- Advertisement -
Beranda blog Halaman 1001

Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster Berharap Perempuan Bali Aktif Mensosialisasikan Pencegahan Penularan Virus Covid 19

 

DENPASAR – Pantaubali.com – Saat Menjadi Narasumber Dalam Dialog Interaktif Perempuan Bali Bicara,Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster Mengharapkan Perempuan Bali Juga Ikut Berperan untuk mencegah penyebaran Virus Covid-19, Jumat 03/04/2020.

Ny. Putri Koster menyampaikan dalam upaya pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19) di tengah masyarakat, PKK berperan aktif dalam upaya melakukan sosialisasi baik terkait upaya pencegahan penyebaran virus maupun mensosialisasikan kebijakan serta imbauan dari pemerintah yang dilakukan melalui media sosial.

“Di tengah merebaknya Virus Corona, Ny Putri Koster meminta agar masyarakat tidak panik dan mengikuti arahan dari pemerintah. Pemerintah telah melakukan berbagai langkah dan mengambil kebijakan dalam upaya mencegah penyebaran virus Covid-19 ini. Ketika pemerintah bekerja, di sini diperlukan dukungan penuh dari masyarakat untuk patuh dan mentaati kebijakan tersebut,” ujarnya.

Ditambahkan, segala kebijakan dan peraturan yang diambil oleh pemerintah telah dipertimbangkan dengan sangat matang dengan melihat dari berbagai sisi untuk kebaikan dan keselamatan masyarakat Bali. Selain itu, Ia juga mengajak agar para ibu untuk bisa cerdas dalam memilah informasi terkait Covid-19 dan tidak buru-buru membagikan informasi yang didapatkan tanpa mengetahui kebenaran dari informasi tersebut.

“Untuk menghadapi wabah Corona ini, semua pihak harus bisa sagilik-saguluk salunglung sabayantaka, paras paros sarpanaya. Saat ini bukan waktu yang tepat untuk saling menghujat ataupun saling menyalahkan,” terangnya.

Ny. Putri Koster juga mengajak masyarakat untuk menguatkan doa dalam menghadapi wabah corona ini, karena bagaimanpun juga di Bali khususnya tidak bisa terlepas dari unsur sekala dan niskala. Untuk itu, doa harus diperkuat agar semua diberi kekuatan dan keyakinan untuk bisa melalui pandemi ini dengan selamat.

“Saya optimistis dengan doa yang tulus serta ketaatan dan kedisiplinan masyarakat dalam mengikuti imbauan maupun kebijakan pemerintah, kita akan bisa keluar dan terbebas dari Virus Corona ini,” tambahnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Ketut Suarjaya saat mendampingi Ketua TP PKK Provinsi Bali dialog interaktif Perempuan Bali Bicara mengajak masyarakat untuk benar-benar secara disiplin mengikuti anjuran pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, di antaranya dengan berdiam diri di rumah, mengurangi aktivitas di luar rumah, menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta melakukan pysical distancing untuk memutus rantai penyebaran virus.

“Penerapan physical distancing sangat efektif untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Virus yang berupa molekul ini menyebar melalui droplets atau percikan ketika penderita batuk atau bersin. Untuk itu kita perlu menjaga jarak aman, menggunakan masker serta selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir,” ungkapnya.

Pemerintah Provinsi Bali dikatakan Suarjaya telah mengambil berbagai langkah dalam upaya mencegah penyebaran virus maupun perawatan terhadap pasien Covid-19. Selain meminta masyarakat untuk beraktivitas di rumah saja dan menerapkan PHBS, dalam upaya pencegahan, pemerintah juga telah melakukan rapid test kepada para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang ke Bali di bandara meskipun mereka telah memilki sertifikat kesehatan. Jika hasil rapid test mereka negatif, maka PMI diminta untuk melakukan isolasi diri secara mandiri di rumah masing-masing minimal selama 14 hari dan diawasi oleh Satgas Covid-19 yang ada di desa.

“Untuk pasien yang positif Corona, Pemprov Bali telah menyiapkan beberapa rumah sakit serta peralatan medis yang memadai untuk merawat pasien Corona dan untuk saat ini kondisi pasien positif Corona di Bali dalam keadaan baik tidak dalam situasi kritis. Bahkan belakangan ini sudah 11 pasien positif yang sembuh dan telah kembali ke rumahnya masing masing,” imbuhnya.

