Atap Tapal Batas Baru Tabanan–Jembrana Jebol, Plt Kadis PUPR: Sudah Diperbaiki Rekanan

Perbaikan atap tapal batas Tabanan-Jembrana yang jebol pada Selasa (6/1/2026).
Perbaikan atap tapal batas Tabanan-Jembrana yang jebol pada Selasa (6/1/2026).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Tapal batas Kabupaten Tabanan dengan Kabupaten Jembrana yang baru selesai dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan pada November 2025 mengalami kerusakan.

Kerusakan terjadi pada bagian atap panel tapal batas yang berbentuk lumbung padi itu. Kondisi tersebut sempat menjadi sorotan masyarakat setelah diunggah oleh pemilik akun media sosial Facebook, I Made Wirata, pada Selasa (6/1/2026).

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kabupaten Tabanan, I Made Dedy Darmasaputra, memastikan kerusakan tersebut telah ditindaklanjuti.

Baca Juga:  Bupati Tabanan Lantik 2.923 PPPK Paruh Waktu

“Saat ini panel gapura yang sebelumnya mengalami kerusakan sudah diperbaiki dan kembali dalam kondisi baik,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (7/1/2026).

Ia menjelaskan, setiap bangunan hasil pekerjaan fisik memiliki masa pemeliharaan selama satu tahun setelah pekerjaan dinyatakan selesai. Selama masa tersebut, segala bentuk kerusakan menjadi tanggung jawab penuh pihak rekanan pelaksana proyek.

Baca Juga:  Kapolres Tabanan Pantau Pencabutan Seng Usai Temui Pemilik Akomodasi Wisata

“Bangunan ini masih dalam masa pemeliharaan satu tahun. Jadi apabila terjadi kerusakan, maka menjadi kewajiban rekanan untuk melakukan perbaikan sesuai kontrak kerja, tanpa membebani anggaran pemerintah daerah,” jelasnya.

Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten Tabanan membangun tapal batas di tiga titik wilayah perbatasan, masing-masing dengan Kabupaten Badung, Buleleng, dan Jembrana. Ketiga tapal batas tersebut mulai dibangun sejak Mei 2025 dan rampung pada akhir November 2025, atau menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kota Singasana.

Baca Juga:  Nelayan di Tabanan Diimbau Waspada Gelombang Tinggi

Bangunan tapal batas tersebut dirancang menyerupai lumbung padi sebagai ciri khas Kabupaten Tabanan dan dibangun menggunakan material bata merah. Anggaran pembangunan masing-masing tapal batas mencapai Rp10 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tabanan. (ana)