BADUNG – Pantaubali.com – Nasib naas dialami pemuda bernama Semri Fey (19) asal Oleu Kecamatan Amanuban Timur Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT. Dirinya terseret arus kemudian tenggelam di pantai seminyak tepatnya di depan Pura Camplung Tanduk pada (24/3) sekira pukul 17.30 Wita.
Kabar hilangnya korban baru diterima Basarnas Bali pada (25/3) sekitar pukul 10.00 Wita terang Kepala Seksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I.B Surya Wirawan. “kita terima laporan dari Balawista Badung Bahwa satu orang terseret arus di Pantai Seminyak” imbuhnya. Menindaklanjuti laporan tersebut dirinya menerjunkan tim rescue menuju lokasi kejadian dilengkapi dengan peralatan SAR Laut. “untuk memaksimalkan pencarian, kita menurunkan dua buah jetski di lokasi hilangnya korban” lanjut Bagus Surya.
Sebelumnya diketahui korban bersama dengan tujuh orang temannya, mandi di pantai seminyak pada minggu sore. Karena gelombang dan ombak yang cukup besar akhirnya korban terbawa arus dan tenggelam. Upaya pencarian kemudian dilakukan oleh tim rescue dari Balawista Badung. Namun korban yang bekerja di salah satu koperasi di denpasar ini belum juga ditemukan.
Upaya pencarian baru membuahkan hasil pada senin (25/3) sekitar pukul 16.00 Wita. Korban ditemukan sekitar 2 Km arah selatan dari lokasi hilangnya korban dalam keadaan meninggal dunia. Korban pertama kali ditemukan oleh tim rescue dari Balawista Badung. Korban selanjutnya dievakuasi menuju RSUP Sanglah menggunakan Ambulance Balawista Badung.
Sementara itu Pelaksana Tugas Basarnas Bali, I Made Junetra mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR yang terlibat dalam upaya pencarian terhadap korban. Dirinya juga mengharapkan jalinan koordinasi tetap terjaga dengan baik guna peningkatan pelayanan SAR kepada masyarakat. (hms – Krs)
TABANAN – Pantaublai.com – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Bali memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tabanan yang dalam hal ini diwakili secara langsung oleh Bupati Tabanan atas diserahkannya Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD ) tahun 2018 sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.
Hal itu diungkapkan secara langsung oleh Kepala Kantor BPK Perwakilan Provinsi Bali, Sri Haryoso Suliyanto, didampingi jajaranya, Senin, (25/3) di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Bali, Jl. Panjaitan No. 2 Denpasar, sekaligus mengucapkan terimakasih atas kerjasama yang baik dari Pemkab Tabanan.
“Pada kesempatan ini, kami berikan ucapan selamat pada Ibu beserta jajarannya karena disini pertama kali LKPD diserahkan secara langsung oleh Kepala Daerah. Sekali lagi kami ucapkan terimakasih atas kerjasama yang baik dalam rangka pelaksaanaan fungsi pemeriksaan dan fungsi pertanggung jawaban dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tabanan,” ucap Sri Haryoso Suliyanto saat itu.
Dijelaskan sebagaimana diketahuai dalam peraturan perundang-undangan tentang pemeriksaan keuangan Negara. BPK setelah menerima LKPD yang langsung diserahkan oleh Ibu Bupati, maka BPK akan segera melaksanakan pemerikasaaan. “Dan juga 60 (enam puluh) hari setelah penyerahan laporan keuangan ini, maka BPK akan segera memberikan laporan hasil kerja pemeriksaan ini kepada Pemkab Tabanan, jelasnya.
Tujuan dari Pemeriksaan LKPD ini, dikatakannya adalah untuk mwemberikan opini atas tingkat kelancaran informasi laporan keuangan yang disajikan yang didasari kesesuaian dengan standar. Pihak BPK berharap atas penyerahan LKPD ini Pemerintahan di Bali khususnya di Tabanan bisa mempertahankan Opini yang telah diperoleh sebelumnya.
“Khususnya di Tabanan ini sudah beberapa kali mendapatkan WTP. Tentu saja kami sangat berharap bahwa opini tersebut bisa dipertahankan untuk waktu-waktu yang akan datang, terutama pada pemeriksaan LKPD sekarang ini. Semoga bisa harmonis, bisa terbuka apabila ada hal-hal yang harus diselesaikan pada saat pekerjaan lapangan atau pada saat pemeriksaan terinci ini agar tidak mempengaruhi hasil laporan keuangan yang berimbas pada Opini WTP, ” harap Sri Haryoso.
Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti yang saat itu didampingi oleh Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Tabanan I Gede Susila, Inspektur Tabanan I Gede Urip Gunawan, dan Kepala Bakeuda Tabanan Dewa Ayu Sri Budiarti, mengatakan bahwa kedatangan Dirinya dan jajaran ke BPK adalah memenuhi kewajiban menyerahkan LKPD yang telah disiapkan yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Mudah-mudahan ini bisa menjadi bahan untuk BPK bisa melanjutkan tugas-tugasnya di Tabanan. Dan untuk tindak lanjut selanjutnya harapan kami adalah untuk bisa selalu dibantu, dibimbing dan dibina, karena dalam laporan keuangan ini masih banyak hal-hal yang perlu disempurnakan,” cetus Bupati yang akrab disapa Eka itu.
Disamping itu, Tabanan bisa memberikan laporan pertanggung keuangan yang betul betul bisa dipertanggungjawabkan dan kembali lagi kedepannya bisa mendapatkan kepercayaan Opini WTP. “Tidak hanya opini saja tetapi juga kepercayaan masyarakat Tabanan, dimana dalam pengelolaan keuangan ini kita berupaya memberikan yang terbaik, yang sesuai dengan aturannya sehingga tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan,” ucap Bupati Eka.
Bupati Perempuan dua periode ini menambahkan, untuk melancarkan pelaksanaan pemeriksaan tersebut, tentunya diperlukan pengawasan dan pengawalan yang serius dari pihaknya. “Hal tersebut tentunya harus selalu dikawal serta diawasi oleh pihak terkait agar bisa meminimalisir kesalahan baik itu sekecil apapun. Dan juga agar tidak ada kesalahan yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya,” himbau Bupati Eka.@humastabanan.
Bupati Tekankan Kepada Lulusan CPNS Bisa Bekerja Lebih Profesional
KLUNGKUNG – Pantaubali.com – Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyerahkan Surat Keputusan (SK) Bupati Klungkung Nomor : 810/058/BKPSDM/2019 Tentang Pengangkatan peserta yang lulus seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018. Acara ini juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Klungkung Wayan Baru, Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra, Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Kabupaten Klungkung I Komang Susana yang bertempat di Ruang Rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Senin (25/3/2019). Penyerahan SK ini diawali dengan menyanyikan lagu Gema Santi yang dinyanyikan oleh seluruh para peserta yang hadir.
Dihadapan para CPNS, Bupati Suwirta mengucapkan selamat kepada peserta yang lulus seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Menurut Bupati Suwirta keberhasilan yang diraih ini merupakan sebuah bentuk jerih payah dari perjuangan masing-masing peserta di dalam mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). “Jadikan keberhasilan ini sebagai cermin untuk memotivasi diri didalam bekerja dan melaksanakan berbagai tugas kedepan,” ujarnya
Selain itu, Bupati Suwirta juga menambahkan agar seluruh CPNS ini bisa bekerja dengan sungguh-sungguh dan propesional baik itu dari bidang pendidik, kesehatan maupun teknis. “Selalu tanamkan sikap propesional dan bekerja dengan sungguh-sungguh jangan pernah bermalas-malasan,” harapnya
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Kabupaten Klungkung I Komang Susana menyampaikan sejak awal dibuka jadwal pendaftaran dari tanggal 26 September sampai dengan tanggal 15 Oktober 2018 lalu. Adapun pelamar yang mengajukan lamaran sebanyak 1.894 orang peserta antara lain tenaga pendidik sebanyak 460 pelamar, tenaga kesehatan 344 serta tenaga teknis 1.090 peserta. Seleksi pengadaan PNS terdiri dari 3 tahap yaitu seleksi administrasi, seleksi kompetensi dasar dan seleksi kompetensi bidang. Peserta yang dinyatakan memenuhi nilai ambang batas sebanyak 294 orang. Kemudian peserta yang dinyatakan lulus mengisi formasi setelah intergrasi hasil SKD dan SKB sejumlah 153 orang, dengan rincian sebagai berikut antara lain tenaga pendidik 69 orang, tenaga kesehatan 38 orang serta tenaga teknis 46 orang.
