda seluruh Dunia termasuk Indonesia dan juga Tabanan, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti tiada henti-hentinya mengingatkan seluruh masyarakat Tabanan, khususnya Umat Muslim agar tidak melaksanakan kegiatan Mudik saat Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

Hal tersebut disampaikan Bupati Eka usai membagikan APD kepada ratusan Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI AD, sekaligus membagikan 300 paket sembako kepada ulama di Tabanan serta menerima bantuan ribuan masker dan sembako dari toko berjejaring, yakni Indomaret dan Alfamart di Markas Kodim 1619 Tabanan, Kamis (21/

Jika bisa jangan dahulu melakukan mudik lebaran dalam kondisi seperti saat ini.Yang nantinya malah akan membawa resiko, baik resiko bagi diri sendiri maupun ke keluarga.

Yang terpenting dalam menjalankan ibadah tetap tidak mengurangi makna dari ibadah itu sendiri.

“Jika kita mudik tentu akan membawa resiko, mungkin tidak pada diri kita akan tetapi bisa saja pada keluarga nantinya,” jelasnya.

Melakukan ibadah tentu bisa dilakukan dimana saja, yang penting tetap niat dan kemauan untuk mendoakan keluarga.

“Mari kita tetap melaksanakan ibadah seperti tahun-tahun sebelumnya, akan tetapi tidak mengurangi hikmah dan makna dari ibadah itu sendiri,” tutupnya.

Bupati Eka Lengkapi Ratusan Babinsa dengan APD

 

TABANAN – Pantaubali.com – Satu per satu petugas lapangan yang berhubungan langsung dengan masyarakat dalam penanganan Pandemi Covid-19 Pemkab Tabanan dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD). Setelah Tenaga Medis, Babinkamtibmas, dan kini Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI AD juga dilengkapi dengan APD.

Hal itu terungkap saat Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menyerahkan secara simbolis APD berupa Baju Coverall, Pelindung Wajah dan Pelindung Kepala, yang diterima oleh Dandim 1619 Tabanan Toni Sri Hartanto, Kamis (21/5), bertempat di Markas Kodim 1619 Tabanan.

Menurut Bupati Eka, Babinsa bersama perangkat Desa, Babinkamtibmas dan petugas kesehatan yang tersebar di seluruh Desa se-Kabupaten merupakan Garda terdepan dalam memerangi pandemi global ini. Untuk mengurangi resiko tertular atau menularkan, mereka sangat perlu dilengkapi dengan APD yang memenuhi standar.

“Pada saat-saat penting (APD) itu bisa dipakai. Kebetulan APD ini adalah produksi Putra Putri Kita di Tabanan dan kita bangga mempersembahkan itu kepada Babinsa,” ucap Bupati Eka dalam sambutannya usai memberikan APD berupa Baju Coverall, Pelindung Wajah dan Kepala serta masker tersebut.

Lebih lanjut Bupati Eka juga mengapresiasi kerja keras semua pihak khususnya Babinsa yang selama ini tanpa pernah mengenal kata lelah bersama perangkat Desa dan tenaga kesehatan termasuk dengan masyarakat yang ada di seluruh Desa di Kabupaten Tabanan mengamankan situasi dan berperan aktif memerangi wabah Covid-19 ini

“Astungkara masyarakat kita juga tetap mengikuti anjuran pemerintah. Harus disiplin dari kita untuk kita. Dan Saya yakin masyaraat Saya di Tabanan akan selalu mengikuti dan menerapkan anjuran Pemerintah,” imbuhnya.

Sementara Dandim 1619 Tabanan Toni Sri Hartanto sangat mengapresiasi perhatian Bupati Tabanan, khususnya pemberian APD kepada para Babinsa. Ia berharap APD ini tidak akan dipakai oleh anggotanya, karena APD ini merupakan alat standar untuk menangani korban Covid-19. “Saya harap kasus Covid-19 di Tabanan berhenti, tidak ada penambahan, sehingga APD ini tidak terpakai,” harapnya.

