- Advertisement -
Beranda blog Halaman 913

Per Kemarin,Terkonfirmasi Positif Covid-19 Tercatat 60 Orang

DENPASAR – Pantaubali.com -Berdasarkan data perkembangan Pandemi Covid-19 di Provinsi Bali per kemarin, (Minggu,(15/11) tercatat ada pertambahan jumlah kasus terkonfirmasi sebanyak 60 orang melalui transmisi lokal sembuh sebanyak 55 orang, dan nihil meninggal Dunia.

Sedangkan untuk data jumlah kasus secara kumulatif tercatat,Terkonfirmasi Positif 12.691 orang,Sembuh 11.671 orang (91,96%), dan Meninggal Dunia 404 orang (3,18%).

Kasus Aktif per kemarin menjadi 616 orang (4,85%), yang tersebar dalam perawatan di 17 RS rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Sesuai Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan PERGUB No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yg diterapkan adalah Rp. 100.000,- bagi perorangan, dan Rp. 1.000.000,- bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

Pulihnya kesehatan masyarakat dari wabah Covid-19 merupakan tanda akan segera pulihnya perekonomian yang sebelumnya anjlok akibat pariwisata yang mengalami dampak sangat besar.

Wagub Bali,Apresiasi Gerakan Bali KemBali

DENPASAR – Pantaubali.com – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra menghadiri Deklarasi Gerakan Bali KemBali bertempat di Hotel Sheraton , Kuta , Bali, Minggu (15/11) (kemarin).

Dirinya sangat mengapresiasi visi dan misi dari Gerakan Bali KemBali ini, karena secara tidak langsung akan dapat memulihkan perekonomian Bali. Bali kemBali memberi himbauan kepada masyarakat mengenai penanggulangan dan penanganan covid-19 secara cepat dan tepat.

Selain itu, gerakan ini juga menyampaikan informasi mengenai destinasi wisata Bali yang telah siap menjalankan aktivitas dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Apresiasi atas deklarasi yang dilakukan pada sore hari ini,dimana hal ini menunjukkan semangat dari kita semua untuk bangkit kembali dari keterpurukan sebagai dampak dari pandemi Covid 19,” jelasnya.

Dirinya berharap gerakan Bali KemBali ini jadi ajang promosi dan kampanye untuk memberikan informasi kesehatan kepada masyarakat Bali. Gerakan ini diharapkan memberikan dampak positif bagi pariwisata di Bali terutama bagi masyarakat Bali pada era pasca pandemi.
Selanjutnya, Sekretaris Daerah Provinsi Bali dalam wawancaranya seusai menghadiri deklarasi menyampaikan bahwa gerakan ini adalah untuk memulihkan perekonomian Bali setelah mengalami kontraksi yang cukup dalam sebagai dampak dari pandemi Covid 19.

“Gerakan ini mengajak masyarakat Bali untuk bangkit,jangan terus terpuruk oleh situasi ini,” ujarnya.

Ditambahkan Dewa Indra dengan adanya gerakan ini didukung dengan peningkatan kesadaran masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan dan penanganan Covid 19 yang baik pula, maka hal ini akan menimbulkan kepercayaan bagi wisatawan baik itu wisatawan nusantara maupun mancanegara untuk berwisata ke Bali.

Deklarasi Gerakan Bali KemBali juga turut dihadiri oleh Staf Khusus Presiden Republik Indonesia Bapak Aminudin Ma’ruf, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali Umar Ibnu Alkhatab, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta, Ketua GIPI Bali/ Bali Tourism Board serta undangan lainnya.

Deklarasi Gerakan Bali KemBali ditandai dengan penyerahan SK dari BNPB kepada Koordinator Bali KemBali serta pemutaran video lagu Bali KemBali.

2021,UKM dan Koperasi Akan Dikembangkan di Bali

DENPASAR – Pantaubali.com – Gubernur Bali menyatakan keseriusannya menata ekonomi Bali ke depan. Salah satunya adalah mengembangkan UKM dan Koperasi pada tahun 2021 mendatang.
Hal itu ia sampaikan dalam acara penyerahan secara simbolis penerima bantuan pemerintah Bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM) oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki bertempat di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Sabtu (14/11).

