- Advertisement -
Beranda blog Halaman 952

Mulai Destinasi Dibuka, Ratusan Pengunjung Telah Kunjungi Tabanan

Kadis Pariwisata Kabupaten Tabanan,I Gede Sukanad

TABANAN – Pantaubali.com – Sejak dibukanya kambali beberapa destinasi wisata di Kabupaten Tabanan, rata-rata jumlah kunjungan mencapai ratusan orang dalam beberapa hari lalu.Dengan tujuan destinasi favorit masih bernuansa alam, itu disampikan Kadis Pariwisata Kabupaten Tabanan,I Gede Sukanada saat dikonfirmasi via Whatsapp (WA), Senin,(3/8) siang di Tabanan.

“Dalam pemantauan sampai saat kemarin, bahwa kita melihat masyarakat masih mencari tempat destinasi alam. Sehingga seperti di Kebun raya, Ulun Danu, The blooms dan juga Jatiluwih peningkatan kunjungan cukup signifikan,” jelasnya.

Misal, kunjungan ke objek wisata Tanah Lot sempat saat Hari Raya Idul Adha kunjungan mencapai hampir 900 orang pengunjung.

“Hapir 900 an, walaupun hari-hari lainnya masih dikisaran 200 sampai 400 orang pengunjung,” katanya.

Jika dilihat destinasi alam masih masih diminati, mungkin karena kondisi ekonomi saat ini yang dirasa masih belum pulih benar sehinga menjadi pertimbangan utama para pengunjung memilih destinasi tersebut.

“Masyarakat satu sisi pingin refresing, sedangkan disisi lainnya mungkin cast moneynya menjadi pertimbangan dan mngkin termasuk hal-hal ainnya juga” ujarnya.

Sembari Dirinya menambahkan, untuk wisatawan domestik tidak serta merta bisa dan mampu melakukan kunjungan pariwisata begitu saja saat ini. Salah satu contoh, misal bisa dilihat dari belum terlihat rombongan wisatawan dari daerah Jawa, baik murid maupun lainnya.

“Ya, mungkin saja karena memang program tersebut belum ada,”tutupnya.

Mulai Di Buka, Kunjungan Wisatawan Ke Obyek Wisata Tanah Lot Mulai Ramai

TABANAN – Pantaubali.com – Setelah hampir empat bulan tidak menerima kunjungan wisatawan, akhirnya per hari Senin 20 Juli 2020, DTW Tanah Lot kembali dibuka. Tentunya keputusan untuk membuka kembali kawasan wisata yang terkenal dengan keindahan alam, pura, dan sunsetnya ini sudah melalui proses verifikasi yang cukup panjang serta telah mendapat sertifikat Tatatan Era Baru (New Normal) yang langsung diserahkan oleh Bupati Tabanan barsamaan dengan dibukanya 5 DTW yang ada di Kabupaten Tabanan Senin 20 Juli 2020 beberapa hari yang lalu.

Verifikasi tahap I dilaksanakan pada hari Jumat (12 Juni 2020) oleh Satgas Covid Kabupaten Tabanan yang diketuai langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan : Dr. I Gede Susila, S.Sos, M.Si dan didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan : I Gede Sukanada, AP, SH. Kemudian verifikasi tahap II dilaksanakan hari Minggu (12 Juli 2020) oleh pihak yang sama. Kegiatan verifikasi dalam dua tahap ini dilaksanakan dengan tujuan untuk lebih meyakinkan kesiapan DTW Tanah Lot dalam menerapkan protokol Tatanan Era Baru (New Normal) bila sudah tiba saatnya untuk dibuka kembali.

Dalam hal ini Manager Operasional DTW Tanah Lot I Ketut Toya Adnyana, SP mengatakan bahwa beliau dan segenap jajaran manajemen sangat mendukung dilaksanakannya verifikasi tersebut untuk lebih meyakinkan semua pihak termasuk wisatawan nantinya bahwa DTW Tanah Lot aman untuk dikunjungi dan sudah siap dengan protokol Tatanan Era Baru dengan telah tersertifikasinya DTW Tanah Lot ini.

