- Advertisement -
Beranda blog Halaman 714

Ketua Dekranasda Bali, Tutup Pelaksanaan Pameran IKM Bali Bangkit Tahap 7 Tahun 2022

DENPASAR – Pantaubali.com – Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny.Putri Koster menutup pelaksanaan Pameran IKM Bali Bangkit Tahap 7 Tahun 2022 di Gedung Ksirarnawa,Taman Budaya Denpasar, Jumat (16/9).

Mengawali sambutannya, Ny.Putri Koster menyampaikan, apresiasi atas dukungan semua pihak terhadap keberadaan IKM khususnya yang berpameran di IKM Bali Bangkit dimana penjualan produk kerajinan di pameran kali ini menyentuh angka lebih dari 2 miliar rupiah. Hal ini berimbas positif terhadap geliat para perajin sehingga para perajin bersemangat untuk terus berkreasi, berkreativitas dan berinovasi.

Wanita yang akrab dipanggil Bunda Putri ini juga menyampaikan bahwasannya pelaksanaan Pameran IKM Bali Bangkit yang digelar sepanjang tahun bukan hanya bertujuan semata-mata sebagai tempat berpameran ataupun berjualan melainkan sebagai tempat edukasi bagaimana cara berdagang, melayani para pembeli, menjaga kualitas produk serta hal terpenting lainnya yaitu menjaga warisan para leluhur kita.

“Jangan sampai para UMKM yang ikut berpameran disini menjual produk kerajinan yang bukan diproduksi oleh para perajin Bali. Para pelaku UMKM diminta konsisten menjual produk asli produksi para perajin Bali”, katanya.

Tidak hanya itu, para pelaku UMKM juga diminta menjual produk kerajinan dengan harga yang pantas dan tidak membohongi para pembeli. Dengan demikian para pelaku UMKM tidak hanya mengejar keuntungan semata tetapi juga turut berperan dalam menjaga kualitas kerajinan serta melestarikannya.

Bunda Putri juga kembali mengingatkan baik para pelaku UMKM maupun pembeli agar membeli produk kerajinan yang dibuat oleh para perajin. Saat ini banyak beredar di pasaran produk kerajinan seperti kain endek maupun songket yang dibuat dengan menggunakan mesin pabrik bahkan banyak yang diproduksi di luar Bali.

Hal ini tentu saja dapat berdampak buruk tidak saja terhadap perekonomian kita, tetapi juga mengancam kelestarian daripada kain endek maupun songket kita. Untuk itu, Bunda Putri meminta agar masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran dari dalam diri sendiri untuk mencintai produk kerajinan Bali yang salah satunya dengan menggunakan produk asli yang dibuat oleh para perajin.

“Produk kerajinan Bali dibuat hanya di Bali, ditenun di Bali lalu dipasarkan ke seluruh Indonesia dan digunakan sampai mancanegara”, ujarnya

Pendamping orang nomor satu di Bali ini juga menyambut positif gelaran fashion show berbahan kain tenun endek yang diperagakan oleh para ASN di lingkungan Pemprov Bali. Hal ini tidak hanya memberi suasana baru kepada para pegawai karena yang biasanya berada di belakang komputer kini berkesempatan berlenggak lenggok di atas panggung, juga menunjukkan rasa peduli terhadap para perajin serta menumbuhkan kecintaan dan rasa bangga para ASN terhadap kain tenun endek Bali.

Penutupan IKM Bali Bangkit Tahap 7 Tahun 2022 yang turut dihadiri oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Bali Ny.Widiasmini Indra, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bali, I Wayan Jarta, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfos) Provinsi Bali Gede Pramana, Kalaksa BPBD Provinsi Bali Made Rentin, CEO Bali Mall Ni Wayan Sri Ariyani serta perwakilan Bank BPD Bali juga diisi dengan penampilan fashion show dari BPBD Provinsi Bali serta Diskominfos Provinsi Bali. Penutupan IKM Bali Bangkit Tahap 7 pada pagi hari ini terlihat semakin spesial dimana tidak hanya diisi dengan penampilan para ASN dalam balutan busana berbahan endek yang cantik dan elegan, acara kali ini juga diisi dengan penampilan Diskotik Band dari Diskominfos Bali yang mengiringi penampilan apik para peragawan dan peragawati dari Diskominfos Bali yang menambah suasana menjadi semakin meriah dan penuh kekeluargaan.

