- Advertisement -
Beranda blog Halaman 427

Petugas Geledah Blok Hunian Napi Lapas Tabanan dan Lakukan Tes Urin, Ini Hasilnya

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan kembali melakukan kegiatan penggeledahan ke blok hunian para narapidana yang tengah menjalani hukuman.

Selesai kegiatan penggeledahan dilanjutkan dengan pelaksanaan tes urine kepada seluruh narapidana pada Selasa (21/5/2024).

Kegiatan ini dilakukan untuk mendeteksi dini timbulnya gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di Lapas Kelas IIB Tabanan.

Kepala Lapas Tabanan Muhamad Kameily mengatakan, kegiatan penggeledahan serta tes urine ini merupakan salah satu bentuk pelayanan lapas kepada napi warga binaan dalam bidang keamanan.

“Terjaminnya keamanan di dalam Lapas dari kemungkinan terjadinya gangguan kamtib merupakan bentuk pelayanan kami di bidang keamanan sehingga warga binaan dapat mengikuti segala kegiatan pembinaan yang ada tanpa gangguan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka.KPLP) selaku koordinator kegiatan, Wayan Surya menjelaskan, kegiatan ini merupakan salah satu hal yang harus dilaksanakan dalam rangka mewujudkan pemasyarakatan maju.

“Kegiatan penggeledahan dan tes urine ini dilaksanakan dalam mewujudkan pemasyarakatan maju yaitu deteksi dini, berantas narkoba, sinergtas serta Back to Basics serta dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di dalam Lapas,” jelasnya.

Adapun pada kegiatan penggeledahan kali ini tidak ditemukan barang-barang terlarang. Namun, terdapat beberapa barang yang berpotensi menyebabkan gangguan kamtib seperti korek gas, jarum peniti, baterai dan botol kaca.

“Jika terdapat WBP yang melakukan pelanggaran akan ditindak tegas,” ucapnya.

Surya juga mengimbau, seluruh warga binaan untuk selalu menjaga tata tertib selama menjalani masa pidana di dalam Lapas.

Adapun kegiatan tes urine yang dilakukan bagi warga binaan difasilitasi oleh Tim Medis Lapas yang dilaksanakan setelah kegiatan penggeledahan.

Warga binaan yang dites urine dipilih secara acak dari seluruh kamar hunian yang ada.

“Dari 15 orang warga binaan yang dites urine semua hasilnya negatif,” tambah Luh Putu Tresnadewi selaku Dokter Lapas. (ana)

Hari Raya Waisak, Warga Binaan Umat Budha di Lapas Tabanan Peroleh Remisi

Kepala Lapas Kelas IIB Tabanan Muhamad Kameily.
Kepala Lapas Kelas IIB Tabanan Muhamad Kameily.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Hari Raya Waisak membawa kebahagiaan bagi seluruh umat beragama Buddha.

Tak terkecuali bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang sedang menjalani masa pidana di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Satu orang WBP Lapas Kelas IIB Tabanan memperoleh Remisi Khusus (RK) Waisak pada Selasa (21/5/2024). Besaran remisi atau pengurangan masa tahanan yang diperoleh yakni selama satu bulan.

RK Waisak 2526 BE Tahun 2024 diberikan kepada WBP Umat Budhha selayaknya RK yang diperoleh oleh Warga Binaan beragama lainnya sesuai dengan hari raya besar agama tersebut seperti Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri.

Kepala Lapas Tabanan Muhamad Kameily memastikan tidak ada diskriminasi dalam pemberian remisi.

Selama memenuhi segala persyaratan yang ada, setiap WBP dipastikan dapat memperoleh hak-haknya tanpa dipersulit.

“Pemberian RK Waisak ini kami harapkan mampu memotivasi warga binaan untuk selalu memperbaiki diri sehingga menjadi pribadi yang lebih baik, aktif dalam mengikuti segala kegiatan pembinaan yang ada sehingga mereka memiliki bekal saat kembali ke masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Agung Wisnuputra Dalem mengatakan, WBP yang memperoleh RK tersebut telah memenuhi segala persyaratan sehingga berhak mendapatkan Remisi.

