TABANAN, PANTAUBALI.COM – DPRD Kabupaten Tabanan berharap proses seleksi Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana menghasilkan pemimpin yang memiliki kompetensi, integritas, serta mampu membawa perusahaan daerah berkembang lebih optimal. Sosok muda yang inovatif dan memiliki jejaring luas dinilai menjadi kebutuhan untuk menjawab tantangan pengelolaan usaha ke depan.
Harapan tersebut disampaikan Anggota Komisi I DPRD Tabanan sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan, I Putu Eka Putra Nurcahyadi, menyikapi proses rekrutmen pimpinan Perumda yang saat ini tengah dipersiapkan Pemerintah Kabupaten Tabanan.
Menurut Eka Putra, proses seleksi harus dilaksanakan secara objektif dan mengacu pada ketentuan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2025. Regulasi tersebut telah mengatur persyaratan yang harus dipenuhi calon direktur, mulai dari kompetensi, pengalaman, hingga rekam jejak kepemimpinan.
“Kami berharap seleksi berjalan sesuai aturan sehingga menghasilkan figur yang benar-benar memiliki kapasitas dan portofolio yang jelas. Pemimpin yang terpilih nantinya harus mampu membawa Perumda berkembang secara profesional,” ujarnya, Senin (18/5/2026).
Ia menilai generasi muda memiliki peluang besar untuk memimpin perusahaan daerah karena dinilai lebih adaptif terhadap perubahan, terbuka terhadap inovasi, serta memiliki kemampuan membangun jejaring kerja yang luas. Kemampuan tersebut dinilai penting untuk memperkuat pengembangan berbagai sektor usaha yang dikelola Perumda.
Selain memiliki kapasitas manajerial, calon direktur juga diharapkan mampu menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, baik di tingkat daerah maupun nasional, sehingga dapat membuka peluang pengembangan usaha baru, termasuk di sektor pertanian, pariwisata, maupun bidang strategis lainnya.
Eka Putra mengingatkan bahwa Perumda membutuhkan kepemimpinan yang mampu mendorong perusahaan lebih produktif dan tidak berjalan stagnan. Menurutnya, tantangan bisnis ke depan semakin kompleks sehingga dibutuhkan figur yang memiliki visi, kemampuan bekerja sama, dan keberanian mengambil langkah-langkah inovatif.
Ia juga berharap proses pengisian jabatan definitif dapat segera diselesaikan. Pasalnya, posisi Direktur Utama telah berakhir sejak 9 April 2026 dan saat ini masih dijabat oleh pelaksana tugas (Plt). Kepastian kepemimpinan dinilai penting agar pelaksanaan program kerja perusahaan tidak mengalami hambatan.
Lebih lanjut, ia menilai Perumda Sanjayaning Singasana memiliki potensi besar untuk mendukung pembangunan daerah melalui pengelolaan berbagai unit usaha. Selain sektor pariwisata dan pertanian, perusahaan daerah tersebut juga dinilai dapat berperan dalam penanganan persoalan sampah melalui pengelolaan yang berbasis bisnis dan berkelanjutan.
“Kami optimistis pemerintah daerah akan melaksanakan seleksi secara profesional sehingga Perumda ke depan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap peningkatan perekonomian dan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (kjsdt)

