Tidak hanya menyiapkan beberapa rumah sakit serta peralatan medis, Pemprov Bali bahkan sudah menyiapkan tempat karantina khusus bagi Pasien Dalam Pengawasan dengan standar yang sangat baik serta dijaga oleh tim medis dan keamanan. Dalam masa karantina diberikan makanan yang sehat, cek kesehatan setiap harinya serta kegiatan olahraga. Untuk itu, Ia meminta masyarakat tidak usah panik dan kawatir.

“Yang harus dilakukan adalah mentaati imbauan pemerintah dan mendukung segala kebijakan yang telah diambil pemerintah. Dengan demikian, maka bersama-sama kita bisa menghentikan penyebaran virus Corona sehingga kita akan bisa kembali beraktivitas normal,” tutupnya.

Tadi Malam, Kelurahan Panjer Dijaga Polisi,Pecalang dan Jaga Baya

 

DENPASAR – Pantaubali.com – Kamis,(2/4) tepatnya Pukul 19.39, Wilayah Kelurahan Panjer, dijaga Petugas Pecalang dan Jaga Baya. Kegiatan tersebut menurut, Kabag Ops Polresta Denpasar, Kompol I Nyoman Gatra didampingi Waka Polsek Densel AKP I Putu Diah Kurniawandari, S.H. S.I.K mengatakan, dilakukan dalam rangka tindakan prepentif menekan Penyebaran Virus Corona Cocid- 19 di Wilayah Kelurahan Panjer, Kota Denpasar. Adapun personil diturunkan sebanyak 12 orang personil,Pecalang dan Jaga Baya sebanyak 64 orang.

Pada intinya semua bertujuan baik. Pemerintah menjaga warganya agar tidak tertular penyakit karena sekarang situasinya gawat darurat akibat COVID-19.
“Kenapa sampai dipasang barrier. Hal tersebut dilakukan untuk memudahkan pecalang melakukan pengecekan secara selektif,” ujarnya.

Adapun Tempat- tempat yang menadi konsentrasi mulai dari,Simpang TL Waturenggong dan Jl. Sudirman dengan jumlah 12 orang terdiri dari 2 orang dari Polri dan 10 orang Pecalang, Simpang Jln Tk Yeh Aya dan Jl Tk. Citarum melibatkan 16 orang 4 Polri dan 12 Jaga Baya dan Pecalang,Simpang Jalan Tukad Ijo Gading Waturenggon melibatkan 12 orang 2 Polri dan 10 Pecalang dan Jaga Baya serta Simpang TukadPekerisan dan Jalan Tukad Petanu 19 orang terdiri dari 4 Polri dan 5 orang Jaga Baya dan Pecalang.

“Untuk Anggota Pecalang dan Jaga Baya yang melaksanakan Patroli keliling dan memberikan himbauan kepada warga agar tidak nongkrong nongkrong dan kumpul kumpul wilayah Panjer dengan mengunakan kendaraan Dinas Desa Adat Pecalang 5 orang.Tetap dilakukan penjagaan oleh pecalang dan kepolisian tapi barrier tidak dipasang,” tutupnya.

Cegah Penyebaran Virus Covid 19 Warga Bali Perantau Di Himbau Sementara Ini, Tidak Pulang Kampung

 

DENPASAR  – Pantaubali.com –Hingga Saat ini Pemprov Bali terus memperkuat upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19. Di antaranya dengan mengimbau warga Bali perantau di luar daerah agar sementara ini tidak pulang kampung.

“Sebaiknya bersabar dengan tetap berada di wilayah domisili masing-masing, secara maksimal mencegah penyebaran Covid-19 demi keselamatan Kita bersama,” kata Gubernur Koster dalam siaran persnya, Kamis (2/4)

Dirinya juga meminta agar masyarakat selalu mengikuti arahan dari Presiden dan pemerintah daerah setempat dengan tertib dan disiplin.

“Saya mengajak semuanya, terus berdoa dengan cara dan keyakinan masing-masing memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar pandemi ini segera berakhir,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Gubernur Wayan Koster juga mengeluarkan kebijakan baru berupa Instruksi Gubernur Bali Nomor 8551 Tahun 2020 tentang Penguatan Pencegahan dan Penanganan COVID-19 di Bali, tanggal 1 April 2020.
“Belajar, bekerja dan beribadah di rumah. Hindari aktifitas berkumpul,” demikian Koster.

