
DENPASAR, PANTAUBALI.COM – Kecelakaan lalu lintas fatal kembali terjadi di wilayah Kota Denpasar. Seorang pengendara sepeda motor Honda Vario tewas di tempat setelah terlibat tabrakan keras di simpang empat Jalan Surapati–Jalan Kepundung, Rabu pagi (14/1/2026).
Korban diketahui berinisial TAT (23), warga Denpasar, yang mengendarai Honda Vario bernomor polisi DK 2758 DI. Benturan keras membuat korban mengalami luka berat di bagian kepala, hingga mengeluarkan darah dari telinga dan hidung. Nyawa korban tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Selain korban meninggal, kecelakaan tersebut juga melibatkan pengendara sepeda motor Yamaha Jupiter MX DK 4104 ABA yang dikendarai IDGNH (31). Akibat insiden itu, IDGNH mengalami luka pada tangan kanan dan segera dilarikan ke RSUD Wangaya untuk mendapatkan penanganan medis.
Kasat Lantas Polresta Denpasar, Kompol Yusuf Dwiatmodjo, membenarkan kejadian kecelakaan maut tersebut. Ia mengungkapkan, berdasarkan keterangan saksi di lapangan, kecelakaan diduga dipicu oleh manuver berbahaya salah satu pengendara yang melaju dengan kecepatan tinggi.
“Pengendara Honda Vario diduga tetap memacu kendaraannya dan bergerak zig-zag saat melintasi persimpangan tanpa mengurangi kecepatan,” ujar Kompol Yusuf, Rabu siang.
Dari hasil penyelidikan sementara, sebelum tabrakan terjadi, sebuah mobil yang identitasnya belum diketahui melaju dari arah timur ke barat, beriringan dengan sepeda motor Jupiter MX di posisi kanan belakang. Pada saat yang sama, Honda Vario datang dari arah berlawanan, yakni barat menuju timur, dengan kecepatan tinggi.
Ketika mobil dan Jupiter MX berbelok ke kanan menuju arah utara, pengendara Vario diduga mencoba menyalip dari sisi kanan mobil dengan jarak yang terlalu dekat. Manuver tersebut berujung benturan keras antara Honda Vario dan Jupiter MX di tengah persimpangan.
“Korban tidak sempat menghindar dan terjatuh dengan luka fatal. Dugaan awal, korban tidak mengurangi laju kendaraan saat memasuki simpang,” jelasnya.
Hingga kini, Unit Laka Lantas Polresta Denpasar masih melakukan penyelidikan lanjutan, termasuk menelusuri keberadaan kendaraan mobil yang diduga terlibat dalam rangkaian kejadian tersebut. Polisi juga telah melakukan olah TKP serta memeriksa sejumlah saksi di lokasi. RAN





