Bahwa pihaknya tengah menyiapkan sistem tata kelola yang mencakup sumber daya manusia (SDM), kelembagaan serta sarana dan prasarana untuk mengembangkan koperasi dan UKM di Bali.

Menurutnya hal tesebut sangat sesuai dengan visi misi Pemprov Bali “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” yang salah satunya fokus memperkuat adat istiadat, budaya dan dan kearifan lokal.

“Ke depan saya ingin kembangan industri kreatif berbasis branding Bali. Sebagai salah satu cara memperkuat kelembagaan tradisional kita yang meliput koperasi dan UMKM,” jelasnya.

Bali merupakan pulau kecil yang tidak mempunya sumber daua alam (SDA), namun terkenal akan kebudayaan dan adat istiadat yang unik sebagai pembeda dengan daerah lain.

“Ini modal kita dalam mengembangkan ekonomi masyarakat. Sektor industri mikro kecil sebagai salah satu bentuk hasil kebudayaan kita, harus benar-benar mendapat perhatian serius, demi menumbuhkan ekonomi masyarakt Bali,” tegasnya.

Untuk itu ke depan, ia berharap bantuan pemerintah pusat terutama Kementrian Koperasi dan UKM bisa terus ditingkatkan, menyangkut kelembagaan koperasi, penguatan SDM, sarana dan prasarana sertan bantuan permodalan.
Lebih jauh Gubernur yang menjabat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini juga menyampaikan apresiasi atas bantuan pemerintah pusat untuk keberlangsungan koperasi dan UKM di Bali pada masa pandemi Covid-19 ini.
Ia mengaku pemerintah provinsi telah menyalurkan bantuan sebesar Rp 10 juta dan pemerintah kabupaten sebesar Rp 3 juta untuk 4 ribu koperasi di seluruh Bali.

“Tentu bantuan pemerintah pusat ini sangat membantu dalam menghadapi pandemi ini,” tandasnya.

Sementara itu Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyatakan, Bali diprioritaskan dalam penerimaan bantuan kali ini. Mengingat ekonomi Bali yang sangat tergantung pada sektor pariwisata, serta UKM sebagai penunjang pariwisata tersebut.

Sama halnya dengan Gubernur Koster, Menteri Teten Masduki menyatakan pariwisata Bali perlu mempertahankan keunikannya. Karena itu sebagai daya tarik utama wisatawan, begitu juga untuk UKM agar terus memperhatikan ciri khas beserta kualitas mereka.

“Kita harus bersyukur Gubernur Bali mempunyai visi pariwisata dan kebudayaan yang kuat,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga berpesan bagi penerima bantuan untuk menggunakan bantuan tersebut untuk kepentingan yang lebih produktif swbaik-baiknya.

Ia mengaku ingin menyalurkan lebih banyak lagi bantuan ke Bali, namun pemerintah hanya menetapkan 12 juta bantuan saja, dan Bali adalah salah satu provinsi prioritas dengan jumlah lembaga yang mendapat bantuan terbanyak.

“2021 jumlah bantuan akan ditingkatkan lagi menjadi 20 juta, dan saya berkomitmen untuk Bali, agar tetap diprioritaskan,” janjinya.

Sementara sebelumnya, Kepala Dinas dan UMKM Prov Bali I Wayan Mardiana melaporkan bahwa jumlah penerima bantuan di Provinsi Bali sebesar 131.693 usaha mikro dari usulan semula yang mencapai 214.118 usaha mikro. Sembari menambahkan,masing-masing usaha akan menerima bantuan sebesar Rp 2,4 juta dengan total nilai Rp 316 miliar lebih yang disalurkan melalui BNI dan BRI.

Ditengah Pandemi,Pelipatan Susu Berkah Bagi Masyarakat Tabanan

TABANAN -Pantaubali.com -Pelaksanaan penyortiran dan pelipatan Surat Suara (Susu) oleh KPU Tabanan melibatkan puluhan orang di GOR Debes,Tabanan kemarin (Jumat,(13/11).Ternyata memberi berkah bagi masyarakat Tabanan ditengah masih merebaknya virus Covid-19 karena, hitungan honor yang diberikan berdasarkan satu surat suara yang dilipat sehinga hal tersebut dirasa sangat membantu.

