- Advertisement -
Beranda blog Halaman 1023

Yki Tabanan Gelar Gebyar Penanggulangan Kangker

????????????????????????????????????

TABANAN – Pantaubali.com – Kegiatan Gebyar Yayasan Kanker Indonesia (YKI) cabang Tabanan dan penyerahan sembako, merupakan wujud kepedulian YKI cabang Tabanan membantu Pemerintah  Kabupaten Tabanan dalam penanggulangan penyakit kanker. Hal ini disampaikan oleh Asisten Bagian Administrasi Umum Setda Tabanan I Made Agus Harthawiguna saat membuka Gebyar YKI Tabanan, Jumat, (20/12) di Kantor Bupati setempat.

Dalam sambutan Bupati Tabanan yang di bacakan oleh I Made Agus Harthawiguna mengatakan Berbagai upaya sudah dilakukan oleh YKI cabang Tabanan dalam upaya pencegahan penyakit kanker, baik melalui kegiatan deteksi dini maupun penyuluhan. Pemerintah Kabupaten Tabanan sangat mengapresiasi atas kerja keras yang telah dilakukan oleh YKI cabang Tabanan yaitu dengan memberikan dukungan dana untuk menunjang kegiatan YKI cabang Tabanan.

“Melalui kesempatan ini, Saya meminta kepada Ketua YKI Cabang Tabanan beserta jajaran, agar terus berbuat maksimal untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat Tabanan terhadap upaya pencegahan penyakit kanker dan meningkatkan kepedulian kita semua terhadap kanker, demi mewujudkan Tabanan yang Serasi, Sejahtera, Aman dan Berprestasi,” ungkapnya.

Sementara Ketua YKI Cabang Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya melaporkan program kerja yang telah dilakukan dalam upaya pembangunan di Kabupaten Tabanan, diantaranya melaksanakan kegiatan penyuluhan deteksi dini kanker yang diikuti oleh siswa/siswi tingkat SD, SMP, SLTA dan kader PKK yang diselenggarakan di 10 Kecamatan, melaksanakan lomba Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP) program sekolah danpenyerahan sembako kepada penderita kanker di Tabanan sebanyak 30 orang.

“Kami pengurus YKI  Cabang Tabanan mengucapkan terimakasih kepada Ibu Bupati Tabanan yang setiap tahunnya memberikan dukungan dana, serta instansi terkait yang memberikan dukungan lainnya. Sehingga program YKI cabang Tabanan dapat terlaksanakan dengan lancar,” ucapnya.

Pelaksanaan Gebyar YKI ini juga diikuti oleh seluruh pengurus dan anggota YKI Kabupaten Tabanan, Instansi terkait, dan diikuti oleh Siswa/siswi SD dan SMP/Sederajat dan diisi dengan penyuluhan deteksi dini kanker sejak dini yang di berikan oleh Dr. Ni Luh Gede Sukardiasih.

Wabup Sanjaya Lepas Ratusan KKN Undiknas                                             

TABANAN – Pantaubali.com – Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, melepas ratusan mahasiswa Undiknas Denpasar yang akan melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang tersebar tersebar di 3 Kabupaten, yaitu Kabupaten Tabanan, Klungkung, dan Karangasem. Pelepasan tersebut dilakukan di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan, Kamis (19/12) pagi.

Kegiatan ini sebagai salah satu langkah nyata Undiknas untuk selalu memberikan yang terbaik kepada masyarakat. Pelaksanaan KKN tahun ini kami rancang berbeda dengan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya,” ucap Panitia Pelaksana KKN Undiknas Gusi Putu Lestara Permana dalam laporannya saat itu.

Pada tahun ini dikatakannya selama satu setengah bulan mahasiswa berada di lapangan, diakhir kegiatan diwajibkan membuat keluaran berupa kajian ilmiah maupun produk kreatif. Sehingga ada kerja nyata yang benar-benar berdampak terhadap pemberdayaan masyarakat. “Khususnya yang ada di Kabupaten mitra kami,” ucapnya.

Lanjutnya, dari 853 mahasiswa yang tersebar di 3 Kabupaten di Bali tersebut, diantaranya di Kabupaten Karangasem pihaknya menempatkan mahasiswa di 5 Desa, Di Klungkung sejumlah 8 Desa dan yang terbanyak adalah di Kabupaten Tabanan sejumlah 44 Desa di Kabupaten Tabanan. “Besar harapan kami semoga pelaksanaan KKN ini bermanfaat bagi mahasiswa, bagi masyarakat, terutama dalam pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan,” imbuhnya.