“Warga Binaan yang memperoleh remisi tentunya yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif yang telah diatur pada undang-undang serta regulasi lainnya,” jelasnya. (ana)

PNS Asal Madiun Tewas Terlindas Truk di Pekutatan Jembrana

Polisi olah TKP kecelakaan yang menewaskan PNS asal Madiun di Jalan Umum Denpasar-Gilimanuk KM 85-86, Desa Pekutatan, Pekutatan, Jembrana, Senin (20/5/2024).
Polisi olah TKP kecelakaan yang menewaskan PNS asal Madiun di Jalan Umum Denpasar-Gilimanuk KM 85-86, Desa Pekutatan, Pekutatan, Jembrana, Senin (20/5/2024).

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) asal Kota Madiun,
Jawa Timur mengalami kecelakaan dan tewas di lokasi kejadian di Jalan Umum Denpasar-Gilimanuk KM 85-86, Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Senin (20/5/2024).

“Korban beriniasl SK (46) mengalami kecelakaan diduga karena mengantuk,” ujar Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP Yusuf Dwi Atmodjo, ketika dikonfirmasi Selasa (21/5/2024).

AKP Yusuf menjelaskan, kecelakaan tersebut bermula disaat SK melintas dari arah Denpasar menuju Gilimanuk dengan mengendarai kendaraan Yamaha Vixion nopol DK 2075 H berplat merah.

Setibanya dilokasi kejadian, dengan kondisi memasuki tikungan tajam kekiri, dan disertai turunan dari arah Denpasar. Korban yang diduga mengantuk ini bergerak lurus sehingga memasuki jalur lawan arah.

Naasnya, dari arah berlawanan melintas sebuah kendaraan Truk Mits Fuso berpelat DK 8837 GK yang dikemudikan oleh pria berinisial ARM (21) asal Banyuwangi yang bergerak pada jalurnya.

“Sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas. Selanjutnya, pengendara sepeda motor terlindas oleh roda kanan belakang kendaraan truk, ” ungkapnya.

Naasnya, akibat kecelakaan tersebut korban berinisial SK asal Kota Madiun tersebut meninggal seketika di lokasi kejadian dengan kondisi tangan kanan patah, dan kepala pecah akibat terlindas roda belakang kendaraan truk.

“Korban asal Kota Madiun, tapi kerja di Tabanan,” terangnya.

Atas kejadian tersebut, pihaknya menghimbau semua pengendara agar selalu berhati-hati saat berkendara agar hal serupa dapat dihindarkan dan diminimalisir.

“Saya imbau pengendara agar tetap fokus berkendara, serta apa bila merasa ngantuk diharapkan dapat menepi terlebih dahulu dan itu untuk keselamatan kita bersama, ” pungkasnya. (ana)

Diperpa Badung Gelar Bimtek Ketahanan Pangan untuk TP PKK 

Dinas Pertanian dan Pangan (Diperpa) Kabupaten Badung menggelar Bimtek untuk TP PKK Kabupaten Badung, yang berlangsung di Kuta, Badung, Senin (20/5/2024).
Dinas Pertanian dan Pangan (Diperpa) Kabupaten Badung menggelar Bimtek untuk TP PKK Kabupaten Badung, yang berlangsung di Kuta, Badung, Senin (20/5/2024).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Dinas Pertanian dan Pangan (Diperpa) Kabupaten Badung menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Badung, yang berlangsung di Kuta, Badung, Senin (20/5/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui diversifikasi konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal, dalam upaya memaksimalkan pemanfaatan lahan pekarangan guna meningkatkan ketahanan pangan.

Bimtek yang berlangsung mulai Senin, 20 Mei 2024, ini menghadirkan narasumber dari Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Bali.

