- Advertisement -
Beranda blog Halaman 415

Jalan Lingkar Desa Pulukan Jembrana Rampung, Mudahkan Akses Masyarakat

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Perbaikan infrastruktur Jembrana salah satu fokus perhatian dari Bupati Jembrana I Nengah Tamba. Salah satunya melalui perbaikan jalan dengan telah rampungnya pembangunan jalan lingkar Desa Pulukan.

Bupati I Nengah Tamba, Kamis (13/6/2024) didampingi Kadis PUPRPKP Jembrana I Wayan Sudiarta meninjau langsung lokasi jalan lingkar Desa Pulukan yang sebelumnya dalam kondisi rusak parah kini sudah terealisasi perbaikannya.

Jalan sepanjang 1,193 kilometer tersebut telah selesai diperbaiki menggunakan anggaran dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten Badung dengan nilai Rp1,7 miliar.

Mengingat, perbaikan jalan ini sangat penting karena jalan lingkar Pulukan merupakan akses utama bagi masyarakat setempat menuju sawah dan pantai.

Selain itu, jalan lingkar pulukan juga merupakan jalur penting menuju tempat melasti, sebuah lokasi sakral untuk upacara keagamaan umat Hindu.

Dalam kunjungannya, Bupati Tamba menyampaikan apresiasinya atas rampungnya proyek tersebut dan berharap bahwa jalan yang baru selesai ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Pulukan.

“Dengan rampungnya perbaikan jalan ini, diharapkan akses masyarakat menjadi lebih mudah dan kegiatan ekonomi serta keagamaan dapat berjalan lebih lancar,” ujar Bupati Tamba.

Politikus asal Desa Kaliakah ini berkomitmen untuk terus memperhatikan dan menyelesaikan proyek-proyek infrastruktur lainnya yang masih membutuhkan perhatian.

“Proyek ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Jembrana dalam meningkatkan infrastruktur desa untuk mendukung kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, Bupati Tamba minta kepada masyarakat yang wilayahnya mendapat perbaikan jalan, juga menjaga dengan baik.

Sementara itu, salah seorang warga setempat menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Bupati Jembrana terhadap pembangunan jalan lingkar di daerah mereka.

Jalan lingkar ini sangat penting karena merupakan akses utama bagi warga setempat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Warga tersebut mengungkapkan bahwa perhatian dan tindakan Bupati Jembrana sangat berarti bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan infrastruktur yang memadai.

Dengan adanya jalan lingkar yang baik, diharapkan mobilitas warga menjadi lebih lancar dan berbagai kegiatan ekonomi serta sosial dapat berjalan lebih efisien.

“Pembangunan jalan lingkar ini sangat membantu kami dalam berbagai aspek. Kami sangat berterima kasih kepada Bupati Tamba atas perhatian yang besar terhadap kebutuhan kami,” ujar warga setempat. (ana)

Badung UMKM Week 2024 Batch I, Jadi Ajang UMKM Maju ke Pasar Internasional

Pameran Badung UMKM Week 2024 Batch I, bertempat di Fountain Stage Beachwalk Shopping Mall, Kuta-Bali, Rabu (12/6/2024).
Pameran Badung UMKM Week 2024 Batch I, bertempat di Fountain Stage Beachwalk Shopping Mall, Kuta-Bali, Rabu (12/6/2024).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Sebanyak 32 UMKM di Kabupaten Badung berkesempatan untuk mengikuti pameran Badung UMKM Week 2024 Batch I, bertempat di Fountain Stage Beachwalk Shopping Mall, Kuta-Bali, Rabu (12/6/2024).

32 UMKM tersebut terpilih setelah mengikuti proses kurasi, bagi perekonomian Kabupaten Badung, UMKM memiliki kontribusi yang sangat besar dalam pembangunan hingga perekonomian Nasional.

