
BADUNG, PANTAUBALI.COM – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kuta Selatan pada Selasa (24/2/2026) pagi mengakibatkan sejumlah kerusakan fasilitas keagamaan dan lingkungan di Kelurahan Benoa. Kerusakan tersebut meliputi robohnya bangunan bale banten, pohon tumbang, serta genangan air di beberapa titik jalan.
Berdasarkan hasil pemantauan jajaran Polsek Kuta Selatan, bale banten di Pura Segara Sawangan roboh akibat terpaan angin kencang. Pura yang berada di kawasan pantai belakang Hilton Bali Resort, Lingkungan Sawangan itu diketahui mengalami kerusakan sekitar pukul 06.30 Wita. Kejadian pertama kali diketahui oleh mangku pura, I Nyoman Sudarwa, yang kemudian melaporkan peristiwa tersebut kepada Kepala Lingkungan setempat.
Selain kerusakan di kawasan pura, cuaca ekstrem juga menyebabkan sebuah pohon tumbang di Jalan Gedong Sari, Lingkungan Mumbul. Pohon tumbang tersebut sempat mengganggu akses jalan warga, meski tidak menimbulkan korban jiwa. Aparat bersama warga setempat segera melakukan penanganan awal guna menghindari risiko lanjutan.
Kerusakan lainnya berupa genangan air hujan terpantau di depan The St. Regis Bali Resort, tepatnya di Jalan Trompong, Lingkungan Peminge. Sementara itu, hasil pemantauan di sepanjang Jalan Bypass Ngurah Rai, kawasan Nusa Dua, dilaporkan tidak ditemukan genangan air.
Kapolsek Kuta Selatan, AKP Muhammad Bhayangkara Putra Sejati, mengatakan pihaknya terus meningkatkan pemantauan wilayah, khususnya di titik-titik rawan bencana. Ia memastikan koordinasi dengan unsur kelurahan, linmas, serta instansi terkait terus dilakukan untuk mengantisipasi dampak lanjutan dari cuaca ekstrem.
“Personel kami tetap siaga di lapangan untuk memastikan situasi aman serta membantu penanganan apabila terjadi kerusakan atau gangguan keselamatan masyarakat,” ujarnya.
Hingga siang hari, kondisi cuaca di wilayah Kuta Selatan masih terpantau mendung dengan hujan gerimis. Aktivitas masyarakat dilaporkan berjalan normal dan arus lalu lintas relatif lancar. Polsek Kuta Selatan mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama saat melintas di bawah pepohonan besar, serta segera melaporkan apabila terjadi kejadian yang berpotensi membahayakan keselamatan umum. RAN































