- Advertisement -
Beranda blog Halaman 907

Sekda Dewa Indra Apresiasi Penyaluran KUR Bagi Pelaku UMKM

BADUNG – Pantaubali.com – Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mengapresiasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang diperuntukkan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui sejumlah lembaga perbankan. Menurutnya, penyaluran KUR sangat membantu pelaku UMKM bisa tetap bertahan di tengah guncangan ekonomi akibat dampak Covid-19. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri acara Sosialisasi Penyaluran KUR yang digelar Kementerian Koodinator Perekonomian RI di The Westin Resort Nusa Dua, Sabtu (28/11/2020).

Lebih jauh Dewa Indra mengurai, UMKM adalah salah satu sektor yang mempunyai daya tahan dan terbukti mampu survive dalam situasi krisis. Hal tersebut, menurut Dewa Indra, terbukti dari beberapa gelombang krisis yang sempat dihadapi perekonomian Daerah Bali. “Sebelumnya kita telah melewati beberapa gelombang krisis, mulai dari dampak teror, bencana alam erupsi Gunung Agung. Sekarang yang paling dahsyat yaitu pandemi Covid-19,” urainya. Dari sekian banyak gelombang krisis yang telah terlewati, birokrat kelahiran Singaraja ini menyebut UMKM membuktikan diri sebagai salah satu sektor yang paling mampu bertahan. “Ketika sektor lain kolaps, UMKM masih mampu survive, segmen usaha ini masih berdenyut,” imbuhnya.

Oleh sebab itu, ia menilai langkah pemerintah menyalurkan KUR bagi UMKM di tengah pandemi Covid-19 merupakan sebuah kebijakan yang sangat tepat. Ia menilai, kegiatan sosialisasi penyaluran KUR yang dilaksanakan Kemenko Perekonomian punya makna yang sangat penting karena bertujuan untuk menjamin optimalisasi penyerapan KUR. “Sosialisasi ini penting, khususnya bagi Pemerintah Kabupaten/Kota agar lebih memahami regulasi penyaluran KUR. Sehingga ketika ada UMKM yang mengalami kendala, bisa dibantu untuk difasilitasi,” ucapnya. Pada kesempatan itu, Dewa Indra berharap kepada lembaga perbankan yang ditugaskan untuk menyalurkan KUR agar memperluas penyaluran kredit ini, sehingga makin banyak UMKM yang tercover. Dari perbincangan dengan perwakilan perbankan yang hadir, ia memperoleh informasi bahwa penyaluran KUR telah mencapai 80 persen. “Itu menandakan penyerapan dana ini cukup baik dan itu artinya sektor UMKM masih menggeliat di tengah pandemi,” sebutnya sembari mengajak seluruh komponen agar ke depannya memberi perhatian lebih serius terhadap UMKM.

Masih dalam sambutannya, pria yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali ini menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Kemenko Perekonomian yang menggelar kegiatan di Bali. Kata dia, event-event yang mulai digelar pemerintah pusat di Bali memberi secercah harapan bagi pelaku pariwisata yang telah cukup lama mati suri.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir dalam arahannya menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan penyaluran KUR bagi UMKM khususnya di wilayah Provinsi Bali. Sependapat dengan Sekda Dewa Indra, Iskandar juga menyebut UMKM sebagai sektor yang punya daya tahan paling kuat. Oleh sebab itu, ia sepakat kalau ke depannya pemerintah memberi perhatian leih serius terhadap sektor ini. Acara sosialisasi juga diisi dengan penyerahan KUR kepada sejumlah pelaku UMKM.

Mulai Bertugas di Bali, Pangdam IX/Udayana Temui Gubernur Wayan Koster

DENPASAR – Pantaubali.com – Gubernur Bali Wayan Koster dan Ny. Putri Suastini Koster menerima kunjungan Pangdam IX/Udayana yang baru Mayjen TNI Maruli Simanjuntak beserta istri Ny. Uli Simanjuntak di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jaya Sabha, Denpasar, Sabtu (28/11). Dalam pertemuan ini hadir pula Danrem 163/Wirasatya Brigjen TNI Husein Sagaf, S.H dan Ny. Fetty Husein Sagaf.

