- Advertisement -
Beranda blog Halaman 922

Ditengah Pandemi Bali Ekspor 12 Ton Biji Kakao ke Belanda

DENPASAR – Pantaubali.com -Ditengah masa pandemi Covid – 19, Bali masih berhasil melakukan ekspor produk lokal ke Mancanegara. Adalah produk biji Kakao fermentasi organik asal Jembrana yang mampu menembus pasar luar negeri hingga ke Belanda.

Hal ini menunjukkan produk – produk pertanian Bali memiliki daya saing dengan produk – produk Negara lain, yang diharapkan dapat dikembangkan guna menunjang sektor pariwisata yang terpuruk seperti saat ini. Demikian harapan yang disampaikan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati saat menghadiri acara Pelepasan Ekspor Perdana Biji Kakao oleh IKM Kertha Semaya Samania secara virtual diruang kerjanya, Senin (19/10).

Masih dalam sambutannya, Wagub yang akrab disapa Cok Ace ini lebih jauh menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan ekspor tersebut yang diharapkan menjadi cerminan dan pemacu sektor pertanian Bali bisa bangkit dan berkembang lebih maju, agar bisa terus meningkatkan ekspor produk serupa maupun produk – produk pertanian lainnya yang memiliki kualitas unggul.

“Kedepan sektor pertanian harus dibangun dengan baik, menggali lebih dalam potensi yang ada, sehingga pertanian Bali maju, dan Bali pun tidak hanya bertumpu pada sektor pariwisata. Disamping juga dalam mewujudkan ketahanan pangan masyarakat Bali,” tegas Cok Ace.

Pertanian pun diharapkan menjadi sektor yang menjanjikan dan mampu memberikan penghidupan bagi para pelakunya, sehingga minat masyarakat menjadi petani pun meningkat.

“Pertanian yang maju adalah pertanian yang memberi nilai lebih, para petani memperoleh pendapatan yang lebih baik, sehingga animo untuk mengolah lahannnya pun meningkat,” pungkasnya.

Disisi lain, Kepala Kantor Bea Cukai Denpasar Kusuma Santi menyatakan produk pertanian Bali sangat diminati, salah satunya kakao yang bijinya bernilai sangat tinggi. Untuk itulah Bea Cukai ikut mendorong peningkatan budaya kakao, terutama dalam kaitan ekspor yang bisa memberikan pendapatan bagi Negara. Melalui program Klinik Ekspor, Bea Cukai mendorong para IKM untuk melaksanakan proses ekspor – impor secara mandiri tanpa pihak ketiga sehingga mampu mengurangi biaya produksi.

“Tujuan program ini supaya masyarakat menyadari bahwa prosedur ekspor maupun Impor Ekspor secara mandiri prosesnya tidak rumit,” ujarnya seraya menjelaskan upaya – upaya yang telah dilaksanakan dalam mendukung usaha masyarakat seperti asistensi dan pembahasan dengan para petani mengenai peningkatan kualitas coklat, pendaftaran koperasi KSP sampai dengan memperoleh ide untuk melakukan kegiatan ekspor dan impor.

Ekspor biji Kakao sebanyak 12 ton ini dilakukan oleh seorang pengusaha asa Den Haag Belanda Dejan Borisavljevic, yang menyukai kualitasnya untuk selanjutnya diolah menjadi produk coklat dan sebagainya.

Ditengah Pandemi,SDM Koperasi Tetap Dilatih di Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Ditengah merebaknya pandemi Covid-19 ternyata Koperasi dan UMKM masih mampu bergeliat di Tabanan. Agar hal tersebut tetap mampu dijaga maka, salah satu langkah dilakukan dengan memberikan pelatihan manajemen baik keuangan maupun pemasaran serta pelatihan lainnya kepada koperasi di Tabanan.

Terkait hal tersebut, Dinas Koperasi dna UMKM tabanan menggelar diklat bagi ratusan pengeloal koperasi maupun UMKM di Tabanan.Diklat tersebut dilakukan tentu dalam upaya penguatan dalam pengelolaan koperasi dan UMKM terutam manajemen keuangan dan pemasaran produk.Selain itu program Diklat dilakukan merupakan program yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) non fisik dari pusat, itu disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Tabanan I Made Yasa ketika dikonfirmasi,Selasa,(20/10) di Tabanan.