Wabup Kasta Cek Stok Darah di UTD PMI Klungkung

KLUNGKUNG – Pantaubali.com – Menindaklanjuti laporan kekurangan stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Klungkung. Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta juga selaku Ketua PMI Klungkung didampingi Direktur RSUD Klungkung dr. I Nyoman Kesuma meninjau langsung ke UTD PMI RSUD Klungkung, Kamis (2/4).

Dalam tinjauannya Wabup Kasta mengatakan stok darah UTD PMI di rumah sakit sangat terbatas. Kondisi ini terjadi karena berkurangnya jumlah pendonor semenjak wabah covid ini muncul. “Saya melihat stok darah yang tersedia golongan darah A hanya satu kantong, darah B dua kantong, darah AB dua kantong dan golongan darah O sembilan kantong,” Ujar Wabup Kasta

Wabup Kasta berharap  agar pegawai di masing masing OPD, anggota kepolisian dan TNI bisa mendonorkan darahnya secara sukarela. Pihaknya juga menambahkan untuk mengantipasi kekurangan stok darah ini, besok akan dilaksanakan donor darah di Kantor DPRD Klungkung, dengan mentaati arahan sosial distancing. “Untuk sementara ini pasien yang membutuhkan darah, kami sarankan untuk mengajak tiga pendonor dari keluarganya. Karena stok darah di Klungkung menipis,” ungkapnya.

Bupati Suwirta Imbau Pedagang dan Pembeli di Pasar Galiran

KLUNGKUNG – Pantaubali.com – Berdasarkan surat edaran nomor : 510/596/DISKOP tentang jam oprasional pasar rakyat dimulai dari pada pukul 07.00 Wita sampai dengan pukul 15.00 Wita, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta bersama Kadis Koperasi UMKM, dan Perdagangan Kabupaten Klungkung, I Wayan Ardiasa, Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Klungkung Putu Suarta mengimbau langsung para pedagang dan pembeli di Pasar Galian, Semarapura, Kamis (2/4).

Bupati Suwirta memberikan imbauan kepada pedagang waupun pengunjung untuk tidak mengantri dan berdesakan menunggu jam buka pasar. Dirinya mengajarkan masyarakat untuk merubah kebiasaan serta memanfaatkan waktu selama delapan jam buka untuk membeli keperluan dan tidak mesti harus datang sesuai dengan jam buka pasar. “Manfaatkan waktu pagi-pagi dirumah untuk nyapu, bersih-bersih rumah setelah itu baru berangkat kepasar, untuk membeli keperluan untuk besok sehingga pasarnya tidak padat,” ujarnya.

Selain itu, kepada masyarakat dalam menyikapi pandangan lain di media sosial, pihaknya meminta jangan terlalu banyak berpolemik terhadap imbauan dari pemerintah. “Berikan saran yang baik, Ini sebagai wujud kasih sayang kami kepada masyarakat untuk mengatur dan mengantisipasi penularan virus ini, saya minta kepada masyarakat untuk tidak pengkung atau bandel. Dalam situasi seperti ini kita tidak tahu siapa yang sehat dan siapa yang sakit, mari taati aturan yang sudah ditetapkan,” ucap Bupati Suwirta.

Pihaknya juga menambahkan tujuan dari pembatasan jam buka pasar tiada lain untuk membatasi masyarakat berinteraksi dan bertemu antara satu dengan yang lainnya untuk mejaga jarak. “Mulai besok kita akan rubah untuk penutupan pintu pasar mulai dari terminal jalan umum sudah ditutup dengan melibatkan penjagaan TNI/Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan sehingga tidak ada ruang lagi untuk ngumpul-ngumpul mengantri menunggu jam buka pasar,” tegasnya. (Humasklk/yande)

Pandemi Corona, Cadangan Pangan di Kabupaten Tabanan Dipastikan Aman

 

TABANAN – Pantaubali.com – Dalam menghadapi bencana nasional Pandemi Corona (Covid-19), Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti memastikan cadangan pangan di Kabupaten Tabanan aman untuk 3 bulan ke depan. Hal ini tentunya memerlukan pengawasan serta monitoring yang lebih intensif dari pemerintah terhadap harga maupun pasokan pangan.

