- Advertisement -
Beranda blog Halaman 429

Sempat Dilaporkan Hilang, Warga Desa Bantiran Pupuan Ditemukan di Buleleng

PANTAUBALI.COM, TABANAN – I Komang Tirtayasa (35), warga Banjar Dinas Asah, Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan, Tabanan, yang dilaporkan hilang akhirnya ditemukan, Kamis (16/5/2024) dalam keadaan selamat.

Ia ditemukan di rumah saudaranya di Desa Tinggarsari, Kecamatan Busung Biu, Buleleng.

“Pukul 12.44 WITA, korban ditemukan di Desa Tinggarsari. Dari rumah target menuju titik ditemukannya kurang lebih 6 KM di arah utara,” terang Koordinator Pos SAR Buleleng Dudi Librana.

la menjelaskan, sebelumnya Tirtayasa berjalan melewati ladang-ladang, hingga ada warga yang melihatnya melintasi Desa Tinggarsari, Kecamatan Busung Biu, Kabupaten Buleleng.

Pihak keluarga yang akhirnya mengetahui keberadaan I Komang Tirtayasa langsung melaporkan kepada tim SAR gabungan.

Dengan telah ditemukannya dan memastikan kondisi korban, maka upaya pencarian dihentikan.

Diberitakan sebelumnya seorang warga Banjar Dinas Asah, Desa Bantiran, Pupun belum kembali pulang ke rumah usai pergi ke ladang pada Rabu (15/5/2024) siang.

Malam itu pihak keluarga bersama masyarakat sudah berupaya melakukan pencarian namun hasilnya nihil.

Unsur SAR Gabungan yang terlibat dalam pencarian diantaranya Pos SAR Buleleng (Basarnas Bali), Bhabinkamtibmas Desa Bantiran, Babinsa Desa Bantiran, BPBD Tabanan, aparat Kecamatan Pupuan, aparat Desa Bantiran, keluarga dan masyarakat setempat. (ana)

DPRD Tabanan Dukung Rencana Pembentukan Kawasan Terintegrasi Perkebunan dan Pariwisata

Rapat koordinasi pembahasan kawasan terintegrasi perkebunan dan pariwisata di Kecamatan Tabanan.
Rapat koordinasi pembahasan kawasan terintegrasi perkebunan dan pariwisata di Kecamatan Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan sedang merancang pembentukan kawasan terintegrasi perkebunan dan pariwisata di daerah Tabanan Barat yang meliputi dua kecamatan yakni Kecamatan Selemadeg Barat dan Pupuan.

Rencana pembentukan kawasan terintegrasi itu mendapat dukungan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan. Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Komisi I DPRD Tabanan I Gusti Nyoman Omardani.

“Kami sangat mendukung, karena ini menjadi harapan masyarakat Tabanan khususnya yang ada di wilayah Tabanan Barat agar bisa memanfaatkan potensi lokal yang dimilikinya secara maksimal,” ujarnya, Kamis (16/5/2024).

Omardani mengaku, sejatinya pengembangan potensi hasil pertanian dan perkebunan di wilayah Tabanan Barat telah dilakukan sejak lama. Salah satunya yakni pembentukan desa buah yang mengembangkan potensi buah-buahan lokal di masing desa tersebut.

Seperti contohnya pengembangan buah durian di Desa Mundeh Kangin dan Desa Belimbing di Kecamatan Pupuan yang sekaligus dijadikan kawasan pariwisata. Termasuk juga desa-desa yang lain dengan potensi buah seperti manggis, salak madu dan wani.

“Namun, untuk mendukung kegiatan pengembangan ini dibutuhkan regulasi seperti surat keputusan (SK) dari Badan Pengelola, SK Pembentukan Desa Buah, serta regulasi lainnya. Inilah yang kami harapkan dari adanya rencana pembentukan kawasan terintegrasi oleh Bapak Bupati Tabanan,” ucapnya.

Pihaknya berharap, dengan dibentuknya kawasan desa buah ini maka kendalanya yang sering dihadapi petani yakni penurunan harga pasca panen bisa teratasi. Misalnya saat masa panen durian dan manggis yang melimpah, harga beli yang diterima petani justru turun.

“Nah dengan adanya campur tangan pemerintah daerah, kami berharap harga itu bisa stabil,” harapnya. (ana)

Pastikan Kemananan Pintu Masuk Bali Jelang WWF ke-10, Polres Jembrana Siagakan Personel di Pelabuhan Gilimanuk

Pelabuhan Gilimanuk.
Pelabuhan Gilimanuk.

