- Advertisement -
Beranda blog Halaman 1022

Sekda I Gede Susila Hadiri Perayaan Natal 2019 MPUK Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Perayaan Natal merupakan bentuk pengakuan iman umat Kristiani kepada Allah yang telah mengkaruniakan anaknya yang Tunggal, Tuhan Yesus Kristus sebagai juru selamat bagi manusia, raja damai dan pembawa terang bagi umat manusia. Datang ke dalam Dunia untuk membawa Syaloom bagi seluruh umat manusia.

Hal itu dikatakan Bupati Tabanan yang dalam sambutannya yang dibaca Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan I Gede Susila, dalam acara Perayaan Natal 2019 Musyawarah Pelayanan Umat Kristen (MPUK) Kabupaten Tabanan yang digelar di Gedung Kesenian I Ketut Maria, Tabanan, Jumat, (27/12) malam.

“Kedatangan-Nya mendamaikan manusia dengan Tuhan dan manusia dengan sesamanya. Ia telah merobohkan tembok pemisah dan membangun persekutuan baru yang kokoh dan tangguh, yang bersumber dan berakar di dalam diri-Nya,” imbuhnya Susila.

Oleh karena itu, dikatakannya merayakan Natal bukanlah hanya sekedar kebiasaan atau tradisi semata, melainkan harus benar-benar murni pengakuan iman atas kelahiran Yesus Kristus sang Putra Natal, penebus dosa umat manusia. Sehingga dijelaskannya Natal mampu memberikan makna yang luas bagi umat manusia.

Disamping itu, I Gede Susila juga menyebutkan Natal merupakan aktualisasi iman dan kasih kepada Tuhan atas apa yang diberikan. Yang tentunya harus diwujudkan melalui segala perbuatan, yakni yang terpenting dikatakan adalah saling melengkapi, menciptakan keharmonisan, saling memaafkan, membina kerukunan, keharmonisan dan kedamaian dengan sesama umat.

“Dalam semangat pesan Natal ini, Saya mengajak segenap kita semua untuk hidup Kudus penuh pengharapan, senantiasa berpikir cerdas dan bekerja keras mengupayakan alam ciptaannya menjadi berkat bagi sesama manusia,” tambahnya.

Sementara Ketua Panitia Acara Pendeta I Nyoman Mariana mengucapkan  salam syukur atas terselenggaranya acara ini. “Dalam perayaan Natal MPUK yang penuh kebahagiaan ini, kita mengusung tema Kita adalah Satu. Dengan maksud kita menjadi satu dalam Negara NKRI, bukan harus menjadi satu warna tetapi berbeda-beda tetapi tetap satu jua,” ucapnya.

Terlebih lagi dikatakannya, sebagai umat Kristen  wajib membina kerukunan antar umat beragama, sehingga kerukunan antar sesama umat Kristen dan sesama umat beragama bisa terwujud. Disamping itu, Ia mengucap terimakasih kepada seluruh undangan karena telah mendukung dan mensukseskan acara ini.

“Kami bersyukur karena berkat kemurahan Bapak/Ibu sekalian acara ini boleh berjalan lancar, Secara khusus kami juga berterimakasih buat aparat keamanan yang telah mengamankan situasi. Dan sebagai Putra Tabanan, Saya sangat bersyukur bisa lahir di Tabanan, besar di Tabanan dan dimana orang di Tabanan ini kita hidup dengan toleransi,” imbuhnya. @humastabanan.

Lepas Akhir Tahun, Pemkab Tabanan laksanakan Gerak Jalan Santai          

????????????????????????????????????

TABANAN – Pantaubali.com -Dalam rangka melepas tahun 2019 serta menyambut tahun baru 2020, seluruh jajaran OPD dan para Camat di lingkungan Pemkab Tabanan dengan mengajak 10 orang staf, melaksanakan gerak jalan santai tanpa sampah plastik, Jumat (27/12). Dengan mengambil rute dari Pura Besi Kalung, Babahan, sampai di Objek Wisata Jatiluwih, Penebel.

