- Advertisement -
Beranda blog Halaman 889

Bali, Terima 31.000 Vaksin Covid-19

DENPASAR – Pantaubali.com – Bali telah terima kedatangan Vaksin Covid-19 yang sebelumnya dikirim oleh Biofarma Bandung pada (3/01) ke Provinsi Bali dan tiba di Denpasar, Bali,Selasa (5/1) Pukul 00.30 WITA (dini hari) di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Adapun total vaksin diterima sebanyak 31.000 yang diroduksi oleh Sinovac.

Tahap pertama, Vaksin nantinya menyasar tenaga kesehatan di baris terdepan berjumlah 30.320 orang dengan rincian di Kabupaten Jembrana sebanyak 1.533 orang, di Kabupaten Tabanan sebanyak 3.118 orang, Kabupaten Badung sejumlah 5.551 orang, Kabupaten Gianyar sebanyak 3.134 orang, Kabupaten Klungkung 1.691 orang, untuk Kabupaten Bangli banyaknya 1.246 orang, Kabupaten Karangasem sebanyak 1.074 orang, di Kabupaten Buleleng sejumlah 3.590 orang, dan Kota Denpasar sebanyak 9.383 orang, itu disampaikan Gubernur Bali, Wayan Koster, ,Selasa (5/1) Pukul 00.30 WITA (dini hari) di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Bali,Kota Denpasar,Provinsi Bali.

“Mengenai pendistribusiannya ke Kabupaten/Kota menunggu keputusan dari BPOM Pusat.Saat ini, Vaksin masih dalam tahap pengujian oleh Badan POM, dan Vaksin ini disimpan di ruang penyimpanan Vaksin (cold room) Dinas Kesehatan Provinsi Bali sebelum di distribusikan ke seluruh Kabupaten atau Kota di Bali,” ujarnya.

Atas kedatangan vaksin, produksi Sinovac di Pulau Dewata, hal ini merupakan suatu kehormatan Pemerintah Pusat kepada Provinsi Bali diberikan porsi vaksin cukup banyak, yakni 31.000 vial dan menjadi prioritas Pemerintah Pusat, karena Bali memang menjadi target untuk percepatan pemulihan kesehatan Covid-19 dalam rangka memulihkan pariwisata di Provinsi Bali, dan juga memberikan kepercayaan kepada pariwisata nasional, termasuk juga sebagai upaya untuk memulihkan perekonomian di Bali dan juga di Indonesia.

“Saya dalam beberapa kali rapat dengan Bapak Menko Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Pandjaitan beserta Menteri-Menteri terkait, dalam kaitannya tentang penanganan Covid-19 ini, dimana Bali mendapatkan prioritas, karena Bali sebagai destinasi pariwisata dunia yang diharapkan cepat pulih dari Covid-19, dan kemudian juga akan diikuti oleh kepercayaan oleh masyarakat indonesia dan dunia untuk memulihkan kehidupan pariwisata di Provinsi Bali, guna mengairahkan dan membangkitkan kembali perekonomian di Pulau Bali dan Indonesia pada umumnya.Mudah-mudahan ini betul-betul bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan standar prosedur yang diberlakukan oleh Pemerintah Pusat,” bebernya.

Dirinya menambahkan,terimakasih kepada Pemerintah Pusat yang telah memberikan perhatian besar kepada Pemerintah Provinsi Bali, karena Bali diberikan Vaksin Covid-19 yang porsinya cukup besar, bersama dengan daerah lainnya.

Sesosok Mayat Mengambang di Bendungan Kampus Udayana

BADUNG – Pantaubali.com -Sesosok mayat mengambang ditemukan di Bendungan Kampus Universitas Udayana (UNUD), Jimbaran, Kuta Selatan, Kabupaten Badung,Provinsi Bali,Senin(4/1). Kejadian tersebut membuat heboh warga setempat,seketika itu banyak masyarakat datang mendekat.