Salah satu peserta yang lulus seleksi CPNS bernama Nengah Agus Eka Putra berasal dari Dusun Bandung, Desa Gunaksa Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung, mengatakan sangat bersyukur telah lulus dimana saat ini usianya 34 tahun. “Saya sangat merasa bersyukur dimana dibatas usia persyaratan CPNS saya mendapatkan kesempatan terakhir untuk ikut seleksi dan akhirnya lulus sebagai CPNS tahun 2018 yang ditempatkan di SMP Negeri 1 Atap Pejukutan, Nusa Penida,” ungkapnya. (Humasklk/puspa).
Sambutan Bupati dalam acara Dharma Shanti Penyepian
TABANAN – Pantaubali.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan (Pemkab Tabanan), menggelar Dharma Shanti Penyepian Tahun Caka 1941 yang dipusatkan di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan, Minggu (24/3) sore.
Acara atau kegiatan rutin diselenggarakan sehabis perayaan hari raya Nyepi ini semakin berkesan, karena dihadiri Gubernur Bali terpilih, I Wayan Koster. Didampingi Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dan Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya.
Turut hadir pada kesempatan tersebut, PHDI Bali, Cokorda Anglurah Tabanan, Forkompinda Kabupaten Tabanan, Instansi Vertikal dan BUMD, DPRD, Sekda, dan seluruh OPD dilingkungan Pemkab Tabanan, serta Tokoh Masyarakat
Dengan digelarnya acara ini, semakin menegaskan bahwa konsep ngayah yang dibangun Pemkab Tabanan bukan hanya tentang program Pemerintah. Tapi juga bagaimana mewujudkan situasi dan kondisi yan damai, aman, nyaman dan terkendali guna menjaga harmonisasi baik di Tabanan ataupun di Bali, menjelang menghadapi dinamika politik saat ini, yakni Pemilu bulan April mendatang.
“Ini adalah kehadiran Saya yang kedua kalinya di Tabanan sebagai Gubernur, ini merupakan satu kesempatan buat saya sevagai gubernur untuk menyampaikan apa yang sudah dan akan saya lakukan kedepan sebagai Gubernur Bali. Dan harus Saya sampaikan secara terbuka dengan masyarakat Bali supaya masyarakat memahami apa yang akan dilakukan kedepannya,” ucap Gubernur Koster saat mendapat kehormatan menyampaikan Dharma Wacana.
Banyak hal yang disampaikan oleh Gubernur dalam acara tersebut. Yang intinya, Gubernur Koster ingin mengajak seluruh masyarakat selalu menjaga kedamaian, kesucian dan keharmonisan alam Bali. Dan berharap perayaan Nyepi kali ini menjadi Anugerah bagi kita semua.
” Saya selaku Gubernur Bali mengucapkan selamat Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1941. Semoga Hari Raya yang naru kita lewati ini benar-benar memberikan anugerah bagi kemajuan kita di Bali secara bersama-sama di dalam membangun Provinsi atau Kabupaten/Kota yang ada di Bali,” pungkas Gubernur Koster.
Dihimbaunya juga agar masyarakat Bali lebih pintar menghadapi pergerakan dan perubaha jaman saat ini yang cukup dinamis kedepan dalam era global. “Agar Bali maju kedepan mengalami modernisasi dengan tetap menjaga kearifan lokalnya, adat istiadat, tradisi seni dan budaya,” imbuh Gubernur Koster.
Dalam Dharma Shanti yang berjalan khidmat tersebut, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryasyuti mengucapkan selamat datang kepada Gubernur Koster beserta seluruh jajarannya.
Dijelaskan oleh Bupati Eka Tabanan sendiri terkenal dengan Lumbung Panganya Bali. Punya alam, dan punya sumber daya manusia yang sangat luar biasa dan budaya. Mempunyai pendapatan yang besar di bidang pertanian dan Pariwisata yang berdampak pada pertanian.
“Oleh karena itu PAD kami tidak tinggi, jafi pas-pasan. Kalau dibilang maunya banyak uangnya sedikit, jalannya banyak uangnya sedikit. Tapi astungkara, tahun ini kita sudah 75 persen menyelesaikan infrastruktur. Dan itu berkat komunikasi dan bantuan Gubernur juga pusat. Oleh karena itu kami titip Tabanan, sehingga 25 persen sisa dari utang kami ini bisa diselesaikan. ” pinta Bupati yang akrab disapa Eka tersebut kepada Gubernur Koster.