Selain sebagai ajang silaturahmi pejabat baru, pertemuan ini juga membahas kondisi Bali terkini khususnya terkait situasi keamanan di Provinsi Bali yang mengalami dampak cukup signifikan secara ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan strategi penanganan Covid-19 di Bali yang selama ini cukup berhasil dan mendapat banyak pujian dari berbagai pihak. Salah satunya adalah tingkat kesembuhan Covid-19 yang tinggi di Bali.

Kepada Pangdam IX/Udayana, Gubernur asal Desa Sembiran ini memperkenalkan Usada Barak, ramuan tradisional berbasis arak yang digali dari kearifan lokal Bali. Ramuan inilah yang digunakan untuk terapi mempercepat kesembuhan pasien Covid-19.

Keberhasilan pengendalian Covid-19 di Bali juga tak lepas dari peran Satgas Gotong Royong Covid 19 di desa adat yang bersinergi dengan unsur TNI-POLRI seperti Babinsa dan Babhinkamtibmas.

Gubernur yang juga Ketua DPD PDIP Provinsi Bali berharap sinergi yang baik antara Pemerintah Provinsi Bali dengan Kodam IX/Udayana selama ini bisa berlanjut dan semakin baik di bawah kepemimpinan Mayjen TNI Maruli Simanjuntak.

“Saya yakin dengan kerjasama yang baik, pelaksanaan Pilkada, penanganan Covid-19 dan upaya pemulihan pariwisata Bali ke depan bisa berjalan dengan baik,” ujar mantan anggota DPR RI tiga periode.

Di saat yang sama istri Gubernur Bali yang juga Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster memperkenalkan kultur dan kebudayaan Bali kepada Ny. Uli Simanjuntak.

Salah satunya keberadaan kain endek dan songket Bali sebagai warisan budaya leluhur masyarakat Bali yang sangat berharga.

“Sekarang kita dorong para UMKM di Bali membuat pakaian jadi yang fashionable dari bahan-bahan ini,” kata Ketua Dekranasda Provinsi Bali ini.

Sebagai bentuk kenang-kenangan, seniman multi talenta ini memberikan cinderamata kain songket kepada Ny. Uli Simanjuntak dan Ny. Fetty Husein Sagaf.

Mantan Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak dan Ny. Uli Simanjuntak tiba di Bali, Jumat (27/11) untuk menjalankan tugas baru sebagai Pangdam IX Udayana.

Gubernur Bali Rencanakan Pelabuhan Amed Sebagai Ekonomi Berbasis Kelautan

KARANGASEM- Pantaubali.com – Keindahan Pantai Amed di Desa Purwakerti, Kabupaten Karangasem menjadi daya tarik Gubernur Bali, Wayan Koster untuk bisa dikembangkan sebagai wilayah yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan potensinya, Wayan Koster dihadapan para nelayan, penyelam, hingga ke petani garam menegaskan bahwa pengembangan Pelabuhan Amed dalam waktu dekat ini akan mulai direncanakannya.

“Tahun 2021 sudah mulai ada perencanaan, dan desain dari Pelabuhan Amed, karena ini wujud keberpihakan di bidang perekonomian yang berbasis kelautan di Kabupaten Karangasem. Mengingat percepatan pembangunan di Karangasem sangat diperlukan, apalagi memiliki potensi yang sangat luar biasa, sehingga perlu dikembangkan agar betul betul bisa mensejahterakan masyarakat sekitar, sekaligus memutus rantai kemiskinan maupun pengangguran di Kabupaten Karangasem,” jelas Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini saat melakukan Kunjungan Kerja ke Desa Purwakerti, Kecamatan Abang, Karangasem, Jumat (27/11).

Kemudian disambut langsung oleh Balai Riset dan Observasi Laut (BROL), Kementrian Kelautan dan Perikanan RI, dan Perbekel Desa Purwakerti, I Nengah Karyawan.