Mereka memberikan materi tentang pentingnya optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan dan budidaya tanaman pekarangan sebagai sumber pangan keluarga.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Wayan Wijana menyatakan, acara ini digelar untuk memanfaatkan potensi pertanian yang ada.

“Kami ingin mengajak ibu-ibu PKK untuk ikut memanfaatkan lahan pekarangan yang selama ini belum optimal,” ujar Wijana.

Selanjutnya, melalui PKK, pemanfaatan pekarangan rumah dapat lebih efektif, setidaknya memenuhi kebutuhan dapur. Wijana mengajak Tim Penggerak PKK Badung untuk bersama-sama membuka wawasan bahwa halaman rumah.

“Selain pemanfaatan pekarangan, kita juga memiliki program yang disebut ‘Matanabe’ atau Masyarakat Tanam Cabe. Program ini merupakan langkah untuk melibatkan masyarakat menanam cabai guna mengantisipasi gejolak harga cabai, dengan demikian, ketahanan pangan di Badung diharapkan terus terjaga,” jelas Wijana.

Acara Bimtek ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal, sehingga bisa memberikan manfaat ekonomi dan ketahanan pangan bagi keluarga. (jas)

Bupati Tabanan Komitmen Mempercepat Pembangunan Infrastruktur Teknologi Demi Wujudkan Bali Smart Island

Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya saat podcast bersama PLN Icon Plus, yang berlangsung di Kantor Bupati Tabanan pada Senin, (20/5/2024).
Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya saat podcast bersama PLN Icon Plus, yang berlangsung di Kantor Bupati Tabanan pada Senin, (20/5/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menegaskan komitmennya dalam mendukung  percepatan pembangunan infrastruktur teknologi di Kabupaten Tabanan.

Hal itu diungkapkannya saat menjadi narasumber dalam podcast bersama PLN Icon Plus, yang berlangsung di Kantor Bupati Tabanan pada Senin, (20/5/2024).

Adapun podcast yang bertajuk Icon Talks Edisi 4 tersebut membahas langkah-langkah konkret yang telah diambil oleh Kabupaten Tabanan dari segi infrastruktur demi terwujudnya Bali Smart Island.

Didampingi oleh Sekda Tabanan, bersama dengan jajaran Kepala Pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, Sanjaya menyambut baik kehadiran Vice President Pemasaran PLN Icon+, Wahyu Haris Kusuma Atmaja dan timnya yang terdiri dari 9 orang lainnya guna menggelar podcast bersama pimpinan nomor satu di Tabanan.

Melalui wawancara podcast siang itu, Sanjaya menyoroti Visi-misi Kabupaten Tabanan menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, Madani (AUM) yang sangat mendukung terwujudnya Bali Smart Island.

“Penyediaan pembangunan infrastruktur ini diharapkan dapat mewujudkan pemerataan dalam akses informasi digital, meningkatkan perekonomian, kepariwisataan, memperkuat budaya serta pengetahuan, sesuai dengan potensi lokal dan wawasan global yang dimiliki,” ujar Sanjaya.

Visi-misi ini menjadi pijakan dan arah, bahwa Kabupaten Tabanan melalui teknologi ingin mewujudkan masyarakat merasa aman dan nyaman, memiliki daya saing yang unggul dalam segala bidang pembangunan, serta mewujudkan masyarakat Tabanan yang sejahtera, sehat jasmani maupun rohani.

Sanjaya mengambil berbagai langkah konkret, diantaranya membangun infrastruktur teknologi dengan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) guna mewujudkan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang transparan, efektif, efisien.

Selain itu, juga menyediakan program dukungan peningkatan pembangunan masyarakat melalui layanan free akses wifi (internet gratis) yang berkolaborasi dengan berbagai pihak, salah satunya Icon Plus sebagai salah satu perusahaan milik negara yang telah bersinergi bersama memberikan layanan internet gratis di seluruh pelosok Kabupaten Tabanan.