Disamping itu, Bupati Eka juga berharap agar perjuangan Gubernur kedepannya berjalan dengan sukses dan menjadi Gubernur 2 periode. “Karena dua kali sudah pasti akan menciptakan sesuatu yang lebih kelihatan berhasil, karena 5 tahun tidak cukup. Oleh karena itu Saya doakan agar Bapak sehat, panjang umur dan terus berkarir dan bisa menjaga Bali, khususnya Tabanan,” ucapnya.
Disampaikan juga bagaimana Pemkab menjaga kedamaian dan kerukunan umat di Tabanan sehingga mendapat penghargaan harmony award 2017 tentang kerukunan umat beragama.
“Jadi Tabanan luar biasa rukun, damai, kita tidak pernah ribut, paling ribut sedikit, entar baikkan dan itu hal biasa. Tapi inilah penomena kita di Tabanan,” beber Bupati Eka.
Atas hal tersebut Bupati Eka berharap, melalui Dharma Shanti Penyepian ini kedamaian dan kerukunan ini menjadi modal untuk kedepannya dalam Pemilu mendatang.
“Pilih pemimpin yang bisa menjaga kerukunan NKRI ini, jadi kita harus menggunakan hak kita dan jangan acuh tak acuh. Karena kita semua mempunyai peran dalam menjaga Tabanan, menjaga Bali dan menjaga Indonesia.
Tetap jaga kerukunan dan kedamaian ini sehingga Tabanan yang Sejahtera, Aman dan Berprestasi yang selalu kita dengungkan tetap bisa kita jaga,” imbuh Bupati Eka. @humastabanan.
KLUNGKUNG – Pantaubali.com – Serangkaian Karya Agung Tawur Panca Wali Krama dan Ida Bhatara Turun Kabeh, Pemerintah Kabupaten Klungkung melaksanakan bakti penganyar di Pura Penataran Agung, Besakih, Minggu (24/3/2019). Bakti penganyar dihadiri Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta didampingi Ketua Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Klungkung, Ny. Sri Kasta serta segenap jajaran OPD Pemkab Klungkung.
Bakti penganyar Pemkab Klungkung dimulai sekitar Pukul 10.00 Wita. Segala wewantenan penganyar dihaturkan di Lapan Ayun Widhi atau didepan Pelinggih Ida Bhatara. Persembahyangan penganyar juga dihadiri ribuan umat sedharma yang silih berganti memenuhi pelataran Pura Penataran Agung, Besakih. Prosesi penganyar dipuput Ida Pedanda Gede Putra Tembau dari Geriya Gede Aan, Banjarangkan.
Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta menyatakan bakti penganyar merupakan wujud syukur dan srada bakti kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Ida Bhatara yang berstana di Pura Agung Besakih atas segala limpahannya. Dengan dilaksanakan bakti penganyar ini, Wabup berharap bumi beserta isinya selalu dalam keadaan damai, seluruh umat senantiasa diberikan keselamatan dan kerahayuan serta diberikan tuntunan dalam mengisi pembangunan di Kabupaten Klungkung. “Semoga kita selalu dalam keadaan damai, sejalan dengan spirit Gema Santi yakni menggelorakan kedamaian,” ujarnya.
Sementara itu Ketua Umum Karya Agung Tawur Panca Wali Krama dan Ida Bhatara Turun Kabeh, Jero Mangku Widiarta menyampaikan terima kasih atas partisipasi Pemkab Klungkung melaksanakan bakti penganyar di Pura Agung Besakih. Disebutkan, prosesi Karya akan berlangsung hingga 12 April mendatang dengan Upacara Nyineb. (hmsklk/nom)
DENPASAR – Pantaubali.com – Pada tanggal 22/03/2018 malam Bandara International I Gusti Ngurah Rai digegerkan dengan penemuan orang utan yang dibius dan dimasukan dalam keranjang kecil. Perlakuan sadis ini sengaja dilakukan oleh warga negara asing berkebangsaan Rusia.
Petugas Karantina Denpasar dan Avsec yang berjaga mendapatkan orang utan ini di keberangkatan international sekitar jam 22:30 wita. Awalnya petugas tidak berani membuka keranjang tersebut, takut keranya(awal keterangan disebut kera) agresif dan lepas di ruang keberangkatan. Di bawa ke ruang pemeriksaan ternyata bikin terkejut, Jenisnya orang utan yang dilindungi.