Secara konsep, Wayan Koster menuturkan Pelabuhan Amed ini nantinya akan menjadi salah satu jalur penyebrangan transportasi logistik baik dari Ketapang Gilimanuk, Buleleng, Karangasem, hingga ke NTB. Selain dibangunnya pelabuhan, wilayah di Amed ini juga perlu ditata agar kawasannya indah, dan aktifitas nelayannya tetap berlangsung, kemudian menjadi destinasi wisata, hingga memiliki pengembangan kerajinan rakyat.

“Saya dari dulu semenjak dilantik menjadi Gubernur Bali, merencanakan pembangunan infrastruktur darat, laut, udara secara terkoneksi dan terintegrasi. Apalagi di wilayah pesisir laut ini, sangat saya pahami bahwa ini adalah wilayah berpotensial kelautannya, sehingga banyak nelayan maupun sumber daya di laut yang bisa diberdayakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Saya juga telah membicarakan dengan Kadis Perhubungan lengkap dengan ahlinya, dan saya buat peta sumber ekonomi berbasis kelautan yang ada di pesisir Bali. Sehinga bisa kita kembangkan dan berdayakan untuk centra perekonomian masyarakat berbasis kelautan,” paparnya.

Selanjutnya,Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Bali, I Made Sudarsana melaporkan bahwa di Kabupaten Karangasem ini memiliki 229 Kelompok Nelayan yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) dengan jumlah anggota sebanyak 7.693 orang.Terdapat 43 Kelompok Pembudidaya Ikan dengan anggota 566 orang, yang dilengkapi dengan 5 Kelompok Masyarakat Pengawas dengan anggota 506 orang.

“Untuk menciptakan pendapatan baru masyarakat pesisir di Pantai Amed khususnya, maka dalam kesempatan ini kami juga akan menyerahkan bantuan benih abalon sebanyak 2.500 benih, yang secara simbolis hari ini diserahkan sebanyak 200 benih,” ujar Kadis Perikanan dan Kelautan Provinsi Bali.

Kondisi Pantai Amed sejak ditanamnya terumbu karang buatan yang kemudian di kombinasikan dengan transplantasi terumbu karang, ternyata mampu menghasilkan ikan yang melimpah dan terumbu karang di Pantai Amed ini berkembang sangat bagus.

Akibat Curah Hujan Tinggi,Senderan Sanggah Longsor

TABANAN- Pantaubali.com – Akibat curah hujan tinggi mengguyur beberapa daerah di Tabanan belum lama ini akhirnya menimbulkan salah satu musibah berupa senderan merajan atau tempat sembahyang milik salah satu warga di Banjar Dinas Tanah sari,Desa Pajahan,Tabanan,Kamis,(26/11) sekira pukul 18.30 wita longsor.

“Senderan bangunan rencana tempat suci/sanggah merajan kurang lebih ukuranya 6×8 x tinggi 10 meter mengalami longsor akibat curah hujan tinggi,” jelas Kasubbag Humas Polres Tabanan Iptu I Nyoman Subagia seijin Kapolres Tabanan,dalam keterangan relisnya,Sabtu,(28/11).

Menurut dirinya laporan baru diterima pada,Jumat,(27/11) oleh salah seorang Bhabinkamtibmas Desa Pajahan bersama Kasi Trantib Kecamatan Pupuan, Kepala Kewilayahan Banjar Dinas Tanah sari Desa Pajahan,Tabanan setiap hari melaksanakan pengecekan tanah longsor akibat dari Hujan lebat mengguyur Desa Pajahan pada,Kamis (26/11)sekira jam 18.30 wita.

Adapun nama pemilik senderan bangunan rencana tempat suci/sanggah meraja tersebut bernama,Komang Gede (52) asal Banjar Dinas Tanah Sari,Desa Pajahan,Tabanan.Sembari Subagia menambahkan,dalam kejadian tersebut sama sekali tidak ada korban jiwa.