Kegiatan yang ditunjukkan bagi para pelaku UMKM tersebut tahun ini mengusung tema ‘UMKM Maju Ekonomi Semakin Tangguh’ berlangsung selama satu Minggu mulai tanggal 12 Juni sampai dengan 18 Juni tahu 2024.

Kepala Bidang Kewirausahaan dan UMKM Diskopukm Kabupaten Badung I Made Wirya Santosa dalam laporannya menjelaskan, melalui tema tersebut diharapkan jaringan UMKM Badung dapat mencakup wilayah yang lebih luas hingga internasional.

“Tujuan dari kegiatan ini untuk memperkenalkan produk UMKM Badung kepada masyarakat luas, baik masyarakat, Nusantara maupun mancanegara. Serta untuk memicu kreatifitas pelaku UMKM untuk selalu berinovasi dalam membuat produk agar dapat bersaing di pasar yang lebih luas,” terangnya

Bupati Badung dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Kabupaten Badung I Made Widiana menyampaikan, rasa terima kasih yang mendalam atas sinergi yang telah dilakukan sehingga Pameran Badung UMKM Week 2024 Batch I ini dapat terselenggara dengan baik.

“Atas nama Bupati dan Pemerintah Kabupaten Badung saya menyambut baik dan sangat mengapresiasi penyelenggaraan pameran Badung UMKM Week 2024 Batch I ini memperkenalkan potensi produk-produk UMKM di Kabupaten Badung terutamanya produk unggulan dan memiliki kualitas baik dan memenuhi standar serta sesuai dengan kebutuhan pasar global pada umumnya, dan hal ini dapat dilanjutkan,” ucap Widiana di akhir sambutan.

Melalui pemotongan pita dan pemukulan gong oleh I Made Widiana mewakili Bupati Badung, Kegiatan Badung UMKM Week Tahun 2024 Batch I dibuka secara seremonial yang Disaksikan OPD terkait, perwakilan HIPMI Kabupaten Badung, HIPPINDO Bali, Inkubator Bisnis Universitas Udayana dan Primakara University, serta peserta pameran.

Ditemui seusai membuka acara, Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Kabupaten Badung I Made Widiana menambahkan, tugas dari di Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan memfasilitasi UMKM dari hulu sampai hilir yang ada di Kabupaten Badung, mulai dari perizinannya, keterampilan pembuatan produknya, termasuk kita branding terkait dengan pemasarannya.

“Saya harap dengan kemandirian UMKM niscaya akan bangkit dan kuat. Salah satu contoh peran penting UMKM yaitu saat Covid hanya UMKM yang dapat bertahan di tengah gempuran permasalahan yang ada,” imbuhnya. (jas)

Atasi Stres Warga Binaan, Lapas Tabanan Berikan Layananan ‘Teh Rina’

Warga Binaan di Lapas Kelas IIB Tabanan mengikuti kegiatan di Aula Lapas.
Warga Binaan di Lapas Kelas IIB Tabanan mengikuti kegiatan di Aula Lapas.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Puluhan warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas IIB Tabanan berkumpul di Aula Candra Prabhawa untuk mengikuti kegiatan Layanan Therapy Strees Narapidana (Teh Rina), Kamis (13/6/2024).

Kegiatan yang digelar ini mengangkat topik ‘Stres’ dan menjadi bagian dari upaya Lapas Tabanan dalam memfasilitasi hak-hak warga binaan khususnya di bidang layanan kesehatan.

Kepala Subseksi Perawatan I Gede Komang Werdi menyatakan, layanan Teh Rina merupakan salah satu langkah Lapas Tabanan untuk mendukung kesehatan mental para WBP.

“Kami berharap dengan layanan ini dapat menjadi solusi bagi teman-teman WBP dalam mengelola kesehatan mereka khususnya kesehatan mental,” jelasnya.

Kegiatan Teh Rina menghadirkan tiga residen dari Departemen Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, yaitu dr. Angelina Tulus, dr. Rebecca, dan dr. Herman.

