
PANTAUBALI.COM, TABANAN – Ruas Jalan Nasional Denpasar–Gilimanuk kembali jebol. Kali ini, terjadi di ruas jalan di Banjar Meliling Kawan, Desa Meliling, Kecamatan Kerambitan, mengalami kerusakan serius setelah bagian pinggir jalan jebol.
Kerusakan tersebut diduga dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir.
Bagian jalan yang jebol berada di sisi selatan jalan, tidak jauh dari Warung Betutu Men Pandu. Lubang yang terbentuk cukup besar sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan apabila tidak segera ditangani.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, lokasi kejadian telah dipasangi pengaman dan dijaga oleh petugas dari Polsek Kerambitan.
Berdasarkan informasi di lapangan, sebelum kejadian sempat terdapat sebuah truk yang parkir di area tersebut. Tidak berselang lama, badan jalan ambles dengan ukuran sekitar 2 x 1 meter dan kedalaman diperkirakan mencapai tujuh meter.
Di bawah badan jalan diketahui terdapat aliran air yang menjadi sarang biawak sehingga menyebabkan terbentuknya rongga di bawah permukaan jalan hingga akhirnya mengakibatkan jalan jebol.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Bina Marga yang juga Sekretaris Dinas PUPRPKP Kabupaten Tabanan, I Gede Partana, membenarkan adanya kerusakan tersebut.
“Petugas sudah turun ke lokasi dan kondisi ini telah kami laporkan serta dikoordinasikan dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional. Pihak balai juga langsung melakukan survei,” ujar Partana saat dikonfirmasi, Jumat (9/1/2025).
Ia menyebutkan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah Tabanan, Agung Buda Artawan, bersama staf juga telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan teknis.
Mengingat, ruas jalan yang mengalami kerusakan merupakan jalan nasional sehingga penanganannya menjadi kewenangan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Tabanan tetap melakukan koordinasi agar penanganan dapat segera dilakukan.
“Itu merupakan jalan nasional sehingga kewenangannya berada di Balai Pelaksanaan Jalan Nasional, dan kami sudah melaporkannya,” tegasnya. (ana)