Seperti halnya disampaikan,salah satu masyarakat yang ikut dalam kegiatan pelipatan Susu tersebut I Kadek Pande Darmayasa asal Desa Bajra,Tabanan,Sabtu,(14/11) di Gor Debes,Tabanan menyampaikan,pelaksanaan kegiatan ini setidaknya mampu memberi tambahan bekal lauk sehari-hari dalam kondisi pandemi.Karena,perlembar surat suara berhasil dilipat dihargai Rp 70 rupiah.

“Ini baru pertama kali saya ikut kegiatan melipat surat suara ini dan tentunya kegiatan ini sangat membantu, jika dihitung dari hasil per kotak kurang lebih total honor sebesar Rp 140 ribu dipotong pajak,” jelasnya.

Pria yang sebelumnya bekerja di sektor pariwisata ini mengaku nantinya bisa membatu kebutuhan sehari-hari dari honor melipat surat suara tersebut.Karena, dalam kondisi sudah tidak bekerja lagi.

Masih dalam waktu dan kesempatan yang sama Ibu Gusti Ayu juga menyampaikan hal senada,yang mana kegiatan pelipatan surat suara sangat membatu menambah uang dapur.

“Ya,tentu kegiatan ini sangat membatu Saya (Ibu Gusti Ayu).Apa lagi dalam kodisi tidak menentu seperti saat ini,” katanya.

Gusti Ayu Mengaku, sebelumnya sempat bekerja disalah satu usaha SPA di daerah Kerobokan Badung sejak merebaknya Covid-19 diberhetikan bekerja oleh perusahan jadi ada kegiatan pelipatan akhirnya diambil tanpa berpikir panjang.

“Saya dulu bekerja di salah satu SPA di kerobokan, karena Covid ini saya diberhentikan kerja sampai saat ini,” tutupnya.

Restu Tokoh Spiritual Perguruan Seruling Dewata,Iringi Langkah Sanjaya di 9 Desember

TABANAN – Pantaubali.com -Seolah tidak ada waktu jeda bagi Calon Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bermanufer menyambangi masyarakat Tabanan.Tidak cukup hanya menyerap aspirasi masyarakat yang telah dilakukan Sanjaya dihampir daerah di Tabanan ini.

Meskipun dalam masa kampaye Sanjaya tidak pernah lupa meminta restu ke para tokoh-tokoh spiritual di Tabanan.Seperti salah satunya memita restu langsung ke sesepuh ke sembilan Perguruan Seruling Dewata,Ki Nantra Dewata Desa Bantas, Selemadeg Timur,Tabanan,Sabtu,(14/11).
Dalam kesempatan itu, Ki Nantra Dewata menyampaikan,perhelatan Pilkada serentak khususnya di Tabanan diharapakan Sanjaya agar panjang umur serta diberi kesuksesan dalam karir.Selain itu dirinya juga mengharapkan, agar para siswa di perguruan bisa mendukung sepenuhnya I Komang Gede Sanjaya melengang di Pilkada Tabanan.

“Ini merupakan kebangaan bagi kita, jika beliau nantinya bisa memimpin Tabanan kedepan,”cetusnya.

Masih dalam tatap muka tersebut, calon Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya tidak lupa mengajak para anggota di Perguruan Seruling Dewata agar di 9 Desember 2020 mendatang bisa hadir untuk mencoblos dan menggunakan hak pilihnya atau jangan sampai Golput.

“Mari secara bersama-sama tentukan pilihan di hari pencoblosan nantinya.Tentu dalam hal ini,bisa menentukan pilihan dari hati paling dalam, agar bisa secara bersama-sama mendukung paket Jaya-Wira dalam Pilkada Tabanan ini,” ajaknya.

Sembari Dirinya sedikit menceritakan, bahwasanya perlu disampaikan hubungan Dirinya dengan sesepuh sudah tidak asing lagi karena, dari dulu semua diawali dari Perguruan Seruling Dewata.