Penyuluhan kesehatan yang dibawakan oleh para ahli ini mencakup berbagai aspek terkait stres, mulai dari jenis-jenis stres, tanda-tanda orang stres, hingga cara penanggulangannya.

Dr. Angelina menjelaskan, stres adalah kondisi yang wajar dan dialami oleh semua orang.

Dikatakannya, stres dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu stres yang normal (eustress) dan stres yang tidak normal (distress).

“Stres tidak selalu menimbulkan dampak yang negatif. Misalnya, stres yang dikelola secara positif dapat membuat seseorang lebih berusaha dalam hidupnya. Namun, sebagian besar stres yang dialami orang-orang berdampak negatif,” katanya.

Dr. Rebecca menambahkan, jika stres tidak segera diatasi, dapat berkembang menjadi lebih berat dan menimbulkan gangguan jiwa seperti gangguan kecemasan atau depresi.

“Hal-hal yang dapat dilakukan untuk menghadapi stres antara lain menerima diri sendiri, meredam amarah, istirahat yang cukup, makan makanan bergizi, mendekatkan diri dengan Tuhan, serta meditasi,” ucapnya.

Dokter Lapas Tresnadewi menambahkan, layanan Teh Rina ini adalah upaya untuk mengurangi tingkat stres warga binaan yang mengalami tekanan berat selain harus menjalani pidana dan jauh dari keluarga.

“Tentunya dengan kehadiran residen yang merupakan tenaga profesional, kami harapkan mampu untuk mengurangi tingkat stres warga binaan baik melalui penyuluhan kesehatan maupun konseling kejiwaan,” tutupnya. (ana)

Marga Festival Marhen 2024, Wadah untuk Kenalkan Potensi Desa dan Wisata Kecamatan Marga

Marga Festival Marhen 2024 digelar di lapangan Taman Pujaan Bangsa Margarana.
Marga Festival Marhen 2024 digelar di lapangan Taman Pujaan Bangsa Margarana.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Untuk memperkenalkan potensi desa, Kecamatan Marga yang terletak di Kabupaten Tabanan, Bali menggelar festival budaya.

Festival yang dinamai Marga Festival Marhen ini berlangsung selama lima hari, yakni mulai hari ini Kamis (13/6/2024) hingga Senin (17/6/2024) di lapangan Taman Pujaan Bangsa Margarana.

Sedangkan seremonial pembukaan festival akan digelar Jumat besok (14/6/2024) yang dilakukan langsung oleh Bupati Tabanan.

Festival yang dirancang menjadi agenda tahunan ini tidak hanya menampilkan beragam seni dan budaya dari 16 desa di Kecamatan Marga, melainkan juga melibatkan puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Camat Marga I Gede Nyoman Sugiarta mengatakan, festival ini menjadi wadah untuk memperkenalkan kekayaan seni, potensi wisata, dan kuliner khas Marga kepada setiap pengunjung yang datang.

“Ini merupakan hasil kolaborasi dan semangat persatuan 16 desa yang ada di Kecamatan Marga. Kami juga ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa keindahan dan kekayaan budaya bukan hanya milik satu atau dua desa,” ujarnya, Kamis (13/6/2024).

Sugiarta menyebut, selain hiburan seni dan budaya, Festival Marga akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seperti lomba kesenian, parade barong bangkung, fun bike, fun run, lomba E-sport, lomba otomotif dan masih banyak lagi.

Khusus untuk rute fun bike dan fun run akan melalui beberapa tempat wisata desa yang masih belum terjamah, sehingga diharapkan dapat menggerakkan sektor pariwisata di wilayah tersebut.