“Kita di Tabanan dibantu pusat untuk menggelara diklat bagi pelaku koperasi dan UMKM. Ini sebagai upaya penguatan manajemen pengelolaan koperasi dan UMKM di Tabanan, apalagi dimasa pandemi Covid-19 ini,” jelasnya.

Diklat yang digelar secara bertahap dengan memperhatikan Protokol Kesehatan Covid-19 dalam enam angkatan diikuti 158 orang peserta. Setiap angkatan diberikan Diklat selama tiga hari dengan mendatang asesor dari luar Tabanan muapun dari Tabanan sendiri yang sudah bersertifikat.

“Ada ratusan peserta dalam Diklat yang dibagi enam angkatan dengan menghadirkan asesor yang telah bersertifikat di bidang masing-masing,” ujarnya.

Jika dilihat dari angkatan pertama berupa Diklat Kepala Bagian dana untuk koperasi diikuti 25 orang. Angkatan kedua diklat untuk kepala Bagian pnjmana sebanyk 25 orang. Angkatan ketiga diklat untuk manajer atau kepala cabang koperasi simpan pinjam (KSP) atau usaha simpan pinjam (USP) diikuti 25 orang. Angkatan keempat bidang SOP maupun SOM Koperasi diikuti 30 peserta. Diklat angkatan kelima berupa Diklat analisis dan penyusunan laporan keuangan UKM diikuti 25 peserta dan angkatan ke enam yakni diklat pemasaran bagi pelaku UKM diikuti 28 peserta.

“Ada 158 peserta dalam enam angkatan dengan materi yang berbeda,” ucapnya.

Dirinya berharap dengan Diklat ini, para pengelola koperasi semakin profesional dalam mengelola koperasi sehingga bisa memberikan keuntungan ekonomi bagi koperasi maupun masyarakat khususnya anggota. begitu juga bagi pelaku UKM memiliki kemmpaun dlam manajemn keuangan dna pemasaran sehingga usaha mereka semakin maju dengan pangsa pasar semakin luas.

“Dengan mengikuti Diklat ini, pengelolaan koperasi dan UMKM akan semakin baik dan profesional,” tutupnya.

Musim Penghujan,Tidak Menyebabkan Petani Gagal Panen di Tabanan

TABANAN -Pantaubali.com -Meskipun hujan beberapa kali sempat menguyur daerah Tabanan sampai akhirnya menyebabkan dibeberapa titik terjadi bencana. Akan tetapi kondisi tersebut tidak terlalu memberi dampak besar pada hasil panen atau tidak menyebabkan petani gagal panen di Tabanan,itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan I Nyoman Budana, Selasa,(20/10) saat dikonfirmasi di Tabanan.

“Dimusim penghujan ini belum ada laporan yang gagal panen akibat kebanjiran.Justru dibeberapa tempat gagal panen lebih banyak disebabkan karena serangan hama khususnya hama tikus.Sebagai langkah pengendalian telah dilakukan gerakan pengendalian bersama para petani dan target tanam juga tetap diharapkan tercapai 100%,” jelasnya.

Datangnya musim hujan ini menurut dirinya justru menguntungkan bagi para petani khususnya bagi subak.Karena ada Subak pada bulan Oktober sampai Januari memasuki musim tanam di Tabanan.

“Artinya petani tidak akan kesulitan dalam hal pemenuhan air irigasi untuk pengolahan tanah maupun penanaman padi,” ujarnya.

Akan tetapi memang diakui Dirinya dampak hujan deras beberapa hari lalu telah menyebabkan kerusakan pada saluran irigasi, baik primer maupun sekunder.Kondisi tersebut justru kedepan berdampak pada penyediaan air irigasi Subak.

“Terkait kerusakan tersebut kami sarankan kepara petani, agar untuk kerusakan tidak terlalu berat bisa melakukan perbaikan secara swadaya terlebih dahulu.Sedangkan untuk mengalami kerusakan cukup parah sudah kami koordinasikan dengan OPD terkait, khususnya BPBD dan PUPR.Saat ini juga klaim asuransi sudah ada yang dibayarkan dan beberapa masih dalam proses pengajuan klaim kepada pihak Jasindo,”paparnya.

Beberapa wilayah atau Subak di Kabupaten Tabanan saat ini sedang musim panen Padi dan Jagung (khususnya di wilayah Selemadeg Timur).Dampak dari kondisi hujan hanya akan mengganggu proses panen dan pasca panen. Sembari dirinya berpesan, dalam upaya mengantipasi musim hujan, para petani bisa menanam varietas lebih tahan terhadap busuk leher seperti varietas invari 43 atau varietas lainnya.

