PANTAUBALI.COM, BADUNG – Motif bunuh diri (ulah pati) yang dilakukan oleh perempuan berinisial Ni Kadek MS (21) di Jembatan Tukad Bangkung masih menjadi tanda tanya.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk menguak apa yang sebenarnya menjadi alasan perempuan asal Kubutambahan, Buleleng tersebut nekat mengakhiri hidupnya secara tragis.
Hasil pemeriksaan terbaru dari aparat kepolisian ditemukan adanya beberapa notifikasi tagihan pinjaman online (pinjol) di ponsel milik Ni Kadek MS.
“Hasil pemeriksaan sementara dari ponsel korban ditemukan beberapa pesan dari pinjol untuk meminta korban membayar hutang. Totalnya Rp1 juta,” kata Kapolsek Petang AKP Nyoman Arnaya saat dikonfirmasi pada Sabtu (5/4/2025).
Seperti diberitakan, Ni Kadek MS mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari Jembatan Tukad Bangkung pada Kamis (3/4/2025) sekitar pukul 18.30 WITA.
Sebelum melompat, warga sekitar yang melintas di sekitar lokasi melihat Kadek MS turun dari motornya dan duduk termenung di pinggir jembatan.
Beberapa saat kemudian, Kadek MS ditemukan tewas di dasar jembatan yang terkenal sebagai jembatan tertinggi di Asia. Warga lantas melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian dan segera melakukan evakuasi tubuh Kadek MS. (ana)