Dimintai keterangan, Mr.Z.A pembawa anak orang utan ini mengatakan membeli anak orang utan ini seharga 300 dollar USA. Anak orang utan berjenis kelamin jantan berumur sekitar 2 tahun dibius dengan cara diberikan tablet bius yang dicekoki melalui spuit dengan kerja obat selama 2-3 jam.
Hal ini ini diketahui saat kopernya di geledah ditemukan spuit dan obat bius. Rencana penerbangan akan transit di Korea dan akan di tambahi lagi obat bius disana untuk melanjutkan perjalanan ke Russia, sadis memang.
Selain ditemukan obat bius dalam kopernya, ternyata WNA ini juga rencananya akan menyelundupkan tokek 2 ekor dan kadal 5 ekor yang didapatkan dalam kopernya.
Sementara, barang bukti di serahkan BKSDA dan KP3 untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut dan si pembawa telah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan.
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta Panggil Pengurus Pemilihan Jegeg Bagus Klungkung dan Dinas Pariwisata Klungkung keruang kerjanya
KLUNGKUNG – Pantaubali.com – Jelang pelaksanaan Jegeg Bagus Klungkung 2019 yang dirangkaikan dengan event Festival Semarapura ke IV tahun 2019 pada 28 April mendatang, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memanggil para pengurus Pemilihan Jegeg Bagus Klungkung dan Dinas Pariwisata Klungkung keruang kerjanya Jumat (22/3). Pemanggilan ini terkait keinginan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta untuk menambahkan satu gelar kategori yakni Jegeg Bagus Enterpreneur.
“Jegeg Bagus Enterpreneur yang terpilih nantinya akan mengikuti kegiatan program pengembangan Sumber Daya Manusia Pemda Klungkung utamanya yang menyasar pada generasi muda. Dalam masa karantinanya, seluruh kontestan Jegeg Bagus nantinya akan dibekali ilmu enterpreneur olah sejumlah motivator.” Ujar Bupati Suwirta. Bupati Suwirta menambahkan, ide ini muncul didasarkan pada keadaan dilapangan dimana banyak generasi muda yang tidak bekerja padahal memiliki fisik yang sehat. Dirinya mengaku saat melakukan Bedah desa di sejumlah desa banyak ditemukan anak anak muda yang tidak memiliki motivasi untuk bekerja dan berusaha. Mereka lebih memilih menganggur dan menggantungkan hidupnya kepada orang tua dan pemerintah sebagai KK miskin.
Berkolaborasi dengan Yowana Gema Santi dimasing masing Desa, Jegeg Bagus Enterpreneur terpilih nantinya diharapkan akan ikut dalam program pengembangan SDM pemkab Klungkung dalam mengubah pola pikir para anak anak muda dari KK Miskin untuk bangkit dan mencoba berusaha.
“ Saya ingin para jegeg bagus dan para alumninya lebih aktif, ikut berperan dalam setiap kegiatan Pemda Klungkung. Jangan hanya mengikuti proses pemilihan saja, namun terus berperan dalam setiap program Pemda karena akan dapat menambah wawasan dan pengetahuan sebagai bekal ke ajang yang lebih tinggi, “ ujar Bupati asal Nusa Ceningan.
Sementara itu salah seorang perwakilan panitia Jegeg Bagus Klungkung, Made Maha Dwija Santya mengakui selama ini Jegeg Bagus belum diberdayakan secara optimal. Setelah selesai pemilihan dan berlaga di tingkat provinsi memang tidak ada dilibatkan apa-apa oleh Dinas Pariwisata. Berkat dorongan dari Bupati Suwirta, pihaknya mengaku akan mengaktifkan organisasi Jegeg Bagus Klungkung untuk ikut aktif dalam sejumlah kagiatan Pemda. Dalam pagelaran tahun ini, selain memperebutkan gelar Jegeg dan Bagus Klungkung, juga akan diperebutkan gelar Jegeg Entrepreneurship Klungkung dan Bagus Entrepreneurship Klungkung yang akan menggantikan gelar atribut persahabatan dan favorit.
