- Advertisement -
Beranda blog Halaman 944

Gubernur Bali, Bangun Kantor MDA Senilai Rp 3 Milyar di Karangasem

KARANGASEM – Pantaubali.com – Secara maraton, Gubernur Bali, Wayan Koster satu persatu menepati janji politiknya dihadapan masyarakat Bali dalam upaya penguatan Desa Adat. Tidak hanya berjuang secara regulasi dengan menerbitkan Perda Nomor 4 Tahun 2019 tentang Desa Adat, dan melahirkan Pergub 34/2019 tentang Pengelolaan Keuangan Desa Adat Bali, kemudian dalam sejarah Pemerintahan di Provinsi Bali Gubernur Koster berhasil membentuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bernama Dinas Pemajuan Masyarakat Adat.

Namun ditengah Pandemi Covid-19, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali (Gubernur Bali, Wayan Koster, red) juga mentekadkan diri pada tahun 2020 ini akan mewujudkan 7 Kantor Majelis Desa Adat (MDA) yang tersebar di Kabupaten/Kota di Bali, seperti di Kabupaten Gianyar, Jembrana, Karangasem, Bangli, Buleleng, Tabanan, dan Kota Denpasar. Kemudian dilanjutkan pada tahun 2021 di Kabupaten Badung dan Klungkung.

Program pembangunan yang sudah berjalan ialah, secara perdana Gubernur Wayan Koster telah melakukan peletakan batu pertama ‘Nasarin’ di Kabupaten Gianyar pada, Selasa (18/8) dengan menggunakan dana APBD Kabupaten Gianyar senilai Rp. 3,4 miliar, di Kabupaten Jembrana pada, Kamis (20/8) dengan menggunakan dana CSR sebanyak Rp. 3 milyar lebih, dan yang terbaru Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini bersama Bendesa Agung MDA Provinsi Bali, Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet melakukan prosesi Nasarin di Kantor MDA Kabupaten Karangasem pada, Minggu, Redite, Umanis, Warigadean (23/8) dengan memanfaatkan bantuan CSR sejumlah Rp. 3 milyar lebih.

Terwujudnya proses pembangunan Kantor MDA Kabupaten Karangasem tersebut, tidak lepas dari hasil aspirasi yang disampaikan oleh Bendesa Madya MDA Karangasem, I Wayan Artha Dipa dan Ketua DPRD Kabupaten Karangasem, I Gede Dana kepada Gubernur Bali, Wayan Koster agar keberadaan Desa Adat di Kabupaten Karangasem semakin kokoh dan memiliki tempat yang nyaman di dalam melakukan pelayanan kepada krama Adat di Kabupaten yang terkenal akan produksi minuman Arak ini. Mengingat Kabupaten Karangasem di dalam mewujudkan pembangunan sangat memerlukan bantuan dari APBD Provinsi Bali, hingga uluran tangan dari Pemerintah Pusat.

“Kami menghaturkan rasa bahagia dan terimakasih kepada Bapak Gubernur Bali, Wayan Koster yang telah memperjuangkan Kantor MDA Kabupaten Karangasem dan akan berdiri gagah diatas lahan aset Pemprov Bali seluas 7,8 are dengan menggunakan bantuan CSR sebanyak Rp. 3 miliar lebih, lengkap dengan gaya bangunan arsitektur Bali berlantai dua,” ungkap Bendesa Madya MDA Karangasem, I Wayan Artha Dipa saat memberikan sambutannya.

Lebih lanjut, Wayan Artha Dipa menyadari bahwa tanpa bantuan Gubernur Koster, Kantor MDA di Bumi Gunung Agung ini (Karangasem, red) tidak akan berhasil terwujud. Sehingga Gubernur Wayan Koster saat ini kami catat sebagai Gubernur Bali yang menorehkan sejarah Desa Adat, karena piawai membuat regulasi, hingga memperjuangkan anggaran Desa Adat dengan jaringan yang ia miliki ditingkat nasional.