Kegiatan gerak jalan santai ini juga membawa misi tanpa sampah plastik. Seluruh peserta gerak jalan santai diwajibkan membawa tumbler (wadah air minum) agar tidak menyisakan sampah plastik. Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan I Gede Susila.

Sebelum membuka acara Sekda I Gede Susila selaku wakil Pemerintah Kabupaten Tabanan menghaturkan permohonan maaf kepada seluruh jajaran OPD, para Camat serta staf di lingkungan Pemkaab Tabanan. “Saya secara pribadi menyampaikan permohonan maaf bila ada hal-hal yang kurang berkenan selama tahun 2019 ini,” ucapnya.

Untuk itu Sekda I Gede Susila mengajak seluruh peserta yang hadir untuk membenahi segala sesuatu yang belum baik di tahun 2019 di tahun berikutnya. “Oleh karena itu mari kita benahi bersama-sama dengan baik di tahun 2020,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Ia berharap seluruh ASN untuk selalu melakukan hal yang baik, menjaga kekompakan dan kebersamaan. “Apalagi tahun 2020 mendatang kita sudah mengikuti ajang Pilkada sehingga berjalan lancar, Tabanan tetap aman, seperti misi Pemerintah, yakni Sejahtera, Aman dan Berprestasi,” imbuhnya.

Lanjut Susila, untuk menjaga kekompakan dan kebersamaan ASN di lingkungan Pemkab Tabanan. Di tempat finish sudah disiapkan konsumsi berupa nasi jingo untuk santap bersama. Mengapa dipilih nasi jinggo, karena kuliner tersebut memiliki bungkus yang khas dari daun pisang. Sehingga tidak menyisakan sampah plastik.

“Nah kedepan agar kegiatan ini terus dilaksanakan sebagai salah satu upaya sosialisasi pengurangan sampah plastik. Dan ini juga menjadi salah satu koreksi tentang pariwisata di Bali. Kami tidak ingin karena sampah plastik, para wisatawan bisa berkurang datang ke Bali,” tutupnya.

Salah satu ASN yang tidak mau disebutkan namanya pada kesempatan tersebut mengatakan sangat mengapresiasi gerakan Pemkab melalui gerak jalan santai. Ia membenarkan bahwa melalui kegiatan ini mampulebih menumbuhkan rasa kekompakan dan kebersamaan, baik dengan sesame rekan kerja maupun dengan OPD lainya. @humastabanan

Keunikan Perayaan Natal Di Banjar Piling Penebel Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Perayaan Hari Natal 25/12/2019 bagi umat Kristen Di Banjar Piling, Desa Mengesta,Kecamatan Penebel Tabanan terlihat berbeda dengan perayaan Natal Di daerah lainya. Setiap kali perayaan Natal Di Banjar Piling, Jemaat selalu menggunakan Busana Adat Bali untuk Berdoa Ke gereja.

Menggunakan busana adat Bali saat Melaksanakan Natal di banjar piling ini memang sudah di lakukan sejak dulu, Semenjak Agama Kristen berkembang di Banjar piling Desa Mangesta, ini merupakan salah satu bentuk Kerukunan dan keharmonisan umat beragama di desa ini.selain itu menjadi salah satu bukti kerukunan masyarakat di banjar piling, meski hidup berdampingan dengan Agama yang berbeda.

Salah satu tokoh agama kristen katolik yang sempat kami tanya,tentang Penggunaan pakian adat Bali dan juga Bahasa Bali saat penyampaian Doa bali, Menjelaskan bahwa “ Hal ini sudah kami lakukan sejak dulu, dimana Kristen pertama masuk ke piling pada tahun 1955 “ Kami Hanya Berbeda Agama akan tetapi kami juga merupakan penduduk asli piling dari sejak dulu. Ungkap Tris Ketut Wiratmaja Tokoh Agama Kristen Katolik Banjar Piling.