Akan tetapi tidak ada berani mengambil langsung korban, dan meminta bantuan kepada aparat setempat.Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) mendapatkan laporan sekitar pukul 17.00 Wita, untuk permintaan evakuasi.

“Kami terima informasinya dari pihak keluarga, meminta bantuan evakuasi, dimana jumlah korbannya 1 orang,” jelas Kepala Kantor Basarnas Bali,Gede Darmada,Senin,(4/01) di Denpasar.

Dari laporan disebutkan identitas korban atas nama Kadek Kumara (L/16) merupakan pelajar. Kronologis yang disampaikan pelapor bahwa korban pergi dari rumah di hari Minggu (3/1) kurang lebih pukul 16.00 Wita dan tak kunjung kembali pulang.

Segera setelah mendapatkan info penemuan jenasah tersebut, Basarnas Bali mengerahkan 8 orang personil menuju Bendungan Kampus Udayana, Jimbaran. Mereka tiba di tempat kejadian sekitar pukul 17.20 Wita, selanjutnya melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan kepolisian Polsek Kuta Selatan dan pihak keluarga.

“Tidak memerlukan waktu lama akhirnya jenasah telah terevakuasi dan kemudian dibawa menuju RS. Sanglah menggunakan ambulance Potensi SAR Radio 115,” ucapnya.

Selama proses evakuasi turut melibatkan Basarnas Bali, Babinkamtibmas Jimbaran, Babinsa Desa Jimbaran, Polsek Kuta Selatan, Potensi SAR Radio 115 serta masyarakat.

Diresmikan Presiden Jokowi, Gubernur Bali Turut Ikuti Peluncuran Bantuan Tunai se-Indonesia

DENPASAR – Pantaubali.com- Presiden Joko Widodo secara resmi meluncurkan program bantuan tunai se-Indonesia untuk tahun 2021 pada Senin, (4/1) yang diikuti juga secara virtual oleh Gubernur Bali Wayan Koster dari Rumah Jabatan Jaya Sabha, Denpasar.

Dalam arahannya Presiden Jokowi menyampaikan bahwa Pemerintah telah mempersiapkan anggaran bantuan sosial (Bansos) sebesar Rp 110 triliun. Menurut Presiden, bantuab ini digunakan untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19 yang diberikan dalam beberapa tahapan, dan dipastikan penerima bakal menerima secara utuh tanpa potongan dengan pengawasan ketat.

“Saya tegaskan pula, jangan ada yang menggunakan untuk hal-hal yang tidak pokok, seperti rokok misalnya,” Tegas Presiden.

Presiden Jokowi menambahkan, bantuan tunai 2021 ini akan diberikan kepada masyarakat dalam beberapa tahapan. Pertama, Program Keluarga Harapan (PKH) diberikan empat tahap pada bulan Januari, April, Juli dan Oktober melalui bank yang tergabung dalam Himbara.

Lalu, program bantuan sembako disalurkan dari bulan Januari sampai Desember 2021. Nilainya sebesar Rp 200 ribu per bulan per Kartu Keluarga (KK).

“Kemudian bantuan sosial tunai diberikan selama empat bulan. Dari Januari, Februari, Maret April dan nilainya Rp 300 ribu per bulan per KK. Ini sudah jelas semuanya,” terangnya.

Kepala Negara berharap bantuan ini dapat meringankan keluarga yang terdampak Covid-19. Selain itu, dapat menjadi pemicu untuk menggerakkan ekonomi nasional.

Sementara itu Menteri Sosial Tri Risma Harini menyebut dalam laporannya bahwa bantuan tunai se-Indonesia untuk tahun 2021 ini dalam rangka pemulihan ekonomi nasional.

“Bantuan tunai ini meliputi Program Keluarga Harapan serta Kartu Sembako dan Bansos Tunai dengan anggaran Rp 110 triliun,” sebutnya.

