- Advertisement -
Beranda blog Halaman 874

Hari Ini,Dewan Sidak Humas Pemkab Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Komisi I DPRD Kabupaten Tabanan sidak Humas Pemkab Tabanan yang dimpin langsung oleh Putu Eka Nurcahyadi didampingi 4 anggota lainya,Senin,(8/2).

Dalam pelaksanaan sidak tersebut anggota Komisi I DPRD Tabanan didampingi Kepala Bagian Humas dan Protokol Kabupaten Tabanan I Ketut Ridia melihat dan mengecek secara langsung satu persatu ruangan di bagian Humas Pemkab mulai dari,Ruang Kasubang Protokol,Website,Media masa dan Data, Kasubag bagian informasi serta terakhir melihat Ruang wartawan.

Putu Eka Nurcahyadi menyampaikan, jika dilihat kegiatan Humas tetap sebagai corong dalam pemberitaan pimpinan serta Kabupaten Tabanan.Maka dari itu, masih perlu dimaksinalkan lagi bagaimana membangun pemberitaan terkait pimpinan dan kinerja telah dibangun OPD terkait di Tabanan.

“Kita telah melihat bahwasanya pembangunan Tabanan 5 tahun terakhir tentu capaian-capaian telah mampu diraih harus juga diketahui oleh masyarakat secara umum.Selain itu,dalam hal ini kami sangat berharap bagaimana SDM yang ada dapat lebih dimaksimalkan, bagaimana membangun kerjasama seperti media Cetak maupun On Line yang tentunya memiliki elektabilitas yang bagus,” jelasnya.

Selanjutnya kedepan berencana akan membuat regulasi terkait kerjasama dibangun khususnya dengan media-media yang bertanggung jawab.

“Tentu dalam hal tersebut sangat penting dan perlu melihat media-media yang diajak kerjasama seperti, dengan memlihat media-media yang memiliki rating atau memiliki konsumsi kuat ditengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Jika dilihat di Tabanan telah didominasi masyarakat cukup intelektual dalam menangkap informasi, seperti di media sosial maupun cetak.Sehinga acuan tersebut menjadi hal penting bagaimana nantinya mampu membangun kerjasama dengan media-media yang mampu membangun sebaran kuat dalam pemberitaan pada khsusunya.

“Hal tersebut harus kita siapkan regulasinya nanti, tentu semua dengan harapan pemberitaan relis dapat tersebar dengan baik ketengah-tengah masyarakat,” katanya.

Sembari Dirinya menambahkan,jika dilihat dari segi fasilitas memang belum maksimal di Humas dikarenakan melihat di 2021 memang belum memungkinkan refocusing anggaran dalam kondisi saat ini (Covid-19).

Ini,Perkembangan Terkonfirmasi Covid-19 Kemarin di Bali

DENPASAR – Pantaubali.com – Perkembangan Pandemi Covid-19 di Provinsi Bali kemarin (Minggu,(7/2) mencatat pertambahan kasus terkonfirmasi sebanyak 381 orang (340 orang melalui Transmisi Lokal, 40 PPDN dan 1 PPLN),sembuh sebanyak 379 orang, dan 9 orang Meninggal Dunia.

Jumlah kasus secara kumulatif tercatat untuk Terkonfirmasi Positif 28.429 orang,Sembuh 24.541 orang (86,32%), dan Meninggal Dunia 740 orang (2,60%) dan Kasus Aktif per hari ini menjadi 3.148 orang (11,07%).

Mengawali tahun 2021, Gubernur Bali kembali mengeluarkan Surat Edaran Nomor 02 Tahun 2021 pada tanggal 24 Januari 2021, tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali.

SE ini menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 02 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

SE yang mengatur tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), juga menekankan kembali PERGUB No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yg diterapkan adalah Rp. 100.000,- bagi perorangan, dan Rp. 1.000.000,- bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

Dukungan sepenuh hati dari masyarakat tentunya sangat dibutuhkan untuk memutus penyebaran Covid-19 yang semakin masif di tahun 2021 ini. Tetap disiplin melaksanakan Protokol Kesehatan kapanpun dan dimanapun.