Berniat Mandi,Pria Asal Pontianak Meregang Nyawa Terseret Harus Laut

TABANAN – Pantaubali.com – Seorang pria asal Pontianak tenggelam terseret arus air laut saat mandi bersama ketiga orang anaknya. Kejadian tersebut terjadi di Pantai Balian Banjar Dinas,Desa Lalang Linggah, Kecamatan Selemadeg Barat,Kabupaten Tabana,Jumat,(27/11) kurang lebih pukul 17.30 wita.

Terkait kejadian tersebut seijin Kapolres Tabanan, Kasubbag Humas Polres Tabanan Iptu I Nyoman Subagia dalam keterangan relisnya,Sabtu,(28/11) menerangkan singkat kronologis kejadian,pada Jumat,(27/11) sekira pukul 17.30 wita korban bernama Darwin Salim asal Pontianak,Kelurahan/Desa Ulu Jami, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Jakarta Selatan,Provensi DKI Jakarta bersama 3 orang anaknya mandi di Pantai Balian.Selanjutnya korban beserta 3 anaknya diseret oleh arus pantai.

“Berselang beberapa menit kedua anaknya bisa keluar didorong oleh arus, sementara korban dan anaknya terseret ke dalam, selanjutnya korban menghilang,” jelasnya.

Selanjutnya datang salah satu saksi menolong anaknya untuk dibawa ketepi pantai dengan cara berenang.Selanjutnya kembali ke dalam laut dengan menggunakan papan surfing untuk membawa korban ke tepi pantai.

“Korban akhirnya berhasil dibawa ke tepi pantai,” ujarnya.

Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Selemadeg Barat untuk dilakukan pemeriksaan.

“Dari Pemeriksaan Puskesmas Selemadeg Barat dijelaskan Dokter Putu Bagus Galih Pramana Pasien tiba 18.25 wita, penelusuran jantung / IKG hasilnya plet/nadi tidak teraba, pupil mata medriasis, dan pernapasan tidak terepakuasi disimpulkan pasien dalam klinis DOA ( death of arival) korban diperkirakan meninggal dunia 1-2 jam yang lalu,” paparnya.

Selanjutnya Dirinya menambahkan, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Tabanan untuk memdapatkan penanganan lebih lanjut,dimana pelapor/istri korban menerima kematian korban secara iklas sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi.

Tanpa Fraksi Golkar dan Nasional Demokrat, Dewan Sepakat APBD 2021 Diparipurnakan

TABANAN – Ketegangan  di DPRD Tabanan dalam pembahasan RAPBD tahun 2021 nampaknya belum mereda. Semua ini dipicu soal pos anggran hibah dan penyertaan modal ke Perusda. Fraksi Golkar dan Fraksi Nasional Demokrat yang sejak awal menolak dua pos anggaran  tersebut kompak tidak pernah hadir dalam pembahasan termasuk saat rapat paripurna intern, Jumat (27/11/2020).

Namun demikian rapat paripurna intern tetap berjalan dan dinyatakan kuorum dengan kehadiran 28 anggota fraksi PDI Perjuangan dan disepakati untuk diparipurnakan, Sabtu (28/11/2020) besok.

Dalam rapat paripurna intern, sekretrais Banggar  yang juag Sekwan I Made Sugiarta membacakan hasil pembahasan  Banggar yang dipimpin langsung ketua DPRD I Made Dirga. Sugiarta membacakan hasil rapat banggar.  Ada beberapa point penting dalam pembahasan Banggar.

Badan Anggaran pada rapat intern menetapkan target PAD pada RAPBD  2021 sebesar Rp 391,684 Miliar. Target PAD ini sama dengan kesepakatan KUA  dan PPAS 2021. Badan Anggaran menilai sangat relevan dan realistis mengingat kondisi perekonomian Kabupaten Tabanan dimasa pandemi covid 19 belum pulih, dan Badan Anggaran berharap adanya komitmen dari seluruh pihak untuk bersama-sama mencapai target PAD yang ditetapkan.

