- Advertisement -
Beranda blog Halaman 903

Dewan Pastikan Lima Ranperda Tuntas Dibahas Desember

TABANAN – Pantaubali.com – Saat penyampaian nota RAPBD tahun 2021, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti juga menyampaian lima buah Ranperda lainnya yang harus segera tuntas di akhir tahun 2020 ini karena bersifat Perda turunan.

Lima Ranperda yang diajukan bupati yakni  Ranperda tentang APBD Tahun 2021, Ranperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 13 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, Ranperda tentang Perubahan atas Perda Nomer 10 Tahun 2018 tentang Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Ranperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 6 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga, Ranperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 6 Tahun 2015 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta Ranperda tentang Penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.

Sekretaris Komisi I DPRD Tabanan I Gusti Nyoman Omardani ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut mengatakan, kalau pihaknya dipastikan akan menuntaskan pembahasan lima Ranperda tersebut. Kelima Ranperda tersebut  akan dibahas setelah selesia PIlkada 9 Desember ini . Karena hal tersebut merupakan suatu hal yang sangat prinsip untuk mendukung kinerja pemerintah.

“Kami ingin memastikan segala sesuatu yang berkaitan dengan regulasi daerah harus sudah selesai, targetnya sebelum tanggal 24 Desember 2020 sudah kami paripurnakan,”  yakinnya, ketika dikonfirmasi Minggu (6/12/2020)

Menurutnya, pembahasan terhadap lima Ranperda itu bukanlah hal yang berat karena merupakan ranperda turunan atau amanat dari perundang-undangan yang ada di atasnya. Sementra untuk Ranperda tandatangan berbasis elektronik, pihaknya menyakini eksekutif sudah Menyusun hal tersebut sudah sesuai aturan  yang lebih tinggi dan menjadi  hal yang wajib segera dibahas menuju pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“Seyogyanya tidak menjadi hambatan, walaupun ada momen Pilkada itu tidak akan menghambat kinerja DPRD,” tandas Omardani.

Omardani memastikan, setelah PIlkada 9 Desember, pihaknya di dewan akan segera membahas hal tersebut baik di internal termasuk melakukan rapat kerja dengan eksekutif.

“Setelah Pilkada kami pasti fokus membahas dan menuntaskan hal tersebut,”  janjinya.

Gubernur Resmi Lepas Acara Santai Sepeda Listrik, Dalam Acara Green Concret

 

DENPASAR – Pantaubali.com – Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi melepas acara bersepeda Santai menggunakan sepeda listrik (Goes) bertempat PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bali menuju Kebon Vintage Cars dalam acara Green Concert, Minggu ( 6/12/20) di Denpasar.

Dalam sambutannya, Gubernur Bali Wayan Koster didampingi Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk konkret dukungan terhadap Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 45 Tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih dan Pergub Bali Nomor 48 Tahun 2019 tentang Energi Bersih dan Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik berbasis Baterai untuk mewujudkan Pulau Bali yang bersih dan ramah lingkungan. Hal ini sekaligus mengimplementasikan Perpres Nomor 55 Tahun 2019 tentang
Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.

Gubernur Koster berharap dengan hadirnya sepeda listrik dapat mendukung segala upaya Pemprov Bali dalam mewujudkan alam Bali yang bebas polusi. Visi untuk menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya merupakan visi yang digali dari kearifan lokal Bali. Di mana hidup harus semimbang, saling menghormati, mengasihi dan hidup harmonis dengan alam.

Ditegaskan, sebagai bentuk komitmennya mewujudkan lingkungan alam yang bersih dan bebas polusi, Gubernur Koster juga telah mengambil beberapa kebijakan terkait dengan pertanian organik, layanan penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis batere. Di samping juga perlindungan terhadap danau, mata air, sungai, laut dan layanan kesehatan tradisional Bali.

Pada Kesempatan itu, Gubernur Koster juga mengapresiasi dan mendorong kegiatan ini menumbuhkan partisipasi masyarakat untuk mensosialisasikan dan memasyarakatkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali untuk menuju alam yang bersih, dengan menggunakan sarana kebutuhan kehidupan sehari-hari, seperti transportasi yang ramah lingkungan. Di samping mengajak semua komponen masyarakat untuk beralih penggunaan bahan bakar kendaraan dari yang fosil ke yang ramah lingkungan.