“Gubernur Koster yang satu-satunya menorehkan sejarah terhadap pemajuan Desa Adat, dan tidak mudah melakukan perjuangan ini. Jadi sekali lagi kami berterimakasih Kantor MDA Karangasem sudah terbangun, mengingat di Kabupaten Karangasem masih sangat mundur dalam hal pembangunan, karena angka kemiskinannya tertinggi, angka buta hurufnya tertinggi, Karangasem juga rata-rata lama sekolahnya paling rendah yakni baru 5,8 tahun. Sehingga dalam kesempatan yang baik ini, kami tidak henti-hentinya memohon dukungan Gubernur Bali untuk membantu pembangunan di Kabupaten Karangasem,” ungkapnya.

Mendengar hal itu, Gubernur Bali, Wayan Koster yang didampingi oleh Sekda Bali, Dewa Made Indra, Kadis Pemajuan Masyarakat Adat Provinsi Bali, I Gusti Agung Ketut Kartika Jaya Seputra menyatakan pembangunan Kantor MDA ini adalah implementasi dari lima bidang prioritas dalam Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju Bali Era Baru dalam visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali,” yang salah satunya di bidang adat, agama, tradisi, seni dan budaya. Selain bidang pangan, sandang dan papan, bidang kesehatan dan pendidikan, bidang jaminan sosial dan ketenagakerjaan, hingga bidang pariwisata.

“Pembangunan Kantor MDA di Karangasem ini merupakan yang ketiga kami laksanakan di bulan Agustus 2020, dan minggu depan kami akan lakukan pembangunan yang keempat di Bangli, kelima di Denpasar, keenam di Tabanan, dan ketujuh di Buleleng. Astungkara kita bisa menjalankan program ini lebih dari target yang direncanakan,” ujar Gubernur jebolan ITB ini seraya menyatakan sejalan dengan hal itu, kami di bulan September juga akan meresmikan Kantor MDA Provinsi Bali.

Alasan mantan aktivis Pemuda Hindu nasional (Peradah, red) ini memperkuat keberadaan Desa Adat yang merupakan warisan dari Ida Bhatara Mpu Kuturan, karena Wayan Koster menilai kita sebagai generasi penerus harus memiliki tanggungjawab secara nyata untuk mewariskan secara terus menerus Desa Adat yang telah terbukti melestarikan kebudayaan Bali dengan memiliki nilai yang luar biasa, dan menjadi kebanggaan kita semua, hingga bisa eksis seperti sekarang ini.

“Ini cita-cita saya sebelum menjadi Gubernur Bali, ketika itu saya berkunjung ke Kantor Desa Adat di Provinsi Bali yang numpang di Dinas Kebudayaan. Kala itu, saya lihat Kantor Desa Adat kita tidak memiliki ruang yang layak, kemudian Bendesa Adat saat berurusan dengan pemerintahan, mereka harus bertemu dengan sekelas Kepala Seksi (Kasi), jadi disana perasaan saya ingin mewujudkan kewibawaan Desa Adat dengan mendirikan Kantor MDA yang gagah, memiliki regulasi yang kokoh, hingga mempunyai Dinas Pemajuan Masyarakat Adat yang memang fokus bertugas melayani Desa Adat di Bali,” pungkasnya dengan nada semangat.

Kunjungan Objek Wisata Meningkat, Pariwisata Bali Mulai Bergeliat

BADUNG – Pantaubali.com – Dibukanya pariwisata Bali untuk wisatawan Nusantara atau domestik pada 31 Juli 2020 lalu, terbukti mampu mendorong meningkatnya jumlah kunjungan pada sejumlah objek wisata di Pulau Dewata. Hal ini sekaligus menunjukan adanya tanda-tanda pemulihan terhadap pariwisata Bali.

Hal ini diungkapkan Gubernur Bali Wayan Koster didampingi Wakil Gubernur Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) saat menghadiri launching Tari Kecak Tatanan Kehidupan Bali Era Baru dan Peluncuran Program Digitalisasi Sistem Pembayaran Berbasis QRIS di Uluwatu, Badung, Sabtu (22/8).

“Sebenarnya setelah kita buka (pariwisata untuk wisatawan Nusantara, red) mulai tanggal 31 Juli ini, sudah ada tanda-tanda perbaikan atau pemulihan kepariwisataan kita,” kata Gubernur Koster.