Legislatif dan Eksekutif Tabanan Sepakati Ranperda tentang Perubahan Perda Nomor 16 Tahun 2021 tentang APBD TA. 2022

TABANAN – Pantaubali.com – Sebagai upaya mewujudkan komitmen bersama dalam rangka optimalisasi pendapatan daerah dan efektivitas serta efisiensi belanja daerah, Eksekutif dan legislative Kabupaten Tabanan sepakati Ranperda tentang Perubahan Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2021 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Tabanan Tahun Anggaran 2022. Hal itu terungkap dalam rapat paripurna ke 12 (dua belas) masa persidangan III tahun 2022 yang digelar di ruang rapat paripurna  DPRD Kabupaten Tabanan, Jumat (16 September 2022)

Sidang tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Tabanan I Made Dirga dan turut dihadiri oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, Wakil Bupati Tabanan I Made Edi Wirawan, SE, Para Wakil Ketua dan Anggota DPRD Tabaanan, Jajaran Forkopimda, Staf Ahli Bupati, Para Asisten, dan OPD serta Para Camat Se-Kabupaten Tabanan. Nampak juga Kelompok Ahli, Direktur Perumda, Pengurus TP PKK dan DWP Kabupaten Tabanan, serta Para Wartawan dan hadirin yang turut hadir saat itu.

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Tabanan Nomor 16 Tahun 2021 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022, merupakan rencana tahunan keuangan daerah dalam membiayai seluruh program kegiatan pembangunan tahun 2022, yang telah dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

“Hal tersebut tentunya tidak terlepas dari tanggungjawab, komitmen, kesungguhan, dan kerjasama yang baik dari pimpinan dan seluruh anggota dewan yang terhormat. Suasana seperti ini perlu dipupuk dan dikembangkan dimasa yang akan datang dalam memantapkan pengabdian kita bagi peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat Tabanan,” ujar Bupati Sanjaya dalam sambutannya saat itu.

Sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, setelah dsepakati atau ditetapkan selanjutnya Rancangan Peraturan Daerah Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Tabanan Nomor 16 Tahun 2021 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022, tahapannya akan dilakukan evaluasi oleh Gubernur, sehingga penetapannya bisa dilaksanakan segera.

Dalam garis besarnya penerimaan daerah khususnya untuk Pendapatan Asli Daerah (Pad) Sebesar Rp.510,196 Milyar lebih terdiri dari pajak daerah sebesar Rp.159,163 Milyar lebih, Retribusi Daerah sebesar Rp.22,411 Milyar Lebih, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang di pisahkan sebesar Rp.9,343 Milyar lebih dan lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah sebesar Rp.319,276

Milyar lebih, Pendapatan Transfer sebesar Rp.1,420 Triliun lebih terdiri dari Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat Sebesar Rp.1,212 Triliun lebih, Pendapatan Transfer Antar Daerah sebesar Rp.208,399 Milyar lebih. Sehingga, jumlah Pendapatan Daerah menjadi sebesar Rp.1,930 Triliun lebih.

Sedangkan besaran Belanja Daerah adalah sebesar Rp.1,972 Triliun lebih, terdiri dari Belanja Operasi sebesar Rp.1,528 Triliyun lebih, Belanja Modal sebesar Rp.195,035 Milyar lebih, Belanja Tidak Terduga sebesar Rp.8,985 Milyar lebih, dan Belanja Transfer sebesar Rp.240,120 Milyar lebih, ini berarti pada RAPBD-Perubahan Tahun Anggaran 2022 terdapat defisit sebesar Rp.41,890 Milyar lebih. Besarnya Defisit tersebut direncanakan akan ditutupi dari pembiayaan Netto yang bersumber dari Silpa Tahun 2021.

 

“Kita sangat menyadari bahwa selama ini masih terdapat kesenjangan kemampuan fiskal daerah dalam memenuhi kebutuhan untuk membiayai pelaksanaan program pembangunan. Namun demikian, kita tetap berupaya dengan sumber daya yang ada untuk mewujudkan pembangunan yang adil, merata, dan berkesinambungan dalam dimensi kewilayahan maupun lintas sektoral. Atas dasar itulah kita sangat berkepentingan untuk tetap mempertahankan kekompakan, semangat kerjasama dan suasana saling pengertian semua pihak demi percepatan pencapaian pelaksanaan program Tahun 2022,” pinta Sanjaya.

 

Wakil Gubernur Bali Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Yang Mulia Ratu Elizabeth II

DENPASAR – Pantaubali.com – Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati mewakili Gubernur Bali dan Pemerintah Provinsi Bali mengisi Buku Belasungkawa atas wafatnya Yang Mulia Ratu Elizabeth II di Kantor Konsulat Inggris di Bali, Kamis (Wraspati Wage Bala), 15 September 2022.

“Tidak ada kata yang cukup untuk mengungkapkan kesedihan kami atas wafatnya Yang Mulia Ratu Elizabeth II. Atas nama Pemerintah Provinsi Bali, saya menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada Keluarga Kerajaan Inggris serta rakyatnya,” kata Wagub yang akrab disapa Cok Ace.