TP PKK dan PAKIS Bali, Bantu Korban Kebakaran di Lokasi Pengungsian

DENPASAR – Pantaubali.com – Kebakaran yang menimpa pemukiman pemulung di Jalan Trisakti Renon Denpasar (lokasinya berdekatan dengan Kantor DPD PDIP Provinsi Bali), mengundang keprihatinan Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny Putri Suastini Koster, yang juga duduk sebagai Manggala Utama Paiketan Krama Istri Provinsi Bali (PAKIS Bali).

Sehari pasca-kebakaran, tepatnya Minggu (7/2/2021) pagi, Ny Putri Koster beserta jajaran pengurus TP PKK Provinsi Bali langsung turun mengunjungi para korban kebakaran yang kini ditampung sementara di Gedung SDN 29 Dangin Puri, Jalan Letda Tantular Denpasar.

Pada kesempatan tersebut, Ny Putri Koster tampak didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali Made Rentin. Dengan sentuhan kasih seorang ibu, pendamping orang nomor satu di Bali ini terlihat menyemangati para pengungsi yang kehilangan tempat tinggal dan barang-barang berharga lainnya, yang hangus dilahap si jago merah.

Ia berharap para pengungsi mampu bersabar dan tabah dalam menghadapi musibah ini. Kendati harus hidup prihatin di lokasi pengungsian, Ny Putri Koster tetap mengingatkan mereka untuk tetap dapat menerapkan protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir dan menjaga jarak).

Ny Putri Koster mengingatkan, penting untuk selalu dapat menerapkan 3M guna mencegah munculnya klaster baru penyebaran Covid-19 di lokasi pengungsian. Sementara untuk meringankan beban para pengungsi, TP PKK Provinsi Bali menyerahkan bantuan berupa 250 kg beras, 10 boks masker medis, 50 botol minyak rempah dan 150 paket makan siang.

Pada hari yang sama, rombongan PAKIS Bali juga turun ke lokasi pengungsian. Mewakili Manggala Utama PAKIS Bali, TIA Kusuma Wardhani selaku Manggala PAKIS Bali menyerahkan bantuan 150 paket makan malam berupa nasi kotak dan snack kotak, 500 pcs masker medis dan 250 kg beras. Bantuan diterima oleh Perbekel Desa Dangin Puri Kelod I Made Sada selaku koordinator di lokasi pengungsian.

Made Sada menyebutkan, pengungsi yang ditampung di Gedung SDN 29 Dangin Puri berjumlah 71 orang, terdiri atas 31 perempuan dan 40 laki-laki. Mewakili para pengungsi, ia menyampaikan terima kasih atas besarnya perhatian yang ditunjukkan oleh Ny Putri Koster. Ia menambahkan, selain dari TP PKK dan PAKIS Bali, bantuan juga mengalir dari para donator lainnya.

Ini, Data Terkonfirmasi Covid-19 di Bali

DENPASAR – Pantaubali.com – Dilihat berdasarkan data untuk perkembangan Pandemi Covid-19 di Provinsi Bali per hari ini mencatat pertambahan kasus terkonfirmasi sebanyak 197 orang (188 orang melalui Transmisi Lokal dan 9 PPDN),sembuh sebanyak 384 orang, dan 12 orang Meninggal Dunia.

Jumlah kasus secara kumulatif tercatat untuk,Terkonfirmasi Positif 28.048 orang,Sembuh 24.162 orang (86,15%), dan Meninggal Dunia 731 orang (2,61%) dan Kasus Aktif per hari ini menjadi 3.155 orang (11,25%).

Mengawali tahun 2021, Gubernur Bali kembali mengeluarkan Surat Edaran Nomor 02 Tahun 2021 pada tanggal 24 Januari 2021, tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali.

SE ini menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 02 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

SE yang mengatur tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), juga menekankan kembali PERGUB No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yg diterapkan adalah Rp. 100.000,- bagi perorangan, dan Rp. 1.000.000,- bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

Dukungan sepenuh hati dari masyarakat tentunya sangat dibutuhkan untuk memutus penyebaran Covid-19 yang semakin masif di tahun 2021 ini. Tetap disiplin melaksanakan Protokol Kesehatan kapanpun dan dimanapun.

Ny Putri Koster, Ajak Florist Bali Gunakan Bunga Hasil di Bali

BANGLI – Pantaubali.com – Ny Putri Suastini Koster menyatakan kekaguman akan keberanian orang Bali dalam berkreasi di lini bisnis. Salah satunya, dengan mengelola tanahnya untuk menjadi kebun bunga yang cantik dan penuh warna.