Hal ini menurut dia ditunjukan dengan terus meningkatnya jumlah penerbangan menuju Pulau Dewata tiap harinya melalui Bandara Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai sebagai salah satu pintu masuk Bali.
Sebelum 31 Juli, lanjut dia, pesawat Garuda Indonesia dengan tujuan Bali hanya melakukan penerbangan dua kali setiap hari. Jumlah penumpang yang diangkut pun hanya berkisar seribu orang per hari.

“Setelah dibuka pada 31 Juli, penerbangan Garuda Indonesia ke Bali mencapai lima kali sehari. Bahkan jika dihitung, semua maskapai yang terbang ke Bali, tercatat saat ini sudah mencapai 35 penerbangan per hari,” sebut Gubernur Koster.

Untuk jumlah penumpang juga terjadi lonjakan lebih dari dua ribu orang per hari. Bahkan Gubernur Koster mencatat empat hari terakhir ini sebanyak 5 lima ribu penumpang per harinya tiba di Bali melalui Bandara Ngurah Rai. Ini belum termasuk wisatawan domestik masuk Bali melalui jalur darat yang juga mengalami peningkatan jumlah.

“Kita mulai lihat geliatnya di sejumlah objek wisata. Di Kuta sedikit meningkat, kemudian Tanah Lot, Ubud, Sanur dan Kintamani juga sudah mulai meningkat,” kata Ketua DPD PDIP Provinsi Bali ini.
Selanjutnya menyangkut pemulihan kondisi pariwisata Bali seperti semula, menurutnya sangat tergantung pada pengelolaan penanganan pandemi Covid-19.

Maka itu, Gubernur meminta masyarakat secara sadar berdisiplin dan berkomitmen melaksanakan protokol kesehatan serta kebijakan pemerintah.

Tujuannya supaya wisatawan merasa nyaman selama berkunjung dan tinggal di Bali yang berada dalam zona hijau.

“Karena itu saya sangat berharap kita semua komit untuk menjalankan (Tatanan Kehidupan Era Baru, red) ini dengan tertib,” pinta Gubernur.

Untuk itu, Gubernur pun kemudian meminta semua pihak agar tidak terpengaruh terhadap ajakan dari siapa pun untuk tidak mematuhi protokol kesehatan. Sebab menurut Gubernur, jika pembukaan tahap untuk wisatawan Nusantara ini tidak berjalan dengan baik, maka pariwisata Bali akan kembali mengalami kemunduran.

Apabila terlaksana dengan baik dan lancar, Gubernur optimis kontraksi ekonomi pada triwulan ketiga dapat diturunkan.

“Astungkara pada triwulan keempat itu sudah lebih baik. Kalau bisa itu sudah mendekati nol, sehingga pada tahun 2021, kita sudah mencapai angka pertumbuhan positif. Ini tentu harapan kita bersama,” ucapnya.

Tampak hadir pula pada kegiatan ini Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali Trisno Nugroho, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, Direktur Utama BPD Bali I Nyoman Sudharma dan pemangku kepentingan pariwisata di Uluwatu.

Tekan Penyebaran Covid-19,Pendisiplinan Masyarakat Komit Dilakukan di Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Sesuai Instruksi Pemerintah dan Pimpinan TNI, Jajaran Kodim 1619/Tabanan bersama Polres dan Instansi terkait Pemkab Tabanan serta Unsur perangkat Desa, Linmas, termasuk Desa Adat, Pecalang komit melaksanakan pendisiplinan masyarakat di Tabanan.Seperti,dengan tetap mengelar operasi pendisiplinan masyarakat guna menekan angka penyebaran covid-19 di Wilayah Tabanan.Hal tersebut disampaikan,Dandim 1619/Tabanan, Letkol Inf Toni Sri Hartanto,Sabtu (22/8) di Tabanan.

“Segala upaya dilakukan pemerintah hendaknya didukung oleh seluruh lapisan masyarakat dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan”, jelasnya.