Ia juga mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan oleh pihak Pemkab Tabanan dalam percepatan penanggulangan Covid-19 di Tabanan, khususnya dalam penanganan PMI. “Luar biasa di Tabanan karantinanya di Hotel. Kalau di daerah lain ada yang disekolahan, ada yang tidak diterima di kampungnya, juga ada yang menyendiri dihutan atau persawahan. Sangat tidak layak. Di Tabanan juga diberikan vitamin untuk stamina,” tambahnya.@humastabanan

Jemput PMI,Dishub Tabanan Tetap Terapkan Prosedur Keamanan Dengan Ketat

 

TABANAN – Pantaubali.com – Selama melakukan aktifitas penjemputan atau pengangkutan PMI khususnya yang dilakukan Dinas Perhubungan Kabupaten Tabanan. Tentu standar keamanan petugas maupun menyangkut keamanan kendaraan tetap dan selalu menjadi prioritas utama sampai saat ini.

Hal tersebut dilakukan agar pelaksanaan kegiatan tetap lancar, serta personil tetap terlindung dalam menjalankan tugas di lapangan.

“Keamanan petugas maupun unit kendaraan tetap menjadi perhatian utama kami dalam kaitan penjemputan PMI sampai saat ini,” jelas, Kadis Perhubungan Kabupaten Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama saat dikonfirmasi via WA, Rabu,(20/5) (Kemarin malam).

Untuk keamanan kendaraan selama ini di dalam kendaraan telah diberi pembatas terletak dibelakang sopir tertutup rapat tanpa celah udara atara penumpang dalam hal ini para PMI dengan sopir dan petugas data di dalam mobil.

“Tentu ada sekat dalam kendaraan yang kami gunakan menjemput.Selain itu, keamanan kendaraan sebelum dan sesudah melaksanakan pengangkutan telah dan selalu dilakukana penyemprotan disinfektan. Baik didalam kendaraan maupun di luar kendaraan,” ujarnya.

Selanjutnya semua petugas tranportasi yang menjemput PMI dilengkapi APD berupa pakaian lengkap dan khusus.

“Untuk keamanan sebelum bertugas para personil dicek dengan thermoscaner infrared,” ucapnya.

Selain itu para personil tetap diberi asupan vitamin yang telah diberikan oleh Ibu Bupati Tabanan selama ini.

Keran Transportasi Dibuka, Dishub Tabanan Lakukan Penyekatan Dipintu Masuk

 

TABANAN – Pantaubali.com – Dengan dibukanya kembali jalur trasnportasi darat maupun udara oleh Pemerintah pusat. Tentu jumlah arus jalur transportasi baik udara dan darat akan mulai padat

Maka, terkait kesiapan pelaksanaan ditengah-tengah pandemi covid-19 Dinas Perhubungan Kabupaten Tabanan khususnya telah melakukan respon cepat.

Salah satunya, dengan telah melakukan penyekatan serta pembuatan 2 Pos pintu masuk di daerah Selabih dan di Baturiti, itu disampaikan, Kadis Perhubungan Kabupaten Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama saat dikonfirmasi via WA, Rabu,(20/5) (Kemarin malam).

“Kami telah melaksanakan kegiatan pemantauan lalulitas, selain itu dalam pos penyekatan dilaksanakan operasi dan jaga selama 24 jam. Dalam pelaksanaan kegiatan kami (Dishub) bekerjasama dengan Polres Tabanan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan kegitan ditengah-tengah covid-19 tentu perlindungan keamanan petugas penting dilakukan. Maka dari itu, APD tetap dan selalu tersemat dimasing-masing tubuh personil selama menjalankan tugas.

“Kesiapan dan ketersedian stok APD sampai saat ini masih mencukupi dalam upaya melindungi petugas saat bertugas di lapangan. Adapun daya dukung APD antaralain seperti, masker, sarungtangan,hand sanitizer dan lain-lainnya,” tutupnya.

Hari Ini, 8 Orang Terjangkit Virus Corona di Bali, Sedangkan Sembuh Bertambah 9 Orang

 

DENPASAR – Pantaubali.com – Gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Provinsi Bali per,Rabu,(20/5) mencatat ada penambahan 8 orang WNI positif covid-19 yang terdiri dari, 1 orang PMI dan 7 orang transmisi lokal, itu disampaikan, Sekretaris Daerah Provinsi Bali yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra,Rabu,(20/5) di Renon,Denpasar.

“Jadi, jumlah kumulatif pasien positif sampai saat ini, mencapai 371 orang,” jelasnya.