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Dalam memastikan keamanan menjelang World Water Forum (WWF) ke-10 yang akan berlangsung 18 – 25 Mei 2024 di Nusa Dua, Bali.

Belasan personel kepolisian Polres Jembrana ditugaskan melakukan pengamanan di pintu masuk Bali Pelabuhan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana.

Menurut informasi, WWF ke-10 akan dihadiri peserta dan delegasi dari 43 negara, sehingga pengamanan di Pelabuhan Gilimanuk sebagai pintu masuk utama Bali dari Pulau Jawa menjadi prioritas utama.

Kapolres Jembrana, AKBP Endang Tri Purwanto mengatakan, dalam proses pengamanan di Pelabuhan Gilimanuk. Ia akan menugaskan sebanyak 16 personel tambahan.

Selain itu, personel yang ditugaskan dilengkapi dengan berbagai peralatan seperti borgol, metal detector, dan mirror detector.

Alat-alat ini digunakan untuk mengawasi kendaraan atau orang-orang yang masuk ke Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk.

“Mengantisipasi jika ada orang-orang yang dicurigai, atau teroris atau sebagainya. Tapi mudah-mudahan tidak ada,” ungkapnya, Kamis (16/5/2024).

Pihaknya berharap, dalam pengamanan tersebut tidak terdapat adanya gangguan-gangguan tertentu, dan berharap agar proses WWF dapat berjalan dengan lancar.

Selain penebalan pengamanan di Pelabuhan Gilimanuk, Polres Jembrana juga akan meningkatkan kegiatan patroli di daerah pesisir dan melakukan patroli laut.

“Tujuannya adalah untuk memastikan keamanan di wilayah Jembrana dan Bali secara keseluruhan selama WWF berlangsung,” pungkasnya. (ana)

Warga Desa Bantiran Pupuan Dilaporkan Hilang Usai Pamit Pergi ke Kebun

Tim SAR Gabungan lakukan pencarian warga Desa Bantiran, Pupuan, Tabanan, yang dilaporkan hilang di kebunnya, Kamis (16/5/2024).
Tim SAR Gabungan lakukan pencarian warga Desa Bantiran, Pupuan, Tabanan, yang dilaporkan hilang di kebunnya, Kamis (16/5/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – I Komang Tirtayasa (35), warga Banjar Dinas Asah, Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan, Tabanan, yang dilaporkan hilang oleh keluarganya pada Kamis (16/5/2024).

Sebelumnya pada Rabu (15/5/2024) sekitar pukul 11.00 WITA, ia sempat berpamitan kepada orang tuanya untuk pergi ke kebun miliknya yang tidak jauh dari rumahnya. Namun, hingga Kamis pagi, Tirtayasa tak kunjung pulang ke rumah.

Pihak keluarga bersama masyarakat sudah berupaya melakukan pencarian. Namun, tak kunjung ditemukan.

“Kami terima laporannya hari ini, jam 05.10 dari saudaranya, dimana lokasi ladangnya berada dekat rumah tinggalnya di Desa Bantiran, Tabanan,” jelas Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) I Nyoman Sidakarya.

Usai menerima laporan adanya orang hilang, Basarnas Bali memberangkatkan 6 personil dari Pos SAR Buleleng. Adapun pola pencarian dilaksanakan dengan membagi tim SAR gabungan menjadi 2 SRU.

“Mereka fokus di titik-titik yang biasa dilalui korban ketika pergi berladang dan kami juga menggunakan drone sehingga jarak pantau udara lebih luas,” terangnya.

Jarak dari rumah korban hingga area pencarian berkisar 3 KM. Tim SAR juga menyisiri di daerah lembah perkebunan pada rata-rata kemiriang kurangkebih 60 derajat.

“Sampai saat ini unsur SAR yang terlibat diantaranya Basarnas Bali (Pos SAR Buleleng), Bhabinkamtibmas, aparat desa adat setempat, keluarga serta masyarakat masih melakukan upaya pencarian,” ungkapnya. (ana)

Truk Kontainer dan Pikap Bermuatan Tanaman Hias Terlibat Kecelakaan di Jalur Denpasar-Gilimanuk 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalur Denpasar-Gilimanuk termasuk Banjar Dukuh, Desa Dauh Peken, Tabanan, Kamis (16/5/2024) sekitar pukul 10.30 WITA.