“Kami berharap dengan diadakan festival marga ini bisa mempererat kebersamaan antar warga serta mempromosikan potensi desa dan wisata di Kecamatan Marga sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,” harapnya. (ana)

Kabupaten Badung Gandeng Pemerintah Pusat Gelar FGD Pengelolan Sumber Daya Air Bawah Tanah

Focus Grup Diskusi (FGD) Pengelolaan Sumber Daya Air di Kabupaten Badung, Rabu (12/6/2024).
Focus Grup Diskusi (FGD) Pengelolaan Sumber Daya Air di Kabupaten Badung, Rabu (12/6/2024).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung menggandeng pemerintah pusat melaksanakan Focus Grup Diskusi (FGD) kerja sama dalam menjalankan kewenangan pelaksanaan Pengelolaan Sumber Daya Air di Kabupaten Badung, Rabu (12/6/2024).

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Badung Ida Bagus Gede Arjana menerangkan, fokus pembahasan yang dilaksanakan kali ini mengenai pemanfaatan air bawah tanah.

“Saat ini pemanfaatan air bawah tanah untuk usaha cukup besar. Sesuai dengan undang-undang telah mewajibkan pengusaha untuk membayar pajak air bawah tanah,” ujarnya dikonfirmasi, Kamis(13/6/2024).

Dalam diskusi kemarin pula, terlihat para pengusaha memiliki niat baik untuk mengurus izin pemanfaatan air bawah tanah ini. Namun Dalam Undang-undang nomor 6 tahun 2023 masih memberikan ruang hingga bulan Juni tahun 2026, sehingga para pengusaha dapat mempersiapkan persyaratannya untuk mengurus izinnya.

“Kami apresiasi kepada pengusaha dan masyarakat yang sumurnya sudah dipasangi water meter dan membayar pajak air bawah tanah, artinya kepatuhan mereka membayar pajak meskipun izinnya belum rampung,” paparnya.

Dalam tertib administrasi pemerintahan juga menjadi temuan BPK, karena objek yang dipunguti pajak belum ada izinnya. Sehingga untuk ke depannya dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat atau pengusaha memiliki dan melakukan pembayaran pajak.

Hadir sebagai narasumber Wahyudin selaku Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan, Badan Geologi, Kementerian ESDM Republik Indonesia. Kementerian Investasi/Badan Koordinator Penanaman Modal Republik Indonesia, Andi Bardiansyah.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Bali, I Kadek Sutika, ST., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Badung, Ida Bagus Gede Arjana, S.E.,M.Si, PDAM Tirta Mangutama Kabupaten Badung, I Wayan Suyasa, S.Sos.,M.M. dan Bagian Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Badung, I Made Adi Adnyana, SP.,M.A.P. (jas)

Kabupaten Badung Siap Berlaga dalam Kejuaraan Liga Tenis Bali Bangkit 2024

Tim perwakilan Kabupaten Badung dalam Kejuaraan Liga Tenis Bali Bangkit ke V 2024.
Tim perwakilan Kabupaten Badung dalam Kejuaraan Liga Tenis Bali Bangkit ke V 2024.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung ikut serta dalam Kejuaraan Liga Tenis Bali Bangkit ke V 2024.

Turnamen ini sudah dibuka secara resmi Asisten Sekda Propinsi Bali Wayan Serinah sebelumnya di Lapangan Tenis DPRD Bali pada Sabtu (1/6/2024) lalu.

Turnamen ini akan berlangsung selama satu bulan dan akan berakhir pada 7 Juli 2024 mendatang.

Terdapat tujuh klub yang terpilih dengan beberapa club instansi pemerintah yang ada di Bali, diantaranya Klub Tiba-Tiba Tenis yang mewakili Kabupaten Badung, Klub Ceria, Klub Cinta Kasih, Klub Sami Manis, Klub latgab, Klub BPN, dan Klub UNR.

Salah satu petenis Klub Tiba-tiba Badung Roy Emerson Hidiya mengatakan, kejuaraan tersebut mempertandingkan tiga partai ganda putra. Dimana, kemenangan ditentukan apabila satu tim mampu memperoleh kemenangan dua partai.

“Kami mewakili pemerintahan sudah siap bertanding melawan klub lainnya,” ujar Roy Emerson.