“Jangan sampai hasil produk lokal kita terabaikan dan tidak ada yang memanfaatkan. Mari para florist mulai menggunakan bunga hasil panen dari petani Bali,” ajak Ny Putri Suastini Koster saat mengunjungi Kebunku Bali Woso Upadesa, Desa Tradisional Pengotan, Bangli, Sabtu (6/2).

Di tanah seluas 1 hektare ini, ditanami beberapa jenis bunga seperti bunga mawar grade merah, bunga baby brad, bunga astro enam warna, bunga mawar termini di dunia, bunga baby rose dan bunga gerbera.

Sementara itu, pemilik Kebunku Bali Woso Upadesa I Wayan Nyarka mengatakan bahwa untuk menghasilkan bunga yang cantik dan berkualitas, pihaknya 90% menggunakan pupuk organik. “Bunga-bunga ini kami kirim ke tiga florist di wilayah Ubud, Gianyar dan Denpasar setiap tiga kali seminggu,” ungkap Wayan Nyarka.

Ke depan, Ny Putri Suastini Koster mengajak kepada seluruh florist yang ada di seluruh Bali untuk menggunakan bunga cantik yang tumbuh di tanah Bali. “Mari kita bangga menggunakan hasil pertiwi Tanah Dewata,” tegas Ny Putri Koster.

Untuk memperkenalkan keberadaan dan hasil bunga yang dipanen oleh Kebunku, Ny Putri Koster berniat akan melaksanakan lomba merangkai bunga lokal, dengan paduan warna warni indahnya. “Sekarang para florist tidak perlu jauh-jauh mencari bunga untuk dirangkai, cukup memanfaatkan bunga hasil petani di Kebunku. Jika kita sudah memiliki hasil bunga yang berkualitas ekspor mengapa harus impor,” ujar Ny Putri Suastini Koster menekankan.

Waka Polres Tabanan Blusukan Bagi Masker di Pasar Bajera

TABANAN – Pantaubali.com – Waka Polres Tabanan Kompol I Ketut Gelgel, S.Sos., didampingi Kapolsek Selemadeg Kompol I Kadek Ardika, S.Sos., M.H., pukul 12.05 wita, blusukan berbagi masker di Pasar Bajera, Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tabanan, Sabtu (06/02/2021).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Ops Polres Tabanan, Kanit Intelkam Polsek Selemadeg, Kasubbag Dal Ops Polres Tabanan, Perwakilan Koramil Selemadeg dan Perwakilan Kecamatan Selemadeg. Pada kesempatannya, Waka Polres Tabanan menyampaikan “kami dari Polres Tabanan bersama rekan TNI dan instansi terkait, mengajak Bapak, Ibu, para pedagang dan pengunjung Pasar Bajera agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Jangan pernah bosan-bosannya dengan melaksanakan 3M, agar kita semua dapat memutus mata rantai Covid-19 terutama di Kabupaten Tabanan”. Ujar Waka Polres Tabanan

“Pada hari ini juga, dimasa pandemi Covid-19 marilah kita semua saling berbagi dan membantu. Semoga dengan masker yang kami bagikan ini, Bapak, Ibu atau saudara bisa bermanfaat dan digunakan dalam mencegah penyebaran kluster baru Covid-19. Ayo kita bersama bersatu dalam mewujudkan Tabanan Sehat Indonesia Kuat”. Imbuh Waka Polres

Kejar Target,Hari Ini Tabanan Gelar Gebyar Vaksinasi Covid-19

TABANAN – Pantaubali.com – Guna menuntaskan target vaksin tahap pertama, dimana vaksinasi perdana telah dilakukan pada 27 Januari 2021. Tidak hanya menyasar tenaga kesehatan, namun juga petugas penunjang layanan kesehatan lain atau SDMK seperti satpam, cleaning service, petugas administrasi, apoteker bahkan petugas gizi.

Terkait hal tersebut maka, Dinas Kesehatan Tabanan, Sabtu (6/2) di Puskesmas Tabanan III mengelar gebyar vaksinasi yang diikuti oleh puluhan Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) di Tabanan.