Kegiatan pendisiplinan di Sabtu,(22/8) (hari ini) menyasar beberapa tempat seperti di pasar tradisional Baturiti dengan jumlah personel 15 orang (10 orang TNI AD, 3 orang Polri, 2 orang Pecalang) di Pura Desa Marga Kecamatan Marga dengan personil 15 orang (10 orang TNI, 5 orang Polri) juga di obyek wisata The Blooms Garden Desa Candikuning Kecamatan Baturiti dengan 15 orang personel (10 orang TNI, 3 orang Polri, 2 orang Pecalang) di Lokasi Balai Banjar Biyahan Desa Wanagiri Kecamatan Selemadeg dengan 16 orang (10 orang TNI, 4 orang polri, 2 orang hansip) serta di Lokasi Pasar Tradisional Kerambitan dengan kekuatan personel 10 orang ( 4 orang TNI AD, 4 orang Polri, 2 orang ).

“Aparat TNI-Polri setiap hari kita kerahkan bersama instansi dan unsur terkait di Wilayah Tabanan untuk melakukan Pendisiplinan Masyarakat guna menekan kasus positif Covid-19 di Tabanan”, ujarnya.

Hal tersebut sangat penting dilakukan karena, melihat sesuai rilis GTPP Tabanan kasus positif Covid-19 di Tabanan masih mengalami trend kenaikan, kasus kenaikan tersebut lebih banyak disebabkan transmisi lokal (local transmission) penularan yang terjadi antar masyarakat yang ada di wilayah tersebut. Sehingga kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan sangatlah penting untuk melindungi warga masyarakat.Seperti misalnya, wajib memakai masker dan digunakan dengan benar, rajin cuci tangan pakai sabaun atau hands sanitizer dan jaga jarak aman antara 1 m hingga 2 meter antar orang perorang.

“Dengan demikian tentu kita berharap kasus transmisi lokal dan kasus positif covid-19 ini bisa dikurangi di Tabanan.Semoga usaha bersama yang dilakukan secara masif, untuk mendisiplinkan masyarakat bisa melindungi masyarakat dari wabah pandemi covid-19”, tutupnya.

Rp2,99triliun, KUR Tersalur di Bali

DENPASAR – Pantaubali.com – Guna medorong kebangkitan UMKM Lokal untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi.UMKM lokal diharapkan dapat bangkit sehingga, bisa membantu perekonomian nasional.

Implementasi tersebut diwujudkan dalam bentuk pelaksanaan Penyaluran KUR.Jika dilihat hingga 31Juli 2020,perkembangan kinerja penyaluran KUR di Provinsi Bali terealisasi Rp2,99triliun dan diberikan kepada 60.390 debitur, itu disampaikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di Desa Budaya Kertalangu, di Kota Denpasar, Sabtu(22/8).

“Sementara jika dilihat dari totaloutstandingnya yaitu,sebesar Rp7,29 triliun diberikan kepada 559.866 debitur dengan Non Performing Loan(NPL) terjaga pada level yang rendah(0,52%)”, jelasnya.

Adapun realisasi penyaluran KUR secara keseluruhan hingga 31Juli 2020 mencapai Rp89,2 triliun diberikan kepada 2,67 juta debitur.Sehingga totaloutstanding tercatat sebesar Rp167,87triliun dengan NPL tetap terjaga yaitu1,07%.Sembari Dirinya menambahkan, adapun total KUR yang disalurkan oleh Lembaga Penyalur KUR sampai saat ini tercatat mencapai Rp18,13 miliar diberikan kepada136 debitur.

“Semua tentu memiliki tujuan membangkitkan UMKM Lokal untuk Pemulihan Ekonomi Nasional hari ini,”Tutupnya.

Tebar Aura Positif, Puluhan Mobil Willys Mengaspal di Bali

DENPASAR – Pantaubali.com – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), melepas touring mobil “Willys Club” yang akan melakukan perjalanan Denpasar-Bedugul guna menebarkan vibrasi sehat ditengah pandemi Covid-19 serta sebagai peringatan HUT Willys Club ke 32, pelepasan tersebut dilakukan di Lapangan Selatan Bajra Sandhi, Renon, Denpasar, pada Sabtu (22/8).

Disela-sela acara pelepasan, Wagub Cok Ace yang juga penggemar mobil willys menyampaikan bahwa sejarah selalu meninggalkan sesuatu untuk kita sebagai generasi muda untuk terus mewarisi dan melanjutkannya.

Baik itu teori, dasar negara, atau peninggalan-peninggalan fisik yang memiliki nilai sejarah. Salah satu komunitas di Bali yang dikenal dengan mobil-mobil tentara klasik bernama Bali Willys Club (BWC).

