- Advertisement -
Beranda blog Halaman 1049

Bupati Eka Tinjau Kesiapan Akhir Acara Festival Yeh Gangga

TABANAN – Pantaubali.com – Setelah melakukan persembahyangan di Pura Batu Bolong, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, langsung meninjau kesiapan 500 Penari Rejang Renteng yang akan dipentaskan pada acara Festival Yeh Gangga, sekaligus memantau kesiapan Panitia Acara Festival Yeh Gangga, Sabtu, (15/6) sore, di kawasan Pantai Yeh Gangga, Sudimara, Tabanan.

Terlihat saat peninjauan tersebut, Orang Nomer satu di Tabanan itu mengintruksikan panitia dan segenap unsur yang terlibat di dalamnya untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik, termasuk mepekeling (mohon doa restu) kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sehingga acar bisa berjalan sesuai dengan apa ya diinginkan bersama.

Sesuai pemantauan dilapangan, memang terlihat panitia dan unsur terkait yang terlibat di dalamnya benar-benar mempersiapkan acara dengan sebaik-baiknya. Para penaripun sangat antusias mengikuti latihan dan terlihat beberapa panitia sangat sibuk mempersiapkan tenda dan panggung acara yang nanti puncaknya akan digelar pada tanggal 22 juni sampai dengan 23 juni 2019 mendatang.

Bupati Eka berharap, dengan dilakukannya persembahyangan dan peninjauan ini agar saat pagelaran puncak tidak terjadi bencana apapun. “Mari kita bersama-sama mepekeling dan mempersiapkan acara dengan sebaik-baiknya, sehingga nantinya acara ini bisa berjalan dengan aman dan lancar,” ungkapnya.

Diselenggarakannya Festival Yeh Gangga ini tiada lain untuk memperkenalkan potensi Kabupaten Tabanan di bidang Pariwisata juga pertanian dan akan mengangkat budaya yang ada di Tabanan. Disamping itu, kuliner khas asal Tabanan juga akan dijajakan pada saat pagelaran festival. Sehingga Tabanan tidak hanya dikenal dengan Lumbung Berasnya Bali melainkan Tabanan dikenal memiliki berbagai macam potensi yang dapat menarik hati para wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Bahkan kedepannya, jika festival semacam ini berimbas pada kesejahteraan masyarakat di Tabanan maka akan digelar lebih banyak festival lagi di Tabanan. Selain Festival Yeh Gangga, Tabanan juga mempunyai Festival lainnya seperti Festival Tanah Lot, Festival Jatiluwih, Festival Ulun Danu Beratan, dan lainnya.

Turut hadir mendampingi Bupati Eka saat itu Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, I Gede Susila, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, AA. Dalem Tresna Ngurah, beberapa Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, dan Para Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Tabanan.@humas

Pemkab Tabanan Kembali Gelar Gebyar Panutan Pembayaran PBB-P2

 
                           

TABANAN – Pantaubali.com – Salah satu upaya untuk melakukan sosialisasi sekaligus memberikan motivasi kepada seluruh stakeholder untuk bersama-sama menyatukan langkah menyukseskan kegiatan Pemungutan PBB-P2, Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Badan Keuangan Daerah Kabupaten Tabanan kembali menggelar Gebyar Panutan Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), Jumat, (14/06/19).

Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Kesenian  I Ketut Maria Tabanan ini dihadiri langsung oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, I Gede Susila, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Tabanan, AA. Dalem Tresna Ngurah. Turut hadir pada kesempatan tersebut seluruh OPD di lingkungan Pemkab Tabanan, Perwakilan dari Bank BPD Bali, serta undangan lainnya yang hadir.

Disamping itu, Gebyar Panutan pajak yang secara rutin digelar Pemkab Tabanan setiap tahunnya ini juga bertujuan agar para wajib pajak, baik badan maupun perorangan seluruhnya bisa melaksanakan kewajiban pembayaran PBB-P2.

Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Tabanan pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan ini juga merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan dalam rangka mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah dari sektor Pajak, khususnya PBB-P2. Sekaligus sebagai media sosialisasi bahwa pembayaran pajak bisa secara mandiri sudah dapat dilaksanakan baik secara langsung ke Bank BPD Bali maupun tempat pembayaran lainnya.