Sementara Wabup Sanjaya menyampaikan bahwa sangat menyambut baik kegiatan ini. Dikatakannya saat ini Tabanan dalam rangka menyambut Karya Agung Pengurip Gumi yang sangat luar biasa sakralnya. “Maka dari itu Saya pilih Kecamatan Penebel sebagai pusat KKN ini dan Desa pendukungnya. Kecamatan Penebel 18 Desa, Kecamatan Kediri 15 Desa dan Kecamatan Tabanan 12 Desa,” ujarnya.

Wabup Sanjaya menjelaskan bahwa Tabanan memiliki 133 Desa dan mayoritas penduduk bekerja pada sektor Pertanian. Wabup Sanjaya menghimbau kepada seluruh mahasiswa yang nantinya akan melakukan  KKN di 44 Desa di Tabanan agar menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik dengan masyarakat dan tokoh-tokoh sekitar.

“Tolong adik-adik nanti berdiskusi, berkenalan baik dengan masyarakat ataupun unsur Muspika diantaranya Camat, Kapolsek dan Danramil, serta Perbekel, BPD, Bendesa Adat dan lainnya. Itulah komponen yang nantinya akan adik-adik ajak berinteraksi, bagaimana kita mewujudkan pembangunan Tabanan menuju Tabanan yang Serasi, ujarnya.

Disamping itu Wabup Sanjaya sangat meyakini bahwa mahasiswa yang akan melakukan KKN sudah diberikan bekal berupa bimbingan yang baik oleh para seniornya, sehingga pasti mampu berinteraksi dengan baik. “Saya atas nama Pemrintah Kabupaten Tabanan memberikan apresiasi, penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua unsur terkait di Undiknas karena Tabanan telah dipilih sebagai tempat melakukan KKN,” imbuhnya.

Nusa Penida Dilirik Jadi Venue Kompetisi Kelas Dunia

TABANAN – Pantaubali.com – Pulau Nusa Penida dengan panorama laut dan tebingnya yang menantang, menarik perhatian perusahaan minuman energy untuk menjadikan venue (lokasi) olahraga kelas dunia. Red Bull Cliff Diving World Series 2020, kompetisi yang diikuti atlet professional dari berbagai belahan dunia ini rencananya akan digelar di Pantai Kelingking Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, 15-16 Mei 2020.

Rencana tersebut disampaikan Marketing Manajer Red Bull Indonesia, Myra Carmia saat melakukan audiensi dengan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta diruang rapat Bupati Klungkung, Rabu (18/12/2019).

Menurut Myra, Pantai Kelingking akan menjadi pembuka dari semua rangkaian kompetisi Red Bull Cliff Diving World Series 2020 yang digelar di delapan Negara, seperti Indonesia, Francis, Amerika, Italia, Norwegia, Potugal, Bosnia dan Australia. Untuk Bali (Indonesia), pihaknya memilih dua lokasi untuk empat round (ronde), Pantai Kelingking (Klungkung) dan Aling-Aling Waterfall (Singaraja). Olahraga Cliff Diving adalah aksi akrobatik terjun bebas oleh atlet professional dari ketinggian 21 meter untuk atlet wanita dan 27 meter untuk atlet pria dengan kecepatan minimal 85 kilometer/jam atau kurang dari 3 detik dengan gaya gravitasi. “Cliff Diving merupakan olahraga ekstrem yang sangat murni, cepat dan menegangkan. Kejuaraan ini hanya dapat diikuti oleh atlet elit terbaik dari seluruh dunia dengan jumlah peserta 12 orang wanita dan 12 orang pria,” ujar Myra Carmia.

Pihaknya berharap, dukungan dari pemerintah daerah agar pelaksanaan kompetisi kelas dunia ini dapat terlaksana dan berjalan lancar di Kabupaten Klungkung. Karena, menurutnya melalui kegiatan ini juga akan memperkenalkan dan mempromosikan keindahan Indonesia dan Bali ke seluruh dunia.