Willys Jeep ini memang salah satu bagian dari sejarah kemerdekaan Indonesia, tepatnya peninggalan dari Perang Dunia ke II. Untuk itu, Wagub Cok Ace memberikan apresiasi atas inisiatif anggota willys club yang akan mengadakan touring Denpasar-Bedugul, selain untuk memperingati HUT BWC dan HUT Kemerdekaan RI ke-72 juga diharapkan dapat menebarkan salam protokol kesehatan di masyarakat.

“Menyelenggarakan acara touring di era new normal ini saya kira tidak ada salahnya, hal ini tentunya harus memberikan vibrasi positif ditengah-tengah masyarakat. Misalnya saja dengan menerapkan protokol kesehatan selama perjalanan dan menyebarkan salam protokol kesehatan selama perjalanan”, ujarnya.

Untuk itu Wagub Cok Ace berharap, dengan adanya touring ini para anggota yang tergabung dari berbagai kalangan seperti pengusaha, wiraswasta, mekanik, hingga anggota TNI/POLRI dapat lebih meningkatkan rasa persatuan antar anggota dan juga menebarkan vibrasi positif pada daerah-daerah yang dilalui, pungkasnya.

Acara touring tersebut diikuti oleh 80 peserta dengan jumlah 50 mobil jeep willys. Sebelum melepas peserta touring Wagub Cok Ace juga menyrahkan bantuan berupa sembako, handsanitizer dan masker kepada peserta touring.

Apes, Hendak Menyalip Probowo Seruduk Truk di Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Hendak menyalip kendaraan,pengendara sepeda motor Kawasaki Ninja Benaya Christian Probowo Mukono (25) asal Cianjur akhirnya, menyerempet kendaraan Truk Hino Box dari arah berlawanan dikemudikan Bambang Irianto (63) asal Surabaya. Kejadian tersebut terjadi,Kemarin(Jumat,( 21/8) kurang lebih pukul 17.30 Wita di jalan jurusan Denpasar- Gilimanuk tepatnya di Desa Lalanglinggah,Selemadeg Barat,Tabanan.Akhirnya insiden tersebut membuat pengendara sepeda motor Ninja langsung meningal di tempat.

Terkait kejadian tersebut Kasubbag Humas Polres Tabanan, Iptu I Nyoman Subagia seijin Kapolres Tabanan saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut serta mejelaskan secara rinci kejadian tersebut, berawal dari sebelum terjadi kecelakaan kendaraan Truk Hino Box No.Pol. B 9052 BXT datang dari arah timur jurusan Denpasar menuju arah barat jurusan Gilimanuk. Setibanya di TKP saat melintasi di jalan tikungan landaia ke kanan,pengemudi truk hino melihat sepeda motor kawasaki Ninja datang dari arah barat jurusan Gilimanuk menuju arah timur jurusan Denpasar yang menyalip kendaraan yang tidak diketahui identitasnya.

Sepeda motor Kawasaki Ninja dikendarai korban sampai melewati garis marka tanjakan, sehingga menabrak kendaraan truk hino bagian samping kanan. Akhirnya pengendara dan sepeda motor Kawasaki jatuh di badan jalan sebelah utara as jalan.
Selanjutnya kendaraan truk Hino Box berusaha menghindar dan banting setir kekiri sampai ban sebelah kiri depan belakang melewati bahu jalan dan pengedanra sepeda motor Kawasaki Ninja meninggal dunia di tempat.

“Adapun total kerugian yang ditimbulkan dalam kejadian tersebut sebesar satu juta rupiah”,terangnya.

Gubernur Bali, Sampaikan Harapan Pemulihan Ekonomi di Rapat Koordinasi Tingkat Menteri

BADUNG – Pantaubali.com -Gubernur Bali Wayan Koster mengapresiasi penyelenggaraan Rapat Koordinasi Tingkat Menteri yang digelar di ITDC Nusa Dua, Badung, tanggal 21-22 Agustus 2020 sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan ekonomi Bali yang terdampak pandemi Covid-19. Hal ini disampaikannya saat bersama beberapa menteri Kabinet Indonesia Maju mendampingi Menko Perekonomian RI Airlangga Hartarto memberikan keterangan pers di sela-sela kegiatan tersebut, Jumat (21/8).