Kecelakaan ini melibatkan truk kontainer berpelat W 8823 UQ bermuatan sofa dengan mobil pikap berpelat L 9803 BY yang bermuatan tanaman hias.

Beruntungnya kedua sopir kendaraan yang terlibat kecelakaan selamat dan hanya mengalami luka lecet.

Pantauan di lokasi kejadian, tanaman hias yang diangkut berserakan di badan jalan. Mobil pikap juga mengalami kerusakan di bagian samping.
Proses evakuasi tengah dilakukan oleh pihak kepolisian dibantu masyarakat sekitar.

Arus lalu lintas pun tersendat selama proses pembersihan berlangsung.

Berdasarkan keterangan sopir truk kontainer Wajianto (43) asal Surabaya mengungkapkan, sebelum kejadian ia melaju beriringan dari arah Barat (Gilimanuk) menuju Timur (Denpasar) dengan mobil pikap yang dikemudikan oleh Ferian (23) asal Malang bersama rekannya Andi (35).

Sesaimpainya di lokasi kejadian, ia hendak mendahului mobil pikap. Namun, saat akan menyalip dari sisi kanan mobil, tiba-tiba dari arah Timur atau berlawanan datang sepeda motor yang tidak diketahui identitasnya.

“Karena panik, saya banting setir ke kiri hingga menabrak pohon perindang di pinggir jalan,” ucapnya.

Kerasnya tabrakan mengakibatkan, box truk kontainer jatuh dan menimpa mobil pikap yang ada di depannya hingga terguling.

“Box truk saya jatuh setelah menabrak pohon perindang dan menimpa mobil pikap,” urainya.

Akibat kejadian ini, ia mengaku mengalami kerugian hingga Rp15 juta. Sedangkan, sopir mobil pikap mengalami luka-luka dan mengaku mengalami kerugian mencapai Rp30 juta akibat kerusakan pada mobilnya.

Sementara itu, Kanit Laka Polsek Kota Tabanan Iptu Gusti Putu Sueakadana mengatakan, kejadian ini sempat mengakibatkan kemacetan lalu lintas kurang lebih 1 kilogram.

“Kami lakukan pengaturan lalu lintas untuk menguraikan kemacetan,” ujarnya.

Selanjutnya, box truk yang terlepas akan dievakuasi dengan menggunakan derek.

Proyek Revitalisasi Pasar Umum Negara Capai 71 Persen

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Proyek revitalisasi Pasar Umum Negara, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana saat ini sudah capai 71 persen.

Kepala Dinas PUPRPKP Jembrana, I Wayan Sudiarta mengatakan, proses pengerjaan proyek Pasar Umum Negara ini ditargetkan rampung pada 17 Juli 2024 mendatang.

“Mudah-mudahan ini bisa kami penuhi, dan kami minta dukungan dari masyarakat agar ini bisa terlaksana dengan baik,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Kamis (16/5/2024).

Pihaknya mengaku telah melakukan rapat pemantapan. Pada rapat tersebut, ada beberapa permintaan seperti pagar pada sisi sebelah utara diperendah dan penambahan pintu masuk di sisi sebelah timur.

“Untuk pagar sesuai dengan permintaan dari pada warga, sudah kita akomodir meskipun tidak 100 persen. Artinya, sudah ada kesepakatan agar pintu pagar disebelah utara diturunkan, ” bebernya.

Dimana, saat ini tembok pagar sisi sebelah utara dengan tinggi 2,5 meter tersebut rencananya akan direndahkan menjadi 1,5 meter.

Menurutnya, dari hasil kunjungan Bupati Jembrana I Nengah Tamba penurunan tembok pagar tersebut nantinya agar berkesan terbuka dan bisa melihat ke sungai hal tersebut sudah diakomodir dan kemudian juga untuk kelengkapan-kelangkapan aksesoris agar pasar menjadi aman.

“Ada penambahan loster dan kanopi untuk keamanan dan kenyamanan pedagang juga sudah diakomodir,” jelasnya.

Disinggung mengenai kendala dalam proyek Pasar Umum Negara, pihaknya menyampaikan bahwa tidak terdapat kendala karena kesepakatan dari warga dan persetujuan pemerintah daerah yang nantinya berdasarkan berita acara rapat sudah mendapat kesepakatan. (ana)

150 Orang Terima Program Gemarikan dari Dinas Perikanan Badung

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Perikanan, tahun ini kembali menggelar kegiatan Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) yang digelar di Balai Serbaguna, Desa Adat Petang, Badung, Rabu (15/5/2024).