“Adanya pembangunan infrastruktur ini, sebagai upaya Tabanan untuk memotivasi kreativitas dan inovasi dalam dinamika perubahan yang begitu cepat, namun tetap tidak melupakan akar budaya Bali sebagai spirit dalam mewujudkan Tabanan yang AUM,” ungkap Sanjaya.

Dalam kesempatan yang sama, Sanjaya juga sampaikan apresiasi serta ucapan terima kasihnya kepada PLN Icon Plus yang telah berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur di Kabupaten Tabanan.

Kolaborasi yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Tabanan dengan berbagai pihak, salah satunya PLN Icon Plus ini dirasakannya sangat membantu dalam memberikan masukan terkait pengembangan dan penerapan pembangunan infrastruktur teknologi cerdas di Kabupaten Tabanan.

“Dengan teknologi dan infrastruktur yang dimiliki oleh PLN Icon Plus, pembangunan program layanan masyarakat internet gratis pada tempat publik di seluruh Desa Adat, layanan puskesmas, fasilitas publik masyarakat, serta di objek wisata yang tersebar di seluruh Kabupaten Tabanan. Layanan internet gratis ini untuk tahun 2024 tersebar di hampir 500 titik lokasi di Kabupaten Tabanan dapat terwujud,” imbuh Sanjaya

Lebih lanjut, politisi asal Dauh Pala tersebut berharap agar kedepannya, kerjasama yang sudah terjalin dalam upaya pembangunan infrastruktur lainnya di Kabupaten Tabanan dapat terus ditingkatkan, sehingga masyarakat semakin mudah menjangkau teknologi informasi, guna mempercepat pembangunan yang menyeluruh di Kabupaten Tabanan.

Pembangunan yang menyeluruh sangat diyakini akan membawa kesejahteraan bagi seluruh masyarakat dan tentunya tetap memegang teguh tradisi dan budaya yang ada. (rls)

President Of The UN General Assembly Kunjungi Tanjung Benoa Tsunami Ready

President Of The UN General Assembly bersama jajarannya saat mengunjungi Tanjung Benoa Tsunami Ready, Minggu (19/5/2024).
President Of The UN General Assembly bersama jajarannya saat mengunjungi Tanjung Benoa Tsunami Ready, Minggu (19/5/2024).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – President Of The UN General Assembly bersama jajarannya mengunjungi Tanjung Benoa Tsunami Ready, Minggu (19/5/2024).

Dalam kunjungan tersebut dilakukan simulasi terhadap bencana gempa bumi dan tsunami di SMP Negeri 3 Kuta Selatan. President UN General Assembly, Dennis Francis pun mengaku bangga dengan konsep simulasi tersebut.

Dennis Francis mengatakan, pihaknya sangat terkesan siswa sekolah yang tanggap terhadap bencana gempa bumi dan tsunami, karena dalam sebuah bencana terdapat tiga hal penting yang perlu diketahui yakni, informasi yang valid, penyatingan dari informasi, serta respons cepat dan tepat mencari tempat aman.

“Di sore hari ini memberikan saya banyak kepuasan dan kebanggaan. Karena banyak yang sudah diraih pada komunitas ini terkait dengan respons dan aksi terkait tanggap darurat untuk bencana alam tsunami dan juga gempa bumi,” ujarnya.

Pihaknya pun mengapresiasi pemimpin komunitas, guru, dan siswa sendiri dalam meraih notable milestone. Hal ini untuk mencapai kemandirian dalam menjaga dan melindungi diri dan komunitas dalam kegiatan darurat.

“Saya ucapkan selamat kepada komunitas, dan kepada setiap orang yang sudah mengusulkan atau menciptakan sistem ini. Saya mengerti ini sudah menjadi modul di Indonesia dan kita memiliki banyak lagi komunitas lainnya yang sedang mengembangkan konsepnya tersendiri di dalam respons penanganan bencana,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kalaksa BPBD Badung Wayan Darma menyampaikan, FPRB Tanjung Benoa telah melaksanakan simulasi terhadap terjadinya bencana. Hal ini dilakukan dalam menyambut kedatangan Persiden Majelis PBB.