Ditambahkan pula, pada pemilihan tahun ini, pihaknya akan mengangkat tema Entrepreneurship. Seluruh rangkaian pemilihan akan menitikberatkan pada sisi entrepreneurship. “Jegeg Bagus Klungkung tidak akan terpaku pada konsep pemilihan yang ada di provinsi. Jegeg Bagus akan fokus mengundang narasumber yang bisa menanamkan jiwa entrepreneurship pada peserta. Selain itu para kontestan akan diajak untuk menemui tokoh-tokoh Klungkung yang mewakili jiwa entrepreneurship, dengan begini para peserta tidak terpaku menerima ilmu di dalam ruangan, tapi juga bisa merasakan dengan seluruh indera mereka bagaimana ekosistem para entrepreneur.” Ujar Made Maha Dwija Santya.HUMASKLK/jim
KLUNGKUNG – Pantaubali.com – Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta bersama Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta membuka kegiatan Penyerapan Tenaga Kerja dengan Pola Padat Karya Pembuatan Badan Jalan dan Betonisasi di Banjar Sidayu Tojan, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Jumat (22/3.)
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyatakan kegiatan ini menjadi salah satu bagian dari pemberdayaan masyarakat. Langkah ini nantinya bermuara pada penurunan angka pengangguran. Pengerjaannya yang dilakukan secara bersama-sama dengan semangat gotong royong juga akan mampu mempercepat penuntasan pembangunan.
Pemberdayaan masyarakat dengan pola ini diharapkan juga dapat memperdayakan potensi sumber daya yang ada di Banjar Sidayu Tojan, untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, aksebelitas masyarakat dan peningkatkan perekonomian lokal serta pariwisata. “Penerapan konsep ini, dari, oleh, dan untuk kita. Ini sebagai percepatan pembangunan,” tegasnya.
“Pembuatan jalan ini diharapkan dapat membuka akses-akses yang mempermudah penduduk melakukan aktivitas, mampu mendukung seluruh aktifitas masyarakat dibidang pertanian, peternakan, pariwisata dan kepentingan beryadnya, selain itu dengan pembuatan badan jalan baru akan membuka pemukiman baru” ujar Bupati Suwirta
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Klungkung, I Gede Kusumajaya menyatakan keberadaan jalan itu tak hanya akan memperlancar mobilitas masyarakat. Namun juga akan tersedianya insfrastruktur sederhana untuk menunjang kegiatan sosial ekonomi. Pengerjaannya yang berlangsung dengan pola padat karya akan mampu memberikan lapangan pekerjaan untuk masyarakat yang sifatnya sederhana. “Ini sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat pengangguran, setengah menganggur, dan masyarakat miskin dengan memandaatkan potensi sumber daya lokal,” ujar Gede Kusumajaya
Pihknya juga menjelaskan, tenaga kerja yang dikerahkan dalam pengerjaan proyek bidang infrastruktur ini melibatkan ratusan masyarakat. Upah yang diberikan pun bervariasi. Untuk pengayah Rp 80 ribu per hari dengan 8 jam kerja, tukang Rp. 85.000,00 per hari. Tukang empat orang dengan upah sebesar Rp. 90.000,00 dan ketua kelompok empat orang dengan upah sebesar Rp. 90.000,00. “Pengerjaan ini berlangsung selama 20 hari, dimulai dari hari ini,” jelasnya.
Pembukaan kegiatan ini ditandai dengan menyerahkan alat kerja secara simbolis kepada 3 warga Banjar Sidayu Tojan serta melakukan prosesi peletakan batu pertama sebagai tanda dibukanya padat karya. (Humasklk/yande)
TABANAN – Pantaubali.com – Dalam mewujudkan visi misi Pemerintah Kabupaten Tabanan yang Sejahtera, Aman dan Berprestasi, salah-satunya disadari harus mempunyai investasi Sehat berupa jaminan kesehatan yang mandiri bagi yang berpenghasilan cukup dan dibiayai Pemkab Tabanan bagi mereka yang tidak atau kurang mampu.
Dalam mewujudkan hal tersebut dan sesuai dengan amanah Undang-undang, Pemkab Tabanan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan telah berupayaya meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di Tabanan melalui Program JKN-KIS. Program tersebut mendapat capaian 95 persen Universal Health Caveradge (UHC).
Pencapaian positif ini mendapat apresiasi sekaligus dukungan dari Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Jumat (22/03), saat Bupati Eka menerima Audiensi Kepala Dinas Kesehatan dr. I Nyoman Suratmika, didampingi Tim BPJS Kesehatan Tabanan, di Ruang Kerja Bupati.
Bupati Eka menyampaikan dukungan kepada pihak Dinas Kesehatan dan Pihak BPJS dalam rangka memajukan pelayanan kesehatan Masyarakat di Tabanan. Yang dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan bekerjasama dengan BPJS Kesehatan Tabanan mewujudkan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Tabanan mencapai 95 persen UHC.