Untuk jumlah pasien positif dalam perawatan 91 orang berada di 7 rumah sakit dan ada juga dikarantina di Bapelkesmas, UPT RS Nyitdah, Kabupaten Tabanan dan BPK Pering, Kabupaten Gianyar.

“Sampai saat ini,kasus aktif tercatat sebanyak 91 orang,” ujarnya.

Jumlah pasien telah sembuh sebanyak 276 orang atau bertambah, 9 orang WNI. Yang terdiri dari 4 orang PMI dan 5 orang Non PMI.Sedangkan untuk jumlah pasien meninggal sampai saat ini menurut Dia, sebanyak 4 orang.

Denpasar,Gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Provinsi Bali per,Rabu,(20/5) mencatat ada penambahan 8 orang WNI positif covid-19 yang terdiri dari, 1 orang PMI dan 7 orang transmisi lokal, itu disampaikan, Sekretaris Daerah Provinsi Bali yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra,Rabu,(20/5) di Renon,Denpasar.

“Jadi, jumlah kumulatif pasien positif sampai saat ini, mencapai 371 orang,” jelasnya.

Untuk jumlah pasien positif dalam perawatan 91 orang berada di 7 rumah sakit dan ada juga dikarantina di Bapelkesmas, UPT RS Nyitdah, Kabupaten Tabanan dan BPK Pering, Kabupaten Gianyar.

“Sampai saat ini,kasus aktif tercatat sebanyak 91 orang,” ujarnya.

Jumlah pasien telah sembuh sebanyak 276 orang atau bertambah, 9 orang WNI. Yang terdiri dari 4 orang PMI dan 5 orang Non PMI.Sedangkan untuk jumlah pasien meninggal sampai saat ini menurut Dia, sebanyak 4 orang.

Ormas Islam Datangi Polda Bali, Bahas Perayaan Hari Raya Idul Fitri Di Tengah Covid 19

 

DENPASAR – Pantaubali.com – Kapolda Bali, Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose menerima kunjungan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Lounge Andalan Polda Bali, Rabu (20/5). Kedatangan para pemimpin Ormas Islam di Bali ini untuk membahas terkait menjelang perayaan hari raya Idul Fitri 1441 H di tengah pandemi Covid-19.

Kapolda akhirnya,menyerahkan sepenuhnya kepada para tokoh ormas Islam guna membuat kesepakatan bersama agar perayaan Idul Fitri di wilayah Provinsi Bali tidak ada perbedaan, mulai dari pelaksanaan Sholat Ied hingga kegiatan bersilaturahmi.

Sesuai dengan hasil video conference dengan pemerintah pusat pada Senin (18/5) lalu, disimpulkan bahwa sesuai dengan Permenkes 9/2020, kegiatan agama yang bersifat massive (mengumpulkan massa yang banyak) dilarang untuk dilaksanakan sehingga himbauan pemerintah pusat bahwa kegiatan Sholat Idul Fitri dilaksanakan di rumah masing-masing. Dalam kegiatan video conference juga disampaikan oleh Menkopolhukam bahwa kegiatan Sholat Idul Fitri bukan merupakan Sholat yang wajib melainkan Sunnah.

Dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19, demi masa depan anak cucu kita agar darurat kesehatan yang terjadi saat ini tidak menjadi darurat sosial ekonomi dan darurat keamanan. Saat ini Covid-19 telah menjadi pandemi global, di Bali sendiri setiap harinya kasus positif Covid-19 meningkat. Saat ini transmisi lokal cukup tinggi berada pada angka 38%.

“Hari ini saya sampaikan himbauan pemerintah pusat dalam rangka menyikapi pencegahan penyebaran Covid-19 hubungannya dengan pelaksanaan Sholat Idul Fitri berjamaah. Apabila Sholat Idul Fitri tetap dilaksanakan maka petugas akan melakukan tindakan sesuai dengan protokol kesehatan secara ketat,” jelas Kapolda Bali, Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose disela kegiatan tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Ketua MUI Provinsi Bali, H.M. Taufiq As’adi, S.Ag. menyetujui imbauan pemerintah pusat untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri di rumah masing-masing. Hal tersebut juga demi kesehatan masyarakat Bali. “Pelaksanaan Sholat Idul Fitri sebaiknya dilaksanakan serempak di seluruh Bali di rumah masing-masing,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh H. Bambang Santoso, S.Pd.I. Anggota DPD RI Perwakilan Bali ini menyatakan setuju dengan imbauan pemerintah pusat untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri di rumah masing-masing, namun imbauan ini harus dilaksanakan serentak di seluruh Bali.