” Kami sangat antusias dengan diadakannya tahapan verifikasi ini untuk lebih meyakinkan wisatawan khususnya bahwa DTW Tanah Lot layak untuk dikunjungi dan tidak usah khawatir karena sudah menerapkan protokol dengan disiplin ” Dan kami dimanajemen sudah berusaha keras untuk memenuhi persyaratan yang sesuai dengan protokol Tatanan Era Baru yang ditetapkan oleh Pemerintah.

Buktinya Senin kemarin kami sudah mendapat sertfikat. Jadi itu nantinya yang menjadi dasar kepercayaan wisatawan untuk yakin berkunjung ke DTW Tanah Lot, ujarnya saat ditemui di kantornya.

Selama hampir dua pekan sejak dibuka per 20 Juli 2020 kemarin, terlihat kunjungan didominasi oleh wisatawan domestik, walaupun masih terlihat beberapa wisatawan mancanegara. Dari data yang didapat jumlah kunjungan dari tanggal 20 Juli sampai 31 Juli 2020, wisatawan domestik sebanyak 4.179 orang dan wisatawan mancanegara sebanyak 225 orang.

Dengan dibukanya pasar domestik per 31 Juli 2020 ini oleh Pemerintah diharapkan bisa mendongkrak kunjungan domestik ke DTW Tanah Lot khususnya.

Kunjungan kita memang belum bisa normal seperti dulu saat sebelum pandemi melanda hampir seluruh dunia. Karena ini awal, apalagi 31 Juli ini baru pembukaan pasar domestik, mudah-mudahan bisa mendongkrak kunjungan domestik ke DTW Tanah Lot. Dan kita juga berharap kedepannya pasar mancanegara bisa dibuka karena selama ini China yang mendominasi kunjungan di DTW Tanah Lot. Dan mudah-mudahan kunjungan bisa normal seperti dulu tentunya dengan tetap mentaati dan disiplin menerapkan protokol kesehatan yang sudah berjalan, tutupnya.

Update Penanggulangan Covid-19 Minggu, 02 Agustus 2020 Pemprov Bali

DENPASAR – Pantaubali.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali menyampaikan perkembangan Penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) di Provinsi Bali per Minggu (02/8), Jumlah kumulatif pasien positif 3.488 (bertambah 40 orang transmisi lokal).

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali mencatat angka kesembuhan pasien Covid-19 terus naik. Hari ini total pasien yang sembuh sebanyak 2.971 (bertambah 47 orang transmisi lokal).
PERSENTASE PASIEN SEMBUH MENCAPAI 85,18%.

Kembali hari ini Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali mencatat NIHIL kasus meninggal, sehingga data mencatat 48 pasien Covid-19 yang meninggal atau 1,38%.

Sedangkan untuk pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) yang berada di 17 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Grand Mega dan BPK Pering) sebanyak 469 terdiri dari 468 WNI dan 1 WNA.

Jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh transmisi lokal secara komulatif sebanyak 3.097 terdiri dari 3.085 WNI dan 12 WNA.
Meskipun data kesembuhan pasien Covid-19 mengalami peningkatan, kami tetap mengajak semua lapisan masyarakat untuk tetap menjaga diri dan kesehatannya, dengan menerapkan protokol kesehatan dimana saja dan kapan saja sehingga antara satu orang dan yang lainnya akan saling menjaga.

Kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menerapkan Protokol Kesehatan sesuai Tatanan Kehidupan Era Baru menuju Masyarakat Bali yang Produktif dan Bebas Covid-19.
Untuk itu, marilah kita laksanakan Protokol Kesehatan dengan disiplin untuk selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak fisik, dan menghindari keramaian.

Update Penanggulangan Covid-19 Sabtu, 01 Agustus 2020 Pemprov Bali

DENPASAR – Pantaubali.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali menyampaikan perkembangan Penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) di Provinsi Bali per Sabtu (01/8), Jumlah kumulatif pasien positif 3.448 (bertambah 41 transmisi lokal).

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali mencatat angka kesembuhan pasien Covid-19 terus naik. Hari ini total pasien yang sembuh sebanyak 2.924 (bertambah 48 transmisi lokal).
PERSENTASE PASIEN SEMBUH MENCAPAI 84,80%.

Kembali hari ini Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali mencatat NIHIL kasus meninggal, sehingga data mencatat 48 pasien Covid-19 yang meninggal atau 1,39%.