Tempat pembayaran lainnya tersebut dibilangnya adalah tempat yang telah mempunyai link dengan Bank BPD Bali seperti, LPD, Koperasi, Bumdes, PT. POS Indonesia, dan masih banyak lagi. “Dan khusus bagi wilayah-wilayah yang belum memiliki akses pembayaran terdekat, Pelayanan dan Pemungutan secara langsung masih dimungkinkan dengan menggunakan mobil keliling bekerjasama dengan Bank BPD Bali atas dasar Permohonan Perbekel setempat.

Bupati Eka sangat mengapresiasi kegiatan ini dan mengucapkan terimakasih kepada wajib Pajak yang taat melaksanakan kewajiban perpajakannya. “Untuk itu, melalui kegiatan ini kami mengajak para Pejabat, Pengusaha, Para ASN beserta masyarakat umum selaku wajib Pajak untuk taat membayar pajak sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut Bupati Eka menyerukan agar pengelolaan Pajak berorientasi pada peningkatan pendapatan, obyek pajak yang cukup potensial dibilangnya perlu didata dan dinilai kembali sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dan disinggungnya perlu adanya tim khusus untuk melancarkan kegiatan tersebut, termasuk melibatkan seluruh stakeholder di Pemkab Tabanan, mulai tingkat atas sampai tingkat paling bawah.

“Upaya optimalisasi penerimaan dari sektor Pajak senantiasa perlu terus dilakukan guna memenuhi kebutuhan anggaran Daerah, khususnya untuk pembangunan infrastruktur dan pemenuhan jaminan sosial yang perlu banyak mendapat perhatian dan seluruhnya diarahkan untuk mencapai visi Tabanan yang Sejahtera, Aman dan Berprestasi,” jelas Bupati Eka.

Atas keberhasilan dalam pengelolaan Pajak Daerah ini, Srikandi Asal Tegeh, Angseri itu juga mengucapkan terimakasih kepada Bank BPD Bali yang telah memberikan support berupa doorprize yang nilainya cukup besar untuk memotivasi kehadiran para wajib pajak, diantaranya, Sepeda motor dan Sepeda Gunung, dan lain sebagainya.

Selain pemberian Doorprize kepada wajib pajak perorangan, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan penghargaan wajib pajak Hotel dan Restoran terbaik. Diantaranya, terbaik pertama yaitu Hotel Soori Bali, mendapatkan piagam penghargaan dan satu unit sepeda gunung. Terbaik kedua PT. Natura Mandiri, mendapat piagam penghargaan dan dispenser. Dan terbaik ketiga PT. Fast Pood Indonesia (KFC Tabanan) mendapat piagam penghargaan dan kompor gas, yang diserahkan langsung oleh Bupati Eka. @humastabanan.

Tolak Pengadaan Mobil Dinas Baru ” Bupati Utamakan Pembiayaan Program Kerakyatan “

TABANAN – Pantaubali.com – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menolak dengan tegas pengadaan mobil dinas baru Bupati Tabanan yang digadang gadang dan sempat menjadi viral. Mengenai berita tsbt Dirinya justru tidak ingin diadakan pengadaan mobil dinas ini dari awal. Karena justru akan menjadi beban bagi APBD Pemkab Tabanan. 

Hal tersebut disampaikan Bupati Eka saat usai membuka acara Gebyar Panutan Pajak di Gedung Kesenian Ketut Maria Tabanan, Jumat (14/6).

Menurut Bupati Eka, pengadaan mobil dinas bagi Pimpinan Daerah memang wajar dan Wakil Bupati sendiripun sudah lebih dahulu menganggarkan mobil dinasnya di tahun lalu di 2018 dengan jenis mobil alpard. Dan untuk Bupati sendiri benar dianggarkan di tahun 2019, sesuai ketentuan Protokoler Pimpinan Daerah, pengadaan mobil dinas merupakan sarana penunjang operasional kedinasan. Namun, secara pribadi dirinya tidak ingin pengadaan tersebut karena nantinya menjadi beban serta waktunya sudah tidak pas mengingat sekarang masa jabatan Bupati Eka sudah akan usai.