Di Banjar Piling Desa Mengesta ini terdapat Masyarakat pemeluk agama kristen Katolik dan juga Kristen Protestan, dan kedua Agama Kristen tersebut memiliki Gereja Yang letaknya hampir berdampingan.

Di momen Natal Seperti saat ini, umat kristen di piling menyambut Natal dengan beragam cara,salah satunya melaksanakan tradisi ngejot selayaknya umat hindu yang melaksanakan tradisi ngejot saat perayaan Hari Raya Galungan Dan Kuningan, Bahkan Gereja tempat mereka beribadah juga selalu dihiasi penjor setiap Hari Natal.

Lantik 97 Perbekel, Bupati Eka Tegaskan Politik adalah Pengabdian

????????????????????????????????????

TABANAN  – Pantaubali.com –Sebanyak 97 Perbekel terpilih hasil Pilkel serentak di Kabupaten Tabanan dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan, Selasa (24/12). Saat itu juga dirangkaikan dengan serah terima jabatan 97 Pj. Perbekel yang menjabat di masing-masing wilayah pemilihan.

Turut hadir saat itu Wakil Bupati Tabanan I  Komang Gede Sanjaya, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan I Made Dirga, Forkopimda Tabanan, diantaranya Dandim 1619 Tabanan Toni Sri Hartanto dan Kapolres Tabanan Agus Tri Waluyo. Nampak juga Sekda Tabanan I Gede Susila, Para Asisten dan Para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabanan, para Istri Perbekel serta para istri Pj. Perbekel.

Pada kesempatan itu, Bupati Eka mengucap syukur karena telah melantik dan mengambil sumpah jabatan puluhan putra terbaik Tabanan. “Hari ini hal yang ditunggu-tunggu telah dilantik secara resmi dan sah sebagai Perbekel di masing-masing wilayah pemilihan. Tepuk tangan dan selamat,” ucapnya.

Bupati Eka meras sangat bangga karena telah berhasil melewati Pilkel serentak ini dengan penuh komitmen dan niat yang baik untuk meraih tidak hanya suara saja tapi juga meraih kepercayaan. Ia pun menekankan bahwa politik adalah pengabdian, menjadi perbekel adalah pengabdian bukan suatu pekerjaan.

“Karena yang namanya politik itu adalah pengabdian. Pemerintahan ini dibentuk dari politik. Politik itu apa? Politik itu kepentingan, yakni Kepentingan bersama. Oleh karena itu, semua Perbekel membawa amanah kepentingan bersama, yaitu masyarakat pemilihnya,” imbuhnya.

Bupati Eka melanjutkan, sebagai seorang perbekel harus selalu berpikir positif karena akan membawa arah dan wajah Desa kedepannya. Pengadian ini dijelaskannya harus dinikmati, diperjuangkan dan dipertanggungjawabkan. Dan apa yang menjadi tujuan dan keinginan masyarakat menuju ke arah yang lebih baik lagi harus diperjuangkan.

“Jadi selamat, semangat, tetep berpikir positif.  banyak bersyukur dan banyak berdoa serta berbuat yang terbaik. Jangan menjadi Perbekel yang biasa-biasa saja. Jadilah Perbekel yang penuh pengabdian, dikenang oleh rakyatnya dan didukung oleh rakyatnya. Atas semua itu, dengan tidak sengaja anda telah menambah karma baik,” tukasnya.

Dan kepada para Pj Perbekel, Bupati Eka menucapkan terimakasih atas pengabdiannya selama ini. “Yang namanya pengabdian tidak harus di kantor atau di Perbekel ataupun politik. Yang namanya pengabdian bisa dimana saja kita lakukan, sepanjang ada niat, mau mencoba dan punya cita-cita yang tinggi pasti berhasil,” ucapnya.