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menyambut baik rencana event kelas dunia ini diadakan di Kabupaten Klungkung. Pemerintah daerah akan membantu untuk kelancaran pelaksanaan olehraga kelas dunia ini. Untuk itu, Bupati berharap partisipasi dan dukungan semua lapisan masyarakat karena melalui kegiatan ini secara tidak langsung juga akan mempromosikan destinasi wisata yang ada. “Silakan lakukan koordinasi lebih lanjut untuk kelancaran event kelas dunia ini,” ujar Bupati Suwirta.

Dalam pertemuan tersebut hadir Dinas terkait seperti Perhubungan, SatpolPP dan Damkar, Dinas Pariwisata, Camat Nusa Penida dan Perbekel Desa Bunga Mekar. (hmsklk/nom)

Wabup Sanjaya Audiensi Karya Agung Pengurip Gumi dengan Forkopimda Tabanan

                   

TABANAN – Pantaubali.com – Pentingnya Karya Agung Pengurip Gumi yang akan digelar pada tahun 2020 mendatang, maka diperlukan kerjasama dari seluruh pihak terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, termasuk Forkopimda. Untuk itu, Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya melakukan audiensi ke Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tabanan, Rabu, (18/12).

Pada kesempatan tersebut, Wabup Sanjaya mengawali audiensi ke Polres Tabanan yang diterima langsung oleh Kapolres Tabanan Agus Tri Waluyo, kemudian ke Pengadilan Negeri Tabanan yang diterima langsung Ketua PN Gusti Ayu Susilawati dan mengakhiri audiensi hari itu di Kantor Kodim 1619 Tabanan yang diterima langsung Dandim 1619 Tabanan Toni Sri Hartanto. Kedepannya juga akan dilakukan audiensi lanjutan ke seluruh Forkopimda tabanan.

Dalam ketiga audiensi tersebut, Wabup Sanjaya selaku Ketua Umum Karya Agung Pengurip Gumi menyampaikan bahwa Pemkab Tabanan akan menggelar Karya Agung Pengurip Gumi di Pura Luhur Batukau, tahun 2020 mendatang yang bertepatan dengan Pujuwali di Pura setempat. “Karya ini adalah upacara yang sangat disakralkan, yang merupakan pewisik atau pewuwus Ida Betara,” ungkapnya.

Diceritakannya bahwa pewisik (Sabda) ini turun langsung dari Ida Betara melaui pemangku di Pura Puncak Kedaton yang selaku pedasaran. Dari situlah diminta agar digelar Karya Agung Pengurip Gumi atau penyucian Jagad. “Salah satu syarat yang diminta adalah melaksanakan ritual melasti berjalan kaki sejauh 43 km dari Pura Luhur Batukau sampai di Pura Luhur tanah Lot. kemudian dari Tanah Lot lagi jalan, istirahat di Pura Puseh Tabanan, lanjut lagi ke Pura Luhur Batukau,” jelasnya.

Mengingat sangat pentingnya pelaksanaan Karya ini, Wabup Sanjaya meminta agar seluruh Forkopimda turut serta berpartisipasi untuk mensukseskan serangkaian kegiatan Karya Agung Pengurip Gumi, sehingga berjalan dengan lancar sesuai dengan keinginan bersama. “Puncak acara kita gelar pada tanggal 20 Februari 2020 sampai selesai pada tanggal 2 April 2020. Puncaknya nanti yang paling berat, yaitu tanggal 20 Februari 2020. Mohon doa restu dan kerjasamanya,” pintanya.

Lanjut Sanjaya, kerjasama antar semua unsur Forkopimda sangat penting dilakukan sebagai perwujudan sinergi dalam mewujudkan pebangunan di Tabanan. Disamping itu untuk menjaga ke-Ajegan atau kelestarian Tradisi, Seni, Adat dan Budaya di Kabupaten Tabanan “Tidak henti-hentinya saya minta tolong kepada kawan-kawan saya ini untuk ikut mensukseskan Karya Agung pengurip Gumi ini. Pengurip Gumi ini merupakan bagian untuk menjaga keseimbangan , keserasian, keharmonisan dan kelestarian Bumi kita secara sekala dan niskala,” imbuhnya.

Ketiga pimpinan Forkopimda yang disambangi Wabup Sanjaya mengaku sangat bersedia turut serta berpartisipasi dalam Karya Agung pengurip Gumi ini. Kapolres Tabanan Agus Tri Waluyo menanggapi terkait ritual melasti sepanjag 43 Km. “Dengan jarak 43, kalau ditambah itu kan 7. Kalau 7 itu kan menuju, orang Jawa menyebut pitu, Pitulungan. Dan mungkin ini menuju kesuksesan dan mendapatkan pertolongan,” ucapnya.