Disamping itu pula mengingat selama ini Bupati Eka sudah terbiasa memakai mobil pribadi untuk kegiatan pribadi maupun kedinasan. “Sampai saat ini saya belum terlalu memerlukan mobil dinas, mengingat saya juga sudah memakai kendaraan sejenis tersebut sejak duduk jadi anggota DPRD Kabupaten Tabanan, jadi tolong jangan terlalu dibesar-besarkan,” ungkapnya.

Bupati Eka berharap anggaran untuk pengadaan mobil dinas tersebut nantinya bisa digunakan untuk program pembangunan lainnya. Bupati Eka juga menyampaikan rasa terimakasih kepada semua pihak yang peduli dengan Pemerintah Kabupaten Tabanan, menurutnya ini salah satu bentuk keterbukaan publik dalam kecintaan kita terhadap Daerah.

“Mari selalu terus berbenah di segala bidang. Saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang peduli terhadap roda pemerintahan di Kabupaten Tabanan,” ujarnya.

Sekali lagi ditekankan oleh Bupati Eka di sisa akhir masa jabatannya Beliau ingin fokus dan meninggalkan kesan baik untuk dapat menjadi inspirasi serta meninggalkan sejarah yg bermanfaat bagi Tabanan. Dirinya juga menghimbau seluruh masyarakat Tabanan agar berpikir kritis namun bisa dipertanggungjawabkan.

“Dan mari kedepankan rasa memiliki dan persatuan. Di sisa akhir masa jabatan, Saya ingin menyelesaikan segala Pekerjaan Rumah program yg masih perlu dipikirkan dan diselesaikan dengan sebaik-baiknya. Dan masih banyak hal lain yang lebih penting yang harus kita selesaikan bersama-sama oleh seluruh element masyarakat,” imbuhnya. @humastabanan.

Ikan Hias Juga Saksi Kepekaan Jiwa Wabup Dr. Sanjaya

Wabup Sanjaya Memberi Makan Ikan Hias, Di Teras Kantor Bupati

TABANAN, Pantaubali – Wabup Dr. Sanjaya merupakan sosok yang berjiwa halus atau penyayang dan sangat respek atau peka terhadap lingkungannya. Seperti halnya jiwa kasih sayangnya yang ditunjukkan pada puluhan ikan hias yang hidup di kolam kecil depan lobi kantor Bupati Tabanan.

Secara berkala, orang nomer dua di Tabanan yang juga kandidat kuat calon Bupati Tabanan kedepan ini menyediakan waktu untuk “menyapa” ikan-ikan hias jenis koi yang hidup di kolam kecil di depan lobi kantor Bupati Tabanan. Termasuk pula secara rutin memberi makan ikan-ikan tersebut.

“Ya saya menikmati keindahan dan kelincahan ikan-ikan tersebut,” ungkapnya.

Memang, Wabup Dr. Sanjaya juga terbilang penyayang binatang. Kediamannya di Banjar Dauh Pala juga ada kolam kecil tempat memelihara ikan koi. Selain juga beberapa ekor burung dan binatang lainnya. Disaat waktu luang, binatang-binatang itu dirawatnya dengan penuh kasih sayang.

Tidak hanya penyayang binatang, Wabup Dr. Sanjaya juga sangat gemar mengoleksi berbagai jenis tanaman. Termasuk pula berbagai jenis tanaman lokal. Ini dibuktikan nuansa sejuk kediamannya di Dauh Pala oleh tumbuh rimbunnya pohon boni dan beberapa jenis tanaman lokal lainnya.

“Tanaman lokal harus dilestarikan karena itu juga salah satu bukti kekayaan alam Tabanan,” sebutnya.

Kembali kepada jiwa peka dan penyayangnya Dr. Sanjaya terhadap ikan koi, binatang ataupun kepada berbagai jenis tanaman bisa disebutkan bahwa betapa halusnya jiwa seorang pemimpin Tabanan ini. Tentu kesaksian jiwa peka seperti halnya yang ditunjukkan kepada ikan koi tersebut adalah bagian kecil dari saksi nyata bahwa Dr. Sanjaya merupakan sosok pemimpin yang berjiwa tulus dalam melayani masyarakatnya. *PB – 02

DPRD Tabanan Terpilih Siap Di Lantik Bulan Agustus Mendatang

TABANAN – Pantaubali.com – Berjumlah 40 anggota DPRD Tabanan yang terpilih saat pileg 2019 lalu, akan dilantik pada Agustus 2019. Guna mempersiapkan acara pelantikan, Sekretaris DPRD (Sekwan) Tabanan melakukan koordinasi dan konsultasi dengan KPU Tabanan.