Sedangkan untuk pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) yang berada di 17 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Grand Mega dan BPK Pering) sebanyak 476 orang terdiri dari 475 WNI dan 1 WNA.

Jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh transmisi lokal secara komulatif sebanyak 3.057 terdiri dari 3.045 WNI dan 12 WNA.
Meskipun data kesembuhan pasien Covid-19 mengalami peningkatan, kami tetap mengajak semua lapisan masyarakat untuk tetap menjaga diri dan kesehatannya, dengan menerapkan protokol kesehatan dimana saja dan kapan saja sehingga antara satu orang dan yang lainnya akan saling menjaga.

Kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menerapkan Protokol Kesehatan sesuai Tatanan Kehidupan Era Baru menuju Masyarakat Bali yang Produktif dan Bebas Covid-19.
Untuk itu, marilah kita laksanakan Protokol Kesehatan dengan disiplin untuk selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak fisik, dan menghindari keramaian.

Selama Pandemi, 2 Balita Terpapar Covid-19 di Tabanan

Dok Foto Kadiskes Tabanan, dr. I Nyoman Suratmika

TABANAN – Pantaubali.com – Sepanjang pandemi Tabanan mencatat jumlah kasus Balita terpapar Virus Covid-19 berjumlah 2 orang Balita. Dari jumlah kasus tersebut,keseluruhan kondisi pasien telah pulih.

“Dari ratusan confirm positif Covid-19 di sini (Kabupaten Tabanan) tercatat telah ada 2 Balita terpapar dengan kondisi saat ini telah membaik,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan,dr. I Nyoman Suratmika,saat diconfirmasi via WA belum lama ini di Tabanan.

Jika dilihat dari data jumlah lonjakan tertinggi terjadi pada Juni 2020, sedangkan di akhir Juni tercatat mulai menunjukan trend penurunan kasus sampai masuk di Juli 2020.

“Jika dirata-ratakan jumlah masyarakat yang terjangkit Covid-19 berjumlah 1sampaiu 2 orang. Akan tetapi, jika dibandingkan jumlah pasien sembuh bisa lebih banya saat inik,” ujarnya.

Meskipun demikian Dirinya tetap menyarakan kepada masyarakat itengahm kondisi saat ini.Misal, sepert telah dicanangkan Ibu Bupati Tabanan yaitu, harus tetap produktif akan tetapi tetap aman seperti selogan Kabupaten Tabanan selama ini.

“Agar ama,n tentu masyarakat dapat melakukan protokol kesehatan dengan lebih baik lag.Misal,i wajib memakai masker, jaga jarak serta yang terpenting tetap jaga kesehatan tubuh,” tutupnya.
Meskipun demikian dDiriny tetapa berhara,p mudah-mudahan tidak langi terbentuk klaster-klaster bar.Ssehing,a pemutusan rantai penyebaran virus Covid-1 bisaa dilakukan dengan segera.

Kasus Terconfirmasi Positif Covid-19 Kembali Meroket di Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Jumlah pasien terconfirmasi positif covid-19 di Tabanan kembali meningkat.Pada Sabtu,(1/8) (hari ini) telah terjadi peningkatan jumlah kasus sebanyak 13 orang pasien.Yang menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan,dr. I Nyoman Suratmika, Sabtu,(1/8) saat dikofirmasi via WA petang tadi di Tabanan hal tersebut terjadi dikarenakan, sebagian besar disebabkan dari pasien telah dirawat dari suspek,yang meningkat menjadi komfermasi.

“Jika dilihat kemarin Pagi total pasien tercatat sebanyak, 115 orang pasien.Kemarin ada peningkatan pasien sebanyak 5 orang dan ada telah sembuh 1orang, jadi total jumlahnya kemarin menjadi sebanyak 120. Sedangkan total penambahan per hari sebanyak 3 orang.Jadi total pasien yang telah confrem positif sebanyak 123 orang,” jelasnya.

Dalam kondisi saat ini, tidak ada klaster. Yang mana, bagian besar menyebar dari pasien telah dirawat dari susfek yang selanjutnya meningkat menjadi komfermasi.

“Ada 2 orang yang tracing dari orang yang sakit sebelumnya, atau kontak trasing dari yang terkonfirmasi positif sebelumnya,” katanya.