Roy Emerson yang juga merupakan Pejabat Fungsional Analis Kebijakan Ahli Madya Dinas Perhubungan Kabupaten Badung itu menambahkan bahwa Klub Tiba-tiba sebanrnya sudah mendapatkan jadwal tanding melawan Klub BPN Denpasar pada Sabtu 8 Juni 2024 lalu.

“Nanti kita akan bertanding Sabtu yang akan datang. Kami berharap bisa mendapatkan hasil yang maksimal,” ujarnya.

Menurutnya kejuaraan ini sekaligus mendukung statemen Gubernur Bali dimana olah raga tenis lapangan merupakan sport tourism yaitu salah satu cabang olah raga yang bisa menarik wisatawan baik domestik maupun mancanegara. (jas)

Tambak Tak Berizin di Mendoyo Ditertibkan Satpol PP Jembrana

Penertiban tambak tak berizin di Desa Yehkuning, Kecamatan Mendoyo.
Penertiban tambak tak berizin di Desa Yehkuning, Kecamatan Mendoyo.

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jembrana kembali menertibkan tambak tak berizin di Desa Yehkuning, Kecamatan Mendoyo.

Penertiban dilakukan pada Selasa (11/6/2024) berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Jembrana Nomor 13 Tahun 2012 tentang Retribusi Perizinan Tertentu dan
Perda Kabupaten Jembrana Nomor 3 Tahun 2017 tentang Bangunan Gedung.

Kasat Pol PP Jembrana, I Made Leo Agus Jaya menerangkan, penertiban dilakukan bersama Kepala Wilayahan Dangin Kepuh, Desa Yehkuning dan staf Desa Yehkuning. Tim langsung bersama-sama menuju lokasi tambak.

Setibanya dilokasi, petugas Satpol PP bertemu dengan pihak penanggungjawab tambak atas nama I Putu Swantara. Namun, penanggungjawab tambak tersebut tidak dapat menunjukan izin yang diperlukan.

“Seizin penanggungjawab serta disaksikan oleh Kepala Wilayahan, Satpol PP Jembrana melakukan pengehentian sementara usaha tambak yang belum memiliki izin, ” ungkapnya.

Kemudian, pihaknya memberikan pembinaan terhadap penanggungjawab tambak berupa surat pernyataan dan surat teguran lantaran belum bisa menunjukan izin terkait usaha tambak tersebut.

“Pengehentian sementara usaha tambak tersebut dengan memasang banner ‘Sementara Kegiatan Ini dihentikan sampai dengan penyelesaian proses perijinan’ diarea tambak dan memasang stiker di pintu masuk dari tambak tersebut,” pungkasnya. (ana)

Kasus DBD Melonjak, Komisi IV DPRD Tabanan Raker Bersama Dinas Kesehatan 

Komisi IV DPRD Tabanan rapat kerja dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Tabanan, Rabu (12/6/2024).
Komisi IV DPRD Tabanan rapat kerja dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Tabanan, Rabu (12/6/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Komisi IV DPRD Kabupaten Tabanan menggelar rapat kerja bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Tabanan, Rabu (12/6/2024).

Rapat kerja ini dilakukan untuk membahas lonjakan kasus demam berdarah dengue (DBD). yang terjadi di Kabupaten Tabanan.

Yang mana kasus DBD di Tabanan sejak Januari hingga Mei 2024 terjadi lonjakan hingga angka 1.027 kasus. Sedangkan korban meninggal akibat DBD mencapai 3 orang pada periode yang sama.

Ketua Komisi IV DPRD Tabanan I Nyoman Wastana menyatakan, keprihatinannya atas meningkatnya kasus DB di wilayah Kabupaten Tabanan

“Hampir setiap saya berkunjung ke rumah sakit, pasti ada pasien DB. Oleh karena itu, kami di Komisi IV meminta dinas terkait untuk bekerja dan bertanggung jawab menekan kasus ini sedini mungkin,” ujar Wastana dalam

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan dr. Ida Bagus Surya Wira Andi mengungkapkan, jumlah kasus DBD melonjak drastis menjadi 1.027 kasus.