“Tetap dalam kondisi saat ini selalu waspada terhadap serangan wereng coklat, tunggro dan tikus,” tutupnya.

Musim Penghujan,ISPA dan DB Intai Masyarakat Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Masuk musim penghujan beberapa jenis penyakit  turut mengintai.Seperti halnya penyakit yang secara umum menyerang masyarakat Tabanan mulai,Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) sampai Demam Berdarah (DB),Itu disampai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan,dr. I Nyoman Suratmika,saat dikonfirmasi, Selasa,(20/10) di Tabanan.

“Penyakit yang bisanya diderita masyarakat masuk musim ini (musim penghujan) mulai dari ISPA dan DB,” jelasnya.

Jika dilihat berdasarkan pantauan sebelumnya belum ditemukan penyakit baru yang diderita selain virus Covid-19 masuk dimusim penghujan di tahun ini.

“Biasa saja, penyakit barunya kan sedang berlangsung Covid-19 ini,” ujarnya.

Dalam upaya pencegahan agar penyakit dan virus tidak sampai menghampiri tubuh, Dirinya berpesan kepada masyarakat Tabanan agar mampu menerapkan Pola hidup bersih dan sehat dalam keseharian.Selain itu ditengah Pandemi ini setidaknya Prokes tetap diterap dengan disiplin.

Gubernur,Akan Berdayakan Mantan Atlet Berprestasi di Bali

DENPASAR – Pantaubali.com -Gubernur Bali Wayan Koster menunjukan perhatian serius terhadap nasib para mantan atlet berprestasi Bali yang sebagai telah memasuki usia senja. Salah satunya dengan rencana memberdayakan mantan atlet berprestasi sebagai pembina guna memajukan olahraga di Pulau Dewata.

Hal ini terungkap saat penyerahan bantuan dan tali kasih oleh Gubernur Koster kepada sejumlah mantan atlet berprestasi Bali yang telah mengharumkan nama daerah dan bangsa di kancah nasional dan internasional, Senin (19/10) di Rumah Jabatan Gubernur, Jaya Sabha, Denpasar.

“Ini perhatian serius kita kepada para mantan atlet yang telah memberikan prestasi terbaiknya. Dengan memberikan kontribusi besar kepada Bali dan nama Indonesia. Sudah sepantasnya kita memberikan perhatian dan bantuan pada kehidupan mereka di masa tua,” kata Gubernur Koster.

Bentuk perhatian yang diberikan Gubernur Koster ialah dengan rencana memberdayakan para mantan atlet berprestasi sebagai pembina pada cabang olahraga yang mereka geluti.

“Saya sudah berdiskusi dengan KONI Bali dan Dinas Disdikpora, bagaimana kita memberdayakan mantan atlet berprestasi ini sebagai pembina atau bagian prioritas untuk turut membantu memajukan olahraga di Bali,” sebut Gubernur Bali asal Sembiran, Buleleng ini.

Sedangkan untuk meringankan beban hidup untuk para mantan atlet berprestasi Bali pada masa pandemi Covid-19 ini, Gubernur Koster dengan difasilitasi KONI Bali dan Disdikpora Provinsi Bali menyerahkan bantuan sembako dan tali kasih.

Menurut Ketua Umum KONI Bali, Ketut Suwandi, penyerahan bantuan ini merupakan serangkaian peringatan HUT KONI ke-82.

“Sebagai insan olahraga, kami ingin memberikan suatu penghargaan kepada para mantan atlet berprestasi pada ajang PON, Sea Games dan ASEAN Games,” ujarnya.

Bagaimana dengan atlet lainnya? Menurut dia juga akan diberikan bantuan sesuai kreteria yang ada.

“Jadi ada beberapa kriteria yang kita gunakan untuk pemberian bantuan untuk kesempatan kali ini. Bagaimana dengan yang lain? Tetap kita berikan secara selektif sesuai dengan kebutuhannya, termasuk makanan dan suplemen yang diberikan untuk memperkuat daya tahan tubuh,” terang Suwandi.

Di sisi lain, Suwandi sangat mendukung rencana Gubernur Koster yang ingin memberdayakan para mantan atlet berprestasi untuk menggembleng atlet muda Bali supaya makin berprestasi ke depannya

“Kami juga ingin para senior (mantan atlet berprestasi, red) ini membagikan ilmu, teknik hingga pengalaman mereka kepada para juniornya. Jadi masih bisa diberdayakan untuk pembinaan olahraga kita di Bali,” ujarnya.