“Saya selalu mengikuti kegiatan disini, mulai dari kegiatan sosial sampai kegiatan ritual saya selalu mengikutinya,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut Sanjaya juga menyerahkan buku hasil karya dirinya berjudul “Sistem Pendidikan Agama Hindu Berbasis Pasraman” berbubuh tandatangan dirinya langsung ke Ki Nantra Dewata.Dalam tatap muka tersebut dihadiri juga oleh, Ketua Tim Pemenang I Made Urip dan beberapa anggota dewan dari fraksi PDIP.

Usai Pelatihan, Relawan Covid-19 Diminta Segera Turun Edukasi Masyarakat

DENPASAR – Pantaubali.com -Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra meminta 1.000 orang relawan penanganan Covid-19 yang telah memperoleh pelatihan segera turun ke lapangan untuk mengedukasi masyarakat agar disiplin menerapkan protokol kesehatan (Prokes). Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri acara penutupan pelatihan relawan penanganan Covid-19 di Ruang Pertemuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali, Jumat (13/11) di Renon,Denpasar.

Lebih jauh Dewa Indra mengurai, keberhasilan sebuah pelatihan tak semata diukur dari jumlah peserta, durasi, materi dan sertifikat yang dibagikan kepada para peserta. Ia berharap, 1.000 relawan yang telah mengikuti pelatihan memahami bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19 di Daerah Bali.

Jadi menurutnya, efektifitas pelatihan relawan dapat diukur melalui perubahan perilaku masyarakat dalam mematuhi prokes pencegahan Covid-19.Indikator keberhasilan lainnya adalah tingkat penularan Covid-19 yang diharapkan akan terus menurun.

“1.000 orang ini saya minta langsung turun mengedukasi, mempengaruhi dan meyakinkan masyarakat agar mereka mamatuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker saat beraktifitas di luar rumah, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir dan menjaga jarak. Karena saat ini hanya itu satu-satunya cara mengendalikan penyebaran Covid-19,” paparnya.

Kedepan akan memantau efektifitas hasil pelatihan 1.000 relawan. Bila penyebaran Covid-19 dapat dikendalikan,itu menandakan 1.000 relawan telah bekerja dan menerapkan apa yang mereka peroleh selama pelatihan.

Per Hari Ini Tercatat Terkonfirmasi Positif Covid-19,64 orang di bali

DENPASAR – Pantaubali.com -Berdasarkan data perkembangan Pandemi Covid-19 di Provinsi Bali per hari ini,(Jumat,(13/11) mencatat pertambahan kasus terkonfirmasi sebanyak 64 orang (63 orang melalui Transmisi Lokal dan 1 PPDN),sembuh tercatat sebanyak 61 orang, dan 1 orang meninggal dunia.
Adapun humlah kasus secara kumulatif tercatat terkonfirmasi Positif 12.583 orang,Sembuh 11.555 orang (91,83%), dan Meninggal Dunia 404 orang (3,21%).

Kasus Aktif per hari ini menjadi 624 orang (4,96%), yang tersebar dalam perawatan di 17 RS rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Sesuai Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan PERGUB No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yg diterapkan adalah Rp. 100.000,- bagi perorangan, dan Rp. 1.000.000,- bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

Pulihnya kesehatan masyarakat dari wabah Covid-19 merupakan tanda akan segera pulihnya perekonomian yang sebelumnya anjlok akibat pariwisata yang mengalami dampak sangat besar.

Rapat koordinasi Komisi IV dengan BPBD membahas penanganan pasca bencana.

 

TABANAN – Pantaubali.com –  Komisi IV DPRD Tabanan melakukan rapat koordinasi dengan BPBD Tabanan untuk membahas tentang bencana alam yang melanda Tabanan beberapa hari lalu di Ruang Rapat Komisi IV DPRd Tabanan, Selasa (13/10/2020).

Dewan minta Pemkab segera memfasilitasi perbaikan fasilitas umum atau infrastruktur  jadi prioritas dilakukan. Hal ini berdasarkan laporan sementara, ada 72 titik kejadian dengan kerugian lebih dari Rp 7 Miliar. Namun, anggaran tersisa Rp 250 Juta saja.