Jika dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya tercatat 644 kasus maka terjadi lonjakan sebesar 609 kasus. Kecamatan Tabanan dan Kediri mencatat peningkatan paling signifikan.

Angka kematian juga mengkhawatirkan, dengan 4 kematian pada tahun 2023 sedangkan di awal tahun 2024 sudah ada 3 kasus kematian.

“Peningkatan kasus DB di Tabanan sejalan dengan tren di seluruh Bali, di mana Kabupaten Gianyar mencatat 2.004 kasus dan Denpasar menjadi wilayah tertinggi dengan 5 kematian. Tabanan sendiri berada di peringkat kelima dalam jumlah kasus DB di Bali,” jelasnya.

Menurut Wira Andi, faktor utama peningkatan kasus DBD ini adalah perubahan cuaca ekstrem, menurunnya kesadaran masyarakat dalam melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), tingkat pemantauan jentik yang kurang optimal, dan pertumbuhan populasi di daerah perumahan.

Meskipun masyarakat sering meminta fogging, metode ini hanya efektif membunuh nyamuk dewasa. Yang lebih baik adalah melakukan PSN

“Pemeliharaan lingkungan yang buruk, terutama dalam pengelolaan sampah plastik yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti, juga berkontribusi,” tambahnya. (ana)

Komisi IV DPRD Tabanan Minta Dinas Kesehatan Serius Tangani Lonjakan Kasus DBD

Komisi IV DPRD Tabanan rapat kerja dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Tabanan, Rabu (12/6/2024).
Komisi IV DPRD Tabanan rapat kerja dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Tabanan, Rabu (12/6/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Komisi IV DPRD Kabupaten Tabanan meminta pemerintah daerah Tabanan khusus Dinas Kesehatan untuk serius menangani kasus demam berdarah dengue (DBD).

Sebab kasus DBD di Tabanan sejak Januari hingga Mei 2024 terjadi lonjakan hingga angka 1.027 kasus. Sedangkan korban meninggal akibat DBD mencapai 3 orang pada periode yang sama.

Ketua Komisi IV DPRD Tabanan I Nyoman Wastana menyatakan, keprihatinannya atas meningkatnya kasus DB di wilayah Kabupaten Tabanan

“Hampir setiap saya berkunjung ke rumah sakit, pasti ada pasien DB. Oleh karena itu, kami di Komisi IV meminta dinas terkait untuk bekerja dan bertanggung jawab menekan kasus ini sedini mungkin,” ujar Wastana dalam rapat kerja dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Tabanan, Rabu (12/6/2024).

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan dr. Ida Bagus Surya Wira Andi mengungkapkan, berdasarkan data pada tahun 2023 terdapat total 644 kasus DBD, dengan 358 kasus terjadi dari Januari hingga Mei.

Namun, pada periode yang sama di tahun 2024, jumlah kasus melonjak drastis menjadi 1.027 kasus, atau meningkat sebesar 609 kasus. Kecamatan Tabanan dan Kediri mencatat peningkatan paling signifikan.

Angka kematian juga mengkhawatirkan, dengan 4 kematian pada tahun 2023 sedangkan di awal tahun 2024 sudah ada 3 kasus kematian.

“Peningkatan kasus DB di Tabanan sejalan dengan tren di seluruh Bali, di mana Kabupaten Gianyar mencatat 2.004 kasus dan Denpasar menjadi wilayah tertinggi dengan 5 kematian. Tabanan sendiri berada di peringkat kelima dalam jumlah kasus DB di Bali,” jelasnya.

Menurut Wira Andi, faktor utama peningkatan kasus DBD ini adalah perubahan cuaca ekstrem, menurunnya kesadaran masyarakat dalam melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), tingkat pemantauan jentik yang kurang optimal, dan pertumbuhan populasi di daerah perumahan.