Sementara itu, Kadisdikpora Provinsi Bali KN. Boy Jayawibawa mengatakan bahwa pemberian bantuan ini diberikan sebagai bentuk terima kasih pemerintah kepada para atlet yang telah mengukir prestasi dan mengharumkan nama Bali.

“Jadi ini bentuk perhatian Bapak Gubernur dan Pemerintah Provinsi Bali, apalagi di masa covid-19 saat ini,” ucapnya.

Sebelumnya pun Gubernur Koster juga memberikan penghargaan kepada para atlet peraih medali pada ajang Sea Games XXX Manila, Filipina. Gubernur Koster juga telah memerintahkan Kadisdisdikpora KN mendata atlet berprestasi setingkat Pekan Olahraga Nasional (PON).

Pada kesempatan itu, sebanyak 74 mantan atlet berprestasi Bali peraih medali dari berbagai cabang olahraga pada ajang nasional dan internasioal menerima tali kasih dan sembako dari Gubernur Bali Wayan Koster.

Di antara mantan atlet berprestasi Bali yang menerima tali kasih dan bantuan itu adalah Ni Made Wahyuni (silat), Pino Bahari (tinju), Wayan Mudra (silat), Ketut Mudiani (atletik) dan Ni Luh Parwati (silat).

Bawaslu, Siap Bubarkan Kampaye Melanggar Prokes di Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Ditengah pandemi Covid-19 penerapan protokol kesehatan juga meruapakan bagian fokus nantinya dalam pengawasan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Tabanan.

Adapun subjek pencegahan tersebut yaitu,setiap orang, kelompok, organisasi yang terlibat dalam kampanye, Itu disampaikan Ketua Bawaslu Tabanan I Made Rumada,di Ruang Rapat Kantor Bawaslu Kabupaten, Senin,(19/10).

“Apabila terjadi pelangaran, Bawaslu Tabanan tidak serta merta langsung membubarkan, akan tetapi melakukan pencegahan, memberikan surat peringatan tertulis kepada pelaksana kegiatan disaat melakukan kampanye. Bawaslu akan memberikan rekomendasi kepada pihak kepolisian, polisi pamong praja serta Gugus Tugas Covid-19 nantinya,” jelasnya.

Kordiv Pengawasan Bawaslu Kabupaten Tabanan, I Ketut Narta juga menyampaikan, pengawasan kampanye disampaikan ke jajaran di tingkat desa dan kecamatan lebiha banyak melakukan koordinasi dan pencegahan nantinya.

“Upaya pencegahan sudah sangat maksimal dilakukan oleh Bawaslu dan jajarannya, jika masih ada yang mengabaikan atau memengkung perlu backup dari Polri dan TNI,” terangnya.

Selanjutnya, Ketua KPU Tabanan I Gede Putu Weda mengungkapkan, sudah melakukan sosialisasi dan melakukan rapat bersama dengan Bawaslu Tabanan, LO Paslon 1 (Jaya-Wira) dan LO Paslon 2 (Panji-Budi) kegiatan Kampanye oleh Parpol, Gabungan parpol, pasangan Calon, dan Tim Kampanye tetap Menerapkan Protokol Kesehatan.

Kemudian Wakapolres Tabanan, Kompol I Made Krisnha menegaskan, jajaran Polri sudah turun langsung dilapangan setiap kegiatan kampanye. Dan jika ada perserta dalam melaksanakan kampanye mengabaikan, sebelumnya sudah dilakukan pencegahan dan peraturan yang berlaku oleh Bawaslu.

“Maka jalan terakhirnya untuk membubarkan bersama-sama,” ucapnya.
Ditambahkan, sebagai Abdi Masyarakat setidaknya bisa memberi contoh pada masyarakat luas terkait dengan Protokol Kesehatan Covid-19 tersebut

Per Hari Ini,109 orang Tercatat Terkonfirmasi Positif di Bali

DENPASAR – Pantaubali.com – Berdasarkan data perkembangan Pandemi Covid-19 di Provinsi Bali per,Senin,(19/10)mencatat pertambahan kasus terkonfirmasi tercatat sebanyak 109 orang melalui transmisi lokal,sembuh sebanyak 100 orang dan meninggal Dunia 3 orang.

Sedangkan untuk jumlah kasus secara kumulatif seperti terkonfirmasi Positif 10.880 orang,Sembuh 9.683 orang (89,00%), dan meninggal dunia 349 orang (3,21%).