Kepala BPBD Tabanan I Gusti Ngurah Made Sucita mengatakan, dalam rapat koordinasi tersebut menyampaikan, ada 72 titik bencana yang terjadi mulai air bah, jalan rusak hingga badan jalannya jebol, jembatan putus, tanah longsor, banjir, dan sebagainya di sembilan kecamatan. “Laporan sementara  yang masuk sampai hari ini (kemarin) ada 72 titik di Tabanan akibat kejadian hujan deras 9 dan 10 Oktober lalu dengan kerugian sekitar Rp 7 Milyar,” sebut Sucita.

Dijelaskan, BPBD bersama Dinas PU, dan Dinas Pendidikan sedang memverifikasi laporan untuk menentukan nilai kerusakan. Yang terparah adalah jembatan putus di Kecamatan Kediri dan Selemadeg Timur. Sementara yang lain juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit. “Data laporan ini akan kami verifikasi supaya valid kerusakan dan kerugian yang ditimbulkan,” jelasnya.

Disinggung mengenai anggaran untuk perbaikan, Sucita menyebutkan tahun ini anggaran bansos dana tak terencana dari APBD Tabanan senilai Rp 1.9 Milyar. Dari total anggaran tahun ini tersebut, hanya tersisa anggaran Rp 250 Juta karena sudah diperuntukan untuk penanganan dan membantu warga yang terdampak bencana sebelum bulan Oktober ini. “Sisa anggaran tersebut nantinya akan digunakan untuk perbaikan terdampak bencana yang prioritas,” katanya.

Ketua Komisi IV DPRD Tabanan, I Gusti Komang Wastana mengatakan, rapat koordinasi ini digelar untuk membahas bagaimana solusi menangani bencaan alam yang terjadi di Tabanan sebanyak 72 titik pasca diguyur hujan deras selama dua hari. Terlebih lagi di tengah kondisi ini, anggaran diakui memang sedang terbatas.  “BPBD saat ini hanya memiliki anggaran untuk perbaikan akibat bencana Rp 250 juta, sedang kebutuhan anggaran sekitar Rp 7 Milyar akibat kerusakan di 72 titik dan masih bisa bertambah,” ungkapnya.

Wastana melanjutkan, pihaknya tetap mendorong dan menyarankan agar tetap berkoordinasi dengan pimpinan daerah mencari solusi menangani persoalan ini. “Sangat perlu koordinasi bersama pemegang kebijakan mungkin ada program yang belum atau masih tertunda, kita bawa dan alihkan ke dalam penanganan kebencanaan ini,” sarannya.

KPU Tabanan,Targetkan Pelipatan Susu Rampung 4 Hari

TABANAN -Pantaubali.com -Setelah sebelumnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tabanan menerima Surat Suara (SuSu)pemilihan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Tabanan kemarin (Kamis (12/11).Dengan total surat suara diterima sebanyak 186 box atau sejumlah 374.436 lembar surat suara.

Selanjutnya, KPU Tabanan melakukan kegiatan sortir dan melipat surat suara melibatkan puluhan orang di GOR Debes,Tabanan,Jumat,(13/11). Adapun target pelipatan surat suara tersebut diperkirakan 3 sampai 4 hari kedepan selesai itu disampaikan,Komisioner Divisi Teknis KPU Tabanan,Luh Made Sunadi,Jumat,(13/11) di Kantor KPU Kabupaten Tabanan.

“Jadi, total keseluruhan surat suara tersebut harus kami lipat semuanya,” katanya.

Dari 374.436 lembar surat suara dilipat tersebut sudah termasuk surat suara cadangan, jika seandainya terjadi pemilihan ulang dengan total keseluruhan sebanyak 2.000 surat suara.

“Dari 374.436 lembar surat suara tersebut sudah termasuk dua setengah persen surat suara cadandanganya,” ujarnya.

Dirinya menyampaikan,ada sedikit perbedaan dalam pelaksanaan pelipatan surat suara di Pilkada 2020 karena, dilaksanakan ditengah pandemi maka tetap pelaksanaanya menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dan disiplin.Dengan lebih menekankan bagaimana pencegahan dan penyebaran virus Covid-19 yang harus dihindari.