Gubernur Koster juga berharap komunitas seperti ini terus digalang dan dibangkitkan di seluruh Bali, karena ke depannya untuk wilyah-wilayah tertetu agar sudah mulai menggunakan tranportasi yang menggunakan listrik. Dengan kegiatan ini, diharapkan menjadi spirit dan menggerakkan semua pihak untuk bersama-sama mengikuti kebijakan pemerintah, dan dijadikan momentum untuk bisa menjadikan Provinsi Bali sebagai sorotan dan percontohan bagi provinsi lain di Indonesia.

Sudah saatnya kita berubah ke pola hidup baru yang lebih bersih dan nyaman, bahkan juga menjadi tambahan daya tarik wisata bagi Provinsi Bali sendiri, menuju pariwisata yang sehat dan pariwisata yang berkualias, kata Gubernur.

Sebelum melepas secara resmi sepeda santai dengan sepeda listrik, Gubernur Koster tidak lupa mengucapkan selamat kepada para peserta, dan berharap kegiatan ini semakin hidup dan diminati oleh masyarakat Bali khususnya generasi muda.

Lebih lanjut, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Bali Adi Priyanto menjelaskan, kegiatan ini guna menggaungkan kembali citra pariwisata yang sempat lesu sejak pandemi ini berlangsung. Saat begitu banyak isu lingkungan yang mengganggu ekosistem, Green Lifestyle merupakan salah satu solusi dalam medukung perbaikan lingkungan. Oleh karenanya, bersepeda listrik selain berfungsi sebagai sepeda yang dapat digoes juga dapat berfungsi menggantikan sepeda motor konvensional dalam penggunaan di dalam kota. Sehingga ini merupakan merupakan paket hemat, karena di samping menjaga kesehatan fisik dan juga lingkungan juga lebih hemat biaya dalam penggunaan bahan bakar.

Kegiatan ini Juga mengajak semua peserta untuk mengkampanyekan Elecrifying Lifestyle dalam segala aspek kehidupan dan salah satunya melalui berkendara untuk kehidupan sehari-hari. Sudah saatnya kita memberi yang tebaik bagi alam guna kehidupan masa depan anak cucu kita,

Sementara itu, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati yang sekaligus sebagai Ketua BPD PHRI Bali dalam sambutan singkatnya pada acara Green Concert di Kebon Vintage Cars mengajak semua para pengusaha hotel dan pariwisata untuk tetap semangat dan optimis bahwa pariwisata Bali akan segera bangkit lagi. Baik pemerintah, pelaku usaha serta masyarakat terus berupaya memperoleh kepercayaan publik, sehingga Bali siap untuk dikunjungi kembali oleh wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

Walaupun penduduk Bali yang terlbat langsung ke industri pariwisata hanya 30 persen, namun sesungguhnya masyarakat Bali merupakan satu mata rantai industri. Yaitu pariwisata, sehingga tidak ada satu masyarakatpun yang tidak terdampak.

Dalam kegiatan ini hadir juga, Ketua Ombudsman RI Perwakilan Bali, Ketua Pawiba Bali, Kepala Perwakilan BI Bali dan undangan lainnya.

Pandemi,Limbah Medis Perlu Ditangani Serius Serta Diawasi Ketat Proses Pengangkutan Sampai Proses Pengolahan

BADUNG – Pantaubali.com – Ditengah Pandemi, membuat pelayanan beberapa Rumah Sakit (RS) baik swasta maupun negeri khususnya yang menerima perawatan bagi pasien Covid-19 mengalami lonjakan jumlah pasien.Seiring meningkatnya jumlah pasien tersebut tentu dibarengi dengan ikut meningkatnya volume limbah medis.

Seperti halnya terjadi disalah satu RS swasta di daerah Kuta,Badung Siloam. Yang rata-rata sebelum terjadi Pandemi Covid-19 jumlah limbah mencapai 3.500 kilo gram per bulan.Selanjunya mengalami penambahan jumlah volume limbah mencapai 5.000 Kilo gram per bulan setelah Pandemi.Dalam penanganan limbah medis tersebut RS Siloam telah melakukan pengawasan intens terhadap pihak ketiga (rekanan) yang melakukan pengelolaan limbah medis,itu disampaikan,Direktur Siloam Bali dr. Dewa Ketut Oka,Jumat,(4/12) di Ruang kerjanya,Kuta,Badung.