“Kami mengucapkan terima kasih atas kegiatan yang diselenggarakan oleh Bapak Menko di Provinsi Bali, yang merupakan bagian dari pada upaya bersama untuk pemulihan perekonomian di Provinsi Bali yang sangat terdampak akibat pandemi Covid-19,” kata Gubernur Bali Wayan Koster.

Gubernur asal Desa Sembiran Buleleng mengatakan, pertumbuhan ekonomi Bali pada kuartal pertama mengalami kontraksi negatif 1,14% dan pada kuartal kedua kontraksi bertambah 10,98%. Menurut Gubernur Bali, ini menunjukkan bahwa pandemi Covid-19 betul-betul berdampak serius terhadap perekonomian di Provinsi Bali. Oleh karena itu, Gubernur Koster menyambut baik prakarsa dan kegiatan yang dilaksanakan Menko Perekonomian dalam memulihkan perekonomian Indonesia, termasuk di dalamnya adalah Provinsi Bali.

“Khususnya yang kami harapkan adalah agar pemulihan ekonomi Bali ini bisa dijalankan, dengan memulai aktivitas kepariwisataan pariwisata Nusantara dan berharap nantinya bisa dimulai lagi wisatawan mancanegara jika memang situasinya memungkinkan untuk hal tersebut,” kata Ketua DPD PDIP Provinsi Bali ini.

Mantan anggota DPR RI tiga periode mengatakan, saat ini aktivitas pariwisata mancanegara belum bisa dilakukan sehingga Pemerintah Provinsi Bali harus memulai dari hal-hal yang memang dimungkinkan untuk bisa dilakukan yaitu menghidupkan industri kerajinan rakyat, UMKM dan Koperasi sehingga perekonomian di Bali ini bisa bangkit kembali termasuk kembali menghidupkan pertanian di Bali.

Gubernur Koster menyampaikan baru saja melepas ekspor produk kakao ke Jepang, ekspor buah naga ke Tiongkok serta buah salak dan manggis ke beberapa negara di Eropa.

“Saat ini produk pertanian Bali itu ekspornya mulai tumbuh dengan baik. Kami mohon dukungan transportasi darat maupun udara, terutama sekali karena pandemi covid-19 penerbangan itu mengalami gangguan sehingga ekspornya turun padahal permintaannya juga ada dari luar negeri,” kata Gubernur Bali.

Gubernur berharap Menko Perekonomian dapat mengkoordinasikan kondisi ini, sehingga ekspor produk pertanian Bali ke luar negeri bisa berjalan lancar.

“Sekali lagi kami terima kasih atas usaha-usaha yang dilakukan oleh menteri semuanya terhadap Provinsi Bali,” ujarnya.

Menko Perekonomian RI Airlangga Hartarto dalam kesempatan tersebut menyinggung, soal gerakan belanja di pasar rakyat sebagai salah satu upaya pemulihan ekonomi.

“Rapat ini terkait juga dengan program-program yang sedang dipersiapkan yaitu untuk pinjaman PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) daerah berdasarkan PMK 105 tahun 2020 kemudian yang terkait dengan dana insentif daerah untuk program PEN, kemudian program padat karya program peremajaan sawit rakyat pengembangan desa digital dan UMKM digital, kemudian kuota alokasi kartu pra kerja kemudian gerakan-gerakan yang membelanjakan di pasar rakyat dan juga program-program pembangunan yang terkait dengan program strategis nasional,”paparnya.

Dalam pelaksanaan rapat koordinasi tersebut dihadiri secara fisik oleh sembilan Menteri, yakni Menteri Perindustrian, Menteri Perdagangan, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Menteri Pertanian, Menteri Riset dan Teknologi/Kepala BRIN, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Koperasi dan UKM, dan Wakil Menteri BUMN I.
Selain itu, turut hadir pula lima menteri melalui sambungan konferensi daring, yaitu Menteri Keuangan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Menteri Perhubungan, dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Tekan Covid-19,Aparat TNI, Polri dan Satpol PP Masif Mendisiplinan Masyarakat Tabanan

TABANAN – Dalam rangka adaptasi kebiasaan baru aparat TNI, Polri dan Instansi terkait secara terus-menerus dan semakin masif melakukan kegiatan Pendisiplinan masyarakat guna mencegah penyebaran virus covid-19 di Tabanan.Dengan cara menghimbau warga masyarakat agar senantiasa mengikuti anjuran pemerintah terkait protokol kesehatan (prokes) yang wajib dilaksanakan seperti selalu pakai masker, sering cuci tangan pakai sabun atau hands sanitizer, jaga jarak (physical distancing) dan juga menghindari kerumunan (social distancing).

