- Advertisement -
Beranda blog Halaman 938

Deklarasi Sebelum ke KPU, Paket Padi Sebut Demokrasi Harus Cerdas Jangan Memecah Belah

TABANAN – Pantaubali.com – Puri Anom, Tabanan saksi empat partai politik (Parpol), Golkar, Nasdem, Demokrat dan Partai Hanura tergabung dalam Koalisi Tabanan Maju mendeklarasikan dukungan kepada pasangan calon bupati AA Ngurah Panji Astika dan calon wakil bupati Tabanan Dewa Nyoman Budiasa (Padi) serta melakukan pengukuhan tim pemenangan paket Padi di Puri Anom, Tabanan, Sabtu (5/9).Deklarasi tersebut digelar sebelum paket Padi mendaftar ke KPU Tabanan.

Dalam kesempatan tersebut Ketua DPD Golkar Tabanan, Nyoman Wirya menyampaikan,DPD Partai Golkar,DPD Nasdem, DPC Demokrat dan DPC Hanura secara bersama-sama sepakat,mendeklarasikan mengusung dan mendukung paket pasangan Bupati AA Ngurah Panji Astika dan calon wakil Bupati Tabanan Dewa Nyoman Budiasa.Sebagai calon Bupati dan wakil Bupati Tabanan dalam Pilkada serentak di Kabupaten Tabanan.

Walaupun deklarasi dilakukan dibawah pohon bringin, tentu deklasi digelar merupakan bukti bahwa, kami dengan tegas mendukung paket Padi.

“Kami yakin dalam suasana yang sejuk ini,tentu akan mengantarakan paket ini (Padi) ke KPU dalam suasana tenang.Kami juga tetap berkeyakinan paket ini akan menang”, sebutnya.

Disela kesempatan tersebut, Calon Bupati Tabanan AA Ngurah Panji Astika mengatakan, Demokrasi adalah jalan untuk mencapai kesejahteraan jangan sampai demkorasi dijadikan sebuah alat memecah masyarakat.Maka dari itu, dalam hal ini harus sepakat, demokrasi di Tabanan harus berubah yaitu, menjadi demokrasi yang cerdas dan santun.

“Dalam Pilkada ini tentu merupakan pertarungan ide, pertandingan kreatifitas dan beradu track record masing-masing kandidat”, ucapnya.

Pilkada merupakan pesta demokrasi yang bisa membahagiakan masyarakat Tabanan, bukan sebuah persaingan.Cerdas,Santun dan Berbudaya, itulah paradigma baru untuk politik di Tabanan.

“Menang atau kalah itu adalah rahasia alam, jika kita menang tentu harus menang secara kesatria.Semoga kita bisa menjalankan dengan sebaik-baiknya”, tutupnya.

Dalam pelaksanaan pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan dalam Pilkada serentak 2020 menurut, Ketua KPU Kabupaten Tabanan, I Gede Putu Weda Subawa menyampaikan, terkait kelengkapan yang dibawa pasangan calon Bupati Tabanan AA Ngurah Panji Astika dan calon wakil bupati Dewa Nyoman Budiasa sesuai persyaratan berkas telah lengkap seluruhnya.

“Lengkap semua berkasnya,meskipun sempat tadi LO pasangan calon terlambat datang beberapa menit. Dalam artian, LOnya tidak bersamaan hadir dengan pasangan calonya”, katanya.

Ketua Dekranasda Bali, Ingin Angkat Bunga Kasna

DENPASAR – Pantaubali -Pandemi Covid-19 telah banyak memberi hikmah bagi masyarakat Bali apalagi saat ini pariwisata benar-benar terpuruk. Untuk itu Ketua Dekranasda Prov Bali Ny Putri Koster berinisiatif untuk mengangkat lagi kerajinan dan UMKM sebagai salah satu tulang punggung perekonomian Bali saat ini.