“Tetap dimonitor mulai proses di internal di unit pelayaan kita (RS Siloam) melakukan pemilahan, tidak hanya saat terjadi Covid-19 saja.Akan tetapi sebelumnya juga telah dilakukan pengawasan dan penanganan dengan ketat serta baik juga,” katanya.

Sejak awal berdiri RS Siloam Hospitals mengaku telah melakukan kerjasama dengan pihak ketiga khususnya dalam penanganan limbah medis dengan transforter dan pengolahan.Jadi bisa dikatakan kerjasama dilakukan dengan tripartit, misal, sebelumnya telah melakukan kerjasama dengan PT. Putra Restu Ibu Abadi (PRIA) untuk penanganan limbah medis tersebut.

“Sebelum melakukan kerjasama tentu perusahan tersebut dicermati dengan benar.Khususnya terkait persyataran dan perizinan dimiliki terutama yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Dalam hal ini Kementerian lingkungan hidup,” jelasnya.

Ditengah pandemi menurut Dirinya, telah terjadi peningkatan jumlah volume limbah medis, jika dilihat sampai Juni lalu rata-rata perbulan mencapai 3.500 per Kilogram perbulan.Juli sampai Oktober meningkat 5.000 Kilo gram per bulan.

“Total jumlah limbah medis dihasilkan ada padat, cair maupun gas yang telah dikelola dengan baik serta didukung SOP serta SDM yang mumpuni juga,” terangnya.

Seiring merebaknya Pandemi Oka menambahkan,telah menyiapkan sebanyak 45 kamar tidur khusus bagi pasien penderita Covid-19 saat ini.

Jumlah Perokok Anak Dinilai Masih Tinggi di Bali

DENPASAR – Pantaubali.com – Jumlah perokok anak sampai saat ini dinilai masih masif di Bali.Hal tersebut disebabkan oleh beberafaktor.Selain sosial dan idola,kemudahan mengakses serta daya beli rokok menjadi salah satu farktor lainnya juga,itu disampaikan Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat (IAKMI) Bali Made Kerta Duana SKM. MPH, kemarin (Sabtu,(5/12) di Renon,Kota Denpasar.

“Harga rokok tersebut harus tidak mudah dijangkau oleh anak-anak.Jadi,harganya (rokok) sangat perlu disetandarkan dan upaya untuk menjadikan harga rokok mahal itu penting dilakukan,” jelasnya.

Terkait akses juga sangat mudah,selain itu masih masifnya industri rokok seperti iklan maupun seponsorsif mendorong agar anak-anak menjadi perokok masih tinggi.Sembari Dirinya menambahkan, hal tersebut sangat penting diperhatikan dan dilakukan khususnya jika ingin menurunkan jumlah perokok anak.

“Tentu pelarangan iklan ini harus benar-benar diterapkan dengan baik,”pungkasnya.

Putri Koster,Membuka Lomba Makendang Tunggal dan Gender Polos tunggal se-Bali

DENPASAR – Pantaubali.com – Ny Putri Suastini Koster dikenal sebagai seniman multitalenta membuka perlombaan makendang tunggal dan gender polos tunggal se-Bali, di Lobi Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Sabtu (5/12).

Dalam kesempatan tersebut Dirinya menyampaikan, apresiasinya atas penyelenggaraan kegiatan lomba, di mana kegiatan ini memberi ruang dan kesempatan bagi anak-anak untuk menampilkan kepiawaian dan kreativitasnya. Kegiatan ini bukan hanya sekedar lomba mencari pemenang, tetapi lebih kepada mengasah kemampuan diri dan menumbuhkan kecintaan terhadap budaya warisan leluhur.

Dirinya mengajak para generasi muda untuk selalu dapat mengembangkan dan melestarikan budaya yang kita miliki. Namun dalam proses inovasi maupun pengembangan yang dilakukan jangan sampai menghilangkan tradisi maupun kekhasan yang kita miliki.