Kedatangan Wagub Cok Ace ke Kantor Konsulat Inggris di Bali pada siang hari disambut oleh Wakil Konsulat Inggris H.E. John Makin dan langsung menuju tempat pengisian buku belasungkawa. Wagub Cok Ace menyampaikan wafatnya Yang Mulia Ratu Elizabeth II tentu saja membawa duka mendalam dan situasi yang berat tidak hanya bagi keluarga kerajaan dan rakyat Inggris tetapi juga masyarakat Bali, mengingat hubungan antara Bali dan Inggris sangat dekat, bahkan Ratu Inggris juga berkesempatan mengunjungi Pulau Dewata sekitar tahun 1974. Hubungan Bali dengan Inggris tidak hanya sebatas pariwisata tetapi juga budaya dan ekonomi.

Seperti diketahui, Ratu Elizabeth II menghembuskan nafas terakhirnya dalam usia 96 tahun pada Kamis 8 September 2022, pukul 18.30 waktu setempat di Istana Balmoral, Skotlandia. Jenazah Ratu Elizabeth II tengah disemayamkan di Istana Buckingham, Inggris, sebelum nantinya dibawa ke Westminster Hall dalam seremoni khusus kemudian akan dimakamkan pada 19 September 2022 mendatang.

Bupati Tabanan : Jalan Tol Jagat Kerthi Bali Tekan Kecelakaan Lalin di Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya sangat memberikan apresiasi terhadap gagasan dan ide yang dilaksanakan oleh Bapak Gubernur Bali, Wayan Koster dalam rangka menjalankan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru dan Tabanan Era Baru dengan diwujudkannya pembangunan Jalan Tol Jagat Kerthi Bali.

Jalan Tol Jagat Kerthi Bali dikatakan Bupati Gede Sanjaya sangatlah penting keberadaannya untuk mengurangi kemacetan lalu-lintas dan dapat menekan angka kecelakaan lalu-lintas yang selama ini kerap terjadi di wilayah Tabanan pada khususnya.

“Hampir setiap hari ada korban jiwa dari jalur Negara – Tabanan, karena Kita ketahui bersama jalur lalu – lintas (Lalin) di Tabanan ini ada salah satu jalur tengkorak yang memang sangat mengerikan,” ungkapnya pada, Selasa (Anggara Paing, Bala) 13 September 2022.

Sehingga Bupati yang bergelar Doktor ini menilai gagasan dan ide Gubernur Bali, Bapak Wayan Koster sangatlah baik, karena bagi Tabanan Jalan Tol Jagat Kerthi Bali diyakini mampu mengifisienkan waktu para pengendara dan mampu mencegah korban jiwa manusia. Dari segi ekonomi, Saya meyakini juga akan mulai dirasakan manfaat ekonominya oleh Kabupaten Tabanan, karena Jalan Tol Jagat Kerthi Bali telah menyediakan ruang interchange di wilayah Soka dan di Wonosari.

“Nah sudah barang tentu, dengan adanya interchange ini akan memberikan dampak terhadap UMKM Kabupaten Tabanan dan menjadi pusat cargonya Pulau Bali, ketika nanti logistik dari Jawa transit di cargo ini. Mudah – mudahan pembangunan Jalan Tol Jagat Kerthi Bali cepat diselesaikan sesuai harapan Bapak Menteri PUPR dan Bapak Gubernur Bali yakni yang rencananya selesai Tahun 2028, tapi telah ditarget selesai pembangunannya pada Tahun 2025.Kami di Tabanan bersama masyarakat sangat kompak mendukung Jalan Tol Jagat Kerthi Bali, karena sebagai sarana penunjang di sektor transportasi Jawa – Bali yang memberikan dampak ekonomi”, pungkasnya.

Provinsi Bali, Prevalensi Stunting Terendah Ditingkat Nasional

DENPASAR – Pantaubali com – Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) membuka secara resmi Rapat Koordinasi dan Evaluasi Percepatan Penurunan Stunting Semester 1 Tahun 2022 di Ruang Praja Sabha Kantor Gubernur Bali, Rabu (14/9)

Mengawali sambutannya, Wagub Bali menyampaikan, bahwasannya stunting yang merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang mempengaruhi perkembangan otak sehingga, tingkat kecerdasan anak tidak maksimal dan berisiko menurunkan produktivitas pada saat dewasa.

Berdasarkan Riset Kesehatan dasar tahun 2018 prevalensi stunting di Provinsi Bali sebesar 21,7% sedangkan hasil studi status gizi Indonesia 2021 prevalensi stunting di Provinsi Bali sebesar 10,9% dan Provinsi Bali merupakan provinsi dengan prevalensi stunting terendah secara nasional.

Prevalensi stunting tertinggi berada di Kabupaten Karangasem sebesar 22,9% dan terendah di Kabupaten Gianyar 5,1%. Di Tahun 2022, Provinsi Bali menargetkan penurunan stunting di angka 9,28% dan di Tahun 2024 target prevalensi stunting balita sebesar 6,15%.

“Untuk itu diperlukan kerjasama, komitmen dan sinergitas semua pemangku kepentingan untuk menurunkan angka stunting dan menjadikan percepatan penurunan angka stunting sebagai salah satu prioritas utama dalam pelaksanaan pembangunan baik di tingkat provinsi hingga tingkat desa”, paparnya.