“Salah satunya adalah para petani bunga kasna di lereng Gunung Agung. Saya ingin ke depannya kita kembangkan bunga kasna menjadi salah satu ikon Bali bahkan diangkat menjadi kerajinan,” demikian disampaikannya saat bertemu dengan Kepala Divisi Tim Pengembangan Ekonomi Kantor BI Perwakilan Bali Donny Heatubun, saat meninjau pelaksanaan Pasar Gotong Royong di depan Kantor Gubernur Bali di Denpasar, Jumat (4/9) kemarin.

Pendamping orang nomor satu di Bali tersebut mengatakan jika selama ini, bunga kasna yang masih serumpun dengan bunga edelweiss tersebut biasanya digunakan untuk sarana upacara Hari Raya Galungan.

“Jika kita lihat kegunaan awalnya sebagai sarana upacara untuk Hari Raya Galungan saja, maka otomatis produksinya hanya enam bulan sekali. Itu tentu saja tidak baik bagi perekonomian warga di sana. Maka kita perlu jaga produksinya agar tetap kontinyu,” ucapnya.Karenanya, ia berharap BI bisa ikut membantu para petani di sana sekaligus membinanya.

Langkah pertama yang ia harapkan adalah para petani di lereng selatan Agung bisa membentuk koperasi, sehingga hasil panen bunga kasna para petani bisa ditampung di koperasi serta menjaga harga tetap wajar. Untuk itu, ia berharap perbankan di bawah naungan BI bisa ikut memfasilitasi.

“Jika semua bisa terwujud, saya yakin para petani bisa sejahtera,” katanya.

Ny Putri Koster yang juga seorang seniman multitalenta mengatakan bahwa ini sesuai dengan visi misi Gubernur Bali ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’ melalui pembangunan semesta berencana, yang berujung pada pembangunan manusia dan kesejahteraan masyarakat Bali.

“Jika bisa terwujud, selain mengangkat kesejahteraan masyarakat petani di Desa Temukus lereng Gunung Agung, juga bisa membuat kerajinan dari bahan bunga kasna dengan ciri khas Bali, kemudian bisa dipasarkan hingga ke kancah internasional,” ujarnya, mengharapkan.
Sementara itu, Donny Heatubun dari perwakilan BI, mengapresiasi inisiatif Ny Putri Koster untuk mengangkat kembali budidaya bunga kasna. Untuk itu ia berjanji akan ikut memfasilitasi dengan mempromosikan bung kasna tersebut ke lingkungan masyarakat luas.

“Selama ini warga kan tahunya bunga kasna dijual pas Hari Raya Galungan, kita bisa bikin semacam pasar serta menjualnya secara kontinyu agar masyarakat lebih mengenal bunga tersebut,” ucapnya,

Pada kesempatan tersebut Donny juga mengapresiasi pelaksanaan Pasar Gotong Royong yang dilaksanakan oleh Pemprov Bali yang bertujuan untuk mengakat perekonomian petani lokal. Langkah-langkah seperti itu telah ditiru oleh BI, dan ke depan ia berharap BI dan Pemprov Bali bisa terus berkolaborasi untuk menjaga ketahanan pangan serta perekonomian di Bali.

Kedepan Pariwisata Berkualitas, Diharapkan Mampu Memberi Kesejahteraan Masyarakat Bali

DENPASAR – Pantaubali.com- Bali sebagai barometer Indonesia yang sebelumnya sempat menargetkan kunjungan wisatawan mencapai hingga 7 juta pada 2020, akibat pandemi mengalami kerugian mencapai hingga 9,7 trilyun akibat dampak penutupan pariwisata, tetap melakukan promosi melalui digitalisasi.

Hal ini dilakukan sebagai kesiapan untuk pariwisata ke depan, itu disampaikan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) saat di daulat sebagai narasumber dalam program SESPIBI (Sekolah Pimpinan Tinggi Bank Indonesia), Jumat (4/9).

“Pandemi Covid-19 ini mengajarkan agar semua pihak khususnya pelaku wisata mulai melakukan pembenahan terutama dalam menjaring klaster wisatawan yang bertujuan mendapatkan atau meningkatkan kualitas pariwisata”, jelasnya.