“Ini berkaitan dengan pelaksanaan dengan pelaksanaan World Water Forum (WWF) di Nusa Dua. Dalam kegiatan ini kami melibatkan FPRB Tanjung Benoa, siswa dan guru dan kami berharap kabupaten badung Bali akan lebih dikenal di tingkat internasional,” ujarnya.

Selanjutnya, melalui pelaksanaan simulasi, masyarakat dapat selalu sadar pentingnya keselamatan. Sebab tahapan penyelamatan diri saat terjadi bencana.

“Para tokoh masyarakat, Kepala Sekolah di kawasan pesisir agar memberikan informasi cepat kepada warganya masing-masing, termasuk di perhotelan. Harapan kami masyrakat lebih menyadari akan menyadari terhadap terjadinya bencana, karena bencana itu tanggung jawab kita bersama,” ungkapnya.

Dalam kunjungan ini hadir Kalaksa BPBD Badung, I Wayan Darma, Ketua FPRB Tanjung Benoa I Wayan Deddy Sumantra, Kepala Pusdalops, Wayan Suryawan, Ketua FPRB Provinsi Bali, I Putu Sutha Wijaya, Lurah Benoa I Wayan Sudiana, beserta undangan lainnya. (jas)

Ketua TP PKK Tabanan Galangkan Sosialisasi Kesehatan Kulit Bagi Para Wanita 

Sosialisasi Kesehatan Kulit yang dilaksanakan di Ruang Rapat Utama Jayaning Singasana, Kantor Bupati Tabanan, Senin (20/5/2024). 
Sosialisasi Kesehatan Kulit yang dilaksanakan di Ruang Rapat Utama Jayaning Singasana, Kantor Bupati Tabanan, Senin (20/5/2024). 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya mengajak para wanita di Tabanan untuk menjaga kesehatan baik secara pribadi maupun keluarga.

Sebagaimana yang dijelaskan di program pokok ke 7 dalam 10 program pokok PKK, diimplementasikannya dalam gelaran ‘Sosialisasi Kesehatan Kulit’ yang dilaksanakan di Ruang Rapat Utama Jayaning Singasana, Kantor Bupati Tabanan, Senin (20/5/2024).

Menggandeng narasumber Dr. Muhammad Saian M.Ms.,M.Kes.,AIPO selaku tenaga ahli pada bidangnya dalam kegiatan sosialisasi, Bunda Rai juga mengajak serta para kepala OPD terkait, para pengurus TP PKK Kabupaten Tabanan dan para Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Tabanan serta Kader PKK se-Kabupaten Tabanan sebagai peserta kegiatan.

Bagi Bunda Rai, menjaga Kesehatan sangatlah penting, karena dengan tubuh dan jiwa yang sehat, akan membantu kita untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki dan menjalankan peran dalam kehidupan, utamanya bagi Wanita.

Sebab Wanita mempunyai peranan sentral dalam menentukan kualitas generasi penerus dan kualitas keluarga. Selain itu, kesehatan juga akan sangat mempengaruhi kualitas hidup Wanita itu sendiri.

Oleh sebab itu, Bunda Rai menegaskan Wanita memiliki peran penting dalam pembangunan bangsa dan dapat dikatakan Wanita sehat, maka masyarakat pun juga akan sehat.

“Selain Kesehatan reproduksi, Kesehatan kulit menjadi prioritas bagi kebanyakan Wanita, bahkan menjadi kebutuhan atau lifestyle. Memiliki kulit yang sehat, tentunya menjadi idaman setiap Wanita, karena secara psikis akan mempengaruhi penampilan dan meningkatkan rasa percaya diri,” sebut Bunda Rai.