Hal itu dibenarkan Sekwan Tabanan I Made Sugiarta. Dikatakan bahwa pihaknya sudah sempat datang ke Kantor KPU Tabanan untuk berkoordinasi, Senin (10 Juni 2019) . “Ya memang sempat berkoordinasi bersama Kabag Umum Setwan ke KPU Tabanan,” ungkapnya Rabu ( 12 Juni 2019).

Namun ia tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai koordinasi yang dilakukan, karena menurutnya pihaknya hingga saat ini masih menunggu surat resmi dari KPU. Pihaknya juga belum bisa menyebutkan besaran anggaran untuk pelantikan karena harus memastikan ke PPTK terlebih dahulu.

Sementara itu Ketua KPU Tabanan, I Gede Putu Weda Subawa menyampaikan bahwa Setwan DPRD Tabanan datang ke KPU Tabanan untuk menanyakan nama-nama caleg terpilih agar bisa segera melakukan pengukuran baju untuk pelantikan. “Dan kami sampaikan bahwa kami belum menetapkan calon terpilih. Sehingga dari Setwan DPRD Tabanan akan ke Kesbangpol Tabanan serta dan parpol masing-masing untuk ngecek calon terpilihnya,” tegasnya.

KPU Tabanan sendiri rencananya akan melakukan penetapan caleg terpilih pada tanggal 4 Juli 2019. Sedangkan untuk pelantikan itu menurut Weda hal itu kewenangan Setwan.

Sekretariat DPRD Kabupaten Tabanan Mempersiapkan ” Pelantikan 40 Caleg Terpilih “

Sekretaris DPRD Tabanan I Made Sugiarta

TABANAN – Pantaubali.com – Sebanyak 40 anggota DPRD Tabanan yang terpilih saat pileg 2019 lalu, akan dilantik pada Agustus 2019. Guna mempersiapkan acara pelantikan, Sekretaris DPRD (Sekwan) Tabanan melakukan koordinasi dan konsultasi dengan KPU Tabanan.

Hal itu dibenarkan Sekwan Tabanan I Made Sugiarta. Dikatakan bahwa pihaknya sudah sempat datang ke Kantor KPU Tabanan untuk berkoordinasi, Senin (10 Juni 2019) . “Ya memang sempat berkoordinasi bersama Kabag Umum Setwan ke KPU Tabanan,” ungkapnya Rabu ( 12 Juni 2019).

Namun ia tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai koordinasi yang dilakukan, karena menurutnya pihaknya hingga saat ini masih menunggu surat resmi dari KPU. Pihaknya juga belum bisa menyebutkan besaran anggaran untuk pelantikan karena harus memastikan ke PPTK terlebih dahulu.

Sementara itu Ketua KPU Tabanan, I Gede Putu Weda Subawa menyampaikan bahwa Setwan DPRD Tabanan datang ke KPU Tabanan untuk menanyakan nama-nama caleg terpilih agar bisa segera melakukan pengukuran baju untuk pelantikan. “Dan kami sampaikan bahwa kami belum menetapkan calon terpilih. Sehingga dari Setwan DPRD Tabanan akan ke Kesbangpol Tabanan serta dan parpol masing-masing untuk ngecek calon terpilihnya,” tegasnya.

KPU Tabanan sendiri rencananya akan melakukan penetapan caleg terpilih pada tanggal 4 Juli 2019. Sedangkan untuk pelantikan itu menurut Weda hal itu kewenangan Setwan.

Bupati Suwirta mengharapkan TK Gema Santi bisa meningkatkan kualitas pendidikan dan Kualitas SDM di Kabupaten Klungkung

KLUNGKUNG – Pantaubali.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra menghadiri Kegiatan Pentas Seni dan pelepasan Siswa TK. Negeri Gema Santi bertempat di Balai budaya Ida I Dewa Agung Istri Kanya pada (12/06/2019) pagi.