Memang saat ini, ada peningkatan jumlah kasus, akan tetapi jika dilihat dari jumlah pasien sedang dirawat saat ini berjumlah sebayak 13 orang.

“Bisa dikatakan jauh telah menurun jumlahnya, jika dibandingkan pada akhir Juni di awal bulan Juli 2020. Dalam bulan terebut saja, sempat merawat sebanyak 40 orang lebih pasien,” ujarnya.

Saat ini untuk pasien tanpa gejala dirawat di hotel karantina di Provinsi, sedangkan pasien bergejala dirawat di RS Kabupaten Tabanan dan RS Nyitdah.Sembari Dirinya menambahkan, meskipun demikian tetapi saat ini terjadi peningkatan kesembuhan serta penurunan pasien confirm positif di Kabupaten Tabanan khususnya.

Bejat,Seorang Ayah Setubuhi Anak Kandung 8 Tahun Lamanya

TABANAN – Pantaubali.com – Sunguh bejat apa yang dilakukan seorang pria berinisial MSP, yang tega menyetubuhi anak kandungnya berinisial JM selama 8 tahun lamanya.Anehnya dalam rentan waktu tersebut,sang anak baru berani melaporkan perbuatan bejat sang Ayah di tahun ini (2020).

Adapun konologis kejadian menurut,AKP I Made Prama Setia seijin Kapolres Tabanan menyampaikan, berawal sekira tahun 2012 pada tanggal dan bulan telah dilupakan korban bertempat di kamar kos Jalan Pahlawan Tabanan, korban dipaksa pelaku yang merupakan ayah kandung korban.

Untuk berhubungan badan untuk pertama kalinya. Yang mana, saat kedua adik korban bersama ibu tiri korban sedang berjualan di BRSUD Tabanan.

Setelah itu korban diancam oleh pelaku agar tidak menceritakan kejadian tersebut kepada ibu tirinya. Dan setelah kejaidan tersebut korban sering dipaksa oleh pelaku untuk berhubungan badan berkali-kali terutama saat kos dalam keadaan sepi.

“Korban pada saat itu mengaku, tidak berani melawan ataupun melaporkan kejadian tersebut karena takut disakiti oleh pelaku,” ucapnya.

Sampai akhirnya, Senin,(27/7) sekira pukul 18.00 Wita korban diajak pelaku ke sebuah Hotel dan setelah pelaku memesan kamar korban diajak masuk kekamar yang telah dipesan dan dipaksa untuk melakukan hubungan badan. Sekira pkl 19.30 Wita korban melarikan diri dari Hotel saat pelaku sedang tertidur kemudian menuju kesebuah rumah kos di Jalan M.T. Haryono, Tabanan untuk bersembunyi dan menceritakan kejadian tersebut kepada pemilik rumah kos.

“Dirinya menceritakan Kronologis pengungkapan kasus tersebut, setelah menerima laporan dari Korban, Kanit IV bersama penyidik PPA melakukan penyelidikan dan didapatkan bukti pemesanan kamar atas nama pelaku. Dari hasil Visum sementara didapat bukti permulaan, bahwa telah terjadi persetubuhan terhadap korban,” paparnya.

Berdasarkan hal tersebut kemudian langsung melakukan pencarian terhadap keberadaan pelaku yang sempat bersembunyi.Akhirnya,Kamis,(30/7) sekira pukul 21.30 Wita, pelaku berhasil diamankan di sebuah rumah Kos di daerah Angantaka, Badung.Selanjutnya, dibawa ke Polres Tabanan untuk proses hukum lebih lanjut.

“Menurut keterangan pelaku melakukan perbuatan nekat tersebut memaksa korban untuk melakukan hubungan badan dengan mengancam akan memukul apabila korban menolak,” tuturnya.

Dirinya menambahakan, atas perbuatanya, pelaku dijerat Pasal 81 ayat (1) Undang- Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yo Pasal 64 ayat (1) KUHP ancaman hukuman penjara selama 15 tahun.

Semarakkan Peringatan HUT Ke – 75 Kemerdekaan Indonesia, Masyarakat Di Harapkan Ikut Berpartisipasi

Denpasar – Pemerintah Provinsi Bali mengharapkan seluruh masyarakat ikut bersama-sama menyemarakkan Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2020.