Dalam audiensi itu banyak hal yang dibahas, mulai perencanaan teknis sampai tahap antisipasi baik pengamanan dan keselamatan. Ketua PN Tabanan Gusti Ayu Susilawati menjelaskan akan memberikan apa yang bisa diberikan dan akan bersama-sama mensukseskan Karya ini. “Karena Karya ini untuk kita semua, untuk Saya juga dan warga Saya juga. Jadi itu kan menyangkut kita juga. Marilah kita bersama-sama dengan kompak mensukseskan kegiatan yang luar biasa ini,” ujarnya.@humastabanan

Pelaku Begal Yang Viral Di Medsos Ternyata Resedivis Kasus Narkoba Dan Perampasan

DENPASAR – Pantaubali.com – Kasus pembegalan yang dilakukan I Made Deni Dwi Pranata alias Jery (27) dengan modus mengaku diserempet oleh korban lalu meminta uang ini punya segudang catatan kriminal di Bali.

Dari hasil pemeriksaan sementara terakhir pelaku beraksi di wilayah Ubung, Jalan Cokroaminoto, Denpasar.Pelaku melakukan modus yang sama, namun akhirnya berhasil dipergoki oleh pengguna jalan dan merekamnya.

Di lihat dari catatan kepolisian, ternyata tersangka ini merupakan residivis kasus narkoba dan kasus perampasan.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol Ruddi Setiawan mengatakan Jery ini merupakan residivis kasus narkoba di tahun 2015 dan kasus perampasan tahun 2017,Dan tahun ini dia kembali berurusan dengan polisi.

Kasus narkoba ia ditahan selama satu tahun dan kasus perampasan ditahan selama 10 bulan.

Sedangkan dalam aksi perampasan terakhir, tersangka tidak melakukan aksinya seorang diri, ia bersama rekannya yakni Arif Saputra (20).

“Rekan tersangka bukan residivis, ia hanya membantu atau ikut beraksi dalam melancarkan aksinya tersebut,” kata Kapolresta Denpasar pada Rabu (17/12/2019).

“Mereka sehari-hari ya ini, nyerempet. Motifnya karena faktor ekonomi. Mereka belum berkeluarga. Saat beraksi dia hanya lihat saja, kalau korbannya bisa dijadikan target akan dipepet, dan dia di lapangan tempat yang sepi, dilihat korbannya ini takut sama dia,” tambahnya.

Enam WNA Penyelundup Narkoba Di Tangkap Beacukai Bali

BADUNG – Pantaubali.com – Bea Cukai Ngurah Rai, Bali menangkap empat warga asing berinisial RH (45) asal Swiss (Switzerland), PK (36) asal Thailand, RTEY (25) asal Singapura, dan PMVV (57) asal Chili (Chile) karena tersangkut kasus narkotika.

“Keenam warga asing ini kami tangkap di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, tapi mereka ini jaringan berbeda semua, dan ditangkap pada waktu yang berbeda juga tapi sama-sama menyelundupkan narkotika dengan modus concealment (penyembunyian),” kata Kepala Bea Cukai Ngurah Rai, Himawan Indarjono, dalam konferensi pers di Badung, Rabu.

Petugas Bea Cukai menangkap RH yang kedapatan menyimpan satu tabung bening berisikan potongan daun berwarna hijau di dalam koper diduga merupakan sediaan ganja dengan berat 1,65 gram neto.

RH yang juga merupakan seorang perancang, kedapatan menyimpan satu bungkusan kuning berisikan potongan-potongan daun berwarna cokelat yang disembunyikan dalam tas ransel miliknya dan diduga sebagai sediaan ganja dengan berat 28,39 gram neto.

Selanjutnya, pada 6 November 2019, petugas Bea Cukai menangkap PK dan ditemukan kertas linting yang disimpan di antara pakaiannya.

“Petugas juga melakukan pemeriksaan badan terhadap PK dan kedapatan memiliki satu kemasan plastik bening berisi potongan daun berwarna hijau yang disembunyikan di dalam celana dalam yang sedang dikenakannya,” ujarnya pula.

PK yang juga merupakan seorang sales manager, diduga membawa sediaan narkotika jenis ganja dengan berat 20,26 gram bruto atau setara dengan 17,76 gram neto.