Dalam Sambutan PLT Kepala Sekolah TK Negeri Gema Santi Dewa Ayu Ariestaningsih, menyatakan tujuan diselenggarakan kegiatan Pentas Seni merupakan sebagai ajang untuk menunjukkan kreatifitas anak selama setahun mengikuti kegiatan belajar sambal bermain di TK. Negeri Gema Santi. Dewa Ayu Ariestaningsih mengharapkan dengan diadakannya kegiatan ini anak-anak memiliki rasa percaya diri yang tinggi, berani tampil di depan orang banyak, dan memiliki pengalaman belajar yang berkesan hingga mereka dewasa nanti tidak akan melupakan hari ini. Dalam melakukan kegiatan ini melibatkan 73 orang siswa.

Selain Kegiatan Pentas Seni, diadakan juga kegiatan lainnya yakni kegiatan pelepasan 40 orang anak-anak tahun ajaran 2018/2019 dari kelompok B dari total keseluruhan anak-anak Tk Negeri Gema Santi yang berjumlah 73 orang.

Dalam Sambutan Bupati Klungkung yang diwakilkan Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra mengharapkan mudah-mudahan Tk Negeri Gema Santi dapat menjadi contoh bagi TK Lain yang ada di Klungkung maupun di Provinsi Bali, dan Mudah-mudahan TK Gema Santi bisa meningkatkan kualitas pendidikan dan SDM di Kabupaten Klungkung, serta mampu menciptakan generasi penerus yang kreatif dan cerdas.

Sebelum memberikan sambutan Sekda Winastra juga melakukan pelepasan secara simbolis kepada anak-anak kelompok B TK. Negeri Gema Santi.

Dalam rangkaian Kegiatan tersebut diisi dengan berbagai hiburan diantaranya, Drumband TK Gema Santi, Tari pendet, Dance with You’re Happy dan Let’s Star Jump, Tari Janger dan tari Gopala, Gerak dan Lagu diantaranya Kupu-Kupu, Sledet Pong Dan Kapitan, serta hiburan lainnya. Dalam kegiatan tersebut juga diadakan Kegiatan pemberian juara menabung. Turut Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung Dewa Gde Darmawan beserta undangan terkait lainnya. (Humasklk/Cok)

Wabup Kasta Apresiasi Aksi Sosial Seka Teruna SKB

KLUNGKUNG – Pantaubali.com – Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta didampingi Camat Banjarangkan I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya, menghadiri puncak perayaan HUT ST Swadharma Karma Budaya Ke-38 bertempat di Balai Banjar Selat, Desa Banjarangkan, Kecamatan Banjarangkan, Senin (10/6) malam.

Turut hadir dalam acara tersebut Perbekel Desa Banjarangkan Wayan Gde Swastika, Bendesa Adat Desa Pakraman Banjarangkan A.A Gde Darma Putra, Kapolsek Banjarangkan AKP Ni Luh Wirati, seluruh masyarakat Desa Banjarangkan serta undangan terkait lainnya.

Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta dalam sambutanya mengapresiasi perayaan HUT ST SKB dinilai telah banyak berbuat dan berperan dalam mendukung pembangunan Pemkab Klungkung dengan berbagai kegiatan positif, kegiatan sosial dan kesehatan yang sudah dilaksanakan untuk menjaga kebersihan lingkungan serta menjaga kesehatan masyarakat dan seka terunanya.

Wabub kasta berharap aski sosial dari seka teruna ini tidak hanya berhenti sampai disini, melainkan harus dilakukan setiap seminggu sekali untuk melakukan aksi bersih-bersih. “Tunjukan  jati diri generasi muda yang peduli, mempunyai karakter serta selalu meningkatkan persatuan antar seka teruna.” Ujar Wabup Kasta

Pihaknya juga mengingatkan kepada sekaa teruna agar tetap menjaga dan merawat tradisi serta melestarikan seni, adat, agama dan budaya Bali, jangan sampai menghilang ditengah perkembangan jaman modern ini.