Dimana pariwisata ke depan tidak hanya memberi pertumbuhan ekonomi spesifik terhadap para pelaku dan pengusaha saja, melainkan pariwisata yang berkualitas diharapkan mampu memberikan manfaat bagi kesejahteraan dan kualitas hidup bagi masyarakat Bali secara menyeluruh.Indonesia sampai saat ini belum membuka destinasi pariwisata akibat semakin banyaknya kasus positif Covid-19 setiap harinya, Bali yang memiliki sekitar 354 destinasi terus mencoba melakukan pembenahan termasuk wajib menyiapkan sarana protokol kesehatan bagi pemilik usaha.

“Pandemi Covid-19 meluluhlantakan perekonomian Bali selama hampir enam (6) bulan belakangan, sehingga pertumbuhan ekonomi Bali berada paling bawah di Indonesia mencapai 10,98 minus kontraksi terdalam d Indonesia pada triwulan pertama adalah 1,14%”,jelasnya.

Dalam penanganan Covid-19 Pemerintah Daerah secara serius melakukan sejumlah upaya untuk kembali dapat memulihkan perekonomian bali, segala sesuatu diharapkan dapat di bantu dan didukung oleh masyarakat luasnya. Karena membina akomodasi disaat pandemi padat karya dan padat modal itu sangat dibutuhkan, sehingga persoalan yang kita hadapi adalah tentang sumber daya manusia (SDM) dan modal yang tertanam.

“Sebagai Pemerintah yang memiliki tanggung jawab kesejahteraan warganya terus mengupayakan penyaluran bantuan selama wabah berlangsung, hal ini untuk menangani kebutuhan pangan sehari-hari karena sebanyak 4 ribu sumber daya manusia sedang mengalami dampak dari keterpurukan akibat ditutupnya pariwisata. Berkaitan dengan banyaknya sumber daya manusia khususnya pelaku dan pekerja pariwisata yang dirumahkan, ke depannya perlu dibuatkan kebijakan lebih lanjut agar usaha ini tatkala dibuka kembali, dapat kembali di putar dan bergerak kembali”,paparnya.

Sebaiknya semua pihak baik pemerintah dan pelaku usaha mulai mempertimbangkan cara ke depan agar tidak hanya bertumpu pada satu bidang, yakni pariwisata saja. Triwulan ketiga tidak ada kanal kaeuangan lagi, pemerintah hanya mengandalkan APBD dan APBN, sehingga menyebabkan uang yang beredar sangat kecil dan daya beli masyarakat sangat tinggi.Sembari menambahkan,ketergantungan pada pariwisata menyebabkan sama saja menarik kereta pedati dengan satu kuda sehingga perlu dipikirkan bagaiman kita menyiapkan kuda kuda lain untuk kedepan, ibarat kereta, saat ini kita sedang terseok-seok karena ditarik satu ekor kuda saja, dan perlu dipertimbangkan tentang penambahan kuda pada masa yang akan datang terutama pasca pandemi Covid-19 ini,”tutupnya.

Paket Jaya-Wira Gelar Deklarasi,Komit Genggam Amanah Partai Songsong Pilkada Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Setelah paket pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan diusung PDI Perjuangan I Komang Gede Sanjaya – I Made Edi Wirawan (Jaya-Wira) mendaftar bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tabanan pada Pilkada serentak 2020 di kantor KPU Kabupaten Tabanan,Jumat,(4/9).Paket Jaya-Wira melanjutkan mengelar deklarasi dan webinar dilaksanakan DPD serta diikuti oleh DPC di 6 Kabupaten/Kota di Bali.

Sebelumnya paket diusung PDI Perjuangan ini mendapat tambahan dukungan dari Partai Gerindra dan PSI yang telah dilakukan,pada Kamis (3/9) kemarin.Tentu deklarasi digelar, untuk lebih memantapkan langkah menyongsong Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Tabanan 9 Desember 2020 mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, I Komang Gede Sanjaya mengatakan, dalam menyongsong Pilkada serentak 2020 bagaimana agar bisa secara bersama-sama memiliki komitmen,agar mampu memenangkan hajatan politik khususnya pakek Jaya -Wira di Tabanan.