Kasus Aktif menjadi 848 orang (7,79%), yang tersebar dalam perawatan di 17 RS rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.
Selain itu sesuai instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan PERGUB No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yg diterapkan adalah Rp. 100.000,- bagi perorangan, dan Rp. 1.000.000,- bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

Bermaksud Menyalip, Avanza Tabrak Truck di Selbar

TABANAN – Pantaubali.com -Hendak ingin mendahului kendaraan Truck Box Avanza tabrak Isuzu Light Truck dari arah berlawanan, kejadian tersebut terjadi di jalan jurusan Denpasar -Gilimanuk, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan,Senin,(19/10) sekitar pukul 14.40 wita.

Adapun identitas pengemudi dari kendaraan Toyota Avanza tersebut bernama I Gusti Bagus Agung W(25) asal Banjar Jadi, Kediri,Tabanan. Dalam insiden tersebut mengalami luka pada pelipis dan dahi kanan dan dalam keadaan selamat.Sedangkan penumpang dalam Toyota Avanza tersebut Ni Wayan Gita Cahyani (23) asal Banjar Bengkel Kawan, Desa Bengkel, Kediri-Tabanan dalam kondisi selamat juga.

Selanjutnya pengemudi Isuzu Light Truck bernama Mohammad (44) asal Jawa,Malang,Jawa timur yang juga dalam keadaan selamat.

Terkait kejadian tersebut seijin Kapolres Tabanan, Kasubbag Humas Polres Tabanan Iptu I Nyoman Subagia saat dikofirmasi,Senin,(19/10) di Tabanan menjelaskan kronologis kejadian dengan menyampaikan, sebelum kejadian kendaraan Avanza datang dari arah Gilimanuk menuju arah Denpasar. Saat tiba di TKP, diduga kendaraan Avanza hendak mendahului kendaraan Truck Box yang tidak diketahui identitasnya, namun disaat bersamaan datang kendaraan Isuzu Light Truck DK 8729 WP dari arah berlawanan,

“Karena jarak yang terlalu dekat sehingga terjadi tabrakan pada jalur kendaraan Isuzu Light Truck DK 8729 WP,” terangnya.
Sembari Dirinya menambahkan,selanjutnya kasus laka lantas tersebut ditangani oleh Unit Lantas Polsek Selemadeg guna proses lebih lanjut.

Kapolsek Selbar Pimpin Ops Yustisi Mandiri di Jalan Denpasar – Gilimanuk

TABANAN – Pantaubali.com – Untuk mencegah penyebaran Covid19 , Kepolisian Polres Tabanan dan jajaran terus bergerak melakukan Operasi Yustisi protokol kesehatan, bersama sama dengan instansi terkait lainnya dengan mengedepankan Satpol PP, menindak lanjuti Inpres 06 tahun 2020, Pergub Bali 46 tahun 2020 dan Perbup Tabanan no 44 tahun 2020, untuk mengubah perilaku masyarakat agar terbiasa menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak. Yang pada intinya agar masyarakat menjadi sehat terhindar dari penyebaran Covid19

Giat oprasi yustisi ini di laksanakan Pada hari Senin tanggal 19 Oktober 2020 pukul 09.00 Wita bertempat di Jalan jurusan Denpasar – Gilimanuk tepatnya di depan Mako Polsek Selemadeg Barat Kabupaten Tabanan, Kapolsek Selbar, Polres Tabanan AKP I Gusti Ngurah Lanang Jelantik S.H., Seijin Kapolres Tabanan memimpin langsung Operasi Yustisi Mandiri dengan melibatkan TNI-POLRI , dan 10 Personil Polsek Selbar.

Dari Operasi yang dilaksanakan ada 4 pelajar yang di dapatkan tanpa menggunakan helm tapi menggunakan masker, Kapolsek Selbar kemudian melakukan tindakan humanis dengan menyuruh ke empat pelajar tersebut mengungkapkan Pancasila. Disamping melakukan tindakan hukuman bagi pelanggar, Kapolsek Selbar bersama anggota Juga tetap melakukan tindakan persuasif dengan menghimbau masyarakat pengguna jalan untuk tetap mentaati Protokol Kesehatan dengan wajib menggunakan masker,

” kita semua harus sehat dan mari kita cegah Covid19 dengan disiplin menggunakan masker, ” Tegas Kapolsek Selbar.