Ia juga merasa Bahagia sekali bisa menghadirkan Dokter Ian dalam kegiatan ini. “Nantinya adalah bagaimana ibu-ibu sekalian tidak hanya menjaga kesehatan dari luar, termasuk kecantikan juga tidak kalah penting, termasuk kulit wajah juga harus kita jaga.

Tujuannya bagaimana agar kita nantinya bisa menjalankan tugas dengan nyaman, enak dipandang dan enak dilihat, karena kita akan menjadi contoh, menjadi panutan untuk masyarakat, selalu berpenampilan baik, rapi dan bersih, sesuaikan dengan acaranya dan tidak berlebihan,” pesannya.

Selain itu, Srikandi Panutan Tabanan siang itu juga tak hentinya menghimbau, terutama pada para pengurus dan Kader PKK Kabupaten Tabanan untuk selalu mengutamakan perilaku hidup sehat.

“Menerapkan pola hidup sehat, serta rutin melakukan pemeriksaan Kesehatan, agar kita sebagai Wanita mampu mengemban tugas multi peran ini dengan maksimal dan dapat berdaya bagi keluarga dan masyarakat,” terang Bunda Rai.

Dalam penyuluhan dan sosialisasi yang digelar siang hari tersebut, Dr. Ian menjelaskan terkait pentingnya menjaga dan merawat Kesehatan kulit terutama bagi para Wanita.

Yang mana tak hanya memberikan edukasi, pihaknya juga membuka tanya jawab bagi para peserta, dan juga memberikan hadiah bagi peserta yang aktif memberikan pertanyaan di sesi diskusi. Tak hayal, Ibu-ibu yang turut serta sangat bersemangat mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut. (rls)

Peringatan HARKITNAS Ke-116, Bangun Optimisme Sambut Indonesia Emas 2045

Upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-116 di Stadion Pecangakan Negara, Jembrana, Senin (20/5/2024). 
Upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-116 di Stadion Pecangakan Negara, Jembrana, Senin (20/5/2024). 

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Pemerintah Kabupaten Jembrana memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-116 dengan menggelar upacara bendera di Stadion Pecangakan Negara, Senin (20/5/2024).

Tampil sebagai inspektur upacara, Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) membacakan sambutan tertulis dari Menteri Komunikasi dan Informatika RI Budi Arie Setiadi.

Lahirnya organisasi Boedi Oetomo 20 Mei 1908 telah menumbuhkan bibit bagi cita-cita mewujudkan kemerdekaan Indonesia yang kelak menjadi simbol dari Hari Kebangkitan Nasional yang kita rayakan hari ini.

“Mari kita berkunjung kembali kepada sejarah, bukan karena sensasi politiknya, bukan sebagai sumber keteladanan nilai semata-mata. Tetapi pada Percakapan terus menerus tentang kemajuan, kemanusiaan dan kesejahteraan, dan ide-ide yang membuka ruang imajinasi peradaban,” ujar Wakil Bupati Ipat, mengutip sambutan Menkominfo.

Menkominfo menyebutkan bahwa hari ini, kita berada pada fase kebangkitan kedua yaitu kemajuan teknologi, melanjutkan semangat kebangkitan pertama yang telah dipancangkan para pendiri bangsa.

Fase kebangkitan kedua ini ditopang dengan Bonus demografi 60 persen penduduk Indonesia dalam dua dekade ini menjadi tenaga usia produktif yang siap mengembangkan inovasi-inovasi baru, bagi kemajuan teknologi dan pertumbuhan ekonomi.

Dalam waktu 10-15 tahun kedepan sebagai potensi kekuatan menjadi negara maju yang siap merambah dunia.

Potensi tersebut didukung juga dengan tingkat penetrasi internet di Indonesia telah mencapai 79,5 persen dari total populasi. Ini diperkuat dengan potensi ekonomi digital ASEAN yang diperkirakan meroket hingga 1 triliun USD pada tahun 2030.