“Mari kita tidak henti-hentinya mengucap syukur,khususnya PDI Perjuangan,Gerindar dan Partai PSI yang sepakat dan kompak bersama. Baik,mengusung maupun mendukung, untuk secara bersama-sama memiliki komitmen dalam menghadapi Pilkada serentak di Tabanan ini”, jelasnya.

Tentu amanah yang diberikan,akan selalu dipegang.Serta menunjukkan kepada masyarakat bahwa, tetap memiliki sebuah konstitusi.Apa lagi ditengah suasana Pandemi Covid-19 yang sangat memprihatinkan kita bersama saat ini.

“Meskipun demikian secara konstitusi, tentu kita tetap menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya.Dengan harapan, saya dan kawan-kawan seperjuangan,secara bersama-sama turun ke masyarakat ditengah suasana Covid-19 ini. Tentu harus tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan sebaik-baiknya”, tutupnya.

Hari Ini, Paket Jaya-Wira Mendaftar ke KPU Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Paket pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan diusung PDI Perjuangan I Komang Gede Sanjaya – I Made Edi Wirawan (Jaya-Wira),Jumat,(4/9) pertama melakukan pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tabanan pada Pilkada serentak 2020 ke Kantor KPU Kabupaten Tabanan tepat pukul 09.36. Terlihat diiringi kader-kader banteng Tabanan yang mengiringi perjalanan menuju kantor KPU Kabupaten Tabanan.

Dalam kesempatan tersebut, I Komang Gede Sanjaya mengatakan,pelaksanaan pendaftaran dilakukan hari ini karena merupakan iintruksi dari DPD dan DPP Partai PDIP bahwasanya pasangan calon PDIP serentak pada Jumat,(4/9) melakukan mendaftarkan diri ke KPU di beberapa daerah yang menyelengarakan Pilkada serentak 2020 di Bali.

“Tentu ini kami lakukan karena merupakan intruksi DPD dan DPP Partai PDIP, yang secara serentak melakukan pendaftran dihari ini”, ujarnya.

Sembari Dirinya menambahkan,bahwasanya pasangan paket Jaya-Wira di usung PDIP, juga didukung oleh dua partai Politik di Tabanan seperti Partai Gerindra dan PSI.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua KPU Kabupaten Tabanan,Ketua KPU Tabanan, I Gede Putu Weda Subawa mengatakan,pelaksanaan dilakukan hanya merupakan taraf pendaftaran dan memeriksa berkas-berkas kelengkapan saja.Untuk langkah selanjutnya, melakukan verifikasi berkas-berkas kemudian nanti akan dilakukan verifikasi.

“Apakah berkas tersebut absah atau tidak.Misal ijazah, yang terlihat sudah dilampirkan dan sudah dilegalisir selanjutnya, dilakukan faktual ke sekolah yang mengeluarkan ijazah tersebut, apakah itu syah atau tidak”, sebutnya.

Pelaksanaan pendaftaran akan berakhir pada sampai 6 September 2020. Maka dari 7 September 2020 akan dilakukan verifikasi persyaratan dari masing-masing calon. Sampai 23 September 2020 akan ditetapkan sebagai pasangan calon tentunya jika tidak ada perubahan jadwal lagi.

“23 September kita tetapkan sebagai pasangan calon jika tidak ada perubahan dan persyaratan telah absah semua, maka pada 24 September langsung ke pengundian nombor urut”,tutupnya.

Sebelum ke KPU, Paket Jaya-Wira Sembahyang dan Mejaya-jaya di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Sebelum melakukan pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tabanan pada Pilkada serentak 2020 ke Kantor KPU Kabupaten Tabanan.

Paket pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan diusung PDI Perjuangan I Komang Gede Sanjaya – I Made Edi Wirawan (Jaya-Wira),Jumat,(4/9) di Kantor Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan melangsungkan persembahyangan dan mejaya-jaya bersama.

Adapun tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut menurut,I Komang Gede Sanjaya menyampaikan,untuk memanjatkan puja dan puji syukur kehadapan Tuhan yang maha esa,agar diberikan anugrah dalam mengemban tugas kedepan.