Terhadap Penyertaan Modal pada Perusahaan Umum Daerah Dharma Santhika sebesar Rp  6 Miliar adalah amanat Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2019. Daerah berkewajiban mengalokasikan anggaran sebesar  Rp 10 Miliar. Pada tahun 2020 baru terealisasi sebesar Rp 4 Miliar, dan sisanya dianggarkan pada penganggaran Tahun 2021 dengan harapan pengelolaan Perusahaan Umum Daerah Dharma Santhika dapat dilakukan secara profesional sehingga dapat berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tabanan serta dapat menyerap hasil produksi masyarakat khususnya bidang pertanian dimasa pandemi ini.

Guna mendorong perputaran perekonomian masyarakat dimasa pandemi covid 19 Badan Anggaran sepakat dengan eksekutif mengalokasikan penganggaran belanja hibah. Penganggaran belanja hibah dapat dilakukan setelah  terlebih dahulu memenuhi penganggaran Standar Pelayanan Minimal (SPM) yaitu urusan pemerintahan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar antara lain pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum  dan penataan ruang, perumahan rakyat & kawasan permukiman, trantib  serta Linmas dan Sosial.

Mendukung upaya optimalisasi pendapatan asli daerah, Badan Anggaran mengharapkan ada sebuah model atau simulasi optimalisasi pemungutan pajak daerah dan retribusi daerah dengan membuat sampel pemungutan di satu kecamatan dengan menerapkan teknologi informasi dan melibatkan instansi lain beserta unsur pemerintahan terbawah.

Badan Anggaran DPRD Tabanan juga mengharapkan pemerintah daerah dapat membuka  ruang terhadap investasi khususnya dalam rangka penyiapan sarana dan prasarana pariwisata guna menunjang pembangunan pariwisata serta mempermudah proses perijinan terhadap investor dalam melakukan insvestasi di Kabupaten Tabanan.

Dalam optimalisasi pendapatan ini baik legislatif dan eksekutif harus mau, mampu dan berani dalam melakukan perubahan. Optimalisasi pendapatan dimulai dari intensifikasi dan ekstensifikasi melalui seluruh pihak baik legislatif maupun eksekutif. Pengawasan yang sistematis serta pengendalian secara intensif akan dilaksanakan untuk mengantisipasi berbagai permasalahan yang akan terjadi.

Hari ini,Terkonfirmasi Covid-19 Tercatat 82 orang di Bali

DENPASAR – Pantaubali.com – Perkembangan Pandemi Covid-19 di Provinsi Bali per hari ini,Jumat,(27/11) mencatat pertambahan kasus terkonfirmasi sebanyak 82 orang melalui transmisi lokal sembuh sebanyak 53 orang, dan 3 orang meninggal Dunia.

Selanjutnya tercatat untuk jumlah kasus secara kumulatif yaitu,terkonfirmasi Positif 13.730 orang,Sembuh 12.429 orang (90,52%), dan Meninggal Dunia 426 orang (3,10%).

Kasus Aktif per hari ini menjadi 875 orang (6,37%), yang tersebar dalam perawatan di 17 RS rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Sesuai Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan PERGUB No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan.

Besaran denda yg diterapkan adalah Rp. 100.000,- bagi perorangan, dan Rp. 1.000.000,- bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

Pulihnya kesehatan masyarakat dari wabah Covid-19 merupakan tanda akan segera pulihnya perekonomian yang sebelumnya anjlok akibat pariwisata yang mengalami dampak sangat besar.

Jineng, Menjadi Seminar Kajian Koleksi ke Dua Museum Subak

TABANAN – Pantaubali.com – Guna memperoleh pemahaman,informasi serta dokumentasi lebih detail tentang koleksi.Kembali UPTD Museum Subak Tabanan melaksanakan seminar kajian koleksi berupa Jineng.

Sebelumnya telah melaksanakan seminar yang sama akan tetapi, dengan koleksi berbeda yaitu koleksi Ketungan.Seminar kajian koleksi Jineng dilaksanakan,Jumat,(27/11) pagi di Ruang Pertemuan Museum Subak,Sangulan,Tabanan.