“Pemerintah Provinsi Bali sangat mendukung dan memberi ruang bagi para seniman, baik itu seniman tradisional maupun modern untuk berkreativitas,” jelasnya.

Melalui ajang Pesta Kesenian Bali yang digelar setiap tahun, memberi ruang kepada para seniman tradisional untuk menampilkan kreativitas seninya. Di sisi lain bagi seniman yang beraliran modern, bisa unjuk gigi di ajang Festival Bali Jani yang juga digelar secara rutin setiap tahun.

“Dengan dukungan serta ruang berkreasi telah disiapkan pemerintah tersebut, diharapkan para generasi muda mencintai sekaligus bangga terhadap seni budaya yang dimiliki dan ikut berperan dalam pelestarian budaya adi luhung yang kita miliki, ujarnya, menandaskan,” paparnya.

Adapun lomba makendang tunggal dan gender polos tunggal se-Bali yang diselenggarakan Sanggar Siwer Nadi Swara ini diikuti sekitar 100 peserta kendang tunggal dan 100 peserta gender polos dari para siswa siswi tingkat SD-SMP se-Provinsi Bali. Lomba dilaksanakan dalam dua hari yaitu, 5 dan 6 Desember 2020.

Per 5 Desember, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Tercatat 91 orang

DENPASAR – Pantaubali.com – Berdasarkan data perkembangan Pandemi Covid-19 di Provinsi Bali per,Sabtu,(5/12)mencatat pertambahan kasus terkonfirmasi sebanyak 91 orang (89 orang melalui Transmisi Lokal dan 2 PPDN),Sembuh sebanyak 135 orang, dan 1 orang meninggal dunia.

Adapun jumlah kasus secara kumulatif yaitu,terkonfirmasi Positif 14.781 orang,Sembuh 13.177 orang (89,15%), dan Meninggal Dunia 446 orang (3,02%).
Kasus Aktif per hari ini menjadi 1.158 orang (7,83%), yang tersebar dalam perawatan di 17 RS rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Sesuai Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan PERGUB No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yang diterapkan adalah Rp. 100.000,- bagi perorangan, dan Rp. 1.000.000,- bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

Pulihnya kesehatan masyarakat dari wabah Covid-19 merupakan tanda akan segera pulihnya perekonomian yang sebelumnya anjlok akibat pariwisata yang mengalami dampak sangat besar.

Tutup Massa Kampanye,Jaya-Wira Ingatakan Jangan Golput

TABANAN – Pantaubali.com – Penutupan tahapan masa kampanye pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tabanan 2020,paket Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan 2020,I Komang Gede Sanjaya – I Made Edi Wirawan (Jaya – Wira) mengharapkan agar masyarakat Tabanan jangan Golput.Meskipun dalam kondisi pandemi karena,ini merupakan amanah UU.

“Pada 9 Desember 2020 mendatang seluruh masyarakat Tabanan bisa datang ke TPS meskipun masih dalam kondisi Pandemi,” jelas I Komang Gede Sanjaya,Sabtu,(5/12) disela kegiatan penutupan massa kampaye di Tabanan.

Jangan sampai ada Golput, walaupun nanti dalam kondisi hujan sekalipun tetap wajib gunakan hak suara.

“Jadi wajib datang ke TPS karena ini merupakan amanah dari sebuah UU,” cetusnya.

Dalam menggunakan hak suara setidaknya bisa memakai kata hati dan nurani.Jadi,setidaknya semua masyarakat Tabanan mulai dari generasi milenial,Bapak,Ibu dan seluruh masyarakat Tabanan bisa memilih Paket Jaya-Wira.

“Karena,telah terbukti selama 10 tahun telah banyak progres pembangunan ada di Kabupaten Tabanan,” tutupnya.

Lihadnyana dan Serinah Akhiri Masa Tugas Sebagai Pjs. Bupati Badung dan Karangasem

DENPASAR – Pantaubali.com – Jabatan Bupati Badung dan Bupati Karangasem diserahkan kembali kepada I Nyoman Giri Prasta dan I Gusti Ayu Mas Sumatri yang mengakhiri masa cuti di luar tanggungan negara untuk mengikuti kampanye pemilihan kepala daerah. Serah terima nota pelaksanaan tugas dari Pejabat Sementara (Pjs) kepada Bupati Definitif dilaksanakan di Ruang Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Sabtu (5/12/2020).