“Kita awali dengan spiritual dahulu, biar diberikan anugrah oleh Ida Sanghyang Widhi Wasa.Terutama dalam menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya di Tabanan nantinya.Selain itu juga, sebagai seorang kandidat tidak terlepas dari bersyukur.Karena, kita telah diberi amanah oleh Partai PDI Perjuangan untuk menjalankan tugas di Kabupaten Tabanan ini”, paparnya.

Sesuai hasil rapat di DPC Partai, serta sesuai arahan Ketua DPD Wayan Koster juga.Menyampaikan, agar sebelum mendaftar ke KPU wajib hukumnya melaksanakan persembahyangan.Selain itu juga, tentu tetap menghormati dan menghargai apa yang manjadi keputusan KPU dan Bawaslu Tabanan.Bahwasanya, pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati ini tetap mengikuti protokol kesehatan dengan baik dan benar.

“Dalam hal ini, tentu kami tidak mau arogansi, meskipun masa kita banyak.Akan tetapi, tetap kita menghormati apa yang menjadi petunjuk-petunjuk dalam pelaksananya”, tutupnya.

Gubernur Bali,Berharap Pembelajaran Daring Momentum Pendidikan Digitalisasi

DENPASAR – Pantaubali.com – Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan bahwa sistem pembelajaran secara daring atau online pada masa pandemi Covid-19 ini, sebetulnya dapat dijadikan momentum bagi dunia pendidikan menuju arah digitalisasi.

Hal disampaikan Gubernur Koster saat acara penandatanganan MoU dukungan Pendidikan Jarak Jauh antara Pemprov Bali dengan PT Telkomsel melalui Program Merdeka Belajar Jarak Jauh, Kamis (2/9) di Rumah Jabatan Gubernur Bali Jayasabha, Denpasar.

“Kalau diambil hikmahnya, cara belajar daring ini juga momentum bagus bagi para siswa kita untuk lebih terbiasa memanfaatkan teknologi digital,” ujar Gubernur Koster
Namun menurut dia, hal itu bukan berarti sepenuhnya harus meninggalkan metode pembelajaran konvensional. Justru ke depan perlu ada kombinasi antara metode pembelajaran konvensional dengan digital.

“Bisa lebih efisien, mengurangi biaya, seperti perlengkapan sekolah misalnya. Anak-anak juga saya kira bisa lebih fokus belajar. Namun demikian nantinya harus ada SOP yang jelas mengenai hal ini. Dirancang dan disusun secara permanen. Kasihan anak-anak jika tidak ada panduannya. Bisa  jadi ini bisa dijadikan contoh untuk daerah lain,” imbuhnya.

Pihaknya pun kemudian mengapresiasi PT Telkomsel yang telah memberikan dukungan bantuan terhadap para siswa di Bali mengikuti pembelajaran secara daring pada masa pandemi.

Bantuan itu berupa 150 ribu kartu perdana gratis untuk pelajar dengan kuota masing-masing 10 GB yang diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Bali.

“Saya ucapkan terima kasih, terlebih (paket data, red) ini sangat dibutuhkan para murid. Kita memulai dari bantuan kuota dulu, sebelum nantinya kita buatkan sistem untuk pendidikan di Bali,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini.

Sementara itu, Sales Director PT Telkomsel Ririn Widaryani menegaskan bahwa pihaknya komit membantu dunia pendidikan khususnya di Bali. “Sesuai pula dengan instruksi pemerintah pusat, dan kami ingin pastikan semua murid, guru, tenaga pengajar lain, menggunakan sarana yang tepat,” ujarnya.

Program ini menurut dia menyasar hampir sekitar 600 sekolah dari tingkat SMA/SMK hingga SMP sederajat di Bali.
“Tahap pertama didistribusikan 150 ribu kartu perdana dengan kuota gratis 10 GB untuk siswa di 600 sekolah di Bali. Kuota ini digunakan untuk mengakses situs-situs pembelajaran dan mendukung belajar daring. Mudah-mudahan dengan ini kita bersama mendukung anak terus belajar meskipun belum bisa ke sekolah,” harapnya.
Tampak hadir pula pada kegiatan itu, Kepala Dinas Kominfos Provinsi Bali Gede Pramana serta Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali KN. Boy Jayawibawa.