Kegiatan Patroli Gabungan TNI, Polri dan Satpol PP ini digelar dalam rangka Pendisiplinan masyarakat secara terus menerus dilakukaj agar terhindar dari penyebaran Covid-19.Hal tersebut dilakukan karena, disinyalir masih ada saja warga yang masih belum disiplin menerapkan protokol kesehatan sehingga, perlu diingatkan dan tegur agar semua terhindar dari Covid-19,itu disampaikan, Kapten Inf Putu Sumarnia seijin Dandim 1619/Tabanan, Letkol Inf Toni Sri Hartanto,Jumat,(21/8) di Tabanan.

“Terkait route Patroli menyasar tempat-tempat yang dianggap rawan terhadap penyebaran virus covid-19 seperti Sarana Fasilitas Umum, Obyek Wisata, Pasar, Supermarket dan tempat keramaian lainnya”, jelasnya.

Dalam Patroli walaupun sudah sebagian besar warga melaksanakan protokol kesehatan namun masih ada kita jumpai beberapa warga yang tidak memakai masker dengan alasan lupa atau buru-buru.

“Selain itu ada juga memakai masker namun dipasang di dagu lalu kita tegur agar disiplin menggunakan masker dengan memberikan pengertian dan pemahaman agar tidak diulangi kembali”, ujarnya.

Pesan dan himbauan juga dilakukan kepada pelaku wisata di DTW Tanah Lot agar ikut serta secara bersama-sama menjaga agar wilayah Tabanan tetap terlindung dan aman dari virus covid-19.Selain Kegiatan Patroli mengambil route tersebut pendisiplinan masyarkat juga menyasar lokasi Pasar Tradisional Pupuan dengan kekuatan 15 orang personel terdiri dari TNI Polri, Linmas dan Pecalang
Sembari menambahkan, kegiatan pensisiplinan masyarakat ini akan dilakukan secara terus menerus oleh aparat TNI, Polri bersama Instansi dan unsur terkait di wilayah agar Warga Masyarakat terhindar dari penyebaran virus covid-19.

“Tentunya kita semua berharap agar pandemi covid-19 ini segera dapat kita atasi dan lalui bersama sehingga semua dapat beraktivitas kembali seperti biasa”, tutupnya.

Manfaatkan Lahan Tidur, Bupati Eka Tanam Bibit Sayuran dan Palawija

 

TABANAN – Pantaubali.com – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, bersama Ketua DPRD, Forkopimda, beserta jajaran di lingkungan Pemkab Tabanan, Yayasan Ekalawya dan beberapa stake holder di Tabanan, menanam bibit sayuran dan palawija pada lahan tidur di Jalan Sandat No. 712 Bypas Ir.Soekarno, Tabanan, Jumat (21 Agustus 2020) 

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya optimalisasi lahan tidur untuk usaha pertanian menuju Tabanan Aman dan Produktif di masa pandemic Covid-19. Sehingga memberi dukungan kepada masyarakat, khususnya petani agar tetap semangat melakukan aktivitas pertanian.

“Seperti layaknya bersepeda. Jangan karena ada Covid, kita tidak gayuh sepeda kita. Kita gayuh saja sampai mana tapi jangan berhenti. Yang namanya ujian itu bukan hanya sekarang saja, dari jaman dulu juga ada ujian cuma bentuk dan kemasannya berbeda”, ujar Bupati Eka dalam sambutannya saat itu.

Lebih lanjut Bupati Eka berharap, kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat. Disamping itu Ia juga berharap kegiatan terus berlanjut di seluruh tempat atau lahan tidur yang ada di Kabupaten Tabanan, sehingga produktif untuk kesejahteraan masyarakat.