Kegiatan Gemarikan ini merupakan kegiatan dari pemerintah pusat di tahun 2024 dengan sasaran dari kegiatan ini kepada bayi, balita, dan ibu-ibu, serta ibu hamil.

Dengan jumlah penerima sebanyak 150 orang. Adapun paket yang diberikan yakni berupa paket ikan dalam bentuk fillet ikan nila dan fillet ikan lele.

Kepala Dinas Perikanan I Nyoman Suardana menerangkan, kegiatan ini merupakan kegiatan kedua dari total sepuluh desa/kelurahan di Badung yang ada yang akan disasar di tahun 2024 ini.

“Kegiatan ini dalam rangka pencegahan potensi stunting, selain itu juga bertujuan untuk menekan inflasi,” ujarnya.

Selanjutnya, program Gemarikan ini, juga untuk mengembangkan kegiatan terkait dengan ketahanan pangan. Untuk menyuplai ikan, pihaknya dari Dinas mendapat suplai ikan dari hasil budidaya yang ada di masyarakat Kabupaten Badung.

“Hari ini kita melaksanakan di desa Petang L, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan kita di tahun 2024,” ucapnya.

Tak berhenti sampai di sini, dari total sepuluh Desa/Kelurahan yang disasar, untuk bulan depan, pihaknya berencana akan menggelar di desa Blahkiuh.

“Kami berharap pemberian paket ikan ini, bisa dilanjutkan oleh masyarakat. Yang mama, ibu-ibu, wanita hamil dan balita, agar tetap diberikan makan ikan. Hal itu penting karena, kandungan protein dari ikan, sangat tinggi,” tutupnya. (jas)

Hingga Pertengahan 2024, Aktivasi IKD di Tabanan Hanya 5.064 Orang

Ilustrasi aktivasi IKD. (Foto: halloriau.com)
Ilustrasi aktivasi IKD. (Foto: halloriau.com)

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tabanan mencatat masyarakat yang melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) baru 5.064 orang.

Jumlah tersebut setara dengan 1,31 persen dari total penduduk Tabanan yang sudah melakukan perekaman e-KTP sebanyak 383.965 orang. Capaian tersebut mulai dari program ini dimulai dari Oktober 2022 lalu.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, I Gusti Agung Rai Dwipayana melalui bidang teknis yang menangani IKD, Ardha Candra mengatakan, capaian aktivasi ini masih jauh di bawah target pemerintah pusat yakni mencapai 25 persen dari jumlah penduduk yang telah mempunyai E-KTP di masing-masing daerah.

“Sejauh ini capaian aktivasi IKD di Tabanan baru 1,31 persen. Capaian ini masih jauh dari target pusat,” ucapnya, Rabu (15/5/2024).

Menurutnya, rendahnya capain ini disebabkan oleh masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk mendaftar IKD. “Kita masih perlu kerja keras termasuk meminta dukungan semua pihak,” ucapnya.

Pihaknya sudah melakukan pelayanan dengan sistem jemput bola sehingga masyarakat tidak perlu lagi ke Kantor Dukcapil. Misalnya dengan melakukan register ke rumah sakit, kantor dinas hingga membuka akses IKD di Kantor Desa.

“Dari 133 desa di Tabanan, sudah 85 teregister Aplikasi SIAK. Aplikasi ini berguna untuk memudahkan masyarakat mendaftar IKD,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kesadaran masyarakat untuk registrasi IKD sangat diperlukan sebab berbagai layanan sudah dibuat untuk memudahkan masyarakat seperti akses desa.

IKD perlu ditingkatkan karena sampai saat ini masih banyak layanan yang belum menggunakan IKD sebagai pengganti KTP sepenuhnya.

“Untuk pelayanan sudah bisa mendaftar sampai desa dan kecamatan. Namun, minat masyarakat yang belum begitu tinggi sehingga baru sedikit masyarakat yang ingin aktivasi IKD,” imbuhnya. (ana)

Bupati Jembrana Hadiri Karya Rsi Yadnya Griya Mambal Batuagung

Karya Rsi Yadnya Padiksan Ida Bagus Putu Parwata dan Ida Ayu Kade Tirtawati di Griya Mambal, Banjar Taman, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, Rabu (15/5/2024).
Karya Rsi Yadnya Padiksan Ida Bagus Putu Parwata dan Ida Ayu Kade Tirtawati di Griya Mambal, Banjar Taman, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, Rabu (15/5/2024).