Wagub Bali yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Bali menambahkan pentingnya optimalisasi Posyandu untuk mendeteksi dini permasalahan gizi dan memantau pertumbuhan dan perkembangan balita khususnya di 1000 hari pertama kehidupan yang dimulai dari ibu hamil sampai anak berusia dua tahun.

“Optimalisasi pelaksanaan posyandu membutuhkan dukungan penggerakkan dan pemberdayaan masyarakat agar mengajak balitanya rutin ke posyandu setiap bulan sebagai bentuk upaya deteksi dini permasalahan gizi. Terlebih baru 40% data yang masuk ke posyandu sehingga kita sangat minim akan data di lapangan, untuk itu sinergitas semua komponen sangat diperlukan dalam menghimpun data di lapangan serta menentukan langkah serta kebijakan selanjutnya yang disesuaikan dengan kondisi masing masing wilayah”, paparnya

Orang nomor dua di Bali ini berharap kepada seluruh pemangku kepentingan untuk mengoptimalkan mobilisasi sumber daya, menguatkan koordinasi, pemantauan, serta evaluasi.

“Komitmen yang kuat sangat penting untuk memastikan sinergitas seluruh pelaksana hadir dan melakukan sinkronisasi dalam melaksanakan upaya terbaiknya untuk percepatan penurunan stunting di Provinsi Bali”, katanya

Di akhir arahannya, Wagub Cok Ace menginstruksikan kepada Kepala OPD dan lintas sektor terkait untuk dapat memastikan dan mensinergikan berbagai sumber daya yang ada sehingga setiap intervensi dapat sampai ke seluruh sasaran yang meliputi remaja, calon pengantin atau calon pasangan usia subur, ibu hamil, ibu menyusui dan anak usia 0-59 bulan.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan I Nyoman Gede Anom, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Bali Putu Anom Agustina, perwakilan dari BKKBN Provinsi Bali, OPD terkait di lingkungan Pemprov Bali serta tim percepatan penurunan stunting Provinsi Bali serta Kabupaten atau Kota se Bali.

Kapolres Tabanan Bagikan Ratusan Sembako Kepada Sopir Angkot Transiswa Dan Warga Kurang Mampu

TABANAN – Pantaubali com – Untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sejak Sabtu 3 September 2022. Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra, S.I.K., M.H. Pada hari Rabu tgl 14 September 2022 pukul 09.00 sampai dengan 09.35 Wita bertempat di Area Gedung Kesenian I Ketut Maria -Tabanan memberikan Bantuan Sembako Kepada 70 Sopir Angkot Transiswa.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Cabang BRI Tabanan Fajar Baskoro beserta Staf. Wakapolres Tabanan, pejabat utama Polres Tabanan, Kapolsek Tabanan, BEM Universitas Tabanan dan Ketua Peguyuban Angkot Tabanan I Nyoman Mastri.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami untuk meringankan beban bapak-bapak sekalian yang terdampak dengan kenaikan harga BBM yang dimana kenaikan harga BBM ini juga sebagai dampak dari pengaruh global yaitu adanya perang Rusia vs Ukraina”, paparnya

Kapolres Tabanan juga menambahkan, bahwa kegiatan pembagian sembako ini juga dilakukan di jajaran Polsek se Polres Tabanan dan untuk saat ini dibagikan 100 paket sembako.

Selesai pembagian sembako kepada para sopir angkot Kapolres Tabanan menuju Banjar Pangkung, Desa Pejaten untuk memberikan bantuan sembako kepada warga yang kurang mampu.

“Kami berharap mudah – mudahan kedepan situasi segera membaik dan kami menghimbau kepada bapak-bapak sekalian agar tidak terprovokasi bilamana ada ajakan dari pihak-pihak tertentu untuk melaksanakan demo, mari kita jaga Tabanan yang aman dan damai”, harapnya.

Wagub Cok Ace Lepas Tim Jelajah Green Province 2022

DENPASAR – Pantaubali.com – Wakil Gubernur Bali Prof.Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) melepas keberangkatan Tim Jelajah Green Province Tahun 2022 di Halaman Depan Kantor Gubernur Bali, Selasa (13/9/2022). Tim dari Media Bisnis Indonesia ini nantinya akan menjelajahi seluruh Bali untuk mensosialisasikan serta memantau kesiapan dan dukungan sarana prasarana penggunaan energi terbarukan, salah satunya kendaraan listrik.