Sementara itu, Ketua panitia HUT ST Swadharma Karma Budaya ke-38 I Made Suprapta dalam laporannya mengatakan, perayaan HUT ST SKB tahun ini mengambil tema (BERJIBAKU) “Bersih Jiwa Ragaku Bangkitkan Lingkunganku” yang artinya menjaga kesehatan terutama para seka teruna untuk memiliki jiwa dan raga yang sehat untuk bisa menghasilkan pikiran positif serta selalu berkreatifitas yang berdampak pada kebersihan lingkungan,’’

Adapun rangkaian perayaan HUT ST SKB ini berlangsung dari tanggal 8-10 Juni 2019. Dengan kegiatan yang laksanakan tanggal 8 Juni yakni, Jalan sehat cinta lingkungan yang disertai dengan lomba memungut sampah anorganik dan organik sepanjang perjalanan. Selain itu, juga dilaksanakan kegiatan donor darah, cek gula darah, cek tensi, cek kolestrol serta perlombaan antar anggota Seka Teruna. Pada tanggal 9 Juni, juga diadakan kegiatan Lomba senam Gemu Fammire antar PKK Banjar Selat.

Pihaknya juga menambahkan tujuan dari perayaan HUT ini yakni, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya masayarakat Banjar Selat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, menyatukan langkah generasi muda dalam mengembangkan bhakti kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk memperkokoh landasan fisik, mental, moral, dan spiritual generasi muda Banjar Selat serta meningkatkan semangat sportifitas dan kreativitas anggota STT Swadarma Karma Budaya dan PPK Banjar Selat melalui berbagai lomba, serta mengajak seluruh masyarakat dari berbagai elemen untuk tetap menjaga lingkungan agar tetap bersih.

“Semoga apa yang kita harapkan dari perayaan HUT ST ini dapat terwujud dan menciptakan lingkungan Desa Banjarangkan menjadi lebih bersih dan baik lagi dari sebelumnya. Karena hal yang baik itu, dimulai bukan dari mereka, tapi dimulai dari diri kita sendiri. Ketika kita percaya hal itu bisa dilakukan, maka semesta akan bahu membahu untuk mewujudkannya, dan semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu mengiringi setiap langkah perjuangan kita” Ujar Made Suprapta

Dalam acara tersebut Wagub Kasta didampingi Camat Banjarangkan menyerah hadiah kepada pemenang lomba, disi oleh penampilan Tari Kontemporer dari PKK Banjar Selat serta dimeriahkan grup band Mars, Harmonia Bali, dan Soulas Band. (Humasklk/yande)

Kenikmatan Laklak Biu Khas Penebel di Jantung Kota Tabanan

TABANAN, Pantaubali – Salah satu kuliner khas Kecamatan Penebel yakni laklak biu sudah sangat terkenal. Salah satu pelaku usaha laklak biu tersebut adalah laklak biu Men Bayu yang berjualan didekat Pura Puseh Penebel.

Memang, laklak biu Men Bayu tersebut bisa disebut mampu menjadi salah satu ikon kuliner Penebel. Penganan sederhana dan merakyat tersebut memang tidak saja digemari warga lokal Penebel namun juga diburu para pelanggannya dari luar Penebel bahkan pelanggan luar Tabanan.

Kini atau sejak tiga bulan lalu, warga seputaran Kota Tabanan tidak harus jauh-jauh lagi ke Penebel untuk menikmati cita rasa laklak biu. Pasalnya kini di jalur Tabanan – Penebel atau di Jalan Gunung Agung, Banjar Pasekan Baleran telah ada penjual khusus laklak biu khas Penebel. Warung tersebut tiada lain Warung Komang.

Komang Yuliani selaku pemilik warung tersebut pada Selasa (11/6) mengatakan, usaha laklak biu ini ditekuninya sejak Maret tahun ini setelah ia banting setir sebagai pegawai usaha spa di bandara Ngurah Rai.

Usaha rintisannya ini ia dirikan karena alasan sederhana. Yakni usaha sejenis belum ada disekitaran kota Tabanan, minim modal, bahan baku mudah didapat dan produksinya gampang.

“Laklak biu ini makanan lokal dan tentu sangat cocok dengan lidah lokal,” ungkapnya.