Koalisi Partai Tabanan Maju, Menggelar Deklarasi Usung Paket “Padi”

TABANAN – Pantaubali.com – Koalisi partai Tabanan maju terdiri dari Partai Golkar,NasDem,Demokrat,Hanura dan PPP Tabanan yang juga berniat akan bergabung ke Partai Koalisi Tabanan Maju akan tetapi belum masuk secara resmi.Kamis (3/9) di Puri Anom, Tabanan telah mengelar deklarasi mengusung paslon A.A Ngurah Panji Astika dan I Dewa Nyoman Budiasa atau paket Panji-Budi (Padi).

Dalam kesempatan tersebut,Calon Bupati diusung koalisi partai Tabanan maju A.A Ngurah Panji Astika mengatakan, dengan diberi kepercayaan serta SK dari 5 Partai tentu semakin bertekad bulat serta akan berjuang penuh dalam menghadapi pertarungan di Pilkada yang akan datang.

“Bertekat bulat, dan bejuang penuh “gas full” pokoknya,guna memenangkan pertarungan Pilkada 2020 di Tabanan ini”, jelasnya.

Dalam pertarungan Pilkada tentu yakin menang karena, selama ini telah didampingi tokoh-tokoh besar di Tabanan. Serta memiliki modal besar juga yaitu, selama 20 tahun rakyat Tabanan menantikan sebuah perubahan.

“Alam telah memberi jalan, agar bisa berubah, dan tanda-tanda tersebut telah ada guna membangun Tabanan lebih maju”, ujarnya.

Dirinya mengatakan,hari ini bukan pesta, karena dalam perhelatan Pilkada di Tabanan kita menghadapi partai besar.Tentu yang besar nantinya akan tergantikan juga.

Dalam kesempatan yang sama, Calon Wakil Bupati Tabanan, I Dewa Nyoman Budiasa menambahkan, jika dilihat yang abadi di dunia ini adalah perubahan.Tentu masyarakat Tabanan sangat mendambakan hal tersebut.

Selanjunya, Ketua Tim Pemenangan Partai Koalisi Tabanan Maju, I Made Asta Dharma menyatakan, kegiatan saat ini merupakan deklarasi untuk Koalisi Tabanan Maju. Koalisi tersebut diantaranya, Partai Golkar, Nasdem, Demokrat, serta Hanura Tabanan.

“Sebenarnya 5 Partai, tapi yang secara resmi saat ini baru 4 partai. Satu partai yakni PPP masih menjemput rekomendasi untuk selanjutnya diserahkan ke kita di Koalisi Tabanan Maju,” ucapnya.

Selain lima partai ini ada juga yang merapat ke koalisi. Hanya saja, karena tidak berproses di Kabupaten akan masuk secara mandiri sebagai relawan di dalam tubuh koalisi nantinya.

Terkait langkah nantinya akan dilakukan Koalisi Tabanan Maju memenangkan Panji-Budi mengingat akan melawan Partai Penguasa,menyatakan terutama mensolidkan tubuh internal di koalisi. Selain itu,tetap semangat dalam artian jangan kalah sebelum bertempur.

“Kemenangan itu ada. Dengan kepercayaan kita sesuatu kemungkinan itu pasti akan terjadi. Apalagi masyarakat menginginkan perubahan Tabanan. Tapi untuk target kita belum patok secara angka, intinya kita target menang. Menang satu suara pun kita tetap menang,” paparnya.

Salah satu hal unggul ditawarkan dari Paket Padi ini adalah, bagaimana Desa Adat mempertahankan adat, budaya, dan sosial di Tabanan tentunya. Selain itu, ada ekonomi kreatif, kesehatan terjamin, dan intinya masyarakat sejahtera.

“Intinya kami meminta restu kepada masyarakat agar kami bisa mengadakan perubahan di Tabanan menuju Tabanan yang Maju,” tutupnya.