Wagub Cok Ace menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas sumbangsih Media Bisnis Indonesia dalam mendukung program Bali Green Province. Ia menilai, ini merupakan kegiatan luar biasa dan sejalan dengan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang secara garis besar bermakna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya, untuk mewujudkan kehidupan Krama Bali yang sejahtera dan bahagia sekala dan niskala. Visi itu kemudian diturunkan dalam berbagai regulasi pendukung. Khusus terkait penggunaan energi terbarukan, Gubernur Bali telah mengeluarkan dua peraturan yaitu Pergub Nomor 45 Tahun 2019 Tentang Bali Energi Bersih dan Pergub Nomor 48 Tahun 2019 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

Sayangnya, sosialisasi dua peraturan ini mengalami terkendala karena situasi pandemi Covid-19. Padahal, menurut Wagub Cok Ace, implementasi sebuah peraturan membutuhkan sosialisasi yang diimbangi ketersediaan sarana dan prasarana. Untuk itu, sejalan dengan makin melandainya situasi pandemi Covid-19, Pemprov Bali berkomitmen memberi atensi lebih serius terhadap implementasi dua peraturan ini.

“Sosialisasi terus kita lakukan, infrastruktur juga kita siapkan secara bertahap,” ungkap Wagub Cok Ace yang dalam kesempatan itu didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bali Gede Pramana dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Bali Ida Bagus Ngurah Arda.

Salah satu dukungan infrastruktur yang menjadi perhatiannya adalah ketersediaan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU).

“Ini yang perlu kita perbanyak. Karena kemungkinan besar, sekali pengisian baterai punya jarak tempuh yang terbatas,” tambahnya seraya menyampaikan rasa syukur karena semangat Pemprov Bali mendapat respon positif dan berbagai komponen masyarakat, khususnya kalangan media.

Melalui sosialisasi yang lebih intensif serta dukungan sarana prasarana memadai, ia berharap lebih banyak lagi masyarakat yang beralih ke kendaraan berbasis listrik.

Ia menyebut, program Media Bisnis Indonesia ini akan sangat membantu pemerintah dalam sosialisasi dan pemetaan dukungan sarana dan prasarana penggunaan energi terbarukan. Wagub berharap, ke depannya dukungan dan kerjasama ini bisa terus ditingkatkan untuk masa depan Bali dan Indonesia yang lebih baik.

Sementara itu, GM Bisnis Indonesia Rheza Adrian menyampaikan bahwa jelajah adalah program liputan khusus khas Bisnis Indonesia, yang melakukan kegiatan reportase overland dalam periode waktu tertentu. Program ini adalah wujud tanggung jawab Bisnis Indonesia Group dalam menjembatani dan mengamplifikasi suatu isu.

Kali ini, program jelajah digelar di Pulau Dewata, khusus mengangkat isu Bali Green Province yang telah didukung oleh regulasi berupa Pergub.

“Program di Bali ini merupakan dukungan kami terhadap implementasi Pergub Nomor 45 dan 48 Tahun 2019. Kami ingin mengajak dan mendorong seluruh komponen untuk beralih menggunakan sumber energi yang dalam produksi maupun penyediaannya, tidak menimbulkan emisi gas rumah kaca dalam jumlah yang berdampak negatif bagi lingkungan hidup. Kita harapkan, masyarakat beralih ke gas alam dan energi terbarukan,” ujar Rheza yang didampingi Kepala Perwakilan Bisnis Indonesia Bali Nusra Feri Kristianto.

Berdasarkan hasil pantauannya, pengembangan infrastruktur energi baru terbarukan sudah mulai dilakukan di Bali. Penggunaan PLTS atap, sepeda listrik, sepeda motor listrik hingga gas alam ramah lingkungan mulai diimplementasikan dari skala individu, rumah tangga hingga perusahaan.

Namun demikian, ia menilai pengembangannya masih bersifat sporadis. Oleh sebab itu, pihaknya mengambil inisiatif untuk menjembatani sekaligus mengamplifikasikan agar penggunaan energi terbarukan di Bali bukan hanya sebatas fatamorgana.

Made Dirga: Tol Gilimanuk-Mengwi Berpotensi Dongkrak Pariwisata Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga S.Sos menilai Jalan Tol Jagat Kerthi Bali Gilimanuk – Mengwi secara langsung akan mendongkrak pariwisata Tabanan. Hal ini karena kawasan pariwisata di Tabanan utara akan semakin dikenal.

“Selama ini kan Tabanan yang terkenal hanya Tanah Lot, Ulun Danu dan Jatiluwih. Semoga jalan tol bisa membuka akses lokasi wisata baru,” katanya Selasa, (13/9).

Politisi PDI Perjuangan asal Banjar Sakeh, Desa Sudimara ini mengatakan, obyek wisata yang diperkirakan menggeliat dengan adanya jalan tol adalah desa wisata. Tabanan memiliki ratusan desa wisata.

“Mudah-mudahan bsa mendorong berkembangnya desa wisata nanti,” ujarnya

Selain itu, potensi industri juga bisa berkembang. Hal ini lantaran banyak kawasan yang belum tergarap maksimal di jalur tol yang panjangnya mencapai lebih dari 96 kilometer itu.

“Tumbuhnya area industri ini akan secara langsung menyerap tenaga lokal,” jelasnya.