SDMK yang datang sebelumnya tunda vaksinasi lantaran terbentur tugas dan adapula tunda lantaran belum memenuhi syarat vaksinasi, seperti salah satunya karena hipertensi.

“Jadi semua dilayani hari ini bagi mereka SDMK yang sebelumnya tunda vaksinasi karena berbagai hal,” Kata Kepala Dinas Kesehatan Tabanan, dr. I Nyoman Suratmika disela kesempatan tersebut,Sabtu,(6/2).

Jika dilihat hingga Kamis (6/2), telah mengakses pelayanan vaksinasi sebanyak 3.715 SDMK, dan yang belum mengakses ada sekitar 500 orang.

“SDMK ini mendaftar online, jika lolos dapat e tiket, dan di Tabanan hanya 3.529 yang dapat e tiker dan ini sudah terpenuhi, sekarang siapa tahu ada yang tercecer ini yang kita cari,” sebutnya.

Dari pelaksanaan gebyar vaksinasi dimulai pukul 09.00 sampai dengan 12.00 wita diikuti kurang lebih sebanyak 72 orang SDMK. Namun dari jumlah SDMK yang registrasi tersebut hanya 60 orang yang memenuhi syarat untuk vaksinasi, sedangkan 12 orang sisanya ditunda.Sembari Dirinya menambahkan, jika dilihat berdasarkan data rekapitulasi Vaksin sampai dengan Kamis,(4/2) tercatat Total vaksin diterima Tabanan 7.200 (jumlah seluruh vaksigfn sampai 2 dosis) dengan rincian mulai dari, jumlah terdaftar di SISDMK sebanyak 4.212,Jumlah yang mendapat etikect 3.529,Jumlah yang datang 3.545,Jumlah divaksinasi 2.963,Jumlah yang vaksinasinya ditunda 455 sedangkan untuk jumlah vaksinasinya tidak diberikan (komorbid) sebanyak 127.

Hujan Lebat dan Angin Kencang, Masih Berpotensi di Bali

DENPASAR – Pantaubali.com – Wilayah Bali sedang dalam periode musim hujan maka, potensi hujan lebat disertai petir atau kilat dan angin kencang masih dapat berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Bali.Maka dari itu menurut, Forecaster BBMKG WIlayah III Badung,Kadek Setiya Wati, saat dihubungi sore tadi (Jumat,(5/4) via WA di Denpasar tetap menghimbau masyarakat tetap waspda terhadap dampak yang dapat ditiimbulkan oleh cuaca ekstrem seperti banjir, genangan air, tanah longsor, pohon tumbang, sambaran kilat atau petir.

“Secara umum musim hujan dapat berlangsung hingga bulan Maret.Karena jika dilihat wilayah Bali masih dalam periode musim hujan.Dimana angin monsun Asia dominan dan kelembaban udara yang tinggi di sekitar wilayah Bali, sehingga potensi hujan lebat masih dapat terjadi di Bali,” sebutnya.

Dirinya mencontohkan,Kondisi hujan disertai angin kencang yang terjadi pada 3 Febuari 2021 lalu disebabkan karena terjadi pertemuan dan perlambatan angin di perairan selatan Bali yang mendukung pertumbuhan awan konvektif yaitu awan CB.Yang mana, awan jenis ini dapat menimbulkan terjadinya hujan lebat disertai petir atau kilat dan angin kencang.Sembari Dirinya kembali menghimbau masyarakat yang melakukan aktivitas kelautan agar waspada.Karena,adanya potensi kenaikan tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2.0 meter atau lebih baik di perairan utara maupun selatan Bali.

Ini,Perkembangan Data Jumlah Terkonfirmasi Covid-19 di Bali

DENPASAR – Pantaubali.com – Perkembangan Pandemi Covid-19 di Provinsi Bali per hari ini mencatat pertambahan jumlah kasus terkonfirmasi tercatat sebanyak 508 orang (477 orang melalui Transmisi Lokal dan 31 PPDN),Sembuh sebanyak 467 orang, dan 8 orang Meninggal Dunia.

Jumlah kasus secara kumulatif tercatat,Terkonfirmasi Positif 27.851 orang,Sembuh 23.778 orang (85,38%), dan Meninggal Dunia 719 orang (2,58%).Kasus Aktif per hari ini menjadi 3.354 orang (12,04%).