Deklarasi Dukungan Partai Gerindra Dan PSI Untuk Paket Jaya – Wira

Deklarasi Dukungan Partai Gerindra Dan PSI Untuk Paket Jaya- Wira

 

TABANAN – Pantaubali.com – Hari ini Partai Gerindra dan PSI Tabanan menggelar deklarasi untuk mengusung dan mendukung paket Komang Gede Sanjaya-I Made Edi Wirawan (Jaya-Wira) di Warung Sri, Kecamatan Kediri, Tabanan, Kamis (3/9).

Secara umum dua partai pendukung paket Jaya Wira yang diusung PDIP ini menginginkan Tabanan yang lebih baik. Partai Gerindra meminta partainya jangan dilupakan, sedangkan PSI meminta kepada PDIP agar anak muda diberikan ruang untuk ikut membangun Tabanan.

“Kita akan dukung all out menangkan paket Jaya-Wira,” kata Ketua DPC Gerindra Tabanan Ni Nengah Sri Labantari, Kamis (3/9).

Menurutnya, pertimbangan Partai Gerindra mendukung paket Jaya-Wira ini lantaran sudah mengetahui calon yang akan memiliki kinerja yang baik atau layak untuk memimpin Tabanan. Selain itu, secara kelembagaan Gerindra juga sudah “satu rumah” dengan PDIP.

Perempuan yang saat ini menduduki jabatan sebagai Wakil DPRD Tabanan ini melanjutkan, dengan mendukung paket yang diusung PDIP ini, ia berharap agar nantinya Gerindra tak dilupakan.

“Kursi kita sudah sedikit kan di Tabanan, jangan sampai nanti habis. Sebenarnya secara Nasional Gerindra partai besar,” ucapnya.

Ketua PSI DPD Tabanan I Gede Putu Adhi Putra Negara juga mengungkapkan hal senada dengan Gerindra. Keputusannya untuk mendukung PDIP dalam Pilkada Tabanan 2020 ini adalah sesuai dengan hasil penjaringan di tubuh partai mengenai arah dukungan. Dan setelah rampung, dukungan akhirnya diarahkan ke PDIP dengan harapan Tabanan lebih baik.

“Sebelumnya memang muncul beberapa sosok calon bupati, namun kami memutuskan untuk mendukung yang terbaik. Meskipun kami tidak memiliki kursi, kami ikuti seluruh proses. Artinya setiap kami diundang oleh teman koaliasi kita selalu datang untuk menjalin komunikasi,” tandasnya.

Adhi melanjutkan, pihaknya sebagai Partai yang kerap disebut milenial tersebut ingin membangun Tabanan lebih baik kedepannya. Secara spesifik ia menyatakan tak ada permintaan khusus, melainkan hanya meminta agar ruang untuk anak muda di Tabanan membangun Tabanan bersama-sama.

“Kami tidak minta apa, hanya meminta satu, kaum muda diberikan ruang dalam membangun Tabanan,” tegasnya.

Dalam hal tersebut,Sanjaya Berjanji akan Penuhi Permintaan Anak Muda untuk ikut terlibat membangun Tabanan.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Tabanan, Komang Gede Sanjaya mengatakan sangat bersyukur terkait dengan adanya dukungan dari dua partai sekaligus. Ia berpesan meskipun dengan suara 70 persen sebenarnya sudah bisa mengusung calon namun dengan tambahan suara ini menjadi lebih banyak dan PDIP tidak menunjukkan kesombongan artinya tetap membangun bersama. Termasuk juga dengan permintaan Gerindra, Sanjaya menegaskan tak akan melupakan kawan yang sudah mendukung dan membangun Tabanan bersama.

“Tabanan punya kita bersama, PSI dan Gerindra punya tujuan sama, kalau punya program titip ke saya, nanti kita aplikasikan. Dan Astungkara kedepannya kita bisa mewujudkan visi-misi membangun Tabanan era baru mewujudkan Tabanan yang aman, unggul dan madani. Madani itu artinya beradap, memiliki suati akhlak, budi pekerti, perbuatan yang baik. Artinya masyarakat yang mapan,” harapnya.

Gedung MDA Bali Diresmikan,Gubernur Bali Berharap Tingkatkan Kinerja

DENPASAR – Pantaubali.com – Akhirnya pembangunan kantor Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali rampung dikerjakan sesuai target dengan menelan anggaran senilai Rp 9,8 miliar.