Demikian diungkapkan Bupati Eka saat melakukan video conference bersama Satgas Covid-19 Kabupaten Tabanan dan jajarannya di ruang Tabanan Command Center Kantor Kominfo Tabanan, Selasa (31/3).

Menurut Bupati Eka, dalam menghadapi masa sulit ini, pemerintah harus benar-benar bisa memperhitungkan langkah yang harus diambil, utamanya yang menyangkut kebutuhan pokok bagi masyarakat.

Pihaknya menegaskan agar seluruh cadangan pangan yang ada di Kabupaten Tabanan agar tidak dijual ke luar daerah dan dipastikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Tabanan.

“Cadangan pangan yang kita miliki baik berupa beras, ikan, sayuran maupun yang lainnya jangan dijual keluar dulu, kita pastikan masyarakat kita di Tabanan terpenuhi dulu kebutuhannya,” ungkapnya.

Ditambahkan, saat ini pihaknya mengutamakan kebijakan yang fokus pada ketersediaan dan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok. Kebijakan ini diperlukan untuk memastikan masyarakat bisa mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

“Saat ini kami lebih mengutamakan kebijakan yang fokus pada akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Masyarakat kita sudah susah dan jangan dibikin tambah susah lagi,” imbuhnya.

Menurut data dari Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tabanan, cadangan beras Pemerintah yang ada di Bulog saat ini mencapai 100 ton, cadangan di Gudang Ketahanan Pangan sebanyak 10,9 ton, Perpadi sebanyak 550 ton beras dan 2.750 ton Gabah Kering.

Bupati Eka menambahkan, saat ini terdapat 55 orang anggota Perpadi yang tersebar di 10 Kecamatan di Kabupaten Tabanan dan diminta untuk terus mengawal cadangan beras. Selain beras, cadangan pangan berupa ikan yang terdata yakni, stok produksi gurami sebesar 4.880 kg, ikan lele 57.300 kg, ikan nila 17.110 kg dan ikan kaper 260 kg.@humastabanan,

Rapat Paripurna Pidato Pengantar LKPJ Bupati Dan DPRD Tabanan 2019 digelar melalui teleconference

 

TABANAN – Pantaubali.com – Mengatisipasi meluasnya penyebaran Corona Virus Disease (Covid -19), Rapat Paripurna Pidato Pengantar LKPJ Bupati 2019 digelar melalui teleconference menggunakan aplikasi zoom cloud meeting, Selasa 31 Maret 2020.

“Upaya ini ditempuh sebagai bentuk pencegahan penyebaran pandemic Covid 19,” jelas Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga.

Teleconference dimulai pukul 11 Wita yang diawali pembukaan kemudian penyampian pidato pengantar Bupati terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati tahun 2019, sidang diakhiri dengan penutup. Teleconference rapat paripurna itu berjalan dengan lancar.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Eka menyampaikan capaian dan realisasi pelaksanaan anggaran tahun 2019 lalu. Dari sisi pendapatan, dpat diketahui, realisasi pendapatan daerah Kabupaten Tabanan tahun 2019 sebesar Rp.1.915.231.297.941,61 atau 95,77 persen dari target/anggaran yang telah ditetapkan sebesar Rp 1.999.848.790.472,90 . “Realisasi pendapatan sebesar 95,77 persen,” kata Bupati Eka.

Dijelaskan, komponen pendapatan daerah Kabupaten Tabanan tahun 2019 terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD) yang realisasinya sebesar Rp 354.558.039.084,47, dana perimbangan realisasinya sebesar Rp 1.064.306.738.141,00 dan lain-lain pendapatan yang sah realisasinya sebesar Rp 496.366.520.716,14.

Sementara dari sisi belanja daerah, Bupati Eka menjelaskan, realisasi belanja daerah tahun 2019 sebesar Rp 1.914.581.906.859,72 atau sekitar 86,31 persen dari total belanja sebesar Rp 2.218.266.435.019,72. “Demikian gambaran kinerja pelaksanaan APBD tahun anggaran 2019, hal ini dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi bagi peningkatan kinerja anggaran pada tahun yang akan datang,” kata Bupati Eka menutup pidatonya secara online.

