PANTAUBALI.COM, TABANAN – Perusahaan Daerah Dharma Santika (PDDS) Kabupaten Tabanan menargetkan jumlah keuntungan yang didapat pada 2025 mencapai Rp1,3 miliar. Jumlah target tersebut lebih besar dari tahun sebelumnya yakni Rp 700 juta.
Direktur Utama PDDS Tabanan Kompyang Pasek Wedha mengatakan, penentuan target keuntungan di tahun 2025 ini telah melalui proses pertimbangan dari beberapa bisnis yang dikelola.
“Disamping itu, berkaca dari tahun 2024 lalu, jumlah keuntungan yang kami dapat melebihi target yakni bisa tembus Rp 1,6 miliar. Sehingga tahun ini kami pasang target Rp1,3 miliar,” ujarnya, Kamis (27/3/2025).
Menurutnya, target tersebut bisa tercapai dari berbagai jenis bisnis yang dikelola saat ini, seperti penjualan produk beras ke beberapa hotel di Bali, penjualan telur ayam, daging babi serta berbagai jenis pangan lainnya.
“Dalam sebulan kami bisa jual beras sampai 200 ton. Sedangkan penjualan telur ayam bisa 5.000 hingga 6.000 butir setiap harinya,” ungkapnya.
Untuk penjualan penjualan beras dan telur ayam yang menjadi produk unggulan, PDDS Tabanan telah menjalin kerja sama dengan 43 hotel yang ada di Bali.
Dan untuk memenuhi kebutuhan pasokan beras tersebut, PDDS bekerja sama dengan 15 unit penggilingan beras di Tabanan.
“Beras itu diserap secara langsung dari petani di Tabanan. Sedangkan untuk telur sendiri terserap dari para peternak di daerah Penebel,” tambahnya.
Dengan kondisi tersebut, Pasek Wedha pun optimis target keuntungan Rp1,3 miliar bisa tercapai di tahun 2025. “Kami optimis bisa mencapai target keuntungan tahun ini. Apalagi beras dan telur dengan kualitas sangat bagus sehingga mampu bersaing di pasaran,” pungkasnya. (ana)