“Seminar hari ini, terkait kajian koleksi khususnya koleksi yang ada di museum ini (Museum Subak),” jelas Kepala UPTD Museum Subak,Tabanan,Ida Ayu Nyoman Ratna Pawitrani disela kesempatan tersebut.

Dalam hal ini museum Subak telah memiliki informasi akan tetapi, agar lebih memperkaya informasi maka bisa didapat dari seminar dilaksanakan tersebut.

“Guna mendapat masukan, baik dari masyarakat,lingkungan sekolah maupun dari budayawan.Masukan tersebut akan dimasukan dalam hasil kajian kita tim telah dibentuk juga guna melakukan pendataan,” sebutnya.

Hasil seminar rencana akan dibukukan di tahun depan hal tersebut dilakukan agar generasi muda kedepan bisa mengenal lebih jauh lagi terkait koleksi dimiliki saat ini di museum.Maka dari itu, perlu didokumentasikan dalam bentuk buku sehinga memiliki data lebih lengkap lagi dari apa yang dikaji tim.

“Paling tidak menjadi awal dari penulisan,saat ini hanya diketik dan dijilid saja sementara.Hal tersebut dilakukan karena, belum ada angaran mencetak buku.Rencana tahun depan akan kami cetak bukunya,” ujarnya.

Selanjutnya Dirinya mengatakan,sampai saat ini total jumlah koleksi dimiliki di museum kurang lebih sebanyak 300 jenis koleksi.

“Dipajang di ruang pameran museum subak sebanyak 250 jenis, di Rumah Bali kurang lebih 40 jenis koleksi dan beberapa ada juga ditempatkan di gudang penyimpanan,” paparnya.

Sembari Dirinya menambahkan,tahun lalu juga telah melakukan kajian-kajian koleksi seperti,Tika,Okokan dan Kepoakan.Tahun depan, tentu tetap melakukan kajian-kajian koleksi khususnya dimiliki di museum subak.

Masyarakat SABATOPAN, Bulatkan Tekat Siap Menangkan Jaya-Wira

TABANAN – Pantaubali.com – Kesekian kalinya Calon Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya turun ke tengah-tengah masyarakat Tabanan guna melakukan tatap muka.

Kali ini menyapa perwakilan masyarakat SABATOPAN (Sarwa Genep,Batusangian,Tonja dan Pande),di Rumah salah satu Penglingsir Pande,Banjar Pande, Desa Gubug, Tabanan,Jumat,(27/11).

Dalam kesempatan tersebut salah satu tokoh masyarakat SABATOPAN, Made Narsa menyampaikan, ucapan terimakasih di karenakan Bapak Sanjaya telah berkenan hadir menyapa masyarakat SABATOPAN sebagian masih ada beraktifitas sebagai pengrajin pande besi dan petani.

Jika dilihat sebelumnya suara masyarakat SABATOPAN terdiri dari 4 Banjar disetiap perheltan Pemilu selalu memengkan PDIP.Apa lagi dalam Pilgub dan untuk perhelatan Pilkada Tabanan tentu masyarakat telah membulatkan tekat memenangkan Paket Jaya-Wira.

“Disini suara sangat bagus, maka dari itu kami (Masyarakat SABATOPAN) siap memenangkan Paket Saja-Wira dalam perhelatan Pilkada ini,”tegasnya.

Tidak lupa dirinya mengatakan,agar masyarakat saat 9 Dember mendatang benar-benar menggunakan hak pilihnya jangan sampai Golput.

“Ingat mencoblos serta jangan lupa mencoblos Nombor 1 Paket Jaya-Wira pada 9 Desember nanti,” ujarnya.

Kemudian Sanjaya diwaktu dan tempat yang sama mengatakan, tidak sangsi lagi dengan dukungan masyarakat SABATOPAN.Karena memang jika dilihat dalam setiap perhelatan politik sebelumnya bisa dikatakan dukungan masyarakat sangat luar biasa.