Untuk tahap pertama PKH disalurkan untuk 10 juta keluarga sebesar Rp 7,17 triliun. Sementara untuk Kartu Sembako akan disalurkan kepada 18,8 juta keluarga dengan anggaran Rp3,76 triliun dan Bansos Tunai diberikan kepada 10 juta keluarga sebesar Rp 3 triliun, sehingga total anggaran bantuan tunai bulan Januari 2021 ini mencapai Rp 13,93 triliun.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Bali Wayan Koster memastikan akan meneruskan instruksi Presiden untuk mengawal bantuan tersebut agar sampai ke tangan yang tepat.

“Tidak ada potongan atau apapun namanya. Kalau ada (yang menerima kurang/terpotong, red) lapor pada saya,” tegas Gubernur saat berbincang langsung dengan penerima bantuan yang secara simbolis hadir sejumlah 24 orang berasal dari seluruh Bali.

Per Hari Ini, Jumlah Terkonvirmasi Covid-19 Tercatat 118 Orang di Bali

DENPASAR – Pantaubali.com – Berdasarkan Data Perkembangan Pandemi Covid-19 di Provinsi Bali,Senin,(4/01) mencatat pertambahan kasus terkonfirmasi sebanyak 118 orang (104 orang melalui Transmisi Lokal dan 14 PPDN), sembuh sebanyak 131 orang, dan 7 orang Meninggal Dunia.

Sedangkan jika dilihat dari jumlah kasus secara kumulatif sebagai berikut,terkonfirmasi Positif 18.248 orang,Sembuh 16.570 orang (90,80%), dan Meninggal Dunia 538 orang (2,95%).

Selanjutnya Kasus Aktif per hari ini menjadi 1.140 orang (6,25%), yang tersebar dalam perawatan di 17 RS rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Sesuai Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan PERGUB No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yg diterapkan adalah Rp. 100.000,- bagi perorangan, dan Rp. 1.000.000,- bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

Pulihnya kesehatan masyarakat dari wabah Covid-19 merupakan tanda akan segera pulihnya perekonomian yang sebelumnya anjlok akibat pariwisata yang mengalami dampak sangat besar.

Pendistribusian Vaksin Covid-19,Tabanan Memperoleh Kuota Ribuan Vaksin

TABANAN – Pantaubali.com -Pelaksanaan pendistribusian vaksin Covid-19 ke 34 provinsi di seluruh Indonesia telah mulai dilakukan.Termasuk di Kabupaten Tabanan yang rencananya akan menerima pengiriman vaksi dengan jumlah kuota diperkirakan kurang lebih 2.800 vaksin (jumlah data masih dalam posisi bergerak sampai saat ini) rencana nantinya akan didistribusikan ke 28 lokasi pelayaan kesehatan di Tabanan,itu disampaikan,Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan,dr. I Nyoman Suratmika,Senin,(4/01) di Tabanan.

“Untuk kuota penerimaan vaksin Covid,-19 disini (Tabanan) data masih bergerak jumlahnya.Jika tidak salah total jumlahnya mencapai 2.800,” Jelasnya.

Terkait kesiapan sarana dan prasaran dalam penerimaan vaksin pemerintah Tabanan sepenuhnya telah siap.Mulai dari, tempat penyimpanan sampai ke fasilitas layanan kesehatan tempat pemberian vaksin.

“Tentu vaksin akan memenuhi persyaratan penyimpanan sesuai spesifikasi vaksin.Misal vaksin penyimpanan dilakukan dalam rentang suhu 2 hingga 8 derajat Celcius.Nanti vaksin yang telah datang akan disimpan di ruang pendingin khusus yang mampu menjaga suhu tetap terjaga dengan baik, ” sebutnya.

Selain itu Dirinya memastikan, bahwasanya setiap sarana maupun prasarana disiapkan telah memenuhi standar spesifikasi vaksin juga.Tentu dalam upaya tetap menjamin kualitas dan mutu vaksin yang diterima nantinya.