Sementara salah satu Perbekel terpilih, yakni I Ketut Sujana yang terpilih menjadi Perbekel Desa Serampingan mengatakan akan mengabdikan diri untuk masyarakat. “Karena kami tekad dari jaman lama sudah mengabdikan diri pada rakyat pada masyarakat, maka pengalaman di DPMD Kabupaten Tabanan kita akan aplikasikan langsung pada pengabdian di Desa 6 tahun kedepan,” ucap pensiunan ASN di DPMD Kabupaten Tabanan itu.

Dirinya mengaku akan selalu melakukan sinergi dengan Pemerintah. Karena menurutnya tanpa sinergitas dengan Pemerintah Kabupaten tentu Pemerintahan Desa yang dijalaninya akan mengalami hambatan. “Oleh karenanya kita harus nge-turn, kita di Desa, Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi dan Pusat harus menyatu dan bersinergi,” imbuhnya. @humastabanan

Maknai Natal Dan Tahun Baru, Wabup Sanjaya Ajak Masyarakat Tumbuhkan Semangat Baru Dan Gotong Royong Membangun Tabanan

 

TABANAN – Pantaubali.com – Rabu (25/12) besok umat Kristiani bersuka cita dalam perayaan Hari Natal. Tepat seminggu kemudian seluruh masyarakat di planet bumi ini akan memasuki tahun yang baru, tahun dengan angka cantik, yakni tahun 2020.

Menjelang akhir tahun, tentu ada berbagai harapan, doa, atau bahkan ide yang ingin direalisasikan pada tahun berikutnya. Termasuk pula harapan dari orang nomer dua di Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE.,MM.

“Sebelumnya, melalui media ini saya atas nama pribadi, keluarga, Ketua DPC PDIP dan Wakil Bupati Tabanan mengucapkan selamat Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2020,” ucap Wabup Dr. Sanjaya, Selasa (24/12).

Wabup Dr. Sanjaya kemudian mengatakan bahwa spirit yang paling sederhana yang bisa dimaknai dari perayaan hari raya Natal adalah semangat kasih. Terhadap pemaknaan itu ia berharap agar seluruh masyarakat Tabanan senantiasa menjaga jiwa-jiwa kasihnya dalam berkehidupan.

“Saya yakin, semua agama juga mengajarkan semangat kasih. Jadi, ayo jadikan semangat kasih itu sebagai modal sekaligus spirit untuk bergotong royong dan bersatu membangun Tabanan,” ungkapnya.

Terkait dengan semangat spirit kasih sebagai modal dan spirit untuk bergotong royong dan bersatu membangun Tabanan, Wabup Tabanan kemudian menjelaskan sebagai berikut. Bahwa dalam membangun Tabanan akan tidak seimbang ketika tanpa peran serta dan nyata dari seluruh komponen masyarakatnya. Syukurnya, ia melihat pembangunan di Tabanan berjalan baik karena semua pihak ikut terlibat. Ini kemudian menjadikan Tabanan dalam tahun 2019 saja dianugeri berbagai prestasi, terutama prestasi dalam skala nasional.

“Salah satu prestasi terbaru yang diraih Tabanan ditahun 2019 ini berupa penghargaan Padapa sebagai kabupaten sehat,” jelasnya.

Nah diraihnya prestasi tersebut imbuhnya, tentu atas kerjasama dengan semangat gotong royong dan bersatu semua komponen masyarakat Tabanan. Baik itu pihak ekskutif, legislatif, para OPD hingga kalangan tokoh, LSM dan masyarakat Tabanan.

“Hal seperti inilah yang salah satunya membuat saya selalu bangga dan berpesan mari bangga menjadi orang Tabanan dan dengan rasa bangga itu tentu akan terlahir spirit untuk terus berkarya membangun Tabanan,” ucapnya.