Tidak kalah pentingnya, terobosan jalan tol yang digagas Gubernur Bali Bapak Wayan Koster sangat tepat untuk menjawab perasaan masyarakat Tabanan yang selama ini selalu dihantui oleh jalur tengkorak. Lalu lintas akan lebih lega apa lagi sudah ada shoortcut. Jalan tol sangat bermanfaat untuk masyarakat Tabanan khususnya dan Bali pada umumnya.

“Atas nama masyarakat Tabanan, saya Ketua DPRD Tabanan mengucapkan banyak terima kasi kepada Gubernur Bali Bapak Wayan Koster karena sudah membangun jalan tol yang sangat dibutuhkan masyarakat,” katanya.

Jalan Tol Jagat Kerthi Bali Gilimanuk – Mengwi ini merupakan satu-satunya yang dibangun dengan tambahan fasilitas seperti, jalur sepeda maupun juga kendaraan umum, baik roda 4 maupun roda 2.

Jalan tol ini akan melewati tiga kabupaten, 13 Kecamatan dan 58 Desa dengan estimasi biaya kontruksi sebesar Rp 24 Triliun. (Rilis)

Polres Tabanan Berhasil Ringkus 4 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba Per September

TABANAN – Pantaubali.com – Per September 2022, Polres Tabanan berhasil menangkap Empat orang pelaku yang berperan sebagai Pengguna dan Perantara Narkoba.

Adapun jenis Narkoba berhasil diamankan ratusan berupa shabu-shabu dalam klip plastik

“Kami kembali berhasil mengungkap 3 (tiga) Kasus penyalahgunaan Narkoba dengan empat pelaku”, ujar, Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra,(Selasa,(13/9) di Polres Tabanan.

Dirinya memaparkan, 4 terduga sebagai Pelaku diamankan pada TKP berbeda-beda, Jumat, (2/9) pukul 17.00 Wita, di pinggir jalan raya Batungsel Kelod, Banjar Batungsel Kelod, Desa Batungsel, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Petugas berhasil mengamankan, I Made Dwipayana (26) Laki-laki.Asal Banjar Dinas Taman Sari, Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, dengan barang bukti, 1 (satu) buah plastic klip di dalamnya berisikan kristal bening yang diduga shabu dengan berat 1,06 (satu koma nol enam) gram bruto atau 0,96 (nol koma sembilan puluh enam) gram netto terlilit kertas aluminium foil di dalam korek kayu merek sinar di dalam pembungkus rokok Marlboro, 1 (satu) unit Handphone dengan Merk Vivo 1820 warna hitam biru dan 1 (satu) unit Sepeda Motor Honda Vario warna putih hitam dengan nomor Polisi DK 5053 UF, beserta STNK katas nama Ketut Arlina.

“Modus operandi pelaku menguasai, memiliki, dan menyimpan Narkotika jenis shabu tanpa ijin”, jelasnya.

Kemudian, Agus Krisna Kurniawan Alias Agus (20) seorang Pelajar atau Mahasiswa, alamat jalan Merpati, Gang X Nomor 19 Denpasar, Banjar Manut Negara, Desa Tegal Kerta, Kecamatan Denpasar berhasil diciduk pada Rabu,(7/9) dengan TKP Dipinggir Jalan Kartini Pintu Masuk Btn Taman Sekar, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan.

Pada Diri pelaku dipemukan dan telah disita barang bukti berupa,1 (Satu) Buah Plastic Klip di Dalamnya Berisikan Kristal Bening Yang Diduga Shabu Dengan Berat 0,74 (Nol Koma Tujuh Puluh Empat) Gram Bruto Atau 0,54 (Nol Koma Lima Puluh Empat) Gram Netto Didalam Pipet Plastic Warna Bening Strip Merah Muda, 1 (Satu) Buah Tas Selempang Warna Hitam Merek Shamrock, 1 (Satu) Unit Handphone Dengan Merk Oppo A5 Warna dan 1 (Satu) Unit Sepeda Motor Honda Scoopy Warna Hitam Dengan Nomor Polisi DK 5571 ACT.

“Adapun modus operandi pelaku menguasai , memiliki, dan menyimpan Narkotika jenis Shabu tanpa ijin”, cetusnya.

Kemudian, I Wayan Guna Wijaya alias Alit (48) beralant tinggal di Jalan Tunjung III Nomor 10 Merta Rauh, Desa Dangin Puri Kangin, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar, Tinggal di kamar kost Nomor 2 C, Banjar Batu Lumbung, Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi, Badung.

Selanjutnya ,Nane Diane Rusmiati alias Ane(42) Perempuan beralamat di Kampung Warung, Rt/Rw 002/002, Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, tinggal di kamar Kost Nomor 2C, Banjar Batu Lumbung, Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi,Badung.

Kedua pelaku berhasil di ciduk Minggu,(11/ 9) 2022 pukul 18.00 wita, TKP Penangkapan,Dipinggir jalan bedugul selatan Asri, Banjar Tegal Belodan, Desa Dauh Peken, Tabanan.