Ketentuannya telah dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor : 003/15749/APOTDA/B.PEM.KES tanggal 30 Juli 2020. Demikian diungkap Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra ditemui di Denpasar, Jumat (31/7).

Menurut Dewa Indra, SE Gubernur Bali tersebut merujuk pada Surat Edaran Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia Nomor B-456/M.Sesneg/Set/TU.00.04/06/2020, tanggal 23 Juni 2020, yang mengatur tentang Penyempurnaan Penggunaan Tema dan Logo Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2020.

Ditambahkannya, ada juga Surat Edaran Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia Nomor B-457/M.Sesneg/Set/TU.00.04/06/2020, tanggal 23 Juni 2020 tentang Partisipasi Menyemarakkan Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2020 serta Surat Edaran Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia, Nomor B-492/M.Sesneg/Set/TU.00.04/07/2020, tanggal 6 Juli 2020, tentang Pedoman Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Tahun 2020.

Dewa Indra melalui SE ini berharap seluruh masyarakat Bali turut serta menyemarakkan Peringatan HUT Ke-75 Kemerdekaan Rl Tahun 2020 dengan memasang dan mengibarkan Bendera Merah Putih, umbul-umbul, dekorasi, atau hiasan lainnya secara serentak mulai tanggal 1 s.d. 31 Agustus 2020 di depan masing-masing rumahnya.

“Pada tanggal 17 Agustus 2020 pukul 11.17 s.d. 11.20 WITA, selama 3 menit, segenap masyarakat Indonesia wajib menghentikan aktivitasnya sejenak,” ujarnya seraya menegaskan agar seluruh masyarakat Indonesia pada waktu itu berdiri tegap saat pengumandangan lagu Indonesia Raya secara serentak di berbagai lokasi hingga pelosok daerah.

Namun, ada pengecualian menghentikan aktivitas sejenak berlaku bagi warga dengan aktivitas yang berpotensi membahayakan diri sendiri dan orang lain apabila dihentikan.

Lebih jauh, Dewa Indra berharap jajaran TNI dan Polri di setiap daerah agar membantu keberhasilan pelaksanaan hal tersebut di daerahnya masing-masing, antara lain dengan memperdengarkan sirine atau suara penanda lainnya sesaat sebelum lagu Indonesia Raya berkumandang dan tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

“Saya berharap seluruh masyarakat Bali secara maksimal memanfaatkan logo dan desain turunan HUT Ke-75 Kemerdekaan Rl ke dalam berbagai media, website, media sosial instansi, stiker kendaraan dinas dan kendaraan jemputan, souvenir maupun merchandise instansi lainnya,” pungkasnya seraya menekankan agar pelaksanaan hal-hal dimaksud tetap mematuhi protokol kesehatan penanganan dan pencegahan COVID-19 serta segala pembiayaannya harus dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Update Penanggulangan Covid-19 Jumat, 31 Juli 2020

DENPASAR – Pantaubali.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali menyampaikan perkembangan Penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) di Provinsi Bali per Jumat (31/7), Jumlah kumulatif pasien positif 3.407 (bertambah 47 orang terdiri dari 46 transmisi lokal dan 1 PPDN).

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali mencatat angka kesembuhan pasien Covid-19 terus naik. Hari ini total pasien yang sembuh sebanyak 2.876 (bertambah 88 transmisi lokal).
PERSENTASE PASIEN SEMBUH MENCAPAI 84,41%.

Kembali hari ini Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali mencatat NIHIL kasus meninggal, sehingga data mencatat 48 pasien Covid-19 yang meninggal atau 1,41%.

Sedangkan untuk pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) yang berada di 17 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Grand Mega dan BPK Pering) sebanyak 483 (terdiri dari 482 WNI dan 1 WNA).

Jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh transmisi lokal secara komulatif sebanyak 3016 (terdiri dari 3.004 WNI dan 12 WNA).
Meskipun data kesembuhan pasien Covid-19 mengalami peningkatan, kami tetap mengajak semua lapisan masyarakat untuk tetap menjaga diri dan kesehatannya, dengan menerapkan protokol kesehatan dimana saja dan kapan saja sehingga antara satu orang dan yang lainnya akan saling menjaga.

Kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menerapkan Protokol Kesehatan sesuai Tatanan Kehidupan Era Baru menuju Masyarakat Bali yang Produktif dan Bebas Covid-19.
Untuk itu, marilah kita laksanakan Protokol Kesehatan dengan disiplin untuk selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak fisik, dan menghindari keramaian.

Wagub Cok Ace Sambut Kedatangan ‘Wisnu’ di Bandara Ngurah Rai

BADUNG – Pantaubali.com – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) bersama sejumlah pimpinan asosiasi pariwisata, lanud dan otoritas bandara menyambut kedatangan wisatawan nusantara (wisnu) di terminal kedatangan domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Jumat (31/7/2020).

Penyambutan terhadap kedatangan 84 orang wisatawan domestik yang merupakan penumpang pesawat GA 402 dari Jakarta itu ditandai dengan pemberian kalungan bunga dan ucapan selamat datang oleh Wagub Cok Ace.

Kepada awak media, Wagub Cok Ace yang didampingi Kadisparda Bali I Putu Astawa menyampaikan bahwa acara serimonial ini merupakan wujud apresiasi kepada pelancong yang tiba pada hari di mana Bali secara resmi mulai dibuka untuk wisatawan domestik. Menyitir informasi dari pihak otoritas bandara, beberapa hari terakhir telah terjadi peningkatan intensitas penerbangan. “Sebelumnya sempat anjlok, bahkan pernah hanya 5 penerbangan dalam sehari. Namun beberapa hari terakhir terus bertambah. Kemarin 67 dan hari ini dijadwalkan ada 60 penerbangan,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua PHRI Bali ini. Ia berpendapat, geliat penerbangan yang mulai terjadi di pintu masuk jalur udara ini menjadi awal yang baik bagi kebangkitan pariwisata yang terpuruk di tengah pandemi Covid-19.

Pada awal dibukanya Bali untuk ‘wisnu’, Cok Ace belum memasang target jumlah kunjungan wisatawan. “Target jumlah kita abaikan dulu. Yang jelas, pada awal dibukanya pintu masuk Bali bagi wisatawan domestik, terlebih dahulu kita akan memantau dan melakukan evaluasi,” imbuhnya. Dalam fase ini, pihaknya akan berusaha menanamkan kepercayaan wisatawan terhadap Bali sebagai sebuah destinasi yang nyaman dan aman. “Kita mengharapkan banyak saran dan masukan dari wisatawan yang berkunjung. Itu yang akan kita jadikan dasar untuk terus berbenah,” imbuh Guru Besar ISI Denpasar ini.

Pada bagian lain, penglingsir Puri Ubud ini juga menyinggung pentingnya penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang hingga kini belum ditemukan obat dan vaksinnya. Ia berharap, kesehatan tetap menjadi perhatian sejalan dengan upaya membangkitkan kembali sektor ekonomi. “Saya amati, prosedur kesehatan telah dipenuhi oleh penumpang yang turun di Bandara Ngurah Rai. Kita juga punya satgas berbasis Desa Adat yang diharapkan dapat memberi informasi lebih cepat ketika terjadi sesuatu di lapangan,” terangnya.

Cok Ace menambahkan, penerapan prosedur yang cukup ketat di pintu masuk dan keseriusan yang ditunjukkan oleh masyarakat Bali dalam penanganan Covid-19 menjadi bagian dari upaya menanamkan meyakinkan dan membangun kepercayaan wisatawan. Ia lantas membandingkan situasi pasca teror bom, dimana objek-objek vital, termasuk tempat wisata dijaga ketat oleh polisi dan tentara. “Kalau sebelumnya ada teror, wisatawan tentu tidak nyaman dan takut dengan penjagaan ketat aparat keamanan. Tapi pasca teror, itu justru memberi rasa aman. Sama seperti saat ini, dengan menerapkan prosedur masuk yang cukup ketat, secara psikis itu akan memberi rasa nyaman,” bebernya. Selain memberi rasa aman dan nyaman bagi wisatawan, prosedur pemeriksaan yang diberlakukan di pintu masuk Bali juga bertujuan untuk melindungi masyarakat Bali. “Jadi keduanya kena, warga kita terlindung. Wisatawan juga merasa aman berkunjung,” pungkasnya.