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Bupati Jembrana I Nengah Tamba menghadiri Karya Rsi Yadnya Padiksan Ida Bagus Putu Parwata dan Ida Ayu Kade Tirtawati di Griya Mambal, Banjar Taman, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, Rabu (15/5/2024).

Upacara Yadnya Padiksan merupakan upacara yang bermakna lahir untuk kedua kalinya (reinkarnasi) sebagai seorang sulinggih, seseorang yang telah melalui proses tata upacara diksa ini mempunyai wewenang luas dan lengkap dalam pelaksanaan dan menyelesaikan berbagai upacara yadnya.

Upacara Rsi Yadnya Padiksan Madeg Ida Peranda ini, tentunya telah melalui proses yang sesuai dengan Sastra Agama Hindu dan kesepakatan bersama seluruh keluarga serta melalui tuntunan Ida Peranda Nabe selaku guru suci.

“Karya Rsi Yadnya ini pasti sudah didasarkan pada tuntunan Sastra Agama Hindu, Bhisama Leluhur, kesepakatan keluarga besar Griya Mambal yang dituntun oleh Pengurus PHDI dan Ida Peranda Nabe selaku Yajamana dan guru suci,” ucap Bupati Tamba.

Menjadi seorang Peranda/Sulinggih tentunya tidak semudah yang dibayangkan. sebagai orang suci tentunya juga memiliki tanggung jawab sangat berat.

Bupati Tamba berharap, Prosesi ini dapat terlaksana dengan baik sehingga nantinya dapat berperan sebagai penuntun umat Hindu dan memberikan pelayanan dalam berbagai pelaksanaan upacara Yadnya.

“Saya mengucapkan selamat kepada Ida Peranda Lanang Istri, semoga bisa menjadi penuntun dan pelayan umat se-Dharma, menjalankan dan melestarikan tatwa, filsafat, upacara Agama Hindu dan dresta adat budaya Bali dalam melaksanakan Panca Yadnya,” tutupnya. (rls)

Dua Kecamatan di Tabanan Dirancang Jadi Kawasan Terintegrasi Perkebunan dan Pariwisata

Rapat koordinasi pembahasan kawasan terintegrasi perkebunan dan pariwisata di Kecamatan Tabanan.
Rapat koordinasi pembahasan kawasan terintegrasi perkebunan dan pariwisata di Kecamatan Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan tengah mempersiapkan pembentukan kawasan terintegrasi perkebunan dan pariwisata di daerah Tabanan Barat.

Adapun kawasan terintegrasi tersebut difokuskan pada dua kecamatan yakni Kecamatan Selemadeg Barat dan Pupuan.

Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setda Tabanan A.A Gede Dalem Trisna Ngurah mengatakan, pembentukan kawasan terintegrasi tersebut sesuai arahan Bupati Tabanan dan saat ini masih dalam proses pembahasan terkait regulasi.

Sebelumnya pada Senin (13/5/2024) telah dilakukan rapat koordinasi bersama anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Badan Riset Daerah (BRIDA), Bappeda Tabanan, serta perwakilan perbekel dari delapan desa di dua kecamatan tersebut.

“Kami masih lakukan kajian dan pembahasan terkait regulasi hingga mekanismenya. Nanti namanya apakah desa buah ataukah kampung buah,” ucapnya, Rabu (15/5/2024).

Ia menyebut, alasan dipilihnya dua daerah tersebut karena memiliki potensi besar untuk pengembangan perkebunan buah-buahan yang bisa dijadikan kawasan pariwisata.

“Beberapa jenis buah-buahan yang potensial ditanam di kawasan tersebut seperti durian, manggis dan salak,” ungkapnya.

Pihaknya berharap dengan rencana pembentukan kawasan terintegrasi untuk perkebunan dan pariwisata di Tabanan Barat adalah sebuah langkah yang tepat untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan menciptakan lapangan kerja baru.

Selain itu, jika rencana ini bisa terwujud, maka tidak menuntup kemungkinan untuk dikembangkan di wilayah Kabupaten lain dengan potensi pertanian yang dimiliki.

“Dengan dukungan dari semua pihak, rencana besar ini diharapkan dapat terwujud dan membawa manfaat bagi masyarakat Tabanan,” harapnya. (ana)