Serah terima nota pelaksanaan tugas ini menandai berakhirnya masa tugas Pjs. Bupati Badung I Ketut Lihadnyana dan Pjs. Bupati Karangasem I Wayan Serinah yang masing-masing dikukuhkan pada tanggal 26 September 2020 dan 6 Oktober 2020.

Dalam prosesi serah terima, Pjs. Bupati Badung I Ketut Lihadnyana menyerahkan nota pelaksanaan tugas kepada Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta yang didampingi wakilnya I Ketut Suiasa. Sementara nota pelaksanaan tugas Pjs. Bupati Karangasem I Wayan Serinah diterima oleh Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, mewakili Bupati Mas Sumatri yang berhalangan hadir.

Terkait dengan prosesi serah terima ini, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) menyampaikan bahwa prosesi serah terima nota pelaksanaan tugas menandai berakhirnya masa tugas Pjs. Bupati yang selama dua bulan menggantikan bupati definitif yang cuti di luar tanggungan negara untuk kampanye. Menurutnya, hal ini mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Cuti di Luar Tanggungan Negara Bagi Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota. Pasal 4 peraturan tersebut mengatur tentang penunjukan pejabat sementara selama seorang bupati cuti di luar tanggungan negara untuk mengikuti kampanye.

Lebih jauh Wagub Cok Ace menambahkan, Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 mendatang merupakan implementasi kehidupan berpolitik. Guru Besar ISI Denpasar ini menyebut, ada 6 kabupaten/kota di Bali yang menggelar Pilkada 2020 yaitu Kota Denpasar, Kabupaten Karangasem, Jembrana, Badung, Bangli dan Tabanan. Sejauh ini, ia menilai tahapan pelaksanaan Pilkada berlangsung tertib, aman dan lancar. “Saya berharap hal ini berlanjut hingga hari H dan pasca pencoblosan,” ujar Cok Ace yang dalam kesempatan itu didampingi Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra. Ia menambahkan, suksesnya tahapan Pilkada tak terlepas dari peran semua pihak, mulai dari jajaran KPU, Bawaslu dan stakeholder lain utamanya unsur keamanan TNI/Polri.

Dalam kesempatan itu, Panglingsir Puri Ubud ini juga mengingatkan pentingnya penerapan protokol kesehatan karena Pilkada 2020 dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19. “Mari kita wujudkan Pilkada yang lancar, damai, demokratis dan aman Covid-19,” imbuh Cok Ace sembari mengajak masyarakat datang ke TPS untuk menggunakan hak pilih mereka pada 9 Desember 2020 mendatang.

Mengakhiri sambutannya, pria yang juga menjabat sebagai Ketua PHRI Bali ini menyampaikan ucapan terima kasih dan memberi penghargaan kepada Ketut Lihadnyana dan Wayan Serinah yang dinilai sudah melaksanakan tugas dengan baik sebagai Pjs. Bupati di Badung dan Karangasem. Kepada Giri Prasta dan Mas Sumatri, Wagub Cok Ace berpesan agar keduanya menjaga kondusifitas pada masa tenang hingga hari H pencoblosan.

Gubernur Koster Hibahkan 10 Are Tanah Pemprov Bali ke MDA Kecamatan Selat

KARANGASEM – Pantaubali.com – Bendesa Adat Se-Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem menyampaikan terimakasih atas dukungan penuh yang diberikan Gubernur Bali, Wayan Koster di dalam memajukan Desa Adat di Pulau Bali, tak terkecuali di Kecamatan Selat, Karangasem.

“Baru kali ini ada Gubernur Bali yang memberikan kepedulian penuh terhadap Desa Adat, sehingga kami merasa bersyukur ada program Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang serius memajukan Desa Adat,” ujar Bendesa Majelis Desa Adat (MDA) Kecamatan Selat, Komang Sujana dihadapan Gubernur Bali, Wayan Koster, Sabtu (5/12) disela-sela acara pemberian bantuan Hibah Tanah Pemprov Bali di Wantilan Camat Selat.