Sanjaya kemudian berharap agar ditahun yang baru atau ditahun 2020 nanti akan semakin tumbuh suburnya semangat-semangat baru untuk bersama-sama bergotong royong dan bersatu dalam membangun Tabanan yang didasari oleh kesadaran bangga menjadi orang Tabanan. Menurutnya, dengan selalu bergotong-royong dan bersatu membangun Tabanan, maka Tabanan yang memiliki beragam potensi ini diyakininya akan semakin maju.

“Mari ditahun 2020 kita tumbuhkan terus semangat baru untuk bergotong royong dan bersatu nindihin gumi untuk membangun Tabanan,” tutupnya.

Wabup Sanjaya Terima LHP Semester II Tahun 2019 dari BPK Perwakilan Bali

                                     

TABANAN – Pantaubali.com – Memenuhi ketentuan undang-undang tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara, BPK Perwakilan Bali menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Semester II Tahun 2019 kepada Pemerintah Kabupaten Tabanan. Penyerahan dilaksanakan di Aula Rapat Kantor BPK Perwakilan Provinsi Bali, Denpasar, Senin, (23/12) pagi. 

LHP Semester II Tahun 2019 Pemkab Tabanan diterima langsung oleh Bupati Tabanan yang dalam hal ini diwakili oleh Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, yang diserahkan langsung oleh Kepala BPK Perwakilan Provinsi Bali Sri Haryoso Suliyanto. Pada kesempatan tersebut juga diserahkan LHP kepada Pemerintah Provinsi Bali, Kabupaten Klungkung dan Kota Denpasar.

Dalam acara yang juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayang Koster tersebut, Sri Haryoso Suliyanto mengatakan sesuai dengan undang-undang no 15 tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara, BPK mempunyai kewenangan untuk melakukan pemeriksaan keuangan, pemeriksaan kinerja dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu.

Lanjutnya, pemeriksaan kinerja menghasilkan informasi yang berguna untuk meningkatkan suatu kinerja suatu program dan memudahkan pengambilan keputusan bagi pihak yang bertanggung jawab untuk mengawasi dan mengambil tindakan. Sedangkan pemeriksaan dengan tujuan tertentu adalah pemeriksaan yang dilakukan diluar pemeriksaan keuangan dan pemeriksaan kinerja.

Disebutkannya bahwa selama semester II Tahun BPK Perwakilan Bali telah melaksanakan 12 pemeriksaan, diantaranya 7 pemeriksaan kinerja dan 5 pemeriksaan dengan tujuan tertentu. Dari 12 pemeriksaan tersebut, 2 laporan telah diserahkan pada bulan nopember 2019. Dan untuk sekarang khusus untuk Kabupaten Tabanan adalah 2 Laporan Hasil Pemeriksaan Kinerja atas Efektivitas penyelenggaraan administrasi kependudukan tahun anggaran 2018 s/d semester I tahun 2019.

“Dalam kesempatan ini perlu kami sampaikan bahwa sesuai ketentuan dalam pasal 20 undang-undang no 15 tahun 2004 dan demi efektifnya hasil pemeriksaan BPK, maka kami mengharapkan agar Pemerintah Daerah segera menindaklanjuti rekomendasi BPK selambat-lambatnya 60 (enam puluh) hari setelah laporan laporan hasil pemeriksaan diterima,” imbuh Sri Haryoso.

Usai acara Wabup Sanjaya menjelaskan akan mematuhi dan segera menindaklanjuti apa yang telah disampaikan oleh Kepala BPK Perwakilan Provinsi Bali, dengan tujuan agar mampu menindak lanjuti apa yang menjadi himbauan BPK, yakni terkait penyelenggaraan administrasi kependudukan. Dikatakan bahwa Tabanan belum lengkap dalam menetapkan regulasi, kebijakan dan pedoman yang mendukung pelayanan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil.