• Ia menjelaskan pada 14 November 2019, RTEY juga ditangkap petugas Bea Cukai karena ditemukan benda mencurigakan pada paspornya saat diperiksa di area Imigrasi.

RTEY yang bekerja di bidang finance, kedapatan memiliki satu plastik klip berisikan serbuk putih dengan berat 0,7 gram bruto atau setara dengan 0,35 gram neto yang tersimpan pada paspornya.

Setelah melalui uji di Laboratorium Bea Cukai Ngurah Rai terbukti positif sediaan narkotika jenis kokain.

Pada 27 November 2019, PMVV asal Chili ditangkap petugas Bea Cukai karena ditemukan satu botol kaca berisi cairan bening yang disembunyikan di dalam kaus kaki yang tersimpan pada tas jinjing warna hitamnya.

Himawan mengatakan bahwa cairan bening tersebut diduga mengandung sediaan narkotika jenis Metamfetamina dengan total berat 77,26 gram bruto.

Terhadap RH, PK, PMVV, RTEY disangkakan dengan pasal 102 huruf (e) jo pasal 103 huruf (c) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan jo pasal 113 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“RH, PK, dan PMVV terancam dituntut hukuman pidana mati, pidana seumur hidup atau pidana paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling banyak Rp10 miliar ditambah sepertiganya, sedangkan RTEY terancam tuntutan hukum pidana penjara paling sedikit lima tahun dan paling lama 15 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar,” ujarnya pula.

Selain itu, pihak Bea Cukai Ngurah Rai juga telah menangkap dua warga asing asal Hong Kong karena menyelundupkan narkotika seberat 7 kg.

Pimpin Rakor OPD, Bupati Eka Menekankan Percepatan Sistem Menuju E Government

????????????????????????????????????

TABANAN – Pantaubali.com – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti bersama Wakil Bupati Tabanan I Koamng Gede Sanjaya pimpin Rapat Koordinasi (Rakor) dengan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tabanan, bertempat di Rumah Jabatan Bupati setempat, Selasa (17/12).

Turut hadir saat itu Ketua DPRD Kabupaten Tabanan I Made Dirga, Forkopimda Tabanan, Instansi Vertikal dan BUMD di lingkungan Pemkab Tabanan, Sekretaris Daerah kabupaten Tabanan dan para Asisten serta seluruh OPD di lingkungan Pemkab Tabanan.

Sekda I Gede Susila dalam paparannya mengawali acara mengatakan rakor kali ini menitik beratkan untuk wahana sebagai bahan evaluasi kinerja tahun 2019 ini, sekaligus dirangkaikan dengan kegiatan pelepasan ASN di lingkungan Pemkab yang telah purna tugas.

Sementara Bupati Eka pada kesempatan tersebut mengucap syukur kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa karena telah diberikan kelancaran dalam melaksanakan tugas. “Sebagai bentuk rasa syukur kita karena telah diberikan banyak kelancaran dan anugerah, jadi kita tidak boleh lupa mengucapkan syukur,” ucapnya.

Sesuai dengan pemaparan awal Sekda, sangat perlu dilakukan evaluasi kinerja selama tahun 2019 ini. Saat itu Bupati Eka menekankan agar seluruh OPD di lingkungan Pemkab Tabanan mengevaluasi dan me-riview kembali terkait hal-hal yang menyangkut fisik, pertanggung-jawaban keuangan, agar segera diproses dan dipercepat karena ini merupakan akhir tahun anggaran.

Lanjut Bupati Eka terkait program Pemkab menuju e-government, segala permasalahan dan kendala harus segera diatasi. Semua server di masing-masing OPD diingatkannya harus segera digabung dengan server induk, sehingga semua kegiatan bisa dipantau dalam satu pintu. “Nah ini harus segera ditindaklanjuti,” tegasnya saat itu.

Karena menurutnya kalau semua server sudah terhubung maka akan sangat memudahkan cara kerja di Pemkab dalam mewujudkan semua program-program yang telah direncanakan, seperti e-budgeting, e-ticketing, e-planning, e-gibah, e-document, termasuk program Trans Serasi yang akan lebih dikembangkan.

Termasuk penerapan program Garbage start up Online, yakni pengelolaan sampah secara mandiri yang dicanangkan pada 2020 mendatang. “Ini perlu untuk lebih diseriuskan. Karena Provinsi saja sudah menganjurkan untuk tidak lagi membuang sampah ke TPA, sehingga tidak ada sampah yang menggunung,” imbuhnya.