Komang Sujana yang juga menjadi Bendesa Adat Duda menyatakan bahwa bantuan Hibah Tanah yang diberikan Gubernur Koster akan dimanfaafkan semaksimal mungkin untuk melestarikan dan mendukung program Desa Adat di Kecamatan Selat, yang salah satunya juga diperuntukan sebagai Kantor MDA Kecamatan Selat.

Mendengar hal tersebut, Gubernur Wayan Koster yang didampingi Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat Provinsi Bali, I Gusti Agung Ketut Kartika Jaya Seputra, Penyarikan Agung Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali, I Ketut Sumarta, dan mantan Bendesa Agung Desa Adat Provinsi Bali, Jero Gede Suwena Putus Upadesa menjelaskan bantuan Hibah Tanah Pemerintah Provinsi Bali yang diberikan ke MDA Kecamatan Selat memiliki luas 10 Are.

“Saya mendukung jikalau Aset Tanah Provinsi Bali ini dimanfaatkan untuk memajukan maupun melestarikan Seni, Tradisi, Budaya, Kearifan Lokal di Desa Adat. Jadi karena tanah ini akan dimanfaatkan sebagai Kantor MDA Kecamatan, maka MDA Kecamatan Selat adalah yang pertama di Bali akan memiliki Kantor, dan dibangun dengan konsep gotong royong,” tegas Gubernur Bali asal Desa Sembiran Buleleng ini seraya menambahkan Tanah Provinsi Bali ini bisa dimanfaatkan juga untuk Kepentingan Pemerintah, untuk Kepentingan Pengembangan Pendapatan Ekonomi, dan bisa juga untuk masyarakat khususnya Desa Adat, selain untuk menunjang kegiatan Pendidikan, Kesehatan, dan fasilitas umum lainnya.

Disisi lain, mantan Anggota DPR-RI 3 Periode Fraksi PDI Perjuangan yang sukses memasukan BAB tentang Desa Adat dalam UU No.6 tahun 2014 tentang Desa dalam kesempatan itu mengajak 27 Bendesa Adat Se-Kecamatan Selat untuk serius menjalankan pelestarian adat, budaya di Bali yang sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Karena Desa Adat telah menjadi lembaga utama, dan pilar pengawal, penegak, pelestari kesenian, kebudayaan, kearifan lokal di Bali yang secara regulasi juga sudah berhasil kita perjuangkan dalam bentuk Perda Desa Adat No.4 Tahun 2019.

“Kita bangkitkan, kuatkan, bangun, dan wujudkan kembali nilai-nilai peradaban kebudayaan Bali melalui Nangun Sat Kerthi Loka Bali secara skala dan niskala, karena jatidiri atau ‘untengnya’ di Bali adalah Adat, Seni, Tradisi, Budaya, dan Kearifan Lokal,” pungkasnya.

Perkemarin, Terkonfirmasi Covid-19 tercatat 122 orang

DENPASAR – Pantaubali.com -Perkembangan Pandemi Covid-19 di Provinsi Bali per Jumat,(4/11) mencatat pertambahan kasus terkonfirmasi sebanyak 122 orang (120 orang melalui Transmisi Lokal dan 2 PPDN),sembuh sebanyak 68 orang, dan 4 orang meninggal Dunia.

Jumlah kasus secara kumulatif sebagai berikut,terkonfirmasi Positif 14.690 orang,Sembuh 13.042 orang (88,78%), dan Meninggal Dunia 445 orang (3,03%).
Kasus Aktif per hari ini menjadi 1.203orang (8,19%), yang tersebar dalam perawatan di 17 RS rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Sesuai Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan PERGUB No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yg diterapkan adalah Rp. 100.000,- bagi perorangan, dan Rp. 1.000.000,- bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

Pulihnya kesehatan masyarakat dari wabah Covid-19 merupakan tanda akan segera pulihnya perekonomian yang sebelumnya anjlok akibat pariwisata yang mengalami dampak sangat besar.

engendalian dan pencegahan ini adalah tanggung jawab kita bersama. Sinergi antara Pemerintah, masyarakat dan semua pihak adalah kunci utamanya. Untuk itu mari bersama kita terapkan protokol kesehatan kapanpun dan dimanapun berada.