“Apabila ada satu atau dua daerah yang melaksanakan Sholat Idul Fitri, hal tersebut bisa menjadi ancaman. Sesuai dengan ajaran Islam bahwa kita harus menjauhi hal yang membahayakan diri sendiri. Wabah ini nyata dan dapat membahayakan tidak hanya diri sendiri namun orang sekitar kita,” katanya.

Pernyataan yang sama juga disampaikan oleh Ketua PW NU Provinsi Bali, K.H. Abdul Aziz., Ketua PW Muhammaddiyah Provinsi Bali, H. Aminullah, S.Pd.I., Ketua Pengembangan Organisasi DMI Provinsi Bali, Ust. H. Fauzy Basulthana., Ketua LDII Denpasar, H. Kafilari, S.E., Kabid Binmas Islam Departemen Agama Provinsi Bali, H. Nur Khamid., Wakil Ketua Umum MUI Provinsi Bali, Ir. H. Maman Supratman saat mengikuti rapat tersebut, menyetujui imbauan pemerintah pusat untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri di rumah masing-masing.

Setelah sepakat mengikuti imbauan pemerintah pusat, Kapolda Bali langsung berkoordinasi dengan Gubernur Bali, I Wayan Koster via video call yang disaksikan langsung oleh para tokoh Muslim. Kapolda menyampaikan bahwa seluruh tokoh umat Muslim di Bali sudah sepakat dan menyetujui himbauan pemerintah pusat untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri di rumah masing-masing dan akan segera membuat seruan bersama.

Saat itu juga Gubernur Wayan Koster mengucapkan terima kasih, mengapresiasi dan menyetujui kesepakatan bersama para tokoh Muslim terkait pelaksanaan ibadah Sholat Idul Fitri agar dilaksanakan dari rumah masing-masing dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

Pertemuan diakhiri dengan penandatanganan seruan bersama
pemimpin Ormas Islam Bali dalam rangka perayaan Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19. Menyerukan kepada umat Muslim di Bali yaitu,Sholat Idul Fitri di rumah,Tidak ada pelaksanaan pawai takbir keliling, tekbiran hanya dilakukan petugas masjid dan sangat terbatas danTidak menjadwalkan petugas Khotib dan Imam dalam pelaksanaan Sholat Ied, Tidak melakukan silaturahmi dengan berkumpul banyak orang, silaturahmi dapat dilakukan secara online

Komuditas Bandara Bali,Gelondorkan Rp 102 juta Bantuan ke Desa Adat

 

MANGUPURA – Pantaubali.com – Sejumlah institusi tergabung dalam komunitas Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali mebagikan paket sembako kepada masyarakat desa adat penyangga bandar udara. Selain kepada warga desa adat penyangga, bantuan juga turut diberikan kepada sejumlah panti asuhan dan yayasan, serta kepada Rumah Sakit Universitas Udayana.

Adapun bantuan tersebut terdiri dari 152 paket sembako, 120 paket alat pelindung diri (APD), serta 5.020 box masker dengan nilai total 102 juta rupiah, disalurkan kepada para penerima bantuan. Kegiatan tersebut ditujukan guna membantu meringankan beban kebutuhan harian masyarakat terdampak pandemi, itu disampaikan, General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Herry A.Y. Sikado, Rabu,(20/5) di Tuban, Badung.

“Seiring dengan mewabahnya Virus Corona, banyak sektor kehidupan yang ikut terdampak, terlebih adalah sektor ekonomi warga. Melalui bakti sosial ini, kami berharap bahwa bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dalam meringankan beban kehidupan warga masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19,” jelasnya.

Selain bantuan berupa paket sembako, disalurkan juga bantuan berupa masker untuk masyarakat penerima, serta alat pelindung diri atau APD yang khusus diberikan untuk Rumah Sakit Universitas Udayana. Dia menambahkan,tentunya para tenaga kesehatan yang saat ini bertugas pagi, siang, dan malam untuk menangani pasien terdampak Virus Corona, membutuhkan atensi khusus dari kita semua.

“Bantuan APD dan masker ini kami harap dapat meringankan tugas para tenaga kesehatan,” tutupnya.