“Mari kita rayakan Kebangkitan Nasional kedua dengan mengerahkan seluruh potensi sumber daya alam kita, bonus demografi kita, potensi transformasi digital kita, menjadi modal dasar menuju Indonesia Emas 2045,” ucap Wabup Ipat sekaligus menutup sambutannya. (rls)

Masyarakat Muslim Tabanan Dukung Sanjaya Bupati Tabanan Dua Periode

Komang Gede Sanjaya saar menghadiri Halal Bihalal dan Pelantikan Pengurus Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Kabupaten Tabanan yang berlangsung di sekretariat DPC PDI Perjuangan Tabanan, Senin (20/5/2024).
Komang Gede Sanjaya saar menghadiri Halal Bihalal dan Pelantikan Pengurus Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Kabupaten Tabanan yang berlangsung di sekretariat DPC PDI Perjuangan Tabanan, Senin (20/5/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mendapat dukungan dari masyarakat muslim Tabanan untuk kembali menjadi Bupati pada periode selanjutnya melalui Pilkada serentak 2024 mendatang.

Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Bamusi Tabanan, Nur Hidayat dalam sambutannya di acara Halal Bihalal dan Pelantikan Pengurus Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Kabupaten Tabanan yang berlangsung di sekretariat DPC PDI Perjuangan Tabanan, Senin (20/5/2024).

Kegiatan yang menjadi momentum penting bagi komunitas muslim dan partai politik PDI Perjuangan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sanjaya dan para kader partai moncong putih.

“Bupati Sajaya merupakan orang yang layak untuk memimpin Tabanan kedepannya,” ujar Nur Hidayat.

Ketua Panitia penyelenggaraan, Bagio Utomo menambahkan, di bawah kepemimpinan Bupati Sanjaya, pembangunan di Tabanan berlangsung dengan baik.

“Kita harus berikan apresiasi setingginya karena beliau menahkodai baik di partai politik dan sebagai Bupati Tabanan dengan seadil-adilnya. Pembangunan di Tabanan di bawah kepemimpinan Bupati Sanjaya sudah maju, baik dari segi pendidikan, kesehatan, budaya maupun infrastruktur mengalami kemajuan pesat,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Sanjaya yang juga selaku ketua DPC PDIP Kabupaten Tabanan menerangkan tentang pentingnya keberadaan organisasi seperti Bamusi dan organisasi masyarakat lainnya, untuk membentuk struktur badan partai menjadi lebih kuat.

“Adanya Bamusi dan organisasi masyarakat sebagai sayap yang perannya krusial bagi partai, pada hakikatnya semua adalah saluran aspirasi, yang membentuk tubuh menjadi sebuah kesatuan yang sempurna,” jelasnya.

Sanjaya juga menerangkan, dari Lembaga dan organisasi masyarakat manapun masuk. Maka dari itu, ia bersyukur sekarang ada Bamusi, sebagai salah satu organisasi yang mengakomodir kepentingan umat muslim dan ada di kabupaten Tabanan.

“Inilah pentingnya lahirnya Baitul Muslimin untuk menyerap aspirasi kaum Muslimin yang ada di Kabupaten Tabanan. inilah kokohnya keberadaan sayap. Tujuannya, pada intinya untuk menciptakan Tabanan yang aman unggul dan madani,” ungkap Sanjaya.

Dalam suasana yang penuh semangat dan kebersamaan, acara halal bihalal dan pelantikan pengurus Bamusi Kabupaten Tabanan berlangsung lancar, para peserta kegiatan yang hadir saat itu sepakat untuk terus mendukung langkah-langkah pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Sanjaya demi terciptanya Tabanan yang lebih baik.