“Modus operandi pelaku menguasai, memiliki dan menyimpan Narkotika jenis shabu tanpa ijin”, katanya.

Dalam pengungkapan tersebut Penyidik melakukan Penggeledahan di 7 TKP berbeda, hasil penggeledahan telah dilakukan Barang bukti diantaranya,86 (delapan puluh enam ) paket barang bukti berupa kristal bening di duga shabu yang di temukan di 7 TKP berbeda masing-masing di TKP 1, TKP 2, TKP 3, TKP 4, TKP 5, TKP 6, dan TKP 7 dengan berat seluruhnya 102,31 (seratus dua koma tiga puluh satu) gram bruto atau 92,09 (sembilan puluh dua koma nol sembilan) gram netto.

Selanjutnya, 15 (lima belas) lembar uang pecahan Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah) hasil menaruh shabu di dalam tas selempang warna hitam merek Alto.Seperti, 1 (satu) unit Handphone dengan merk OPPO CPH1823 warna merah marun, 1 (satu) unit Handphone dengan merk VIVO Y21 warna silver, 1 (satu) unit Sepeda Motor Honda Vario warna hitam dengan nomor polisi DK 4566 GBC, beserta STNK atas nama I Nyoman Sudiarsa, 1 (satu) buah timbangan merek pocket scale di dalam tas belanja warna merah muda, 1 (satu) bendel plastic klip di dalam tas belanja warna merah muda, 1 (satu) buah gunting di dalam tas belanja warna merah muda, 1 (satu) buah plaster warna coklat di dalam tas belanja warna merah muda, 1 (satu) buah plaster warna kuning di dalam tas belanja warna merah muda, 8 (delapan) buah pipet plastic warna bening strip merah muda di dalam tas belanja warna merah muda, 1 (satu) buah korek gas di dalam tas belanja warna merah muda serta 1 (satu) buah alat hisap shabu (bong) di atas meja beton.

Menurut Dirinya, dalam pengungkapan Kasus tersebut tentu tidak mudah, karena para tersangka sering berpindah-pindah tempat, yang awal mulanya Petugas mendapat informasi dari Masyarakat, menyebutkan para terduga ini sering bersentuhan dengan Narkoba, selanjutnya Informasi yang di peroleh didalami dan terus dikembangkan, dengan kesabaran dan kerjasama Tim yang di Pimpimpin oleh Kasat Narkoba akhirnya para pelaku berhasil mengamankan ditempat yang berbeda.

Dirinya menambahkan, atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal : 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika yaitu memiliki, menyimpan, menguasai Narkotika, ancaman hukuman paling singkat 4 tahun paling lama 12 tahun, denda paling sedikit 800 juta dan paling banyak 8 milyar rupiah, Ucap Kapolres Tabanan.

“Katakan tidak pada Narkoba, mari bersama kita perangi Narkoba untuk menyelamatkan generasi muda. Narkoba sangat berbahaya dan sangat berdampak negatif bagi kesehatan, banyak korban penyalahguna Narkoba mengalami depresiasi, halusinasi dan cenderung menyakiti diri sendiri”, tutupnya.

Rapat Paripurna ke-30 Masa Persidangan III Tentang APBD

Gubernur Bali Wayan Koster yang diwakili oleh Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengikuti Rapat Paripurna ke-30 Masa Persidangan III, dengan agenda Jawaban Atas Pandangan umum seluruh Fraksi atas Raperda Provinsi Bali tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2021 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2022 dan Raperda Provinsi Bali tentang Penyertaan Modal Daerah Kepada Perusahaan Umum Daerah Kerthi Bali Santhi, bertempat di Ruang Sidang Utama-DPRD Provinsi Bali, pada Senin (12/9).

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Cok Ace membacakan jawaban Gubernur Bali yang menyampaikan terimakasih atas dukungan dan saran anggota dewan berkenaan dengan upaya-upaya optimalisasi Pendapatan Daerah yang telah dilakukan melalui penetapan sejumlah kebijakan daerah, sebagai bentuk komitmen kita bersama mengatasi situasi perekonomian Bali akibat dampak pandemi Covid-19.

Gubernur juga sependapat dan memberikan apresiasi atas saran anggota dewan untuk menggali kreativitas atas potensi pendapatan dari pelaku usaha luar Bali dan pengenaan kontribusi bagi kendaraan luar Bali yang digunakan perusahaan-perusahaan atau pelaku bisnis di Bali yang tentunya tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan. Demikian juga dengan saran agar penetapan proyeksi target PAD Tahun 2022 memperhitungkan kebijakan pemerintah pusat atas kenaikan harga BBM, telah diperhitungkan.

Berkenaan dengan pandangan/pertanyaan Dewan terkait Belanja Daerah, disampaikan sebagai berikut: Penurunan Belanja Pegawai dalam Rancangan Perubahan APBD Tahun 2022 sebesar 30 miliar rupiah lebih merupakan hasil perhitungan ulang kebutuhan belanja pegawai SKPD berdasarkan realisasi sampai dengan Juli 2022.