Wabup Sanjaya berharap agar bisa secepat mungkin menyelesaikan permasalahan tersebut guna pelayanan yang maksimal pada masyarakat Tabanan. “Saya harap hal tersebut bisa segera kita maksimalkan, sehingga pelayanan terhadap masyarakat yang lebih baik lagi. Dan guna mewujudkan visi misi Tabanan, yakni menuju Tabanan yang Sejahtera, Aman dan Berprestasi,” imbuhnya. @humastabanan

Bupati Suwirta launching 3 Program inovasi

KLUNGKUNG – Pantaubali.com – Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Ny. Ayu Suwirta menghadiri acara Pesta Rakyat Semarapura bertempat di Lapangan Puputan Klungkung pada Sabtu (21/12/2019). 

Bupati Klungkung I nyoman Suwirta dalam arahannya mengapresiasi panitia penyelenggara atas terselenggaranya acara Pesta rakyat ini.

“Saya berterimakasih kepada panitia penyelenggara yang sudah menyelenggarakan acara Pesta rakyat ini, semoga acara ini dapat menghibur masyarakat Klungkung menjelang pergantian tahun,” ujar Bupati Suwirta.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam arahannya, mengharapkan masyarakat Klungkung dan Pemkab dapat bekerjasama dalam rangka mensejahterakan dan membangun Klungkung menjadi lebih baik lagi.

Bupati Suwirta meminta kepada masyarakat dan Generasi Muda Klungkung agar dapat memanfaatkan perkembangan Teknologi dengan baik, Jangan hanya bisa mengkritik, yang terpenting agar masyarakat dan generasi muda dapat berproses bersama-sama dengan pemkab untuk membangun kabupaten Klungkung menjadi Kabupaten yang unggul dan sejahtera.

Dalam Kesempatan tersebut, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra, Ketua DPRD kabupaten Klungkung Anak Agung Gde Anom, beserta instansi terkait melaunching E-Retribusi, E-Parkir, untuk memudahkan masyarakat Klungkung dalam melakukan Transaksi dan mengurangi kebocoran-kebocoran pemasukan yang ada di Kabupaten Klungkung dan melaunching  Mitra Bumdes, ditandai dengan penyerahan SK Holding Company yang diserahkan oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta kepada Direktur PT Mitra Gema Santi  I Nengah Darma Aba dengan tujuan untuk membantu memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi jual beli, sehingga konsep dari, oleh, dan untuk masyarakat dapat dirasakan oleh masyarakat Klungkung.

Dalam Acara Tersebut, juga diisi dengan penyerahan bantuan CSR yang diserahkan Direktur Operasional Bank BPD Bali IBG. Setia Yasa mewakili Direktur Utama BPD Bali I Nyoman Sudharma  kepada Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. Adapun bantuan CSR yang diserahkan antara lain berupa  mesin pencacah sampah (1 unit) dan alat fitness Outdoor (6 unit).  Dan penyerahan dana Hibah kepada tiga Koperasi di Kabupaten Klungkung yakni, KUD Jaya Werhi Takmung, KUD Artha Wiguna Gelgel, dan KUD Panca Satya Dawan.

Seusai memberikan dana hibah, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta berkesempatan mencoba inovasi QRIS (Quick Response Code Indoneris Standard) yang merupakan standar QR Code pembayaran untuk sistem pembayaran Indoensia yang dikembangkan oleh Bank Indoensia dan Asosiasi Sistem Pembayaran (ASPI), untuk membantu penyedia barang dan jasa menerima pemabayaran dari semua aplikasi berbasis QR Code di Indonesia.

Acara Pesta rakyat ini, dimeriahkan dengan penampilan band Lokal, diantaranya Semara Band, FWOB band, Margi & Tyson, Drafity Band, Alien Child, XXX Band, dan Guest Start band Base Jam. Pihak panitia juga menyediakan berbagai stand makanan dan minuman yang dapat dinikmati oleh masyarakat sambil menikmati acara Pesta rakyat.