Dengan adanya momentum ini, diharapkan kerjasama antara pemerintah daerah, partai politik dan berbagai Lembaga kemasyarakatan tetap terjaga dan semakin solid untuk mewujudkan Visi Bersama, menuju Tabanan yang Aman, Unggul dan Madani. (ana)

Delegasi WWF Kagumi Sistem Irigasi Subak dan Varietas Beras Merah Cendana Jatiluwih

Kunjungan delegasi WWF ke-10 dari Indonesia ke DTW Jatiluwih, Senin (20/5/2025).
Kunjungan delegasi WWF ke-10 dari Indonesia ke DTW Jatiluwih, Senin (20/5/2025).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sebagai salah satu lokasi kunjungan para delegasi World Water Forum (WWF) ke-10 Bali, Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih sudah mulai dikunjungi delegasi.

Seperti pada Sabtu (18/5/2024) lalu, DTW yang terletak di Kecamatan Penebel, Tabanan tersebut dikunjungi oleh mantan presiden Hongaria, Jànos Àder beserta rombongan.

Keesokan harinya, DTW Jatiluwih kembali menerima kunjungan delegasi dari Prancis dan Tiongkok.

Hari ini tepatnya pada Senin (20/5/2024), delegasi Indonesia perwakilan PBB bidang lingkungan, Ranitya Nurlita, bersama rombongan mengunjungi DTW Jatiluwih.

Manager DTW Jatiluwih I Ketut Purna mengatakan, para delegasi yang telah berkunjung sangat tertarik dan kagum dengan sistem subak atau irigasi sawah yang ada di Jatiluwih.

Sebab, subak merupakan sistem irigasi air yang hanya ditemukan di Bali dan sudah menjadi warisan turun temurun yang hingga saat ini tetap dilestarikan oleh masyarakat.

“Subak benar-benar menjadi sistem irigasi yang tidak ada duanya di dunia. Itu yang mereka paling kagumi. Mereka terus bertanya kepada kami, bagaimana caranya mengatur sistem pembagian air agar merata di sawah bagian atas hingga bawah,” ujarnya.

Selain subak, lanjut Purna, para delegasi juga tertarik untuk mengetahui tentang varietas beras merah cendana yang merupakan varietas asli dari Desa Jatiluwih.

“Kami benar-benar mempertahankan varietas beras merah cendana ini sebagai bentuk mempertahankan warisan leluhur,” ungkap pria yang akrab disapa Jhon tersebut.

Sejatinya, tujuan para delegasi berkunjung ke DTW Jatiluwih adalah untuk belajar tentang sistem pertanian yang ada di Jatiluwih. Karena seperti yang kita ketahui, Subak Jatiluwih sendiri telah diakui dunia sebagai warisan budaya.

“Para delegasi kesini pertama tujuannya untuk belajar. Namun, saya yakin mereka di negaranya memiliki sistem pertanian yang lebih bagus dari disini. Tapi yang mereka kagumi adalah bagaimana sistem pengairannya dan varietas beras merah cendana,,” tegasnya.

Khusus untuk delegasi Indonsesia yang berkunjung hari ini, dikatakan Jhon, lebih banyak bertanya terkait sistem pengaturan air di Subak Jatiluwih, kapan terbentuknya subak hingga jenis padi yang ditanam di subak Jatiluwih.

“Kami jelaskan bahwa di Jatiluwih beda dengan di tempat lain. Kalau di Jatiluwih petani bisa panen sebanyak kali kali dalam setahun. Sementara di Jatiluwih hanya bisa sekali karena menanam padi beras merah cendana asli Jatiluwih,” jelasnya.

Jhon menambahkan, seharusnya mulai hari ini pihaknya menerima 50 – 100 delegasi WWF. Namun berhubung waktu berbentrokan dengan acara di Nusa Dua, Badung maka mereka memilih untuk mengikuti acara tersebut.

“Seharusnya perwakilan dari 120 negara mulai hari ini datang kesini. Tapi karena acara di Nusa Dua lagi padat makanya mereka cancel kesini. Mungkin tanggal 22-25 Mei nanti kunjungan akan ramai,” pungkasnya. (ana)