Bukan hanya dukungan, Bupati Eka menyampaikan Rasa bangga dan apresiasinya keseluruh pihak atas keberhasilan ini. Melalui JKN-KIS yang bekerjasama dengan BPJS untuk melayani kesehatan masyarakat di Tabanan yang sudah berjalan baik dan maksimal. “Untuk penerapan JKN-KIS di Tabanan sudah mencapai 95 persen saat ini, mudah-mudahan di tahun depan atau tahun selanjutnya bisa mencapai angka 100 persen,” pinta Bupati Eka.
Dijelaskan bahwa, ini merupakan hal positif bagi Tabanan di dalam meningkatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik lagi. “Ini merupakan sedikit kepedulian kami terhadap pelayanan kesehatan masyarakat. Dan kerjasama yang baik bersama BPJS bagaimana menyadarkan masyarakat dalam mengutamakan kesehatan, sehingga kesehatan masyarakat bisa menjadi keinginan utama untuk disukseskan di Tabanan. Karena masyarakat yang sehat tentunya menciptakan masyarakat yang kuat sehingga bisa melancarkan dan merencanakan serta menjalankan program-program Pemerintah dengan baik,” ucapnya.
Bupati Eka menambahkan ini merupakan keberhasilan semua pihak, yang tentunya masyarakat Tabanan yang paling berperan dalam hal ini. “Bukan Pemerintah, Bupati ataukah Dinas Kesehatan dan BPJS, melainkan ini adalah keberhasilan Masyarakat Tabanan. Selamat buat masyarakat dan seluruh pihak terkait, semoga kerjasama ini berjalan dengan sukses kedepannya, guna memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Tabanan,” tutup Bupati Eka.
Kepala Dinas Kesehataan Tabanan, I Nyoman Suratmika menjelaskan bahwa Dinas Kesehatan telah melakukan persiapan-persiapan menuju 100 persen UHC. Salah satunya dengan mewujudkan 100% Puskemas Terakreditasi yang artinya pelayanan Puskesmas setara pelayanan Rumah Sakit Umum. “Sebagai contoh semua Puskesmas di Tabanan Tahun ini sudah 100% terakreditasi, sehingga masyarakat tidak perlu takut lagi berobat ke Puskesmas. karena pelayanannya hampir sama dengan Rumah Sakit,” jelasnya.
Dituturkan bahwa di Tabanan saat ini masih ada 2 Rumah Sakit Swasta yang belum melakukan kerjasama karena masih dalam tahap pelengkapan administrasi Akreditasi. “Kalau pihak mereka sudah mempunyai Akreditasi maka semua RS di Tabanan baik Negeri maupun Swasta akan menjadi jejaring JKN sehingga 100 persen UHC tersebut bisa diwujudkan dan visi misi Pemkab Tabanan yang Sejahtera, Aman dan Berprestasi semakin dimantapkan,” harapnya.
UHC adalah suatu Konsep reformasi pelayanan kesehatan yang mencakup beberapa aspek antara lain ; aksebilitas dan equitas pelayanan kesehatan, pelayanan kesehatan yang berkualitas dan komprehensif yamg meliputi pelayanan preventif, promotif, curative sampai rehabilitative.
Bupati Terima Kedatangan Perwakilan Pemerintah Toyama Jepang
TABANAN – Pantaubali.com –Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, kembali melakukan audiensi bersama Pemerintah Toyama, Jepang, yang dalam hal ini diwakili oleh Mr. Tanaka. Yang membahas pokok bahasan tentang penerapan teknologi ramah lingkungan di kabupaten Tabanan, Jumat, (22/3) sore. Dan Pemerintah Toyama, kali ini rencananya akan memberi bantuan berupa Rice Milling (Penyosohan Beras) dan Teknologi Ramah Lingkungan untuk Angkutan Trans Serasi serta pengolahan Sampah.
Dalam diskusi santai saat audensi tersebut, Bupati yang akrab disapa Eka itu didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Tabanan, AA. Dalem Tresna Ngurah, menyampaikan mengapa Pemerintah Toyama selalu memilih Tabanan dalam penyaluran bantuan, karena mereka beranggapan bahwa Daerah Tabanan ini mirip seperti Daerah di Toyama.