“Saya senang bisa bertatap muka langsung disini,karena setiap hajatan politik mulai dari 2009 ketika saya menjadi anggota Dewan,Eka-Jaya satu dan dua serta Pilkub.Sempat juga mesimekrame kesini, jadi bisa dikatakan dukungan masyarakat sangat luar disini,” paparnya.

9 Desember 2020 tinggal minggu depan,jika bisa tetap disampaikan kekeluarga yang telah memiliki hak pilih agar memilih jangan sampai tidak memilih.

“Harapan pada 9 Desember nanti masyarakat tentu bisa mencoblos nombor urut 1 yang memakai baju merah,”cetusnya.

Sanjaya berharap,di Pilkada Tabanan benar-benar dikawal jangan sampai salah memilih.

Saat Injury Time Jaya Wira Kembali Dapat Tambahan Amunisi Dari Partai Gelora

TABANAN – Pantaubali.com -Setelah Gerindra, PSI dan PBB, yang kompak satu suara mendukung dan siap memenangkan Paket Jaya Wira dengan nomer urut 1 dalam perhelatan Pemilukada pada 9 Desember 2020 di Tabanan, kali ini Partai Gelombang Rakyat (Gelora) merapatkan barisan dan menyatakan diri memberikan dukungannya.Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Partai Gelora Wilayah Bali Haji Mujiono, Kamis, (26/11) di Tabanan.

Dikatakannya, Partai Gelombang Rakyat (Gelora) merupaka Partai baru yang dibentuk 1 Tahun yang lalu dan merupakan Partai Politik yang sudah resmi terdaftar diKemenkumham. Dengan kepengurusan Partai yang sudah terbentuk di Lima Kecamatan diTabanan.

“Kami baru saja menyerahkan Surat Dukungan Resmi yang ditanda tangani langsung oleh Ketua Umum kami Bapak Muhammad Anis Matta dan secara resmi Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Wilayah Bali memberikan dukungan kepada Paket Jaya Wira diperhelatan Pemilukada Tabanan pada Tanggal 9 Desember mendatang,”ujarnya.

Mujiono menambahkkan, dengan struktur partai dimasing –masing kecamatan diKabupaten Tabanan akan siap bergerak secara maksimal untuk mengawal dan memenangkan Jaya Wira, hal ini dikarenakan Paket Jaya Wira dianggap mampu membawa Tabanan kearah yang labih baik.

“Pada 9 Desember 2020, kami akan bergerak secara maksimal untuk memberikan dukungan dan memilih paket Jaya Wira, karena kami yakin Jaya Wira akan mampu membawa perubahan yang lebih baik buat masyarakat Tabanan kedepannya,”terangnya.

Dirinya menyakini dengan terbangunnya kualisi dan silaturahmi antara Partai Gelora dan PDIP diKabupaten Tabanan, akan mampu menjadi kualisi yang utuh untuk bersama membangun Tabanan kedepannya.

Sementara itu Cabup Sanjaya menyampaiakan, rasa terima kasih, atas dukungan telah diberika oleh Partai Gelombang Rakyat (Gelora) kepada paket Jaya Wira pada perhelatan pemilukada 9 Desember mendatang. Tentu semua ini didasari oleh komitmen yang kuat sehingga terjalin kualisi dan silaturahmi yang baik untuk bersama-sama membangun Tabanan Kedepan.

“Saya ucapkan terima kasih atas dukungan dari Partai Gelora kepada Paket Jaya Wira, dan saya berharap kedepannya bisa terjalin silaturahmi dan kerja sama yang baik, guna bersama membangun Tabanan yang labih baik kedepannya,”sebutnya.

Sembari dirinya mengajak seluruh elemen dan jajaran Partai Gelora untuk senantiasa Bersatu, karena hanya dengan Bersatu kita bisa mencapai semua yang kita cita-citakan, yaitu membangun masyarakat Tabanan yang Aman, Unggul dan Madani, sesuai dengan visi dan misi dari Jaya Wira.