Gubernur berkomitmen untuk terus memperhatikan kesejahteraan seluruh pegawai di Pemerintah Provinsi Bali, baik ASN maupun Non ASN. Keberadaan tenaga Non ASN untuk menunjang pelaksanaan program dan kegiatan di Pemerintah Provinsi Bali karena jumlah PNS yang pensiun tidak sesuai dengan jumlah formasi yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada pemerintah daerah, sehingga dikhawatirkan akan mengganggu kualitas pelayanan publik seperti tenaga kesehatan dan tenaga pendidik. Oleh sebab itu, Gubernur telah meminta seluruh tenaga Non ASN untuk tetap bekerja secara tulus, fokus dan lurus. Sembari menunggu arah kebijakan pusat, Gubernur tetap berkomitmen mempertahankan keberadaan tenaga Non ASN di Pemprov Bali.

Berkenaan dengan kondisi perekonomian Bali saat ini yang semakin menunjukkan pertumbuhan positif, memberikan pengaruh terhadap proyeksi penerimaan pendapatan daerah yang bersumber dari PAD untuk membiayai kebutuhan belanja daerah yang bersifat prioritas dan harus dilaksanakan pada Tahun 2022, maka pada kesempatan yang baik ini, disampaikan perubahan postur APBD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2022 dari yang disampaikan sebelumnya, antara lain:

Adanya penambahan target Pendapatan Daerah sebesar 249 miliar rupiah lebih yang bersumber dari PAD sebesar 244 miliar rupiah lebih dan Pendapatan Transfer sebesar 5,3 miliar rupiah lebih.Kebutuhan anggaran untuk dukungan terhadap penyelenggaraan Presidensi G-20 sebesar 3,5 miliar rupiah lebih.

Dengan penambahan target Pendapatan Daerah sebesar 249 miliar rupiah lebih dan tambahan alokasi Belanja Daerah sebesar 100 miliar rupiah lebih, defisit pada perubahan APBD 2022 turun sebesar 149,9 miliar rupiah lebih dari defisit anggaran yang direncanakan sebelumnya sebesar 2,05 triliun rupiah lebih. Hal ini dapat menurunkan rencana pinjaman jangka menengah menjadi sebesar 705 miliar rupiah dari semula sebesar 854 miliar rupiah lebih.

Selanjutnya, rangkuman penjelasan dan jawaban atas Pandangan Umum seluruh Fraksi terhadap Raperda tentang Penyertaan Modal Daerah Kepada Perusahaan Umum Daerah Kerthi Bali Santhi sebagai berikut: Gubernur sepakat dengan Pandangan Umum Fraksi untuk menerapkan standar rekrutmen SDM yang baik, peningkatan pengawasan dan pelaporan kinerja yang berkala, kajian investasi yang cermat dan tepat, rencana bisnis dalam jangka menengah serta jangka panjang sehingga tata Kelola Perumda Kerthi Bali Santhi dapat transparan, akuntabel, serta professional.

Berkenaan Pandangan Umum Fraksi-fraksi di luar 2 (dua) Raperda, disampaikan tanggapan sebagai berikut: Persiapan yang dilakukan Pemprov Bali dalam rangka penyelenggaraan G20 antara lain: Menyiapkan sarana pariwisata (termasuk hotel, villa, pondok wisata, restoran, daya tarik wisata/ obyek wisata) yang telah diaudit dan menerapkan protokol kesehatan dengan standar Cleanliness, Health, Safety and Environment (CHSE); Telah dilakukan assesment sistem manajemen pengamanan akomodasi pariwisata yang dipergunakan oleh Delegasi KTT G20; Semua usaha pariwisata diwajibkan menggunakan aplikasi Peduli Lindungi; Kerjasama yang solid antar berbagai institusi dan organisasi (Pemerintahan,Militer/Kepolisian, Pelaku Pariwisata dan Masyarakat) guna mempersiapkan penyelenggaraan KTT G20 di Bali agar berlangsung lancar.

Untuk pengendalian inflasi di Bali telah dikoordinasikan dan memimpin langsung upaya-upaya konkrit untuk stabilisasi harga beberapa komoditas yang menjadi pemicu inflasi.

Rencana pembangunan Bandara Bali Utara bukan dibatalkan, melainkan tidak dilaksanakan dalam waktu 1 sampai 2 tahun ke depan karena berbagai pertimbangan, sehingga dikeluarkan dari Proyek Strategis Nasional (PSN). Saat ini kita bersama Pemerintah Pusat masih harus terus memantapkan pembangunan infrastruktur pendukung sehingga ketika bandara dibangun semua infrastruktur telah siap mendukung beroperasinya bandara.

Sementara itu, sebelumnya Tanggapan Dewan Atas Pendapat Gubernur Bali Terhadap Raperda tentang Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan dan Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah disampaikan oleh Dra. Ni Luh Yuniati.