“Standarnya juga telah kami sesuaikan,tentu dengan standar spesifikasi vaksin agar semuanya aman dan terjamin,”ujarnya.

Selanjutnya vaksin akan didistribusikan ke 28 lokasi pelayaan kesehatan di Tabanan.Seperti, ke Puskesmas-puskesmas di Tabanan,ke Rumah sakit milik pemerintah,Rumah sakit swasta yang telah melakukan kerjasama serta ke Kodim Rindam Tabanan.Sedangkan yang disutik vaksin nantinya,akan dilakukan secara bergilir dengan menerima blas SMS.

“Ditempat-tempat itu nanti akan didistribusikan vaksin-vaksin tersebut,tentu setelah vaksin diterima disini dari Provinsi.Untuk penerima vaksin nantinya akan menerima SMS terlebih dahulu,siapa saja akan mendapat giliran disuntik vaksin dan di pelayanan kesehatan dimana nantiya.Semua akan ditentukan serta disampaikan melalui SMS tersebut,” ujarnya.

Sembari Dirinya menambahkan, program vaksinasi dilakukan Pemerintah pusat ini merupakan program tahap pertama.

Faktor Ekonomi,Penjual Kain Keliling Maling HP

TABANAN – Pantaubali.com – Terdorong faktor ekonomi seorang Ibu berinisial NKAS(45) berprofesi sebagai pedagang beralamat di Jalan Pulau Menjangan,Dauh Peken,Tabanan menyolong HP disalah satu Warung makan (Men Pleno 2) di Jalan Wisnu Marga Banjar Dinas Tembau, Desa Kecamata Marga, Kabupaten Tabanan.Dengan korban bernama Ni Made Wissa Hendalina(23) masih masih bersetatus pelajar. Dengan waktu kejadian,Rabu,(9/12) sekitar pukul 13.30 Wita akan tetapi, kejadian tersebut dilaporkan Sabtu,(2/01) 2021.

Adapun kronologis kejadian saat dikonfirmasi seijin Kapolres Tabanan, Kasubbag Humas Polres Tabanan Iptu I Nyoman Subagia memaparkan,Rabu,(9/12) sekitar pukul 12.00 Wita Korban Ni Made Wissa Hendalina berangkat ke warung Men Plano 2 beralamat di Banjar Dinas Tembau, Desa Marga, Tabanan, dengan tujuan menggantikan saksi I Wayan Pleno Penalosa berjualan nasi, karena saksi akan mencoblos di TPS Cau Tua.

Selanjutnya sekitar pukul 13.00 wita datang 3 (tiga) orang rombongan makan mengambil posisi duduk disebelah meja timur menghadap ke timur, selanjutnya korban Ni Made Wissa Hendalina membuat teh hangat sesuai pesanan pembeli, beberapa saat kemudian datanglah pelaku NKAS ke warung dengan jarak sekitar 3 meter untuk memesan nasi.Selanjutnya pelaku naik ke atas mendekati korban dan berdiri di sebelah etalase warung, selanjutnya pelaku bertanya,“ Habis lawarnya Gek ?”, dan dijawab korban “Kari ngambil Bu.” (masih ngambil BU), selanjutnya pelaku bertanya kembali “Sue ?” (Lama ?), dan Korban jawab “Bin kejep gen teke” (Sebentar lagi datang).

Selanjutnya pelaku duduk dan melihat sebuah HP OPPO warna emas tergeletak di atas meja makan, kemudian pelaku mengambilnya menggunakan tangan kanan saat korban sedang sibuk membuat teh hangat pesanan pembeli lain, kemudian HP tersebut dimasukan ke dalam tas yang dibawanya.Kemudian pelaku pergi dengan alasan akan membeli beras terlebih dahulu, namun setelah pergi pelaku tidak pernah kembali ke warung mengambil pesanan nasi telah dipesan, Bersamaan dengan perginya pelaku, korban menyadari bahwa HP OPPO miliknya raib.