Disamping itu pula, Bupati Eka mengutarakan tentang pentingnya teknologi ramah lingkungan dan teknologi terbarukan bagi masyarakat. Diutarakannya bahwa mereka (Pemerintah Toyama) telah beberapa kali melakukan kunjungan, melakukan survey dan melihat letak geografis Tabanan dan Masyarakat Tabanan, dengan masyarakat Tabanan yang mayoritas adalah Petani, dan mereka tertarik ikut menjaga Warisan Budaya Dunia yang ada di Tabanan.
“Jati luwih merupakan salah satu World Heritage, dimana Toyama juga sangat ingin berpartisipasi menjaga warisan Budaya Dunia ini. Oleh karena itu dalam bentuk apapun, energy, sumber daya apapun yang mereka punya, pengalaman yang mereka miliki, mereka ingin transfer knowledge dengan Tabanan sehingga Tabanan menjadi Pilot Project bagi Toyama sendiri. Bahwa apa yang sudah berhasil di Toyama bisa dibawa ke Kabupaten Tabanan,” tutur Bupati Eka.
Selain Rice Milling dan PLTA Bupati Eka juga menjelaskan Tabanan juga dibantu mesin persampahan, juga mengkaji berupaya menggantikan energy minyak dengan energy gas khususnya untuk angkutan Trans Serasi yang merupakan program unggulan dari Pemkab Tabanan.
“Kita ada 200 armada yang akan ditransfer menjadi gas, sehingga akan menjadi suatu fasilitas publik yang aman, nyaman tidak polusi dan termasuk salah satu program untuk Indonesia. Pak Presiden, Pak Gubernur juga menginginkan ramah lingkungan. Jadi kita akan buatkan contoh itu di Tabanan, dan rencananya akan dilakukan study selama 3 tahun karena kita harus men-convert dulu kendaraan dan kita harus menyiapkan Gas Station,” pungkasnya.
Untuk hal tersebut, Bupati Eka juga akan mengkaji dan melakukan koordinasi dengan pihak Kementrian ESDM RI, karena harus bekerjasama dengan Pertamina dalam mewujudkan Gas Station. “Dan nanti untuk convert mesinnya akan disiapkan oleh Kementrian Lingkungan Hidup Jepang, untuk Stationnya sendiri dari JICA yang bekerjasama dengan Pertamina,” terangnya.
Secara umum, proyek ini disupport dan didukung penuh oleh Pihak Toyama Jepang. Dijelaskan hanya saja harus mengikuti proses dan prosedur yang benar mengenai mekanisme dan administrasi, karena ini menyangkut kerjasama dua Negara. “Tentunya karena ini menyangkut dua Negara, kita harus meminta restu dengan kementrian terkait, dengan Pak Gubernur Bali agar direstui dan dikasi ijin serta minimal mereka tahu program kita yang ada di Tabanan, imbuhnya.
Terkait Sampah, pihak Toyama masih merencanakan sebatas pengelolaan sampah kompos atau sampah organic menjadi kompos. Dijelaskan Pemerintah Tabanan selalu terbuka dengan segala proyek yang akan dilaksanakan di Tabanan, sepanjang program tersebut bermanfaat bagi masyarakat Tabanan. Dan tidak dipungkiri juga bahwa sampah organic sangat membludak di Tabanan, seperti contoh sampah Upakara, sampah pasar, dan sebagainya.
Untuk menanggulangi hal tersebut, kedepan Bupati Eka berencana agar sampah tersebut tidak melulu harus dibuang ke TPA, dan masyarakat harus sadar jangan membuang sampah sembarangan, apalagi ke sungai karena akan sangat mencemari lingkungan. Pemkab akan berupaya mendidik dan membina masyarakat agar bisa memiilah sampah dan mengolah plastic sehingga punya kesempatan mengedukasi masyarakat bagaimana mengolah sampah rumah tangga dengan baik sehingga bermanfaat.
“Disamping itu kita juga punya bank-bank sampah yang akan kita bina kembali untuk memantapkan kinerjanya. Khususnya Pemuda atau Sekaa Teruna-Teruni harus digerakan juga. Pemuda tidak boleh cuek dan acuh tentang sampah. Ayo kita olah sampah ini seperti sesuatu yang bisa menjadi berkah dan bermanfaat. Itu tentunya dimulai dari anak-anak sekolah, Sekaa Teruna-Teruni dan Ibu-ibu PKK atau Ibu-ibu rumah tangga” himbau Bupati Eka.