“Dalam proses pelipatan kami hanya melibatkan sebayak 50 orang saja,dengan penerapan protokol kesehatan ketat seperti telah disediakan tempat cuci tangan, ukur suhu,tetap memakai masker serta tetap menerapkan jaga jarak satu dengan yang lainnya,” tutupnya.

Sabhantara Pekaseh se-Tabanan dan Ide Cekorda Anglurah Rebahkan Dukungan ke Jaya-Wira

TABANAN – Pantaubali.com -Kesekian kalinya embusan dukungan masyarakat Tabanan menghampiri paket Jaya-Wira.Kali ini suara dukungan datang dari Sabhantara Pekaseh se-Kabupaten Tabanan yang digaungkan langsung di hadapan Calon Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya serta dihadapan penglingsir Puri Agung Tabanan Ide Cekorda Anglurah,Jumat,(13/11) di Puri Agung Tabanan.

Keluh kesah juga disampaikan pekaseh dalam tatap muka yang dihadiri oleh puluhan anggota Sabhantara Pekaseh se-Kabupaten Tabanan yang berangotakan ratusan orang tersebut.

Seperti halnya disampaikan Bendahara Sabhantara Pekaseh se-Kabupaten Tabanan disela kesempatan tersebut I Made Petra mengatakan, adapun alasan mengapa Sabhantara Pekaseh se-Kabupaten Tabanan mendukung serta siap memenangkan Paket Jaya-Wira dalam Pilkada Tabanan 2020 dikarenakan, selama beliau menjadi Wakil Bupati Tabanan sangat konsen di bidang pertanian dan telah memiliki pengalaman dalam memimpin pemerintahan di Tabanan.

“Beliau konsen sekali dengan kami,pernah memberikan pupuk dan sebagainya terkait pertanian pada khususnya,” jelasnya.

Dirinya berharap ke Sanjaya,bagaimana kedepan agar benar-benar bisa membatu masalah pemasaran hasil produksi pertanian di Tabanan khususnya.

“Bagaimana kedepan petani bisa diakomodasi terkait pemasaran, atau bagaimana agar bisa meringankan beban para petani sehinga petani tidak sampai terlalu merugi,” paparnya.

Sedangkan terkait dukungan dari Sabhantara Pekaseh se-Kabupaten Tabanan ke Paket Jaya-Wira menurut Dirinya,sebelumnya telah dilakukan rembug dilaksanakan oleh pekaseh dan diprakasai masing-masing Ketua Kecamatan di Tabanan yang akhirnya sepakat mendukung paket Jaya-Wira.

“Akhirnya semua pekaseh memiliki komitmen sama guna mendukung Peket Jaya-Wira dalam perhelatan Pilkada Tabanan 2020 ini,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, calon Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengatakan,terkait persolan tersebut sangat dipahami dikarenakan sebelumnya telah ikut melihat dan melakoninya juga.Memang demikian adanya dan tidak dapat dipungkiri lagi.

Apalagi dalam hal ini Sabhantara Pekaseh se-Kabupaten Tabanan telah total mendukung paket Jaya-Wira maka, seandainya terpilih memimpin Tabanan kedepan masalah terkait kesulitan pemasaran akan diselesaikan.

“Usulan-usulan tersebut tidak begitu berat diselesaikan kedepan,”ucapnya.

Jika dilihat sektor pertanian merupakan sokoguru bagi kita bersama, apa lagi di  Tabanan.Sembari Dirinya menambahkan,terkait persoalan dana PAD dan PBD pro ke petani nantinya akan dimaximumkan agar bisa membatu para petani di Tabanan.Sembari Sanjaya menambahkan,sektor pertanian nantikan akan di hulu ditaruh dan keluhan para petani juga telah diketahui. Jadi kedepan dengan Perda yang ada bagaimana dapat membeli hasil-hasil produk pertanian secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut Sanjaya didampingi oleh Ketua Tim Pemenang I Made Urip serta anggota dewan dari fraksi PDIP dan Gerindra.