“Atas kejadian tersebut korban melaporkan perkaranya ke Polsek Marga guna diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Pelaku akhirnya ditangkap pada,Sabtu,(2/01) setelah menerima Laporan terkait perkara pencurian dimaksud, Unit Reskrim melaksanakan serangkaian penyelidikan dengan cara mendatangi TKP, introgasi saksi-saksi dan mengecek rekaman CCTV di sekitar TKP.

“Kemudian berdasarkan hasil penyelidikan petugas berhasil mengantongi ciri-ciri pelaku kesehariannya berjualan kain keliling di daerah Marga,” ucapnya.

Setelah dikembangkan pelaku diketahui berasal dari Banjar Dauh Pala,Tabanan, selanjutnya Tim bergerak ke Dauh Pala Tabanan guna melakukan penyelidikan lanjutan dan memperoleh informasi pelaku beralamat di Jalan Pulau Menjangan Nomor 68 Desa Dauh Pala, Tabanan, kemudian Tim mendatangi rumah pelaku dan setelah di introgasi pelaku mengakui perbuatannya selanjutnya Pelaku beserta barang bukti HP OPPO warna emas dibawa Ke Mapolsek Marga guna Proses lanjut.

Sembari Dirinya menambahkan, adapun modus pelaku melakukan hal tersebut yaitu,berpura-pura membeli makan di warung Plano 2 selanjutnya mengambil HP dengan mudah di atas meja makan saat korban sedang sibuk melayani pembeli.

“Pelaku melakukan hal dikarenakan,motif ekonomi,” tutupnya.

Perhari Ini,Terkonfirmasi Covid-19 Sebanyak 119 orang di Bali

DENPASAR – Pantaubali.com – Berdasarkan data perkembangan Pandemi Covid-19 di Provinsi Bali per hari ini mencatat pertambahan jumlah kasus terkonfirmasi sebanyak 119 orang (111 orang melalui Transmisi Lokal dan 8 PPDN),sembuh sebanyak 78 orang, dan 2 orang Meninggal Dunia.

Jumlah kasus secara kumulatif tercatat, terkonfirmasi Positif 18.130 orang,Sembuh 16.439 orang (90,67%), dan Meninggal Dunia 531 orang (2,93%).

Kasus Aktif per hari ini menjadi 1.160 orang (6,40%), yang tersebar dalam perawatan di 17 RS rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Sesuai Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan PERGUB No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yg diterapkan adalah Rp. 100.000,- bagi perorangan, dan Rp. 1.000.000,- bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

Pulihnya kesehatan masyarakat dari wabah Covid-19 merupakan tanda akan segera pulihnya perekonomian yang sebelumnya anjlok akibat pariwisata yang mengalami dampak sangat besar.

Pengendalian dan pencegahan ini adalah tanggung jawab kita bersama. Sinergi antara Pemerintah, masyarakat dan semua pihak adalah kunci utamanya. Untuk itu mari bersama kita terapkan protokol kesehatan kapanpun dan dimanapun berada.

Pamit Ingin Akhiri Hidup,Lelaki 26 Tahun Ditemukan Tewas

BADUNG – Pantaubali.com -Laki-Laki usia 26 tahun melakukan bunuh diri di jembatan Suluban, Pecatu, Kabupaten Badung. Kecurigaan itu muncul ketika DS menghubungi kekasihnya melalui pesan singkat di WA, mengatakan akan mengakhiri hidupnya. Sabtu,(2/01) pukul 20.40 Wita sepeda motor target ditemukan di atas jembatan Suluban.

“Korban sudah meninggalkan rumah yang berlokasi di Perumahan Taman Griya menggunakan sepeda motor sejak hari Kamis (31/12) pukul 14.00 Wita menggunakan sepeda motor,” ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Drnpasar ( Basarnas Bali), Gede Darmada.