Bupati Eka menekankan program Garbage start up Online ini harus jadi. “Ini mudah-mudahan sukses. Ini cita-cita Saya yang terakhir, Garbage Startup Online harus jadi. Dan kalau sudah jadi bisa juga diterapkan di Kabupaten lain,” tutupnya.

Wabup Sanjaya menambahkan terkait pagelaran Karya Agung Pengurip Gumi tahun 20 Februari 2020 mendatang yang menjadi tanggung jawab Pemkab Tabanan, dikatakannya baik upakara dan perencanaan sudah berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama.@humastabanan

DWP Kabupaten Tabanan Rayakan Peringatan HUT DWP ke 20

????????????????????????????????????

TABANAN – Pantaubali.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tabanan peringati HUT ke 20 dengan tema Optimalisasi Kinerja Dharma Wanita Persatuan Sebagai Mitra Strategis Pemerintah untuk Suksesnya Pembangunan Nasional, bertempat di ruang rapat lantai III Kantor Bupati setempat, Selasa (17/12).

Acara ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan I Gede Susila, Ketua DWP Kabupaten Tabanan Ny. Santi Susila, Perwakilan DWP Pusat dan Provinsi Bali, serta seluruh Ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan se-Kabupaten Tabanan.

Adapun kegiatan yang dilakukan DWP Kabupaten Tabanan dalam rangka memperingati HUT ke 20 ini diantaranya, survey dan peletakan batu pertama bedah rumah ASN, Kunjungan sosial ke panti Wredha Shanti dan Pondok Laras di Wanasara dan Penyerahan Bedah Rumah di Wanasara.

Ketua Umum DWP Pusat yang dalam sambutannya saat itu yang dibaca oleh Ny. Santi Susila mengatakan sebagai organisasi kemasyarakatan yang menghimpun dan membina isteri ASN, DWP bersyukur dan patut berbangga pada usia ke 20 tahun ini telah menjadi organisasi Perempuan yang besar.
Dirinya juga sangat mengapresiasi program kerja yang dilakukan oleh DWP yang menunjukan semangat kerja dari semua pengurus dalam mensukseskan setiap program dan dan membangun organisasi menjadi lebih baik lagi.

“Untuk itu, kami sebagai pemimpin DWP mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus dan anggota DWP yang telah bekerja, berjuang untuk membangun serta meningkatkan citra organisasi DWP dengan sangat luar biasa,” pungkasnya.

Sementara Sekda I Gede Susila selaku wakil pemerintah Kabupaten Tabanan pada kesempatan tersebut mengucapkan dirgahayu ke 20 DWP. Ia berharap melalui peringatan ini mampu menjadi atau sebagai wahana evaluasi dan upaya menjaga harkat dan martabat DWP dalam kiprah dan pengabdian dalam kehidupan keluarga, masyarakat, bangsa dan Negara.

Dengan mengambil tema seperti diatas, Sekda I Gede Susila menyebut tema itu sangat relevan dalam menempatkan DWP sebagai mitra strategis dalam pembanguan. Istri ASN ditegaskannya harus senantiasa mampu belajar untuk menambah pengetahuan, membuka wawasan guan mendukung dan memotivasi suami bekerja maksimal serta memiliki loyalitas dan dedikasi tinggi.

Sekda I Gede Susila pun berharap agar DWP turut berpartisipasi membangun bangsa dan mensukseskan program pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat secara adil, merata dan mensejahterakan anggota DWP. Dan diakuinya juga DWP, khususnya DWP Kabupaten Tabanan juga telah banyak membantu dan melaksanakan kegiatan yang bersinergi dengan visi Pemerintah. “Yakni mewujudkan Tabanan Serasi, Tabanan yang sejahtera, aman dan berprestasi,” imbuhnya. @humastabanan

Jajaran Pemkab Tabanan Mereresik di Pura Luhur Batukau

TABANAN – Pantaubali.com – Dalam rangka menyambut pagelaran Karya Agung Pengurip Gumi 20 Februari 2020 mendatang, Jajaran Pemkab Tabanan yang dipimpin langsung Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti ‘Ngayah Mereresik’ dan melakukan persembahyangan bersama di Pura Luhur Batukau, Senin (16/12) siang.