“Mudah-mudahan gerakan ini gayung bersambut, tidak sampai disini saja. Kami bersama yayasan bersama stakeholder lainnya, akan terus berupaya bisa memberikan pengabdian di saat-saat kita mengalami ujian yang begitu besar ini”, imbuhnya.

Bupati Eka juga sangat menyadari, yang namanya ujian, bencana, ataupun wabah tersebut tidak bisa diprediksi. Untuk itu Ia meminta kepada masyarakat agar bisa bercocok tanam. Minimal untuk memenuhi ketahanan pangan keluarga, sehingga bisa meringankan beban di masa pandemic ini.

“Kita tidak tahu kapan ini akan berakhir. Kita coba untuk bercocok tanam. Hal itu harus tetap dilakukan untuk menjaga ketahanan pangan kita. Dari pihak kita juga punya bibit sampai satu juta bibit. Itu kita kembangkan untuk kita bagikan, baik kepada masyarakat yang kena PHK, dirumahkan atau kepada masyarakat yang memang benar-benar membutuhkan”, tegasnya.

Pada kesempatan itu Bupati Eka juga meminta kepada masyarakat agar selalu menjaga kesehatan dan selalu menerapkan protap kesehatan Covid-19, meskipun kondisi perekonomian masyarakat sangat terdampak akibat pandemic ini. “Tidak hanya masyarakat, kita di Pemerintah juga kondisi keuangannya sangat sedang refocusing untuk kegiatan yang lebih penting, yakni penanganan covid ini”, tambahnya.

Selain melakukan penanaman bibit sayuran, pada kesempatan itu Bupati Eka beserta undangan yang hadir saat itu menyerahkan secara simbolis 60 paket sembako kepada masyarakat sekitar yang terdampak dan melakukan panen sayuran, yakni sayuran bayam merah. Bupati Eka meminta agar hasil panen tersebut dibagikan kepada masyarakat sekitar yang terdampak Covid-19.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan I Nyoman Budana menjelaskan, setidaknya terdapat sekitar 153,19 Hektar lahan tidur yang tersebar di enam kecamatan di Tabanan, yaitu di Kecamatan Selbar, Seltim, Kerambitan, Tabanan, Kediri, dan Marga.

Sebagai tindak lanjut dari arahan Bupati Eka, Ia menerangkan Pemkab Tabanan bekerjasama dengan berbagai pihak swasta melaksanakan demplot berbagai jenis sayuran dan palawija, diantaranya, papaya, cabai, terung, tomat, Bayam, Jagung, kangkung dan ubi kayu, dengan tetap mengedepankan budidaya ramah lingkungan.

“Melalui demplot ini diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran bagi masyarakat dan lingkungan sekitar, untuk memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif. Dalam upaya meningkatkan produksi pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Budana.

Kasus Covid-19 Meningkat,Bupati Eka Belum Buka Jam Normal Pasar Tradisional

TABANAN – Pantaubali.com -Terkait jam buka operasional pasar tradisional di Tabanan menurut, Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti,Jumat,(21/8) di Tabanan menyampaikan, belum dibuka secara normal masih dibatasi. Hal tersebut dilakukan karena,melihat masih adanya peningkatan jumlah kasus Covid-19 di Tabanan.

“Jangan dulu dibuka semuanya.Terbuka akan tetapi,tetap terbatas atau belum ada oprasional pasar tradisional yang jam bukanya telah normal dibuka.Karena, tetap kita melihat batas-batasanya,jangan sampai kita membebaskan”, jelasnya.

Meski masuk new normal, setidaknya protab kesehatan harus tetap diterapkan dengan disiplin dan baik.
“Protab sangat penting diterapkan karena, transmisi lokal setiap hari tercatat mengalami penambahan di Tabanan”, ujarnya.

Saat disingung terkait louching program Tabanan aman dan produktif Dirinya mengatakan, tetap.Akan tetapi,ada kebijakan untuk fasilitas pasar masih dilihat ritmenya dari transmisi lokal.

“Target kapan belum lah, takutnya nantik tidak bisa mengontrol adanya penambah-penabahan pasien yang hapir lumayan setiap harinya.Tentu kita tidak mau tim kesehatan kewalahan menanganinya.Karena apapun itu, kita harus bisa dan tetap menjaga kedesiplinan masyarakat,” tutupnya.