Basarnas Bali menerima informasi dari keluarga korban kemarin malam, Sabtu (2/01) malam pukul 21.10 Wita. Sebanyak 4 personil langsung diberangkatkan ke lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi mereka melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan Bendesa Adat Pecatu, pecalang serta pihak keluarga. Selanjutnya tim SAR gabungan menyisir di tempat-tempat yang dicurigai.

“Setelah kira-kita 1 jam pencarian, akhirnya DS ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.Jenasahnya ditemukan di sebelah timur jembatan, dan selanjutnya korban di evakuasi menuju RS. Sanglah dengan menggunakan ambulance BPBD Badung,” terangnya.

Selama proses pencarian turut melibatkan unsur SAR dari Basarnas Bali, BPBD Badung, Babinkamtibmas Pecatu, Babinsa Desa Pecatu, Linmas Desa adat Pecatu, Lifeguard, Pecalang Desa Pecatu, keluarga korban serta masyarakat setempat.

Per Hari Ini,Tercatat 165 orang Terconvirmasi Positif di Bali

DENPASAR – Pantaubali.com -Jika dilihat berdasarkan data perkembangan Pandemi Covid-19 di Provinsi Bali per hari ini,(Sabtu,(2/01) mencatat pertambahan kasus terkonfirmasi sebanyak 165 orang (156 orang melalui Transmisi Lokal dan 9 PPDN),sembuh sebanyak 128 orang, dan 5 orang meninggal dunia.

Jumlah kasus secara kumulatif sebagai tercatat terkonfirmasi Positif 18.011 orang,Sembuh 16.361 orang (90,84%), dan Meninggal Dunia 529 orang (2,94%).
Kasus Aktif per hari ini menjadi 1.121 orang (6,22%), yang tersebar dalam perawatan di 17 RS rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Sesuai Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan PERGUB No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yg diterapkan adalah Rp. 100.000,- bagi perorangan, dan Rp. 1.000.000,- bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

Pulihnya kesehatan masyarakat dari wabah Covid-19 merupakan tanda akan segera pulihnya perekonomian yang sebelumnya anjlok akibat pariwisata yang mengalami dampak sangat besar.

Pengendalian dan pencegahan ini adalah tanggung jawab kita bersama. Sinergi antara Pemerintah, masyarakat dan semua pihak adalah kunci utamanya. Untuk itu mari bersama kita terapkan protokol kesehatan kapanpun dan dimanapun berada.

Tulang Belulang Pan Soma,Dievakuasi Dari Lereng Gunung Batukaru

TABANAN – Pantaubali.com – Sebanyak 25 orang, melakukan evakuasi terhadap kerangka tulang diduga kerangka manusia di dalam hutan lindung atau di lereng Gunung Batukaru termasuk wilayah Desa Sanda, Kecamatan Pupuan,Kabupaten Tabanan.Akhirnya, Sabtu,(2/01) dilakukan evakuasi sekitar pukul 08.00 wita.

Dalam pelaksanaan evakuasi personel Polsek Pupuan membantu pihak keluarga korban I Made Subawa alias Pan Soma beserta staf Desa Wanagiri Kauh melalui jalur Desa karyasari – Pupuan,itu disampaikan Kasubbag Humas Polres Tabanan Iptu I Nyoman Subagia seijin Kapolres Tabanan dalam keterangan Persnya,Sabtu,(2/01) di Tabanan.

“Dari kesepakatan keluarga untuk jalur turun evakuasi melalui jalur baru yang tembus langsung ke wilayah Desa Wanagiri Kauh, hal ini adalah untuk menghindari jika ada komplin terkait adat istiadat dari Desa lainnya,” paparnya.

Pada Pukul 19.30 wita giat evakuasi sudah selesai dan langsung dilaksanakan upacara sesuai adat setempat di Banjar Dinas Kebon Tumpalan,Desa Wanagiri Kauh Selemadeg.

“Evakuasi berlangsung lumayan menyita waktu karena medan yang berat serta beberapa orang dari keluarga mengalami kram kaki,” tutupnya.