Jatuh ke Dalam Sumur, Pria Lansia di Denpasar Meninggal Dunia

Petugas gabungan mengevakuasi jenazah pria lansia yang ditemukan di dalam sumur rumahnya di Peguyangan Kangin, Denpasar Utara.
Petugas gabungan mengevakuasi jenazah pria lansia yang ditemukan di dalam sumur rumahnya di Peguyangan Kangin, Denpasar Utara.

DENPASAR, PANTAUBALI.COM – Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia setelah diduga terjatuh ke dalam sumur air di halaman rumahnya di Jalan Antasura Gang Teratai, Desa Peguyangan Kangin, Kecamatan Denpasar Utara, Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 10.00 Wita.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan korban berinisial IMW (65) ditemukan di dalam sumur yang berada di halaman rumahnya.

“Korban ditemukan di dalam sumur di halaman rumahnya dan telah dievakuasi oleh tim SAR gabungan. Saat ditemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ujarnya.

Baca Juga:  Banjir Bandang di Buleleng: 1 Warga Tewas, 3 Hilang

Peristiwa ini pertama kali diketahui pihak keluarga setelah korban tidak ditemukan di rumah. Salah seorang saksi, I Putu Sunerta (41), mengaku mendapat kabar dari anaknya yang baru pulang sekolah bahwa sang kakek tidak berada di rumah.

Mendengar hal itu, saksi kemudian pulang untuk mengecek kondisi rumah. Sesampainya di lokasi, ia melihat penutup sumur yang terbuat dari triplek dan ditutupi spanduk sudah dalam kondisi hancur, sehingga diduga korban terjatuh ke dalam sumur tersebut.

Baca Juga:  Koster Ultimatum Desa dan Kelurahan di Denpasar, Sampah Organik Harus Selesai di Sumber Sebelum 31 Maret 2026

Diketahui, korban memiliki riwayat penyakit diabetes dan salah satu kakinya telah diamputasi sebagian. Meski demikian, korban masih bisa beraktivitas hingga ke halaman rumah.

Atas kejadian itu, pihak keluarga kemudian melaporkan peristiwa tersebut kepada Bhabinkamtibmas Desa Peguyangan Kangin.

Tim SAR Polda Bali bersama Basarnas Provinsi Bali kemudian melakukan proses evakuasi. Korban ditemukan mengenakan kaos lengan panjang berwarna biru dongker dan celana pendek cokelat.

Sekitar pukul 13.50 Wita, jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUP Prof. IGNG Ngoerah Sanglah Denpasar menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar. (*)