Sebelum Puncak Acara Pesta rakyat diadakan, terlebih dahulu diadakan Senam Zumba yang diikuti oleh masyarakat Klungkung.  (Humasklk/Cok)

Hingga Jelang Pergantian Tahun, Dr. Sanjaya Unggul dalam Polling Pada Berbagai Media Online

TABANAN – Pantaubali.com – Menjelang perhelatan pilkada Tabanan, banyak media khususnya media online berpartisipasi menjaring suara masyarakat untuk mencari figur-figur yang dipandang layak maju sebagai calon bupati Tabanan.

Melalui polling diberbagai media online tersebut, rata-rata menempatkan nama Wakil Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE.,MM menduduki peringkat atas atau paling diunggulkan. Meskipun nama-nama pesaingnya juga merupakan nama-nama yang santer disebutkan memiliki peluang besar menjadi pesaing Dr. Sanjaya untuk merebut kursi Tabanan 1.

Unggulnya Dr. Sanjaya juga terlihat dibeberapa media online ini menandakan Dr. Sanjaya memang paling layak diusung dan didukung untuk maju sebagai bupati setelah ia dua periode terakhir ini duduk sebagai Wakil Bupati Tabanan.

Unggulnya nama Dr. Sanjaya dalam polling diberbagai media online tentu sangat wajar. Mengingat ia merupakan seorang sosok pemimpin yang bekerja dan dikenal aktif turun berbaur dengan masyarakatnya melalui berbagai kegiatan baik yang digelar pihak Pemkab maupun kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh masyarakat.

Terhadap keaktifannya turun dan berbaur ditengah-tengah masyarakat, Dr. Sanjaya pun terbiasa tampil apa adanya. Yakni sederhana, ramah, “setata mekenyem”, akrab, merakyat dan terkesan tidak mau berjarak dengan masyarakat. Tidak jarang pula dalam memberikan sambutannya ia membanyol dan masyarakatpun menjadi terhibur. Sehingga ini menambah kesan sedemikian dekatnya ia dengan masyarakat Tabanan.

Beberapa kali awak media ini berkesempatan ikut rombongan Wabup Dr. Sanjaya berkunjung ke masyarakat. Mengagumkan, dalam sehari ia bisa berkunjung belasan kali dengan lokasi kunjungan yang jaraknya berjauhan dan jauh dipelosok-pelosok Tabanan. Selain juga harus melewati medan yang cukup sulit. Misalnya dibeberapa desa di Baturuti dan di Selemadeg Raya.

Dalam kunjungan-kunjungannya itu, jiwa merakyat dan sederhana Wabup Dr. Sanjaya juga sangat terlihat. Ini terbukti, seringkali ia singgah ke rumah warga yang mengundangnya secara dadakan saat kunjungan berlangsung. Iapun tidak canggung duduk lesehan diteras rumah warga yang mengundangnya sambil menikmati kopi, buah-buahan khas Tabanan atau sajian makan dengan lauk khas pedesaan. Seperti lawar nyawan, lindung/ belut metunu, gerang asem semal, sayur paku, keladi, juruh dan sebagainya.

Terkait selera makan, Wabup Dr. Sanjaya bisa disebutkan tidak pilih-pilih dan suka menikmati makanan rakyat. Awak media ini membuktikan. Disuatu hari berkesempatan kembali ikut rombongan Wabup Dr. Sanjaya dari pagi hingga malam hari.

Saat kunjungan telah berakhir disebuah desa di Selemadeg Barat dan menuju pulang, hari telah cukup malam. Sementara jarak untuk tiba kediamannya cukup jauh ditambah jalur Denpasar-Gilimanuk saat itu sedang macet. Demi melihat anggota rombongannya yang tampak kelelahan, Dr. Sanjaya meminta sopirnya berhenti disebuah warung makan.