Mendengar laporan tersebut, DPRD Tabanan akan melakukan rapat kerja membahas LPJ tersebut sebagai bahas evaluasi untuk anggaran di tahun 2020. Ketua DPRD I Made Dirga mengakui, dalam pembehasan nanti pasti aka nada perdebatan. Namun demikian rapat pembahasan tetap akan dilakukan secara online melalaui video conference. “Ini akan kami bahas dalam rapat kerja selanjutnya,” tandas Dirga.

Ditambahkan, selama wabah corona masih berlangsung, semua rapat-rapat akan digelar secara online. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadi kerumuman yang berpotensi terjadi penularan atau penyebaran virus corona. “Kami berharap wabah ini segera berlalu, sehingga kehidupan masyarakat kembali normal,” pungkasnya

Hindari Corona, Sidang Paripurna di Tabanan dilakukan Melalui Video Conference

 

TABANAN – Pantaubali.com – Jika biasanya dalam sidang paripurna selalu dipenuhi oleh pimpinan dan anggota sidang serta awak media, namun untuk pertamakalinya di tengah pandemi corona virus desease 2019 (covid-19), Eksekutif dan Legislatif  Kabupaten Tabanan gelar sidang paripurna melalui video conference, Selasa (31/3).

Nampak suasana sidang saat itu hanya diikuti oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Ketua DPRD I Made Dirga, dan beberapa Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Tabanan, dan tanpa dihadiri oleh Anggota Dewan, unsur Forkopimda, BUMD dan Instansi Vertikal serta para awak media.

Dalam video pengantarrnya, I Made Dirga mengatakan, semoga wabah pandemic corona yang sedang melanda Indonesia dan Dunia ini segera dapatdiatasi. “Sehingga kita dapat segera beraktivitas sebagaimana mestinya,” ucapnya.

Untuk menghindari wabah tersebut, pihaknya berupa menggelar sidang peripurna kesatu masa persidangan I tahun 2020 dengan membahas tentang penyampaian pidato pengantar Bupati terhadap LKPJ Bupati Tabanan Tahun Anggaran 2019 melalui video conference.

Sementara Bupati Eka dalam video conference tersebut mengawali sambutannya dengan mengucap syukur kehadapan Tuhan Yang Maha Esa karena masih diberi kesehatan dalam melaksanakan sidang di tengah pandemi covid-19 ini.

Bupati Eka melanjutkan sidang kali ini merupakan sidang yang membahas tentang kewajiban konstitusional Kepala Daerah kepada DPRD yang merupakan representasi dari masyarakat Tabanan.

“Berpedoman pada peraturan perundang-undangan, mengingat penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun Anggara 2019  telah berakhir, selaku Kepala Daerah Saya berkewajiban untuk menyampaikan LKPJ akhir tahun anggaran 2019 kepada DPRD Kabupaten Tabanan melalui rapat paripurna,” ungkapnya.

Dengan tujuan untuk menyampaikan dinamika penyelenggaraan Pemerintah dan kinerja pembangunan yang telah dicapai selama tahun 2019. LKPJ Bupati tahun 2019 ini disusun berdasarkan rencana jangka panjang daerah (RPJPD) Kabupaten Tabanan tahun 2005-2025, RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Tabanan tahun 2016-2021, dilengkapi dengan dokumen RKPD Kabupaten Tabanan Tahun 2019, KUA dan prioritas plafon anggaran.

Usai menyampaikan LKPJ, Bupati Eka mengajak seluruh pihak untuk berpikir dan memberikan solusi yang terbaik untuk Tabanan, Bali, dan Indonesia pada umumnya dalam melawan pandemic covid-19 ini. Disamping itu diperlukan kerjasama semua pihak untuk mewujudkan stabilitas keamanan daerah dan melindungi masyarakat. @humastabanan

Antisipasi Covid-19 di Daerah Rawan, Pemkab Tabanan Bagikan Portable Hand Washer di 5 Kecamatan

????????????????????????????????????

                      

TABANAN – Pantaubali.com – Sebagai salah satu upaya dalam rangka mengantisipasi penyebaran wabah covid-19, Pemerintah Kabupaten Tabanan bekerjasama dengan PT. HM. Sampoerna Tbk, menyerahkan secara simbolis Portable Hand Washer kepada 5 (lima) Kecamatan di Kabupaten Tabanan, Selasa (31/3) di depan Kantor Bupati Tabanan.

Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Bupati Tabanan yang dalam hal ini diwakili oleh Sekda I Gede Susila, didampingi oleh Asisten II AA. Dalem Tresna Ngurah dan Kepala Bapelitbang Tabanan IB. Wiratmaja, kepada perwakilan dari 5 Kecamatan, yakni Kecamatan Penebel, Pupuan, Tabanan, Selbar dan Seltim.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan dan dalam hal ini mewakili Bupati Tabanan, Sekda I Gede Susila mengucapkan terimakasih kepada PT. HM. Sampoerna Tbk yang telah membantu Tabanan dan masyarakat Tabanan berupa 5 Portable Hand Washer yang akan dimanfaatkan dalam rangka pencegahan covid-19 di Kabupaten Tabanan.

Ia menjelaskan bantuan ini sangat penting artinya bagi Kabupaten Tabanan dalam menangani pencegahan penyebaran covid-19. “Bantuan ini sangat penting artinya bagi Tabanan. Hari ini diberikan sebanyak 5 buah dan berharap untuk PT. HM. Sampoerna Tbk bisa membantu lebih banyak lagi pada komponen masyarakat kita,” pintanya.

Pihaknya juga berharap agar portable hand washer ini ditempatkkan ditempat-tempat yang memang rawan terpapar covid-19, sehingga dengan alat yang terbatas mampu dimaksimalkan. Ia juga menekankan agar melibatkan seluruh elemen masyarakat, terutama Sekaa Teruna untuk turut aktif membantu dan mensosialisasikan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Karena kita harapkan pada sekaa teruna, masyarakat dan lainnya yang kita manfaatkan untuk kepentingan ini. Sehingga dengan demikian, pencegahan covid-19 ini sampai ke pelosok pedesaan bisa bersama-sama secara massif kita laksanakan penanganan pencegahan covid 19 ini. Semoga semuanya selamat, sehat dan rahayu di Kabupaten Tabanan,” tutupnya. @humastabanan

Cegah Penyebaran Covid-19 Polresta Denpasar Siram Jalan Dengan Disinfektan

 

DENPASAR – Pantaubali.com – Sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 Polresta Denpasar melaksanakan penyemprotan Disinfektan terutama di wilayah hukum Polresta Denpasar. Pelaksanaan kegiatan dilakukan, Selasa,(31/3) dengan sasaran penyemprotan, mulai di seputaran Niti Mandala Renon,Lapangan Puputan Badung, Jalan Teuku Umar,Pertokoan jalan raya Kuta sampai pada Pertokoan sebelum ITDC Nusa Dua, Kabupaten Badung.

“Pelaksanaan dilakukan untuk meminimalisir atau memutus peyebaran Virus Corona (Covid-19) yang menempel pada lingkungan aktivitas kegiatan Masyarakat, sehingga dapat di jadikan langkah antisipasi agar masyarakat tidak terjangkit Virus Corona (Covid-19) dan lingkungan Wilayah Hukum Polresta Denpasar dalam keadaan aman, nyaman dan sehat bersih dari virus,”kata Kapolresta Denpasar AKBP.Jansen Avitus Panjaitan.

Dalam kegiatan penyemprotan tersebut menggunakan beberapa mobil sebagai penyemprot disinfektan seperti, 2 ( dua ) mobil HWC Sabhara Polresta Denpasar (1 ( satu ) mobil HWC Brimob Polda Bali dan 2 ( dua ) Mobil Pemadam kebakaran Kota Denpasar dan Pemkab. Badung) dan 1 ( satu ) mobil tengki penyemprot dari Kodim 1611 Badung, dalam pelaksanaan penyemprotan tersebut di kawal mobil Lalulintas Polresta Denpasar dengan nomor lambung 1131.

Dia menambahkan, kegiatan tersebut dibantu juga oleh rekan-rekan baik dari TNI dan pemerintah daerah untuk bersama-sama melakukan pencegahan. Selain itu juga bapak Kapolda Bali juga telah bekerjasama dengan Unud dimana dalam kerjasama tersebut membuat atau mengolah bahan sebagai antisipasi atau dijadikan disinfektan,misalnya arak akan diupayakan dijadikan diisnfektan, sehingga kita semua terhindar dari penularan Covid -19 itu sendiri.

“Kegiatan ini dimaksud kita peduli akan kesehatan dan peduli akan masyarakat Bali,” tutupnya.