“Pemeliharaan lingkungan yang buruk, terutama dalam pengelolaan sampah plastik yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti, juga berkontribusi,” tambahnya.

Meskipun masyarakat sering meminta fogging, metode ini hanya efektif membunuh nyamuk dewasa. “Yang lebih baik adalah melakukan PSN,” jelas Kepala Dinas Kesehatan.

Ditambahkannya, pada tahun 2023, Tabanan melakukan fogging di 45 lokus, sedangkan pada tahun 2024, meskipun telah mengusulkan 60 lokus, hanya mendapat alokasi untuk 38 lokus.

Anggaran fogging juga berkurang dari Rp 343 juta pada 2023 menjadi Rp 241 juta pada 2024. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan telah berkoordinasi dan mengajukan surat untuk penambahan anggaran dari APBD.

Namun, strategi pencegahan yang disarankan pihaknya adalah pelaksanaan PSN secara intensif, penyediaan fasilitas pengecekan DB di Puskesmas, dan kampanye kesehatan di Dusun, Banjar, dan Desa. Selain itu, koordinasi dengan rumah sakit pemerintah dan swasta terus dilakukan untuk menangani kasus DB.

“Kami juga berharap adanya bantuan pendanaan untuk program Jumantik Desa guna menekan kasus DB yang terus meningkat,” tambahnya. (ana)

Kecelakaan Maut di Kediri Tabanan, Nenek 78 Tahun Tewas Ditabrak Truk saat Menyeberang

Nenek pejalan kaki tertabrak truk di Jalan A. Yani, Jurusan Denpasar-Gilimanuk, termasuk Banjar Pasekan, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, tabanan, Rabu (12/6/2024).
Nenek pejalan kaki tertabrak truk di Jalan A. Yani, Jurusan Denpasar-Gilimanuk, termasuk Banjar Pasekan, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, tabanan, Rabu (12/6/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Seorang nenek pejalan kaki meregang nyawa usai tertabrak truk di Jalan A. Yani, Jurusan Denpasar-Gilimanuk, termasuk Banjar Pasekan, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan pada Rabu (12/6/2024).

Korban bernama Ni Wayan Resiati (78) yang merupakan warga Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Tabanan.

Ia meninggal di tempat kejadian setelah mengalami pendarahan parah di kepala, hidung, dan telinga serta patah tulang leher.

Kasat Lantas Polres Tabanan AKP Adrian Rizki Ramadhan mengungkapkan, kecelakaan maut ini terjadi sekitar pukul 10.30 WITA.

Kecelakaan bermula saat truk Mitsubishi Box dengan nomor polisi L 8344 AI yang dikemudikan oleh Sunaryo (43), warga asal Nganjuk, Jawa Timur, melaju dengan kecepatan sedang.

Truk datang dari arah Barat (Gilimanuk) menuju Timur (Denpasar) di jalur kiri.

“Saat itu, posisi truk berada di belakang sebuah truk lain yang tidak diketahui identitasnya,” ujar Adrian.

Ketika sampai di lokasi kejadian, truk di depannya berhenti untuk memberikan kesempatan kepada korban pejalan kaki Ni Wayan Resiati yang hendak menyeberang dari arah Selatan menuju Utara. Namun, Sunaryo tidak menghentikan laju truknya hingga akhirnya menabrak korban.

Karena kerasnya tabrakan, mengakibatkan korban meninggal di TKP dengan kondisi pendarahan pada kepala belakang, pendarahan pada hidung, pendarahan pada telingan dan patah tulang leher.

“Jadi kecelakaan ini terjadi karena sopir truk lalai dan tidak hati-hati saat mengemudikan kendaraan hingga menabrak pejalan kaki,” ungkap Adrian.

Selanjutnya, korban meninggal dibawa ke RSUD Tabanan. “Sementara, sopir truk yang dalam keadaan selamat kini sedang menjalani pemeriksaan Polres Tabanan,” tambahnya. (ana)