Jangan berpikir warung makan yang dikunjungi bersama rombongannya ini rumah makan elit atau restauran. Ia menuju warung makan di salah satu pasar senggol. Tanpa sungkan-sungkan ia duduk seperti rakyat biasa dan memesan nasi be genyol. Menariknya, ia lebih mendahulukan anggota rombongannya untuk menikmati makan malam itu.

Kembali atas keunggulan namanya dalam polling diberbagai media online, Wabup Dr. Sanjaya menanggapinya dengan memberi jawaban yang juga sangat sederhana. Yakni saat ini dirinya lebih memilih bekerja, bekerja dan bekerja untuk masyarakat Tabanan. Iapun dengan penuh kerendahan hati selalu mengingatkan masyarakatnya untuk selalu bergotong royong dan bersatu membangun Tabanan.

“Ayo jangan henti bekerja serta kedepankan semangat gotong royong dan bersatu membangun Tabanan. Setata mekenyem dan bangga jadi orang Tabanan,” sebutnya.

Mendapat Predikat Sebagai Kota Layak Anak, Kabupaten Klungkung mendapatkan reward Molin

KLUNGKUNG – Pantaubali.com – Guna menunjang kegiatan Pemenuhan hak-hak anak dan perempuan di Wilayah Kabupaten Klungkung.Pemkab Klungkung mendapatkan bantuan berupa satu unit Mobil Perlindungan (Molin) Perempuan dan Anak. 

Bupati Klungkung  Nyoman Suwirta didampingi  Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Klungkung, I Dewa Putu Griawan, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Kabupaten Klungkung I Gusti Ngurah Agung menghadiri acara serah terima Mobil Perlindungan Perempuan dan Anak bertempat di Depan Kantor Bupati Klungkung pada Kamis (21/12).

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mewakili Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia melaksanakan Serah terima Mobil Perlindungan Perempuan dan Anak kepada Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Ida Bagus Anom Adnyana.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia atas bantuan satu unit Mobil Perlindungan Perempuan dan Anak dalam rangka membantu Pemkab Klungkung dalam melakukan perlindungan perempuan dan Anak di wilayah Kabupaten Klungkung,

Bupati Suwirta menyampaikan, seperti yang kita sadari bersama bahwa kekerasan maupun gangguan terhadap perempuan dan anak bisa terjadi dimana saja, maka dari itu, dengan 1 unit mobil bantuan ini, Pemkab Klungkung dapat meningkatkan kesiapsiagaan dalam melakukan penanggulangan dan penanganan serta langkah-langkah kuratif, terhadap tindak kekerasan dan gangguan terhadap perempuan dan anak di wilayah Kabupaten Klungkung.

Bupati Suwirta mengharapkan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, supaya Mobil Perlindungan Perempuan dan Anak yang diberikan oleh pusat dapat dirawat, dipelihara dan dimanfaatkan dengan baik.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  Ida Bagus Anom Adnyana menyatakan satu unit mobil Perlindungan perempuan dan anak, didapatkan dengan mengajukan proposal, dimana syarat dari proposal tersebut adalah yang mendapatkan mobil bantuan tersebut adalah Kabupaten/kota yang sudah menyandang predikat Kabupaten/Kota Layak Anak dan Kabupaten Klungkung sendiri, sudah menjadi Kabupaten Layak Anak tingkat Pratama pada tahun 2018 dan 2019.

Ida Bagus Anom Adnyana menambahkan Kelengkapan dari Mobil Bantuan ini antara lain, satu buah tempat tidur emergency, 1 Lampu Rotari, 2 buah senter, 1 buah laptop, 1 buah proyektor, 1 buah pemadam, perlengkapan P3K, 1 kabel rol (15 M) dan  1 Layar proyektor, serta 1 buah genzet. dengan adanya Molin ini diharapkan dapat membantu dalam melakukan sosialisasi ke masyarakat dan  di wilayah Kabupaten Klungkung.  (Humasklk/Cok).