Nyatanya, meski terbilang usahanya baru mulai, pelanggannya sudah terbilang ramai. Dalam sehari dengan dibantu seorang kakaknya ia mampu menjual 400 laklak pisang yang dijualnya per buah dua ribu rupiah untuk rasa original dan tiga ribu rupiah untuk laklak biu rasa tertentu. Seperti rasa coklat, keju, nangka dan green tea.

Sebagai kuliner produk lokal, Yuliani merasa bangga karena produknya mampu diterima oleh semua kalangan. Yakni dari anak-anak hinga dewasa dan dari berbagai latar profesi.

Yuliani juga melihat bahwa tingkat kesibukan orang saat ini sudah semakin tinggi. Terkait dengan itu, Warung Komang yang buka dari pukul 7 pagi hingga pukul 7 malam ini juga memanjakan pelanggannya dengan sistem pesan antar.

Lalu bagaimana dengan cita rasa laklak biu di Warung Komang ini? Awak media ini mencicipi beberapa varian rasa yang tersedia. Rata-rata cita rasanya memuaskan dan sangat layak dinikmati dalam segala suasana.

Ngaku Nak Bali ataupun Nak Tabanan? Cinta produk lokal? Laklak biu Warung Komang ini mungkin salah satu jawabannya. *PB-02

Tim Yustisi Klungkung Inspeksi Ke Sejumlah Kos Duktang

KLUNGKUNG – Pantaubali.com – Untuk mengantisipasi para penduduk pendatang tanpa identitas dan tanpa tujuan yang jelas pasca libur hari raya suci Lebaran, Tim Yustisi Gabungan Pemkab Klungkung melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) terhadap sejumlah kos kosan di seputaran kecamatan Klungkung, Senin (10/6).

Tim yustisi yang berjumlah 75 orang ini terdiri atas anggota Polres Klungkung, Kodim 1610, Kejaksaan, Pengadilan,perwakilan OPD Pemda Klungkung serta puluhan personil Satpol PP.

  “Malam ini kami bergerak untuk mengantisipasi penduduk pendatang yang tidak dilengkapi identitas dan tanpa tujuan yang jelas pasca arus balik lebaran, ” ujar Putu Suarta

Aksi yang dimulai pukul 20.00 ini dipimpin oleh Kasat polpp I Putu Suarta, SH M. M. dengan membagi tim menjadi 3 kelompok. Seluruh yang sudah terbagi ini kemudian bergerak sertak menyebar ke lokasi yang sudah ditentukan.

Kelompok I dengan daerah sasaran Wilayah Semarapura Kangin, kaja, Kauh dan Tengah dengan menemukan pelanggaran sebanyak 10 pelanggar, diantaranya 7 orang tanpa lapor diri dan 3 orang tanpa Identitas. Kelompok II dengan daerah sasaran Wilayah Semarapura Klod dengan menemukan pelanggar sebanyak 8 orang tanpa lapor diri. Sedangkan Kelompok III dengan lokasi sasaran Wilayah Semarapura Klod Kangin, menemukan pelanggaran sebanyak 4 orang tanpa identitas.

Pelanggaran yang ditemukan secara keseluruhan berjumlah 22 orang yang terdiri dari tanpa identitas 3 org dan tanpa lapor diri 19 orang. Para pelanggar selanjutnya dipanggil ke Kantor Sat Pol PP dan PMK Klungkung pada hari Selasa, 11 juni 2019 pukul 09.00 wita. Para pelanggar rata rata berprofesi sebagai buruh  pabrik, buruh bangunan, pegawai swasta dan pedagang makanan.

Kasat polpp I Putu Suarta, SH M. M. mengatakan dalam sidak ini didapati sejumlah kos kosan masih kosong karena para pengghuninya belum kembali dari mudik ke luar daerah Bali. Pihaknya berencana akan terus mengawasi lokasi atau kos kosan yang dianggap rawan penduduk pendatang bekerjasama dengan kecamatan dan lingkungan setempat. Tidak hanya di kecamatan Klungkung, sidak nantinya akan dilanjutkan ke kecamatan lainnya hingga ke kecamatan Nusa Penida. ” Kepada para pemilik rumah kos, supaya menghimbau para penghuninya atau melaporkan langsung penghuninya kepada petugas setempat, hal ini untuk mengantisipasi kejadian atau hal hal yang tidak dinginkan,” imbunya. HUMASKLK/jim