Peresmian sekaligus pemlaspasan bangunan gedung berlantai yang berdiri kokoh di bilangan Jalan Cok Agung Tresna, Renon, Denpasar ini dilakukan oleh Gubernur Bali Wayan Koster pada Rabu (2/9) bertepatan dengan rahina Purnama.

“Menurut saya, Majelis Desa Adat Provinsi Bali, kabupaten dan kota harus dibangunkan kantor yang representatif, supaya mereka bisa menjalankan tugasnya dalam membina dan mengurus segala kepentingan desa adat dengan baik,” kata Gubernur Koster dalam sambutannya.
Pada kesempatan itu, Gubernur Bali asal Besa Sembiran, Buleleng ini kembali menegaskan komitmennya untuk selalu menjaga adat istiadat, agama dan budaya di Bali.

“Menjaga dan melestarikan adat istiadat Bali, mencintai dan menghormati budaya Bali, harus diwujudkan secara nyata. Dan itu sudah kami buktikan sejak awal jabatan, mulai penerbitan peraturan daerah (Perda), pembentukan dinasnya (Organisasi Perangkat Daerah), lembaganya sudah terbentuk, dan sekarang kantornya pun sudah berdiri megah. Maka ke depan pembinaannya pun harus lebih baik,” pintanya.

Kemudian guna mendukung operasional kinerja lembaga MDA Provinsi yang telah memiliki kantor baru, pihaknya pula akan melengkapi dengan sarana prasarana memadai. Mulai dari pegawai, anggaran operasional, kendaraan operasional beserta tenaga sopir. Hal ini diharapkan dapat mendukung kinerja pembinaan yang dilakukan MDA Provinsi terhadap 1.493 desa adat di Bali.

Selanjutnya Gubernur Koster mengatakan,bahwa komitemen Pemprov Bali dalam menjaga adat dan budaya Bali mesti didukung pula oleh seluruh stakeholder yang ada di Bali termasuk BUMN maupun swasta. Menurutnya dukungan itu telah mulai ditunjukan oleh sejumlah BUMN melalui Corporate Social Responsibility (CSR) guna pembangunan gedung kantor MDA Provinsi dan kabupaten/kota. Alhasil, semua pembangunan gedung kantor itu tidak mengambil dana APBD sepeser pun.

“Awalnya kami bersurat kepada beberapa BUMN untuk mendukung gerakan ini, saya langsung yang tanda tangan (suratnya red). Dan mereka meresponnya dengan baik. Sampai saat ini sudah terkumpul dana sekitar Rp 26 miliar yang dimanfaatkan guna pembangunan gedung MDA Provinsi dan kabupaten/kota,.Cuma Kabupaten Gianyar yang memanfaatkan APBD karena masih memiliki anggaran. Sedangkan lainnya seperti Jembrana, Denpasar, dan Karangasem yang sudah dimulai peletakan batu pertamanya beberapa waktu lalu, sepenuhnya memanfaatkan dana CSR tersebut. Jumlah dana tersebut akan bertambah, Saya akan coba libatkan yang lain,”paparnya.

Gedung MDA Provinsi Bali rencannya tak hanya bakal digunakan pihak MDA, namun juga akan dimanfaatkan oleh Forum Perbekel se-Bali guna membangun sinergitas dan koordinasi yang lebih baik antara desa dinas dan desa adat di Bali.
Sementara itu, Bendesa Agung MDA Provinsi Bali Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet sangat mengapresiasi pembangunan gedung kantor yang baru selesai dibangun ini. Sebab menurutnya keberadaan gedung kantor ini akan sangat mendukung kinerja MDA.

“Suksema Bapak Gubernur, semoga seluruh anggota MDA dan seluruh tingkatan bisa mengikuti semangat Bapak Gubernur Bali beserta jajarannya dalam menjaga Bali agar tetap ajeg, baik adat, budaya dan agamanya,” harapnya.

Hadir pula dalam kegiatan itu, Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra beserta jajaran pimpinan OPD di lingkungan Pemprov Bali dan undangan lainnya.