Mereresik yang memiliki makna melakukan bersih-bersih secara bergotong-royong di kawasan areal Pura sebagai perwujudan kepedulian terhadap tempat ibadah yang merupakan stana dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Sehingga diharapkan dengan Kegiatan ini membawa ketenangan dan kelancaran atas pagelaran Karya Agung Pengurip Gumi tahun 2020 mendatang.

Disamping itu, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk rasa kebersamaan diantara seluruh jajaran pada Pemkab Tabanan dalam rangka mensukseskan Karya Agung Pengurip Gumi. Setelah mereresik, rombongan Pemkab Tabanan yang dipimpin Bupati Eka melakukan persembahyangan bersama untuk memohon kelancaran pelaksanaan Karya kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Eka berharap agar apa yang menjadi tujuan bersama pelaksanaan Karya Pengurip Gumi, yakni dalam rangka penyucian Gumi (Jagat) bisa diwujudkan. Sehingga diperlukan dan diharapkan partisipasi dari semua pihak dan semua elemen masyarakat Bali, khususnya Tabanan dalam mensukseskan kegiatan ini.

“Karena ini merupakan Pawuwus Ida Betara di Luhur Batukau, diharapkan apa yang menjadi tujuan kita bersama yaitu dari sisi perencanaan, pelaksanaan dan pertanggung jawaban Karya Agung Pengurip Gumi ini bisa berjalan lancar. Dan tentunya juga sangat diperlukan partisipasi dari semua pihak,” imbuhnya.

Terkait Karya Pengurip Gumi telah dilaksanakan mulai dari tanggal 12 Nopember 2019 guna melakukan pembersihan, kemudian tanggal 18 Nopember 2019 dilaksanakan ritual nuasen serta Nyukat Genah di Pura Luhur Tanah Lot pada tanggal 30 Nopember 2019.

Puncak Karya Agung Pengurip Gumi ini dilaksanakan pada wrespati umanis dungulan, Kamis, 20 Februari 2020 disertai Upacara Pengusabhan Agung dan Piodalan Agung di Pura Luhur Batukau. Sementara Nyineb Karya dan Rsi Bhojana dilaksanakan pada tanggal 9 Maret 2020.

Usai persembahyangan, Bupati Eka beserta seluruh jajaran Pemkab Tabanan dan para Sulinggih serta panitian Karya Agung Pengurip Gumi melaksanakan rembug (rapat) singkat terkait pelaksanaan Karya. Saat itu dibahas tentang pelaksanaan ritual melasti yang akan digelar pada tanggal 29 Januari 2020 mendatang.

Tahun 2021 Ambulans Laut  Segera dioperasikan di Nusa Penida

KLUNGKUNG – Pantaubali.com – Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta didampingi Kadis Kesehatan Klungkung, dr. Ni Made Adi Swapatni, menerima pemaparan Studi Kelayakan Ambulans Laut di Kepulauan Nusa Penida. Acara tersebut belangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Klungkung, Senin (16/12). Turut hadir dalam acara tersebut, Direktur RSUD Klungkung dr. I Nyoman Kesuma, Kadis Kominfo I Wayan Parna beserta undangan terkait lainnya. 

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta  mengatakan ambulans laut ini sangat dibutuhkan oleh masyrakat Nusa Penida. Bupati Suwirta berharap ambulans laut ini bisa mengurangi kasus emergency rujukan pasien, serta mengurangi angka kematian.”Pelaksanaan pengadaan ambulan laut harus sesuai dengan perencanaan, saya berharap tahun 2021 sudah mulai beroprasi,” ujar Bupati Asal Nusa Ceningan ini

Center For Publik Helath Innovation, dr Aryani mengatakan Nusa Penida adalah wilayah kepulauan tidak terdapat alat transportasi Iain yang dengan spesifikasi khusus untuk membawa orang sakit. Dari studi kelayakan dilapangan dari segi pasar, memang sangat dibutuhkan ambulans laut dan dari pasar pariwisata juga sangat diperlukan. “Terdapat boat publik yang disediakan pihak swasta namun tidak dapat beroperasi 24 jam Biaya carter Boat umum untuk rujukan emergency sangat mahal,” Ujar Aryani

Pihaknya juga mengatakan penelitian ini mengunakan metode kualitatif pengumpulan data, data primer, data sekunder, dan tempat pengambilan data. (Humasklk/yande)