Mengawali tahun 2021, Gubernur Bali kembali mengeluarkan Surat Edaran Nomor 02 Tahun 2021 pada tanggal 24 Januari 2021, tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali.

SE ini menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 02 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

SE yang mengatur tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), juga menekankan kembali PERGUB No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yg diterapkan adalah Rp. 100.000,- bagi perorangan, dan Rp. 1.000.000,- bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

Dukungan sepenuh hati dari masyarakat tentunya sangat dibutuhkan untuk memutus penyebaran Covid-19 yang semakin masif di tahun 2021 ini. Tetap disiplin melaksanakan Protokol Kesehatan kapanpun dan dimanapun.

Dugaan Penyimpangan Bantuan Dana Hibah PEN Industri Pariwisata,Masuk Tahap Penyidikan

SINGARAJA – Pantaubali.com – Dugaan penyimpangan bantuan dana hibah Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Industri Pariwisata memasuki babak baru. Kini, tahap penyelidikan ditingkatkan menjadi penyidikan umum.Disitu juga sejumlah fakta baru terungkap mulai dari,terdapat indikasi penyimpangan berupa mark up (penggelembungan) termasuk gratifikasi (pemberian) juga.

Sudah ada pengakuan terkait indikasi mark up dan gratifikasi dana hibah PEN Pariwisata yang dikelola oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng untuk promosi pariwisata ditengah situasi pandemi Covid-19,itu disampaikan Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Buleleng, Anak Agung Ngurah Jayalantara,Jumat (5/2).Dalam wawancara tersebut, Jayalantara  terlihat enggan menyebut identitas orang sudah memberikan pengakuan tersebut.

“Sudah ada pengakuan kok. Ya, mengarah kepada kerugian negara. Estimasi kerugian negara itu, persis angkanya kurang tahu. Paling banyak (indikasi penyimpangan) itu, di kegiatan Buleleng Explore. Tapi, ini akan terus dikembangkan karena kita (Jaksa) sementara ini baru 50 persen (orang dipanggil) nih, kita kebut biar bisa secepatnya 100 persen. Siapa yang dicurigai? Sabar dulu,” katanya.

Adapun total yang akan dipanggil tahap penyidikan 100 persen atau sebanyak 42 orang. Nantinya, akan dipanggil untuk menjalani klarifikasi atau Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dalam tahap penyidikan umum. Pun Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Buleleng, Made Sudama Diana.

“Sampai dengan hari ini Jumat (5/2), baru 25 orang dari total sebanyak 42 orang akan dipanggil untuk diklarifikasi. Nanti, 25 di-BAP ulang, lalu sisanya 17 orang baru ini di BAP langsung. Data awal, cukup PPK dan PPTK Dispar Buleleng, perkembangan berlanjut baru nantinya Kadis Sudama,” sebutnya.

Kabupaten Buleleng menerima bantuan dana pusat dari program PEN Pariwisata sebesar Rp13 miliar. Kemudian, dari Rp13 miliar itu, dana ini diberikan kepada hotel dan restoran sebesar Rp 9 miliar atau sekitar 70 persen, dan terserap hanya Rp 7 miliar sedangkan sisanya sekitar Rp 2 miliar dikembalikan ke Kas Negara.

Penyaluran dana hibah pariwisata untuk bantuan hotel atau restoran tidak ditemukan adanya indikasi persoalan.Lalu, terdapat 30 persen dari total Rp13 miliar alias Rp 4 miliar, diposkan untuk operasional yang dikelola Dispar Buleleng. Dana ini yang terindikasi adanya penyelewengan.

“Nah, dana operasional inilah diduga ada penyimpangan, digunakan untuk mendanai kegiatan bimtek, eksplorasi, dan promosi potensi pariwisata Buleleng explore, serta perbaikan sarana dan prasarana tempat wisata. Terdapat indikasi penyimpangan dengan modus mark-up,” sebutnya.

Sembari menambahkan,hanya saja tidak semua kegiatan bersumber dari dana operasional PEN terindikasi ada penyimpangan. Ini semua tergantung, berdasarkan hasil pemeriksaan dan klarifikasi sejumlah pihak, serta hasil temuan pihak Kejari Buleleng yang sifatnya rahasia.